Anda di halaman 1dari 14

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

SENAM NIFAS & PIJAT BAYI

1. Pokok Bahasan

:
a. Senam Nifas
b. Pijat Bayi

2. Sasaran

: Ibu ibu pasca persalinan di RI Anggrek RS Aminah


Bayi Baru Lahirdi RS Aminah

3. Pemberi Materi

: Tenaga Keperawatan Ruang Anggrek RS Aminah

4. Kompetensi Dasar

: Senam Nifas & Massage pada BBL

5. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan / pembelajaran tentang senam nifas, massage
BBL diharapkan ibu-ibu nifas dapat memahami, melakukan gerakan senam
nifas dan pijat bayi pada bayi mereka secara mandiri.
b. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti pembelajaran tentang senam nifas dan Pijat Bayi, diharapkan
ibu - ibu nifas dapat:
1) Memahami tujuan / manfaat dari :
senam nifas dan
Pijat pada BBL
2) Menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum :

latihan senam nifas dan

Massage BBL.

3) Mengerti dan memahami gerakan senam nifas teknik gerakan dari :


latihan senam nifas
Pijat Bayi
4)
6. Waktu
a. Senam Nifas

: 6 atau 48 jam pasca persalinan

b. Massage BBL

: 24 36 jam BBL

7. Metode

Ceramah

Demonstrasi

Redemonstrasi

8. Materi

Terlampir

9. Media

Materi SAP

Leaflet

10. Pemberi Materi


Bidan- bidan / tenaga keperawatan Ruang Anggrek RS Aminah
11. Skenario pembelajaran
N
Waktu
Tahap
o
1
5 menit
Pendahuluan

Kegiatan
1.
2.
3.
4.

Mengucapkan salam
Perkenalan
Berdoa sebelum memulai
Kontrak waktu

15 30 menit

10 menit

Pelaksanaan

Penutup

5. Menyampaikan tujuan
pembelajaran
1. Menyampaikan Materi
dengan diiringi Demontrasi &
Re demonstrasi tentang :
a. Senam Nifas
b. Massage BBL
2. Mengevaluasi secara verbal
pada peserta penkes
1. Menyampaikan kesimpulan
2. Ucapan terima kasih
3. Berdoa
4. Ucapkan salam

12. Evaluasi
a. Evaluasi Struktur
Sesuai dengan SPO yang berlaku
Alat dan tempat siap
Penyuluh dan peserta siap
b. Evaluasi Proses : Peserta mau atau bersedia untuk mengikuti kegiatan
c. Evaluasi hasil
peserta dapat memahami pengertian dan tujuan :

Senam nifas

Massage pada BBL

peserta dapat menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum


latihan :

Senam nifas

Massage pada BBL

peserta dapat menyebutkan dan mempraktekan teknik latihan :

Senam nifas

Massage pada BBL

Lampiran 1 : Materi
SENAM NIFAS
a. Pendahuluan
Senam nifas dapat dilakukan sejak hari pertama, minimal 6 jam setelah melahirkan
setiap hari sampai hari yang kesepuluh untuk ibu yang sehat dan tidak ada kelaianan.
Tentu saja senam ini dilakukan pada saat sang ibu benar benar pulih.
Senam nifas bertujuan untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya
komplikasi, memulihkan dan menguatkan otot-otot punggung, otot dasar panggul dan
otot perut.
Senam nifas dapat di mulai 6 jam setelah melahirkan dan dalam pelaksanaanya harus
dilakukan secara bertahap, sistematis dan kontinyu (Alijahbana,2008).
b. Pengertian
Senam nifas adalah senam yang di lakukan pada saat seorang ibu menjalani masa
nifas atau masa setelah melahirkan (Idamaryanti,2009).
Senam nifas adalah latihan gerak yang dilakukan secepat mungkin setelah
melahirkan, supaya otot-otot yang mengalami peregangan selama kehamilan dan
persalinan dapat kembali kepada kondisi normal seperti semula (Ervinasby,2008).
c. Tujuan Senam Nifas
a. Memperlancar terjadinya proses involusi uteri (kembalinya rahim ke bentuk
semula).
b. Mempercepat pemulihan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan pada kondisi semula
c. Mencegah komplikasi yang mungkin timbul selama menjalani masa nifas.
d. Memelihara dan memperkuat kekuatan otot perut, otot dasar panggul, serta otot
pergerakan.
e. Memperbaiki sirkulasi darah, sikap tubuh setelah hamil dan melahirkan, tonus otot
pelvis, regangan otot tungkai bawah.
f. Menghindari pembengkakan pada pergelangan kaki dan mencegah timbulnya
varises.
d. Manfaat Senam Nifas
a. Senam nifas membantu memperbaiki sirkulasi darah, memperbaiki sikap tubuh dan
punggung setelah melahirkan, memperbaiki otot tonus,pelvis dan perenggangan
otot abdomen atau disebut juga perut pasca hamil
b. Membantu penyembuhan rahim, perut, dan otot pinggul yang mengalami trauma
serta mempercepat kembalinya bagian-bagian tersebut kebentuk normal.
c. Membantu menormalkan sendi-sendi yang menjadi longgar diakibatkan kehamilan.
d. Menghasilkan manfaat psikologis menambah kemampuan menghadapi stress dan
bersantai sehingga mengurangi depresi pasca persalinan.

e. Syarat Senam Nifas


1. Untuk ibu melahirkan yang sehat dan tidak ada kelainan.
2. Senam ini dilakukan setelah 6 jam persalinan dan dilakukan di rumah sakit atau
rumah bersalin, dan diulang terus di rumah.

Kerugian Bila Tidak Melakukan senam nifas


a. Infeksi karena involusi uterus yang tidak baik sehingga sisa darah tidak dapat
dikeluarkan.
b. Perdarahan yang abnormal, kontraksi uterus baik sehingga resiko perdarahan yang
abnormal dapat dihindarkan
c. Trombosis vena (sumbatan vena oleh bekuan darah)
d. Timbul varises.
f. Gerakan Senam Nifas
Latihan Hati Pertama ke tiga
1. Langkah 1 Tekhnik pernafasan
a. Ibu berbaring terlentang dan rileks, tanpa bantal, dengan tangan disamping
badan kaki di luruskan, tarik nafas dalam melalui hidung, kemudian ditahan 3 5
detik, kemudian buang nafas perlahan melalui mulut, Lakukan 5 - 10 kali.
( sesuai kemampuan ibu) Latihan untuk ibu pasca SC
b. Ibu berbaring terlentang dan rileks, dengan 1 tangan disamping badan kaki di
tekuk 45, Tempatkan tangan diatas perut di bawah area iga-iga. tarik nafas dalam
melalui hidung, kemudian ditahan 3 5 detik, kencangkan dinding abdomen
untuk membantu mengosongkan paru-paru kemudian buang mafas perlahan
melalui mulut, Lakukan 5 - 10 kali. ( sesuai kemampuan ibu) Latihan untuk
ibu post partum spontan
Manfaatnya
Setelah melahirkan peredaran darah dan pernafasan belum kembali normal. Latihan
pernafasan ini ditujukan untuk memperlancar peredaran darah dan pernafasan.
Seluruh organ-organ tubuh akan teroksigenasi dengan baik sehingga hal ini juga
akan membantu proses pemulihan tubuh dan mengencangkan otot perut
.

2. Langkah ke 2
Kedua tangan ibu direntangkan kesamping, kemudian perlahan-lahan ditarik
keatas sampai le 2 tangan bertemu, kemudian kembali pada posisi dasar Gerakan
ini diulang 10-20 kali . ( sesuai kemampuan ibu)
Berfungsi : Untuk sirkulasi dan paru-paru dan untuk memulihakan dan
menguatkan kembali otot-otot lengan.

3. Langkah ke 3
Sikap tubuh terlentang, kedua kaki agak dibengkokkan sehingga kedua telapak
kaki berada dibawah. Lalu angkat pantat ibu dan tahan hingga hitungan ketiga
lalu turunkan pantat keposisi semula. Ulangi 5-10 kali.
Berfungsi :
Untuk memperbaiki, meperkuat dan mengencangkan otot panggul, kontraksi
vagina untuk merapatkan bentuk vagina yang sebelumnya otot-otot ini bekerja
dengan keras selama kehamilan dan persalinan

4. Langkah ke 4
kedua lutut ditekuk, tangan kiri di samping, tangan kanan diatas perut, Angkat
kepala sampai dagu menyentuh dada sambil mengerutkan otot sekitar anus dan
mengkontraksikan otot perut. Tahan 3 5 detik, kembali ke posisi dasar,
gerakan 5 - 10 kali (sesuai kemampuan ibu)

Berfungsi :
Untuk memperbaiki kontraksi perut dan membantu mengencangkan otot
bokong, serta memulihakan dan menguatkan kembali otot-otot punggung.

5. Langkah ke 5
gerakkan telapak kaki kebawah & Keatas, secara bergantian.gerakan10-20 kali
(sesuai kemapuan ibu ). Kemudian putar ke2 kaki searah jarum jam, dan lakukan
putaran berlawanan
Berfungsi :
Untuk memperlancar peredaran darah pada kaki dan mengurangi nyeri pada sendi
tulang ekor dan memperbaiki otot tonus betis

Langkah ke 6
lutut kanan ditekuk, geser tangan kiri kesamping 90 , miringkan tubuh ibu kekiri
perlahan, tahan 3-5 detik,kemudian kembali keposisi semula. Setelah itu lakukan
gerakan berlawanan posisi dasar lutut kiri ditekuk, geser tangan kanan kesamping
90 , miringkan tubuh ke kanan perlahan-lahan, tahan 3-5 detik, kemudian kembali
ke posisi semula
Berfungsi :
Untuk melancarkan peredaran darah dan keseimbangan tubuh.

Langkah ke 7
Tekuk lutut kiri, kaki kanan lurus Tangan kanan diangkat 45 tangan kiri lurus.
Kepala diangkat sampai dagu mencapai dada tahan (3-5 detik).-Kembali
keposisi dasar
Lakukan gerakan berlawanan

Langkah ke 8
Tidur terlentang, kaki lurus, dan kedua tangan di samping badan. Angkat kedua kaki
secara bersamaan dalam keadaan lurus sambil mengkontraksikan perut, kemudian
turunkan perlahan. Atur pernafasan. Lakukan sesuai kemampuan, tidak usah
memaksakan diri. Ulangi gerakan sebanyak 8 10 kali (sesuai kemampuan)

g. Gerakan Senam Nifas Pasca Persalinan Caesar


Di minggu pertama setelah persalinan SC, Sebelum luka dinyatakan sembuh oleh
Dokter, bunda cukup melakukan gerakan ringan saja seperti :
1) Latihan pernafasan, Gambar 1
2) Menggerakan ujung jari dan tumit sedikit demi sedikit. Gambar 5
3) Untuk membantu mengurangi rasa sakit, tekuk lututnya dan menahan lukanya dengan
tekanan tangan atau bantal, sementara ibu bersandar atau duduk di tepi tempat tidur

4) Posisi miring untuk menyusui lebih nyaman dari pada duduk : dengan satu buah
bantal diletakkan di bawah pinggang dan lainnya di bawah kepala dan bahu

5) Untuk bangun dari tidur miringkan tubuh kekanan tekuk kaki kiri serta letakkan
tangan kiri ketempat tidur bangun secara perlahan dengan kedua tangan sebagai
penyangga. Kesimpulan

h. Penutup
Senam nifas adalah latihan gerak yang dilakukan secepat mungkin
setelah melahirkan, supaya otot-otot yang mengalami peregangan
selama kehamilan dan persalinan dapat kembali kepada kondisi normal
seperti semula (Ervinasby,2008).
Proses pemulihan kesehatan ibu pada masa nifas merupakan suatu hal
yang sangat penting dan ikut menentukan berhasil tidaknya peran dan
fungsi keluarga, dimana keluarga mendukung proses pemulihan ibu
post partum. Pada masa nifas akan mengalami perubahan baik fisik
maupun psikis. Perubahan fisik meliputi ligamen-ligamen bersifat
lembut dan kendor otot-otot tegang, uterus membesar postur tubuh
berubah sebagai kompensasi terhadap perubahan berat badan pada
masa hamil.
Senam nifas yang bervariasi dan mempunyai tahapan-tahapan yang
setiap tahapnya mempunyai urutan sesuai dengan kondisi. Sebaiknya
dalam melakukan senam nifas tambahkan jumlah dan variasi latihan
yang dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan ibu.
Dalam latihan juga hendaknya diawali dengan pemanasan dan lakukan
relaksasi setelah melakukan senam nifas untuk mendapatkan hasil yang
lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati, 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia. (hlm: 97-115).

Bidankusholihah.blogspot.com/2009/04/kebutuhan-dasar-ibu-nifas-dan-menyusui.html
diunduh tgl 21 okt.2010,10.13 AM

Blogs.unpad.ac.id/lidyasuhana/files/2010/04/Kebutuhan-dasar-ibu-nifas-PTM-6.pdf diunduh
tgl 21 okt.2010,10.11 AM

Saleha, 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 71-76).

Suherni, 2007. Perawatan Masa Nifas. Yogyakarta: Fitramaya. (hlm: 101-118).

Tutorialkuliah.blogspot.com/2009/05/kebutuhan-dasar-ibu-nifas.html
okt.2010,10.14 AM

diunduh

tgl

http://www.lusa.web.id/kebutuhan-dasar-ibu-nifas-senam-nifas/
http://rahayu-heri.blogspot.com/
http://jurnalbidandiah.blogspot.com/2012/07/kebutuhan-dasar-ibu-nifas-latihan senam.html

21

Lampiran 2 : Materi
Pijat Bayi
A. PENGERTIAN
Biasa juga disebut dengan stimulus touch. Sejak dilahirkan, bayi memiliki tiga
kebutuhan yang harus dipenuhi oleh orang tua, yaitu; kebutuhan fisik-biologis yang
berguna untuk pertumbuhan otak, sistem sensorik serta motoriknya. Kebutuhan emosi
kasih sayang untuk kecerdasan emosi, inter dan intrapersonalnya. Serta kebutuhan
stimulasi untuk merangsang semua kerja sistem sensorik dan motoriknya.
B. Manfaat utama
a. Mengembangkan komunikasi
Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama yang Anda miiki dengan bayi.
Sentuhan bayi berarti berbicara. Pijat bayi menggambungkan aspek kedekatan yaitu
kontak mata, saling tersenyum dan ekspresi wajah yang lain
b. Mengurangi stres dan tekanan
Pijatan dapat menenangkan dan menurunkan produksi hormon adrenalin yang
selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Umumnya daya tahan tubuh
bayi meningkatkan 30% setelah dipijat 2 kali selama 15 menit
c. Mengurangi gangguan sakit
Memijat juga dapat membantu bayi mengusir gejala kembung, kolik serta
membantunya tidur lebih nyenyak. Tak hanya itu, pijatan juga memperlancar
sirkulasi udara di perut sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak di sana.
d. Mengurangi nyeri
Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitosin dan endorfin. Kedua
hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil
akibat nyeri tumbuh gigi, hidung tersumbat atau tekanan emosi.
C. Kapan bayi boleh dipijat
Dalam buku Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli menyebutkan bahwa pijat bayi dapat
dilakukan segera setelah bayi lahir. Jadi, dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan.
Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak
lahir sampai usia enam atau tujuh bulan. Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum
mandi. Bisa juga malam hari sebelum bayi tidur sehingga bayi dapat tidur lebih
nyenyak. Tindakan pijat dikurangi seiring dengan bertambahnya usia bayi. Sejak usia
enam bulan, pijat dua hari sekali sudah memadai.
D. Hal-hal yang harus dilakukan sebelum melakukan pemijatan
E. 1.
Sebelum memijat, pastikan tangan Anda bersih dan hangat. Periksa
kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi.

F. 2.
Bayi sudah makan atau benar-benar tidak sedang lapar. Tapi jangan
memijat segera setelah bayi selesai makan. Yang juga penting diperhatikan,
jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat.
G. 3.
Jangan memijat bayi yang sedang tidak sehat, atau tak mau dipijat.
Tidak boleh memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.
H. 4.
Sebelum pemijatan hendaknya disiapkan lebih dulu handuk, popok,
baju ganti, dan baby oil atau baby lotion.
I. 5.
Bayi dibaringkan di atas permukaan kain yang rata, lembut, dan
bersih. Pilih ruangan yang nyaman, hangat, dan tidak pengap untuk kegiatan
ini. Lakukan secara menggembirakan bagi Anda maupun si bayi.
J. 6.
Sebelum memijat, perlu dilakukan gerakan pembuka berupa
sentuhan ringan di sepanjang sisi wajah bayi dan mengusap-usap rambut
kepala, sambil diajak berbicara.
K. Hal-hal yang harus diperhatikan selama pemijatan
L. Meskipun bermanfaat, pijat bayi tetap harus dilakukan dengan hati-hati.
Jangan melakukan pijatan keras pada bagian perut bayi karena dapat berakibat
fatal. Saat memijat bayi, jangan terlalu fokus pada lamanya pijatan, tetapi
perhatikan apakah si bayi sudah merasa puas. Kalau sudah sebaiknya segera
dihentikan. Tak ada ketentuan baku tentang lamanya pemijatan. Namun
berdasarkan pengalaman, untuk seluruh tahap pemijatan secara lengkap perlu
disediakan waktu khusus minimal 15 menit.
M. Cara dan teknik pijat bayi yang benar
N.
Kaki :
O. 1.
Pemijatan kaki dengan cara memegang pangkal paha bayi,
P. 2.
lalu tangan digerakkan ke arah pergelangan kaki seperti memerah susu.
Atau, dua tangan bergerak bersamaan, dari pangkal paha dengan gerakan
memeras, memijat, dan memutar kaki bayi secara lembut.
Q. 3.
Telapak kaki diurut dengan kedua ibu jari. Atau, membuat lingkaranlingkaran kecil pada telapak kaki.
R. 4.
Jemari kaki dipijat satu per satu dengan gerakan memutar menjauhi
telapak kaki, dan diakhiri dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.
S. 5.
Punggung kaki diurut dengan kedua ibu jari. Atau, ibu jari membuat
lingkaran-lingkaran kecil dari mata kaki ke jari kaki. Selanjutnya kedua tangan
membuat gerakan menggulung ke arah pergelangan kaki. Akhirnya, kedua
kaki bayi dirapatkan, dan dengan halus kedua kaki bayi diusap dari atas ke
bawah
T. Perut :
U. 1. lakukan gerakan pada perut bayi seperti mengayuh pedal sepeda, dari atas
ke bawah, dengan telapak tangan kanan dan kiri secara bergantian.
V. 2.
Selanjutnya, gerakan menekuk kedua lutut bayi secara lembut hingga
menekan ke perut bayi.
W. Dada
X. Dada dipijat dengan telapak tangan yang membuat gerakan dari tengah dada
ke samping. Atau, gerakan membentuk gambar jantung dengan meletakkan
ujung-ujung jari pada ulu hati.
Y. Tangan :
Z. 1.
Pemijatan tangan dimulai dari pundak, tangan kanan dan kiri Anda
bergerak seperti memerah susu.
AA.
2. Pada telapak tangan, kedua ibu jari membuat lingkaran-lingkaran
kecil.

AB.
3.
Sementara keempat jari Anda memijat bagian punggung tangan
bayi.
AC.
4. Jari bayi dipijat satu per satu ke arah ujung jari dengan gerakan
memutar. Gerakan ini diakhiri dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari
AD.
5.
Lengan bayi dipijat dengan gerakan menggulung dari kedua
telapak tangan Anda.
AE.
6. Kemudian kedua lengan bayi dirapatkan ke badannya dan diusap
lembut.
AF.Wajah :
AG.
1. Tekan jari-jari Anda pada kening, pelipis, dan pipi bayi.
AH.
2. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat daerah di atas alis.
AI. 3. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung bayi ke
arah pipinya.
AJ. 4. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulut bayi, tarik hingga ia
tersenyum.
AK.
5.
Pijat lembut rahang bawah bayi Anda dari tengah ke samping,
seolah-olah membuat bayi tersenyum.
AL.
6. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.
AM.
Punggung :
AN.
Pemijatan punggung dilakukan menggunakan kedua telapak tangan.
Atau, dengan gerakan mengusap, membuat lingkaran-lingkaran kecil, gerakan
menggaruk dengan tekanan lembut.
AO.
AP.Perhatikan juga reaksi yang timbul selama proses. Jika bayi nampak gelisah,
berusaha memalingkan kepala, memukul jidat, meringis kesakitan, berontak
bahkan menangis sebaiknya hentikan dulu. Mungkin dia sedang tidak nyaman
karena tekanan terlalu kuat atau sebab lain.
AQ.
AR.
AS.
0 komentar:
AT.
AU.
Poskan Komentar
AV.
AW.
AX.
Link ke posting ini
AY.
AZ.
Buat sebuah Link
BA.
BB.
newer post older post
BC.
BD.
Cari Blog Ini
BE.
BF. Telusuri
BG.
Popular Posts
BH.
BUDAYA DAN MITOS SEPUTAR KEHAMILAN, KELAHIRAN,
NIFAS, MENYUSUI, DAN PERAWATAN ANAK
BI. DIURETIK DAN OBAT OBAT ANTIHIPERTENSI
BJ. VITAMIN MINERAL
BK.
MAKALAH
TREND
DAN
ISSUE
KEPERAWATAN
TELENURSING

BL.
Antispasmodik , Antiemetik (anti muntah)
BM.
Categories
BN.
AGAMA (16) FARMAKOLOGI (10) JIWA (21) KEPERAWATAN
(125) KEPERAWATAN ANAK (7) KEPERAWATAN GERONTIK (1)
MAKNA HIDUP (44) MATERNITAS (97) NIC NOC (8) PROFESI NERS (2)
PSIKOLOGI (4) TIPS DIET (9) TIPS KECANTIKAN (46) TIPS
KECANTIKAN RAMBUT (25) TIPS KESEHATAN (69) TIPS KESEHATAN
GIGI DAN MULUT (8)
BO.
Blog Archive
BP.
BQ.
Follower
BR.
BS.

KERANGKA ACUAN
KEGIATAN HOME VISITE