Anda di halaman 1dari 4

1.

Pada tanggal 1 desember 2012, PT jaya kusuma membeli sebuah mobil angkut bekas dengan
harga perolehan Rp 85.000.000. Mobil tersebut diperkirakan mempunyai umur ekonomis 5
tahun, dengan nilai residu Rp 10.000.000. Berdasarkan data dalam ilustrasi ini hitunglah
besarnya penyusutan dengan metode garis lurus!
2. Sebuah mesin produksi dengan harga Rp 315.000.000 mulai digunakan untuk operasi
perusahaan pada bulan Januari 2011. Umur penggunaan ditaksir selama 5 tahun dengan nilai
residu Rp 15.000.000. Hitunglah penyusutan tiap tahun dari penggunaan mesin tersebut
dengan metode jumlah angka tahun!
3. Sebuah mobil mulai dioperasikan untuk usaha pada tanggal 1 Januari 2012. Mobil tersebut
diperoleh dengan harga Rp 165.000.000 dan ditaksir dapat dioperasikan untuk usaha selama 5
tahun. Hitunglah penyusutan tiap tahun dengan metode menurun berganda!
4. Harga perolehan mesin produksi Rp 12.500.000 dengan Nilai Residu Rp 780.000, selama 4
tahun ditaksir akan menghasilkan 40.000 unit dengan perincian sebagai berikut:
5. tahun pertama 1500 unit, tahun kedua 10.000 unit, tahun ketiga 8000 unit, dan tahun keempat
7000 unit. Hitunglah penyusutan perunit dan penyusutan tiap tahun dari mesin tersebut
dengan metode satuan unit produk!
6. Harga perolehan mesin produksi Rp 12.500.000 dengan Nilai Residu Rp 780.000,umur
ekonomis empat tahun. selama 4 tahun mesin tersebut digunakan sebanyak 10.000
jam,sedangkan kegiatan untuk tahun pertama 3500 jam, tahun kedua 2800 jam, tahun ketiga
2000 jam, dan tahun keempat 1700 jam. Hitunglah penyusutan tiap tahun dari mesin tersebut
dengan metode satuan jam kerja!

embahasan soal 1
Dalam soal 1 diketahui harga perolehan mobil Rp 85.000.000, Umur ekonomis 5 tahun, dan nilai
residu Rp10.000.000. Berdasarkan data tersebut dapat dicari besarnya penyusutan dengan
metode garis lurus tiap tahun dengan perhitungan sebagai berikut:
Penyusutan tiap tahun = (Harga perlehan-Nilai residu) : Umur ekonomis
= (85.000.000 - 10.000.000) : 5
= Rp 15.000.000
Pembahasan soal 2
Dalam soal 2 dapat diketahui Harga perolehan mesin Rp 315.000.000, nilai residu Rp
15.000.000, dan umur ekonomis 5 tahun. Berdasarkan data tersebut besarnya penyusutan tiap
tahun dengan metode jumlah angka tahun dapat dicari dengan perhitungan sebagai berikut:
Langkah pertama mencari jumlah angka tahun umur aktiva;
Jumlah angka tahun => 1+2+3+4+5 = 15
Setelah diketahui jumlah angka tahun selanjutnya dapat dicari penyusutan tiap tahun dengan
rumus berikut ini:
Penyusutan= Sisa umur penggunaan x (harga perolehan-nilai residu)
Jumlah angka tahun
Penyusutan tahun 1 = (5/15) x (315.000.000-15.000.000) = Rp 100.000.000
Penyusutan tahun 2 = (4/15) x (315.000.000-15.000.000) = Rp 80.000.000
Penyusutan tahun 3 = (3/15) x (315.000.000-15.000.000) = Rp 60.000.000
Penyusutan tahun 4 = (2/15) x (315.000.000-15.000.000) = Rp 40.000.000
Penyusutan tahun 5 = (1/15) x (315.000.000-15.000.000) = Rp 20.000.000
Pembahasan soal 3
Dalam soal 3 dapat diketahui bahwa Harga perolehan Rp 165.000.000, nilai ekonomis 5 tahun.
Berdasarkan data tersebut dapat dihitung besarnya penyusutan tiap tahun dengan metode
menurun ganda dengan perhitungan sebagai berikut:
Langkah pertama mencari besarnya besarnya persentase penyusutan tiap tahun;
Jika dalam metode garis lurus persentase penyusutan tiap tahun adalah:
= 100% : umur ekonomis
= 100% : 5 = 20%
Karena dalam metode menurun berganda besarnya persentase penyusutan 2x dari persentase
metode garis lurus maka besarnya persentase penyusutan metode menurun berganda adalah 40%.
Langkah berikutnya adalah menentukan besarnya penyusutan tiap tahun dengan perhitungan
sebagai berikut:
Penyusutan = persentase penyusutan x Harga buku aktiva tetap
Penyusutan tahun 1 => 40% x 165.000.000 = Rp 66.000.000
Penyusutan tahun 2 => 40% x 99.000.000 = Rp 39.600.000
Penyusutan tahun 3 => 40% x 59.400.000 = Rp 23.760.000
Penyusutan tahun 4 => 40% x 35.640.000 = Rp 14.256.000
Penyusutan tahun 5 => 40% x 21.384.000 = Rp 8.553.600

Note: Harga buku = Harga perolehan - Akumulasi penyusutan, Pada tahun 1 belum ada
akumulasi penyusutan karena mobil masih baru sehingga Harga buku aktiva = Harga perolehan.
Pembahasan soal 4
Dalam soal 4 dapat diketahui Bebeara hal yaitu:
Harga perolehan aktiva tetap dalam hal ini mesin sebesar Rp 12.500.000
Nilai Residu Rp 780.000
Umur ekonomis selama 4 tahun
Jumlah total produk yang dapat dihasilkan oleh mesin tersebut selama umur ekonomis sejumlah
40.000 unit, dengan perincian tahun pertama 1500 unit, tahun kedua 10.000 unit, tahun ketiga
8000 unit, dan tahun keempat 7000 unit.
Berdasarkan data tersebut maka kita dapat mencari penyusutan mesin dari tiap unit produk yang
dihasilkan maupun penyusutan mesin tiap tahun, adapun perhitungan yang diperlukan adalah
sebagai berikut:
Penyusutan mesin perunit produk = (Harga perolehan-Nilai residu)
Total unit produk
= (12.500.000-780.000) : 40.000
= Rp 293
Penyusutan mesin per tahun dapat diketahui dengan perhitungan sebagai berikut:
Penyusutan pertahun = penyusutan per unit x jumlah produk pertahun
Tahun 1 => 293 x 15.000 = Rp 4.395.000
Tahun 2 => 293 x 10.000 = Rp 2.930.000
Tahun 3 => 293 x 8000 = Rp 2.344.000
Tahun 4 => 293 x 7000 = Rp 2.051.000
Pembahasan soal 5
Dalam soal 5 dapat diketahui Bebeara hal yaitu:
Harga perolehan aktiva tetap dalam hal ini mesin sebesar Rp 12.500.000
Nilai Residu Rp 780.000
Umur ekonomis selama 4 tahun
Jumlah total jam penggunaan mesin dalam operasional perusahaan selama umur ekonomis
sejumlah 41.000 jam, dengan perincian tahun pertama 3500 jam, tahun kedua 2800 jam, tahun
ketiga 2000 jam, dan tahun keempat 1700 jam. Berdasarkan data tersebut maka kita dapat
mencari penyusutan mesin dalam tiap jam penggunaan mesin tersebut maupun penyusutan mesin
tiap tahun, adapun perhitungan penyusutan mesin dengan metode satuan jam kerja adalah
sebagai berikut:
Penyusutan mesin perjam = (Harga perolehan-Nilai residu)/Total jam kerja
= (12.500.000-780.000) : 10.000
= Rp 1.172
Penyusutan mesin per tahun dapat diketahui dengan perhitungan sebagai berikut:
Penyusutan pertahun = penyusutan per unit x jumlah jam kerja pertahun
Tahun 1 => 1.172 x 3500 = Rp 4.102.000
Tahun 2 => 1.172 x 2800 = Rp 3.281.000
Tahun 3 => 1.172 x 2000 = Rp 2.344.000
Tahun 4 => 1.172 x 1700 = Rp 1.992.000

Anda mungkin juga menyukai