Anda di halaman 1dari 2

Kriteria

2.3.8 Puskesmas

memfasilitasi

pembangunan

yang

berwawasan

kesehatan,

dan

pemberdayaan masyarakat dalam program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas


mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan.
Pokok Pikiran:

Memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan


masyarakat merupakan fungsi Puskesmas dalam upaya meningkatkan derajat
kesehatan di wilayah kerja.

Fungsi tersebut tercermin dalam perencanaan dan

pelaksanaan Upaya Puskesmas.

Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan mulai dari pelaksanaan survei mawas diri,
perencanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan Puskesmas

Elemen Penilaian:
1. Ada kejelasan tanggung jawab Pimpinan Puskesmas, Penanggungjawab Upaya
Puskesmas dan pelaksana kegiatan untuk memfasilitasi kegiatan pembangunan
berwasaran kesehatan dan pemberdayaan masyarakat mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi.
2. Ada mekanisme yang jelas untuk memfasilitasi peran serta masyarakat dalam
pembangunan berwawasan kesehatan dan Upaya Puskesmas.
3. Ada komunikasi yang efektif dengan masyarakat dalam penyelenggaraan Upaya
Puskesmas.
Kriteria
2.3.9.

Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas menunjukkan


kepemimpinan untuk melaksanakan strategi, mendelegasikan wewenang apabila
meninggalkan tugas dan memberikan pengarahan dalam pelaksanaan kegiatan,
sesuai dengan tata nilai, visi, misi, tujuan Puskesmas.

Pokok Pikiran:

Akuntabilitas merupakan bentuk tanggung jawab pengelola Puskesmas dalam


melaksanakan Upaya Puskesmas sesuai dengan rencana yang disusun. Akuntabilitas
ditunjukkan dalam pencapaian kinerja dengan menggunakan indikator-indikator yang

telah ditetapkan. Penanggungjawab Upaya Puskesmas mempunyai kewajiban untuk


mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja Upaya Puskesmas kepada Pimpinan

Puskesmas dan melakukan tindak lanjut untuk perbaikan.


Sebagai wujud akuntabilitas, pimpinan dan/atau penanggung jawab upaya Puskesmas
wajib melakukan pendelegasian wewenang kepada pelaksana kegiatan apabila
meninggalkan tugas. Kriteria yang jelas perlu ditetapkan untuk menentukan kepada
siapa pendelegasian wewenang itu akan diberikan.

Elemen Penilaian:
1. Dilakukan kajian secara periodik terhadap akuntabilitas Penanggung jawab Upaya
Puskesmas oleh Pimpinan Puskesmas untuk mengetahui apakah tujuan pelayanan
tercapai dan tidak menyimpang dari visi, misi, tujuan, kebijakan Puskesmas, maupun
strategi pelayanan.
2. Ada kriteria yang jelas dalam pendelegasian wewenang dari Pimpinan dan/atau
Penanggung jawab Upaya Puskesmas kepada Pelaksana Kegiatan apabila
meninggalkan tugas.
3. Ada mekanisme untuk memperoleh umpan balik dari pelaksana kegiatan kepada
Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pimpinan Puskesmas untuk perbaikan
kinerja dan tindak lanjut.
Kriteria
2.3.10. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas membina tata
hubungan kerja dengan pihak terkait baik lintas program maupun lintas sektoral.
Adanya cara yang dilakukan dalam membina tata hubungan kerja untuk mencapai
tujuan keberhasilan pelayanan.