Anda di halaman 1dari 12

KEGIATAN UNGGULAN DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

PROVINSI JAWA BARAT DALAM MENINGKATKAN


MUTU PELAYANAN

1. IDENTITAS INSTANSI YANG DIKUNJUNGI (MITRA BENCHMARKING)


Lokus
Alamat
Kepala Dinas

: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat


: Jl. L.L.R.E. Martadinata No 209 Bandung
: Hj. IDA HERNIDA, SH., M.Si.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat


merupakan salah satu lembaga pemerintahan yang bergerak dalam
bidang pelestarian serta pemberdayaan pariwisata dan kebudayaan yang
ada di Provinsi Jawa Barat dan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah
Nomor 21 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah
Provinsi Jawa Barat dan Peraturan Gubernur Nomor 73 Tahun 2009
tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mempunyai tugas pokok yaitu
melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pariwisata dan
kebudayaan

berdasarkan asas otonomi dekonsentrasi dan tugas

pembantuan. Sedangkan fungsinya adalah :


1. Penyelenggaraan
kepariwisataan,

perumusan
kebudayaan,

dan

penetapan

kesenian

dan

kebijakan

teknis

perfilman

serta

pemasaran.
2. Penyelenggaraan pariwisata dan kebudayaan meliputi kepariwisataan,
kebudayaan, kesenian dan perfilman serta pemasaran.
3. Penyelenggaraan pembinaan dan pelaksanaan tugas-tugas pariwisata
dan kebudayaan meliputi kepariwisataan, kebudayaan, kesenian dan
perfilman serta pemasaran.

4. Penyelenggaraan koordinasi dan pembinaan UPTD


5. Penyelenggaraan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Dalam menjalankan fungsinya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Provinsi Jawa Barat dilengkapi dengan UPTD atau Unit Pelaksana Teknis
Daerah yaitu terdiri atas :
1. Balai

Pengembangan

Kemitraan

dan

Pelatihan

Tenaga

Kepariwisataan.
2. Balai Pengelolaan Anjungan Jawa Barat (TMII) Jakarta.
3. Balai Pengelolaan Taman Budaya.
4. Balai

Pengelolaan

Kepurbakalaan,

Kesejahteraan

dan

Nilai

Tradisional.
5. Balai Pengelolaan Museum Negeri Sribaduga
Dalam

rangka

meningkatkan

akuntabilitas

kinerja

aparatur

dilingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, bagi


setiap pegawai yang mempunyai kinerja baik akan diberi pengakuan dan
penghargaan berupa tambahan insentif dan diumumkan atau diekspos
dilingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

2. DATA DAN INFORMASI TENTANG MITRA BENCHMARKING


Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai
salah satu lembaga dalam sistem pemerintahan daerah menempati
kedudukan penting dan strategis yaitu sebagai lembaga yang mempunyai
tugas memberikan pelayanan informasi profil investasi dalam rangka
meningkatkan investasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi
Jawa Barat.
Dalam rangka mewujudkan Visi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Provinsi Jawa Barat, yaitu Mewujudkan Jawa Barat sebagai Pusat
Budaya

dan

Destinasi

Wisata

Dunia,.

Dinas

Pariwisata

dan

Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu Satuan Kerja


Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah
menyusun dokumen perencanaan lima tahunan SKPD yaitu Rencana
Strategis yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan,
program, dan kegiatan pokok pembangunan sesuai dengan tugas dan
fungsinya yang disusun dengan berpedoman pada RPJMD dan bersifat
indikatif.
Sebagai salah satu komponen dari Perencanaan Strategis, Visi
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 - 2018 yaitu : Jawa
Barat Maju dan Sejahtera untuk Semua. Dalam rangka mewujudkan
pencapaian visi tersebut, maka dirumuskan misi Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai berikut :
1.

Meningkatkan

pembangunan

perekonomian

berbasis potensi lokal.


2.

Melestarikan asset budaya lokal.

3.

Mengefektifkan seni dan budaya sebagai aset


daerah yang mendukung kepada pengembangan kepariwisataan
Jawa Barat dalam bingkai kearifan lokal.

4.

Meningkatkan

kualitas

SDM

di

bidang

Kebudayaan dan Kepariwisataan.


Rencana kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa
Barat merupakan dokumen perencanaan jangka pendek periode 1 (satu)
tahun ke depan dalam mendorong pengembangan kegiatan pariwisata
untuk menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergitas
perencanaan yang baik.
Selain itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat
disusun dengan berpedoman pada Rencana Stratejik Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat tahun 2013 - 2018, Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Dinas Pariwisata

dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dan mengacu kepada Rencana


Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Provinsi Jawa Barat Tahun 2016.
Dokumen Renja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi
Jawa Barat memuat kebijakan umum, dan program/kegiatan Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat yang akan dilaksanakan
pada tahun 2016.
Renja tahun 2016, akan dijadikan sebagai pedoman dan rujukan
dalam

menyusun

program

dan

kegiatan

Dinas

Pariwisata

dan

Kebudayaan Provinsi Jawa Barat tahun 2017, yang mengarah pada


pencapaian

prioritas

dan

sasaran

pembangunan

daerah

serta

memperhatikan pula program dan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang


dilaksanakan di daerah.

3. HASIL IDENTIFIKASI BEST PRACTICE PENGELOLAAN KEGIATAN


(lesson learn dari best practice)
Hasil best practice yang dapat diadaptasi dari Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut :
A. Pengelolaan Destinasi Wisata kelas Dunia
Pembangunan wisata di Provinsi Jawa Barat sesuai dengan visi Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Mewujudkan Jawa
Barat sebagai Pusat Budaya dan Destinasi Wisata berkelas
Dunia maka ada beberapa kebijakan pembangunan wisata yang
dilakukan di Provinsi Jawa Barat diantaranya :
a. Kebijakan pembangunan pariwisata di bidang Sektoral
Kebijakan ini diambil sesuai dengan kegiatan prioritas tematik
sektoral Jawa Barat

tahun 2013 - 2018 yaitu Pengembangan

destinasi pariwisata :
1. Kawasan Pariwisata Alam Perkotaan Bogor - Depok, dan
sekitarnya.

2.

Kawasan Ekowisata Gunung Halimun Salak - Gede

3.

Pangrango, dan sekitarnya.


Kawasan Pariwisata Heritage Karawang - Bekasi, dan

4.

sekitarnya.
Kawasan Agrowisata Perkebunan Subang - Purwakarta, dan

5.

sekitarnya.
Kawasan Pariwisata Pantai Utara Subang - Indramayu, dan

6.

sekitarnya.
Kawasan Ekowisata

7.

Kuningan, dan sekitarnya.


Kawasan Pariwisata Pendidikan Berbasis Alam Bandung

8.

Barat- Purwakarta, dan sekitarnya.


Kawasan Pariwisata Kriya dan Budaya Tasikmalaya, dan

Alam

Pegunungan

Majalengka

sekitarnya
b. Kebijakan Pengembangan pariwisata di bidang Kewilayahan.
Kebijakan ini diambil sesuai dengan kegiatan prioritas tematik
kewilayahan Jawa Barat tahun 2013 - 2018 dibagi kedalam
Wilayah Kawasan Pengembangan Pariwisata (WKPP) antara lain :
1. WKPP I Wilayah Bogor :
- Pengembangan agrowisata koridor Bogor Puncak - Cianjur;
- Ekowisata pemandangan alam dan bahari koridor Bogor
Sukabumi - Pelabuhan Ratu
- Pengelolaan cagar biosfir Cibodas
2. WKPP II Wilayah Purwakarta :
- Pengembangan Wisata sejarah

dan

wisata

ziarah

(pilgrimage);
3. WKPP III Wilayah Cirebon :
- Pelestarian kraton,
- Wisata sejarah,
- Wisata ziarah (pilgrimage) dan
- Pengembangan ekowisata;
4. WKPP IV Wilayah Priangan :
- Pengembangan Metropolitan Bandung Raya
- Pusat Pertumbuhan baru (growth certer) Pangandaran dan
Rancabuaya.
c. Rencana Aksi Multi Pihak Implementasi Pekerjaan (RAM PIP)
Pembangunan kepariwisataan Provinsi Jawa Barat
khususnya pembangunan destinasi wisata yang mengacu pada

pusat pertumbuhan wisata. Pembangunan kepariwisataan Provinsi


Jawa Barat melalui RAM PIP dengan Belanja Tindak Langsung
(BTL) sebesar Rp. 10 milyar pada satu titik destinasi wisata.
B. Pengembangan Budaya
Pengembangan seni budaya dalam kepariwisataan dalam bingkai
kearifan lokal
Seni budaya dikembangkan oleh para pelaku seni dalam mendukung
dunia pariwisata jawa barat melalui event budaya unggulan seperti :
1.

Upacara Adat Seren Taun, Cigugur, Kab. Kuningan;

2.

Upacara Adat Seren Taun, Ciptagelar, Kab. Sukabumi;

3.

Upacara Adat Kawin Tebu, Sindang Barang, Kab. Cirebon;

4.

Upacara Adat Nadran Kab Cirebon

5.

Upacara Adat Nadran, Pelabuhanratu, Kab. Sukabumi,

6.

Upacara Adat Ngarot, Kab. Indramayu,

7.

Upacara Ngalaksa Kab. Sumedang

8.

Upacara Panjang Jimat

Keraton Kasepuhan Kota Cirebon,

Maulud Nabi
Pengembangan kreatifitas dan inovasi seniman Jawa Barat
dalam bentuk :
1. Lahirnya film Indonesia
2. Angklung saung mang ujo
3. Wayang golek
4. Musik bambu bandung dan
5. Musik keramik majalengka
4. KESIMPULAN
Dari hasil kegiatan benchmaking pada lokus Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Komitmen bersama para pelaku pariwisata dalam pembangunan dan


pengembangan pariwisata Provinsi Jawa Barat diarahkan sesuai
Masterplan Pembangunan Pariwisata (MPP).
b. Rencana aksi multi pihak implementasi pekerjaan sebagai blueprint
pembangunan dan pengembangan destinasi wisata yang menjadi
pusat pertumbuhan wisata di Provinsi Jawa Barat.
c. Kekayaan seni budaya Jawa Barat dapat memperkaya kepariwisataan
Provinsi Jawa Barat.
Manfaat dalam melaksanakan Benchmarking adalah :
a. Pembangunan pariwisata Provinsi Jawa Barat telah ditingkatkan tidak
lagi dalam tataran kebijakan sektoral dan kewilayahan tetapi perlu
didukung SOP pelayanan kepariwisataan dalam rangka mewujudkan
Destinasi Wisata Kelas Dunia.
b. Kebijakan sektoral dan kewilayahan pembangunan pariwisata yang
didukung SOP ini dapat diadopsi oleh Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
c. Dalam meningkatkan kepariwisataan sesuai potensi daerah Rencana
Aksi

Multi

Pihak

Implementasi

mengoptimalkan stake holder terkait.

Pekerjaan

(RAM

PIP)

dapat

DAFTAR KELOMPOK III


DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV POLA BARU
ANGKATAN CXV TAHUN 2016 PROVINSI JAWA TIMUR
DI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWA BARAT

1.

ASMUDIQ, S.IP

NDH 05

2.

BAMBANG AGUS SUSANTO, ST

NDH 06

3.

Drs. KUSWADI, M.Si

NDH 16

4.

EKA ANANDA, SA, M.Si

NDH 18

5.

HARDONO ISMANTO, SE

NDH 19

6.

HARIYANTO, S.Sos, MM

NDH 20

7.

HARTONO, SH, M.Si

NDH 21

8.

MOHAMMAD IMAM SUBEKTI, SPi

NDH 27

9.

MUDJI PRIJANTONO, SE, SH, MM

NDH 28

10.

ONI SETIAWAN, ST, MT

NDH 33

11.

RACHMAD WAHYU K, S.STP, M.IP

NDH 35

12.

SAADAH MUKADAR, API, MT

NDH 36

13.

SAI,IN SE, MM

NDH 37

14.

SUDJOKO, SH, MM

NDH 39

15.

SUSILO TUGAS PENILIH, SE

NDH 40

LAPORAN BENCHMARKING
KELOMPOK III

DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV


ANGKATAN CXV POLA BARU TAHUN 2016

LOKUS :
DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

PROVINSI JAWA BARAT


27 30 JUNI 2016

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


PROVINSI JAWA TIMUR

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas berkat rahmat, taufik
dan karuniaNya sehingga Kelompok III dapat menyusun laporan benchmarking di
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dengan baik dan lancar.
Laporan Benchmarking ini dapat terselesaikan atas dukungan dan kerjasama
dari berbagai pihak, dan pada kesempatan ini pula kami menyampaikan terima kasih
dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada :
1.

Ibu Ida Hernida, SH, M.Si, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

2.

Provinsi Jawa Barat.


Bapak Agus Hanafiah, S.Sos, M.A.P selaku Sekretaris Dinas Pariwisata dan

3.

Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.


Ibu, Dra. Ani Ismarini, M. Hum, selaku Kepala Bidang Pariwisata

4.

Parawisata dan Kebudayaan Prov. Jawa Timur


Seluruh Seksi pada Bidang Parawisata di lingkungan Dinas Pariwisata dan

5.

Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.


Bapak Drs. Akhmad Farid Gaftan, M.Si selaku Pembimbing dari Badan Diklat

6.

Propinsi Jawa Timur.


Tim Perumus Kelompok III

Dinas

Kami sangat berharap laporan penyusunan benchmarking Kelompok III dapat


memberikan kontribusi positif kepada seluruh peserta yang berasal dari berbagai
SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur.

Semoga laporan Benchmarking ini dapat memberikan manfaat dan dapat


diimplementasikan di masing-masing SKPD pada khususnya, dan bagi masyarakat
luas pada umumnya.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih jauh dari
kesempurnaan, oleh karena itu saran, kritik dan masukan yang sifatnya membangun
sangat kami harapkan.
Bandung 27 Juni 2016
TIM PENYUSUN
KELOMPOK III

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN BENCHMARKING KELOMPOK III
LOCUS DINAS PARAWISATA DAN KEBUDAYAAN
PROVINSI JAWA BARAT

SUSUNAN KELOMPOK III


1. ASMUDIQ, S.IP

NDH 05

2. BAMBANG AGUS SUSANTO, ST

NDH 06

3. Drs. KUSWADI, M.Si

NDH 16

4. EKA ANANDA, SA, M.Si

NDH 18

5. HARDONO ISMANTO, SE

NDH 19

6. HARIYANTO, S.Sos, MM

NDH 20

7. HARTONO, SH, M.Si

NDH 21

8. MOHAMMAD IMAM SUBEKTI, SPi

NDH 27

9. MUDJI PRIJANTONO, SE, SH, MM

NDH 28

10. ONI SETIAWAN, ST, MT

NDH 33

11. RACHMAD WAHYU K, S.STP, M.IP

NDH 35

12. SAADAH MUKADAR, API, MT

NDH 36

13. SAI,IN SE, MM

NDH 37

14. SUDJOKO, SH, MM

NDH 39

15. SUSILO TUGAS PENILIH, SE

NDH 40

PEMBIMBING

Drs. AKHMAD FARID GAFTAN, M.Si

KETUA KELOMPOK

HARDONO ISMANTO, SE