Anda di halaman 1dari 23

SURAT PERJANJIAN KERJA

No. 168/SPK-01/AMARYAI/I/2017
Pada hari ............ tanggal ........ bulan ......... tahun .......... telah dibuat dan disepakati
perjanjian kerja antara :
Nama

: PT. ..................................................

Alamat

: Jln. ..................................................

Kemudian dalam hal ini bertindak sebagai untuk dan atas nama PT. ....................................
yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA
Nama

: ................................................................

Tempat, tgl lahir

: ...................... , .......................................

Alamat

: Jln. ..........................................................

Kemudian dalam hal ini bertindak sebagai untuk dan atas nama diri sendiri, yang selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengikatkan diri dalam sebuah ikatan Perjanjian
Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu yang diatur dalam ketentuan - ketentuan sebagai
berikut :
PASAL 1
PIHAK PERTAMA menerima dan mempekerjakan PIHAK KEDUA sebagai :
Status

: Karyawan Kontrak PT. .......................................

Masa Kontrak

: .............................................................................

Jabatan / Unit kerja

: .............................................................................

PASAL 2
1. PIHAK KEDUA bersedia dan sanggup menerima dan melaksanakan tugas dan
tenggung jawab tersebut serta tugas-tugas lain yang diberikan dari PIHAK
PERTAMA dengan sebaik-baiknya disertai rasa penuh tanggung-jawab.
2. PIHAK KEDUA bersedia sanggup untuk melaksanakan seluruh ketentuan yang telah
diatur dalam Pedoman Peraturan dan Tata Tertib Karyawan maupun ketentuan lainnya
yang telah menjadi Keputusan Direksi dan Managemen Perusahaan PT.
..................................
3. PIHAK KEDUA bersedia menyimpan dan menjaga segala kerahasiaan baik dokumen
maupun informasi milik PIHAK PERTAMA serta tidak dibenarkan memberikan
dokumen atau informasi apapun yang diketahui baik secara lisan maupun dalam
bentuk tertulis kepada pihak lain.
4. Waktu kerja PIHAK KEDUA adalah .......... jam sehari atau ........... (
............................. ) jam seminggu dan memperoleh hak istirahat mingguan selama
...... ( .................. ) hari dalam ..................
5. PIHAK KEDUA bersedia dan sanggup untuk bekerja melebihi waktu yang telah
ditetapkan apabila diperlukan oleh PIHAK PERTAMA sebagai waktu tambahan
bonus kerja.
6. PIHAK KEDUA wajib untuk menggunakan perlengkapan K3L selama menjalankan
tugas pekerjaannya.
7. PIHAK KEDUA bersedia dan sanggup ditempatkan dimana saja apabila sewaktuwaktu ditugaskan oleh Perusahaan.
8. PIHAK KEDUA bersedia bertanggung jawab penuh terhadap peralatan kerja PIHAK
PERTAMA baik yang digunakan maupun tidak digunakan dan wajib menjaganya
dengan sebaik - baiknya.

PASAL 3
1. Selama masa Kontrak berlangsung, PIHAK PERTAMA dapat memutuskan hubungan
kerja dengan PIHAK KEDUA secara sepihak apabila telah memenuhi beberapa
kriteria berikut ini :
a. PIHAK KEDUA telah melakukan pelanggaran dari ketentuan pasal 2 Surat
Perjanjian Kerja ini setelah sebelumnya mendapat teguran sebanyak 3 (tiga) kali
peringatan yang sesuai dengan prosedur dan ketentuan perusahaan
b. PIHAK KEDUA tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, target atau
sasaran kerja yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA.
c. PIHAK KEDUA terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam
tindakan pencurian dan atau penggelapan harta atau aset perusahaan maupun
tindak kejahatan lainnya yang diancam dengan Hukum Pidana dan atau Hukum
Perdata di Negara Indonesia.
d. PIHAK PERTAMA dalam hal ini Perusahaan PT. ............................. berada
dalam situasi dan kondisi yang sulit serta tidak memungkinkan lagi untuk
mempekerjakan

PIHAK

KEDUA

dikarenakan

memburuknya

kinerja

Perusahaan.
e. PIHAK KEDUA tidak hadir bekerja selama ...... ( ............. ) hari berturut-turut
tanpa ada pemberitahuan dan atau keterangan dengan bukti yang sah dari pihak
terkait.

PASAL 4
1. PIHAK KEDUA berhak mendapatkan atas upah / gaji dari pekerjaan yang dilakukan
dari PIHAK PERTAMA dengan rincian sebagai berikut :
a. Gaji Pokok

: Rp. ..............................

b. Tunjangan Umum

: Rp. ..............................

c. Tunjangan Kesehatan

: Rp .............................

2. Jika presensi / kehadiran PIHAK KEDUA dalam waktu 30 hari tidak ada izin, maka
berhak atas insentif setiap bulannya sebesar Rp. ..............................
3. PIHAK KEDUA berhak mendapatkan atas uang makan sebesar Rp ...........................
perhari sesuai jumlah kehadiran / presensi
4. PIHAK KEDUA berhak mendapatkan atas insentif sebagai pengganti hari libur
sebesar Rp ............................. perhari, jika Perusahaan sewaktu - waktu
memerlukannya untuk masuk dan bekerja dikarenakan tuntutan schedule kerja di
lapangan.
PASAL 5
PIHAK PERTAMA wajib membayarkan upah / gaji kepada PIHAK KEDUA apapun
kondisinya sebagaimana tertulis dalam surat Perjanjian Kerja ini pada pasal 4 ayat 1, 2, 3
dan 4 yang dilaksanakan setiap bulan sesuai dengan ketentuan PT. ...................................
dengan tidak mengesampingkan kondisi - kondisi tertentu.
PASAL 6
1. Surat Perjanjian Kerja ini mulai berlaku sejak tanggal ................................. hingga
berakhirnya seluruh proses kegiatan dan keikutsertaan PT. ............................. dalam
proyek .........................................
2. Surat Perjanjian Kerja ini dapat dibatalkan kapanpun dan atau menjadi tidak berlaku
dikarenakan :
a. Jangka waktu yang diperjanjikan sebagaimana tersebut dalam pasal 6 ayat 1
telah berakhir.

b. Diakhiri dan kedua belah pihak telah sepakat, walaupun jangka waktu belum
berakhir.
c. Dilakukannya pemutusan hubungan kerja oleh PIHAK PERTAMA karena halhal sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Surat Perjanjian Kerja ini.
d. PIHAK KEDUA telah meninggal dunia.
e. Apabila dikemudian hari PIHAK KEDUA berniat untuk mengundurkan diri,
maka Ia wajib mengajukan surat pengunduran diri kepada PIHAK PERTAMA
sekurang - kurangnya 30 hari sebelumnya.
f. PIHAK PERTAMA tidak berkewajiban untuk memberikan uang pesangon,
uang jasa, atau ganti kerugian apapun kepada PIHAK KEDUA apabila telah
berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu (kontrak).
g. PIHAK KEDUA wajib untuk mengembalikan seluruh sarana dan prasarana
kerja milik PIHAK PERTAMA dalam keadaan sebaik - baiknya, serta
menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang diemban PIHAK KEDUA dari
PIHAK PERTAMA pada saat berakhirnya masa kerja kontrak dan atau
berakhirnya hubungan kerja.
PASAL 7
1. Surat Perjanjian Kerja untuk Waktu Tertentu ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua
belah pihak tanpa ada pengaruh dan atau paksaan dari pihak manapun serta mengikat
kedua belah pihak untuk mentaati dan melaksanakannya dengan penuh kesungguhan
dan tanggung jawab.
2. Jika dikemudian hari Surat Perjanjian Kerja ini ternyata masih terdapat hal - hal yang
sekiranya bertentangan dengan Peraturan Perundang - undangan Ketenagakerjaan
Negara Indonesia dan atau perkembangan Peraturan PT. .......................................,

maka akan diadakan peninjauan dan penyesuaian kembali atas persetujuan kedua
belah pihak.
3. Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di Jakarta pada
tanggal, bulan dan tahun seperti tersebut diatas dalam rangkap 2 ( dua ) yang memiliki
kekuatan hukum yang sama dan dipegang oleh masing-masing pihak.

Yogyakarta, ..........................
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

(..........................................)

Direktur PT. ..................................

SURAT PERJANJIAN KERJA


No. 168/SPK-01/AMARYAI/I/2017
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: PT. ........................................................................

Alamat

: Jln. .........................................................................

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA


Nama

: .............................................................................

Alamat

: Jln. .......................................................................

No. KTP

: ..............................................................................

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini kedua belah pihak telah menyatakan sepakat untuk mengadakan Perjanjian
Kontrak Kerja selama ............ tahun atau ........ bulan. Dengan syarat dan ketentuan sebagai
berikut :
MASA BERLAKU PERJANJIAN
Perjanjian ini berlaku selama ------ tahun atau ------- bulan dimulai sejak tanggal
.................................. hingga berakhirnya pada tanggal ...................................
WAKTU KERJA
PIHAK PERTAMA memiliki jam kerja ...... jam perhari atau ....... jam perminggu.
GAJI, TUNJANGAN, INSENTIF DAN LEMBUR
1. Gaji Pokok akan diberikan setiap tanggal ...... tiap bulan dengan jumlah Rp.
....................................
2. Tunjangan kesehatan sebesar Rp ............................ / bulan

3. Tunjangan transportasi sebesar Rp ............................ / bulan


4. Kerajinan dalam bekerja sebesar Rp ............................ / bulan

BIAYA PENGOBATAN
Pada akhir tahun PIHAK KEDUA akan menerima penggantian Biaya Pengobatan sebesar
Rp. .........................
CUTI TAHUNAN
PIHAK KEDUA akan mendapatkan cuti kerja selama ........ hari, untuk masa kerja selama 1
(satu) tahun setelah masa kKontrak kerja tahun pertama habis.
PENGUNDURAN DIRI
PIHAK KEDUA dapat mengundurkan diri setelah memenuhi masa kerja selama .... bulan
dengan cara membuat surat pengunduran diri paling lambat ...... bulan sebelumnya. Jika ini
terjadi, PIHAK KEDUA tidak akan mendapatkan tunjangan dan insentif lainnya, hanya
mendapatkan gaji sesuai dengan waktu aktif kerja terakhir.
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
PIHAK PERTAMA memiliki hak untuk memutuskan hubungan kerja kapanpun kepada
PIHAK KEDUA dan tidak wajib memberikan pesangon dalam bentuk apapun, apabila
PIHAK KEDUA melakukan tindakan pelanggaran atau hal hal yang dianggap dapat
merugikan Perusahaan.
PERATURAN KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN PERUSAHAAN
PIHAK KEDUA sanggung dan wajib mengikuti segala peraturan yang sudah ditetapkan
oleh perusahaan Apabila ada tindakan yang terbukti melanggar peraturan tersebut, maka
akan diberikan Surat Peringatan maksimal 2 (dua) kali peringatan. Selanjutnya, jika masih

melakukan pelanggaran pada kali ke 3 (tiga), maka PIHAK PERTAMA berhak memberikan
sanksi pemutusan hubungan kerja yang kemudian tanpa diberikan gaji dan tunjangan.
Surat Perjanjian Kontrak Kerja ini telah ditandatangani dan disepakati oleh Kedua Belah
Pihak secara sadar dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, ..........................
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

(..........................................)

Direktur PT. ..................................

SURAT PERJANJIAN KERJA


No. 168/SPK-01/AMARYAI/I/2017
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: PT. ........................................................................

Alamat

: Jln. .........................................................................

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA


Nama

: .............................................................................

Alamat

: Jln. .......................................................................

No. KTP

: ..............................................................................

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA


Pada

hari

...................................,

dengan

memilih

dan

mengambil

tempat

di

............................................, PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah setuju dan


sepakat untuk mengikatkan diri dalam Surat Perjanjian Kerja Harian dengan syarat-syarat
dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
PASAL 1
PENGERTIAN PERJANJIAN HARIAN
Adapun yang dimaksud dengan Perjanjian Kerja Harian di sini adalah bahwa PIHAK
PERTAMA menyerahkan suatu pekerjaan untuk dikerjakan oleh PIHAK KEDUA.
Kemudian, dalam mengerjakan pekerjaan tersebut PIHAK KEDUA bersedia tunduk pada
peraturan dan sistem kerja yang berlaku pada perusahaan milik PIHAK PERTAMA.
PASAL 2
RUANG LINGKUP
Adapun pekerjaan yang akan diserahkan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA
adalah

pekerjaan

dengan

........................................

jabatan

sebagai

.....................................

di

PT.

PASAL 3
TATA TERTIB DAN PERATURAN KERJA
1. Dalam melaksanakan tugas pekerjaan tersebut, PIHAK KEDUA bersedia dan sanggup
tunduk pada aturan tata tertib kerja serta perintah langsung yang diberikan dan atau
tidak langsung dari PIHAK PERTAMA yang berlaku di perusahaan PT.
....................................
2. Apabila PIHAK KEDUA dikemudian hari melakukan pelanggaran disiplin kerja yang
berlaku pada PT. ........................................ maka PIHAK PERTAMA berhak
memberikan sanksi sesuai tingkat kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh
PIHAK PERTAMA dengan berdasarkan pada peraturan tata tertib kerja yang berlaku.

PASAL 4
CARA KERJA
1. Pengaturan mengenai cara kerja seperti tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab
PIHAK KEDUA akan disampaikan secara langsung oleh PIHAK PERTAMA atau
wakilnya dalam bentuk pengarahan sebelum PIHAK KEDUA memulai pekerjaannya.
2. PIHAK KEDUA hanya diperbolehkan mengerjakan pekerjaan .......................................
di ........................................... dan dengan demikian PIHAK KEDUA tidak
diperbolehkan untuk mengerjakan pekerjaan lainnya, kecuali atas persetujuan tertulis
secara langsung dari PIHAK PERTAMA.

Pasal 5
JANGKA WAKTU
1. Ikatan hubungan kerja antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA berlaku selama
........ bulan terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani dan berakhir pada tanggal
........................................

2. Apabila dikemudian hari perkerjaan tersebut ternyata belum selesai, maka kedua belah
pihak dapat membuat pembaruan perjanjian ini atas kesepakatan tertulis dari PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
Pasal 6
UPAH
1. PIHAK PERTAMA setuju dan bersedia serta memiliki kewajiban memberikan upah
kepada

PIHAK

KEDUA

sebesar

Rp.

..................................

(........................................................) setiap hari sesuai dengan kehadiran kerja PiHAK


KEDUA
2. Apabila PIHAK KEDUA tidak hadir bekerja dengan alasan apapun maka berlaku asas
No Work No Pay.
PASAL 7
SISTEM PEMBAYARAN UPAH / GAJI
Sistem Pembayaran upah / gaji oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilakukan
dengan cara transfer dalam rekening Bank yakni pada setiap hari ................ tanggal .........
setiap bulannya.
PASAL 8
KETENTUAN WAKTU DAN JAM KERJA
1. Hari kerja normal adalah ......

(..................................) hari kerja dalam

......(...........................) hari kalender.


2. Jam kerja normal adalah ...... (.........................) jam kerja untuk .......... (..................) hari
dan ..................... (........................................) jam kerja untuk ........ (.................) minggu
dengan ..... (.............) hari kerja dalam ...... (.............................) hari kalender.

PASAL 9
ATURAN KERJA LEMBUR
Apabila PIHAK PERTAMA meminta kepada PIHAK KEDUA untuk bekerja di luar jam
kerja sebagaimana telah disebutkan pada pasal 9, maka PIHAK KEDUA berhak untuk
mendapatkan upah lembur / gaji tambahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku tentang sistem upah lembur.
PASAL 10
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
Ikatan hubungan kerja antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA dapat diakhiri
sewaktu - waktu, apabila PIHAK KEDUA melakukan pelanggaran berat seperti beberapa
point di bawah ini :
1. Melakukan tindakan pencurian, penggelapan dan atau perbuatan melawan hukum
lainnya. Serta melakukan penganiayaan terhadap rekan kerja atau anggota
keluarganya.
2. Berkelahi dengan sesama pekerja lainnya.
3. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang dapat menimbulkan
kerugian bagi PIHAK PERTAMA.
4. Memberikan keterangan dan kesaksian palsu, atau melakukan perbuatan lain yang
dapat menimbulkan kericuhan di lokasi perusahaan PIHAK PERTAMA.
5. Melanggar hukum Negara Indonesia, berjudi, mabuk, menggunakan obat terlarang
dilingkungan kerja.
6. Menghina dan atau melakukan tindakan pencemaran nama baik PIHAK PERTAMA
dan atau mitra bisnis PT. .................................... dan atau pekerja lainnya beserta
keluarganya.
7. Membantah dan atau menolak perintah kerja atau instruksi dari PiHAK PERTAMA
yang berkaitan dengan pekerjaan.
8. Melakukan penyalahgunaan jabatan yang dapat menimbulkan kerugian bagi PIHAK
PERTAMA.

9. Tidak aktif masuk kerja selama 3 (tiga) hari berturut-turut tanpa ada keterangan
tertulis atau alasan yang dapat dibenarkan oleh peraturan perundang - undangan yang
berlaku.
10. Melakukan pelanggaran lainnya yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran berat
menurut peraturan yang berlaku di Negara Indonesia.

PASAL 11
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Perjanjian ini dan segala akibat hukumnya hanya berlaku dan tunduk pada hukum dan
ketentuan ketentuan yang berlaku di Negara Indonesia.
2. Apabila dikemudian hari terjadi perselisihan atas penafsiran dan atau pelaksanaan
atasSurat Perjanjian Kerja ini, maka akan diselesaikan secara musyawarah.
3. Dalam hal musyawarah seperti yang tersebut dalam pasal 11 ayat (2) ini tidak tercapai,
maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat untuk memilih domisili
hukum yang tetap pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial setempat
untuk menyelesaikan perselisihan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
PASAL 12
PENUTUP
Demikianlah perjanjian ini dibuat, disepakati, disetujui dan ditandatangani dalam rangkap
dua, asli dan tembusan bermaterai cukup dan berkekuatan hukum yang sama. Satu dipegang
oleh PIHAK PERTAMA dan yang satunya dipegang oleh PIHAK KEDUA.
Yogyakarta, ..........................
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

(..........................................)

Direktur PT. ..................................

SURAT PERJANJIAN KERJA


No. 168/SPK-01/AMARYAI/I/2017
Pada hari ............ tanggal ........ bulan ......... tahun .......... telah dibuat dan disepakati
perjanjian kerja antara :
Nama

: PT. ..................................................

Alamat

: Jln. ..................................................

Kemudian dalam hal ini bertindak sebagai untuk dan atas nama PT. ....................................
yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA
Nama

: ................................................................

Tempat, tgl lahir

: ...................... , .......................................

Alamat

: Jln. ..........................................................

Kemudian dalam hal ini bertindak sebagai untuk dan atas nama diri sendiri, yang selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengikatkan diri dalam sebuah ikatan Perjanjian
Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu yang diatur dalam ketentuan - ketentuan sebagai
berikut :
PASAL 1
PENGERTIAN KERJA KONTRAK
PIHAK PERTAMA menyatakan telah menerima PIHAK KEDUA sebagai karyawan
kontrak di perusahaan PT. ....................................... yang berkedudukan di Jln.
.......................................................... dan PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan
kesediaannya.

PASAL 2
PERJANJIAN KERJA
1. Perjanjian kerja ini berlaku untuk jangka waktu ..... bulan, terhitung sejak tanggal
............................... dan berakhir pada tanggal ...................................
2. Ikatan hubungan kerja antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA dapat
diakhiri sewaktu - waktu, apabila PIHAK KEDUA melakukan pelanggaran berat
seperti beberapa point di bawah ini :
a. Melakukan tindakan pencurian, penggelapan dan atau perbuatan melawan
hukum lainnya. Serta melakukan penganiayaan terhadap rekan kerja atau
anggota keluarganya.
b. Berkelahi dengan sesama pekerja lainnya.
c. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang dapat menimbulkan
kerugian bagi PIHAK PERTAMA.
d. Memberikan keterangan dan kesaksian palsu, atau melakukan perbuatan lain
yang dapat menimbulkan kericuhan di lokasi perusahaan PIHAK PERTAMA.
e. Melanggar hukum Negara Indonesia, berjudi, mabuk, menggunakan obat
terlarang dilingkungan kerja.
f. Menghina dan atau melakukan tindakan pencemaran nama baik PIHAK
PERTAMA dan atau mitra bisnis PT. .................................... dan atau pekerja
lainnya beserta keluarganya.
g. Membantah dan atau menolak perintah kerja atau instruksi dari PiHAK
PERTAMA yang berkaitan dengan pekerjaan.
h. Melakukan penyalahgunaan jabatan yang dapat menimbulkan kerugian bagi
PIHAK PERTAMA.
i. Tidak aktif masuk kerja selama 3 (tiga) hari berturut-turut tanpa ada keterangan
tertulis atau alasan yang dapat dibenarkan oleh peraturan perundang - undangan
yang berlaku.
j. Melakukan pelanggaran lainnya yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran
berat menurut peraturan yang berlaku di Negara Indonesia.

PASAL 3
TATA TERTIB KERJA
1. PIHAK KEDUA menyatakan sanggup dan bersedia untuk mematuhi serta mentaati
seluruh peraturan dan tata tertib perusahaan yang telah ditetapkan PIHAK PERTAMA.
2. Pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertib tersebut dapat mengakibatkan PIHAK
KEDUA dijatuhi:
a. Skorsing, atau
b. Pemutusan Hubungan Pekerjaan (PHK) secara sepihak oleh PIHAK PERTAMA,
atau
c. Hukuman dalam bentuk lainnya merujuk kepada Peraturan Pemerintah Negara
Indonesia

PASAL 4
WAKTU DAN JAM KERJA
1. Berdasarkan peraturan dan undang - undang ketenagakerjaan yang berlaku, jam kerja
efektif perusahaan ditetapkan ..... jam setiap minggu dengan jumlah hari kerja ...... hari
setiap minggu.
2. Jam masuk adalah jam ...... WIB dan jam pulang adalah jam ..... WIB.
3. Waktu istirahat kerja pada hari ........... hingga hari ........... ditetapkan selama ........ jam,
yaitu pada pukul ........ WIB hingga pukul .........WIB.
4. Waktu istirahat kerja pada hari .......... ditetapkan selama ........ jam, yaitu pada pukul
........WIB hingga pukul ..........
PASAL 5
PENGERTIAN POSISI KERJA DAN JABATAN
1. PIHAK

KEDUA

akan

.......................................

bekerja

sebagai

Karyawan

kontrak

pada

PT.

2. PIHAK PERTAMA memiliki hak untuk menempatkan PIHAK KEDUA dalam


melaksanakan tugas dan pekerjaan lain yang oleh PIHAK PERTAMA dianggap lebih
tepat serta sesuai dengan keahlian yang dimiliki PIHAK KEDUA, dengan syarat
masih tetap berada di dalam lingkungan perusahaan PT. ...........................................
PASAL 6
PENGERTIAN TUGAS
PIHAK KEDUA memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Mengoperasikan ........................
b. Melakukan ..........................
c. . ...................................................
PASAL 7
PERJANJIAN KONTRAK KERJA
1. Setelah berakhirnya jangka waktu tersebut seperti yang telah disebutkan dalam pasal 2
ayat 1, perjanjian kerja ini dapat diperpanjang apabila PIHAK PERTAMA masih
membutuhkan PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA juga menyatakan sanggup dan
kesediaannya.
2. Selanjutnya, jika setelah berakhirnya perjanjian kerja ke-2 ternyata PIHAK PERTAMA
masih membutuhkan tenaga dari PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA memiliki
kewajiban untuk mengangkat PIHAK KEDUA sebagai karyawan tetap pada perusahaan
PT ..................................
3. Jika setelah berakhirnya masa berlaku perjanjian kerja ke-2 ternyata PIHAK KEDUA
tidak diajukan untuk diangkat sebagai karyawan tetap oleh PIHAK PERTAMA, maka
perjanjian kontrak kerja akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya waktu perjanjian
tersebut.

PASAL 9
UPAH KERJA / GAJI DAN TUNJANGAN
1. PIHAK PERTAMA berkewajiban memberikan gaji pokok kepada PIHAK KEDUA
sebesar Rp. ...................................... setiap bulan yang harus dibayar oleh PIHAK
PERTAMA pada tanggal terakhir setiap bulan setelah dipotong pajak pendapatan yang
sesuai dengan peraturan perpajakan di Negara Indonesia.
2. Selain gaji pokok, PIHAK KEDUA juga berhak untuk mendapatkan tunjangan tunjangan sebagai berikut:
a. Tunjangan Makan sebesar Rp. ...........................................
b. Tunjangan Kesehatan sebesar Rp. ...........................................
c. Tunjangan Tranportasi sebesar Rp. ...........................................
3. Pembayaran tunjangan tersebut akan disatukan dengan pembayaran gaji pokok yang
akan diterima oleh PIHAK KEDUA pada tanggal terakhir setiap bulan.
PASAL 9
KETENTUAN KERJA LEMBUR
1. PIHAK KEDUA wajib masuk kerja lembur atau diluar jam kerja biasa seperti yang
telah disebutkan dalam pasal 4, jika ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan atau
yang bersifat mendesak (urgent).
2. Sebagai imbalan kerja lembur tersebut sesuai ayat 1, PIHAK PERTAMA akan
membayar PIHAK KEDUA sebesar Rp. ...................... setiap jam kerja lembur.
3. Pembayaran upah kerja lembur akan disatukan dengan pembayaran gaji yang akan
diterima PIHAK PERTAMA pada tanggal terakhir setiap bulan.
PASAL 10
HAK CUTI
1. Hak cuti berlaku setelah PIHAK KEDUA mempunyai masa kerja minimal selama ,,,,,,
tahun.

2. Jika telah mempunyai masa kerja seperti ayat 1 tersebut, maka PIHAK KEDUA akan
mendapatkan cuti selama ....... hari setiap tahun, yang terdiri dari:
a. Cuti pribadi selama ...... hari kerja.
b. Cuti bersama selama ....... hari.
3. Sebelum melaksanakan izin cuti, PIHAK KEDUA telah mengajukan permohonan
terlebih dahulu secara tertulis, selambat-lambatnya ...... hari dengan mendapatkan izin
pengesahan berupa tanda tangan dan izin dari pimpinan perusahaan secara langsung
dari yang bersangkutan.
PASAL 11
TUJANGAN KESEHATAN
PIHAK PERTAMA memiliki kewajiban untuk menanggung seluruh biaya pengobatan serta
perawatan, jika PIHAK KEDUA sakit atau memerlukan perawatan kesehatannya sesuai
dengan persyaratan, peraturan, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan PT
......................................
PASAL 12
SANKSI
1. Selama masa berlaku ikatan perjanjian kerja ini PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan
untuk melakukan kerja rangkap di perusahaan lain selain PT. ...............................
dengan menyampaikan dalih atau alasan apa pun juga.
2. Jika pelanggaran yang dilakukan PIHAK KEDUA tersebut seperti pasal 1, maka
PIHAK PERTAMA dapat menjatuhkan sanksi hukum sesuai PASAL TIGA ayat 2
perjanjian ini.

PASAL 13
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
1. Dengan memerhatikan Undang - Undang dan Peraturan Ketenagakerjaan yang berlaku,
PIHAK PERTAMA dapat mengakhiri hubungan kerja dengan PIHAK KEDUA karena
pengingkaran perjanjian ini.
2. Jika dikemudian hari terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), maka PIHAK KEDUA
diwajibkanmengembalikan barang - barang milik PIHAK PERTAMA yang selama itu
dipercayakan padanya, berupa :
a. Seragam Karyawan
b. Helm Karyawan
c. Sepatu Karyawan
3. PIHAK KEDUA juga diharuskan menyelesaikan semua hal yang berkaitan dengan
masalah administrasi keuangan, seperti hutang atau pinjaman yang dilakukan PIHAK
KEDUA.
PASAL 14
PENGUNDURAN DIRI
1. Jika PIHAK KEDUA berniat mengundurkan diri secara baik, maka PIHAK KEDUA
berhak untuk menerima gaji dan tunjangan beserta lembur sesuai dengan jumlah hari
kerja yang telah dijalani.
2. Pengunduran diri secara baik - baik diperlihatkan dengan cara-cara sebagai berikut:
3. PIHAK KEDUA diwajibkan untuk tetap melaksanakan tugasnya hingga batas waktu
pengunduran dirinya berlaku.
4. PIHAK KEDUA telah menyerahkan semua barang - barang yang dipercayakan
kepadanya dan juga telah menyelesaikan segala administrasi keuangan seperti yang
tertulis dalam PASAL 13 ayat 1, 2 dan 3 dalam surat perjanjian ini.
5. PIHAK PERTAMA dapat membuat kebijakan dapat meminta PIHAK KEDUA untuk
meninggalkan perusahaan lebih awal dengan pembayaran penuh selama 30 (hari) hari
kerja

PASAL 15
PERJANJIAN BERAKHIR
Selain seperti yang tertulis dalam Pasal 7 perjanjian ini, perjanjian kerja ini akan berakhir
dengan sendirinya apabila PIHAK KEDUA telah meninggal dunia.
PASAL 16
PERJANJIAN BATAL
Perjanjian kerja ini dinyatakan batal dengan sendirinya jika karena keadaan atau situasi yang
memaksa, seperti akibat dari bencana alam, pemberontakan, perang, huru-hara, kerusuhan,
Peraturan Pemerintah atau apapun yang mengakibatkan perjanjian kerja ini tidak mungkin
lagi untuk diwujudkan.
PASAL 17
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Apabila terjadi perselisihan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, maka
akan diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.
2. Apabila dengan cara yang tertulis dalam ayat 1 pasal ini tidak mencapai sebuah hasil
kesepakatan, maka kedua belah pihak telah mengambil kesepakatan untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut melalui prosedur hukum, dengan memilih
kedudukan hukum di Pengadilan Tinggi Negeri ..................................

PASAL 18
PENUTUP
Demikianlah perjanjian ini dibuat, disetujui, dan ditandatangani oleh kedua belah pihak
dalam rangkap dua, asli dan tembusan bermaterai cukup serta memiliki kekuatan hukum
yang sama. Satu dipegang oleh PIHAK PERTAMA dan lainnya untuk PIHAK KEDUA.
Yogyakarta, ..........................
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

(..........................................)

Direktur PT. ..................................