Anda di halaman 1dari 10

Bab V

Mesin CNC Milling


A. Dasar Teori
1. PengertianMesin Bubut CNC
Mesin otomatis dengan elektronik program, pertama kali sukses dibuat
oleh proyek gabungan antara Massachusetts Institute of Technology (MIT)
dan US Air Force pada pertengahan tahun 1950. Mesin itu adalah mesin 3 axis
(milling mesin) yang dikontrol oleh perangkat Tabung Vakum Elektronik.
Meskipun mesin ini tidak handal, namun mesin ini merupakan satu langkah ke
arah mesin modern. Kontroler tersebut dinamakan Numerical Control atau
NC. The Electronics Industry Association (EIA) mendefinisikan NC sebagai
"Sebuah sistem dimana gerakan-gerakan mesin di kontrol dengan cara
memasukkan langsung data numerik di beberapa titik". Disebut kontrol
numerik (NC = Numerical Control) karena pemrograman yang digunakan
menggunakan

kode

alfanumerik

(terdiri

dari

alfabet/huruf

dan

numerik/bilangan), yang digunakan untuk menuliskan instruksi-instruksi


beserta posisi relatif tool dengan benda kerjanya. Mesin NC dikontrol secara
elektronis, tanpa menggunakan computer.
Disebut Mesin CNC, singkatan dari Computer Numerical Control, adalah
perangkat yang mampu menjadikan suatu mesin perkakas dapat beroperasi
secara otomatis menggunakan komputer sebagai pengendali gerakanya. Pada
tahun 1980 an, banyak pabrik mesin yang mengembangkan teknologi PC
(Personal Computer), untuk meningkatkan kehandalan dan menurunkan biaya
dari model sebelumnya. Dalam perkembangnya Mesin

CNC semakin

modern, kemampuanya mesin makin meningkat, semakin sederhana dan rapih


bentuknya namun semakin mudah cara pengoperasiannya. Mesin CNC secara
garis besar dapat digolongkan menjadi dua bagian, yaitu: Mesin CNC
Training Unit ( CNC TU) dan Mesin CNC Production Unit ( CNC PU).
Kedua Mesin CNC tersebut mempunyai prinsip kerja yang sama, akan
tetapi yang membedakan kedua tipe mesin tersebut adalah penggunaannya
dilapangan. Mesin CNC TU dipergunakan untuk pelatihan dasar pemograman
45

46

dan pengoperasian CNC yang dilengkapi dengan EPS (External Programing


System). Mesin CNC jenis Training Unit hanya mampu dipergunakan untuk
pekerjaan-pekerjaan ringan dengan bahan yang relatif lunak.
Sedangkan Mesin CNC PU dipergunakan untuk produksi massal,
sehingga mesin ini dilengkapi dengan asesoris tambahan seperti sistem
pembuka otomatis yang menerapkan prinsip kerja hidrolis, pembuangan tatal
dan sebagainya.
Jadi dapat disimpulkan bahwa mesin CNC (Computer Numerically
Controlled) adalah suatu mesin yang dikontrol oleh computer dengan
menggunakan bahasa numeric (perintah gerakkan dengan menggunakan kode
angka dan huruf).
Jika ditinjau dari cara pengoperasianya mesin NC dapat dibagi menjadi tiga
yaitu:
a. Mesin ANC (Adaptive Numerically Controlled) adalah mesin yang
mempunyai sistem kendali yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi
kerja.
b. Mesin DNC (Direct Numerically Controlled) adalah mesin yang dapat
dimasuki program secara langsung melalui elektronik kabel.
c. Mesin CNC (Computer Numerically Controlled) adalah mesin yang
dikendalikan oleh komputer dengan menggunakan angka-angka.
Ada berbagai macam mesin CNC namun pada industri pemesinan yang
paling banyak digunakan adalah mesin frais CNC.
a. Mesin Frais CNC
Contoh mesin Frais CNC dapat ditunjukan pada gambar di bawah ini
yaitu mesin frais CNC standart.

47

Gambar 5.1: Mesin CNC Milling standart


b. Bagian-bagian Mesin
1) Meja kerja (table)

Gambar 5.2: Meja kerja


2) Spindle & Teleskopik (Axis Cover)

Gambar 5.3: Spindle & teleskopik


3) Kontrol / Konsol

Gambar 5.4: Konsol


4) ATC (Automatic Tool Change)

48

Gambar 5.5: ATC


5) Tool Magazine

Gambar 5.6: Tool magazine

6) Lubricate / Slide Way

Gambar 5.7: Lubricate/slide way


7) Kabinet (Back Cabin)

Gambar 5.8: Kabinet


8) Axis Servo

49

Gambar 5.9: Axis servo


9) Main CPU

Gambar 5.10: Main CPU


10) RMB (Remote Motion Block)

Gambar 5.11: RMB


11) Pneumatic Lube dan Air Pressure Input

Gambar 5.12: Pneumatic lube


B. Tujuan

50

Dalam melaksanakan praktek ini memiliki beberapa tujuan yaitu:


1. Mahasiswa dapat mengetahui CNC dari sejarah hingga definisinya.
2. Mahasiswa dapat melakukan perawatan harian CNC dengan langkah yang
benar.
C. Alat Dan Bahan
1. 1 unit mesin CNC
2. 1 unit kompresor
3. Majun
4. Alat kebersihan
5. Kunci L
6. Kuas
D. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
1. Perhatikan petunjuk keselamatan kerja
2. Pahami setiap langkah kerja dengan baik
3. Gunakan pakaian kerja praktek
4. Sebelum melaksanakan praktikum, siapkan peralatan dan bahan yang
diperlukan
5. Gunakan alat dan bahan sesuai prosedur yang benar
6. Jangan menginjak teleskopik cover
7. Jangan menyentuh teleskopik cover dan meja kerja saat mesin sedang
beroperasi
8. Jangan melakukan kegiatan praktek yang belum jelas, harus terlebih dahulu
meminta izin kepada instruktur
9. Jika belum paham langkah-langkah praktikum, diharapkan mahasiswa
mengulangi praktek mulai dari awal, atau bertanya kepada instruktur
10. Setelah selesai praktikum, bersihkan peralatan dan tempat praktikum.
E. Langkah Kerja
1. Persiapkan alat dan bahan praktikum secara, efektif dan seefisien mungkin.
2. Perhatikan instruksi praktikum yang di sampaikan oleh instruktur
3. Pelajari cara kerja mesin CNC dengan teliti, cermat, serta dipahami dengan
sungguh-sungguh.
4. Hidupkan mesin CNC, dengan cara memutar saklar pada pintu kabin
belakang mesin ke posisi ON.

51

Gambar 5.13: Saklar mesin


5. Tunggu sampai tampilan monitor WINMAX MILL muncul dan selesai
LOADING
6. Apabila kondisi tombol EMERGENCY STOP tertekan, maka lepaskan
dengan cara memutar tombol searah jarum jam.

Gambar 5.14: Tombol emergency stop


7. Tekan tombol manual pada MACHINE MODE.
8. Tekan tombol POWER ON pada CONSULE, kemudian tekan tombol
START CYCLE.
9. Tekan (CALIBRATE MACHINE) soft key F8, lalu tekan tombol START
CYCLE, dan semua axis akan kembali pada posisi (0) ZERO secara
otomatis.
10. Setelah selesai kalibrasi mesin, tombol START CYCLE akan berkedip untuk
perintah kalibrasi MAGAZINE. Tekan tombol start cycle maka posisi
magazine berada pada pocket nomor 1.

52

Gambar 5.15: Kalibrasi tool magazine


11. Tekan WARM UP MACHINE soft key no F5, lalu tekan tombol START
CYCLE. Untuk warming up, tool pada spindle harus 0 (zero).

Gambar 5.16: Proses warm up


12. Lamanya proses warm up machine adalah 15 menit, untuk menghentikan
proses, tekan tombol STOP CYCLE dan tekan RESET SERVO AND
SPINDLE softkey F7.
Perawatan Harian Mesin CNC

53

No Yang Diperiksa
1
Oli slide way

Cara Memeriksa
Cek level oil pada tabung oli slide way
pastikan pasokan oli di atas garis minimal.
Apabila oli di bawah garis minimal maka akan
muncul alarm pada layar monitor, tambahkan
oli slide way dengan menggunakan oli type

I.S.O VG 68 atau yang sejenis.


Cek tekanan udara pada kompresor, pastikan

Tekanan udara

kompresor pada kondisi prima, sehingga


3

suplai angin akan selalu terpenuhi.


Cek cairan pendingin/coolant, pastikan tetap

Cairan coolant

pada level yang diijinkan, apabila sudah


mendekati level minimum, tambahkan coolant
dengan tipe Blascont 2000 universal dengan
perbandingan 1 liter coolant : 20 liter air
4

F.

murni.
Pin pengunci tool Cek pin pengunci tool pada atc, pastikan pin
& ATC

pengunci tidak macet dan berfungsi dengan

Tangki

baik.
chip Bersihkan saringan tangki chip conveyor dari

conveyor
Tekanan hidrolik

sisa-sisa pemotongan material.


Pastikan tekanan hidrolik yang di suplai dari
kompresor pada level yang dianjurkan, apabila
tekanan berada di level minimal, akan muncul

Meja kerja

alarm pada layar monitor.


Bersihkan meja kerja dari sisa-sisa potongan

Pemanasan mesin

material setelah mesin digunakan.


Lakukan pemanasan mesin atau Warm up
Machine segera setelah mesin baru dihidupkan

Kesimpulan

54

Mesin 3 axis (milling mesin) yang dikontrol oleh perangkat Tabung Vakum
Elektronik. Meskipun mesin ini tidak handal, namun mesin ini merupakan satu
langkah ke arah mesin modern. Kontroler tersebut dinamakan Numerical Control
atau NC. The Electronics Industry Association (EIA) mendefinisikan NC sebagai
"Sebuah sistem dimana gerakan-gerakan mesin di kontrol dengan cara
memasukkan langsung data numerik di beberapa titik". Disebut kontrol numerik
(NC = Numerical Control) karena pemrograman yang digunakan menggunakan
kode alfanumerik (terdiri dari alfabet/huruf dan numerik/bilangan), yang
digunakan untuk menuliskan instruksi-instruksi beserta posisi relatif tool dengan
benda kerjanya. Disebut Mesin CNC, singkatan dari Computer Numerical
Control, adalah perangkat yang mampu menjadikan suatu mesin perkakas dapat
beroperasi secara otomatis menggunakan komputer sebagai pengendali
gerakanya. Mesin CNC secara garis besar dapat digolongkan menjadi dua
bagian, yaitu: Mesin CNC Training Unit ( CNC TU) dan Mesin CNC Production
Unit ( CNC PU).
Pada praktek ini, kami melakukan perawatan harian pada mesin cnc Oli slide
way

Cek level oil, Tekanan udara Cek tekanan udara pada kompresor,

Cairan coolant

Cek cairan pendingin/coolant, Pin pengunci tool & ATC,Tangki

chip conveyor, Tekanan hidrolik, Meja kerja, Pemanasan mesin