Anda di halaman 1dari 5

PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN ............

KEPUTUSAN KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT


KECAMATAN ............
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN
NOMOR:

TAHUN 2016

TENTANG
PENYAMPAIAN INFORMASI HASIL PENINGKATAN MUTU LAYANAN KLINIS
DAN KESELAMATAN PASIEN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN ............
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN

Menimbang

: a. Bahwa

dalam

rangka

untuk

meningkatkan

motivasipetugasdanmeningkatkankeberlangsunganupayap
eningkatanmutulayananklinisdankeselamatanpasien,

di

Puskesmas Kecamatan ............;


b. Bahwa sehubungan dengan pernyataan butir a di atas,
maka dipandang perlu untuk dilakukan penyampaian
informasi hasil evaluasi terhadap upaya peningkatan mutu
layanan klinis dan keselamatan pasien di Puskesmas
Kecamatan ............;
c. Bahwa sehubungan dengan pernyataan pada butir a dan b
tersebut diatas, perlu menetapkan Keputusan Kepala
Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan ............ tentang

Penyampaian Informasi Hasil Peningkatan Mutu Layanan


Klinis Dan Keselamatan Pasien
Mengingat

: 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


75 Tahun 2015 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan

Publik
3.

Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur


Sipil Negara;

4.

Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur


Sipil Negara;

5.

Undang-UndangNomor

23

Tahun

2014

tentangPemerintahan

Daerah

sebagaimanatelahdiubahdenganUndang-UndangNomor 2
Tahun 2015;
6.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur


Negara Nomor : 13 TAHUN 2009 Tentang Pedoman
Peningkatan

Kualitas

Pelayanan

Publik

Dengan

Partisipasi Masyarakat;
7.

Peraturan

Menteri

No.1691/MENKES/PER/VIII/2011

Kesehatan
Tentang

Keselamatan

Pasien Rumah Sakit;


8.

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 Tahun 2014


Tentang Akreditasi Puskesmas;

9.

Peraturan Gubernur Nomor 165 Tahun 2012 tentang


Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta;

MEMUTUSKAN

Menetapkan

: KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KECAMATAN ............


TENTANG PENYAMPAIAN INFORMASI HASIL PENINGKATAN
MUTU LAYANAN KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

KESATU

Pelaksanaan

penyampaian

informasi

hasil

evaluasi

peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien


dilakukan oleh Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
kepada semua petugas klinis di Puskesmas melalui sebuah
rapat.
KEDUA

Penyampaian informasi hasil evaluasi peningkatan mutu


pelayanan klinis dan keselamatan pasien sebagaimana dalam
diktum Pertama dilaksanakan paling lama 2 minggu setelah
pelaksanaan evaluasi peningkatan mutu pelayanan klinis dan
keselamatan

pasien,

seperti

yang

tercantumdalamlampiransuratkeputusanini
KETIGA

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan


Ditetapkan

: Jakarta

Pada tanggal

: 18 Juli 2016

KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT


KECAMATAN ............
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN

Lampiran I

: Keputusan

Kepala Pusat Kesehata

Masyarakat Kecamatan ............


Kota Administrasi Jakarta Selatan
Nomor

Tahun 2016

Tanggal

: 18 Juli 2016

KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

Kewajiban tenaga klinis dan keselamatan pasien dalam melaksanakan praktik kedokteran
wajib memperhatikan hak hak pasien, peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan
pasien, serta melaksanakan praktik kedokteran sesuai kompetensi dan kemampuan yang
dimiliki
A. Kewajiban dokter /dokter gigi/Apoteker terhadap profesinya dan peningkatan mutu
dan keselamatan pasien :
1. Harus mempunyai STR /STR A dan SIP/SIPA dalam menjalankan asuhan pasien.
2. Harus menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan sumpah kedokteran.
3. Harus senantiasa melakukan profesinya menurut ukuran tertinggi.
4. Dalam melakukan parktik kedokteran, tidak boleh dipengaruhi untuk mengambil
keuntungan pribadi.
5. Setiap dokter wajib melindungi makhluk insani.
6. Mengutamakan kepentingan masyarakat dan memeperhatikan semua Aspek
pelayanan kesehatan yang menyuluruh.
7. Mengikuti perkembangan tehnologi melalui kegiatan seminar/bimbingan tehnologi/
dan lainnya.
8. Tenaga medis dalam melakukan praktik kedokteran harus sesuai dengan
kewenagan dan kompetensi yang dimiliki.
9. Tenaga medis dapat memberikan pelimpahan wewenang kepada tenaga
paramedis sesuai kompetensinya dan kemampuan yang dimiliki.
10. Tanggung jawab ada ditangan pemberi pelimpahan, selama tindakan yang
dilakukan sesuai dengan pelimpahan yang diberikan.
Dalam melaksanakan praktik kedokteran, tenaga medis/Apoteker wajib untuk :
1. Menghormati hak pasien.

2. Memperhatikan peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.


3. Merujuk kasus yang tidak dapat ditangani.
4. Menyimpan rahasia pasien sesuai dengan peraturan perundang undangan.
5. Memberikan informasi tentang masalah kesehatan pasien/klien dan pelayanan
yang dibutuhkan.
6. Mematuhi standar operasiobal prosedur ( standar pelayanan ).

B. Kewajiban Tenaga Para Medis dan tenaga Kesehatan Lainnya yaitu : terhadap
profesinya dan peningkatan mutu dan keselamatan pasien
1. Harus mempunyai SIB/SIP/SIKP/STR dalam menjalankan asuhan pasien.
2. Tenaga paramedis dan kesehatan lainnya dalam menjalankan praktik tugasnya
wajib meningkatkan mutu pelayanan profesinya, dengan mengikuti perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Menjaga nama baik dan menjunjung tinggi citra profesi dengan menampilkan
kepribadian yang bermartabat dan memeberikan pelayanan yang bermutu kepada
masyarakat.

4. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dan kegiatan sejenisnya yng dapat
meningkatkan mutu dan citra profesinya.
5. Mengikuti perkembangan tehnologi melalui kegiatan seminar/bimbingan tehnologi/
dan lainnya