Anda di halaman 1dari 14

RANCANGAN PETAK TERPISAH (SPLIT

PLOT DESIGN)
PENGGUNAAN RANCANGAN RPT
Kendala atau kepentingan untuk menggunakan dua atau
lebih lebih besar ukuran satuan percobaan.
Pertimbangan dari faktor yang diteliti. Ada salah satu
faktor yang lebih dipentingkan daripada faktor yang
lainnya,
a. Faktor yang lebih dipentingkan adalah sebagai anak
faktor yang ditempatkan pada sub-petak (sub-plot).
b. faktor yang kurang dipentingkan atau pengaruhnya
telah diketahui ditempatkan pada petak utama.
pertimbangan lain adalah : (a) alasan praktis, (b)
startegi dalam pengendalian bias, dan (c) alasan untuk
pengujian-pengujian statistik pada tingkat ketelitian
yang berbeda.

CONTOH KASUS :
Misalkan akan dipelajari pengaruh varietas padi pada
beberapa kedalaman drainase. Faktor varietas (V) terdiri
atas 6 macam dan faktor drainase (D) terdiri atas 3 taraf,
yaitu do = tanpa drainase, d1 = kedalaman 25 cm, dan d2 =
kedalam 50 cm. Disini faktor drainase ditempatkan pada
petak utama, sedangkan faktor varietas (V) pada subpetak. Rancangan lingkungan yang dipergunakan adalah
RAK, maka pada masing-masing kelompok dilakukan
pengacakan pada petak utama seperti pada bagan
percobaan berikut :
1. Pengacakan perlakuan Faktor drainase (D) pada petak utama
masing-masing kelompok
Kelompok I
d0

d1

d2

d0

do

d0

d1

d1

d1

d2

d2

d2

do

do

do

d1

d1

d1

d2

d2

d2

Kelompok II
d2

d0

d1

d2

d2

d2

d0

d0

d0

d1

d1

d1

d2

d2

d2

d0

d0

d0

d1

d1

d1

Kelompok III
d3

d2

d1

d3

d3

d3

d2

d2

d2

d1

d1

d1

d3

d3

d3

d2

d2

d2

d1

d1

d1

2. Berikutnya alokasi faktor varietas (V) ke dalam subpetak pada masing-masing petak utama

d0
d0 v6 dov3
dov2 dov5

Kelompok I
d1
d0v1 d1v5 d1v1 d1v4
dov4 d1v3 d1v6 d1v2

d2
d2v6
d2v3

d2v5
d2v1

d1
d1v3 d1v1
d1v6 d1v4

d1v5
d1v2

d2v2
d2v4

Kelompok II

d2v5
d2v1

d2
d2v3
d2v6

d2v4
d2v2

dov4
d0v3

d0
d0v2
d0v5

d0v6
d0v1

Kelompok III
d1
d1v2 d1v5 d1v3
d1v1 d1v6
d1v4

d2v1
d2v4

d2
d2v6
d2v5

d2v3
d2v2

dov6
d0v2

d0
d0v4 dov3
d0v1 dov5

MODEL ANALISIS DATA


Model linear aditif Rancangan petak Terpisah dalam pola
RAK adalah :
Yijk = + i +j + ij +k + ()jk + ijk
Petak Utama

Sub-petak

Dimana : i = 1, 2, 3, , r
j = 1, 2, 3, ,d
k = 1,2,3, ., v
Sedangkan,
Yijk = Respons satuan percobaan yang menerima taraf
ke-j faktor D pada petak utama dan taraf ke-k
faktor V pada sub-petak pada kelompok ke-i.

= Nilai tengah Umum.

= Pengaruh kelompok ke-i

= Pengaruh taraf ke-j faktor utama (D) pada semua


r-kelompok.

ij

= Pengaruh galat acak petak utama dalam

kelompok ke-i.
= Pengaruh taraf ke-k anak faktor (V).

()jk = Pengaruh interaksi antara taraf ke-j faktor D


dengan taraf ke-k faktor V.
ijk

= Pengaruh galat acak anak petak ke-ijk


Bentuk analisis ragam rancangan petak terpisah

dapat dilihat pada Tabel 10.13.


Tabel 10.13. Analisis ragam rancangan petak terpisah
dalam pola RAK
Sumber
Keragaman
Petak Utama

db

Jumlah Kuadrat
Kuadrat Tengah

r 1
a 1

F-Hitung

Kelompok
Faktor D
Galat (a)

JK R
JK D
(r 1)(a 1) JK Ea

KT R
KT D
KT Ea

KTR/KTEa
KTD/KTEa

Sub-Petak
Faktor V
DxV
Galat (b)
Total

b 1
JK V
(a-1)(b-1) JK DV
a(r-1)(b-1) JK Eb
a.b.r 1
JK T

KT V KTV/KTEb
KT DV KTDV/KTEb
KT Eb

Perhitungan analisis data :


Faktor koreksi (FK) = (Y)2/rxaxb
Petak Utama :
JK. Kelompok ( R ) = Y2i../axb FK
= Y21.. + Y22.. + Y23.. +

+ Y2r../ axb FK

JK D = Y2..j./rxb FK
= Y2.1. + Y2.2. + Y2.3. + . + Y2.a. /rxb FK
JK Galat (a) = Y2.ij./b FK JKR JKA
= Y21. + Y212. + Y213. + . + Y2ra./b FK JKR JKA
Sub Petak :
JK V

= Y2..k/rxa FK
= Y2..1 + Y2..2 + Y2..3 + . + Y2..b /rxa FK

JK DxV = Y2..jk/r FK JKA JKB


= Y2.11 + Y2.12 + Y2.13 + . + Y2.ab / r JKA -JKB

JK Total

= Y2.ijk FK

= Y2111 + Y2112 + Y2113 + . + Y2rab - FK


JK Galat (b) =
= Jk total JKR JKA JKEa JKB JKAB
Untuk menghitung koefisien keragaman (KK) :
KK (a) = KTEa/

x 100 %

KK (b) = KTEb/

x 100 %

Nilai galat baku (standard error) yang digunakan dalam


pembandingan nilai tengah perlakuan adalah sebagai
berikut :
Galat baku dua buah nilai tengah
N
o.
1
2.

Perbedaan

Pembanding Galat baku


an

Dua nilai tengah A


ai ai

2 KTEa/rb

bj bj

2 KTEb/ra

Dua nilai tengah B

Dua nilai tengah B


pada taraf A yang

aibj aibj

2KT Eb/r

aibj aibj

2(b-1) KTEa

aibj aibj

+ KTEb/rb

sama
4

Dua nilai tengah A


a. pada taraf B
sama
b. taraf B berbeda

Kelebihan dan Kelemahan RPT


a. Kelebihan :
1. Satuan-satuan percobaan besar yang ada oleh
keperluan atau rancangan boleh digunakan untuk
membandingkan perlakuan-perlakuan anak faktor.
2. Meningkatkan ketelitian percobaan melebihi RAK
dengan ab perlakuan ditahan pada perlakuanperlakuan anak petak dan pada suku interaksi dari
anak petak dan perlakuan-perlakuan-perlakuan
seluruh petak.

3. Ketelitian umum rancangan petak terpisah terhadap


ketelitian RAK dengan ab perlakuan relatif dapat
ditingkatkan dari perancangan perlakuan petak dalam
RBSL.
b. Kelemahan :
1. Perlakuan-perlakuan petak yang diukur tingkat
ketelitiannya lebih rendah daripada RAK dengan ab
perlakuan.
2. Jika terjadi data hilang akan menimbulkan kesulitan
dalam analisis data yang lebih besar dibandingkan
dengan RAK.
Data Hilang dalam RPT
Jika ada data yang hilang dalam RPT pada rancangan
lingkungan RAK maka data yang hilang dapat diduga
deng
Y^

rb + bS - T
= -------------------(r-1)(b-1)

dimana :
Y^

= nilai dugaan data hilang

B = Total kelompok untuk faktor utama dengan data


Hilang
S = Total anak faktor dengan data yang hilang
T = Total perlakuan utama dengan data hilang
r,b = masing-masing banyak kelompok dan anak faktor.
Adanya data hilang akan berpengaruh tehadap galat baku
dua buah nilai tengah perlakuan (Cochran dan Cox, 1957)
seperti diringkaskan pada Tabel berikut :
Galat baku dua buah nilai tengah dengan data hilang
No Perbedaan
.
1

Pembanding Galat baku


an

Dua nilai tengah A


ai ai

2 KTEa +
f KTEb/rb

2.

Dua nilai tengah B


bj bj

2KTEb
(1+ f.b/a)/ra

Dua nilai tengah B


pada taraf A yang
sama

aibj aibj

2KTEb

(1 + fb/a)/r
4

Dua nilai tengah A


a. pada taraf B sama
b. taraf B berbeda

aibj aibj
aibj aibj

2 KTEa +2 KTEb
(b-1) + fb2/rb

Teladan :
Dalam pengujian 4 varietas pada tiga kedalaman drainase datanya diperoleh seperti
disajikan pada Tabel berikut :.
Data telada respons percobaan terhadap pengaruh drainase dan varietas

Kedalaman
Drainase
do

Sub total
d1

Sub total
d2

Sub total
Total

Varietas
v1
v2
v3
v4
v1
v2
v3
v4
v1
V2
V3
V4

Kelompok
Total
1
2
3
4,6
6,3
4,51 15,41
2,6
2,3
1,67
6,57
6,1
4,0
5,1
15,20
6,4
6,4
4,3
17,10
19,7 19,0 15,58 54,28
6,1
8,6
7,4
22,1
7,4
9,8
6,4
23,6
7,4
9,8
9,2
26,4
11,0 14,5
11,9
37,4
31,9 42,7
34,9 109,5
8,2
9,5
10,2
27,9
5,8
6,2
8,0
20,0
8,8
12,2
13,4
34,4
12,4 13,8
11,9
38,1
35,2 41,7
43,5 120,4
86,8 103,4 93,98 284,18

Perhitungan analisis :
Faktor Koreksi (FK) = (284,18)2/36 = 2243,2853
JK kelompok (JKR ) = 86,82 + 103,42 + 93,982/3x4 FK = 11,5514
JK Drainase (JKD) = 54,582 + 109,52 + 120,42/3x4 FK = 209,4420
= 19,72 + 19,02 + 15,582 + . + 43,52/4 FK

JK galat (a)

JK R JK D
= 15,9503
JKV = (15,41+22,1+27,9)2 + (6,57+23,6+20)2 + . +
(17,10+37,4+38,1)2/9 FK
= 106,2988
JK D x V = 15,412 + 6,572 + 15,202 + + 34,42 + 38,12/3 FK
JKD JKV
= 27,1582
JK total = 4,62 + 2,62 + 6,12 + + 13,42 + 11,92 FK
= 387,6237
JK Galat (b) = JK total JKR JKD JKEa JKV JKDxV
= 17,2230

Hasil analisis ragam rancangan petak terpisah


Sumber
db
Keragaman
Petak
Utama
Kelompok
2
Drainase
2
(D)
Galat (a)
4
Sub-Petak
Varietas
3
(V)
DxV
6
Galat
18
Total
35
Keterangan :

Jumlah Kuadrat FKuadrat Tengah Hitung

F-tabel
0,05 0,01

Pvalue

11,5514 5,7757
209,442 104,72
1
15,9503 3,9876

1,45 ns 6,94 18,00 0,367


26,26 ** 6,94 18,00 0,005

106,298
8
27,1582
17,2230

37,03 ** 3,16 5,09

0,000

4,72 **

0,001

35,432
9
4,5264
0,9568

2,66 4,01

387,6237

ns = tidak berpengaruh nyata (non significant)


** = berpengaruh sangat nyata

TERIMAKASIH