Anda di halaman 1dari 2

dapat dilakukan dalam bentuk pembinaan, pendampingan, pertemuan-pertemuan,

maupun konsultasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor diperlukan untuk
keberhasilan pencapaian kinerja antara lain melalui forum mini lokakarya, pertemuan
koordinasi di kecamatan, maupun forum yang lain

Elemen Penilaian:
1. Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan pembinaan kepada pelaksana dalam
melaksanakan kegiatan.
2. Pembinaan meliputi penjelasan tentang tujuan, tahapan pelaksanaan kegiatan, dan
teknis pelaksanaan kegiatan berdasarkan pedoman yang berlaku.
3. Pembinaan dilakukan secara periodik sesuai dengan jadwal yang disepakati dan pada
waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan.
4. Penanggung

jawab

UKM

Puskesmas

mengkomunikasikan

tujuan,

tahapan

pelaksanaan kegiatan, penjadwalan kepada lintas program dan lintas sektor terkait.
5. Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan koordinasi dalam pelaksanaan
kegiatan kepada lintas program dan lintas sektor terkait.
6. Ada kejelasan peran lintas program dan lintas sektor terkait yang disepakati bersama
dan sesuai pedoman penyelenggaraan UKM Puskesmas.
7. Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap
pelaksanaan komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor.
Kriteria
5.1.5. Penanggung jawab UKM Puskesmas mengupayakan minimalisasi risiko pelaksanaan
kegiatan terhadap lingkungan.
Pokok Pikiran:

Pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas dapat menimbulkan risiko terhadap


lingkungan. Risiko terhadap lingkungan perlu diidentifikasi oleh Penanggung jawab
dan

Pelaksana

untuk

mengupayakan

langkah-langkah

minimalisasi risiko pelaksanaan kegiatan terhadap lingkungan.

pencegahan

dan/atau

Yang termasuk risiko terhadap lingkungan adalah: gangguan terhadap kondisi fisik,
seperti kebisingan, suhu, kelembaban, pencahayaan, cuaca, bahan beracun/berbahaya,
limbah medis, sampah infeksius.

Elemen Penilaian:
1. Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan identifikasi kemungkinan terjadinya
risiko terhadap lingkungan dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan.
2. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana melakukan analisis risiko.
3. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana merencanakan upaya pencegahan
dan minimalisasi risiko.
4. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana melakukan upaya pencegahan
dan minimalisasi risiko.
5. Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan
dan minimalisasi risiko.
6. Jika terjadi kejadian yang tidak diharapkan akibat risiko dalam pelaksanaan kegiatan,
dilakukan minimalisasi akibat risiko, dan kejadian tersebut dilaporkan oleh Kepala
Puskesmas kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Kriteria
5.1.6. Penanggung jawab UKM Puskesmas memfasilitasi pemberdayaan masyarakat dan
sasaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi
Pokok Pikiran:

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja, perlu dilakukan


fasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat
yang merupakan salah satu fungsi Puskesmas. Fungsi tersebut tercermin dalam
perencanaan dan pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas.