Anda di halaman 1dari 7

1.

KASUS 1
a) Digunakan Mc. Nemar Test
Digunakan metode Mc. Nemar Test karena uji ini digunakan untuk
membandingkan dua pengamatan dan untuk menguji apakah ada perbedaan
dua perlakuan pada unit pasangan.
b) Hipotesa
Ho : Tidak ada hubungan antara asupan lauk dengan kejadian anemia pada
penduduk desa X
H1 : Ada hubungan antara asupan lauk dengan kejadian anemia pada
penduduk desa X
c) Hasil output
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

d) Analisa
Hasilnya menunjukan p=0.000 < =0.05 artinya Ho ditolak dan H1 diterima
Jadi, ada hubungan antara asupan lauk dengan kejadian anemia pada
penduduk desa X

2. KASUS 2
a) Digunakan Wilcoxon Sign Rank Test
Digunakan metode Wilcoxon Sign Rank Test karena uji ini digunakan untuk
membandingkan dua pengamatan .
b) Hipotesa

Ho : Tidak ada perbedaan waktu yang dibutuhkan perawat untuk memasang


infuse sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan.
H1 : Ada perbedaan waktu yang dibutuhkan perawat untuk memasang infuse
sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan.
c) Hasil output
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

d) Analisa
Hasilnya menunjukan p = 0.027 ; = 0.05
(p) > artinya Ho diterima dan H1 ditolak
Jadi ada perbedaan waktu yang dibutuhkan perawat untuk memasang infuse
sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan.

3. KASUS 3
a) Digunakan Uji One Way Anova
Digunakan metode One Way Anova (Analisis Varian Satu Arah)
karena uji ini digunakan untuk mengetahui perbedaan antara

kelompok/perlakuan atau lebih.


b) Hipotesa
Ho : Tidak ada perbedaan efek antara pasien peminum obat penurun tekanan
darah merk A, pasien peminum obat penurun tekanan darah merk B dan
pasien peminum obat penurun tekanan darah merk C.

H1 : Ada perbedaan efek antara pasien peminum obat penurun tekanan darah
merk A, pasien peminum obat penurun tekanan darah merk B dan pasien
peminum obat penurun tekanan darah merk C.
c) Hasil output dan analisa
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

Test ini dilakukan untuk memenuhi asumsi analisis varians satu arah.
Pada tabel hasil output diatas menunjukkan bahwa p > . Artinya varians data
homogeny sehingga memenuhi syarat.

Hipotesis :
Ho : Tidak ada perbedaan antar kelompok perlakuan
H1 : Minimal ada sepasang kelompok yang berbeda
Karena p = 0.001 < =0.05 maka Ho ditolak, artinya minimal ada sepasang
kelompok perlakuan yang berbeda.
Perlu dilakukan Uji perbandingan bergandauntuk melihat pasangan kelompok
perlakuan mana yang berbeda.

Uji perbandingan berganda dengan menggunakan Post Hoc Multiple


Comparisons
Hasil :
1. Uji efek obat merk A vs efek obat merk B menghasilkan p > , jadi Ho
diterima
2. Uji efek obat merk A vs efek obat merk C menghasilkan p < , jadi Ho
ditolak (ada tanda * yang artinya berbeda pada = 5%)
3. Uji efek obat merk B vs efek obat merk C menghasilkan p < , jadi Ho
ditolak (ada tanda * yang artinya berbeda pada = 5%)
Kesimpulan :
1. Terdapat perbedaan efek obat merk A dan obat merk C
2. Terdapat perbedaan efek obat merk B dan obat merk C

4. KASUS 4
a) Digunakan Uji Cochran Q
Digunakan Uji Cochran Q karena uji ini digunakan bila data yang digunakan
berasal dari satu sampel dengan >2 (lebih dari 2) pengamatan/perlakuan.
b) Hipotesa
Ho : Tidak ada perbedaan kenyamanan antara merk mobil A, merk mobil B
dan merk mobil C.
H1 : Ada perbedaan kenyamanan antara merk mobil A, merk mobil B dan
merk mobil C.
c) Hasil output
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

d) Analisa
Hasilnya menunjukan p=0.008 < =0.05 artinya Ho ditolak dan H1 diterima
Jadi, Ada perbedaan kenyamanan antara merk mobil A, merk mobil B dan
merk mobil C.

5. KASUS 5
a) Digunakan Uji Korelasi Spearman
Digunakan Uji Korelasi Spearman karena uji ini digunakan untuk melihat
hubingan antar variabel .
b) Hipotesa
Ho : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, minat dan
prestasi.
H1 : Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, minat dan prestasi.
c) Hasil output
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

d) Analisa
Hasilnya menunjukan p = 0.002 < = 0.05 artinya Ho ditolak dan H1
diterima
Jadi terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi, minat dan prestasi

6. KASUS 6
a) Digunakan Uji T Dua Sampel Bebas (Independent t-test)
Digunakan Uji T Dua Sampel Bebas (Independent t-test) karena uji ini
digunakan untuk mengetahui perbedaan treatment atau perlakuan.
b) Hipotesa
Ho : Tidak terdapat perbedaan skor pengetahuan tentang HIV/AIDS pada
siswa yang pernah dan yang belum mendapat penyuluhan tentang HIV/AIDS
H1 : Terdapat perbedaan skor pengetahuan tentang HIV/AIDS pada siswa
yang pernah dan yang belum mendapat penyuluhan tentang HIV/AIDS.
c) Hasil output
Berikut adalah hasil output setelah diuji dengan SPSS

d) Analisa
Hasilnya menunjukan p = 0.000 < =0.05 artinya Ho ditolak dan H1 diterima
Jadi terdapat perbedaan skor pengetahuan tentang HIV/AIDS pada siswa
yang pernah dan yang belum mendapat penyuluhan tentang HIV/AIDS.