Anda di halaman 1dari 3

RS.

BHAKTI ASIH
BREBES

IDENTIFIKASI AREA BERESIKO GANGGUAN


AIR & LISTRIK
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

428/SPO.RSBA/V/2016

1 dari 3

DITETAPKAN OLEH
STANDAR

Tanggal Terbit

PROSEDUR

03 Mei 2016

DIREKTUR

OPERASIONAL
dr. Khosiatun Azmi, MMR

I.

Pengertian

Bangunan gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan


konstruksi yang menyatu dengan tempat dan
kedudukannya, sebagian atau seluruhnya yang
berada di atas tanah/perairan, ataupun di bawah
tanah/perairan,

tempat

manusia

melakukan

kegiatannya, baik untuk hunian maupun tempat


tinggal, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya
2

maupun kegiatan khusus.


Fasilitas adalah Fasilitas adalah segala sesuatu hal
yang menyangkut sarana, prasarana maupun alat
(baik alat medik maupun alat non medik) yang
dibutuhkan oleh rumah sakit dalam memberikan

pelayanan yang sebaik-baiknya bagi pasien.


Sarana adalah Segala sesuatu benda fisik yang dapat
tervisualisasi mata maupun teraba oleh panca indra
dan dengan mudah dapat dikenali oleh pasien dan
(umumnya) merupakan bagian dari suuatu gedung

ataupun bangunan gedung itu sendiri


Prasarana adalah Benda maupun jaringan/instalasi
yang membuat suatu sarana yang ada bisa berfungsi

sesuai dengan tujuan yang diharapkan


Instalasi listrik adalah Adalah rakitan perlengkapan
listrik pada bangunan yang berkaitan satu sama lain

RS. BHAKTI ASIH


BREBES

IDENTIFIKASI AREA BERESIKO GANGGUAN


AIR & LISTRIK
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

428/SPO.RSBA/V/2016

2 dari 3

DITETAPKAN OLEH
STANDAR

Tanggal Terbit

PROSEDUR

03 Mei 2016

DIREKTUR

OPERASIONAL
dr. Khosiatun Azmi, MMR

untuk memenuhi tujuan dan maksud tertentu dan


memiliki

karakteristik

terkoordinasi

(electrical

instalation of building).
II.

Tujuan

1. Sebagai acuan bagi seluruh komponen yang ada di


Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes dalam Identifikasi
Area Beresiko Gangguan Air & Listrik mewujudkan
pemenuhan sarana prasarana yang ada di rumah sakit.
2. Untuk

langkah

memastikan
prosedur

dalam melakukan

langkah-

Identifikasi

Beresiko

Area

Gangguan Air & Listrik dengan benar.


III.

Kebijakan

: Setiap pekerja IPSRS wajib menerapkan prosedur


Identifikasi Area Beresiko Gangguan Air & Listrik sesuai
SK no. 149/ SK.DIR/ RSBA/ V/ 2016

IV.

Prosedur

: 1. Dilakukan identifikasi pemeriksaan yang teratur pada


saluran air dan jaringan kabel listrik yang mempunyai
resiko gangguan.
2. Selanjutnya di periksa seberapa besar gangguan yang
terjadi pada saluran air dan listrik tersebut.
3. Setelah mengetahui berapa besar gangguan harus segera
melakukan tindakan perbaikan.
4. Lokasi tersebut didokumentasikan sebagai tempat
beresiko gangguan air dan listrik.

RS. BHAKTI ASIH


BREBES

IDENTIFIKASI AREA BERESIKO GANGGUAN


AIR & LISTRIK
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

428/SPO.RSBA/V/2016

3 dari 3

DITETAPKAN OLEH
STANDAR

Tanggal Terbit

PROSEDUR

03 Mei 2016

DIREKTUR

OPERASIONAL
dr. Khosiatun Azmi, MMR

V.

Unit terkait

IPSRS

K3RS