Anda di halaman 1dari 4

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya
kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ASUHAN KEPERAWATAN PADA
An.H DENGAN PENYAKIT INPEKSI AKIBAT VIRUS AEDES AEGYPTI DIRUANG PUSPA RST III CIREMAI
KOTA CIREBON yang merupakan salah satu tugas kelompok Keperawatan Anak.
Dalam menyelesaikan makalah ini penulis menggunakan beberapa sumber kepustakaan, penulis juga
mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini perkenankanlah penulis
menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat :
1.
2.
3.

DIREKTUR RST III CIREMAI KOTA CIREBON


Kepala Ruangan Puspa, selaku pembimbing klinik
Ibu Nera Djanuar,S.Kep.,Ners selaku pembimbing akademi yang telah memberikan bimbingan dan

4.

pengetahuan dalam penyusunan makalah ini


Ibu Dwiyanti Purba sari, S.Kep.,Ners selaku pembimbing akademi yang telah memberikan bimbingan dan

5.

pengetahuan dalam penyusunan makalah ini.


Kepada teman-teman sejawat dan seperjuangan serta semua pihak atas bantuan dan dorongannya.
Semoga amal semuanya mendapatkan balasan yang setimpal, penulis berharap semoga makalah ini dapat
berguna bagi penulis dan pembaca pada umumnya.
Cirebon, Agustus 2010
Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
B. Tujuan Penulisan
C. Metode Penulisan

D. Sistematika
BAB II PEMBAHASAN
1. Pengertian
2. Etiologi
3. Tanda dan Gejala
4. Klasifikasi
5. Komplikasi
6. Pemeriksaan diagnostic
7. Patofisiologi
8. Pathway
9. Penatalaksanaan
10. Rencana Asuhan Keperawatan
BAB III TINJAUAN KASUS
A.
B.
C.
D.
E.
F.

Pengkajian
Analisa Data
Diagnosa Keperawatan
Rencana Asuhan Keperawatan
Implememtasi
Evaluasi

BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Wabah Dengue Hemoragic Fever Tahun 1981 dikubah, dimana anak dan dewasa terpejan sama telah
menunjukan bahwa sindrom permeabilitas faskuler akut terjasi hampir selalu pada anak usia 14 tahun dan yang lebih
mudah.
Pada kebamyakan daerah tropis, aedes aegypti adalah berkembang biak pada penyimpanan air minum, atau
air mandi, atau pada air hujan yang terkumpul pada berbagai wadah.
Wabah dengue pada daerah perkotaan yang terinfestasi dengan aedes aegypti dapat meledak sampai diatas
70-80% populasi yan g mun gkin terkena aedes aegypti nyamuk penggigit siang hari adalah factor utama.

Dengue hemoragic fever adalah penyakit yang disebabkan virus dengue sejenis virus yang tergolong
arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderit a melalui gigitanm nyamuk aedes aegypti ( Chris Fantie Effendi,
2005 ). Manifestasi klinis DHF diantaranya : demam tinggi, mual, kadang-kadang muntah, tidak nafsu makan, nyeri
otot/sendi, sakit kepala, ada tanda-tanda pendarahan, ada tanda-tanda syok
B. Tujuan Penulisan
Dalam penulisan makalah ini tujuan yang akan dicapai adalah :
1. Tujuan Umum
Untuk mendapkan pengalaman nyata dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan
penyakit infeksi akibat virus
2.

DHF di Ruang Puspa RST TIII CIREMAI KOTA CIREBON dengan

menggunakan pendekatan proses keperawatan.


Tujuan Khusus
a. Mahasiswa mampu :
1. Melaksanakan pengkajian pada pasien DHF
2. Merumuskan diagnose keperawatan pada pasien DHF
3. Merencanakan tindakan keperawatan pada pasien DHF
4. Melaksanakan perencanaan tindakan keperawatan pada pasien DHF
5. Mengevaluasi tindakan keperawatan pada pasien DHF
b. Mahasiswa mampu mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan pada pasien DHF
c. Mahasiswa mampu menganalisa faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan asuhan
d.

keperawatan pada pasien DHF


Mahasiswa mampu menganalisa antara teori dan kenyataan dilapangan rumah sakit serta pemecahan

masalah.
C. Metode Penulisan
Metode yan g digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode deskriftif yang berbentuk studi
kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan secara komprehensif meliputi bio, psiko, sosio, spiritual,
1.

2.

dengan teknik yg digunakan adalah :


Studi kasus
a.
Melekukan wawancara, yaitu pengumpulan data melelui komunikasi secara lisan baik langsung
b.

dengan klien ( auto anamnesa ) maupun dengan keluarganya ( allo anamnesa ).


Observasi, yaitu mengamati secara langsung keadan pasien melelui pemeriksaan fisik secara inspeksi,

c.

palpasi, perkusi, dan auskultasi.


Studi dokumentasi, untuk mendokumentasikan atau memperoleh data dari hasil pemeriksaan tindakn

dan pengobatan yang telah dilakukan, catatan perawtan pasien selama di rumah sakit.
Studi kepustakaan
Dengan menggunakan bahan-bahan literature yang bersifat teoritis dan ilmia yang berhubungan

dengan penulisan makalah.


D. Sisitematika penulisan
Sistematika penulisan makalah ini terdiri dari 4 bab yaitu :
BAB I : Pendahuluan terdiri dari latar belakang , tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematika
penulisan.
BAB II : tinjauan teoritis menguraikan konsep dasar penyakit infeksi akibat virus dengue hemoragic fever
dan konsep dasar asuhan keperawatan pada klien dengan DHF.
BAB III : Tinjauan kasus, menguraikan konsep pengkajian, analisa data, diagnose keperawatan, rencana
asuhan keperawatan, implementasi dan evaluasi.
BAB IV Penutup
Daftar pustaka

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Setelah penulis melakukan asuhan keperawatan pada An.H dengan penyakit infeksi akibat virus DHF di
Ruang Puspa RST. T.III CIREBON, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Dengue hemoragic fever adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang
2.

tergolong arbo virus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamukl aedes aegypti.
Pengkajian klien DHF yang lengkap dan akurat penting dalam proses keperawatam karena sebagai

3.

dasar untuk memberikan tindakan pada klien tersebut.


Dalam perencanaan tindakan keperawatan, perawat benar-benar mendahulukan yang mengancam

4.

jiwa pasien sesuia dengan kebutuhan dasar manusia.


Dalam melaksanakan tindakan keperawatan pada klien DHF perlu ada kerjasama yang baik antara

5.

perawat, klien, keluarga serta tim kesehatan lain.


Dalam mengevaluasi hasil tindakan keperawatan, perawat mampu menilai hasil tindakan
keperawatan sesuia dengan tujuan yang telah di tetapkan.

6. Pendokumentasian asuhan keperawatan dapat di lakukan dengan baik jika perawat sudah memahami
fungsi dokumentasi selama sebagai tanggung jawab tetapi juga sebagai tanggung gugat.