Anda di halaman 1dari 2

Ayo kenali kulitmu

Apa sih,
Dermatitis itu ??

Tanda & Gejala??

Suatu penyakit yang menyerang pada kulit

Radang akut (dolor), terutama pruritus


(gatal-gatal)
Kenaikan suhu (kalor)
Kemerahan (rubor)
Pembengkakan (tumor atau edema)
Gangguan fungsi kulit (fungsiolesa)

dengan gejala yang paling umum yaitu pruritus


atau gatal-gatal. Gejala lain yang tampak
adalah kemerahan (inflamasi eritema), tonjolantonjolan berisi air (vesikulasi), keluar nanah
(eksudasi), dan pembentukan sisik. Tanda-tanda
tersebut tidak selalu timbul pada saat yang
sama. Penyakit ini bersifat kambuhan dan
dapat menjadi kronis.

Penyebab Dermatitis?
Penyebab dermatitis kadang-kadang tidak
diketahui
Merupakan kombinasi dari herediter/
keturunan dan factor lingkungan
Sebagian besar merupakan respon kulit
terhadap agen-agen, misalnya zat kimia,
protein, bakteri, dan fungus/jamur.
Faktor lainnya bisa jadi penurunan daya
tahan tubuh
Pemerintah Kabupaten Bandung
RSUD SOREANG
Departemen Kulit dan Kelamin

Penanganan,
Gimana yaa?
Hindari menggaruk, karena tidak akan
membuat
gatal
hilang,
memperburuk
ketidaknyamanan
Gunakan
pelembab untuk
mengurangi gatal
misal lotion
Hindari penyebab alergi (Detergen atau serbuk
kayu, makanan yang sering menyebabkan
alergi susu, telur, gandum, kacang-kacangan
kedelai dan makanan laut)
Mandi teratur dapat mengurangi dermatitis,
gunakan sabun yang sesuai dan tidak
menyebabkan alergi.

Selalu mencuci pakaian yang baru dibeli


sebelum memakainya.

Macam-macam
dermatitis??
1. Dermatitis kontak
Dermatitis kontak adalah dermatitis yang
disebabkan oleh bahan/substansi tertentu
yang mengakibatkan iritan misal pada
parfum, bahan kimia.

dilipatan siku atau belakang lutut. Dermatitis


biasanya muncul saat alergi dan seringkali
muncul pada keluarga

Tahapan dermatitis atopik


3. Sebborheich dermatitis.
Dermatitis ini seringkali diakibatkan faktor
keturunan, muncul saat kondisi mental dalam
keadaan stress.

biasanya setelah usia 2 bulan.Lesi mulai di


muka (dahi, pipi), karena gatal digosok,
pecah, eksudatif. Bila makan makanan yang
sebelumnya
menyebabkan
kambuhnya
penyakit itu.
Fase anak (usia 2 - 12 tahun)

4. Statis dermatitis.
Merupakan dermatitis sekunder akibat
insufisiensi kronik vena atau hipertensi vena
tungkai bawah.

2. Neurodermatitis
Peradangan kulit yang kronis lama timbul,
karena goresan pada kulit secara berulang,
penyakit ini muncul saat sejumlah pakaian
ketat yang kita kenakan, biasanya muncul
pada pergelangan kaki, pergelangan tangan,
lengan, dan bagian belakang dan leher

Fase infatil (0-2 tahun)

dermatitis atopik anak berjalan kronis akan


berlanjut sampai usia sekolah dan predileksi
biasanya terdapat pada lipat siku, lipat lutut,
leher dan pergelangan tangan. Jari-jari tangan
sering terkena dengan lesi eksudatif dan
kadang-kadang terjadi kelainan kuku
Fase Dewasa ( > 12 tahun)

5. Dermatitis Atopik
Merupakan peradangan kulit yang kronis,
disertai gatal yang umumnya sering terjadi
selama masa bayi dan anak-anak.Gejalagejala antara lain gatal- gatal, kulit menebal,
dan pecah-pecah. Seringkali muncul

Lesi kering, agak menimbul, papul datar dan


cenderung
bergabung
menjadi
plak
likenifikasi dengan sedikit skuama, sering
terjadi eksoriasi dan eksudasi karena
garukan, lambat laun terjadi hiperpigmentasi.

Pesan Kesehatan Masyarakat


Lebih Baik Mencegah Dari Pada Mengobati
Hubungi petugas kesehatan bila
membutuhkan informasi dan
bantuan penanganan !!!