Anda di halaman 1dari 15

Kanker Otak

Kanker Otak Otak adalah bagian organ tubuh manusia yang memegang peranan penting
dalam kehidupan. Otak merupakan pusat dari segala aktivitas, hingga yang sekecil-kecilnya.
Otak menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
Secara garis besar otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil
(cerebellum), dan batang otak (brain stem). Masing-masing bagian terbagi lagi menjadi bagianbagian yang lebih kecil, lebih kecil lagi, dan lebih kecil lagi.

Jadi otak memiliki banyak bagian yang memiliki fungsi berbeda-beda, oleh karena itu otak dapat
menjalankan semuanya dalam waktu bersamaan.

Lalu apa itu Kanker Otak ???


Kanker otak adalah penyakit yang sangat berbahaya hingga berakhir dengan kematian. Selain
mematikan,
pengobatannya
pun
menelan
biaya
yang
sangat
besar.
Pada kanker otak, terdapat sel-sel tubuh yang tumbuh secara tidak normal. Dalam
penyebarannya, kanker ini sangat menakutkan.
Gejala yang muncul sangat tergantung di bagian otak mana tumor atau kanker tersebut muncul.
Namun gejala-gejala yang paling umum dari tumor otak dan kanker otak yaitu adanya perubahan
mental yang ringan (psikomotor asthenia) seperti, mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa,
perlambatan aktivitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin
diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan dapat dijumpai pada 2/3
kasus.
Kemudian sakit kepala, seperti, terasa berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada
malam hari dan pada saat bangun tidur pagi. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia
perlu dicurigai terdapat tumor otak yaitu awal terjadinya kanker otak.
Muntah-muntah juga gejala dari kanker otak , hal ini terdapat pada 30% kasus tumor otak dan
kanker otak yang umumnya meyertai saat sakit kepala. Kejangpun merupakan gejala awal dari
tumor otak. Diperkirakan 2% penyebab bangkitan kejang adalah tumor otak.
Kemudian jika mengenai daerah motorik ada gejala kelemahan anggota gerak sampai
kelumpuhan, penurunan penglihatan sampai kebutaan, hilangnya keseimbangan, kesemutan,
gangguan penciuman, gangguan bicara kalau terkena di area atau pusat bicara, hingga turunnya
kesadaran bila yang terkena batang otaknya.

Berdasarkan tempat terjadinya tumor otak hingga menjadi kanker otak dibagi menjadi dua,
yaitu tumor supratentorial yaitu tumor di atas tentorium atau pada otak besar, dan tumor
infratentorial yaitu tumor yang ada di bawah tentorium, yakni otak kecil dan batang otak.
Jenis tumor otak yang paling parah salah satunya, Neuroblastoma. Kalau tumor ini letaknya di
otak besar mungkin gejala yang timbul lambat. Tapi jika tumor ini terletak di otak kecil, maka
gejalanya akan cepat terlihat.
Langkah-langkah untuk mencegah penyakit Kanker Otak:
1. Kalau Anda mengalami gejala-gejala, seperti sering sakit kepala yang hilang timbul, atau tidak
hilang-hilang, muntah-muntah tanpa sebab, penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi
dengan kacamata, kelemahan anggota gerak secara bertahap, berjalan limbung, gejala layaknya
vertigo atau sempoyongan, maka segera lakukan pemeriksaan diri dan dianjurkan melakukan
pemeriksaan MRI.
2. Jangan biarkan stres berat menyerang terus-menerus, sempatkan waktu beristirahat, dan
lakukan refreshing yang dapat mengurangi dan menghilangkan stres Anda.
3. Batasi radiasi langsung yang terlalu berlebihan pada tubuh, lebih baik gunakan hansfree bila
menggunakan telepon seluler dalam waktu lama.
4. Terapkan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang, misalnya memperbanyak konsumsi
buah-buahan, sayur, dan biji-bijian. Ditambah membatasi diri mengonsumsi lemak.
5. Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan dengat nitrit, maupun zat-zat
kimiawi buatan lainnya.
6. Hentikan konsumsi alkohol dan rokok.
7. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Apalagi kalau Anda mempunyai riwayat
keluarga penderita kanker otak.
8. Jangan mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum mendapat resep rujukan dokter. Kesalahan
penggunaan obat dapat merangsang perkembangan sel kanker.
9. Lakukan olahraga secara teratur dan pada porsi yang cukup.

Sekilas tentang otak dan kanker otak?


Info kanker otak Tentu semua dari paham betul apa itu otak (encephalon) bukan? Menurut
Wikipedia.org Otak adalah pusat sistem saraf yang terdapat pada vertebra dan juga terdapat
pada banyak invertebrata lain. Fungsi otak adalah untuk mengatur serta mengkordinir sebagian
besar perilaku, gerakan dan fungsi tubuh.
Yaitu fungsi tubuh seperti detak jantung, keseimbangan cairan tubuh, suhu tubuh dan tekanan
darah. Fungsi otak juga bertanggungjawab terhadap fungsi pengenalan, ingatan, emosi,
pembelajaran motorik dan juga pembelajaran-pembelajaran lainnya.
Juga bisa disebu bahwa otak adalah sumber kehidupan. Ini tidak lain karena segala aktifitas
kehidupan terjadi melalui mekanisme dan diatur oleh otak. Otak harus menjalankan ribuan
aktifitas dalam waktu yang bersamaan sekaligus.

kanker otak: bagian-bagian otak


Misalnya saat diseberang jalan terdengar suara ledakan bom. Maka dengan spontan otak
memerintahkan mata untuk melihat, mengendalikan leher untuk menoleh dan kemudian
memerintahkan tubuh untuk lari menjauhi ledakan dan sebagainya.

Semua tugas dapat dilaksanakan secara bersamaan karena diatur oleh bagian otak yang berbedabeda dan memiliki fungsi yang berbeda-beda pula. Secara garis besar otak terdiri dari 3 bagian
inti otak.

Tiga bagian otak yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil alias cerebellum dan juga batang otak
atau disebut juga dengan brain stem. Dari bagian oak besar itu terdapat bagian yang lebih kecil
lagi dan lebih detail lagi. Sama halnya dengan bagian tubuh manusia lainnya, otak bisa terserang
tumor dan bahkan kanker otak.

Gejala umum tumor dan kanker otak


Otak memiliki bagian dan fungsi yang berbeda beda, sehingga gejala yang timbul ketika
terjadinya kanker otak pun menjadi berbeda-beda pula. Gejala umum kanker otak bergantung
pada bagian mana kanker otak itu tumbuh.
Gejala Serebral Umum
Gejalan kanker otak ini berupa terjadinya perubahan mental ringan atau disebut dengan
psikomotor asthenia. Perubahan mental ringan ini bisa dirasakan oleh keluarga dekat penderita.
Contoh perubahan mental ringan adalah mudah tersinggung, suka emosi, pelupa, labil aktivitas
mental yang lambat dan kehilangan inisiatif.

kanker otak: contoh letak kanker otak


Termasuk gejala serebral umum ini adalah terjadinya kehilangan spontanitas, kemungkinan
ditemukan ansietas dan juga terjadinya/mengalami depresi. Gejala kanker otak ini berjalan
progresif serta dapat ditemukan pada 2 dari 3 kasus.

Nyeri Kepala

Selanjutnya adalah gejala kanker otak dengan terjadinya nyeri kepala. Para ahli memperkirakan
bahwa 1% penyebab terjadinya nyeri kepala adalah karena terjadinya kanker otak. Dan
diperkirakan pula 30% gejala awal terjadi tumor otak dan kanker otak adalah mengalami nyeri
pada kepala.
Sifat dari terjadinya nyeri kepala ini bervariasi. Mulai dari yang ringan dan episodi, sedang,
bahkan sampai gejala kanker otak nyeri kepala berat dan berdenyut. Gejala kanker otak nyeri
kepala ini umumnya pada malam hari bertambah berat.
Termasuk juga saat bangun tidur dipagi hari serta dalam keadaan terjadinya peninggian tekanan
tinggi intrakranial. Adanya nyeri pada kepala dengan psikomotor asthenia ini perlu dicurigai dan
waspada akan terjadinya tumor otak dan atau kanker otak.
Muntah
Gejala kanker otak dengan terjadinya muntah ditemukan pada 30% kasus. Dan umumnya gejala
kanker otak muntah ini disertai dengan nyeri kepala. Jika terjadi nyeri kepala disertai dengan
muntah maka perlu diwaspadai bahwa ini adalah gejala kanker otak.
Bangkitan kejang
Gejala kanker otak bangkitan kejang merupakan gejala awal tumor/kanker otak yang ditemukan
pada 25% penderita kanker otak dan ditemukan lebih dari 35% kaksus bangkitan kejang pada
stadium tingkat lanjut. Serta diperkirakan terdapat 2% penyebab terjadinya bangkitan kejang
adalah tumor/kanker otak.
Yang peling perlu diwaspadai dan dicurigai penyebab bangkitan kejang adalah tumor/kanker
otak bila mengalami bangkitan kejang pada status: epilepsi. Bangkitan kejang ini ditemui pada
70% tumor otak di korteks. Ditemukan pada 50% pasien dengan astrositoma, 40% pada pasien
meningioma serta 25% pada glioblastoma.
Gejala-gejala kanker otak lainnya
Diantara gejala terjadinya kanker otak lain adalah daya penglihatan yang berkurang alias mulai
kurang awas. Termasuk juga terjadinya gangguan dalam pembicaraan dan pendengara.
Diantaranya juga terjadinya gangguan dalam berjalan (keseimbangan tubuh) dan gangguan saraf.
Kalau pada bayi biasanya ubun-ubun membesar dan menonjol.
Yang saya tulis diatas hanyalah gejala. Namun itu bukan berarti jika terjadi salah satu gejala
tersebut pada anda atau keluarga lantas divonis itu adalah kanker otak, jelas tidak mesti itu
kanker otak. Untuk memastikannya anda bisa konsultasi dan periksa ke rumah sakit atau dokter
terdekat.

Mencegah terjadinya tumor/kanker otak


Mencegah tentu sangat lebih baik daripada mengobati bukan? Penyakit kanker apapun itu, baik
kanker serviks, kanker payudara, maupun kanker-kanker lainnya termasuk kanker otak ini dapat
dicegah sedini mungkin agar tidak sampai terjadi kanker otak.
Cara mencegah kanker otak adalah dengan cara hidup sehat serta mengkonsumsi makanan dan
minuman yang memiliki kandungan proxeronin. Proxeronin adalah zat yang sangat baik untuk
mengontrol pembelahan sek dengan sempurna. Diharapkan dengan gaya hidup sehat seperti ini
bisa mencegah tumor dan kanker otak lebih awal.

Jenis-jenis pengobatan kanker otak


Mencegah tentu langkah terbaik dan bijak, namun bagaimana bila sudah terlanjur terserang
kanker otak? Tidak lain dan tidak bukan adalah dengan melakukan pengobatan kanker otak.
Pengobatan kanker otak ada 2 metode. Yaitu :
Pengobatan kanker otak melalui jalan medis
Pengobatan kanker otak melalui jalan medis ini dilakukan dengan jalan radiasi (penyinaran). Bila
radiasi belum cukup untuk membunuh kanker otak maka dilanjutkan kemoterapi. Dan bila kedua
langka ini belum tuntas untuk menghilangkan kanker otak maka perlu dilkukan langkahh
terakhir.
Langkah terakhirnya adalah dengan dilakukannya operasi pengangkatan kanker otak. Yaitu
pengangkatan jaringan-jaringan otak yang terkena kanker otak. Tujuan dari pengobatan kanker
otak dengan jalan medis ini adalah merusak dan membunuh kanker otak sehingga tidak tumbuh
lagi.
Pengobatan kanker otak melalui jalan alternatif
Ada banyak sekali pengobatan alternatif untuk menangai kanker otak. Namun pengobatan
alternatif kanker otak yang saat ini banyak diminati adalah dengan pengobatan herbal. Tidak lain
karena selain jauh lebih murah, terbukti efektif dan namun juga minim sekali resiko.
Alam menyediakan banyak sekali tumbuhan atau bahan-bahan herbal untuk menyembuhkan
berbagai macam penyakit termasuk untuk menyembuhkan penyakit kanker otak ini. Salah satu
yang terbukti ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit adalah Sarang Semut.
Berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang dari Pusat Bioteknologi LIPI menyebutkan bahwa
sarang semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang banyak dikenal dalam dunia medis
untuk berbai macam penyakit termasuk penyakit kanker dan kanker otak khususnya.

Jika anda atau kerabat ada yang sudah terlanjur kena kanker otak, sekarang pilihan ada ditangan
anda. Memilih pengobatan kanker otak dengan jalan medis atau memilih pengobatan dengan
jalan alternatif herbal yang terbukti efektif, aman dan murah.
Akhirnya semoga kita semua terhindar dari segala jenis kanker, kanker otak khususnya. Dan bagi
yang terkena kanker otak semoga diberikan kesembuhan dari kanker otak ini, amiinn.

Tumor otak
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari

Foto MRI menunjukan tumor otak.

Tumor otak merupakan salah satu penyakit yang menyerang otak. Dikarenakan otak merupakan
salah satu organ tubuh yang paling penting, organ lainnya dapat terganggu, sehingga kematian
dapat terjadi. Tumor otak bisa menyerang siapa saja, bahkan anak-anak dan remaja, namun pada
umumnya tumor menyerang orang usia produktif atau dewasa.
Walaupun mematikan, tumor otak tidak selalu mengakibatkan kematian. Saat ini ilmu kedokteran
telah berkembang pesat, teknik diagnostik dan pengobatan telah memberikan harapan hidup bagi
para pasien tumor otak.
Beberapa faktor yang memengaruhi Prognosa (harapan hidup) penderita tumor otak antara lain;
kemampuan deteksi dini; kemampuan mengetahui dengan tepat lokasi tumor di otak; keunggulan
teknologi diagnostik dan terapi (operasi) seperti CT-Scan, MRI (Magnetic Resonance Image),
mikroskop.

Pranala luar
Brain Lesion Locator Differential Diagnosis of Brain Lesions

(Indonesia) CancerHelps.co.id Portal Informasi/Pengobatan Kanker dan


Tumor Indonesia.
Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu
Wikipedia dengan mengembangkannya.

Kategori:

Tumor

Pengobatan Kanker Otak


Ditulis oleh www.deherba.com

ukuran huruf

Cetak

Email

6 komentar

inShare

Otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Otak bertanggung jawab atas fungsi
pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran.
Otak juga mengatur sebagian besar gerakan, perilaku, dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak
jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Secara umum, otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum),
dan batang otak (brain stem). Masing-masing bagian otak memiliki fungsi yang berbeda.

Otak besar (cerebrum) memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas
tubuh, khususnya yang berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran,
dan pertimbangan.
Otak kecil (cerebellum) berfungsi untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, dan
koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar.
Sedangkan batang otak (brain stem), mengendalikan fungsi-fungsi kehidupan dasar misalnya
pernapasan dan laju denyut jantung, mengontrol tingkat kesiagaan, mengendalikan suhu tubuh,
mengendalikan proses pencernaan, dan menyampaikan informasi dari otak kecil (cerebellum).
Seperti bagian tubuh yang lain, otak juga bisa terkena tumor atau kanker. Tumor di dalam otak
dapat berkembang menjadi kanker. Gejala tumor atau kanker otak sangat variatif, tergantung di
mana tumor atau kanker itu bersarang dalam otak.

Gejala-Gejala Kanker Otak


Berikut adalah gejala-gejala yang umum yang timbul pada penderita kanker otak.

Sakit kepala (menetap di daerah tertentu) disertai mual sampai muntah yang
menyemprot.

Daya penglihatan berkurang.

Penurunan kesadaran.

Gangguan berbicara.

Gangguan pendengaran.

Gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di


otak kecil).

Gangguan saraf.

Anggota gerak melemah atau kejang.

Jika terdapat di daerah frontal atau bagian depan otak, di mana banyak
terdapat fungsi intelektual dan perasaan, maka bisa mengalami gangguan
dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.

Jangan menunda untuk mengambil langkah-langkah penting apabila gejala-gejala yang


disebutkan di atas sudah terlihat. Semakin cepat diobati semakin besar harapan untuk sembuh.

Pilihan Pengobatan Kanker Otak


Ada 2 metode pengobatan kanker otak yang dapat di jalani, yaitu pengobatan kanker otak secara
medis dan pengobatan kanker otak alternatif. Pengobatan kanker otak secara medis dilakukan
melalui radiasi (penyinaran), kemoterapi, dan pembedahan untuk mengangkat jaringan otak yang
terkena kanker.
Pengobatan kanker secara medis seperti radiasi dan kemoterapi bertujuan merusak dan
membunuh sel kanker. Sedangkan pengobatan kanker alternatif lebih ditekankan pada
kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.
Ada berbagai alternatif pengobatan kanker otak, namun pengobatan kanker otak alternatif yang
kini banyak diminati adalah dengan menggunakan herbal, karena biayanya yang terjangkau dan
terbukti efektif serta tanpa efek samping. Alam menyediakan banyak tumbuhan yang dapat
digunakan sebagai herbal antikanker, misalnya, Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang
terbukti ampuh mengatasi tumor dan kanker, termasuk kanker otak.
Hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa Sarang Semut
memang mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk
pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker.
Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI, mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang
terkandung dalam Sarang Semut seperti flavonoid, tanin, dan polifenol bekerja sebagai
antioksidan dalam tubuh untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker sehingga sangat baik
dalam mencegah dan mengobati kanker.
Selain itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol dengan efek antioksidan efektif. Menurut
Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dari Sarang
Semut cukup tinggi yakni sekitar 313 ppm. Penelitian menunjukkan bahwa dengan kadar 12 ppm
saja, tokoferol sudah dapat menangkal radikal bebas sebesar 96%. Dengan kadar yang jauh
8melebihi 12 ppm, Sarang Semut terbukti sebagai herbal tercepat dalam menumpas tumor dan
kanker.
Dalam uji in vitro yang dilakukan Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City
bersama rekannya, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Dalam
penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg yang kemudian
diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lalu
menumbuhkan 3 jenis sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh
lain.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker dan ternyata hasilnya
sungguh menakjubkan! Sarang Semut diketahui mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!!
Yang dapat berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker yang sangat cepat dan abnormal.
Pernyataan-pernyataan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut.
Hal ini terlihat dari pernyataan Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut
sebagai tanaman obat sejak tahun 2001.
Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan
kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker
prostat. Dalam Majalah Natural, Ia berkomentar seperti berikut, "Rata-rata yang meminum
rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari
sudah terlihat hasilnya".
Contoh nyata dari komentar tersebut telah dirasakan para pelanggan Mecodia kapsul (Produk
ekstrak Sarang Semut) yang terkena kanker, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat
hanya setelah menggunakan selama 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga
memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada
sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus,
"Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada
hanya menggunakan obat kimia."
Hasil yang sama juga dirasakan penderita kanker yang sudah menggunakan herbal anti kanker
lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang
Semut. Rata-rata menyatakan bahwa proses kesembuhan yang dirasakan berangsur-angsur lebih
cepat terasa!
Berbagai penelitian dan hasil positif dari penggunaan Sarang Semut sebagai obat kanker alami,
tentu saja membuat herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik
sebagai alternatif pengobatan kanker otak, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi dalam
beberapa kasus kesembuhan juga dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang
seringkali dirasa melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus
mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.
Sebagai obat kanker alami, Sarang Semut telah membantu banyak penderita kanker. Umumnya,
para pasien kanker pengguna Sarang Semut, sudah dapat merasakan hasilnya setelah 1-2 bulan
penggunaan dan sejauh ini, belum ditemukan efek samping yang buruk atas penggunaan Sarang
Semut dalam pengobatan kanker otak. Maka, Anda dapat dengan yakin menggunakan Sarang
Semut sebagai obat kanker otak alami yang ampuh.

12 Gejala Kanker Otak


Ditulis oleh www.deherba.com

ukuran huruf

Cetak

Email

Jadilah yang pertama!

inShare

Gejala kanker otak umumnya tidak mudah terdeteksi


karena target serangan kanker berada di otak, organ yang tidak terlihat dari luar. Meski begitu,
ada beberapa indikasi yang bisa diperhatikan untuk menentukan apakah seseorang tengah
mengalami gejala kanker otak atau tidak. Beberapa gejala kanker otak yang mudah ditemui
sebagai berikut:

Mudah Mengalami Sakit Kepala


Sakit kepala yang berkepanjangan dan datang berulang-ulang bisa menjadi
gejala kanker otak.

Mudah Mual
Sering mual bisa juga menjadi gejala kanker otak.

Tubuh Lemas
Penderita kanker otak biasanya mengalami tubuh lemas. Untuk itu, jika tubuh
mudah lemas meski tidak mengerjakan pekerjaan berat, hal ini perlu
diwaspadai.

Sulit Berjalan
Pengidap kanker otak juga akan mengalami kondisi sulit berjalan. Tiap akan
berjalan rasanya sempoyongan. Gejala kanker otak ini disebabkan karena
pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh kehadiran sel-sel
kanker.

Sulit Mendengar dan Melihat


Terjadi perubahan juga dalam indra pendengaran dan penglihatan. Penderita
akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Gejala kanker otak
ini akan bertambah parah seiring dengan bertambah parahnya sel-sel kanker
mengerogoti otak.

Mati Rasa di Kaki dan Tangan


Gejala kanker otak juga ditandai dengan terjadinya mati rasa pada kaki dan
tangan. Kedua organ tersebut mengalami gangguan karena saraf pusatnya
juga tengah diganggu oleh sel kanker.

Sulit Berkonsentrasi
Karena serangan pada otak membuat penderita juga mengalami kesulitan
berkonsentrasi. Ini akan membuat penderita sulit untuk menyelesaikan
pekerjaannya dengan baik karena hilangnya konsentrasi.

Menurunnya Daya Ingat dan Respon


Penderita otomatis juga akan mengalami penurunan daya ingat serta respon
tubuh. Hal ini dipengaruhi bermasalahnya organ otak yang mulai dikuasai
sel kanker.

Menurunnya Daya Penciuman


Selain indra pendengaran dan penglihatan yang menurun, gejala kanker otak
juga terlihat pada menurunanya daya penciuman. Penderita sulit
mempertahankan daya penciuman seperti sebelumnya.

Lumpuh pada Sebagian Wajah atau Badan


Pada kondisi tertentu, penderita juga bisa mengalami kelumpuhan pada
sebagian wajah atau sebagian tubuhnya. Ini menandakan bahwa salah satu
otak tengah mengalami serangan hebat dari sel kanker.

Kantuk yang Berkepanjangan


Ini juga bisa menjadi gejala kanker otak. Orang yang mengalami kantuk yang
berkepanjangan, meski sudah cukup tidur, bisa menjadi indikasi ada sesuatu
yang tidak normal pada otak.

Berhentinya Haid Secara Tidak Normal


Bagi wanita, berhentinya haid secara tidak normal juga perlu diwaspadai.

Sebab bisa jadi hal itu menunjukkan terjadinya gejala kanker otak atau bisa
jadi jenis kanker lainnya.

Mungkin jika yang terjadi hanya salah satu gejala di atas, hal itu belum sampai mengarah pada
terjadinya kanker otak. Namun jika sudah terjadi beberapa gejala sekaligus, sebaiknya cepat
memeriksakan diri karena sangat mungkin itu merupakan gejala kanker otak.
Selain melakukan perawatan medis, untuk mencegah dan mengobati kanker otak Sarang Semut
juga dapat digunakan sebagai solusi alami yang aman dan terjangkau. Kunjungi halaman Sekilas
Sarang Semut dan dapatkan informasi yang Anda butuhkan!