Anda di halaman 1dari 3

RSU AULIA LODOYO

ASESMEN PRA ANESTESI DAN SEDASI


No. Dok:
No. Revisi: 01
Halaman:
1/3
Ditetapkan tgl,
DIREKTUR
RSU AULIA LODOYO

Jl. Raya Utara no 3,


Kembangarum, Sutojayan
Tlpn (0342)444168 Fax
(0342)444289

Standar Prosedur
Operasional
Instalasi anestesi
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

Prosedur

RSU AULIA LODOYO

Tanggal Terbit:

Dr. Maria Yohana

Suatu metode pengkajian yang dilakukan kepada pasien yang


akan mendapatkan tindakan anestesi dan sedasi
1. Mendapatkan data yang akurat tentang kondisi pasien
yang akan mendapatkan tindakan anestesi dan sedasi
2. Mengupayakan kondisi optimal pasien agar dapat
menjalani pembedahan dengan hasil yang sebaik-baiknya
3. Agar dapat memberikan tindakan anestesi dan sedasi yang
tepat, aman dan nyaman kepada pasien
1. PERDIR ___________ tentang pemberlakuan SPO
pelayanan anestesi di RSU Aulia
2. Asesment pra anestesi dan sedasi dilaksanakan kepada
setiap pasien yang akan mendapatkan tindakan anestesi
dan sedasi
3. Asesmen pra anestesi dan sedasi dilaksanakan oleh dokter
spesilalis anestesi atau DPJP terkait
4. Untuk pasien dengan kasus pra bedah elektif asesmen
anestesi dan sedasi dilakukan di ruang rawat inap atau
poli anestesi atau poli terkait
5. Untuk pasien dengan kasus pra bedah emergency asesmen
anestesi dan sedasi dapat dilakukan sesaat sebelum
pembedahan
1. Lakukan cuci tangan
2. Ucapkan salam
3. Lakukan identifikasi pada pasien melalui anamnese
langsung kepada pasien atau kepada keluarga kemudian
dicocokkan dengan status rekam medis serta gelang
identitas pasien
4. Lakukan pemeriksaan
a. Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik minimal meliputi:

ASESMEN PRA ANESTESI DAN SEDASI

No. Dok:

No. Revisi: 01

Halaman: 2/3

Jl. Raya Utara no 3,


Kembangarum, Sutojayan
Tlpn (0342)444168 Fax
(0342)444289

Tanggal Terbit:

Standar Prosedur
Operasional
Instalasi anestesi
Jalan napas,paru dan pernapasan
Sirkulasi (tekanan darah,nadi dan
perfusi) serta
keadaan jantung
Kesadaran
Tanda-tanda vital
Riwayat
pasien
meliputi:
penyakit
sebelumnya,alergi,tranfusi darah,merokok dan minum
minuman keras serta ada tidaknya riwayat pemberian
obat sebelumnya
Status psikologis pasien
Pemeriksaan malampati
b. Pemeriksaan laboratorium dan uji lain:
Pemeriksaan laboratorium ada 2 yaitu pemeriksaan umum
dan khusus,
Pemeriksaan laboatorium umum:
o Darah:
Hb,leukosit,hitung
jenis
leukosit,masa
pembekuan dan masa pendarahan
o Foto thorax:terutama untuk bedah mayor
o EKG: terutama untuk pasien yang berusia 40 tahun
keatas
o Hasil Scan bila ada
Pemeriksaan khusus:Dilakukan bila ada riwayat atau
indikasi,misalnya:
o EKG pada anak
o Fungsi hati pada pasien ikterus
o Fungsi ginjal pada pasien hipertensi
o Elektrolit pada pasien ileus obstuktif atau bedah
mayor
c. Jika diperlukan,maka dokter anestesi dianjurkan meminta
konsultasi spesilalistik lain
d. Hasil pemeriksaan,evaluasi ,konsultasi dan tindak lanjut
dicatat dalam dokumen rekam medis
5. Tentukan status fisik pra anestesidan sedasi pasien (ASA)
Tulis rencana anestesi atau sedasi yang akan diberikan
RSU AULIA LODOYO

ASESMENT PRA ANESTESI DAN SEDASI

No. Dok:

No. Revisi: 01

Halaman: 3/3

Tanggal Terbit:

Jl. Raya Utara no 3,


Kembangarum, Sutojayan
Tlpn (0342)444168 Fax
(0342)444289

Standar Prosedur
Operasional
Instalasi anestesi
6. Instrksikan mengenai Puasa dan pemberian cairan
Pengosongan lambung dilakukan dengan puasa.
Pasien dewasa dipuasakan dari makanan padat 6-8 jam pra
bedah,dari minum susu 6 jam pra bedah dan dari minum air
putih 4 jam pra bedah.pasien anak-anak mengikuti jadual
sebagai berikut:
Umur

Susu/makanan padat

Air putih

< 6 bulan

4 jam

2 jam

6-36 bulan

6 jam

3 jam

> 36 bulan

8 jam

3 jam

8. Dokumentasikan semua hasil pemeriksaan pada lembar


asesmen anestesi yang tersedia
9. Tandatangani dan beri nama terang pada form asesment pra
anestesi dan sedasi
10. Dilanjutkan dengan pelaksanaan inform consent anestesi dan
sedasi
11. Lakukan cuci tangan
Unit Terkait

1.
2.
3.
4.

IGD
Instalasi Rawat inap
Instalasi Rawat Jalan
ICU