Anda di halaman 1dari 19

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Proposal Proyek Pembangunan Asrama Haji Embarkasih Di Pekanbaru, Riau

Irfan fauzan 13120011

BAB I
1

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru


Pendahuluan
Latar Belakang
Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah
pulau Sumatera dengan total luas 88672.67 km2. Provinsi ini terletak di bagian
tengah pantai timur Pulau Sumatera, yaitu di sepanjang pesisir Selat Melaka.
Hingga tahun 2004, provinsi ini juga meliputi Kepulauan Riau. Jumlah penduduk
provinsi Riau berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Riau tahun 2010
sebesar 5.543.031 jiwa. Kabupaten/Kota yang memiliki jumlah penduduk
terbanyak adalah Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 903.902 jiwa,
sedangkan Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk terkecil adalah Kabupaten
Kepulauan Meranti yakni sebesar 176.371 jiwa.
Tabel 1.1 Jumlah pemeluk agama di pulau Sumatera.

Sumber : http://data.kemenag.go.id/
Tabel 1.2 Kuota jamaah haji di pulau Sumatera

Sumber : http://data.kemenag.go.id/
Berdasararkan tabel 1.1 dan 1.2 diatas terlihat bahwa jumlah penduduk provinsi
Riau yang beragama Islam sebanyak 4,872,873 penduduk dan mendapat kuota
haji sebanyak 5000 orang per tahunnya. Melihat data tersebut provinsi Riau
menempati urutan ke 4 di pulau Sumatera dengan penduduk Islam dan kuota
haji terbanyak.
2

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Untuk mengakomodasi kebutuhan jamaah haji, diperlukan sebuah


wadah untuk menampung segala kegiatan calon jamaah haji sebelum
diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah dan setelah dipulangkan dari Tanah
Suci Makkah. Calon jamaah haji menggunakan Asrama Haji dalam
tempo singkat,
seperti
untuk
manasik
haji,
sehari
menjelang
keberangkatan, dan ketika tiba di Indonesia. Melihat kondisi provinsi Riau
yang belum memiliki asrama haji embarkasi pemerintah provinsi Riau perlu
mengadakan pembangunan asrama embarkasi haji dengan fasilitas sarana,
prasarana dan pelayanan yang ber standart nasional, hal ini dilakukan untuk
memfasilitasi kebutuhan jamaah haji provinsi Riau dan sekitarnya.

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

I.2. Tujuan

Memfasilitasi sarana dan prasarana jamaah haji Indonesia


khususnya provinsi Riau
Mempermudah dan mempercepat pelayanan haji di Indonesia
khususnya di provinsi Riau
Sebagai sarana bagi upaya meningkatkan pelayanan haji.
Sebagai sarana bagi kesipan pemberangkatan calon jamaah haji.
Sebagai Tempat prosesing CIQ (costum, imigrationdan quarantine)
Serta sebagi tempat reservation untuk dapat kembali ketempat asal
masing masing sesudah selesai menunaikan ibadah haji.

I.3. Sasaran

Jamaah haji Indonesia khususnya provinsi Riau


Pemerintah Provinsi Riau khususnya Pemerintah Kota Pekanbaru

I.4. Permasalahan

Diperlukan asrama haji untuk mewadahi jamaah sebelum


keberangkatan dan sesudah kepulangan dengan fasilitas yang
lengkap.
Fasilitas sarana dan prasarana apa saja yang terdapat pada
asrama dan embarkasi haji agar dapat menunjang aktivitas jamaah
haji
Fasilitas pelayanan apa saja yang terdapat pada embarkasih haji
agar dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan haji di
Indonesia khususnya provinsi Riau

I.5. Pendekatan Masalah

Melakukan studi banding fasilitas prasarana pada asrama dan


embarkasi haji di provinsi lain agar memiliki fasilitas prasarana yang
lengkap.
Melakukan studi banding dan tinjauan teori tentang fasilitas
pelayanan yang terdapat pada asrama dan embarkasi haji untuk
mempermudah dan mempercepat pelayanan haji di Indonesia
khususnya provinsi Riau

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

BAB II
Landasan Teori
2.1 Landasan Umum
2.1.1 Pengertian Asrama Haji
Dalam Kamus Besar Indonesia Asrama berarti bangunan
tempat tinggal bagi kelompok orang untuk sementara waktu, terdiri
atas sejumlah kamar dan dipimpin oleh seorang kepala asrama.
Sedangkan menurut Fachruddin HS, pengertian Haji adalah sengaja
berkunjung menziarahi kabah (baitullah) yang terletak dalam
Masjidil Haram di Makkah Al Mukarramah, dengan niat menunaikan
ibadah haji yaitu rukun Islam yang kelima memenuhi perintah Allah.
Berdasarkan pengertian di atas, Asrama Haji adalah asrama yang
dibangun oleh Departemen Agama sebagi tempat Akomodasi, dalm
hal ini sebagi tempat pengasramaan dan sebagi tempat
penyelesaian semua dokumen-dokumen perjalanan, pada waktu
pemberangkatan dan pemulangan calon/jamaah haji.

2.1.2 Klasifikasi Asrama Haji Embarkasi


Adapun pengklasipikasian asrama haji di bagi menadi dua
macam yaitu:
Asrama Haji Embarkasi
Asrama haji embarkasi adalah tempat pemondokan
sekaligus
pelayanan
oprasional
pemberangkatan
dan
pemulangan haji, sejak dari kegiatan penerimaan waktu
kedatangan dan kesiapan kembali ke tempat asal
jamaah.Pengasramaan embarkasi, disamping dimaksudkan
untuk proses CIQ ( custam immigration and Quarantine)
termasuk kelengkapan dokumen perjalanan dan pemberian
uang living cost, juga untuk pemulihan kelelahan fisik jamaah
( resevasi) dan pemberian bimbingan praktis manasik haji
yang dipraktikan langsung sesuai sarana yang telah tersedia,
maupun proses perjalanan haji. Kebijakan pengasramaan di
Embarkasi ini disamping dimaksudkan untuk proses
reservasion termasuk kelengkapan dokumen perjalanan dan
pemberian living cost, juga untuk pemulihan kebugaran
jamaah agar para jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji
dengan kondisi siap dan sehat, selain itu juga memberi
bimbingan praktis manasik, yang mana diasrama haji ini
5

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

bimbingan manasik hanya sebagi pengulangan dan


pemantapan, karena pada umumnya jamaah haji sudah
menerimanya ketika berada di daerah masing-masing.
Asrama Provinsi atau Transit
Asrama provinsi atau transit yaitu tempat pemondokan
sementara calon jamaah haji untuk kesiapan pemberangkatan
ke Asrama Haji Embarkasi sesuai kloter atau jadwal
penerbangan.

2.2 Landasan Khusus


2.2.1 Pelayanan Jamaah Haji
Adapun kegiatan pelaksanaan pelayanan jamaah haji meliputi:
a. Administrasi
Administrasi adalah seluruh proses kegiatan yang dilakukan
dan melibatkan semua orang secara bersama dalam oraganisasi
dalam mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Mulai dari
proses pendaftaran, pembayaran, surat keimigrasian.
b. Pelayanan satu atap (one stop service)
Pelayanan satu atap adalah dimana calon/jamaah haji
menyelesaikan semua perlengkapan dokumen didalam satu atap
seperti, pasport, gelang identitas, dan uang living kost sebelum
jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci.
c. Kesehatan
Pelayanan kesehatan ini dilakukan sebelum berangkat ke
tanah suci seperti medical chek up, suntikan vaksin menginitis dan
suntikan faxin H1N1, Pelayanan kesehatan dalam pemeriksaan,
perawatan dan pemeliharaan kesehatan calon jamaah haji untuk
menjaga jamaah haji agar tetap dalam keadan sehat antara lain
tidak menularkan atau tertular penyakit selama menjalankan ibadah
haji.
d. Akomodasi
Salah satu unsur paling penting yang harus diperhatiakn oleh
para
penyelenggara ibadah haji adalah akomodasi. Akomodasi harus
diberikan dengan
baik dan memuaskan sehingga para jamaah lebih khusyu dalam
menjalan ibadah haji.
e. Bimbingan manasik

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Bimbingan manasik haji sangatlah penting untuk kepahaman


para calon jamaah haji ketika menunaikan ibadah haji, bimbingan
manasik haji dapat dilakukan dengan dua bagian yaitu:
1) Pra haji yaitu untuk para jamaah haji mengerti dan
memahami bagaimana cara beribadah haji nanti ketika berada di
tanah suci.
2) Ketika berlangsung yaitu bimbingan yang dilakukan ketika
berada di tanah suci dengan cara pembimbing dapat mendampingi,
memberi, dan mengarahkan kepada jamaah agar pelaksanaan
ibadah haji sesuai dengan tata cara ibadah haji.

f. Konsumsi
Kelayakan dalam penyajian makanan yang memenuhi
setandar gizi dan higienis merupakan service yang menjadikan
jamaah merasa nyaman dan adanya kepuasan tersendiri sehingga
jamaah merasakan perhatian dalam perjalanan ibadah haji.
g. Transpotasi
Transportasi yang aman dan lancar memegang peran yang
cukup menentukan dalam pelaksanaan haji. Pergerakan calon
jamaah haji dari daerah asal masiang-masing, memerlukan sarana
transpotasi yang sesui dengan jarak tempuh perjalanan dan volume
angkut (orang dan barang).
h. Keamanan
Mengamankan dan bertanggung jawab kepada para
calon/jamaah haji dari mulai keberangkatan hingga pemulangan.
Dan bekerja sama dengan instansi terkait.

2.2.2 Kesiapan Fasilitas Bangunan


Untuk setiap asrama haji harus memiliki komponen fasilitas yang
terdiri dari:
1. Bangunan Asrama
2. Bangunan Kantor dan srana penunjang
3. Banguanan ruang pertemuan
4. Bangunan Masjid
5. Bangunan tempat makan dan dapur
6. Bangunan sarana lainnya, keamanan, kesehatan dan lain-lain.

2.2.3 Fasilitas Pelayanan Asrama Haji Embarkasi


Penyelenggaraan ibadah haji tugas nasional dengan berbagai aspek
antara lain adalah
1. Bimbingan
2. Kesehatan
7

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

3. Transportasi
4. Akomodasi
5. Keamanan
Semua dikelola secara profesional dan Akuntabel dengan
mengedepankan kepentingan jamaah.

2.2.4 Studi Banding

Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede

Lokasi : Jl. Raya


Makassar , Jakarta Timur.

Pondok

Gede

Kel.

Pi nangRanti

, Kec.

Dihubungkan dengan status kelembagaannya,asrama haji


pondok gede berada di bawah naungan departemen agama RI
dibantu oleh beberapa instansi
pemerintah terkait. Sedangkan
pengelolaan asrama haji sendiri disesuaikan dengan kegiatan-kegiat
an yang ada sehingga terbentuk suatu struktur organisasi BPAH
embarkasi pondok gede. Struktur organisasi tersebut menunjukan
system pengelolaan harian (di dalam dan diluar musim haji),
sedangkann pada musim haji di bentuk suatu panitia penyelenggara
ibadah haji (PPIH) yang di keluarkan tiap tahun sebagaimana yang
telah di tentukan oleh departemen agama RI. Asrama haji di Jakarta
ini
merupakan
salah
satu tempat
pemberangkatan
dan
pemulangan jamaah haji Indonesia, jadi secara umum merupakan
fasilitas berskala nasional.
Akan tetapi dalam pelaksanaannya,
asrama haji ini melayani daerah - daerah yang berdekatan Fasilitas
yang ada pada asrama haji ini diantaranya:

Gedung
Gedung
Gedung
Gedung

Asrama = 441 kamar


Kelas = 24 kelas
Serba Guna 1 = 1000 orang
Serba Guna 2 = 1500 orang
8

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Gedung Serba Guna 3 = 500 orang


Lapangan Manasik
Masjid Al Mabrur

Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Lokasi berada di jalan Manyar Kertoadi 6 Aukolilo, Surabaya


Fasilitas yang ada di asrama haji ini antaralain :

Hal l Aula Bir Ali


Hal l Akbar Mina
Hal l Akbar Zaitun
Hal l Khusus AC
Hal l Khusus Non-AC
Ruang Meeting : VIP dan Sekretariat
Gedung Asrama (14 Gedung), 390 Kamar (3433 orang)
Lapangan Tenis dan Taman Bermain Anak
Masjid

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

BAB III
GAMBARAN TEKNIS
3.1 Data Eksisting

Alamat :
Jl. Cipta Sari, Tengkerang Sel., Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau

Luas Lahan : 5,3 hektare


Batasan :
- Utara : Jl. Mulya Sari
- Timur : Jl. Cipta Sari
- Selatan : Jl. Mustafa Sari

10

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

BAB IV
Aspek Proyek
4.1 Aspek Teknis

4.1.1 Aspek Teknis Perencanaan


a. Survey Lokasi Alternatif Terminal
b. Perizinan (10 Bulan)
Izin Penetapan Lokasi
- Survey Topografi
- Studi Kelayakan
Izin Pembangunan
- Amdal
- Rencana Detail Teknis Terperinci
Izin Operasional
- Proposal Rencana Kegiatan
- SOP
c. Perencanaan (6 Bulan)
Gambar Pra Rancangan Terminal Tirtonadi
- Masterplan
- Tampak
- Potongan
- Ilustrasi 3 Dimensi
Gambar Pengembangan Rancangan
- Pekerjaan Arsitektur
- Pekerjaan Struktur
- Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
Gambar Dokumen Pelaksanaan
- Rencana dan Detail Pekerjaan Arsitektur
- Rencana dan Detail Pekerjaan Struktur
- Rencana dan Detail Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
c. Pembangunan
Tahap I (Sisi Barat) Tahun ke-1
Tahap II (Sisi Tengah) - Tahun ke-2
Tahap III (SIsi Barat)- Tahun ke-3
d. Pengawasan Berkala
Tahap I (Sisi Barat) - Tahun ke-1
Tahap II (Sisi Tengah) - Tahun ke-2
Tahap III (SIsi Barat)- Tahun ke-3
Keseluruhan Bangunan Terminal - Tahun ke-4
4.2 Aspek Managerial dan Administratif (Sumber Daya Manusia)
Sistem Hubungan Kerja Pelaksana Proyek
11

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Pemberi Tugas
Dinas Perhubungan Kota Surakarta

Kontraktor
Pelaksana:
Keterangan

Konsultan Perencana
HubunganKonsultan
Kontrak Pengawas

Hubungan Kerja
b. Administratif Pelaksana Proyek
i. Konsultan Perencana

Seorang arsitek perencana sebagai konseptor yang telah


memiliki pengalaman minimal 5 tahun
Seorang arsitek proyek untuk mengolah desain bangunan
serta spesifikasi yang dibutuhkan, memiliki pengalaman
minimal 5 tahun
Seorang kepala sub bagian struktur yang telah
berpengalaman minimal 5 tahun
Seorang kepala sub bagian mekanikal & elektrikal yang
telah berpengalaman minimal 5 tahun
5 orang draftman untuk menangani permasalahan gambar
dan meninjau kembali gambar kerja dengan lapangan,
pengalaman minimal 5 tahun.
Seorang kepala sub bagian keuangan dan administrasi
untuk menangani managerial proyek, berpengalaman
minimal 5 tahun
Arsitek Perencana
Sub. Bag. Keuangan & Administrasi

Arsitek Proyek

Draftman

Sub. Bag. Struktur

Sub. Bag. ME

ii. Konsultan
Pengawas
Draftman
Draftman
Seorang manager proyek yang telah memiliki pengalaman
minimal 5Struktur
tahun Organisasi Konsultan
Perencana Proyek
3 orang koordinator
proyek memiliki pengalaman minimal 5
tahun
12

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

6 orang kepala pengawas lapangan yang memiliki


pengalaman minimal 5 tahun
Seorang kepala sub bagian keuangan dan administrasi
untuk menangani managerial proyek, berpengalaman
minimal 5 tahun
Manager Proyek

Sub. Bag.
Keuangan &
Administrasi

ii.
iii.

Koordinator
Proyek
(Barat)

Koordinator
Proyek
(Tengah)

Koordinator
Proyek
(Timur)

Pengawas
Lapangan
(Struktur)

Pengawas
Lapangan
(Struktur)

Pengawas
Lapangan
(Struktur)

Pengawas
Lapangan
(ME)

Pengawas
Lapangan
(ME)

Pengawas
Lapangan
(ME)

Struktur Organisasi Konsultan

Kontraktor
Pelaksana
Pengawas
Proyek
Seorang site manager proyek yang telah memiliki
pengalaman minimal 5 tahun
Seorang kepala sub bagian keuangan dan administrasi
untuk menangani managerial proyek, berpengalaman
minimal 5 tahun
Seorang site engineer yang telah memiliki pengalaman
minimal 5 tahun
Seorang penanggung jawab lapangan yang telah memiliki
pengalaman minimal 5 tahun
Seorang quantity surveyor, berpengalaman minimal 5
tahun
Seorang draftman berpengalaman selama 3 tahun
Seorang kepala logistik telah berpengalaman 3 tahun
Seorang kepala pelaksana bagian M & E berpengalaman 5
tahun
Seorang kepala pelaksana bagian struktur berpengalaman
5 tahun
Seorang
kepala
pelaksana
bagian
arsitektur
berpengalaman 5 tahun
Seorang kepala mandor

13

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Para pekerja
keahliannya

yang

yang

terampil

sesuai

dengan

14

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru


Site Manager

4.3 Aspek Finansial

Sub. Bag. Keuangan & Administrasi

a. Estimasi Biaya Pengeluaran


Berikut adalah rincian biaya yang akan dikeluarkan selama masa
pembangunan asrama haji embarkasi Pekanbaru

Penanggung Jawab Lapangan Site Engineer

Quantity Surveyor

Biaya Perizinan
Izin Prinsip/Fatwa Lahan = Rp. 3.000.000
Izin Pemanfaatan Lahan = Rp. 3.000.000
DrafterPelaksana
Pelaksana
Struktur
Pelaksana Bidang ME
Bidang
AMDALArsitektur
Pekanbaru
=Bidang
Rp. 5.000.0000
IMB = Rp. 190.000.000
Izin Lingkungan Kecamatan = Rp. 1.000.000
Izin Gangguan = Rp. 1.500.000
Logistik
Harga total perizinan = Rp 203.500.000
Biaya Pembebasan dan Pembersihan Lahan
Mandor
Harga tanah / meter daerah Pekanbaru = Rp 1.500.000
Luas lahan = 53.000 m2
Total harga lahan
= Rp. 75.000.000.000
Pekerja Tukang
Pembersihan lahan = Rp 50.000.000
Total
= RpOrganisasi
75.050.000.000
Struktur
Kontraktor Pelaksana Proyek

Biaya Konstruksi Asrama Haji Embarkasi


Harga konstruksi untuk tenaga kerja dan material per
meter persegi = Rp. 2.000.000
Harga konstruksi Asrama Haji Embarkasi /tahap = (Rp.
2.000.000) X (2.000 m2) = Rp. 4.000.000.000
(Dilakukan per tahap karena dana APBN/APBD yang
diterima
selama
pembangunan
tidak
sekaligus
diberikan)
Total = Rp 4.000.000.000 x 3 Tahap = Rp
12.000.000.000
Biaya Konstruksi Fasilitas Penunjang
Harga konstruksi untuk fasilitas penunjang berupa area
taman per meter persegi = Rp. 800.000
Harga konstruksi untuk fasilitas penunjang berupa area
manasik haji per meter persegi = Rp. 800.000
Luas fasilitas penunjang 2.000 m2
Harga konstruksi untuk fasilitas penunjang = (Rp.
800.000) X (2.000 m2) = Rp. 1.600.000.000

15

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Berikut adalah tabulasi biaya pengeluaran pembangunan


asrama haji embarkasi
RINCIAN
Biaya Perizinan
Biaya Pembebasan dan

BIAYA
Rp 203.500.000
Rp

Pembersihan Lahan
Biaya Konstruksi asrama haji

75.050.000.000
Rp

Biaya Konstruksi Fasilitas

12.000.000.000
Rp

Pengunjung
Total

1.600.000.000
Rp

Pajak 10%

88.853.500.000
Rp

Total Biaya setelah Pajak

8.885.350.000
Rp

10 %

97.738.850.000

Sedangkan
biaya
yang
akan
dikeluarkan
setelah
pembangunan selesai dan aktivitas terminal berjalan normal
(Masa Operasi Proyek) adalah sebagai berikut :
Biaya Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Terminal =
Rp 100.000.000/bulan
Biaya Administrasi Kantor = Rp 100.000.000/bulan
Total = Rp 200.000.000/bulan
b. Estimasi Biaya Pemasukan
Berikut adalah biaya pemasukan untuk dana pembangunan
asrama haji embarkasi
APBN + APBD Pekanbaru Tahun 2017 (Pembangunan Tahap
I)
= Rp 30.000.000.000
APBN + APBD Pekanbaru Tahun 2018 (Pembangunan Tahap
II)
= Rp 35.200.000.000
APBN + APBD
Pekanbaru Tahun 2019 (Pembangunan
Tahap III)
= Rp 35.000.000.000

Berikut adalah rincian dana untuk pengeluaran sumber daya


manusia :
Gaji karyawan = 100 org x Rp 3.000.000 = Rp 300.000.000
16

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

Simpulan Tabulasi Rincian Dana Masuk dan Keluar :


RINCIAN
PENGELUARAN
- Masa Pembangunan
Proyek
- Masa Operasi
Proyek
- Gaji SDM
PEMASUKAN
- Masa Pembangunan
Proyek (APBN/APBD
akumulasi tahun
2013, 2015, &
2017)
- Masa Operasi
Proyek

BIAYA
Rp
97.738.850.000
Rp
200.000.000/bul
an
Rp 300.000.000

KETERANGAN
Tahap I, II dan III
Pemeliharaan
Gedung dan
Administrasi
Kantor
100 karyawan

Rp
100.200.000.00
0

Tahap I, II dan III

Rp 654.600.000

Retribusi bus &


sewa kios

4.4 Aspek Ekonomis

Perekonomian masyarakat sekitar lokasi akan semakin membaik


karena asrama haji embarkasi dapat menampung jamaah dari
luar kota Pekanbaru
Mendukung juga perekonomian kota Pekanbaru dari pajak
pemasukan.

17

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

BAB V
Kesimpulan
5.1. Kesimpulan

Dari penjabaran permasalahan diatas, maka dibutuhkan pembangunan


asrama haji embarkasi di Pekanbaru, Riau dengan beberapa alasan.
Belum tersedianya fasilitas asrama haji embarkasi di Pekanbaru
Jamaah haji Pekanbaru samapai saat ini masih menumpang
asrama haji embarkasi Batam untuk fasilitas haji
Jamaah haji Pekanbaru menjadi jamaah no 4 terbanyak di pulau
Sumatera

Dana modal untuk pembangunan asrama haji embarkasi berasal dari


dana APBN dan APBD, maka dari itu pembangunan asrama haji
embarkasi dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap.
Tahap I (Sisi Barat) Tahun ke-1
Tahap II (Sisi Tengah) - Tahun ke-2
Tahap III (Sisi Timur)- Tahun ke-3
Berikut adalah simpulan tabulasi dana masuk dan keluar Pembangunan
asrama haji embarkasi

RINCIAN
PENGELUARAN
- Masa Pembangunan
Proyek
- Masa Operasi Proyek
- Gaji SDM
PEMASUKAN
- Masa Pembangunan
Proyek (APBN/APBD
akumulasi tahun
2013, 2015, & 2017)
- Masa Operasi Proyek

BIAYA

KETERANGAN

Rp
97.738.850.000
Rp
200.000.000/bula
n
Rp 300.000.000

Tahap I, II dan III

Rp
100.200.000.000

Tahap I, II dan III

Rp 654.600.000

Retribusi bus &


sewa kios

Pemeliharaan
Gedung dan
Administrasi Kantor
100 karyawan

V.2. Penekanan

Pengembangan bangunan asrama haji embarkasi dilengkapi dengan


fasilitas lengkap agar jamaah haji dapat merasa aman dan nyaman
saat beraktifitas
Pembangunan asrama haji embarkasi dikonsepkan sedemikian rupa
dengan menyesuaikan lingkungan dan social budaya sekitarnya

18

Pembangunan Asrama Haji Embarkasi di Pekanbaru

PENUTUP
Demikianlah proposal ini kami buat sebaik baiknya berdasarkan
kebutuhan yang sesuai dengan kondisi lapangan. Besar harapan kami
Proyek Pembangunan Asrama Haji Embarkasi ini disetujui oleh pihak
Kementrian Agama Dinas. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi jamaah haji
dari Provinsi Riau dan sekitarnya. Atas segala perhatian dan kerjasamanya
kami ucapkan terima kasih.
Depok, 11 Januari 2017
Hormat Kami,
Pemerintah Daerah Provinsi Riau

19