Anda di halaman 1dari 3

Tugas Sistem Pengukuran Lanjut

Mochamad Yusuf Santoso/2411201907

Sensor dan Pengkondisian Sinyal


Sensor Gas Oksigen

Alat ukur Kadar Gas Oksigen Menggunakan GS


Oxygen Sensor:
SENSOR DAN PENGKONDISIAN SINYAL
SENSOR
Sensor yang digunakan adalah sensor gas oksigen jenis KE buatan Figaro Sensor.
Sensor jenis ini mempunyai struktur yang sama dengan baterai yang terdiri dari elektroda dan
eletrolit. Sensor ini memiliki 2 tipe, yaitu KE-25 dan KE-50. Elektroda dibagi menjadi anoda
berupa Pb (timbal) dan katoda yang terbuat dari emas (Ag) serta elektrolit berupa asam lemah
atau alkaline. Elektroda emas merupakan sebuah padatan yang berupa selaput yang tidak
berongga (non-porous membrane).
Molekul oksigen masuk ke sel elektrokimia melalui selaput oksigen.Oksigen yang
masuk ke dalam sensor, direduksi pada elektroda emas dengan reaksi elektrokimia. Reaksi
yang terjadi pada katoda dan anoda adalah sebagai berikut:
Reaksi katoda
Reaksi anoda
Reaksi total

: O2 + 4H+ + 4e- 2H2O


: 2Pb + 2H20 2PbO + 4H+ + 4e: O2 + Pb 2PbO

Anoda dan katoda dihubungkan dengan sebuah termistor dan resistor. Resistansi dua
resistor ini mengubah arus yang terjadi akibat reaksi elektrokimia menjadi tegangan. Besar
arus yang mengalir pada dua resistor dipengaruhi oleh banyaknya oksigen yang tertangkap
oleh membran elektroda. Tegangan ini digunakan sebagai keluaran sensor oksigen. Skema
struktur sensor ditunjukkan pada gambar 1 sedangkan diagram blok dari sistem sensor
ditunjukkan pada gambar 2.

Gambar 1: Struktur sensor oksigen KE-25/KE-50 [1]

Gambar 2: Diagram blok sistem sensor oksigen KE-25/KE-50

Tugas Sistem Pengukuran Lanjut


Mochamad Yusuf Santoso/2411201907

Sensor dan Pengkondisian Sinyal


Sensor Gas Oksigen

Gambar 3: Karakteristik sensor oksigen a) Jenis KE-25 b) Jenis KE-50 [1]

Pada pembuatan alat ukur kadar oksigen ini, sensor yang digunakan adalah KE-50.
Pemilihan ini didasarkan pada karakteristik sensor. Berdarkan gambar 3, keluaran sensor KE50 dalam bentuk tegangan lebih besar daripada keluaran KE-25. Hal ini akan memudahkan
elemen pengkondisian sinyal dalam membaca keluaran dari sensor. Selain itu, jika dilihat dari
datasheet sensor [1], dikatakan bahwa usia KE-50 lebih panjang, yaitu 10 tahun. Sedangkan
untuk KE-25 usia pakainya 5 tahun. Berdasarkan spesifikasi yang terdapat pada datasheet
[1], sensor ini hampir tidak ada pengaruh dari CO 2, CO, H2S, NOx, H2. Sensor ini dapat
beroperasi pada temperatur ambien dan tidak memerlukan suplai daya dari luar pada saat
beroperasi.

Gambar 4: Kecepatan respon sensor oksigen jenis KE [1]

Berdasarkan gambar 3b yang menunjukkan grafik hubungan keluaran sensor (tegangan)


terhadap konsentrasi oksigen, didapatkan gain dari sensor gas oksigen tipe KE-50 sebagai
berikut:
Gain ( K )=

Output (2600)mV
mV
=
=2,6
Input
( 1000 )

Time constant dari sensor jika dilihat dari gambar 4 dan berdasarkan datasheet [1],
didapatkan sebesar 60s. Maka fungsi transfer dari sensor adalah sebagai berikut:

Tugas Sistem Pengukuran Lanjut


Mochamad Yusuf Santoso/2411201907
G ( s )=

Sensor dan Pengkondisian Sinyal


Sensor Gas Oksigen

2,6
60 s+1

PENGKONDISIAN SINYAL
Pengkondisian sinyal adalah device yang difungsikan untuk mengkondisikan sinyal
keluaran dari sensor agar dapat dibaca oleh elemen pemrosesan sinyal. Karena keluaran dari
sensor oksigen masih dalam skala milivolt, maka digunakan elemen pengkondisial sinyal
berupa penguat operasional tak membalik (non-inverting op-amp). Non-inverting op-amp
dipilih untuk menguatkan tegangan keluaran sensor menjadi 0-5 Volt agar dapat dibaca oleh
mikrokontroller[2].

Gambar 5: Skema non-inverting op-amp [2]

Gambar 5 menunjukkan skema non-inverting op-amp. Cara kerja dari op-amp tersebut adalah
keluaran sensor dihubungkan langsung ke masukan op-amp. Integrated Circuit (IC) yang digunakan
adalah tipe OP07 dengan R1 = 1 k dan R2 = 10 k variabel. Tegangan untuk supply adalah +12 Volt
dan -12Volt.

REFERENSI
[1] Figaro Group. (2006, Mei) Figaro Sensor. [Online].
http://www.figarosensor.com/products/O2.pdf
[2] Ki Sableng. (2012, Januari) WongSableng Laboratory. [Online].
http://wongsablenglab.blogspot.com/2012/01/alat-ukur-kadar-gasoksigen.html