Anda di halaman 1dari 2

Pra kata Peserta Sumpah Dokter

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr.Wb
Alhamdulilahirabilalamin

FK Unisba Angkatan 2010


Atau kami biasa menyebutnya GENESIS 10
Kami bukanlah sekumpulan orang-orang pintar, atau sekumpulan
orang-orang cerdas, bahkan jauh dari kata orang-orang JENIUS.
Kami hanyalah orang-orang penuh keberuntungan yang diselimuti
oleh kebersamaan, solidaritas, bahu membahu dan kerja keras. Kami
adalah KELUARGA.
Saat itu tanggal 28 Agustus 2010, tepat saat bulan puasa, kami
dipertemukan dalam rangkaian acara Taaruf Fakultas atau biasa disebut
MASA ORIENTASI.
Yang kami tahu saat itu kami adalah seorang CALON DOKTER yang
merupakan cita-cita kami dan harapan orang tua kami. Rasa bangga dan
sombong menancap di dada kami.
Hari demi hari kami lewati hingga kami bisa mengenal satu sama
lain. Hari demi hari kami lewati hingga kami menemukan sahabat-sahabat
kami. Hari demi hari kami lewati bersama menghadapi semua kegiatan,
tugas bahkan bisa dibilang tekanan bagi kami. Alhamdullilah semua itu
bisa kami lewati, hanya karena kami tidak ingin mengecewakan orang tua
kami.
Pada akhirnya kami bersama bisa menyelesaikan program
SARJANA KEDOKTERAN. Bangga ??? ya kami sangat bangga, dengan
pencapaian kami saat itu, hanya tinggal beberapa langkah lagi gelar
DOKTER akan kami dapat. Saat itu kami sangat bersuka cita dan lagi-lagi
rasa bangga dan sombong menancap di dalam dada semakin dalam.
Tak lama dari itu , kami menjalani kegiatan baru kami, yang bisa
dibilang sangat asing bagi kami. KOAS!! Ya koas, yang orang bilang
kegiatan ini sangat menguras fisik dan mental kita. Ternyata benar!!! Saat
itu fisik, waktu dan mental kami benar-benar terkuras. Sempat terpikir
bahwa ini bukan jalan kami, kami sudah tidak sanggup lagi. Tetapi lagi-lagi
karena orang tua, pikiran itu hilang dengan sendirinya, sampai akhirnya
kami menyelesaikan tugas KOAS ini pada tanggal 19 Maret 2016. Seperti
biasanya perasaan bangga dan sombong muncul kembali di dada kami.
Dan tidak hanya sampai disini, Selanjutnya kami harus mengikuti UJIAN
KOMPETENSI DOKTER INDONESIA untuk mendapatkan gelar DUNIAWI
yang sangat kami idam-idamkan. Waktu, fisik dan mental harus kami
korbankan kembali.
ALHAMDULILLAH semua pengorbanan kami tak sia-sia, YA!!! Gelar
itu telah kami sandang , rasa syukur kami ucapkan, rasa bangga telah
hilang dan rasa sombong tak lagi ada. Terima kasih ya ALLAH, ampuni
segala dosa kami, ampuni kami atas segala kesombongan kami dan
jadikanlah amanah ini menjadi pahala bagi kami.

Terima kasih AYAH, IBU atas segala dukungan dan doa selama ini,
atas segala jerih payah ayah dan ibu untuk selalu mendukung kami
hingga kami seperti sekarang ini. Tak ada yang perlu kami banggakan dan
kami sombongkan, melainkan ALLAH SWT dan orang tua kami.