Anda di halaman 1dari 3

In Indonesia there is a disease caused by elevated levels of sugar, one disease

Diabetes mellitus. Diabetes mellitus or diabetes can cause various complications


gangren.Gangren is one of complication or condition by tissue death /necrosis.
Nutrientis a nutrients and other substances related to health and disease,
including the whole process in the human body to accept food or materials from
their environment and use these materials for an important activity in the body
and remove the rest, so nutrients are also can help the healing process of wounds,
including Gangrenous in wound healing. Based on the background of the problem
research goal is to find an relation of Diet B with gangrenous wound healing in
patient with type 2 diabetes mellitus
This study used correlation with crossectinal design. The sampling method used
purposive sampling. Samples taken in 13 patients with Gangrenous. Diet B was
the independent variable. Dependent variable is a gangrenous wound healing in
patients with type 2 diabetes mellitus. The research data was taken with the use of
observation and structured interviews.The results of calculations using the chi
square test statistic with the help of SPSS 17 software results obtained chi square
count (X2 arithmetic) of 13 000 with df = 2.
The results were compared with the chi square table (X2 table) is 5.99 (as in
appendix Critical values for the chi-square distribution). So 13.000> 5.99 so that
H1 received it means there is a relationship betwen diet B with the wound healing
process Gangrenous in type 2 diabetes mellitus. Therefore there is a relationship
between diet B with a gangrenous wound healing in type 2 diabetes mellitus.
With a positive attitude of patients and families are expected to respond in a
gangrenous wound healing well and hopefully the participation of health workers
in providing knowledge and direction in the process of wound healing
Gangrenous and nutrition in accordance with rule 3 J (amount, schedule and
type).

Abstrak

Di Indonesia adalah penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar


gula, salah satu penyakit Diabetes mellitus. Diabetes mellitus atau diabetes dapat
menyebabkan berbagai komplikasi gangren.Gangren adalah salah satu komplikasi
atau kondisi oleh jaringan mati / nekrosis. Nutrientis nutrisi dan zat lain yang
terkait dengan kesehatan dan penyakit, termasuk seluruh proses dalam tubuh
manusia untuk menerima makanan atau bahan dari lingkungan mereka dan
menggunakan bahan-bahan untuk kegiatan yang penting dalam tubuh dan
menghapus sisanya, sehingga nutrisi juga dapat membantu proses penyembuhan
luka, termasuk gangren dalam penyembuhan luka. Berdasarkan latar belakang
tujuan penelitian masalah adalah untuk menemukan hubungan Diet B dengan
penyembuhan luka gangren pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2

Penelitian ini menggunakan korelasi dengan desain crossectinal. Metode


sampling yang digunakan purposive sampling. Sampel yang diambil pada 13
pasien dengan gangren. Diet B adalah variabel independen. variabel dependen
adalah penyembuhan luka gangren pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2.
Data penelitian diambil dengan menggunakan observasi dan hasil interviews.The
terstruktur perhitungan menggunakan chi square uji statistik dengan bantuan hasil
SPSS 17 software yang diperoleh chi Square hitung (X2 hitung) dari 13 000
dengan df = 2.

Hasilnya dibandingkan dengan meja persegi chi (X2 tabel) adalah 5,99
(sebagai nilai kritis lampiran untuk distribusi chi-square). Jadi 13.000> 5,99
sehingga H1 diterima artinya ada hubungan betwen diet B dengan proses
penyembuhan luka gangren di tipe 2 diabetes mellitus. Oleh karena itu ada
hubungan antara diet B dengan penyembuhan luka gangren di tipe 2 diabetes
mellitus.

Dengan sikap positif dari pasien dan keluarga diharapkan untuk merespon
luka gangren penyembuhan partisipasi tenaga kesehatan baik dan mudahmudahan dalam memberikan pengetahuan dan arah dalam proses penyembuhan
luka gangren dan gizi sesuai dengan aturan 3 J (jumlah, jadwal dan mengetik).