Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

KOEFESIEN ELASTISITAS PERMINTAAN DAN


KOEFESIEN ELASTISITAS PENAWARAN

Dosen pembimbing :

Disusun Oleh :
Arif Dwi Rahmawan
NIM

: 0516104066
KELAS C

TEKNIK INDUSTRI REGULER B

UNIVERSITAS WIDYATAMA

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................... 1
DAFTAR ISI............................................................................................... 2
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah ...................................................................... 4


1.2 Perumusan Masalah ............................................................................ 5
1.3 Tujuan Penulisan Makalah................................................................... 5

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Elastisitas dari Permintaan dan Elastisitas dari Penawaran ................. 6


2.1.1 Elastisitas Harga Permintaan ...................................................... 7
2.1.2 Elatisitas Permintaan dan Hasil Penjualan ................................. 7
2.1.3 Jenis Elastisitas Permintaan Lainnya ......................................... 8
2.2 Elastisitas Permintaan Pendapatan ....................................................... 8
BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Proyek Perluasan Parkiran Motor Gedung Adminitrasi........................ 10


3.2 Elastisitas Permintaan Kebutuhan Barang ............................................ 10
3.2.1 Pasir Bangunan .......................................................................... 10
3.2.2 Batako hebel 60x20 .................................................................... 11
3.2.3 Semen Portland tiga roda ........................................................... 11
3.3 Faktor-Faktor Penentu Elastisitas ........................................................ 11

3.4 Kurva Elastisitas dari Permintaan ........................................................ 12

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan .......................................................................................... 13


4.2 Saran ..................................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah


Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan, dan masyarakat
secara keseluruhannya akan selalu menghadapi berbagai persoalan yang bersifat
ekonomi, yaitu persoalan yang menghendaki seseorang atau suatu perusahaan atau
suatu masyarakat harus membuat keputusan tentang cara yang terbaik dan
menentukan prioritas untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi. Sehingga
munculah prinsip ekonomi dimana setiap individu, suatu perusahaan, atau
masyarakat dituntut agar mengelola resources untuk pemenuhan kebutuhan sebagai
solusi masalah kelangkaan.
Khusus dalam sudut pandang suatu perusahan atau penyedia barang atau jasa
dihadapkan pada masalah salah satunya adalah penentuan jumlah penawaran
barang. Banyak hal yang menentukan jumlah penawaran barang. Salah satu penentu
jumlah penawaran adalah harga. Dan dapat dikatakan bahwa jumlah penawaran
berhubungan secara positif dengan harga. Dalam hukum penawaran yang telah
dijelaskan pada materi sebelumnya, menyatakan bahwa jika semua hal dibiarkan
sama, ketika harga suatu barang meningkat, maka jumlah penawarannya akan
meningkat pula. Namun, suatu perusahan dihadapkan pada pasar yang kompleks,
sehingga memungkinkan terjadinya pergeseran hingga pada suatu kondisi baik
elastisitas ataupun inelastisitas.
Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami salah satu
permasalahan di bidang ekonomi yang memerlukan pernyataan kuantitatif
mengenai jumlah barang yang ditawarkan. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai
dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran,
penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran. Elastisitas penawaran
digunakan untuk menerangkan perubahan penawaran yang penting dalam
pembuatan keputusan produksi, karena tingkat elastisaitas ini menggunakan

sensitivitas dari penawaran barang terhadap perubahan harga. Informasi elastisitas


penawaran mengukur responsif penawaran sebagai akibat perubahan harga.
Di dalam makalah ini kami akan membahas mengenai hal apa saja yang
terdapat di dalam elastisitas supply mencakup pengertian, jenis, cara pengukuran,
dan faktor yang mempengaruhi elastisitas supply.

1.2. Rumusan Masalah


1. Apa pengertian elastisitas supply ?
2. Apa saja jenis elastisitas supply ?
3. Bagaimana cara pengukuran elastisitas supply ?
4. Apa saja faktor yang mempengaruhi elastisitas supply?

1.3. Tujuan Penulisan


1. Mengetahui pengertian elastisitas supply.
2. Mengetahui jenis elastisitas supply.
3. Mengetahui cara pengukuran elastisitas supply.
4. Mengetahui faktor yang mempengaruhi elastisitas supply.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Elastisitas dari Permintaan dan Elastisitas dari Penawaran


Seberapa besar pengaruh perubahan dari harga terhadap jumlah dari
barang dapat dihitung dengan menggunakan rumus elastisitas. Hal iniliah yang
disebut dengan elastisitas pada permintaan & penawaran.Dalam kegiatan
ekonomi yang dilakukan oleh suatu masyarakat atau negara menunjukkan
bahwa kegiatan permintaan serta penawaran sangat dipengaruhi oleh tinggi
rendahnya harga barang yang berlaku. Dengan demikian perubahan dari harga
akan mempengaruhi besarnya jumlah dari barang yang diminta (permintaan)
dan jumlah dari barang yang ditawarkan (penawaran).
Apakah yang akan terjadi terhadap permintaan sesuatu barang apabila
harga mengalami penurunan sebanyak satu persen? Yang dapat diterangkan
sekarang ini adalah, sesuai dengan hukum permintaan yang telah diterangkan
dalam bab sebelumnya, permintaan akan bertambah.
Besarnya pertambahan itu berbeda dari satu keadaan ke satu keadaan yang
lain dan dari melebihi satu persen dan mungkin pula kurang dari satu persen.
Kalau perubahan harga yang kecil menimbulkan perubahan yang besar
terhadap jumlah barang yang diminta maka dikatakan bahwa permintaan
barang tersebut bersifat sangat responsif terhadap perubahan harga, atau
permintaannya adalah elastis. Sebaliknya, apabila perubahan harga relatif
besar tetapi permintaannya tidak elastis.
Elastisitas (pemuluran) adalah pengaruh perubahan dari harga terhadap
jumlah dari barang yang diminta / permintaan atau yang ditawarkan /
penawaran. Dengan kata lain elastisitas adalah tingkat kepekaan (perubahan)
suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi yang lain.

2.1.1 Elastisitas Harga Permintaan


Dalam analisis, elastisitas permintaan harga lebih kerap
dinyatakan sebagai elastisitas permintaan. Nilai perbandingan antara
persentasi perubahan jumlah yang diminta dengan persentasi perubahan
harga disebut sebagai koefisien elstisitas permintaan. Dibawah ini
diterangkan dua cara untuk menghitung koefisien elastisitas
permintaan. Dalam menganalisis akibat perubahan harga terhadap
perubahan jumlah barang yang diminta adalah sangat berguna apabila
dihitung koefisien elastisitas permintaan, atau Ed. Rumus dan cara
penghitungannya diuraikan dalam contoh berikut:
E =

% perubahan jumlah barang yang diminta


% perubahan harga

Untuk tujuan penghitungan rumus di atas perlu diubah menjadi:

E =

Elastisitas Arch (Mid Point)=


Rumus Busur =

+
+

2.1.2 Elatisitas Permintaan dan Hasil Penjualan


Hasil penjualan adalah pendapatan yang diterima oleh para penjual
dari pembayaran terhadap barang yang dibeli para konsumen. Nilainya
adalah sama dengan harga dikalikan dengan jumlah barang yang dibeli
para pembeli. Kalau harga berubah maka hasil penjualan dengan
sendirinya akan berubah.

Bagaimanakah sifat perkaitan di antara perubahan harga dengan


hasil penjualan? Adalah kenaikan harga akan selalu menyebabkan juga
kenaikan dalam hasil penjualan? Ternyata sifat perkaitannya bukan
seperti itu. Sifat perkaitan yang demikian hanya benar apabila
permintaan adalah tidak elastis. Untuk permintaan yang bersifat elastis
kenaikan harga akan menyebabkan penurunan dalam hasil penjualan.

2.1.3 Jenis Elastisitas Permintaan Lainnya


Koefisien yang menunjukkan sampai di mana besarnya perubahan
permintaan terhadap suatu barang apabila terjadi perubahan terhadap
harga barang lain dinakamakan elastisitas permintaan sialng atau
dengan ringkas elastisitas silang.
Apabila perubahan harga barang Y menyebabkan permintaan barang
X berubah, maka sifat perhubungan di antara keduanya digambarkan
oleh elastisitas silang, besarnya elastisitas silang (Ec) dapat dihitung
berdasarkan kepada rumus berikut:
=

% perubahan jumlah barang X yang diminta


% perubahan harga barang Y
=

2.2 Elastisitas Permintaan Pendapatan


Koefisien yang menunjukkan sampai dimana besarnya perubahan
permintaan terhadap suatu barang sebagai akibat daripada perubahan
pendapatan pembeli dinamakan elastisitas permintaan pendapatan atau secara
ringkas elastisitas pendapatan. Besarnya elastisitas pendapatan (Ey) dapat
digunakan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

% perubahan jumlah barang yang diminta


% perubahan pendapatan

Rumus Busur =

+
+

+
+

Nilai elastisitas pendapatan bisa positif, nol atau negatif, tanda tersebut
penting untuk penginterpretasian.
Tabel 1. Nilai Elastisitas Pendapatan
Elastisitas

Golongan Barang

Positif

Income-Superior

Nol

Negatif

IncomeIndependent

Income-Inferior

Interpretasi
Konsumsi akan barangbarang secara langsung
berubah-ubah sesuai
dengan pendapatan.
Misalnya sop kaki
Konsumsi akan barangbarang tidak beubah-ubah
sesuai pendapatan.
Misalnya garam
Konsumsi akan barangbarang berhubungan
terbalik dengan
pendapatan. Misalnya
gaplek

BAB III
PEMBAHASAN
3.1. Proyek Perluasan Parkiran Motor pada Area Gedung Adminitrasi
Parkiran adalah tempat bagi seseorang untuk meletakkan atau
memberhentikan kendaraannya di tempat khusus. Parkiran dirasa banyak
memberi manfaat, baik dilihat dari sisi keamanan, penjagaan, ketertiban, dan
kerapian. Pembuatan parkiran motor pada area gedung adminitrasi agar
parkiran terlihat rapi dengan harapan dapat memberikan kenyamanan pada
pengguna parkir.

Gambar 1. Layout Perencanaan Parkir Administrasi


3.2. Elastisitas Permintaan Kebutuhan Barang
Barang yang dipakai untuk proyek perluasan tempat parkir ini adalah :
3.2.1 Pasir Bangunan
Pada saat harga Pasir Bangunan Rp400,00 jumlah permintaan
barang 3 pick up, kemudian harga turun menjadi Rp350,00 jumlah
permintaan barang menjadi 5 unit. Dengan begitu koefesien elastisnya
menjadi :

Dengan menggunakan rumus :

10

Ed =

Ed = 4 (elastis)
Jadi elastisitas dari permintaan adalah 4 (elastis)
3.2.2 Batako hebel 60x20
Pada proyek ini membutuhkan batako hebel dengan ukuran 60 x 20,
harga yang ditawarkan mulai dari 10.000 per bata. Sedangkan bata yang
dibutuhkan 185 bata. Sehingga harga total jika bata yang dibutuhkan 185
yaitu 1.850.000, kemudian harga turun menjadi 1.750.000, dengan 180
bata.

Ed =

Ed = -20 (inelastis)
Jadi elastisitas dari permintaan batako adalah -20 (inelastis)
3.2.3 Semen Portland tiga roda
Pada saat harga Semen 80.000 permintaan barang 60 sak,
setelah harga turun harga semen menjadi 75 000, permintaan barang
menjadi 80 sak. Dengan begitu koefesien elastisnya adalah :

Ed =

Ed = 5,3 (elastis)
Jadi koefesien elastisitas harga semen Portland 5,3 (elastis)
3.3 Faktor-Faktor Penentu Elastisitas
Ada beberapa faktor yang menimbulkan perbedaan dalam elastisitas
permintaan berbagai barang, yang terpenting adalah:
Tingkat kemampuan barang-barang lain untuk menggantikan barangbarang yang bersangkutan.
Persentasi pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang
tersebut.
Jangka waktu di dalam mana permintaan itu dianalisis.

11

3.4 Kurva Elastisitas dari Permintaan

Gambar 2. Kurva Elastisitas dari Permintaan ; 1. Permintaan permintaan


elastis, 2. Permintaan permintaan inelastis, 3. Permintaan permintaan uniter,
4. Permintaan permintaan elastis Sempurna, 5. Permintaan permintaan
inelastis sempurna

12

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Permasalahan ekonomi yang sering dihadapi oleh suatu perusahaan sebagai
penyedia barang dan jasa adalah penentuan jumlah penawaran barang. Salah
satu penentu jumlah penawaran adalah faktor harga. Untuk mengetahui
sensitivitas perubahan penawaran barang karena perubahan harga, maka
diperlukan suatu pengukuran yang disebut elastisitas penawaran.
Elastisitas penawaran (supply) adalah ukuran kepekaan jumlah penawaran
suatu barang dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas penawaran mengukur
presentase perubahan jumlah penawaran yang terjadi akibat presentase
perubahan harga.
Jika kenaikan harga barang diikuti dengan peningkatan barang yang
ditawarkan maka kejadian penawaran ini disebut dengan elastis. Jika
peningkatan harga tidak diikuti dengan adanya peningkatan barang yang
ditawarkan maka kejadian penawarannya disebut inelastis.
Faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran adalah sifat perubahan
biaya produksi, jangka waktu analisis, dan faktor lain seperti kemampuan
penjual ataupun produsen untuk merubah jumlah produksi, stok persediaan,
kemudahan substitusi faktor produksi atau input.

4.2 Saran
Dalam mengukur koefisien elastisitas disarankan menggunakan elastisitas
titik, karena untuk membedakan dampak perubahan harga turun dan harga naik
atas perubahan jumlah yang diminta/ditawarkan. Rumus elastisitas perubahan
busur hanya baik digunakan bila kita ingin mengekstrapolasi (perhitungan
ramalan) dan interpolasi (perhitungan penyisipan).

13

DAFTAR PUSTAKA

Sadono, S. 2004. Makroekonomi: Teori Pengantar, Edisi Ketiga, Raja


Grafindo Persada, Jakarta.

Gaspersz, Vincent. 1999. Ekonomi Manajerial : Pembuatan Keputusan


Bisnis Edisi Revisi dan Perluasan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Gilarso, T. 2003. Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro Edisi Revisi. Yogyakarta


: Kanisius.

Sukirno, Sadono. 2010. Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Jakarta :


Lembaga Penerbit FE UI.

Mankiw, Gregory. 2002. Principles of Economics: Pengantar Ekonomi


Mikro. Jakarta : Penerbit Salemba Empat

Hastuti, Kusuma. 2011. Elastisitas Permintaan dan Penawaran.


http://khastuti.blogspot.com/2011/10/elatisitas-permintaan-danpenawaran.html. Sitasi tanggal 12 Maret 2013.

Rokokdukun,

2012.

Elastisitas

Permintaan

dan

Penawaran.

http://goedanggaram.wordpress.com/2012/11/09/elastisitas-permintaandan-penawaran/. Sitasi tanggal 12 Maret 2013.

Rusmita,

Herlena.

2011.

Elastisitas

Penawaran.

http://lenacantic.wordpress.com/2011/10/19/elastisitas-penawaran/. Sitasi
tanggal 12 Maret 2013

14