Anda di halaman 1dari 2

PENERIMAAN SEDIAAN FARMASI DAN

PERBEKALAN KESEHATAN
No. Dokumen :
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

Tanggal terbit :

No Revisi :

Halaman :
1/1
Ditetapkan :
Direktur RSIA NUN Surabaya

4 Oktober 2016
Numbi Mediatmapratia,dr.

Pengertian

Merupakan kegiatan untuk menerima perbekalan farmasi yang telah


diadakan sesuai dengan aturan kefarmasian, melalui pembelian langsung,
tender, konsinyasi atau sumbangan.

Tujuan

1. Sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan


2. Menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan dan pemborosan dalam
proses pelaksanaan kegiatan.

Kebijakan

1. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 1197/Menkes/SK/X/2004


tentang Standar Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit.

Prosedur

1. Memeriksa kesesuaian faktur antara lain :


a. Nama Distributor
b. Nama Instansi tujuan pengiriman.
c. Nama dan jumlah sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang
dikirim harus sesuai dengan Surat Pemesanan (SP) dan faktur.
d. No.batch yang tertulis di faktur harus sesuai dengan barang yang
dikirim.
e. Kondisi barang.
f. Tanggal kadaluarsa (minimal 2 tahun kecuali seperti reagen kimia
klinik yang hanya memiliki batas kadaluarsa rata-rata 1 tahun)
2. Memberi paraf, nama penerima, tanggal penerimaan dan stempel pada
faktur barang.
3. Mencatat faktur barang yang datang pada buku faktur.
4. Mencatat barang yang dikirim pada buku pemesanan.
5. Mencatat barang yang diretur pada buku retur.
6. Menyimpan faktur pada map faktur.
7. Penerimaan barang hanya boleh dilakukan pada saat hari kerja dan jam
kerja (10.00-18.00), diluar jam tersebut maka petugas farmasi wajib
menolak pengiriman barang tersebut kecuali dalam keadaan darurat atau
untuk obat life saving misal: vaksin hiperhep.

Unit Terkait

Instalasi Farmasi

PENERIMAAN SEDIAAN FARMASI DAN


PERBEKALAN KESEHATAN
No. Dokumen :
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

No Revisi :

Halaman :
2/2