Anda di halaman 1dari 6

17/06/2010

PELAKSANAAN PROGRAM
INTERNSIP DAN PPDS

KEPALA
BADAN PPSDM KES
KEMENKES RI

RAPAT KERJA MFKSI


JAKARTA, 14 JUNI 2010

PRIORITAS PADA
PENINGKATAN AKSES
& KUALITAS
PELAYANAN
KESEHATAN

PENINGKATAN MUTU
PELAYANAN
KESEHATAN

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.03.01/160/I/2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI Tahun 2010 - 2014

1
17/06/2010

 Internsip adalah Proses pemantapan mutu profesi


dokter untuk menerapkan kompetensi yang
diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi,
komprehensif, mandiri serta menggunakan
pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka
pemahiran dan penyelarasan antara hasil
pendidikan dengan praktik di lapangan
(Permenkes no. 299/Menkes/Per/II/2010)

INTERNSIP
DIATUR  Dokter yg baru lulus program pendidikan dokter
berbasis kompetensi (KBK) yg akan menjalankan
praktik kedokteran dan/atau mengikuti pendidikan
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK dokter spesialis harus mengikuti program internsip
INDONESIA
NOMOR 299/MENKES/PER/II/2010
 Dokter peserta internsip harus memiliki STR
DASAR HUKUM:
untuk Kewenangan Internsip dari Konsil
Kedokteran Indonesia (KKI)
UU 20 / 2003 tentang SISDIKNAS
UU 29 / 2004 tentang PRAKTIK KEDOKTERAN
 STR untuk Kewenangan Internsip sbg syarat
UU 36 / 2009 tentang KESEHATAN memperoleh SIP Internsip
UU 44 / 2009 tentang RUMAH SAKIT

2
17/06/2010

WAHANA iNTERNSIP
 SIP Internsip dikeluarkan oleh Kadinkes Kab/Kota  Dokter intern bekerja selama 1 tahun (8
 Biaya untuk memperoleh SIP Internsip ditanggung bulan di RS dan 4 bulan di Puskesmas),
oleh Pemerintah atau 4 poliumum, 4 ugd, 4 pkm
melaksanakan pelayanan primer
 STR untuk Kewenangan Internsip dan SIP Internsip
hanya berlaku selama menjalani internsip
 RS yang diutamakan adalah tipe C & D
 Setiap dokter yang telah menyelesaikan program
Internsip memperoleh Surat Tanda Selesai
Internsip

KEUNTUNGAN INTERNSIP

1. Dokter baru akan lebih siap, dan memiliki  Program Pendidikan Dokter Spesialis
pengalaman nyata, minimal 1 tahun (PPDS) merupakan salah satu program yg
2. Dalam masa internsip, dokter pendamping dan masuk dalam program pemberian bantuan
sejawat lainnya akan terpacu menjalankan pendidikan oleh pemerintah dalam hal ini
pekerjaan dokter secara lebih profesional
Badan PPSDM Kesehatan, Kementerian
3. Memacu dokter melakukan pekerjaan profesi Kesehatan RI
lainnya, selain kontak langsung dengan pasien
(terpapar dlm sos-bud-ek di lingk br  soft skill)
(Permenkes No. 535/Menkes/Per/VI/2008)

3
17/06/2010

ARAHAN RI-1 & RI-2


RATAS BIDANG KESEHATAN
13 MARET 2007

DAGUNAKES MERUPAKAN
PRIORITAS 1. PERMENKES No. 535/MENKES/PER/ VI/2008
tentang Program Pemberian Bantuan Pendidikan
Pelaksanaan Percepatan Peningkatan Akses dan Mutu
YANMEDIK SPESIALISTIK bagi Peserta PPDS/PPDGS
2. KEPMENKES No. 538/MENKES/SK/VI/2008 tentang
PEMENUHAN KEBUTUHAN DOKTER
SPESIALIS DI RUMAH SAKIT DAERAH Komponen dan Tatacara Pemberian Bantuan
PPDS/PPDGS
JANGKA PENDEK JANGKA PANJANG
3. KEPMENKES No. 539/MENKES/SK/VI/2008 tentang
Penugasan Khusus PPDS/PPDGS Pedoman Penerimaan Peserta PPDS/PPDGS
Residen Senior

PESERTA PPDS/PPDGS
 Dokter/dokter gigi yang berstatus PNS,
CPNS dan Non PNS
 Diusulkan oleh Pokja Prov/Kab/Kota atau
pelaksana yang ditunjuk
 Rekomendasi dari Pimpinan Unit kerja.
 Bersedia memenuhi ketentuan
PPDS/PPDGS  a.l. wajib melaksanakan
masa pengabdian pasca pendidikan (tdk
termasuk penugasan Jenjang-I)

4
17/06/2010

MASA PENGABDIAN

 Peserta Penerima Program Bantuan


Pendidikan Dokter Spesialis/Dokter Gigi
Spesialis yg telah menyelesaikan
pendidikan, wajib melaksanakan masa
pengabdian.
 Masa pengabdian minimal N maksimal 2N
(N= masa pendidikan yang dibiayai)

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PEMBINAAN DAN PENGAWASAN


 Menkes, KKI, MKKI, MKKGI, Pemda dan OP terkait  Menkes dapat mengambil sanksi administratif
melakukan BINWAS dengan tugas, fungsi, dan berupa
wewenang masing-masing  Peringatan lisan
 Peringatan tertulis
 Dilaksanakan dalam rangka percepatan  Penghentian bantuan
peningkatan akses dan mutu pelayanan medik  Pengembalian bantuan biaya pendidikan, sampai dengan
spesialistik  Pencabutan Surat Tanda Registrasi (STR) dan atau Surat Izin
PraktiK (SIP)
 Dapat dibentuk Tim yang ditunjuk oleh Menkes

5
17/06/2010

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN


TERIMA KASIH
Pengembalian biaya :
1. Pengembalian bantuan biaya pendidikan sebanyak 10
(sepuluh) kali jumlah biaya bantuan yg diterima bagi
peserta, apabila;
• Pindah di luar bidang pendidikan yg ditentukan,
• Berhenti bukan atas pertimbangan akademis
2. Pengembalian bantuan biaya Pendidikan sebanyak 20
(dua puluh) kali jumlah biaya bantuan yg diterima, bagi
peserta yg telah menyelesaikan pendidikan & tidak
melaksanakan tugas sesuai program Depkes.