Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah
:
Mata pelajaran :
Kelas/Semester :
Alokasi Waktu :

SMAN I Kendal
KIMIA
X/Gasal
6x45 Menit

A. Kompetensi Inti (KI)

KI-1
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI-2
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI-3
Memahami,menerapkan,menganalisis

pengetahuan

faktual,

konseptual,

prosedural

berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian

Kompetensi Dasar
KD pada KI-3

Indikator Pencapaian
Indikator KD pada KI-3

3.1 Memahami metode ilmiah, hakikat ilmu kimia, 3.1.1 Menjelaskan hakikat ilmu kimia
3.1.2 Menyebutkan contoh manfaat ilmu
keselamatan dan keamanan kerja di laboratorium
kimia dalam kehidupan sehari-hari.
serta peran kimia dalam kehidupan

3.1.3 Menjelaskan hubungan ilmu kimia

dengan ilmu-ilmu lainnya


3.1.4 Menerapkan langkah-langkah metode

ilmiah
3.1.5 Menerapkan prosedur keamanan dan
keselamatan kerja dilaboratorium
3.1.6 Menggunakan alat-alat laboratorium.
3.1.7 Memahami sifat dan notasi bahaya

bahan kimia di laboratorium


KD pada KI-4

Indikator KD pada KI-4

4.1 Menyajikan hasil rancangan dan hasil percobaan 4.1.1


ilmiah

Mempresentasikan hasil

pengamatan mengenai hakikat ilmu


kima dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari
Menerapkan sikap ilmiah dalam

4.1.2

kehidupan sehari-hari

C. Materi Pembelajaran

1.

Hakikat ilmu Kimia

2.

Peran ilmu kimia dalam kehidupan

3.

Metode ilmiah

4.

Keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium


(Rincian materi terlampir)

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke 1 (2 x45 menit)

Indikator pencapaian kompetensi :


3.1.1 Menjelaskan hakikat ilmu kimia
3.1.2 Menyebutkan contoh manfaat ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari.
3.1.3 Menjelaskan hubungan ilmu kimia dengan ilmu-ilmu lainnya
4.1.1 Mempresentasikan hasil pengamatan mengenai hakikat ilmu kima dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

1) Peserta didik merespon

salam tanda mensykuri anugerah Tuhan dan


pertanyaan dari guru berhubungan dengan pembelajaran sebelumnya.
2) Peserta didik memimpin doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masingmasing
3) Pendidik mengecek kehadiran peserta didik sebagai bentuk kedisiplinan
4) Pendidik memberi motivasi kepada peserta didik untuk meningkat semangat
belajar
5) Pendidik memberi apersepsi dengan menanyakan pernahkah kalian
memperhatikan produk-produk rumah tangga seperti sabun, shampo, pasta
gigi dll? Terbuat dari apakah produk-produk tersebut? Ilmu apakah yang
mempelajarinya?
6) Peserta didik menerima informasi kompetensi, indikator, materi, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan khususnya tentang ilmu kimia,
penerapannya dalam kehidupan dan keterkaitannya dengan ilmu-ilmu lain.
b. Kegiatan Inti (70 menit)
1) Peserta didik mengamati produk-produk dalam kehidupan sehari-hari,
misalnya: sabun, detergen, pasta gigi, shampo, kosmetik, obat, susu, keju,
mentega, minyak goreng, garam dapur, asam cuka, dan lain lain yang
mengandung bahan kimia

2) Peserta didik mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan

3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)

dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar,
antara lain:
Apa yang dimaksud ilmu kimia ?
Bagaimana peranan ilmu kimia dalam kehidupan?
Bagaimana hubungan ilmu kimia dengan ilmu-ilmu yang lain?
Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 orang
Peserta didik mencari materi dari berbagai sumber (buku, artikel, internet dll)
Peserta didik mendiskusikan materi yang didapat dengan anggota
kelompoknya
Peserta didik saling bertukar informasi kepada sesama anggota kelompok
Peserta didik Mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas
Peserta didik lain diberi kesempatan untuk bertanya atau menyanggah
presentasi kelompok lain
Diskusi kelas memverifikasi hasil diskusi kelompok

c. Kegiatan Penutup ( 10 Menit)


1) Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari
2) Peserta didik melaksanakan penilaian pembelajaran yang diberikan oleh guru
3) Peserta didik saling memberikan umpan balik/refleksi hasil pembelajaran

yang telah dicapai


4) Pendidik memberi tugas pada peserta didik membuat artikel tentang manfaat
ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari
5) Pendidik menutup pelajaran dengan ucapan salam.

2. Pertemuan ke 2 (1 x 45 menit)

Indikator pencapaian kompetensi:


3.1.4 Menerapkan langkah-langkah metode ilmiah
a. Kegiatan pendahuluan (5 menit)
1) Peserta didik merespon salam tanda mensykuri anugerah Tuhan dan
pertanyaan dari guru berhubungan dengan pembelajaran sebelumnya.
2) Peserta didik memimpin doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masingmasing
3) Pendidik mengecek kehadiran peserta didik sebagai bentuk kedisiplinan
4) Pendidik memberi motivasi kepada peserta didik untuk meningkat semangat
belajar
5) Pendidik memberi apersepsi dengan menanyakan pernahkah kalian
melakukan penelitian? Bagaimanakah prosedur dan langkah-langkahnya?
6) Peserta didik menerima informasi kompetensi, indikator, materi, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan khusunya tentang metode
ilmiah.
b. Kegiatan Inti (35 menit)
1) Peserta didik mengamati video tentang lagkah-langkah penelitian di
laboratorium, dan membaca jurnal-jurnal ilmiah
2) Peserta didik mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan video dan jurnal ilmiah yang disajikan dan akan dijawab melalui
kegiatan belajar, antara lain:
Apa itu penelitian ilmiah ?
Bagaimana prosedur dan langkah-langkah dalam metode ilmiah?
3) Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 orang

4) Peserta didik ditugasi mencermati langkah-langkah metode ilmiah yang

dilakukan para ilmuwan/peneliti melalui jurnal-jurnal ilmiah


5) Peserta didik mencari materi dari berbagai sumber (buku, jurnal ilmiah,
internet dll)
6) Peserta didik mendiskusikan materi yang didapat dengan anggota
kelompoknya
7) Peserta didik saling bertukar informasi kepada sesama anggota kelompok
8) Peserta didik Mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas
9) Pesertadidik lain diberi kesempatan untuk bertanya atau menyanggah
presentasi kelompok lain
10) Diskusi kelas memverifikasi hasil diskusi kelompok
c. Kegiatan penutup (5 menit)
1) Peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran
2) Guru memberikan refleksi dan penugasan kepada peserta didik untuk mencari
daftar alat-alat laboratorium dan bahan-bahan kimia untuk pertemuan
selanjutnya
3) Tugas dikerjakan secara individu dengan teliti dan bertanggungjawab dan
dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.
4) Pendidik memberi pesan untuk semangat dalam belajar
5) Pendidik menutup pelajaran dengan salam penutup
3. Pertemuan ke 3 (2 x 45 menit)

Indikator pencapaian kompetensi:


3.1.5 Menerapkan prosedur keamanan dan keselamatan kerja dilaboratorium
3.1.6 Menggunakan alat-alat laboratorium.
3.1.7 Memahami sifat dan notasi bahaya bahan kimia di laboratorium
a. Kegiatan pendahuluan (10 menit)
1) Peserta didik berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
2) Peserta didik menjawab salam dari guru sambil mempersiapkan untuk
memulai pelajaran.
3) pendidik mengecek kehadiran peserta didik dengan melakukan presensi
4) Peserta didik mendengarkan penjelasan guru mengenai tujuan pembelajaran
yang akan dicapai sambil menuliskan judul materi hakikat ilmu kimia di
papan tulis.

5) Sebagai apersepsi awal guru memberikan pertanyaan pernahkah kalian


melakukan penelitian di laboratorium? Apa saja yang harus diperhatikan di
laboratorium? Mari kita bahas bersama-sama.
Peserta didik berdiskusi dengan teman sebangku untuk menjawab pertanyaanpertanyaan guru.
b. Kegiatan inti (70 menit)
6)

1)

Peserta didik mengamati alat-alat laboratorium dan video penelitian di


laboratorium

2)

Peserta didik mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan


dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar,
antara lain:
Apa saja macam-macam peralatan lab dan bahan-bahan kimia

3)
4)
5)

didalamnya?
Bagaimana langkah-langkah kerja di laboratorium?
Bagaimana langkah-langkah keselamatan di laboratorium?
Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 orang
Peserta didik melakukan latihan penggunaan alat-alat laboratorium
Peserta didik mencari materi dari berbagai sumber (buku, artikel, internet dll)

6)
7)
8)

tentang bahan-bahan kimia dan kegunaannya


Peserta didik mengamati video keselamatan kerja di laboratorium
Pesertadidik lain diberi kesempatan untuk bertanya
Pendidik memberikan penguatan materi yang kurang difahami

c. Kegiatan penutup (10 menit)

Peserta didik menyimpulkan tentang laboratorium dan segala sesuatu yang


terkait didalamnya
2) Pendidik memberikan refleksi dan penugasan kepada peserta didik untuk
mencari MSDS (lembar data keselamatan bahan) dari beberapa bahan yang
sering digunakan di laboratorium
3) Peserta didik dan guru berdoa bersama.
4) pendidik menutup pelajaran dengan mengajak peserta didik bersyukur kepada
Tuhan karena telah mengikuti pelajaran dengan lancar.
5) pendidik mengucapkan salam
E. Teknik penilaian
1. Teknik penilaian
a. Penilaian pengetahuan : membuat artikel(pertemuan 1), membuat langkah-langkah
penelitian (pertemuan 2) mencari MSDS dari bahan kimia (pertemuan ke 3)
b. Penilaian keterampilan : unjuk kerja/praktek (pertemuan ke 3)
2. Instrumen penilaian dan Pedoman Penskoran
Instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir
F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1. Media/Alat
Gambar, video, LCD, Laptop, Whiteboard dan Spidol
2. Bahan
sabun, shampo, alat-alat lab, bahan kimia, contoh jurnal penelitian
3. Sumber Belajar
a. Kimia kelas X, Intan Pariwara, 2013
b. Sudarmo, U. 2014. Kimia untuk SMA/MA Kelas X Kelompok peminatan
Matematika dan ilmu Alam. Jakarta : Erlangga.
c. Rahardjo,S.B. 2014. (Platinum)Kimia Berbasis Eksperimen Kelas X. Solo: Tiga
Serangkai
1)

Lampiran:
1. Materi pembelajaran pertemuan 1
2. Instrumen penilaian pertemuan 1
3. Materi pembelajaran pertemuan 2
4. Instrumen penilaian pertemuan 2
5. Materi pembelajaran pertemuan 3
6. Instrumen penilaian pertemuan 3

Kepala Sekolah

Kendal, Juli 2016


Guru Mata Pelajaran

Sunarto, S.Pd., ,M.Pd.


NIP. 19700529 199301 1002

Dra. Sri Achadiyah


NIP 19600828 198610 2002

Lampiran materi:
Materi pembelajaran 1
Hakikat Ilmu Kimia
Secara singkat, dapat dikatakan bahwa Ilmu kimia merupakan ilmu pemahaman dan
rekayasa materi. Rekayasa adalah pengubahan suatu materi menjadi materi yang lain.
Misalnya, mengubah minyak bumi menjadi aspal, atau mengubah minyak kelapa menjadi
sabun. Mengubah suatu jenis tumbuh-tumbuhan menjadi suatu obat.
Untuk dapat melakukan rekayasa tersebut, kita perlu mengetahui susunan, struktur, dan
sifat-sifat materi dari bahan yang ingin kita rekayasa. Oleh karena itu, ilmu kimia dapat
didefenisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat dan
perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan tersebut.
Dunia modern sekarang ini adalah suatu suatu dunia di mana seseorang menjadi terbiasa
dengan kemudahan yang diperoleh secara ilmu kimia. Pikirkanlah tentang sabun, pasta gigi,
tekstil, plastic, obat-obatan, pupuk, pertisida, bahan bakar, cat, bumbu masak, dan berbagai
jenis olahan, semuanya, merupakan hasil dari penerapan ilmu kimia. Hampir semua bahan
keperluan kita, sedikit banyak, langsung atau tidak langsung, mengalami sentuhan kimia.

Bukan hanya bahan keperluan sehari-hari, ilmu kimia juga punya andil besar dalam
berbagai jenis produk teknologi seperti televis, komputer, mesin pendingin, dan pesawat
terbang. Mengapa ilmu kimia mempunyai andi pada berbagai produk yang disebutkan diatas
?
Perlu kalian ketahui, bahwa material yang digunakan untuk berbagai produk tersebut
memerlkukan komposisi dan sifat khusus yang dihasilkanoleh para ahli kimia,misalnya pada
industri mobil, mulai dari logam untuk kerangka mesinnya, cat, ban, plastik, serta kaca
untuk komponen lainnya, semuannya memerlukan pengetahuan kimia. Dimasa yang akan
datang, dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah,sementara daya dukung alam
terbatas, peranan ilmu kimiapun akan semakin penting.
Di balik sumabangan yang besar dari ilmu kimia bagi kehidupan kita, secara jujur harus
diakui pula bahwa banyak produk kimia yang terbukti menimbulkan masalah. Misalnya
DDT, plastic, CFC, dan berbagai bahan sintetik lainnya. DDT adalah insektisida yang
digunakan untuk memberantas nyamuk dan hama tanaman. DDT talah berhasil membasmi
nyamuk malaria, sehingga dapat menyelamatkan nyawa jutaan umat manusia. Akan tetapi
senyawa ini ternyata resisten (stabil, sukar sekali diuraikan oleh mikroorganisme) sehingga
limbahnya mencemari air dan tanah. DDT dapat masuk kedalam rantai makanan sehingga
membahayakan kehidupan berbagai jenis fauna, juga manusia. Demikian juga halnya
dengan berbagai prodik kimia yang lain. Plastik dan CFC ternyata menimbulkan
pencemaran lingkungan. Pembakaran plastik yang tidak benar akan menghasilkan senyawa
dioksin yang amat beracun dan CFC akan mengurangi lapisan ozon bumi, yaitu lapisan yang
berguna untuk melindungi kita dari sinar ultraviolet matahari.
Saat ini, para ahli terus melakukan penelitian untuk menanggulangi berbagai jenis
pencemaran. Di masa dating, produk sintetik harus dipelajari secara lebih seksama untuk
mengurangi masalah pencemaran lingkungan..
Manfaat lainnya dari belajar kimia adalah pembentukan sikap positif menghadapi
berbagai masalah. Dalam mempelajari ilmu kimia, atau ilmu pengetahuan pada umumnya,
kita senantiasa berhadapan dengan masalah yang harus dipecahkan secara sistematis.
Seringkali masalah dalam ilmu kimia terlihat rumit dan kompleks sehingga ada kesan bahwa
ilmu kimia adalah ilmu yang sukar. Sebenarnya kerumitan akan menjadi suatu keuntungan

jika disikapi dengan benar. Kita akan terbiasa menghadapi masalah, memcahkannya secara
logis dan terencana. Kebiasaan positif ini akan membantu kita dalam menghadapi persoalan
hidup sehari-hari. Di atas segalnya itu ilmu kimia akan menunjukkan kepada kita betapa
teraturnya alam ini, baik alam makro maupun mikro. Kiranya semuanya ini akan menambah
kekaguman kita kepada Ciptaan Tuhan Yang Maha Pencipta.
Ilmu Kimia merupakan cabang ilmu pengetahuan yang menjadi dasar banyak ilmu
lainnya.Banyak orang salah mengerti tentang bahan kimia.Bahan kimia sering diartikan
sebagai bahan yang pasti berbahaya.Padahal, semua bahan/materi di alam tersusun atas
unsur-unsur kimia.Banyak penemuan baru yang dihasilkan di laboratorium oleh para ahli
kimia yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.
Keterkaitan ilmu kimia dengan ilmu-ilmu lain
Berikut ini peranan ilmu Kimia di berbagai bidang kehidupan.
1. Bidang Kesehatan

Bahan-bahan kimia sering digunakan sebagai obat-obatan. Obat dibuat berdasarkan hasil
penelitian terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat secara medis
terhadap suatu penyakit. Hal ini dipelajari dalam cabang ilmu Kimia Farmasi. Contohnya,
etanol atau alkohol digunakan dalam proses pelarutan obat dan sebagai pensteril alat-alat
kedoteran.
2. Bidang Pertanian
Ilmu Kimia berperan penting dalam bidang pertanian.Petani menggunakan pupuk untuk
meningkatkan kesuburan tanah dan memberi nutrisi yang diperlukan tanaman. Adapun
untuk menanggulangi hama dan penyakit tanaman, digunakan pestisida. Penggunaan pupuk
dan pestisida yang benar dapat meningkatkan produktivitas pertanian yang menguntungkan
produsen dan konsumen.
3. Bidang industri
Di bidang industri, ilmu Kimia seringkali sangat dibutuhkan.Mesin-mesin besar di industri
membutuhkan logam yang baik dengan sifat tertentu yang sesuai dengan kondisi dan bahanbahan yang digunakan.Semen, kayu, cat, pipa PVC, dan beton dihasilkan melalui riset yang
berdasarkan ilmu Kimia.Kain sintetis yang Anda gunakan juga merupakan hasil penerapan
ilmu Kimia.
4. Bidang Biologi
Proses kimia yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup membutuhkan penjelasan
Kimia. Proses pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, dan fotosintesis merupakan
proses kimia yang dipelajari dalam Biologi. Untuk mempelajari hal tersebut diperlukan

pengetahuan tentang struktur dan sifat senyawa, seperti karbohidrat, protein, lemak, enzim,
dan vitamin.
5. Bidang Arkeologi
Penentuan usia fosil yang bisa dilakukan saat ini merupakan salah satu hasil penerapan ilmu
Kimia. Fosil yang ditemukan dapat ditentukan usianya dengan radioisotop karbon-14.
6. Bidang Hukum
Pemeriksaan alat bukti kriminalitas oleh tim forensik menggunakan ilmu Kimia di
dalamnya. Bagian tubuh manusia seperti rambut dan darah dapat diperiksa struktur DNAnya. Struktur DNA setiap individu akan berbeda sehingga dapat digunakan untuk
identifikasi seseorang. Hal ini berguna untuk membuktikan tindak kejahatan
seseorang.Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kualitas hidup
memerlukan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang.Untuk membantu peningkatan
kualitas hidup tersebut, masyarakat memerlukan segala pemenuhan kebutuhan yang
semakin praktis.Dalam hal ini, peranan ilmu Kimia sangat jelas.Ilmu Kimia ikut berperan
dalam memproduksi kebutuhan pangan.Ilmu Kimia juga berperan dalam industri zat warna,
bahan pembersih, sabun, detergen, obat-obatan, dan sektor industri lainnya.
7. Bidang Geologi
Bidang ini berkaitan dengan penelitian batu-batuan (mineral) dan pertambangan gas dan
minyak bumi. Proses penentuan unsur-unsur yang menyusun mineral dan tahap pendahuluan
untuk eksplorasi, emnggunakan dasar-dasar ilmu kimia. Peran ilmu kimia dalam bidang ini
untuk membantu memahami serta mengerti temuan para peneliti tentang bebatuan atau
benda2 alam.
8. Bidang permesinan
Peran ilmu kimia juga bisa mengenai bidang permesinan yaitu mempelajari sifat dan
komposisi logam yang baik untuk pembuatan mesin,mempelajari sifat,komposisi bahan
bakar dan minyak pelumas mesin.
9. Bidang kecantikan
Kosmetik da berbagai produk kecantikan serta perawatan tubuh dan wajah yang dapat
dengan mudah Anda temukan di toko-toko kini adalah hasil dari penelitian-penelitian
kimia.Krim wajah, pelembab tubuh, shampo, pasta gigi, hingga parfum, selamanya dibuat
melalui penelitian-penelitian yang telah berlangsung lama.
Percobaan demi percobaan dilakukan untuk mendapatkan kosmetik yang sempurna dan
aman dipakai.Tahukah anada bahwa dalam sebuah produk pelembab kulit bisa terdapat lebih
dari 30 jenis bahan kimia?Dan dalam sebotol parfum bisa terdapat lebih dari 400 jenis bahan
kimia?
10. Bidang teknik sipil

Bahan-bahan yang digunakan dalam bidang ini adalah semen, kayu, cat, paku, besi, paralon
(pipa PVC), lem dan sebagainya.Semua bahan tersebut dihasilkan melalui riset yang
berdasarkan ilmu kimia.Peran ilmu kimia dalam hal ini adalah agar bahan-bahan bangunan
tersebut dapat diketahui kelebihan serta kekurangannya, sehingga dapat meminimalisir
kecelakaan dikemudian hari.
Instrumen Penilaian Pada Pertemuan 1
1. Kisi Kisi
Materi
Pembelajaran

IPK

Menjelaskan

Teknik
Penilaian

Bentuk
Instrumen

NomorSoal

ilmuDisediakan videoTes lisan


tentang ilmu kimia
peserta
didik
mampu
menjelaskan
hakikat ilmu kimia

Uraian

Menyebutkan

Peranan
kimiaDisediakan
Tes lisan
dalam kehidupan beberapa
produk
contoh manfaat
kimia, peserta didik
ilmu kimia
mampu
menjelaskan peran
dalam
kimia
dalam
kehidupan
kehidupan
sehari-hari.

Uraian

Menjelaskan
Hubungan ilmuDisediakan videoTes Lisan
hubungan ilmukimia
denganhubungan
ilmu
kimia
denganilmu-ilmu lain
kimia dengan ilmu
ilmu-ilmu
lain, peserta didik
lainnya
mampu
menganalisis
hubungan
ilmu
kimia dengn ilmu
lain

Uraian

hakikat ilmu

Hakikat
kimia

Indikator Soal

kimia

2. Soal

Indikator
Soal

HOTS/LOTS
(Low Order

RumusanSoal

Thinking Skiils)

Disediakan LOTS
video tentang
ilmu
kimia
peserta didik
mampu
menjelaskan
hakikat ilmu
kimia

Dari video tersebut, apakah yang dinamakan ilmu kimia? Dan


apa yang dipelajari didalamnya?

Disediakan LOTS
beberapa
produk kimia,
peserta didik
mampu
menjelaskan
peran kimia
dalam
kehidupan

Dari contoh gambar tersebut, sebutkan peranan kimia dalam


kehidupan sehari-hari khususnya dibidang rumah tangga!

Disediakan HOTS
artikel tentang
hubungan
ilmu
kimia
dengan ilmu
lainnya,
peserta didik
mampu
membuat
artikel
keterkaitan
ilmu
kimia
dengan ilmu
lainnya

Buatlah artikel yang menjelaskan tentang keterkaitan ilmu


kimia dengan ilmu lainnya

Kunci Jawaban Pedoman Penskoran:


No

Jawaban

Skor

Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang materi


dan perubahannya

20

Sabun, sampo, keju, mentega, kecap, roti dll (min.5)

20

Keterkaitan ilmu kimia di bidang hukum : untuk


pemeriksaaan sidik jari tersangka kejahatan menggunakan
larutan AgNO3 (contoh)
Jumlah

60

100

Materi pembelajaran 2
Metode Ilmiah dan Langkah-langkah Penelitian
llmu Kimia dibangun dan dikembangkan melalui kajian teoritis dan kajian empiris
yang saling mendukung satu sama lain. Pengkajian teoritis merupakan usaha menerapkan
hukum-hukum Fisika dan teori Matematika untuk mengungkapkan gejala alam. Pengkajian
secara empiris merupakan usaha untuk menemukan keteraturan berdasarkan fakta yang
ditemukan di alam dengan menggunakan teknik atau metode ilmiah.
Pengembangan ilmu Kimia berdasarkan langkah-langkah sistematis disebut dengan
metode ilmiah. Metode ilmiah adalah metode sains yang menggunakan langkah-langkah
ilmiah dan rasional untuk mengungkapkan suatu permasalahan yang muncul dalam pikiran
kita. Dalam bentuk yang paling sederhana, metode ilmiah terdiri atas tahap-tahap operasional
berikut.
1. Pengamatan atau Observasi
Pengamatan dapat dilakukan secara kualitatif (misalnya logam raksa berwujud cair
pada suhu kamar) ataupun kuantitatif (misalnya tekanan gas pada keadaan standar yaitu
sebesar 1 atm). Pengamatan kuantitatif disebut juga pengukuran.
2. Mencari Pola Hasil Pengamatan

Proses ini sering melahirkan rumusan berupa hukum alam. Hukum alam yang digali
oleh manusia merupakan suatu pernyataan yang mengungkapkan perilaku umum suatu objek
atau gejala yang diamati.
3. Perumusan Teori

Suatu teori (disebut juga model) terdiri atas sejumlah asumsi sebagai pijakan untuk
menerangkan perilaku materi yang diamati. Jika hipotesis sementara sejalan dengan kajiankajian sejumlah percobaan maka hipotesis tersebut disebut teori atau model.
4. Pengujian Teori

Secara ideal, teori dalam ilmu pengetahuan alam harus selalu dikoreksi dan dikaji
terus-menerus sebab teori merupakan gagasan manusia untuk menerangkan perilaku alam
yang diamati berdasarkan pengalamannya.
Teori harus terus disempurnakan melalui percobaan dengan cara menyempurnakan
baik metode maupun peralatan yang digunakan. Di samping itu, dapat juga dilakukan melalui
simulasi komputer, agar pendekatan yang diterapkan lebih mendekati gejala alam yang
sebenarnya. Kimia merupakan ilmu pengetahuan yang dilandasi eksperimen.
Instrumen Penilaian Pengetahuan
1.

Kisi Kisi
IPK

Materi
Pembelajaran

Indikator Soal

Menerapkan

Teknik
Penilaian

Langkah-langkah Disediakan jurnalTes tertulis


metode ilmiah
ilmiah,
siswa
langkahmenganalisis dan
langkah metode
membuat
rancangan
ilmiah
penelitian ilmiah

2.

Bentuk
Instrumen
Uraian

Nomor Soal
1

Soal
Indikator
Soal

HOTS/LOTS
(Low Order

RumusanSoal

Thinking Skiils)

Disediakan HOTS
jurnal ilmiah,
siswa
menganalisis
dan membuat
rancangan
penelitian
ilmiah

Analisislah jurnal ilmiah terseburt tentukan:


1. Langkah-langkah metode ilmiah
2. Rangkuman isi dari tiap-tiap langkah penelitian tersebut
3. Rancanglah penelitian sederhana!

Kunci Jawaban dan Pedoman penskoran :


soal

Jawaban

Skor

Pengamatan, mengolah data pengamatan, menarik


kesimpulan sementara, merancang eksperimen,

10

merumuskan teori.

Materi pembelajaran 3

Jawaban berdasarkan jurnal yang diberikan

30

Peserta didik merancang penelitian sederhana dan


langkah-langkahnya

60

Jumlah

100

3.

Kisi Kisi

Materi
Pembelajaran

IPK
Menerapkan
prosedur
keamanan dan
keselamatan
kerja

Indikator Soal

Teknik
Penilaian

Bentuk
Instrumen

Nomor Soal

Prosedur
Disediakan artikelPraktek
keamanan
dankeselamatan kerja
keselamatan
di
laboratorium,
kerja
dipeserta didik dapat
laboratorium
menerapkan
keselamatan kerja
di laboratorium

Pedoman
1
keselamatan
kerja di lab

Alat-alat
laboratorium

Pedoman
2
penggunaan
alat lab.

dilaboratorium

Menggunakan
alat-alat
laboratorium

Disediakan
alat-Praktek
alat laboratorium,
peserta didik dapat
menggunakan alat
lab dengan benar

Memahami sifat Sifat dan notasiDisediakan tabelTes tertulis


bahan kimia dibahan
kimia,
dan notasi
laboratorium
peserta
didik
bahaya bahan
dapat memahami
sifat dan notasi
kimia di
bahan kimia tsb
laboratorium

4.

uraian

Soal
Indikator
Soal

Disediakan
artikel
keselamatan
kerja di
laboratorium,
peserta didik
dapat
menerapkan
keselamatan
kerja di

HOTS/LOTS
(Low Order

RumusanSoal

Thinking Skiils)
LOTS

1.
2.
3.
4.

Sebutkan tujuan dari P3K!


Jelaskan sebab terjadinya kecelakaan di laboratorium!
Jelaskan aturan umum laboratorium!
Sebutkan perlengkapan keselamatan di laboratorium!

laboratorium
Disediakan LOTS
alat-alat
laboratorium,
peserta didik
dapat
menggunakan
alat lab
dengan benar
Disediakan HOTS
tabel
bahan
kimia, peserta
didik
dapat
memahami
sifat
dan
notasi bahan
kimia tsb

Penggunaan alat :
Tabung reaksi, gelas ukur, gelas beker, erlenmeyer, pipet volume

1. Pada beberapa kemasan bahan kimia tertera lambang-

lambang yang menunjukkan tingkat bahaya seperti


ditujukan dalam gambar di bawah ini :

Jelaskan lambang-lambang tersebut!


Jelaskan lambang tsb