Anda di halaman 1dari 29

JENIS--2 PENELITIAN

JENIS

SAMINO

DISKRIPTIP

JENIS
PENELI
TIAN

SURVEY ANALITIK
(KONTRIBUSI FAKTOR
RESIKO)

EXPERIMENT
(GEJALA TIMBUL KARENA ADA
PERLAKUAN)
(ADANYA KEL PERLAKUKAN &
NON PERLAKUAN)

1
SURVEY

D
E
S
K
R
I
P
T
I
P

HOUSHOLD
SURVEY
MORBIDITY
SURVEY (PENY)

CASE STUDY

COMPARATIV
E STUDY
CORELATION
STUDY
PREDICTION
STUDY
EVALUATION
STUDY

FUNTIONAL
ANALYSIS
PUBLIC
OPINION
SURVEY

2
CROSS SECTIONAL
(PENGUKURAN DI LAKUKAN SEKALI
DAN DALAM WAKTU YG SAMA)

SUR
VEY
ANA
LITI
C

CASE CONTROL
(EFEK DICARI SAAT INI DAN
DICARI FACTOR RESIKO
(RETROSFECTIVE)

COHORT
(MENGIKUTI KELOMPOK KASUS
DAN KONTROL)
(DIAWAL SEMUA PADA POSISI
YANG SAMA)

3
PRE
EXPERIMEN
T DESIGN

EXP
ERI
MEN
T

POST TEST ONLY DESIGN (TELAH ADA


PERLAKUAN-POST/CASE STUDY)
ONE GROUP PRETEST-POST TEST
(PRE - PERLAKUAN - POST)
STATIC GROUP COMPARISON
(--PERLAKUAN --------------- POST)
(------------------------------- POST)

TRUE
EXPERIMENT
(RANDOMISA
SI)

PRETEST POSTEST WITH CONTROL


GROUP
(PRE -----PERLAKUAN-------POST)
(PRE -------------------------POST)
RANDOMIZED SALAMON FOUR GROUP
POSTEST ONLY CONTROL GROUP DESIGN)
(--PERLAKUAN --------------- POST)
(------------------------------- POST)  R

QUASI
EXPERIMENT
(NOT
RANDOMISASI)

SPARATE SAMPLE PRETEST POSTEST


(UNTUK MEMBANDINGKAN HASIL
INTERVENSI ANTAR WILAYAH
(KECAMAYAN/DESA))
NON EQUIVALENT CONTROL GROUP

QUASI
EXPERIMENT
(NOT
RANDOMISASI)

(KONTROL DAN KASUS VALIDITAS INTERNAL


TIDAK RIGIT)

(PRE 1 ---PERLAKUAN --- POST 1)


(PRE 1 -------------------- POST 1)

CONTROL TIME SERIES DESIGN


(ADANYA KONTROL INTERNAL YANG TINGGI)

SPARATE SAMPLE
PRETEST-POSTEST
(SAMPEL DIACAK DINILAI
PERLAKUAN- DIACAK LAGI
DINILAI)
(PRE ---PERLAKUAN ----------)
(--------PERLAKUAN --- POST)

(PRE 1,2,3,4, ---PERLAKUAN --- POST 1,2,3,4)


(PRE 1,2,3,4, ---PERLAKUAN --- POST 1,2,3,4)

TIME SERIES DESIGN


(PRE DAN POSTNYA BERKALI-KALI)
(PRE 1,2,3,4, ---PERLAKUAN --- POST 1,2,3,4)

PENJELASAN YANG PENTING

A. DESKRIFTIF


Suatu penelitian bertujuan untama untuk


membuat gambaran atau deskripsi
tentang sesuatu keadaan secara obyektif.
obyektif.
Biasanya digunakan untuk memecahkan
masalah saat ini.
ini.
Kasus yan
ang
g dikaji  tunggal (v tunggal).
tunggal).
Mencari hubungan suatu gejala den
eng
gan
peristiwa yan
ang
g mungkin akan timbul
den
eng
gan munculnya gejala tersebut.
tersebut.

Langkah--langkah
Langkah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

8.
9.
10.
11.
12.
13.

Memilih masalah
Merumuskan dan membatasi masalah,
masalah,
Mempumpulkan teoriteori-2 terkait,
terkait,
Membuat kerangka teori dan kerangka konsep,
konsep,
Merumuskan asumsi sbg dasar hipotesis,
hipotesis,
Merumuskan hipotesis
hipotesis,,
Merumuskan dan memilih teknik pengumpulan
data,
Membuat DO,
Menentukan alat pengumpul data (kusioner
(kusioner,, dll)
dll)
Melaksanakan penelitian,
penelitian,
Melakukan pengolahan,
pengolahan,
Menarik kesimpulan,
kesimpulan,
Menyusun dan mempublikasikan hasil
penelitian..
penelitian

B. SURVEY ANALYTIC


Survey atau penelitian yang


mencoba menggali bagaimana dan
mengapa fenomena kesehatan
terjadi.
Melakukan analisis faktor resiko dg
efek (pengaruh)
(pengaruh),, antar faktor resiko,
maupun antar faktor efek.

Faktor efek

 suatu akibat adanya


faktor resiko,
Faktor resiko  suatu fenomena yang
mengakibatkan
terjadinya efek,
Example :
Merokok adalah faktor resiko terjadinya
penyakit kanker paru
paru--paru (efek),
Hipertensi adalah salah satu faktor
resiko dari penyakit jantung (efek).

Ciri Survey Analitik


Penelitian survey analitik, dilihat dari
analisis korelasi dapat diketahui seberapa
jauh kontribusi faktor resiko tertentu
terhadap adanya suatu kejadian tertentu.
Example:
Perokok berat lebih beresiko 15 kali
terkena kanker paruparu-2 dibandingkan
dengan perokok ringan.

CROSS SECTIONAL


Suatu penelitian untuk mempelajari


dinamika korelasi antara faktor
resiko dengan efek, dengan cara
pendekatan, observasi atau
pengumpulan data sekaligus pada
suatu saat.

Jenis ini sering disebut penelitian


tranfersal, sering digunakan utk
penelitian epidemilogi.
Dibandingkan dengan penelitian lain,
jenis ini paling lemah, karena sangat
sederhana dan paling mudah untuk
dilakukan.

Rancangan Penelitian Cross


Sectional
Populasi /
Sampel

Faktor resiko
+

Efek +

Faktor resiko

Efek -

Efek +

Efek -

Example


Hubungan
antara
anemi besi
pada ibu
hamil
dengan
berat
badan
bayi lahir
(BBL).

Status
anemi
Anemi
Tdk
anemi
Jumlah

Status BBL

Jumlah

BBLR
35

Normal
15

50

20

36

56

55

51

106

RANCANGAN PENELITIAN
CASE CONTROL


Suatu penelitian (survey) analitik yg


menyangkut bagaimana faktor resiko
dipelajari dengan menggunakan
pendekatan retrospective
retrospective..
Dengan kata lain efek diindentifikasi
saat ini, kemudian faktor resiko
dicari pada waktu lampau.

Rancangan Penelitian Case


Control
Faktor resiko

Efek +
Faktor resiko
+

(Kasusu)

Populasi /
Sampel
Efek -

Efek
(Kontrol)
Efek +

Example


Hubungan
antara
malnutrisi
pada anak
balita
dengan
perilaku
pemberian
makanan
oleh ibu.

Perilaku
ibu

Baik
Krg
Baik
Jumlah

Status nutrisi

Jumlah

Normal Malnut
risi
26
13

39

20

25

45

46

38

84

RANCANGAN PENELITIAN
COHORT


Sering disebut Prosfektif, adalah


penelitian survey yg paling baik
dalam mengkaji hubungan antara
faktor resiko dg efek.
Faktor resiko yang akan dipelajari
diindentifikasi terlebih dahulu,
kemudian diikuti kedepan secara
prosfektif timbulnya efek.

Kesimpulan dari penelitian akan


membandingkan proporsi subyek
yang menjadi sakit antara kelompok
kontrol dan resiko.
Dg kata lain antara kelompok kontrol
dan resiko akan dibandingkan berapa
yang efek diantara keduanya.

Rancangan Penelitian Cohort


Efek -

Faktor
Resiko +
Efek +

Populasi /
Sampel
Efek -

Faktor
Resiko Efek +

Example


Hubungan perokok dengan timbulnya


kanker paruparu-paru.
Hubungan perilaku PSN dengan
kejadian DBD.

Keunggulan Kohort


Dapat mengatur komparabilitas dua


kelompok sejak awal,
Dapat menetapkan besarnya resiko
dari waktu kewaktu.
Ada keseragaman observasi antara
faktor resiko dan efek dari waktu
kewaktu.

Keterbatasan



Waktu cukup lama,


Memerlukan sarana dan pengoloaan
yg rumit,
Adanya kemungkonan responden
dropout,
Kurang etis mengamati efek.

METODE PENELITAIAN
EKSPERIMEN


Kegiatan percobaan yg bertujuan


untuk mengetahui suatu gejala atau
pengaruh yg timbul,
timbul, sebagai akibat
adanya perlakukan tertentu
tertentu..
Adanya kelompok kontrol untuk
membandingkan ada/
ada/tidaknya
pengaruh perlakuan tsbt.
tsbt.

INTERVENSI:
1. PREVENTIF,
2. KURATIF
APLIKASI
PENELITIAN
EKPERIMEN
DLM
KESEHATAN

KLINIK :
1. OBSERVASI DILAKUKAN DGN
ALAMIAH,
2. OBSERVAS DIALKUKAN DGN
PERLAKUKAN.

PENELITIAN OBAT
1.

2.

3.

4.

Obat diberikan ke manusia pertama kali


(setelah diujicobakan ke binatang),
Mencatat adanya efek pada
penyembuhan penyakit,
Diujicobakan pada banyak orang, untuk
mengetahui efek samping, kemampuan
obat,
Penelitian setelah obat dipasarkan (efek
samping, manfaat, pengguna obat, ratio
biaya (resiko/keuntungan).

NEX WEEK