Anda di halaman 1dari 4

TUGAS BIOLOGI

PERANAN JAMUR BAGI KEHIDUPAN


MANUSIA

Oleh:
kelompok iv
ANGGOTA :

DESI
MARWATI
KASMAWATI
HUSNI
SARAH
MANTASIA
MIRA
RISKA
MAYANG
ASMAUL HUSNA

Tugas BIologi : Peranan Jamur bagi Kehidupan Manusia

PERANAN JAMUR BAGI KEHIDUPAN MANUSIA


Jamur adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga
bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya
terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk
anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada
yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap
zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh
makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur
merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang
menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan senyawa kimia lainnya.
Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof,
jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atau saprofit.
Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme.
Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari
organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi
simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada
mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau
pada liken. Jamur berhabitat pada bermacammacam lingkungan dan
berasosiasi dengan banyak organisme.Meskipun kebanyakan hidup di darat,
beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air.
Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan
kebanyakan dari kelas Oomycetes.
Peranan jamur atau fungi dalam kehidupan sangat luas. Jamur
berperan dalam keseimbangan lingkungan yaitu sebagai dekomposer.
Sebagai dekomposer, jamur menguraikan sisa-sisa organisme yang telah
mati sehingga bisa dimanfaatkan oleh organisme lain. Hal ini sangat penting
dalam keberlanjutan ekosistem di bumi, karena yang menjadi kunci

Kelompok IV

Tugas BIologi : Peranan Jamur bagi Kehidupan Manusia

keberlangsungan ekosistem adalah adanya keseimbangan antara produksi


biomasa oleh organisme fotosintetik dan perombakan-perombakan atau daur
ulang nutrien yang dikandungnya. Dalam proses daur ulang senyawa organik
ini, fungi memiliki peran yang menonjol di semua ekosistem utama.
Jamur juga bisa bersimbiosis dengan organisme lain. Dengan akar
tumbuhan tertentu jamur bersimbiosis membentuk mikoriza. Mikro riza
merupakan struktur yang berperan penting dalam suplai unsur hara. Kalian
bisa membaca kembali bagian awal dari bab ini yang membicarakan cara
jamur memperoleh makanan. Berdasarkan posisi jamur terhadap akar
tumbuhan, dikenal adanya endomikoriza (bila hifa menembus korteks akar)
dan ektomikoriza (bila hifa hanya menem bus epidermis akar). Kelompok
jamur yang sering bersimbiosis dengan akar tumbuhan umumnya termasuk
anggota Divisi Zygomycotina, Ascomycotina, dan Basidiomycotina.
Jamur juga berperan sangat penting dalam fermentasi makanan dan
obat-obatan. Sebagai contoh, pada Divisi Zygomycotina, sedikitnya ada 2
jenis Rhizopus yang digunakan secara komersial dalam industri pil
kontrasepsi dan anestesi, yaitu R. arrhizus dan R. nigricans. Beberapa jenis
lain juga dimanfaatkan dalam industri alkohol dan untuk mengempukkan
daging. Ada pula jenis lain yang mampu memproduksi pigmen kuning yang
digunakan untuk memberi warna pada margarin.
Beberapa jenis jamur dan peranannya yang menguntungkan adalah
sebagai berikut :
a. Rhizopus stolonifera : untuk membuat tempe
b. Rhizophus nigricans: menghasilkan asam fumarat
c. Saccharomyces cerevisiae : untuk membuat tape, roti, minuman sake,
dan bir
d. Aspergillus oryzae : mengempukkan adonan roti
e. Aspergillus wentii : untuk membuat sake, kecap, tauco, asam sitrat,
asam oksalat, dan asam formiat

Kelompok IV

Tugas BIologi : Peranan Jamur bagi Kehidupan Manusia

f. Aspergillus niger : untuk menghilangkan O2 dari sari buah, dan


menjernihkan sari buah
g. Penicillium notatum dan P. chrysogenum : menghasilkan penicillin
(antibiotik)
h. Ganoderma lucidum : bahan obat
i. Penicillium roquefortii dan P. camemberti : meningkatkan kualitas
(aroma) keju
j. Trichoderma sp. : menghasilkan enzim selulose
k. Neurospora crassa (jamur oncom) : untuk membuat oncom
l. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri
keju, roti, dan bir.
m. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer.
n. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan
berprotein tinggi.
o. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu
dalam pembuatan tempe dan oncom.
Sementara itu, jamur yang merugikan, antara lain, sebagai berikut.
a. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada
paruparu manusia.
b. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian.
c. Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia.

Kelompok IV