Anda di halaman 1dari 10

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

PERENCANAAN
NO
1

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Defisit perawatan diri (mandi) b.d
nyeri abdomen bagian bawah.

TUJUAN & KRITERIA HASIL


(NOC)
NOC
Activity intolerance
Mobility: physical
impaired
Self care deficit hygiene
Sensory perception,
Auditory disturbed
Kriteria Hasil
Perawatan diri: aktivitas
kehidupan sehari-hari
(ADL) mampu untuk
melakukan aktivitas
perawatan fisik dan
pribadi secara mandiri
atau dengan alat bantu
Perawatan diri Mandi :
mampu untuk
membersihkan tubuh
sendiri secara mandiri
dengan atau tanpa alat
bantu
Perawatan diri Hygiene :
mampu untuk
mempertahankan
kebersihan dan
penampilan yang rapi

INTERVENSI (NIC)
NIC

RASIONAL

Pertimbangkan usia dan


budaya klien ketika
mempromosikan
aktivitas perawatan diri

Menentukan jumlah dan


jenis bantuan yang
dibutuhkan

Menyediakan artikel
pribadi yang di inginkan
klien (misalnya
deodoran, sabun mandi,
sampo hingga lotion)

Memfasilitasi klien
untuk perawatan gigi
sesuai kebutuhan
Memfasilitas klien
untuk perawatan mandi
sesuai kebutuhan
Membersihkan kuku
klien

Tindakan ini
termasuk privasi
klien sehingga
perlu
pertimbangkan usia
dan budaya setiap
klien.
Agar bantuan yang
diberikan sesuai
dengan kebutuhan
klien
Artikel ini
berfungsi sebagai
catatan kebutuhan
perawatan diri
klien agar tidak
mudah terlupa
Memfasilitasi agar
klien menyikat gigi
secara mandiri
Memfasilitasi agar
klien mandi secara
mandiri
Membantu
kebersihan diri

Konstipasi b.d penurunan peristaltik


usus akibat gangguan metabolisme
gastrointestinal

secara mandiri dengan


atau tanpa alat bantu

Perawatan diri oral


hygiene : mampu untuk
merawat mulut dan gigi
secara mandiri dengan

atau tanpa alat bantu


Mampu mempertahankan
mobillitas yang
dibutuhkan untuk ke
kamar mandi dan
menyediakan
perlengkapan mandi
Membersihkan dan
mengeringkan tubuh
Mengungkapkan secara
verbal kepuasan tentang
kebersihan tubuh dan
oral hygiene
Tujuan
Aktivitas kehidupan
sehari-hari (ADL)
perawatan fisik dan
pribadi dapat dilakukan
secara mandiri dengan
atau tanpa alat bantu.
NOC
NIC
Bowel elimination

Hydration
Kriteria hasil
Mempertahankan bentuk

Mengedukasi klien dan


keluarga cara mandi,
dan sikat gigi yang
benar
Mendorong aktif
keluarga dalam
perawatan diri klien

Monitor bising usus

klien
Agar keluarga juga
mengerti cara sikat
gigi dan mandi
yang benar
Membantu
memotivasi klien
agar mau
melakukan
perawatan diri
secara mandiri dan
teratur.

Bising usus dapat


menentukan klien
mengalami diare
atau konstipasi

feses lunak 1-3 hari


Bebas dari
ketidaknyamanan dan
konstipasi
Mengidentifikasi
indikator untuk
mencegah konstipasi

Tujuan
Bebas dari konstipasi dan
BAB lancar

Gangguan pola tidur b.d gejala


penyakit (nyeri abdomen) dan
lingkungan sekitar (suhu,
pencahayaan, bising)

NOC

Comfort level
Pain level
Anxiety reduction
Rest : extent and Pattern
Sleep : Extent and
Pattern
Kriteria Hasil
Jumlah jam tidur dalam
batas normal 6-8 jam/
hari

Dukung intake cairan

Anjurkan klien untuk


konsumsi makanan dan
minuman kaya serat

Anjurkan klien untuk


konsumsi buah segar
seperti pepaya, pisang

Konsultasikan ke dokter
untuk kolaborasi
pemberian medikasi

NIC

Jelaskan ke klien dan


keluarga pentingnya
tidur yang adekuat

Ciptakan lingkungan
yang nyaman

Untuk membantu
pelunakan feses di
saluran pencernaan
Untuk
memudahkan
eliminasi klien,
karena makanan
berserat akan
langsung di
eliminasikan.
Untuk membantu
pembusukan
makanan di saluran
pencernaan
Kolaborasi akan
digunakan saat
perawatan non
medikasi diatas
tidak berhasil
Tidur yang adekuat
dapat
meningkatkan
stamina dan
perasaan segar
sesudah bangun
Lingkungan yang
nyaman dapat
membantu klien
masuk ke fase tidur
nyenyak.

Pola tidur, kualitas dalam


batas normal
Perasaan segar sesudah
tidur atau istirahat
Mampu mengidentifikasi
hal-hal yang
meningkatkan tidur
Tujuan
Jumlah jam tidur dan
kualitas tidur dalam batas
normal setelah perawatan

Diskusikan dengan
klien dan keluarga
tentang teknik tidur
klien
Instruksikan untuk
memonitor tidur klien

Agar keluarga juga


mengerti teknik
tidur ke klien

Monitor waktu makan


dan minum dengan
waktu tidur

Hasil monitoring
akan dapat
digunakan untuk
evaluasi kualitas
tidur klien
Waktu
metabolisme
makanan di
gastrointestinal
ialah 30 menit
hingga 3 jam,
sehingga
diharapkan klien
tidur minimal 30
menit setelah
makan.

CATATAN KEPERAWATAN
TANGGAL
7 September 2016

DIAGNOSA
Diagnosa 1

IMPLEMENTASI
Mempertimbangkan usia dan budaya
klien saat mengajukan bantuan untuk
mandi dan oral hygiene ke klien
Memberikan edukasi ke klien dan
keluarga cara mandi dan sikat gigi
yang benar
Mendorong aktif keluarga dalam
perawatan diri klien
Mengganti laken tempat tidur klien

Diagnosa 2

Memonitor bising usus


Klien mengkonsumsi buah segar
seperti pepaya dan pisang

Diagnosa 3

Memodifikasi lingkungan sekitar


klien saat ingin tidur (Suhu ruangan,
Pencahayaan)
Memberikan edukasi ke klien dan
keluarga mengenai kebutuhan tidur
yang adekuat
Mengajarkan teknik distraksi ke klien

EVALUASI
PARAF
S : - klien mengatakan belum
mau mandi karena takut demam
- Klien mengatakan gosok
gigi setiap pagi bangun
tidur
O : - gigi klien tampak agak
kuning namun bersih
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
S : klien mengatakan masih
belum ada rasa ingin BAB
O : - perut tidak teraba tegang
Bising usus 20x/mnt
Suhu 36,3 C
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
S : - Klien mengatakan susah
tidur karena nyeri di perut
O : - klien tampak gelisah saat
akan tidur
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi

(menonton tv dan membaca) untuk


mengurangi nyeri yang dirasakan
8 September 2016

Diagnosa 1

Diagnosa 2

Diagnosa 3

S : keluarga mengatakan klien


belum mandi sejak masuk rumah
sakit
O : - Klien tampak lemah
Kuku
klien
tampak
bersih
Tidak tercium bau yang
khas pada tubuh klien
A : masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi
Mendorong
klien
untuk
rutin S : klien mengatakan masih
mengkonsumsi buah-buahan segar belum bisa BAB
setiap pagi
O : - Klien tampak lemah,
Mendorong klien untuk banyak
Tidak terdapat distensi
minum air putih
pada perut bagian bawah
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
Mendorong aktif keluarga dalam
perawatan diri klien
Memotivasi klien agar mau mandi
Memantau kebersihan kuku klien

Memberikan posisi yang nyaman ke


klien
Memodifikasi pencahayaan ruangan
klien

S : klien mengatakan tidur sudah


mulai enakan, namun masih
suka terbangun saat tidur
O : - klien tidak tampak gelisah
Tidak terdapat cekungan
di konjungtiva mata,
tanda kurang tidur
A : masalah belum teratasi

9 September 2016

Diagnosa 1

Memotivasi klien untuk mandi


Mendorong keluarga untuk membantu
klien saat ingin mandi

Diagnosa 2

Mendorong
klien
untuk
terus
konsumsi buah-buahan segar secara
teratur
Mendorong klien untuk banyak
minum air putih

Diagnosa 3

Mengajarkan teknik napas


untuk
mengurangi
nyeri
dirasakan
Memodifikasi pencahayaan
klien

dalam
yang
ruang

P: lanjutkan intervensi
S : klien mengatakan sudah
mandi dan gosok gigi pagi hari
tadi
O : - Klien tampak segar
- Tubuh dan gigi terlihat
bersih
A : masalah teratasi
P : lanjutkan intervensi
S : - Klien mengatakan sudah
bisa BAB
- Klien mengatakan warna
feses kuning
O : - Distensi abdomen tidak
ditemukan
- Keadaan umum klien
tampak segar
A : masalah teratasi
P : lanjutkan intervensi
S : - Klien mengatakan nyeri
mulai berkurang
- Klien mengatakan tidur
sudah mulai nyaman
O : - skala nyeri 2 (ringan)
- Klien tampak tenang dan
nyaman saat mulai tidur
A : masalah teratasi
P: lanjutkan intervensi

LEMBAR PENGESAHAN
PEMBIMBING AKADEMIK

PEMBIMBING RUMAH SAKIT

(Arina Nurfianti, S.Kep,. Ners.,M.Kep)


NIP. 19850812 201404 2 001

(Meta Trisya, S.Kep,. Ners)


NIP. 19870505 201212 2 001

MAHASISWA PROFESI

(Irfan Hidayat)
I 4051161019

HASIL PENGKAJIAN DAN LAPORAN PENDAHULUAN (LP)


PROGRAM PROFESI NERS UNIVERSITAS TANJUNGPURA
STASE KEPERAWATAN DASAR PROFESIONAL (KDP)
2016/2017

IRFAN HIDAYAT
I 4051161019

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2016