Anda di halaman 1dari 11

Cara Menggunakan Alat Timing Light

Untuk melihat saat pengapian pada kendaraan mesin bensin diperlukan alat yang namanya
Timing Light.
Bagaimanakah bentuk dari alat tersebut ? mari kita lihat alat berikut :

Alat Timing Light

Cara menggunakan alat Timing Light tersebut adalah :

1. Pasang / Jepitkan Penjepit warnah merah pada terminal aki positif ( + )


2. Pasang / Jepitkan Penjepit warna hitam pada terminal aki negatif ( - )

3. Pasang penjepit kabel busi pada kabel busi no.1 dengan panah mengarah ke busi

4. Arahkan cahaya yang keluar dari Timing Light ke arah pully.

5. Lihat garis / coakan yang ada pada pully, kemudian sejajarkan dengan garis yang ada di
mesin. Lurus dengan angka berapakah coakan di pully dengan garis yang ada di
mesin.Angka itulah yang menunjukan berapa derajat waktu pengapian yang terjadi

Cara menggunakan Alat Tachometer


Untuk mengetahui putaran mesin / RPM , alat apa yang bisa digunakan ?
Silahkan lihat gamnbar berikut :

Cara menggunakan alat di atas adalah sebagai berikut :

1. Hidupkan mesin kendaraan.


2. Jepitkan penjepit warna merah ke baud terminal yang ada di distributor.
3. Jepitkan penjepit warna hitam ke massa / body distributor .

4. Putar knob seperti pada gambar ke arah


0 - 6000 rpm

5. Lihat garis paling atas dan pada angka berapa


jarum menunjuk angkanya .
Gambar disamping jarum menunjuk pada angka 8
Pada layar bagian atas kiri tertera RPM x 100.
Berarti putaran mesin yang terjadi adalah :
8 x 100 = 800 RPM

Tune Up Mobil

Cara Malakukan Tune Up Mobil Bensin Karburator


1. Periksa volume oli mesin dengan cara melepas / mencabut stik level oli (mesin kondisi
mati )

Tambahkan oli mesin apabila oli dibawah coakan / garis atas


2. Periksa ketinggian air radiator di reservoir tank / tangki cadangan ( mesin kondisi
mati )

Tambahkan air pendingin apabila jumlah air pendingin dibawah garis atas/Full
3. Periksa volume air Aki / Accu / Baterai ( mesin kondisi mati )

Tambahkan air aki apabila volume air aki dibawah garis atas/ Upper
4.Periksa Kondisi Tali Kipas / Fan Belt / V belt ( mesin kondisi mati )

Apabila fan belt / V belt retak, ganti fan belt / V belt


5. Periksa kondisi Saringan Udara / Air Cleaner ( mesin kondisi mati )

Apabila kotor, semprotkan udara dari sisi bagian dalam


6. Periksa kondisi Saringan Bensin / Fuel Filter ( mesin kondisi mati )

Apabila kotor, semprotkan udara dari bagian yang ada tanda panah keluar
7. Periksa Kondisi Busi / Spark Plug ( mesin kondisi mati )

Apabila kotor, bersihkan kerak dengan sikat kawat / amlpas


8. Periksa kondisi Platina ( mesin kondisi mati )

Apabila contac point kotor, bersihkan, kemudian setel ( kijang celah udara 0,20-0,40mm )
9. Periksa Celah Katup ( mesin kondisi mati )

Apabila celah renggang/rapet,setel Katup ( Kijang kondisi


panas,hisap:0,20mm,buang:0,30mm)
10. Periksa Waktu Pengapian / Ignition Timing ( mesin kondisi hidup )

Setel waktu pengapian ( kijang: 5 derajat sebelum titik mati atas / TMA )
11. Setel Karburator ( mesin kondisi hidup )

Setel Karburator sehingga putaran idle mesin menjadi 750 Rpm


Demikian cara melakukan tune up mobil bensin karburator, cara cara lain mengenai mobil
akan kami sajikan berikutnya.