Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Latar belakang: Anemia dan KEK pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan
insidennya yang tinggi dan komplikasi yang dapat timbul baik pada ibu maupun pada janin Tujuan: penelitian ini
untuk Mengetahui Faktor yang mempengaruhi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis dan anemiadi
Puskesmas Pesantren II periode Maret tahun 2015 Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian
analitik observational digunakan desain : Case Control Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9 april 12
april 2015. Sampel penelitian 16 orang untuk setiap kelompok, yaitu kelompok ibu hamil dengan KEK dan anema
dan kelompok ibu hamil sehat.

Analisis

Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan dengan

program SPSS, dengan tahapan yang pertama, yaitu analisis univariat untuk mendapatkan gambaran secara
deskriptif dari tiap-tiap variable, analisis bivariat untuk menguji hipotesis dengan uji chi-square, selanjutnya
analisis multivariate, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh tiap variable terhadap kejadian KEK dan anemia.
Hasil:

ibu hamil KEK lebih banyak pada ibu yang mempunyai suami dengan pendapatan 1.000.000,

terbanyak dari kelompok ibu hamil dengan KEK dan anemia sebanyak 14 orang (87,50%), sedangkan dari
kelompok ibu hamil sehat sebanyak 9 orang (56.25%). ibu hamil KEK dan Anemia tidak rutin mengkonsusmi
TTD, yaitu berjumlah sebanyak 13 orang (81,25%) , sedangkan dari kelompok ibu hamil sehat sebagian besar
responden rutin mengkonsumsi TTD setiap hari, yaitu sebanyak 9 orang (56,25%). Kesimpulan: Kejadian KEK
pada ibu hamil berhubungan dengan tingkat pengetauan, status pekerjaan, serta konsumsi pil besi. Saran: Perlu
keterlibatan lintas sektor dan lintas program untuk menurunkan prevalensi KEK.
Kata kunci: Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia , komplikasi pada ibu dan janin.
Background: Anemia and KEK in pregnant women is a health problem associated with a high incidence and
complications that can arise both in the mother and the fetus Objective: This study to Know Factors affecting
pregnant women with chronic energy shortages and anemiadi boarding school health center II period March 2015.
Methods: This study used analytic observational research methods used design: "Case Control" This study was
conducted on 9 April - 12 April 2015. The study sample 16 people for each group, the group of pregnant women
with KEK and anema and groups of pregnant women healthy. Analysis of data collected were analyzed using the
SPSS program, with the first stage, the univariate analysis to obtain a descriptive overview of each variable,
bivariate analysis to test the hypothesis with chi-square test, subsequent multivariate analysis, to determine the
extent of influence each variable on the incidence of KEK and anemia. Results: pregnant women KEK more in
women who have husbands with 1.000.000 income, most of the group of pregnant women with anemia KEK and
as many as 14 people (87.50%), while the group of healthy pregnant women were 9 people (56.25% ). pregnant
women are not routinely KEK and anemia mengkonsusmi TTD, which numbered as many as 13 people (81.25%),
while the group of healthy pregnant women regularly consume most respondents TTD every day, as many as 9
people (56.25%). Conclusion: The incidence of SEZ in pregnant women associated with the level of knowledge is,
employment status, as well as the consumption of iron pills. Tip: Need engagement across sectors and programs to
reduce the prevalence of KEK.
Keywords: Chronic energy deficiency (CED) and anemia, maternal and fetal complications.