Anda di halaman 1dari 179

Naked

(The Blackstone Affair #1)


by
Raine Miller
1|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Prolog

Mei 2012, London


Aku tidak tahu apa-apa tentang politik Amerika. Aku tidak perlu tahu.
Aku seorang warga negara Inggris dan Parlemen cukup
membingungkan. Politik tidak menarik banyak minatku. Tapi aku
dipaksa untuk bekerja di sekitar produk sampingan dari urusan politik
sepanjang waktu. Aku berurusan dengan keamanan, baik swasta dan
pemerintah Inggris. Aku pandai pekerjaanku. Aku menganggapnya
sangat serius. Dalam bisnisku, anda harus pandai karena ketika anda
tidak pandai ... orang meninggal.
Anggota Kongres Amerika Serikat meninggal dalam kecelakaan
pesawat. Layak diberitakan tentu saja. Tapi ketika anggota Kongres
tersebut adalah calon wakil presiden kemungkinan bagi partai
penantang dan pemilu hanya bulanan lagi kemudian hal itu menjadi
berita dunia dalam sekejap seperti virus. Terutama ketika orang-orang
yang ingin berkuasa akan melakukan apa saja untuk memastikan
incumbent tidak akan pernah bertahan di jabatan kedua. Berebut
untuk menjadi pengganti, GOP (Grand Old Party atau partai
Republik) memerlukan seseorang untuk mengisi slot kosong di tiket
mereka. Dan ini adalah bagaimana caraku bisa datang untuk
menemukan dirinya.
Aku menerima email dari ayahnya dulu.
2|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Sebuah suara dari masa laluku memperpanjang sapaan yang ramah


dan pengakuan di mana kami berdua telah berakhir. Cukup adil. Masa
laluku telah penuh dengan warna, termasuk yang baik dan yang
buruk, dan ia datang ke dalam hidupku selama salah satu bagian yang
baik.
Sebuah panggilan telepon datang berikutnya di mana dia bilang dia
memiliki seorang putri yang tinggal di London. Dia khawatir tentang
keselamatannya dan memberikan beberapa rincian tentatif tentang
mengapa bisa seperti itu. Aku sopan dan cukup yakin aku tidak perlu
melibatkan diri. Pekerjaanku telah berlebihan seperti saat itu.
Mengorganisir keamanan VIP untuk London 2012 di Olimpiade XXX
cukup banyak memakan semua waktuku dan aku tidak ada cadangan
waktu untuk putri seorang kenalanku yang aku bertemu di sebuah
turnamen poker lebih dari enam tahun berlalu.
Aku bilang tidak. Aku bahkan siap untuk memberinya arahan
perusahaan keamanan swasta sebagai bantuan pribadi yang lain ketika
ia memainkan tangannya. Pemain poker tahu kapan untuk bermain
dengan tangan mereka.
Dia mengirimiku fotonya di email kedua. Gambar itu mengubah
segalanya. Aku tidak sama setelah aku melihatnya dan aku tidak bisa
kembali ke diriku yang sebelumnya belum melihatnya foto itu. Tidak
setelah kami bertemu malam itu di jalan. Seluruh duniaku berubah
karena sebuah foto. Sebuah foto gadis cantik Amerikaku.
LoveReads
3|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Bab 1

Ibuku tidak boleh melihat ini sekarang dan itu adalah suatu hal yang
benar-benar baik. Dia akan panik. Aku bisa pergi ke acara Benny
karena aku bilang aku akan berada di sini dan aku tahu betapa
pentingnya ini baginya. Sangat penting bagiku juga. Aku hanya ingin
yang terbaik untuk sahabatku seperti juga yang dia lakukan untukku.
Dalam tiga tahun terakhir Benny telah di sana untuk menghiburku,
minum denganku, bersimpati untukku, dan bahkan untuk
membantuku membayar sewaku dalam acara ini dengan memberikan
aku pekerjaan. Nah, itu dan fakta dia memotretku di kanvas, aku
menatapnya sekarang. Dan itu adalah gambar tubuh telanjang diriku.
Berpose sebagai model telanjang bukan sesuatu yang aku impikan
untuk dilakukan untuk hidupku atau apa, tapi itu adalah cara untuk
membuat beberapa uang ekstra di antara pinjaman mahasiswa. Dan
akhir-akhir ini aku telah mendapatkan penawaran dari beberapa
fotografer lainnya. Benny mengatakan harus bersiap untuk sesuatu
yang lebih menarik, karena acara malam ini. Orang-orang akan
menanyakan tentang si model. Ini adalah penghargaan Brynne. Itu
adalah Benny-ku, selalu optimis.
Aku meneguk sampanyeku dan mempelajari gambar sangat besar
tergantung di dinding galeri. Benny punya bakat. Untuk anak
pengungsi Somalia yang memulai dengan kurang dari apa-apa di
Inggris, ia tahu bagaimana untuk mengkonfigurasi gambar. Dia
4|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

memotretku di punggungku dengan kepala berpaling ke samping,


lenganku di atas dada dan tanganku terbentang diantara kedua kaki.
Dia ingin rambutku terhampar dan vaginaku tertutup.
Aku mengenakan string thong' untuk foto ini tetapi kalian tidak bisa
melihatnya. Tidak ada yang ditunjukan untuk mengklasifikasikan
gambarku sebagai porno. Istilah yang tepat adalah fotografi telanjang
artistik. Tubuhku difoto dengan selera tinggi atau aku tidak akan
melakukannya. Yah, aku pasti berharap gambarku tidak muncul di
situs-situs porno, tapi siapa yang bisa tahu pasti hari ini. Aku tidak
melakukan porno. aku hampir tidak melakukan hubungan seks.
Ini Gadisku! Lengan besar Benny melilit bahuku dan dia
meletakkan dagunya di atas kepalaku. Ini sukses bukan? Dan kau
memiliki kaki paling indah dari setiap wanita di planet ini.
Segala sesuatu yang kau lakukan terlihat bagus, Ben, bahkan
kakiku.
Aku berbalik dan menghadapnya.
Jadi, Kau menjual sesuatu? Biar aku ulangi. Berapa banyak yang kau
jual?
Tiga sejauh ini dan aku pikir yang satu ini akan segera terjual. Ben
mengedipkan mata.
Jangan melihat terlalu jelas tetapi lihatlah pria tinggi dalam setelan
abu-abu, rambut hitam, berbicara dengan Carole Andersen? Dia
bertanya.
5|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Sepertinya dia cukup tertarik oleh gambar telanjang cantikmu.


Mungkin dia akan pergi untuk sesi dengan telapak tangan yang baik
segera setelah ia bisa mendapatkan kanvas itu untuk dirinya sendiri.
Bagaimana perasaanmu, Brynne sayang? Salah satu Pria kaya
menarik penisnya saat melihat kecantikan bidadarimu.
Diam. Aku memutar mataku ke arahnya.
Itu menjijikkan. Jangan katakan padaku hal-hal seperti itu atau aku
harus berhenti melakukan pekerjaan ini
Aku menelengkan kepalaku dan menggelengkannya.
Suatu hal yang sangat baik aku mencintaimu, Benny Clarkson.
Ben bisa mengatakan hal yang paling bodoh dan bisa membuatnya
keluar dengan tepat dan halus. Pasti karena aksen Inggrisnya. Sialan,
bahkan Ozzy Osbourne terdengar sopan beberapa kali, terimak kasih
untuk aksen itu.
Itu memang benar, kata Ben, menempatkan ciuman di pipiku, dan
kau tahu itu. Pria itu belum berhenti memelototimu sejak kau
melayang turun di sini. Dan dia bukan gay.
Aku ternganga pada Benny.
Baik untuk diketahui, terima kasih, Ben, untuk berita terbarunya.
Dan aku tidak melayang!
Dia nyengir padaku dengan cara itu, gaya kekanak-kanakan anehnya.

6|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Percayalah padaku, jika dia adalah aku akan ditawari untuk meniup
dia di ruang belakang sekarang. Dia begitu panas sampai level lebih
tinggi dari daftar.
Kau akan ke neraka, Kau tahu kan? Aku melihat sekeliling dengan
santai dan memeriksa pembeli.
Benny benar tentang dirinya, pria itu memancarkan kepanasan dari
sol kulit sepatu Ferragamosnya ke ujung rambut bergelombang
gelapnya. Sekitar enam kaki tiga inci, berotot, percaya diri, kaya. Aku
tidak bisa menceritakan tentang matanya karena ia sedang berbicara
dengan pemilik galeri. Tentang gambarku mungkin? Sulit untuk
dikatakan, tapi tidak masalah juga. Bahkan jika dia membelinya, aku
tidak akan pernah melihat dia lagi.
Aku benarkan? Ben melihatku memandang dia dan menyikut tulang
rusukku.
Tentang masturbasi? Tidak mungkin, Benny! kepalaku menggeleng
perlahan-lahan.
Dia terlalu indah untuk melakukan itu pada tangannya untuk sebuah
orgasme.
Dan kemudian orang indah itu berbalik dan menatapku. Matanya
membakar di seberang ruangan hampir seolah-olah dia mendengar
apa yang aku baru katakan kepada Benny. Tapi itu tidak mungkin,
bukan? Dia terus menatap dan aku akhirnya harus melihat ke bawah.
Tidak mungkin aku bisa bersaing dengan tingkat intensitas, atau apa
7|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

pun itu yang datang padaku dari tempatnya berdiri. Dorongan untuk
melarikan diri segera menendangku. Keselamatan pertama dulu.
Aku menelan tegukan sampanyeku lagi dan menghabiskan itu. Aku
harus pergi sekarang. Dan acara ini brilian. Aku memeluk temanku.
Dan kau akan menjadi terkenal di seluruh dunia, kataku sambil
menyeringai. Dalam waktu sekitar lima puluh tahun lagi!
Benny tertawa di belakangku ketika aku menuju pintu. Telepon aku,
my lovely!
Aku melambaikan tangan tanpa berbalik dan melangkah keluar.
Jalanan sibuk untuk London pada minggu kerja. Olimpiade
mendatang telah mengubah kota ini menjadi sebuah kelompok mutlak
manusia. Bisa jadi tahunan aku mendapatkan taksi. Haruskah aku
mengambil risiko berjalan ke stasiun bawah tanah terdekat? Aku
melirik sepatu hak tinggiku yang tampak hebat dipasangkan dengan
gaunku, tapi serius benar-benar kurang dalam kenyamanan berjalan.
Dan jika aku memilih naik Tube, aku masih harus berjalan beberapa
blok lain menuju flatku dalam gelap. Ibuku akan mengatakan tidak
tentu saja. Tapi sekali lagi, Ibuku tidak ada di sini di London. Ibu
berada dirumah di San Francisco di mana aku tidak ingin berada di
sana. Persetan. Aku mulai berjalan.
Ini adalah ide yang sangat buruk, Brynne. Jangan mengambil risiko
itu. Biarkan aku memberikanmu tumpangan.

8|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Aku membeku di jalan. Aku tahu siapa yang berbicara kepadaku


tanpa pernah mendengar suaranya sebelumnya. Aku berbalik perlahan
untuk menghadapi mata yang sama yang telah membakarku di galeri
tadi.
Aku tidak mengenalmu sama sekali, kataku.
Dia tersenyum, bibir naik lebih tinggi pada satu sisi dari yang lain dari
mulut berjanggut seperti kambingnya. Dia menunjuk ke mobilnya di
pinggir jalan, Range Rover HSE hitam ramping. Jenis mobil yang
hanya Orang Inggris dengan uang banyak yang mampu membeli.
Bukan berarti ia tidak berbau uang sebelumnya, tapi jelas dia di luar
jangkauanku.
Aku menelan keras ludah di tenggorokanku. Matanya yang berwarna
biru, sangat jelas dan mendalam.
Tapi kau memanggilku dengan nama dan-dan mengharapkan aku
untuk masuk dalam mobil dengan mu? Apakah Kau gila?
Dia berjalan ke arahku dan mengulurkan tangannya.
Ethan Blackstone.
Aku menatap tangannya, begitu halus dan elegan dengan manset putih
membingkai lengan abu-abu jaket desainernya.
Bagaimana kau tahu namaku?
Aku baru saja membeli sebuah karya berjudul Brynne Reposeini dari
Galeri Andersen dengan harga yang bagus tidak lebih lima belas
9|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

menit yang lalu. Dan aku cukup yakin aku tidak mengalami gangguan
mental. Lebih terdengar PC daripada gila kan? Dia tetap
mengulurkan tangannya.
Aku meraih tangannya dan ia mengambil tanganku. Oh apakah dia
pernah mengalaminya. Atau mungkin aku akan kehilangan pikiranku
berjabat tangan dengan orang asing yang baru saja membeli sebuah
kanvas besar tubuh telanjangku. Ethan memiliki cengkraman yang
kokoh. Dan panas juga. Seandainya aku membayangkan dia
menarikku sedikit lebih dekat ke arahnya? Atau mungkin aku yang
gila, karena kakiku tidak bergerak seinci pun. Mata biru itu lebih
dekat kepadaku daripada beberapa saat yang lalu, dan aku bisa
mencium bau cologne-nya. Sesuatu yang begitu sangat lezat sehingga
terasa penuh dosa mencium sesuatu yang begitu bagus dan tetap
menjadi manusia.
Brynne Bennett, kataku.
Dia melepaskan tanganku.
Dan sekarang kita mengenal satu sama lain, katanya, menunjuk
pertama padaku dan kemudian dirinya sendiri, Brynne, Ethan.
Dia memberi isyarat dengan kepalanya ke arah Rovernya. Sekarang
akan kau biarkan aku mengantarmu pulang?
Aku menelan ludah lagi. Mengapa kau begitu peduli?
Karena aku tidak ingin sesuatu terjadi padamu? Karena sepatu hak
itu terlihat indah di akhir kakimu, tetapi akan menjadi neraka untuk
10 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dipakai berjalan? Karena itu berbahaya bagi seorang wanita sendirian


di malam hari di kota? Matanya berpindah padaku. Terutama
secantik dirimu. Mulutnya itu kembali muncul hanya naik sedikit di
sisi satu lagi.
Begitu banyak alasan, Miss Bennett.
Bagaimana jika kau tidak aman?
Dia mengangkat alis ke arahku.
Aku masih belum tahu apa-apa tentangmu atau dirimu, atau jika
Ethan Blackstone adalah nama aslimu. Apakah dia baru memberi ku
tatapan itu?
Kau punya alasan untuk itu. Dan itu aku bisa perbaiki dengan
mudah.
Dia merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan SIM dengan nama
Ethan James Blackstone jelas dicetak. Dia menyerahkan kartu nama
dengan nama yang sama dan Blackstone Security International,
Ltdterukir pada cardstock berwarna krim.
Kau bisa menyimpannya. Dia menyeringai lagi. Aku sangat sibuk
di pekerjaanku, Miss Bennett. Aku sama sekali tidak memiliki waktu
untuk hobi sebagai pembunuh berantai, aku janji.
Aku tertawa. Bagus, Mr Blackstone. Aku menempatkan kartu
namanya di tas.
Baiklah. Kau dapat memberikanku tumpangan.
11 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Alisnya terangkat lagi, dan aku mendapat senyum samping lagi juga.
Aku meringis dalam hati karena makna ganda untuk 'tumpangan' dan
mencoba untuk fokus pada bagaimana benar-benar tidak nyamannya
sepatuku untuk berjalan ke stasiun Tube dan bahwa itu adalah ide
yang baik untuk membiarkan dia menyupir.
Dia menekan tangannya ke bagian bawah punggungku dan
membawaku ke pinggir jalan.
Silakan masuk.
Ethan membuat aku nyaman dan kemudian berjalan ke sisi jalan dan
duduk di belakang kemudi, halus seperti macan kumbang. Dia
menatapku dan memiringkan kepalanya.
Dan di mana kau tinggal, Miss Bennett?
Nelson Square di Southwark.
Dia mengerutkan kening tapi kemudian memalingkan wajahnya dan
keluar menuju ke lalu lintas.
Kau adalah orang Amerika.
Apa, dia tidak suka orang Amerika?
Aku berada disini dengan beasiswa dari University of London.
Program pascasarjana, Aku menekankan, bertanya-tanya mengapa
aku merasa perlu untuk menceritakan apa-apa tentang diriku.
Dan modeling?
12 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Saat ia bertanya pertanyaan itu ketegangan seksual menebal. Aku


berhenti sejenak sebelum menjawab. Aku tahu persis apa yang dia
lakukan-membayangkanku dalam gambarku. Telanjang. Dan seaneh
apapun rasanya, aku membuka mulut dan mengatakan kepadanya.
Um, aku-aku berpose untuk temanku, fotografer, Benny Clarkson.
Dia meminta dan itu membantu membayar tagihan, Kau tahu?
Tidak juga, tapi aku suka potretmu, Miss Bennett. Dia menjaga
matanya tetap di jalan.
Aku merasa diriku menegang karena komentarnya. Siapa sih dia
menilai apa yang aku lakukan untuk mendukung diriku?
Well, perusahaan internasional milik pribadiku sendiri tidak pernah
datang muncul seperti yang kau lakukan, Mr. Blackstone. Aku
terpaksa melakukan modeling. Aku suka tidur di tempat tidur yang
berlawanan dengan bangku taman. Dan panas. Musim dingin di sini
menyebalkan (makna lain menyedot) Bahkan aku bisa mendengar
gigitan dalam suaraku!
Dalam pengalamanku, aku telah menemukan banyak hal di sini yang
menyebalkan. Dia berbalik dan memberiku tatapan bermata biru
terampil.
Bagaimana ia mengatakan 'menghisap' menyebabkan darahku
mengelenyar dengan cara yang tidak menimbulkan keraguan tentang
kemampuanku dalam fantasi yang disuarakan. Aku mungkin tidak
mendapatkan satu ton pengalaman praktis dalam urusan tempat tidur,
13 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

namun fantasiku tidak menderita sedikit pun dari kurangnya


penggunaan.
Yah kita sepakat tentang sesuatu kalau begitu. Aku membawa
jariku ke dahi dan menggosoknya. Gambaran penis Ethan dan kata
'menghisap' dalam ruang kecil yang sama di otakku sedikit membuat
pusing saat ini.
Sakit kepala?
Ya. Bagaimana kau tahu?
Kami melambat di lampu merah dan ia memandang ke arahku,
matanya berjalan dari pangkuanku kembali ke wajahku dengan
kecepatan lambat dan terukur.
Hanya menebak. Tidak makan malam, hanya sampanye yang kau
minum di galeri, dan sekarang ini sudah malam dan perutmu
melakukan protes. Dia mengangkat alis lagi.
Apa yang harus aku lakukan?
Aku menelan ludah, sangat berharap untuk air. Bingo, Mr.
Blackstone. Kau membacaku seperti buku komik murah. Siapa pun
kamu, kau hebat.
Aku hanya perlu dua aspirin dan air dan aku akan baik-baik saja.
Dia menggelengkan kepalanya ke arahku.
Kapan terakhir kali kau makan makanan sesuatu, Brynne?
14 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Jadi kita kembali ke nama pertama lagi?


Dia memberiku tatapan toleran tapi aku tahu dia marah.
Aku sarapan terlambat, oke? Aku akan membuat sesuatu ketika aku
pulang.
Aku melihat ke luar jendela. Lampu pasti berubah karena kami mulai
bergerak lagi. Satu-satunya suara adalah tubuhnya bergeser saat ia
berbelok. Dan itu terdengar terlalu seksi untuk menjaga mataku
menghindar terlalu lama. Aku mengambil kesempatan mengintip.
Dalam profilnya, Ethan memiliki hidung yang agak menonjol, tetapi
pada dirinya itu tidak masalah, dia masih tetap tampan.
Mengabaikan aku sekarang, bertindak seperti aku tidak duduk dua
meter darinya, ia dengan efisien membawa kami. Ethan tampaknya
tahu jalan di sekitar London karena dia tidak memintaku untuk
menanyakan arah sekali pun. Aku masih bisa mencium baunya, dan
aroma itu melakukan hal-hal aneh pada kepalaku. Aku benar-benar
perlu keluar dari mobil ini.
Dia membuat suara kasar dan berhenti ke sebuah mal tepi jalan.
Tinggal di sini, aku hanya sebentar. Suaranya terdengar sedikit
tegang. Lebih banyak dari sedikit, sebenarnya. Semuanya tegang
dengan dia. Dan memerintah. Seperti dia bilang apa yang harus
dilakukan dan kau tidak berani membantah.
Kehangatan dari mobil dan kenyamanan dari kursi kulit ini terasa
enak di bawah rok tipis yang aku pakai malam ini. Ethan benar
15 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tentang satu hal, aku akan mati dalam perjalanan menuju stasiun. Di
sini aku duduk di mobil seorang asing, yang telah melihatku
telanjang, memaksaku untuk mengambil tumpangan, dan sekarang
keluar dari toko dengan tas di tangannya dan ekspresi muram di
wajahnya. Seluruh situasi ini adalah lebih aneh daripada aneh.
Apa yang kau butuhkan untuk pergi ke toko-
Dia mendorong sebotol air ke dalam tanganku dan membuka satu
paket Advil. Aku mengambil keduanya tanpa kata. Dia melihat aku
menelan pil. Airnya habis dalam satu menit. Dia meletakkan Bar
Protein di lututku.
Sekarang makanlah. Suaranya bernada jangan-berdebat-denganku
lagi. Silakan, tambahnya.
Aku mendesah dan membuka coklat putih Power Bar. Bunyi
gemerisik dari bungkusnya mengisi keheningan di dalam mobil. Aku
menggigit dan mengunyah perlahan. Rasanya luar biasa. Aku
membutuhkan apa yang ia bawakan padaku. Putus asa.
Terima kasih, bisikku, tiba-tiba merasa emosional, dorongan untuk
menangis meluapkan keras.
Aku menahannya jatuh sebaik mungkin. Aku terus menunduk juga.
Dengan senang hati, katanya lembut, setiap orang membutuhkan
kebutuhan dasar-dasar, Brynne. Makanan, air ... tempat tidur.
Sebuah tempat tidur.
16 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ketegangan seksual kembali, atau mungkin tidak pernah pergi. Ethan


tampak diberkati dengan bakat untuk membuat suara kata yang biasa
sekalipun terdengar seperti seks panas, berkeringat, seks yang meniup
pikiranmu yang akan kau ingat untuk waktu yang sangat lama. Dia
duduk di sampingku dan tidak memundurkan mobil untuk keluar
sampai aku menyelesaikan protein bar terakhirku.
Apa alamat jalanmu yang sebenarnya? Tanyanya.
41 Franklin Crossing.
Ethan membawa kami keluar dari mal dan menuju kembali ke jalan,
membawaku lebih dekat ke apartemenku dengan setiap revolusi ban
mobilnya. Aku bersandar ke kulit lembut kursi dan memejamkan
mata. Ponselku bergetar di dalam tas. Aku menariknya keluar dan
melihat ada teks dari Benny.
Ben Clarkson: kau sampai rumah ok?
Aku membalas kembali 'yup' dengan cepat dan menutup mata lagi.
Aku bisa merasakan sakit kepalaku mulai menyelinap pergi. Aku
merasa lebih santai daripada aku beberapa jam yang lalu. Kelelahan
telah menghinggapi aku kira, karena aku tidak akan pernah
membiarkan diriku jatuh tertidur di dalam mobil Ethan Blackstone
jika aku mungkin bisa mencegahnya.
LoveReads

17 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 2

Seseorang berbau sangat harum saat dia menyentuhku. Aku bisa


mencium bau rempah-rempah dan merasakan berat sebuah tangan di
bahuku. Tapi rasa takut bangkit pula. Ledakan teror yang
membawaku berteriak ke dalam kesadaran yang hadir tepat waktu.
Aku tahu apa itu tapi panik masih memerintahku. Aku seharusnya
tahu. Perasaan itu sudah bersamaku selama bertahun-tahun sekarang.
Brynne, bangun.
Suara itu. Siapa itu? aku membuka mata dan dihadapkan ke intensitas
biru Ethan Blackstone tidak lebih dari enam inci. Aku mendorong diri
kembali ke kursi untuk membuat jarak lebih antara aku dan wajah
tampannya. Aku ingat sekarang. Dia membeli gambarku malam ini.
Dan membawaku pulang.
Sial! Maafkan aku-aku tertidur Aku meraih pegangan pintu tapi aku
tidak tahu mobil ini. Aku bergegas membabi buta untuk keluar-untuk
pergi.
Tangan Ethan bergerak cepat dan menutupi namaku, menghentikan
itu dengan sentuhan lembutnya. Tenanglah. Kau aman, semuanya
baik-baik saja. Kau hanya tertidur saja.
Oke... maaf. Aku terengah-engah napas dalam-dalam, memandang
ke luar jendela, dan kemudian kembali kepadanya masih mengawasi
setiap langkahku.
18 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kenapa kau terus meminta maaf?


Aku tidak tahu, bisikku. Aku tahu, tapi tidak bisa berpikir tentang
hal itu saat ini.
Apakah kau baik-baik saja?
Dia tersenyum perlahan dengan memiringkan kepalanya. Aku
bersumpah ia menyukai kenyataan bahwa ia membuatku bingung.
Aku tidak begitu yakin. Aku sangat perlu untuk menjauh dari situasi
ini sekarang, sebelum aku setuju untuk segala macam hal. Sesuatu
yang terdengar seperti: Lepaskan pakaianmu dan berbaring di kursi
belakang besar Range Rover-ku Brynne. Orang ini memiliki suatu
cara dengan kontrol yang sangat membuatku terkesima.
Terima kasih untuk tumpangannya. Dan air. Dan hal la-
Kau dapat menjaga dirimu sendiri, Brynne Bennett.
Dia menekan sebuah tombol dan kunci diklik. Kau siap dengan
kuncimu? Aku akan menunggu sampai kau masuk ke dalam. Lantai
berapa itu?
Aku menggali kunci dari tasku dan ganti memasukkannya dengan
ponsel yang masih di pangkuanku. Aku tinggal di lantai paling atas,
lantai lima.
Teman Sekamar?
Well, ya, tapi dia mungkin tidak ada di dalam.

19 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Sekali lagi, bertanya-tanya apa melepaskan lidahku dalam berbagi


informasi pribadi dengan orang asing.
Aku akan menunggu sampai lampu hidup kalau begitu.
Wajah Ethan tak terbaca. Aku tidak tahu apa yang sedang
dipikirkannya. Aku membuka pintu mobil dan keluar.
Selamat malam, Ethan Blackstone.
Aku meninggalkan mobilnya yang berada di pinggir jalan dan
menaiki tangga gedungku, merasakan tatapan matanya saat aku
berjalan. Menempelkan kunci di pintu, aku melihat ke belakang
melalui bahuku pada Rover. Jendelanya yang begitu gelap aku tidak
bisa melihat ke dalam, tapi dia berada di sana menungguku memasuki
gedung sehingga ia bisa pergi.
Aku membuka pintu foyer menuju perjalanan 5 lantai di depanku.
Aku membuka hak tinggiku dan melakukannya tanpa alas kaki. Saat
aku memasuki apartemen, aku menyalakan lampu dan menggunci.
pintu Aku benar-benar ambruk di pintu kayu sebagai sandaran. Hak
tinggiku terbuang di lantai dengan suara berisik dan aku
menghembuskan napas besar. Apa yang sebenarnya baru saja terjadi?
Butuh satu menit untuk mengangkat diri dari pintu sialan dan menuju
ke jendela. Aku menarik kembali tirai dengan jari untuk menemukan
mobilnya telah hilang. Ethan Blackstone pergi.
LoveReads

20 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Berlari sejauh lima mil adalah hanya sebuah tiket untuk membantu
menjernihkan kepalaku dari kabut tadi malam, perjalanan-Alice in
Wonderland jatuh di di lubang kelinci. Aku sungguh-sungguh merasa
seperti aku telah melakukan seluruh hal 'Eat Me' dan 'Drink Me' juga.
Tuhan, apakah sampanye telah ditambahkan obat terlarang? Aku
bertindak seperti meminum itu. Membiarkan seorang pria tak dikenal
untuk mendorongku masuk ke mobilnya, menurunkan aku di rumahku
dan mengambil alih kontrol makananku? Yah itu bodoh dan aku
berkata pada diriku sendiri untuk melupakan tentang hal itu dan dia.
Hidup ini cukup rumit tanpa meminjam kesulitan.
Itulah yang Bibi Marie selalu katakan. Menggambarkan reaksinya
terhadap pekerjaanku sebagai model membuatku tersenyum. Aku tahu
fakta bahwa bibiku kurang peduli tentang gambar telanjang tubuhku
dibandingkan ibuku sendiri. Bibi Marie adalah bukan pemalu.
Aku mengatur iPod-ku menjadi menu acak dan aku pun lepas landas.
Tak lama kemudian pertemuan canggung dari tadi malam telah
tertumbuk ke trotoar Jembatan London Waterloo. Rasanya begitu
enak untuk mendorong diri secara fisik dan hanya berlari. Pasti karena
semua hormone endorfin. Mengutuk dalam hati tentang referensi seks
lainnya, aku bertanya-tanya apakah itu masalahku, dan alasan aku
membolehkan Ethan begitu banyak kelonggaran tadi malam.
Mungkin aku butuh orgasme. Kau begitu kacau. Ya, dan aku hanya
bisa membayangkan versi literal dan kiasan dari pernyataan itu.

21 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku berlari perlahan ke depan dan menyeberang ke jalur Thames


yang mengikuti aliran Sang Sungai Besar. Ipod-ku membantu juga.
Musik memiliki suatu cara mengatur ulang otak. Dengan Eminem dan
Rihanna berjuang keluar dari cinta dan kebohongan, atau berbohong
demi cinta di telingaku, aku terus menjaga kecepatan tetap dan
mengagumi arsitektur rute yang aku lewati. Sejarah di sebuah kota
kuno seperti London sangat luas, namun kontras dengan pemain dari
dunia ramai modern dengan keseimbangan yang sempurna.
Dualitas. Aku suka tinggal di sini.
LoveReads

Modeling bukanlah pekerjaanku satu-satunya. Semua mahasiswa


yang terdaftar dalam program pascasarjana untuk Konservasi Senid di
Universitas London diminta untuk melakukan tugas praktikum di
Galeri Rothvale di Winchester House. Mansion dari The Duke
Winchester abad ketujuh belas itu merupakan rumah dari Departemen
Seni Universitas London selama sekitar lima puluh tahun dan lokasi
yang lebih indah untuk belajar jelas tidak ada di tempat lain menurut
pendapatku.
Menuju masuk melalui pintu masuk karyawan, aku melambaikan
lencanaku untuk keamanan kemudian sekali lagi untuk studio
konservasi.
Miss Brynne, hari baik untukmu.
22 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Rory. Begitu sopan dan formal. Penjaga ruang belakang menyapaku


dengan cara yang sama setiap kali masuk, aku terus berharap bahwa
suatu waktu dia akan mengatakan sesuatu yang berbeda. Bercinta
dengan jutawan maniak control semalam, Miss Brynne?
Hei, Rory. Aku memberi dia senyum terbaikku saat ia
membiarkanku lewat.
Aku tetap fokus dan tajam selama pekerjaanku. Lukisan itu membuat
tertegun, salah satu karya awal Mallerton yang berjudul sederhana,
Lady Percival. Seorang wanita yang benar-benar menarik dengan
rambut hampir hitam, gaun biru yang cocok dengan matanya, sebuah
buku di tangannya, dan sosok yang paling megah bagi seorang
perempuan yang pernah bisa diharapkan untuk dimiliki, mengambil
sebagian dari kanvas. Dia tidak begitu banyak keindahan yang
ekspresif. Aku sangat berharap aku tahu ceritanya.
Lukisan itu telah mengalami beberapa kerusakan karena panas selama
kebakaran di tahun enam puluhan dan tidak pernah tersentuh sejak
saat itu. Lady Percival membutuhkan beberapa perawatan lembut
penuh kasih dan aku akan menjadi orang yang beruntung untuk
memberikannya kepada dia.
Aku baru saja akan pergi untuk istirahat ketika teleponku berbunyi.
Penelepon tak dikenal? Aku menyadari itu aneh. Aku tidak
memberikan nomorku sembarangan dan Agensi Lorenzo yang
mewakiliku punya aturan pengungkapan yang ketat.

23 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Halo?
Brynne Bennett. irama seksi dari sebuah suara Inggris melandaku.
Itu dia. Ethan Blackstone. Bagaimana, aku tidak tahu. Atau mengapa
dalam hal ini, tapi itu dia, aksen seksi yang hidup dan bagus di ujung
teleponku. Aku akan tahu suara yang memerintah itu di mana saja.
Bagaimana kau mendapatkan nomor ini?
Kau memberikannya kepadaku tadi malam. Suaranya membakar
telingaku dan aku tahu dia berbohong.
Tidak, kataku pelan, mencoba mengerem denyut jantungku yang
meningkat, Aku tidak memberikan nomor ku tadi malam. Mengapa
dia menelpon?
Aku mungkin telah meminjam ponselmu secara tidak sengaja saat
sedang tertidur... dan menelpon ponselku dengan itu. Kau
mengalihkanku dengan menjadi dehidrasi dan kelaparan.
Aku mendengar suara-suara teredam di latar belakang seperti dia
berada di sebuah kantor..
Ini sangat mudah untuk mengangkat telepon yang salah ketika
mereka semua terlihat sama.
Jadi kau mencari teleponku dan memutar nomormu sehingga kau
bisa mendapatkan nomorku dari sejarah panggilan yang diterima. Itu
agak menakutkan, Mr Blackstone.

24 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mulai jadi agak marah pada Mr. Tinggi, gelap dan tampan
dengan Mata Cantik Biru karena kurangnya kepeduliannya pada
batas-batas pribadi.
Silakan memangilku Ethan, Brynne. Aku ingin kau memanggilku
Ethan.
Dan aku ingin kau menghormati privasiku, Ethan.
Benarkah, Brynne? Aku pikir kau benar-benar bersyukur untuk
perjalanan pulang tadi malam, Dia berbicara dengan suara lembut,
dan kau tampak menyukai makan malammu juga. Dia berhenti
sejenak.. Kau berterima kasih kepadaku. Keheningan lagi. Dalam
kondisimu itu, kau tak akan pernah berhasil pulang dengan selamat.
Serius? Kata-katanya mengembalikan aku langsung ke emosi yang
luar biasa yang aku rasakan tadi malam ketika dia membawakan aku
air dan Advil tersebut. Dan sama seperti aku benci mengakuinya, dia
benar.
Oke ... lihat, Ethan, aku berutang padamu tumpangan tadi tadi
malam. Itu adalah sebuah sebutan yang baik pada bagianmu dan aku
berterima kasih padamu atas bantuannya, tapi-
Lalu makan malam saja denganku. Sebuah makan malam yang
sebenarnya, sebaiknya bukan sesuatu yang tertutup dalam plastik atau
foil, dan pasti tidak dalam mobilku.
Oh, tidak. Maaf, tapi aku tidak berpikir itu adalah ide yang ba-

25 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kau baru saja mengatakan, 'Ethan, aku berutang untuk


tumpangannya,' dan itulah yang aku inginkan-dari mu untuk makan
malam denganku. Malam ini.
Hatiku berdebar keras. Aku tidak bisa melakukan ini. Ia
mempengaruhiku begitu aneh. Aku tahu diriku cukup baik untuk
menyadari bahwa Ethan Blackstone adalah wilayah berbahaya untuk
seorang gadis seperti ku-wilayah-Hiu besar putih yang lapar untuk
perenang sendirian di teluk.
Aku telah mempunyai rencana malam ini, gumamku ke ponsel.
Sebuah kebohongan total.
Lalu besok malam.
Aku-aku tidak bisa nanti. Aku akan bekerja sore dan pemotretan
selalu melelah-
Sempurna. Aku akan menjemputmu dari pemotretan mu, makan
malam, dan membawamu pulang untuk lebih awal.
Kau terus menggangguku, setiap kali aku berbicara! Aku tidak bisa
berpikir jernih ketika kau mulai meneriakkan perintah, Ethan. Apakah
kau seperti ini dengan semua orang atau aku hanya seistimewa itu?
Aku tidak suka bagaimana percakapan beralih begitu cepat yang
menguntungkannya. Itu menjengkelkan. Dan apa pun yang ia
maksudkan tentang malam yang awal membuat aku membayangkan
semua jenis hal yang terlarang.

26 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ya... dan ya, Brynne, Kau benar. Aku bisa merasakan keseksian
menetes dari suaranya melalui ponsel, dan itu sangat menakutkanku.
Dan aku seorang idiot bodoh mengucapkan kata-kata pertanyaan
seperti itu. Sebuah cara yang bagus, Brynne, Ethan bilang kau
istimewa.
Aku harus kembali bekerja sekarang. Suaraku terdengar
mengancam. Aku tahu itu. Dia melucuti aku begitu mudah.
Aku mencoba lagi. Terima kasih atas tawarannya, Ethan, tapi aku
tidak bi-
Jangan, Katakan tidak untukku, ia menyela, dan itulah sebabnya
aku akan menjemputmu dari pemotretan besok untuk makan malam.
Kau mengakui bahwa kau berutang sebuah bantuan, dan aku
memintanya. Itu apa yang aku inginkan, Brynne.
Keparat itu melakukannya lagi! Aku mendesah ke telepon keras dan
membiarkan keheningan diam sejenak. Aku tidak akan menyerah
kepadanya begitu mudah.
Sudah setuju, Brynne?
Jadi kau ingin aku bicara sekarang? Kau begitu cepat berubah
pikiran. Setiap kali aku berbicara, Kau menggangguku. Bukankah
ibumu mengajarkan sopan santun, Ethan?
Dia tidak bisa. Ibuku meninggal ketika aku berusia empat tahun.

27 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Sial. Ahhh, baiklah itu menjelaskan hal itu. Aku sangat menyesallihat, Ethan, aku benar-benar harus kembali ke pekerjaanku. Kau
berhati-hati.
Aku mengambil jalan keluar pengecut dan mengakhiri panggilan..
Aku mengatur pipiku di meja kerja dan hanya beristirahat selama satu
menit, atau lima. Ethan melelahkanku. Aku tidak tahu bagaimana
melakukan itu, tapi dia berhasil. Akhirnya aku bangkit dari kursiku
dan menuju ruang istirahat. Aku mendapatkan mug terbesar yang aku
bisa temukan, mengisinya dengan begitu banyak air hangat sampai
setengah gelas dan gula, dan sejumlah moderat kopi. Mungkin
tekanan kafein/karbohidrat akan membantu, atau menempatkan aku
ke dalam koma.
Memandang ke ruang kerjaku, Aku melihat Lady Percival menawan
disiapkan dan menunggu begitu elegan dan tenang seperti yang telah
ia lakukan selama lebih dari satu abad. Kopi di tangan, aku kembali
padanya dan untuk membersihkan kotoran dari buku yang dia begitu
penuh kasih memegangnya di payudaranya.
LoveReads

28 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 3

Kulit coklat indah Benny tampak luar biasa dipadu dengan kemeja
kuning pucat yang membungkus tubuh berototnya. Kepercayaan diri
mengalir keluar dari Benny dalam setiap aspek hidupnya. Benar-benar
optimis. Aku berharap aku bisa seperti dia. Aku telah memberikan
penampilan terbaikku tetapi katakan saja penampilan terbaikku itu
menyedihkan.
Jadi pria Ethan ini sedang mencoba mendapatkan dirimu, ya? Aku
melihat bagaimana ia melihatmu, Brynne. Dia tidak pernah berhenti
menatapmu, gumam Ben, dan aku tak menyalahkan dia.
Benny yang selalu manis seperti ini. Pria penyemangatku ketika aku
perlu bahu untuk bersandar. Dia dia juga usil. Aku sudah mencoba
sepanjang malam untuk menjaga percakapan tentang fotografi dan
pertunjukan galeri miliknya, tapi ia terus mengarahkan pembicaraan
kembali ke Ethan.
Well, dia memiliki cara untuk menguasai suatu hubungan dan aku
tidak menyukainya, Ben.
Aku mencelupkan kentang gorengku-aku menolak untuk
menyebutnya chip-ke dalam ranch dressing dan memasukkannya ke
dalam mulut.
Dan terima kasih untuk membuatku menjadi seorang wanita jujur
malam ini. Aku makan kentang goreng yang lain.
29 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mengatakan kepada Ethan, aku punya rencana, yang merupakan


kebohongan total sampai kau menelepon.
Ben menunjuk sebuah kentang goreng padaku dan menyeringai. Jadi
itu sebabnya kau hampir seperti akan melompati aku melalui
ponselku.
Aku meneguk sari buah apel Sheppy, tidak lagi lapar untuk burger
dan kentang goreng.
Terima kasih untuk undangannya, temanku. Bahkan di telingaku
aku terdengar seperti seorang yang membosankan.
Well, kenapa tidak kau pergi keluar saja bersamanya? Dia Seksi. Dia
benar-benar menginginkanmu. Dia pasti mampu memberikanmu
waktu yang bagus. Benny mengambil tanganku dan menekan bibir
lembutnya di kulitku.
Kau perlu sedikit bersenang-senang, cinta, atau beberapa hubungan
seks. Semua orang perlu mendapatkan itu sesekali. Sudah berapa lama
kau terakhir kali melakukan itu?
Aku menyambar tanganku darinya dan meneguk Sheppy. Aku tidak
akan berbicara tentang terakhir kali aku melakukan seks, Ben.
Melanggar batasan hal pribadi, ingat?
Dia menatapku dengan sabar. Kau pasti perlu sebuah orgasme,
Sayang.
Aku mengabaikan komentarnya.
30 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia hanya begitu-well aku-dia-orang yang begitu intens. Katakatanya, hal-hal yang dia lakukan, alis terangkatnya, mata birunya-
Aku menunjuk jari di kepalaku seperti pistol dan menarik pelatuknya.
Aku tidak bisa berpikir ketika ia mulai melakukan perintah.
Aku melihat Ben telah mendorong piringnya menjauh juga.
Kau siap untuk pergi?
Ya. Mari kita membawa vagina-seksual-frustrasi-mu pulang ke
rumah. Mungkin kau dapat berkencan dengan vibratormu dan itu akan
membantu.
Aku menendang kaki Benny di bawah meja.
LoveReads

Selama perjalanan dengan taksi menuju ke apartemenku, aku berpikir


tentang tadi malam di mobil Ethan. Aku jelas merasa cukup nyaman
untuk jatuh tertidur. Itu benar-benar telah menjadi suatu keterkejutan
total. Aku tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu. Tidak Pernah.
Dengan sejarahku, membiarkan penjagaan diriku lepas dengan orang
asing tidak ada dalam daftarku, terutama tentang tidur. Jadi kenapa
aku melakukannya dengan Ethan? Apakah itu karena ketampanannya? Aku hanya benar-benar melihat wajahnya tapi aku tahu ia
berotot di bawah setelan sutranya.

31 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Pria itu memiliki keseluruhan anugrah yang benar-benar berhasil


untuk mendapatkan wanita. Kenapa aku, ketika dia bisa punya
siapapun yang ia inginkan?
Jadi, kau memesan sebuah studio untuk pemotretan besok di
Lorenzo?
Ya.
Aku memeluk Ben. Terima kasih atas rujukannya, honey, dan makan
malam. kau adalah yang terbaik. Aku mencium pipinya. Vaya con
dios (Semoga Tuhan bersamamu), pria seksi.
Suka itu ketika kau berbicara bahasa Spanyol kepadaku, sayang!
Benny member isyarat dengan tangannya ke arah dadanya.
Bersiaplah! aku ingin mengesankan Ricardo waktu berikutnya dia
datang.
Aku meninggalkan Ben di dalam taksi dengan senyum di wajahnya,
meniupkan sebuah ciuman. Aku menuju ke flat kecilku yang aku
cintai dan puja, aku segera berada di kamar mandiku dalam lima
menit, dan telah memakai piyama dalam sepuluh menit setelah itu.
aku baru saja akan menaruh sikat gigiku di dudukannya ketika
ponselku berbunyi. Aku menatap layar. Sial. Ethan.
Aku menekan tombol terima dan mengumpulkan keberanian untuk
berbicara.
Ethan ...

32 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku suka ketika kau menyebut namaku, jadi aku kira aku akan
memaafkanmu karena menutup teleponmu padaku hari ini.
Suara Inggris lamban dan elegannya menetap di sekelilingku,
mempertinggi kesadaranku akan kejantanannya dan janji tentang seks
secara langsung.
Maaf tentang itu.
Aku menunggu dia untuk mengatakan sesuatu yang lain, tapi dia tidak
mengatakan apa-apa. Aku memang masih belum setuju untuk kencan
bersamanya dan kami berdua tahu itu.
Akhirnya ia bertanya, Jadi bagaimana rencanamu malam ini? Aku
bisa membayangkan bahwa mulutnya terbentuk menjadi garis tegas
kejengkelan.
Mereka baik-baik saja-baik. Aku baru saja pulang sebenarnya dari
makan malam.
Dan apa yang kau pesan saat makan malam, Brynne?
Kenapa harus kau tahu, Ethan?
Jadi aku bisa belajar apa yang menyenangkanmu. Dan seperti itu
saja ia bisa melakukannya lagi. Membawa pertahanan diriku pergi
dengan beberapa kata-kata kecil dan meneteskan sindiran seksual
seperti biasa. Dan membuatku merasa seperti wanita jalang dingin.
Aku makan burger sayuran, kentang goreng, dan sari sebuah
Sheppy. Aku merasa diriku santai sedikit dan melembutkan nadaku.
33 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Vegetarian?
Tidak sama sekali. aku suka daging - maksudku - aku makan...
daging... sepanjang waktu. Ya Tuhan. Perasaan singkat santai
langsung lenyap seketika dan aku kembali tersandung kata-kataku
sendiri seperti remaja.
Ethan tertawa di telepon. Jadi pilihan yang baik dari daging dan
Sheppy pada menu makan akan cocok untukmu?
Hei, aku tidak pernah mengatakan, aku akan pergi kencan
denganmu. Aku memejamkan mata.
Tapi kau akan melakukannya. Suaranya melakukan sesuatu padaku.
Bahkan melalui telepon, tanpa indra penglihatan, dia memaksa aku
untuk ingin menyepakati untuk bertemu dia lagi. Untuk melihatnya
lagi. Untuk mencium aroma dirinya lagi.
Aku mengerang ke telepon. Kau membunuhku di sini, Ethan.
Tidak, dia tertawa lirih, Kita sudah menetapkan bahwa aku bukan
pembunuh berantai, ingat?
Itu karena kau yang mengklaim, Mr Blackstone, tapi tahu bahwa jika
kau membunuhku, kau akan menjadi nomor satu dalam daftar
tersangka.
Dia tertawa karena itu dan suaranya membuatku tersenyum.
Jadi, kau sudah bicara tentang aku ke temanmu itu?

34 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Mungkin aku menyimpan diary rahasia dan menulis tentangmu.


Polisi akan menemukannya ketika mereka mencari-cari di
apartemenku untuk petunjuk.
Miss Bennett memiliki cukup bakat untuk dramatis. Apakah dia
mengambil pelajaran akting di sekolah?
Tidak Dia hanya menonton banyak episode CSI.
Oke, aku telah mendapatkan seluruh gambarannya sekarang. Daging,
Sheppy dan Saluran TV CSI. Sebuah campuran eklektik bagus yang
akan kau dapat untukmu... diantara hal-hal lain, dia mengatakan
bagian paling terakhir dengan sangat lembut, saran dalam kata-kata
itu memukulku langsung di antara kedua kakiku.
Jadi dimana aku menjemputmu besok setelah pemotretanmu?
Itu adalah studio pemotretan, Lorenzo Agency, lantai sepuluh dari
Gedung Shires.
Aku akan menemukanmu, Brynne. Kirimi aku pesan ketika kau
selesai dan aku akan berada di sana. Selamat malam. Suaranya
berubah, tiba-tiba terdengar lebih terburu-buru.
Aku mendengar bunyi klik dan kemudian nada panggil, menyadari
bahwa Ethan telah mengakhiri panggilan kali ini. Pembalasan untuk
sebelumnya? Mungkin. Tapi saat aku naik ke tempat tidur dan
mengulangi lagi percakapan kami dalam gelap, aku menjadi sadar
akan fakta ia telah berhasil mendapatkan lagi apa yang dia inginkan.

35 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku punya kencan dengan Ethan besok malam, dan aku tidak pernah
benar-benar setuju untuk pergi.
LoveReads

Aku mengirim teks ke Ethan saat Marco melihat gambar-gambarku.


Aku telah bekerja dengan Marco satu kali dan aku sangat
menyukainya. Berbasis di Milan, ia menyukai pose klasik yang
mengingatkan tahun-tahun tiga puluhan dan empat puluhan.
Kau benar-benar menakjubkan dalam gambar ini, cantik, kata
Marco memberitahuku dengan desahan Italia yang indah, kamera
adalah temanmu.
Itu bagus. Terima kasih, Marco.
Aku masih harus bersiap-siap dan menuju ruang ganti. Aku mencoba
untuk tidak ribut-ribut soal penampilanku tapi Ethan begitu tampan.
Aku hanya... aku. Aku tahu aku punya tubuh yang layak. Aku tetap
menjaganya seperti itu, dan tubuhku adalah mata pencaharianku saat
ini jadi aku harus mengurus diriku sendiri. Dan aku punya banyak
perhatian dari pemuda saat tumbuh dewasa. Terlalu banyak perhatian.
Tapi aku tidak cantik. Aku punya rambut panjang lurus cokelat muda,
tidak ada yang istimewa. Mataku mungkin hal yang paling unik
tentangku. Warnanya aneh-semacam campuran coklat, abu-abu, biru
dan hijau. Aku tak pernah tahu apa yang akan spesifikasi apa yang

36 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dimasukkan dalam SIMku di daerah tempat rumahku. Aku memilih...


coklat.
Aku membuka tas dan melepas jubahku. Karena saai ini hampir
musim panas, dan aku mengasumsikan malam ini akan menjadi santai
pada akhir hari kerja, aku memilih pakaian yang akan tidak akan
kusut disimpan dalam tas ransel olahraga-celana flax linen dengan tali
pengikat, sebuah atasan hitam tanpa lengan halus, dan sepatu datar
kulit hitam. Aku menyampirkan kardigan hijau favorit di pundakku
dan memberi beberapa perhatian ke seluruh diriku. Aku menyikat
rambutku dan diikat model ekor kuda dibungkus dengan gulungan
rambut di sekitar pengikat elastisnya. Selanjutnya, make up, dan itu
tidak akan butuh waktu lama. Aku jarang menggunakan lebih dari
maskara dan perona pipi. Lipgloss dan beberapa semprotan parfum
menyelesaikan tampilanku. Siap untuk pergi, Brynne.
Aku menekan tombol panggil di lift dan menunggu. Ethan tidak
mengatakan dimana untuk bertemu tepatnya dan aku pikir lobi cukup
bagus. Ia tampaknya tahu kota ini seperti punggung tangannya.
Marco datang dan memberiku pelukan perpisahan. Dia adalah seorang
pria demonstratif, selalu memeluk dan mencium dua kali di pipi
dengan cara orang Eropa yang membuat itu diterima baginya-dan
membuat orang Amerika seperti aku terlena dengan hal itu. Aku bisa
mengakui sepenuhnya terpesona oleh jenis perilaku santun yang
jarang ditampilkan di tanah asliku.

37 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku memeluknya kembali dan menawarkan pipiku. Marco


menempelkan bibirnya ke rahang kananku saat pintu lift terbuka dan
Ethan melangkah keluar melotot, wajahnya yang tampan membentuk
garis keras.
Aku tersandung kembali dari pelukan Marco dan merasakan tangan
Ethan menangkapku, menempel di pinggangku.
Brynne, Sayang, kau ada di sini.
Ethan menarik lengannya naik dari pinggangku untuk membungkusku
dengan longgar di bahu, efektif menarikku menjauh dari Marco dan
tepat terhadap bagian depan tubuhnya. Tubuh sangat kuat dan
berototnya. Aku bisa merasakan tatapan Ethan pada Marco dan tahu
aku harus melakukan sesuatu sebelum situasi menjadi lebih canggung
daripada sebelumnya.
Perkenalkan kami, Brynne, katanya ditelingaku, gosokan dari
janggutnya mengelitik rahangku dan membuat lututku lemah.
Ethan Blackstone, Marco Carvaletti, aku- fotograferku hari ini.
Sial! Apakah aku benar-benar terdengar gugup dan lemah? Aku
bersumpah aku dalam kesulitan yang mendalam dengan orang ini. Dia
telah mendapatku dengan cara yang aku temukan sangat mengerikan
namun menggairahkan pada saat yang sama, sebuah campuran
menggoda yang meneriakan bahaya! di kepalaku.
Ethan mengulurkan tangannya dan menawarkan salam perkenalan ke
orang Italia tinggi dengan ekspresi bingung pada situasi kami.
38 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bagaimana gadisku melakukannya hari ini, Mr Carvaletti? Desah


Ethan dengan suara yang elegan.
Marco memberi hanya sedikit senyuman. Brynne melakukan
pekerjaannya dengan sempurna, Mr. Blackstone. Selalu.
Lift berbunyi lagi dan Marco mengulurkan lengannya untuk
menahannya. Apakah kau akan turun? Tanya Marco, sambil
melangkah masuk.
Secepatnya. Tapi belum, jawab Ethan, meletakkan sebuah tangan
pada kedua lengan atasku dan memelukku erat. Kami menghadapi
pintu lift yang akan menutup.
Secepatnya? Aku tidak melewatkan saran dalam komentar itu.
Gambaran rambut indah hitamnya bergerak perlahan di kepalanya
yang terayun-ayun di antara kedua kakiku lebih dari libido yang aku
bisa tahan saat ini.
Bye, Marco, terima kasih untuk pemesanannya! Aku berhasil
memberi salam perpisahan sambil tergagap, mengangkat tangan untuk
sebuah lambaian.
Terima kasih, Cantik, gambar-gambarnya seindah seperti biasa.
Marco mencium dua jari dan meniupkannya padaku saat pintu lift
tertutup, meninggalkan aku aman dalam genggaman Ethan dan benarbenar sendirian dengan pria yang memiliki sebuah ereksi menempel
pada pantatku dan sebuah janji tentang mengetahui bagaimana
persisnya cara menggunakannya.
39 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Apa yang kau lakukan! Semburku, berputar keluar dari tangannya.


Apa maksudnya dengan gadisku dan perilaku teritorial, Ethan? Aku
berpaling ke wajah tampannya dan sangat menyadari bahwa aku
bernapas dengan berat dan dengan setiap tarikan nafas menarik lebih
aroma lezat nya dalam diriku.
Dia datang padaku, mendorongku menuju dinding di koridor.
Tubuhnya yang besar menjulang saat ia dengan sengaja menurunkan
mulutnya ke mulutku. Bibir Ethan lembut berbeda dengan janggut,
dan lidahnya, seperti beludru, bertemu denganku dalam sekejap,
membelai setiap bagian dari mulutku, bergelut dengan lidahku,
mengisap bibir bawahku, merasuk dalam tubuhku. Menekankan tubuh
besarnya lebih keras terhadapku, aku merasakan kemaluan panjang
kerasnya memukulku di perut. Ethan Blackstone menguasai tubuhku
dan aku membiarkannya.
Aku mengerang dalam ciumannya dan membenamkan tanganku di
rambutnya. Aku membawa dia lebih dekat, putingku mengetat saat
bergesekan terhadap otot dadanya yang terasa begitu keras dan jantan,
seolah dia hanya khayalan. Kecuali dia bukan fiksi, dia menciumku
penuh gairah di lorong publik di lantai ke sepuluh dari Gedung Shires
di depan Lorenzo Agency. Dia datang ke sini untuk menemukanku.
Dia memegang wajahku di kedua sisi sehingga aku tidak bisa
menjauh dari serangan lidahnya. Aku terbuka untuk dia dan apa pun
yang dia inginkan dariku. Reaksiku pada Ethan adalah kelemahan.

40 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku sudah tahu itu semua itu meskipun hanya imajiner pada
pemahaman pertama. Hal yang sebenarnya benar-benar meluluhkan.
Dia memindahkan satu tangan dari wajahku dan membawanya
beristirahat di leherku. Ciumannya melambat menjadi gigitan ringan
sampai dia menarik bibirnya menjauh dan aku merasakan udara
dingin pada kebasahan yang ia ditinggalkan di sana.
Buka matamu, katanya. Aku mengangkat mataku untuk melihat
wajah Ethan hanya sejarak satu inci, mata birunya terbakar panas
dengan nafsu.
Aku bukan gadismu, Ethan.
Kau miliku selama ciuman itu, Brynne.
Mata berkedip-kedip, ia membacaku, dan kemudian ia menghirup
nafas. Aku mengalami kekacauan lembab diantara kakiku dan Aku
bertanya-tanya apakah dia bisa mencium bauku.
baumu begitu harum... dan begitu seksi.
Ya Tuhan! Ibu jarinya mengusap atas tulang selangkaku di mana
tangannya masih beristirahat di leherku. Dan aku tidak melakukan
apa-apa untuk menghentikannya. Aku terlalu menikmati
pemandangan. Aku mengacak-acak rambutnya dari penganiayaan tadi
dengan tanganku. Dia masih tampak tampan dan mungkin masih
tampan bahkan ketika ia merangkak keluar dari tempat tidur di pagi
hari. Tempat tidur. Apakah ada sebuah tempat tidur dalam waktu
dekat untuk kami? Aku tidak perlu melakukan apa-apa untuk
41 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

mendapatkan orang ini ke tempat tidur. Aku tidak perlu menjadi


seorang jenius untuk tahu dia menginginkan seks. Pertanyaan
sebenarnya di sini adalah apakah aku menginginkannya?
Ethan. Aku mendorong tubuh dinding bajanya dan masih tidak bisa
kemana-mana.
Kenapa aku? Mengapa kau bertingkah seperti ini?
Tidak tahu. Aku tidak bisa menjauh darimu dan aku tidak bertingkah
pura-pura. Aku mencoba untuk meninggalkanmu sendirian tapi aku
tidak bisa melakukannya.
Dia mengusap lembut tangan lain di atas rambutku lalu turun sampai
beristirahat di sisi lain dari leherku.
Aku tidak mau jauh darimu. Dia mengusap leherku dengan
lingkaran erotis lambat dengan ibu jari-jarinya yang bertemu di
tengah tenggorokanku. Kau ingin aku juga, Brynne, aku tahu kau
ingin.
Dia membawa bibirnya ke bibirku lagi dan menciumku lembut. Aku
hampir tidak bisa berdiri sendiri saat ia menaklukkan tubuhku. Intinya
tidak diperdebatkan, aku tidak perlu berdiri. Dia telah membuatku
bersandar dinding dan pinggulnya menempel ke tubuh depanku. Lift
berbunyi lagi dan dia melangkah mundur. Aku tersandung maju ke
dadanya. Dia menenangkanku saat sebuah pasangan muncul dan
menuju ke lorong.

42 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kita tidak bisa-kita sedang di depan umum. Aku tidak melakukan hal
semacam ini-aku tidak bisa denganmu seperti in-
Dia bergerak cepat. Menutupi bibirku dengan beberapa jari untuk
membungkamku dan mengangkat tangan ke mulutnya untuk dicium.
Aku tahu, katanya lembut. Tidak apa-apa. Jangan panik.
Aku hanya bisa menatap terpesona ketika dia menekan bibir
lembutnya di punggung tanganku. Kumis yang membingkai mulutnya
digosokkan kurang lembut tapi sekarang tidak terasa apa-apa bahkan
dekat dengan kekasaran yang dia miliki sebelumnya.
Ethan menatapku dengan sebuah kerinduan sebelum mengambil
tangan yang dia baru saja cium dan menggenggamnya menjadi satu
dengan salah satu tangannya. Dia menyambar tasku dari lantai dengan
tangannya yang bebas dan menarikku ke dalam lift terbuka.
Makan malam terlebih dahulu dan kemudian kita bisa bicara tentang
berbagai hal.
Dan dengan cara yang menjadi sangat akrab setiap kali kehadiran
Ethan, aku menerima dia benar-benar mengambil alih lagi. Dia
mendirikan kontrolnya atas segala sesuatu, dan mendapatkan tepat di
mana dia menginginkanya.
LoveReads

43 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 4

Vauxmoor Bar dan Grill adalah tempat yang trendy tapi tidak berisik
di mana kita harus berteriak untuk berbicara. Aku kebanyakan hanya
menikmati pandangan. Duduk di depan piring steaknya, Ethan adalah
gambaran kesopanan dan perhatian yang sungguh-sungguh. Hilang
sudah panas dan janji seks berkeringat yang kami alami berdua di lift.
Dia mematikannya secepat ia membuatku bergairah.
Bagaimana seorang Amerika menemukan dirinya di Universitas
begitu jauh dari rumah?
Aku meletakkan steak saladku dan menyesap sari buah apel sebagai
gantinya.
Aku-Aku agak mengalami kesusahan sedikit setelah SMA.- Aku
memejamkan mata sejenak. Aku benar-benar berantakan sebenarya,
untuk banyak alasan.
Mengambil napas untuk menenangkan kegelisahan yang muncul
setiap kali aku harus menjawab pertanyaan ini, aku berkata, Tapi
dengan beberapa bantuan untuk memfokuskan perhatian, aku
menemukan minat pada seni. Aku mendaftar untuk datang ke sini dan
dengan beberapa keajaiban diterima di UL. Dan orang tuaku sangat
senang melihat aku termotivasi, mereka mengirimku pergi dengan
restu sepenuh hati. Aku punya seorang bibi yang hebat-di Waltham
Forest. Bibiku Marie, tapi selain itu, aku sendiri di sini.
44 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Tapi kau mengambil gelar sarjana sekarang? Ethan tampak benarbenar tertarik pada apa yang aku lakukan di sini, jadi aku terus
berbicara.
Well, ketika aku menyelesaikan sarjana mudaku di Sejarah Seni aku
memutuskan untuk mengajukan permohonan untuk studi lanjutan
konservasi seni. Mereka menerimaku untuk kedua kalinya.
Aku memotong sepotong steak dengan garpu.
Ada penyesalan? Kau tampak sedikit melankolis ketika kau
berbicara. Suara Ethan lembut ketika ia ingin hal itu terjadi.
Aku melihat mulutnya dan berpikir tentang bagaimana rasanya jika
itu berciuman denganku, memaksaku untuk menerima ciumannya.
Tentang datang ke London? Aku menggelengkan kepalaku
padanya. Tidak pernah. Aku suka tinggal di sini. Bahkan, aku akan
hancur jika aku tidak mendapatkan visa kerja ketika menyelesaikan
gelar masterku. Aku menganggap London rumahku sekarang.
Dia tersenyum padaku. Kau, terlalu indah untuk kebaikan diriku
sendiri, Ethan Blackstone.
Kau cocok di sini... benar-benar baik. Begitu baik sehingga pada
kenyataannya, aku tidak akan tahu kau bukan orang asli di sini sampai
kau bercerita, tetapi bahkan dialek Amerika dan semua hal lain, kau
benar-benar berhasil berbaur.
Sebuah dialek, ya?
45 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Itu adalah dialek yang sangat bagus, Miss Bennett. Dia menyeringai
di seberang meja, mata birunya berkerlap-kerlip.
Jadi, bagaimana denga mu? Bagaimana Ethan Blackstone berakhir
sebagai CEO Blackstone Security International, Ltd?
Dia meminum seteguk birnya dan menjilat sudut mulutnya, masih
mengenakan setelan abu-abu gelap untuk bekerja yang pastinya lebih
mahal dari pada biaya sewa apartemenku..
Apa ceritamu, Ethan? Dan ngomong-ngomong kau memiliki aksen,
sebagai lawan dari dialek. Aku menyeringai padanya.
Satu alis seksi naik. Aku yang termuda dari dua bersaudara. Hanya
ada ayahku saat tumbuh dewasa untukku dan kakak perempuanku.
Dia mengendarai taksi London dan membawaku dengan dia ketika
aku tidak sekolah.
Itu sebabnya kau tidak perlu arah untuk menemukan apartemenku,
kataku. Dan aku sudah mendengar tentang tes supir-supir taksi
London harus mengambil semua jalan-jalan. Ini kan jalan-jalan
raksasa.
Dia tersenyum padaku lagi. Itu adalah Pengetahuan. Sangat baik,
Miss Bennett. Untuk seorang Amerika kau cukup tahu pada fakta
budaya dari Inggris.
Aku mengangkat bahu. aku melihat sebuah acara tentang hal itu.
Cukup lucu sebenarnya.

46 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Menyadari aku mengalihkan dia dari percakapan, aku berkata, Maaf


memotong pembicaraanmu. Jadi apa yang kau lakukan setelah kau
menyelesaikan sekolah?
Aku pergi ke pelatihan militer. Melakukan itu untuk enam tahun.
Meninggalkannya. Memulai perusahaanku dengan bantuan beberapa
kenalan yang aku dibuat saat aku ditugaskan. Dia menatapku penuh
kerinduan lagi, seakan tidak memiliki kecenderungan untuk terus
berbicara.
Cabang militer apa?
Pasukan Khusus, sebagian besar pengintaian. Dia tidak
menawarkan rincian lagi tapi dia menyeringai ke arahku.
Kau tidak berterus terang, Mr Blackstone.
Jika aku memberitahumu lagi, aku harus membunuhmu, dan itu
hanya akan meniup janjiku semua menjadi kotoran.
Janji apa? Tanyaku polos.
Bahwa aku bukan pembunuh berantai, katanya sambil memasukkan
sepotong steak ke dalam mulutnya yang indah dan mulai mengunyah.
Terima kasih Tuhan! Ide makan sepiring daging sapi dengan
pembunuh berantai akan benar-benar membunuh kencan ini
untukku.
Dia menelan daging dan kemudian tersenyum padaku. Sangat lucu,
Miss Bennett. kau adalah wanita cerdas.
47 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Wah, terima kasih, Mr Blackstone, aku berusaha sangat keras untuk


menjadi itu.
Dia melucutiku dengan pesonanya begitu mudah aku benar-benar
harus bekerja keras untuk membuatnya tetap pada tugas. Ethan bisa
mengubah percakapan untuk keuntungannya dalam sekejap.
Apa yang dikerjakan perusahaanmu?
Keamanan sebagian besar, untuk pemerintah Inggris dan beberapa
pelanggan internasional swasta. Saat ini kita dibanjiri dengan
Olimpiade. Dengan begitu banyak orang yang datang dari seluruh
dunia ke London-terutama di pos kami sembilan sebelas dunia-itu
tantangan.
Aku bertaruh.
Dia menunjuk saladku dengan pisaunya.
Aku membawamu ke tempat terbaik di kota untuk steak Mayfair,
dan apa yang kau lakukan? Dia menggelengkan kepalanya ke
arahku. Kau memesan salad.
Aku tertawa. Ini memiliki beberapa steak di dalamnya. Lagi pula,
aku tidak bisa menahannya. aku tidak ingin menjadi bisa diprediksi.
Yah kau sangat pandai menjadi tak terduga, Miss Bennett. Dia
mengedipkan mata padaku dan menggigit lagi steaknya.
Bisakah aku mengajukan pertanyaan pribadi, Ethan?

48 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku bisa merasakan kau akan menanyakannya, katanya datar.


Aku sungguh-sungguh ingin tahu. Ide itu telah terbentuk di kepalaku
selama beberapa hari sekarang. Jadi, apakah kau-kau mengumpulkan
gambar telanjang... atau sesuatu? Aku melihat ke bawah piringku.
Tidak, jawabnya dengan segera, Aku bekerja untuk keamanan
galeri Andersen malam itu. Ada beberapa tamu penting dan aku hanya
pergi untuk membuat penampilan. aku memiliki karyawan yang
melakukan pekerjaan di tempat sebenarnya.. Dia berhenti.. Tapi aku
sangat senang aku hadir karena aku melihat potretmu. Suaranya
terdengar geli. Aku menginginkannya, jadi aku membelinya.
Aku bisa merasakan matanya memanggilku untuk menatapnya. Aku
mengangkat mataku.
Dan kemudian kau berjalan masuk, Brynne.
Oh.....
Aku mendengar apa yang kau dan Clarkson katakan ngomongngomong-tentangku dan tanganku.
Dia menepuk telinganya. Gadget keamanan tekhnologi tinggi ada
dalam urusan pekerjaanku.
Garpuku terjatuh dengan sebuah dentingan dan aku pasti melompat
satu kaki. Dia tersenyum dan tampak puas, dan terlalu seksi untuk
berada di sini denganku. Aku sangat malu aku ingin lari keluar pintu.
Aku sangat menyesal kau mendengar-
49 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Jangan, Brynne. aku mencoba untuk menghindari tanganku untuk


melakukan pelepasan diri, terutama jika ada pilihan lebih cantik lain.
Aku merasakan tarikan jari-jarinya di daguku. Aku membiarkan dia
melakukannya dan merasakan panas tubuhku naik.
Whoa... bernapas, Brynne, bernapas.
Seperti kau. Bisik Dia akhirnya. Aku ingin hal yang nyata. Aku
ingin kau di bawahku. aku ingin melepaskan diri denganmu. Mata
birunya tidak pernah meninggalkanku. Dia tidak melepaskan daguku
juga. Ia memegangku dengan kuat dan membuatku mengakui katakatanya.
Kenapa, Ethan?
Ibu jarinya dijentikkan dan menyikat rahangku.
Mengapa ada orang ingin sesuatu? Ini hanya bagaimana aku bereaksi
terhadapmu.
Matanya berputar mengitari tubuhku dan memiliki tatapan berkabut di
dalamnya.
Ayo pulang denganku. Bersama denganku malam ini, Brynne.
Oke.
Hatiku berdebar begitu keras aku yakin dia bisa mendengarnya. Dan
seperti itu saja aku setuju untuk sesuatu yang aku tahu itu akan
mengubah hidup. Bagiku, itu akan merubahnya.
50 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Seketika kata itu meninggalkan bibirku aku menyaksikan Ethan


menutup matanya hanya untuk berkedip singkat.
Dan kemudian semua suatu kesibukan dan pengaturan kecepatan
dengan tujuan mulai dari sana, segala sesuatu begitu tajam kontrasnya
dengan percakapan sensual yang baru saja kami alami. Dalam
beberapa menit ia menutup tagihan dari makan malam kami dan
membawaku ke mobilnya. Sentuhan kencang Ethan menekan
punggungku, mendorongku maju, membawaku pergi ke tempat di
mana dia bisa memilikiku, Sendirian.
LoveReads

Ethan mengantar kami ke sebuah bangunan kaca cantik yang terletak


tinggi diatas langit London dari abad-abad sebelumnya, modern
namun mengingatkan pra-perang Inggris dengan cara yang elegan.
Selamat malam, Mr. Blackstone. Penjaga pintu berseragam
menyapa Ethan dan mengangguk sopan ke arahku.
Malam, Claude, dia membalas dengan lancar. Tekanan tangannya,
selalu hadir di punggungku, mendorongku maju ke dalam lift terbuka.
Begitu pintu ditutup di depan kami dia memutarku dan menempelkan
bibirnya ke bibirku. Ciuman ini seperti saat di Gedung Shire lagi lagi
dan aku merasakan pukulan dari gairah memukulku dengan keras di
antara pahaku. Dan aku mulai mendapatkan gambaran yang lebih
jelas dari temanku ini juga. Pendiam di depan umum, Ethan adalah
51 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

pria sopan dan mampu mengendalikan diri, tapi di belakang pintu


tertutup? Lihatlah.
Tangannya di seluruh tubuhku saat ini. aku tidak melawan saat ia
memundurkanku ke sudut. Sentuhannya hangat dan membuatku
melambung sekaligus. Dia menyeret kumis berdurinya ke bawah
leherku dan mendorong tangannya dalam blusku untuk menangkup
payudaraku. Aku tersentak pada nuansa tangannya yang panas
berkeliaran saat dia membuat langkah bertujuan untuk mengetahui
tubuhku. Aku melengkung ke arahnya, dadaku maju ke depan,
mendorong payudara lebih dekat ke tangannya. Dia menemukan
putingku melalui renda braku dan menariknya.
Kau begitu seksi, Brynne. Aku menderita untukmu, dia berbicara
dekat leherku, napasnya menggelitik kulitku.
Lift berhenti dan pintu terbuka untuk pasangan tua yang menunggu
untuk masuk. Mereka memberi satu tatapan pada kami dan
melewatkan lift. Aku mencoba untuk mendorong mundur dari dia,
untuk menaruh beberapa ruang diantara tubuh kami. Untuk kedua
kalinya hari ini, aku menemukan diriku terengah-engah untuk Ethan
seperti pelacur, di tempat terbuka untuk semuanya bisa melihatku.
Tidak di sini, Ku mohon, Ethan.
Tangannya meninggalkan payudaraku dan muncul kembali dari
tempat itu berada di bawah bajuku. Dia membawanya untuk
beristirahat di leherku. Aku merasa ibu jarinya mulai bergerak dalam
52 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

lingkaran lambat tepat di bawah daguku. Dan kemudian dia


tersenyum padaku.
Ethan tampak bahagia karena dia memegang tanganku dengan
tangannya yang bebas dan membawanya ke bibir untuk dicium. Sial,
aku suka ketika ia melakukan itu.
Kau benar, dan aku minta maaf. Apakah kau memaafkanku, Miss
Bennett? Aku takut kau membuatku lupa keberadaanku.
Perutku terasa terbalik dengan sebuah nyeri. Aku mengangguk
padanya karena aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi, dan berbisik,
Tidak apa-apa.
Sang lift, diberkatilah hati mekaniknya, terus menggerakkan lebih
dekat ke lantainya. Aku bertanya-tanya apa yang akan ia lakukan
segera setelah dia memiliki aku di dalam apartemennya. Ethan telah
membuatku benar-benar di bawah mantranya dan aku cukup yakin dia
tahu juga hal itu.
Akhirnya lift berhenti di lantai atas, perhentian lembut membuat
perutku bergulung lagi saat Ethan meletakkan tangannya padaku. Pria
ini orang suka menyentuh-selalu menyentuh seolah dia tidak bisa
lepas dengan itu.
Dia menggunakan kuncinya untuk membuka pintu kayu ek berukir
dan mendorong satu pintu terbuka, mengantarkan aku ke ruang
pribadinya. Itu ruang yang indah, lebih ringan daripada yang aku
harapkan untuk seorang pria. Ruang utama memakai cat abu-abu dan
53 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

krim palet, banyak kayu dan cetakan dan elemen dekoratif untuk
suatu ruang modern.
Ini indah, Ethan. Rumahmu indah.
Ethan melepas jaket jas dan melemparkannya di atas sofa. Mengambil
tanganku, ia membawaku ke dinding jendela dan balkon yang
memandang keluar ke lampu-lampu jantung kota London.
Tapi kemudian dia membalikku menjauh dari pandangan keluar pintu
kaca untuk menghadapinya, dan mengambil beberapa langkah
mundur. Dia hanya menatapku sejenak.
Tapi tidak ada yang secantik kau berdiri di sini, sekarang, di
rumahku, di depanku.
Dia menggelengkan kepalanya, tampak hampir putus asa. Tidak ada
yang sebanding.
Aku merasakan dorongan yang sangat kuat untuk menangis untuk
beberapa alasan. Ethan begitu intens dan kasihan otakku berjuang
untuk memahami segala sesuatu di saat ia mulai bergerak ke arahku,
perlahan-lahan, seperti predator. Aku pernah melihat langkah ini
sebelumnya. Dia bisa cepat, lambat, keras, lembut-segala cara, dan
membuatnya terlihat mudah.
Detak jantungku lebih cepat saat ia mendekat. Ketika hanya beberapa
inci dariku, dia berhenti dan menunggu. Aku harus mengangkat
kepalaku untuk menatap matanya. Begitu jauh lebih tinggi dariku, aku
bisa melihat dadanya naik turun karena nafas cepatnya sendiri.
54 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Rasanya nikmat untuk tahu ia juga dipengaruhi oleh daya tarik ini
sama seperti aku.
Aku tidak cantik seperti itu... itu hanya lensa kamera, kataku.
Dia meraih sweater hijauku, membuka kancingnya, dan
melepaskannya dari punggungku sampai mendarat dengan desiran
lembut ke lantai kayu ek mengkilap.
Kau salah, Brynne. Kau cantik sepanjang waktu. Dia lalu menuju
ke ujung kemeja sutra hitamku dan menarik itu di atas kepalaku. Aku
mengangkat tanganku untuk membantunya.
Dalam bra push up berenda hitam, aku berdiri di depannya saat ia
melahapku dengan mata biru penuh gairah. Dia menggosok atas
bahuku dan menelusuri gundukan payudaraku dengan bagian
belakang ujung jarinya. Sentuhan lembut yang membuatku sakit
untuk menginginkan lebih dan aku tidak bisa diam lagi.
Ethan ... Aku membungkuk menuju belaian jari-jarinya.
Apa, sayang? Apa yang kau inginkan? Dia menelengkan kepala ke
samping dan membuka leherku.
Dia menciumku di sana. Kombinasi rambut wajah dan bibir
lembutnya itu menyetrumku. Perasaan menyenangkan tumbuh ke titik
di mana aku benar-benar hilang dengan kebutuhan. Titik dimana aku
tidak bisa kembali melaluiku. Aku ingin dia. Begitu buruk.
Aku ingin-aku ingin menyentuhmu.
55 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku membawa tanganku ke kemeja putihnya dan mengendurkan dasi


ungu gelapnya. Dia memegangku longgar dan menatap saat aku
mengendurkan sutra seketat tali busur yang siap ditarik. Jariku
bekerja di simpulnya dan dalam satu menit aku memiliki dasi yang
tergelincir jatuh untuk bergabung sweter hijauku di lantai. Aku mulai
membuka kancing kemejanya.
Dia mendesis ketika jariku menyentuh kulitnya yang terbuka.
Persetan! Ya, sentuhlah aku.
Aku mendorong kemeja putih halus itu dari dia untuk dijatuhkan di
tumpukan di lantai. Aku menatap dada telanjangnya untuk pertama
kalinya dan hampir menangis. Ethan sangat ketat dengan otot dan otot
perut seperti papan cuci yang meleleh pada potongan huruf V paling
erotis yang pernah kulihat pada seorang pria.
Aku membungkuk dan menyentuh bibirku ke tengah dadanya. Dia
menaruh tangannya di kedua sisi kepalaku dan memelukku
kepadanya, seperti dia tidak akan pernah melepaskannya. Kekuatan
dan dominasi cukup jelas. Ketika membicarakn seks, Ethan adalah
salah satu yang bertanggung jawab. Dan anehnya, itu menenangkanku
untuk memahami hal ini. Aku aman bersamanya.
Dia bergerak turun untuk berlutut, tangannya meluncur ke bawah
pinggulku dan kemudian kakiku. Ketika ia sampai ke sepatuku dia
menarik yang pertama dan kemudian yang lain dan melepaskan
dengan manis dari kakiku. Tangannya menelusuri kembali ke
56 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

pinggang celana linenku. Dia menarik tali dan mengendurkan


ikatannya dan kemudian menyeretnya ke lantai. Dia memantapkan
kakiku sementara aku melangkah keluar dari tumpukan kusut dari
kain dan kemudian dia menciumku tepat di atas pinggang celana
dalamku. Perutku bergetar lagi dan nyeri diantara kedua kakiku
semakin kuat.
Ethan membawa jari-jarinya ke renda hitam celana dalamku dan
menyelipkannya ke bawah karet elastisnya. Dia menarik ke bawah
dan kemudian terlepas dariku.
Telanjang di depan matanya, ia menatap vaginaku dan dia membuat
suara, sangat primal dan sangat mendesak dan kemudian ia menatap
wajahku lagi.
Brynne.. kau begitu indah aku tidak bisa- aku tidak sabar-
Dia membelai jari-jarinya di atas perutku dan pinggul dan menarikku
ke depan ke bibirnya dan menekan bibirnya tepat di gundukan
telanjangku. Aku menggigil sentuhan intim yang membuatku
tertahan, menunggu apa yang terjadi selanjutnya.
Dia kembali berdiri dan meletakkan tanganku dengan sengaja di
pinggangnya. Aku mendapat pesannya keras dan jelas. Aku mulai
bekerja pada ikat pinggangnya dan kemudian celananya. Dia tampak
mengesankan. Gundukan di dalam celana pendek itu mustahil
diabaikan saat celananya turun. Dia menggeram ketika tanganku
menyentuh di atas sutra hitam tipis yang menutupi kemaluan
57 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tegangnya. Saat aku membungkuk untuk memfokuskan upayaku pada


melepaskan dia dari pakaiannya, ia membuka pengait di bagian
belakang braku dan menariknya menjauh. Aku benar-benar telanjang.
Aku tidak akan menginap malam ini, Ethan. Berjanjilah kau akan
membawaku pulang setelah ini.
Dia meraupku dan mulai membawaku keluar dari ruangan. Aku
ingin kau tinggal bersamaku. Sekali tidak akan cukup-tidak dengan
dirimu. Dia menendang untuk membuka satu pintu dan membawaku
ke kamar tidur.. Wajahnya tampak liar dan putus asa. Aku harus
bercinta kasar denganmu pertama, dan kemudian aku akan
melakukannya lagi dengan lambat. Beri aku malam ini. Biarkan aku
bercinta denganmu malam ini, Brynne yang cantik. Ia melayang di
atas wajahku. Please.
Tapi aku tidak bisa tinggal ma- Mulutnya menelan protesku sambil
meregangkanku ke tempat tidurnya yang lembut dan mewah dan
mulai menyentuh tubuhku. Mencium tubuhku. Memanas tubuhku
sampai setiap pikiran sadar yang aku punyai sebelum titik ini
melarikan diri dari otakku dan terus terjadi. Aku melanggar aturan
dan aku sangat menyadari fakta itu saat lidah Ethan berputar di
putingku yang mengeras, bergantian antara goresan kecil giginya
diikuti oleh belaian lembut untuk menenangkan apa yang telah
dilakukannya.
Kontras dari sikat kumis pada jenggotnya dengan cumbuan bibir
lembutnya membuatku melambung. Aku merasa seperti aku akan
58 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

orgasme hanya dari apa yang dia lakukan. Kenikmatan ini


membuatku menangis dan melengkung. Kakiku bergulung saat ia
bekerja pada payudaraku, tidak dapat tetap diam, aku liar dan
menggeliat di bawah Ethan. Dia terasa begitu nikmat, aku tidak bisa
menyesali keputusan ini. Semua keberatanku ditangguhkan oleh
olahraga indah yang dia berikan pada tubuhku dan terbang tanpa ada
satupun pikiran lagi.
Menjadi telanjang tidak menakutkan bagiku. Aku telah melakukannya
banyak untuk pemodelan dan aku tahu bahwa laki-laki menemukan
bentuk tubuhku menarik. Ini adalah keintiman yang lebih sulit bagiku
untuk memproses. Jadi, ketika Ethan mengatakan hal seperti 'biarkan
aku bercinta denganmu, Brynne cantik' ,Aku tahu aku tidak punya
kesempatan.
Ethan? Aku meneriakkan namanya.
Aku tahu, sayang. Biarkan aku menjagamu.
Dia menarik diri dari payudaraku dan meletakkan tangannya di bagian
dalam lututku dan membuka aku. Benar-benar terbuka lebar di
depannya, ia menatap vaginaku untuk kedua kalinya malam ini.
Tuhan, kau cantik... Aku ingin mencicipi itu.
Dan kemudian ia meletakkan mulutnya padaku. Lidah lembutnya
berguling di klitku dan lipatanku dan membelai. Aku bisa merasakan
jenggot menusuk kulit yang sensitif saat aku menggeliat terhadap
bibir dan lidahnya. Aku akan datang seketika dan tidak ada yang
59 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

menghentikannya. Tidak ada yang menghentikan Ethan. Dia


mengambil apa yang dia inginkan.
Aku datang ...
Yang pertama dari berkali-kali, Sayang, katanya dari bawah antara
kedua kakiku.
Dan kemudian dua jari yang panjang mendorong masuk di dalamku
dan mulai membelai.
Kau ketat, seraknya, tapi ketika penisku di dalammu, kau akan
lebih ketat, benarkan, Brynne? Dia terus mencumbuiku dengan
jarinya dan menjentikkan lidah di atas clitku. Maukah kau? Dia
meminta lagi, kali ini lebih kuat.
Aku merasakan desakannya, pengetatan mulai jauh di dalam perutku
saat itu dimulai.
Ya! Teriakku dalam dorongan udara, mengetahui dia
mengharapkan jawaban.
Datanglah untukku. Datanglah untukku, Brynne!
Dan aku lakukan, tidak seperti pengalaman setiap orgasme yang
pernah aku miliki. Aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain
datang. Ethan mendorongku ke tepi dan kemudian menangkapku
ketika aku selesai. aku meluapkan gelombang yang ditahan dengan
jari-jarinya jauh di vaginaku memegangku di sana. Itu
menghancurkan dalam kecemerlangan dan aku tidak bisa melakukan
60 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

apa-apa selain menerima apa yang dia beri untukku. Jari-jarinya


menyelinap keluar dariku dan aku mendengar suara dari sebuah paket
yang robek terbuka. Aku melihat dia menggulung kondom di
penisnya yang indah, tebal dan keras. Bagian dari dirinya yang akan
dalam diriku dalam satu menit, dan aku menggigil dalam harapan.
Dia mengangkat mata birunya untuk menatap mataku dan berbisik,
Sekarang, Brynne. Sekarang aku memilikimu.
Aku terisak pada gambaran dirinya akan masuk dalam diriku,
antisipasi begitu besar aku hampir tidak koheren.
Ethan menjulang di atasku, kepala penisnya telah masuk dalam
vaginaku, terbakar panas dan keras seperti tulang. Pinggulnya
memaksaku lebih membuka saat ia menenggelamkan kemaluannya ke
dalam dan tepat. Dia mengambil mulutku, menyodorkan lidahnya
yang simultan dengan gerakan dengan intrusi ke bawahnya. Aku
dibawa oleh Ethan Blackstone di tempat tidurnya. Benar-benar terjadi
dan tidak dapat dibatalkan.
Aku menaiki gelombang orgasme saat Ethan menaikiku. Dia
melakukannya keras pada awalnya. Menghentak masuk dan keluar
dari inti basahku yang semakin lebih dalam pada setiap desakannya.
Aku merasa diriku berusaha menuju orgasme lain.
Pembuluh darah di lehernya menonjol saat ia menyandarkan dirinya
untuk mendapatkanku dari sudut yang lain.

61 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku meremas vaginaku di sekitar kemaluannya yang bertubi-rubi


sementara ia mencumbuiku lebih keras. Dia membuat semua jenis
suara dan membisikkan kata-kata kotor tentang seberapa nikmat
rasanya meniduriku. Itu hanya membuatku jadi lebih liar.
Ethan! Aku meneriakkan namanya, datang kedua kalinya, tubuhku
menyerah total dengan tubuh lebih besar dan lebih kerasnya saat aku
bergetar dan menggeliat dengan liar.
Dia tidak berhenti. Dia terus menghentakku, sampai tiba gilirannya
untuk orgasme. Lehernya tegang, mata terbakar, ia membawaku lebih
keras lagi. Aku membentang untuk mengakomodasi panjang dan
ketebalannya saat ia berkembang sedikit lebih ketat. Aku tahu dia
telah dekat.
Aku meremas dinding vaginaku sekuat yang aku pernah lakukan dan
merasa dia menjadi kaku. Mengerangkan suara parau yang terdengar
seperti persilangan antara namaku dan teriakan perang, Ethan
menggigil di atasku dengan mata birunya bersinar redup di ruangan.
Dia tidak pernah melepaskan matanya dari menatapku saat ia datang
dalam diriku.
LoveReads

62 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 5

Ethan masih terus menatapku, bahkan setelah seks yang buru-buru


kami mereda dan setelah ia meninggalkan tubuhku. Dia melepaskan
kondom, mengikat dan menyingkirkan barang bukti. Tapi kemudian
dia segera kembali, mamandangku lagi, matanya menyapu tubuhku,
menunggu reaksiku dari apa yang baru saja kami lakukan.
Apakah Kau baik-baik saja? menyapukan ibu jarinya di bibirku,
menelusuri bibirku dengan lembut.
Aku tersenyum padanya dan menjawab dengan perlahan Ya.
Aku masih sangat jauh dari selesai denganmu. Dia menyapukan
tangannya di leherku, melewati payudaraku, menuju pinggulku untuk
berhenti di perutku. Itu-begitu menakjubkan, aku tidak-aku tidak
ingin ini berakhir. Dia membiarkan tangannya tetap terentang di sana
dan membungkuk untuk menciumku secara perlahan dan menyeluruh,
hampir seperti hendak memberi hormat padaku. Aku tahu dia akan
menanyakan sesuatu. Apakah kau-menggunakan kontrasepsi,
Brynne?
Ya, bisikku di bibirnya. Aku benar. Dia akan terkejut tetapi aku
tidak akan berbagi informasi itu dengannya malam ini.
Aku ingin, aku ingin orgasme dalam dirimu. Aku ingin berada di sini
tanpa ada penghalang. Dia menekan jari-jarinya di lipatan licinku
dan membelai maju mundur. Di sini.
63 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kata-katanya itu bagai sebuah kejutan. Kebanyakan pria tidak ingin


mengambil kesempatan itu. Tubuhku bereaksi terhadap sentuhannya
tanpa paksaan, tidak dapat menjaga untuk tidak meregang pada jarijarinya. Desah kenikmatan keluar dari tenggorokanku.
Perusahaankumelakukan pemeriksaan medis untuk semua orangkami semua harus melakukannya termasuk aku. Aku bisa
menunjukkan hasil pemeriksaannya, Brynne, aku bersih, aku janji,
katanya, mengendus di leherku dan menggerakkan jemarinya di atas
clitku yang sudah kesemutan.
Tapi bagaimana kalau aku tidak bersih? Aku terengah-engah.
Dia mengerutkan keningnya dan tangannya diam. Sudah berapa lama
sejak kau... berhubungan dengan seseorang?
Aku mengangkat bahu. Aku tidak tahu, cukup lama.
Dia menyipitkan matanya sedikit. Lama berarti seminggu, atau lama
berarti sebulan?
Seminggu itu bukanlah waktu yang lama. Mengapa aku menjawab,
aku tak tahu selain merupakan bagian dari apa yang bisa kau dapatkan
dari seorang Ethan. Dia menuntut jawaban, dia bertanya langsung
pada pertanyaan inti, dia mempunyai cara yang hampir mustahil
untuk kuabaikan saat dia muncul di suatu tempat dimana aku tidak
ingin dia pergi ke sana. berbulan-bulan, adalah jawabanku dan
hanya sedetails itu jawaban yang akan dia dapatkan saat ini.
Wajahnya menjadi tenang. Jadi ... apakah itu berarti ya?
64 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia berguling sepenuhnya di atasku dan tanganku terjebak terkait


dengan tangannya, lututnya membelah kakiku menjadi terbuka lebar
sehingga ia bisa masuk di antara kakiku. Karena aku menginginkan
kau lagi. aku ingin berada di dalam mu lagi. Aku ingin membuatmu
orgasme dengan penisku yang berada begitu jauh di dalammu
sehingga kau tidak akan pernah lupa aku pernah ada di sana. Aku pun
ingin orgasme dalam dirimu, Brynne, dan merasakan itu bersamamu
Aku bisa merasakan dia besar sekarang, Keras, panas, memeriksaku,
dan siap untuk tenggelam sepenuhnya. Dan rentan saat aku di
bawahnya, Tak pernah aku merasa seaman yang kurasakan kini.
Dia menciumku dengan intens, lidahnya menguasaiku seperti
sebelumnya. Itu adalah demonstrasi apa yang ingin ia lakukan dengan
penisnya. Aku memahaminya hampir setiap waktu. Ethan tidak
membingungkan sedikit pun.
Aku percaya padamu, Ethan, dan kau tidak akan membuatku hamil-
Sialan ... Ya, Dia mendesah Saat penis tebalnya membelai dinding
kemaluanku yang masih kesemutan. Oh, sayang, kau terasa begitu
nikmat. Aku benar-benar tersesat dalam dirimu...
Dan itu adalah bagaimana ia melakukannya untuk kedua kalinya. Kali
ini dia bergerak dengan lebih perlahan, lebih terkendali seperti dia
ingin menikmati pengalaman ini. Tapi hal itu tidak mengurangi
kepuasanku malah Ethan membuatku orgasme lebih hebat kali ini
sampai aku hanyalah sebuah kapal lemas untuk daging yang dia
kemudikan. Dia terasa lebih besar dalam diriku, lebih keras, bola-nya
65 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

menampar celah basahku dengan setiap dorongannya, dan kemudian


dia berhenti, punggungnya melengkung di bawah penetrasi indah
yang menghubungkan kami dengan begitu mendalam, aku merasa dia
adalah bagian dari diriku saat itu.
Ethan memanggil namaku dan tetap berada di dalamku seperti
keinginan yang dia katakan sebelumnya dan beberapa saat kemudian,
hentakkan kecil mengeluarkan semua dari ujungnya sampai ia
berhenti sepenuhnya, bernapas dengan berat dan ia masih berada di
antara kedua kakiku.
Dia menghisap leherku dengan pelan saat aku mengelus punggungnya, otot-otot panas yang halus dan basah dengan keringat. Ruang
menjadi beraroma seks dan wangi cologne nya yang entah ber-merk
apa. aku benar-benar perlu untuk mengetahui merknya. Aku
merasakan pegunungan yang tidak datar di bawah ujung jariku.
Dalam jumlah yang banyak. Seperti bekas luka? Dia bergeser dariku
dan tanganku terjatuh. Aku tahu lebih baik tidak usah bertanya. Tapi
dia tidak pergi jauh. Ethan berbaring miring dengan sisi badannya dan
mengangkat sedikit punggungnya dan kembali menatapku.
Terima kasih untuk itu, bisiknya, menelusuri wajahku dengan satu
jari, dan untuk mempercayaiku. Dia tersenyum padaku lagi. Aku
senang kau berada di sini di atas tempat tidurku.
Berapa lama sampai seseorang berada di tempat tidur ini denganmu
lagi, Ethan? Jika dia saja bisa bertanya, seharusnya aku pun bisa.

66 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia menyeringai, terlihat sangat puas. Sudah sejak... tidak pernah,


sayang. Aku tidak membawa wanita ke sini.
Terakhir kali aku periksa aku adalah seorang wanita.
Dia meraup tubuhku dengan mata sugestifnya sebelum menjawab.
Jelas wanita. Dia memandang mataku. Tapi tetap saja, aku tidak
membawa wanita lain ke sini.
Oh ... Aku duduk di kepala ranjang, menarik selimut ke dadaku.
Bagaimana mungkin itu bukan suatu kebohongan? Itu mengejutkanku. Aku berpikir Kau akan mendapatkan tawaran lebih banyak dari
pada yang mungkin kau gunakan.
Dia menarik selimut di dadaku ke bawah dan membuat payudara ku
kembali terlihat. Tolong Jangan merusak pemandangan yang sedang
kunikmati, dan kata kuncinya adalah manfaatkan, Sayangku. aku
tidak peduli jika aku dimanfaatkan dan wanita memanfaatkan pria
sesering pria memanfaatkan wanita Dia meringkuk di sampingku di
kepala ranjang dan menelusuri payudaraku dengan satu jari. Tapi
aku tidak keberatan jika kau memanfaatkanku. Kau mendapatkan izin
khusus.
Aku mendengus dan menampik tangannya. Kau terlalu tampan,
Ethan-dan kau tahu itu. Pesona Inggris mu itu tak akan membuatmu
bisa bersamaku setiap hari. Dia lalu membuat suara sarkastis:
Dan kau adalah seorang wanita yang sulit. Malam itu aku pikir aku
harus mengangkat dan melemparkanmu ke dalam mobilku.
67 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Suatu keberuntungan kau tidak melakukannya. Jika iya kau tidak


akan pernah menikmati percintaan yang baru saja kita nikmati
bersama? Aku menggelengkan kepalaku perlahan sambil tersenyum.
Dia menggelitik tulang rusukku dan membuatku menjerit. Jadi itu
hanya sebuah percintaan untukmu, ya?
Ethan! aku pukul tangannya menjauh dan bergegas ke tepi tempat
tidur.
Dia menyeretku kembali dan menjepit tubuhku di bawahnya, sebuah
seringai lebar di wajahnya. Brynne, ujarnya Lalu dia menciumku.
Hanya ciuman yang lambat dan ringan dan lembut, tapi rasanya intim
dan spesial. Ethan menempatkanku di samping tubuhnya dan
memasukkan tubuh kami ke bawah selimut, lengan berat nya
menutupi dan mengamankanku. Aku merasa diriku menjadi
mengantuk di tempat tidur hangat dengannya. aku tahu ini ide yang
buruk. Aturan adalah aturan dan aku melanggarnya.
Seharusnya Aku tak menginap, Ethan, aku benar-benar harus pergi-
Tidak, tidak, tidak, aku ingin kau di sini bersamaku, dia memaksa,
berbicara di rambutku.
Tapi aku seharusnya tidak__
Shhhhhhh, dia memotong kata-kataku seperti yang berkali-kali dia
lakukan sebelumnya dan mencium kata-kataku pergi. Lengannya
terangkat ke atas kepalaku, membelaikan jari-jarinya ke rambutku.
aku tidak bisa melawan dia. Tidak setelah malam ini. Rasa aman
68 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

terasa terlalu indah, tubuhku terlalu terkuras dari semua orgasme,


kekuatannya terlalu nyaman bagiku untuk melawan dia pada masalah
ini. Jadi aku memilih untuk tidur.
Teror itu nyata. Mereka datang pada malam hari ketika aku tidur.
aku mencoba untuk melawan mereka tetapi mereka hampir selalu
menang. Semuanya gelap karena mataku ditutup. Tapi aku mendengar
suara. Kata-kata Kejam tentang seseorang, kata-kata dan nama-nama
menjijikkan. Dan tawa yang menakutkan ... Mereka pikir itu lucu
untuk menghina orang ini. Tubuhku terasa berat dan lemah. Aku
masih mendengar mereka tertawa dan memutar kembali semua
kejahatan yang telah mereka lakukan...
Aku bangun dengan berteriak dan sendirian di tempat tidur Ethan.
Aku baru menyadari di mana aku berada ketika ia datang menerjang
ke kamar tidur dengan bola mata yang melotot. Aku mulai menangis
saat aku melihatnya. Isak tangis ku semakin keras ketika ia duduk di
tempat tidur dan memelukku.
Tidak apa-apa, aku disini. Dia mengguncangkanku di dadanya.
Ethan sudah berpakaian dan aku masih telanjang. Kau hanya
bermimpi buruk, itu saja.
Kemana kau pergi? Aku berhasil bertanya Sembari terengah-engah.
Aku hanya di kantorku-Olimpiade Sialan ini- Aku bekerja pada
malam hari akhir-akhir ini... Dia menempelkan bibirnya ke kepalaku.
Aku berada di sini sepanjang waktu sampai kau tertidur.
69 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kau seharusnya mengantarkan aku pulang! aku bilang aku tidak


akan menginap. Aku berjuang untuk keluar dari pelukannya.
Tuhan, Brynne, apa masalahnya? Ini jam 02:00 di pagi hari. Kau
sangat lelah. Tak bisakah kau hanya--mengapa kau tidak tidur di sini
saja?
Aku tidak menginginkannya. Ini terlalu banyak! Aku tidak bisa
melakukannya, Ethan. Aku mendorong dadanya.
Ya Tuhan! Kau biarkan aku membawamu ke rumahku dan
menidurimu dengan liar tetapi kau tidak mau tidur di tempat tidurku
hanya untuk beberapa jam? Dia menurunkan wajahnya ke
hadapanku. Bicara. Mengapa kau takut bersamaku disini?
Dia tampak terluka dan terdengar lebih dari sedikit tersinggung. Dan
aku merasa seperti wanita jalang yang kejam lebih dari sekedar
emosional, benar-benar kacau balau. Dia masih tampak tampan dalam
jeans pudar dan kaos abu-abu muda. Rambutnya berantakan dan ia
perlu mencukur jenggotnya, tapi ia tampak begitu tampan seperti
biasa, bahkan lebih karena aku melihat Ethan yang intim, yang ia
tidak tunjukkan di depan umum.
Aku mulai menangis lagi dan mengatakan kepadanya aku minta maaf.
Aku bersungguh-sungguh minta maaf. Aku sangat menyesal bahwa
sebagian dari diriku rusak dan terluka tapi itu pun tidak akan merubah
fakta apa pun. Aku tidak takut dengan dirimu. Ini sangat rumit,
Ethan. Aku-aku minta maaf! Aku menggosok wajahku.
70 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Shhhhhhh ... tidak ada yang harus dimaafkan. Kau hanya bermimpi
buruk. Ethan meraih kotak tissue di samping tempat tidur. Dan
menyerahkannya kepadaku. Apakah kau ingin membicarakannya?
Tidak, aku mengambil tiga lembar tissue.
Tidak apa-apa, Brynne. Ketika Kau merasa nyaman, kau dapat
membicarakannya jika kau ingin. Gosokan melingkar di punggungku
terasa menenangkan, aku hanya tidak ingin menutup mata lagi jika
saja aku kembali tertidur. Dia menarikku kembali ke atas kasur
dengan dia. Biarlah aku memelukmu untuk sementara waktu?
Aku mengangguk.
Aku akan di sini sampai kau tertidur dan jika kau bangun dan tidak
melihatku, aku tepat berada di seberang ruang utama di kantorku.
Lampu akan menyala. Aku tidak akan pernah meninggalkan mu
sendirian di rumahku. Kau akan benar-benar aman di sini bersamaku.
Satpam laki-laki, kau bisa ingat?
Aku meraih beberapa tissue lagi dan mengeluarkan ingusku, situasi
ini benar-benar merugikan dan memalukan. Aku melakukan yang
terbaik untuk berpura-pura menemukan jalan keluar dari ini dan aku
tahu itu yang akan aku lakukan. Aku tertawa lembut pada leluconnya
dan membiarkan dia membaringkan aku lagi ke tempat tidurnya. aku
menghadap dadanya dan menghirup aromanya, aku benar-benar
mencintai dan mencoba mengingat betapa indah ini. Aku fokus pada
perasaanku saat Ethan memelukku dengan aman, dan kehangatan
71 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tubuh besarnya. Aku mencoba untuk menangkap ini semua di


kepalaku, karena aku tidak akan mendapatkan pengalaman ini lagi.
Aku berpura-pura tertidur.
Aku menenangkan nafasku, memalsukannya. Dan setelah beberapa
saat aku merasa dia turun dari tempat tidur dan menyelinap keluar.
Aku bahkan mendengar suara langkah kaki telanjangnya di atas lantai
kayu. Aku melihat jam dan menunggu lima menit sebelum aku
bangun.
Aku berjalan keluar ke ruang tamu Ethan dengan pantat yang masih
telanjang lalu aku meraup pakaian. Aku mengambil dasi ungunya dari
tumpukan dan merapikannya sebelum mengalungkan di atas lengan
sofa, melipatnya menjadi dua. Aku berharap aku bisa membawanya
bersamaku sebagai kenang-kenangan.
Aku berpakaian dengan cepat di depan jendela kaca yang lebar dan
memegang sepatu di tanganku daripada menempatkan mereka di
kakiku. Aku mengambil tasku dan menuju pintu. Aku bisa merasakan
air maninya masih basah di antara kedua kakiku, mengalir keluar, dan
pikiran itu membuat aku ingin menangis. Semuanya terasa salah
sekarang. aku telah mengacaukannya.
Setelah aku keluar dari pintu depan, aku berlari ke lift dan menekan
tombol. Aku menggunakan sepatu kekakiku dan mencari-cari sisir di
tasku. Aku menyisir rambutku yang terlihat seperti rambut aku-baru
saja-bercinta dengan sisiran asal-asalan. Rambutku masih kusut tapi
72 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

itu lebih baik daripada tidak menyisir sama sekali. Lift tiba dan aku
melangkah masuk, sambil menyimpan sisir dan memeriksa dompetku
untuk ongkos taksi.
Ketika aku sampai di lobby doorman menyapaku. Boleh aku
membantumu, nyonya?
Err ... ya, Claude? Aku harus pulang. Dapatkah kau membantu ku
mendapatkan taksi. Aku terdengar putus asa bahkan di telingaku
sendiri? Jadi tidak tahu apa yang Claude mungkin pikirkan.
Ia tidak menunjukkan reaksi sedikit pun saat ia mengangkat telepon.
Ahhh, itu dia satu taksi datang. Ia meletakkan kembali telepon,
Claude keluar dari belakang mejanya dan memegang pintu lobby
terbuka untukku. Dia membantuku menuju taksi dan menutup pintu
taksi. Aku berterima kasih padanya, memberikan alamatku ke sopir
taksi dan melihat ke luar jendela.
Pemandangan Lobby terlihat jelas pada malam hari sehingga aku bisa
melihat ketika Ethan berlari keluar dari lift dan berbicara dengan
Claude. Dia berlari ke luar tapi taksiku sudah bergerak. Dia
mengangkat tangannya dengan frustrasi dan memutar kepalanya
kembali. Aku bisa melihat kakinya masih telanjang. Aku bisa melihat
wajah bingungnya dan keputusasaan di wajahnya saat mata kami
bertemu-aku di dalam mobil dan dia di jalan. Aku bisa melihat Ethan.
Dan itu mungkin terakhir kalinya aku akan melihatnya.
LoveReads
73 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 6

Aroma kopi yang lezat membuatku terbangun. Aku melihat jam


alarmku dan aku tahu, tidak ada waktu lagi untuk lari pagi di
Jembatan Waterloo. Aku keluar menuju dapur sambil mengusap
mataku.
Kau pasti menyukai ini, Bree, manis dan kental. Teman sekamar
dan juga sahabatku Gabrielle yang jarang tinggal di sini menyodorkan
mug ke arahku, ekspresi wajahnya jelas terbaca. Seakan dia
mengatakan Mulai tumpahkan semua yang ada dalam pikiranmu,
sister, dan aku tidak akan menyakitimu.
Aku menyukai Gaby, tapi masalahnya ini tentang Ethan yang sudah
membuatku seperti tergelincir, aku hanya ingin mengubur mengenai
keberadaannya dan berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa
dengannya.
Aku meraih mug yang masih mengepul dan menghirup aromanya
yang lezat. Entah kenapa ini mengingatkan aku tentang dia dan aku
merasa gelembung emosiku naik bertambah kuat. Aku duduk di bar
dapur dan mencengkeram mug kopiku seperti induk ayam melindungi
anaknya. Saat aku duduk di bangku, gesekan lembut di antara kedua
kakiku mengingingatkan kembali kenangan itu. Kenangan akan
tubuhnya Ethan yang panas dan penampilannya yang seperti model
dan seksnya yang luar biasa ... dan bagaimana saat aku terbangun di
74 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tempat tidurnya dengan histeris. Aku menyerah dengan lelucon itu


untuk mencoba tampil berani dan membiarkan air mata itu datang.
Butuh beberapa waktu untuk mendapatkan cerita dariku, sampai
cangkir kopi yang kedua dan aku pindah ke sofa. Tapi Gaby cukup
pandai memancingku. Dia tak kenal lelah.
Aku mematikan teleponmu yang ada di dalam tas ransel itu dua jam
yang lalu. Suaranya begitu sialan berisik sampai aku ingin
menendangnya. Gabrielle membelai kepalaku yang bersandar di
bahunya. Kau punya pesan suara dan pesan teks sampai berlimpah.
Aku pikir sesuatu yang buruk akan meledak, jadi aku mematikan
sialan itu.
Terima kasih, Gab. Aku sangat senang kau di sini pagi ini. Dan aku
tahu itu. Dia menyukaiku apa adanya. Seseorang asli dari California
dan tinggal di London, mempelajari konservasi dan melarikan diri
dari belakang rumah sialan yang menghantuinya. Satu-satunya
perbedaan adalah ayahnya benar-benar tinggal di London jadi dia
sama sekali tidak sendirian di Inggris ini. Kami bertemu saat minggu
pertama kelas dimulai dan hampir empat tahun yang lalu dan benarbenar tidak pernah berpisah. Dia tahu rahasia gelapku dan aku juga
tahu rahasianya.
Aku juga. Dia menepuk di atas lututku. Dan kau akan pergi untuk
membuat janji bertemu dengan Dr Roswell, dan membuat rencana
untuk pergi clubbing denganku dan Benny, dan berhenti di
Charbonnel et Walkerse hingga kita bisa makan coklat sinfully yang
75 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

lezat itu sepuasnya. Dia memiringkan kepalanya. Bukankah sangat


baik untukmu?
Memang sepertinya sangat luar biasa. Aku memaksakan diri untuk
tersenyum dan berusaha menguasai diriku.
Mungkin seharusnya kau memberi kesempatan pada pria ini, Bree.
Sepertinya dia baik di tempat tidur dan dia menginginkan kamu
sampai begitu buruk.
Aku mengganti senyum pura-puraku menjadi benar-benar cemberut.
Kau sudah bergosip dengan Ben.
Dia memutar matanya padaku. Atau setidaknya telepon dia balik.
Gaby merendahkan suaranya menjadi sebuah bisikan. Dia tidak tahu
apa-apa mengenai masa lalumu ...
Aku tahu. Dan Gaby benar. Ethan tidak tahu tentang aku. Gaby
mengusap lenganku.
Aku sebenarnya tidak marah atau merasa tersinggung dengan dia
semalam. Aku hanya harus keluar dari sana. Aku terbangun sambil
berteriak di tempat tidurnya dan aku- Dorongan ingin menangis
sekarang sama kuatnya seperti sebelumnya. Aku mencoba untuk
menahan tangisan itu.
Tapi kedengarannya dia seperti ingin menghiburmu. Ia tidak
mencoba mendesakmu untuk menjauh, Bree.
Tapi kau seharusnya melihat wajahnya ketika ia menyerbu masuk ke
76 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

kamar tidurnya dan melihatku menjerit seperti orang gila. Cara dia
menatapku... Aku mengusap pelipisku. Dia hanya begitu intens.
Aku tidak bisa menjelaskan dirinya dengan benar kepadamu, Gab.
Ethan ini seperti pria yang tidak pernah aku temui dan aku tidak tahu
apakah aku bisa bertahan dengannya. Jika tadi malam indikasinya
seperti itu maka aku sangat meragukannya.
Gaby menatapku, mata hijaunya yang indah seakan tersenyum penuh
keyakinan. Kau jauh lebih kuat dari yang kau pikirkan. Aku tahu
itu. Dia mengangguk dengan pasti. Kau akan bersiap-siap untuk
berangkat kerja kemudian setelah seharian bekerja melayani guru
besar dari University of London, kamu langsung pulang untuk
bersiap-siap, malam ini kita akan bersenang-senang. Benny sudah
siap mengantar. Dia menusuk bahuku dengan jarinya. Sekarang
bersiap-siaplah, sister.
Aku tahu itu. Kalau Ben disuruh mengantarku keluar dia langsung
mau. Aku tersenyum padanya, benar-benar senyum bahagia pertama
yang kurasakan setelah dua belas jam yang lalu dan mengangkat
pantatku dari sofa. Aku senang dengan ide itu, Gab, kataku, sambil
menggosok bahuku yang dia tusuk tadi, Aku menyerah.
LoveReads

Setelah beberapa jam aku bekerja, Rory datang dari arah belakang
dengan membawa sebuah vas bunga dahlia ungu yang begitu indah
77 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

yang pernah kulihat. Dia berjalan ke arahku dengan senyum berseriseri di wajahnya. Dikirimkan untukmu, Miss Brynne. Tampaknya
kau memiliki seorang pengagum. Oh, sial! Aku mengambil
keduanya. Ikatan di vas itu jelas bukan sebuah pita. Itu dasi sutra
ungunya yang tadi malam. Ethan memberikan dasinya kepadaku
setelah semuanya itu.
Terima kasih telah mengantarnya ke sini untukku, Rory. Mereka
begitu indah. Tanganku gemetar saat aku meraih kartu pada
pegangan yang tertutup plastik itu. Aku menjatuhkannya sampai dua
kali sebelum aku bisa membaca apa yang dituliskannya.
Brynne, semalam rasanya seperti mendapatkan hadiah.
Maafkan aku karena tidak mendengarkan apa yang kau coba
beritahukan kepadaku. Aku sangat menyesal.
Milikmu,
E
Aku membaca tulisan itu berkali-kali dan bertanya-tanya apa yang
harus kulakukan.
Bagaimana ia berhasil mengacaukan aku dengan begitu mudahnya?
Satu momentum yang membuatku yakin, aku harus menjauhkan
diriku dari Ethan tapi kemudian aku ingin bersama dia lagi. Aku
memandangi bunga unguku sekali lagi dan jelas tahu aku harus
mengakui pemberian dan tulisan tangannya ini adalah permintaan
maaf darinya. Untuk mengabaikannya jelas tidak sopan.
78 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

SMS atau telepon? Keputusan yang begitu sulit. Sebagian dari diriku
ingin mendengar suara Ethan, dan sebagian yang lain takut mendengar suaraku ketika aku mencoba untuk menjawab pertanyaannya.
Pada akhirnya, aku memutuskan mengirim SMS dan merasa seperti
seseorang yang benar-benar pengecut. Yang pertama, aku harus
menyalakan ponselku dan terdengar rentetan panggilan tidak terjawab
dan pesan suara yang melintas saat ponselku menyala membuatku
merasa sakit meskipun tanpa mendengar atau membacanya. Rasanya
ini sudah terlalu banyak untukku saat ini, jadi aku mengabaikan
semua itu dan membuka layar untuk mengirim SMS.
Brynne Bennett: Ethan, bunga dan dasinya begitu indah. Aku
menyukai warna ungu. Brynne
Begitu aku menekan send, aku merenung untuk mematikan teleponku
tapi tentu saja aku tidak bisa melakukan itu. Seperi pepatah
keingintahuan itu bisa membunuh kucing atau dalam kasusku ini
membuatku bisa melakukan sesuatu yang bodoh. Aku kembali
memperhatikan vas bukannya melihat bunga itu dan melepas dasinya
dari ikatannya. aku membawanya ke hidungku dan menghirupnya. Itu
adalah aromanya. Aroma Ethan yang seksi, aku menyukai itu. aku
tidak akan pernah mengembalikan dasi ini kepadanya. Tidak peduli
apa yang terjadi atau apa yang tidak terjadi, dasi ini milikku sekarang.
Teleponku menyala dan mulai mendengung. Insting pertamaku adalah
ingin mematikannya, tapi aku tahu pasti dia yang menelepon. Dan
bagian dari keegoisanku ingin mendengar suaranya lagi.
79 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mengangkat telepon ke telingaku. Hai.


Apa kau benar-benar menyukai warna ungu? Pertanyaan itu
membuatku tersenyum.
Sangat. Bunga-bunga itu begitu indah dan aku tidak akan
mengembalikan dasimu.
Aku sangat mengacaukannya, kan? Suaranya lembut dan aku bisa
mendengar suara gemerisik kemudian hembusan napas.
Apakah kau sedang merokok, Ethan?
Hari ini lebih banyak dari biasanya.
Satu keburukan... kau memiliki satu kebiasaan buruk itu. aku
mengelus dasi yang membentang di atas desktopku.
Aku punya beberapa kebiasan buruk kalau aku merasa ketakutan.
Ada jeda tenang dan aku bertanya-tanya apakah ia menganggapku
salah satu penyebab dari kebiasan buruk itu, tapi kemudian dia
berbicara, Aku ingin mendatangi apartemenmu tadi malam. Aku
hampir melakukannya.
Bagus kamu tidak melakukannya, Ethan. aku perlu berpikir dan
sangat sulit bagiku untuk melakukannya ketika kau ada di dekatku.
Dan itu bukan sesuatu yang kau lakukan tadi malam. Bukan salahmu.
Aku... aku butuh beberapa ruang setelah kita... bersama seperti itu.
Hanya saja - inilah kenyataan tentang diriku. Akulah satu-satunya
yang kacau.
80 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Jangan katakan itu, Brynne. Aku tahu aku tidak mendengarkanmu


tadi malam. Kau bilang padaku apa yang kau inginkan dan aku
mengabaikanmu. aku mendorongmu terlalu keras, terlalu cepat. Aku
menghancurkan kepercayaanmu dan itulah yang paling aku sesali.
Aku sangat menyesal - kau tidak tahu berapa banyak aku merasa
menyesal. Dan jika itu menghancurkan kesempatanku untuk
bersamamu lagi maka aku layak mendapatkan itu.
Tidak, kau tidak salah. Suaraku hanya berupa bisikan dan ada
begitu banyak yang ingin aku katakan tapi aku tidak memiliki
susunan kata-kata yang bisa aku ungkapkan kepadanya. Kau tidak
akan mau bersamaku, Ethan.
Aku tahu apa yang kulakukan, Brynne cantik. Aku bisa mendengar
dia menghembuskan rokoknya. Dan sekarang satu-satunya pertanyaanku adalah apa kau mau? Apakah kau mau bersamaku lagi,
Brynne Bennett? Aku tidak bisa membantunya. Kata-katanya
membuatku menangis. Anugrah yang menyelamatkanku adalah Ethan
benar-benar tidak bisa melihatku menangis melalui telepon tapi aku
sangat yakin dia bisa mendengarku.
Dan sekarang aku membuatmu menangis. Apa ini berarti baik atau
buruk, sayang? Tolong beritahu aku, karena aku tidak tahu itu.
Hasrat dalam suaranya mematahkan keinginanku menjauhinya.
Ini baik ... Aku tertawa dengan canggung. Dan aku tidak tahu
kapan kita akan bertemu. Aku punya rencana malam ini dengan
Benny dan Gaby.
81 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mengerti, katanya.


Apakah aku setuju bertemu dengannya lagi? Kami berdua tahu
jawaban atas pertanyaannya itu. Masalahnya Ethan mendorong
hubungan kami terlalu dalam. Dari malam pertama sejak kami
bertemu dia membuatku terpikat. Ya kami bergerak terlalu cepat
untuk berhubungan seks. Ya dia sedikit mendorongku, tapi kejadian
itu telah membawaku ke tempat yang begitu indah yang membuatku
bisa melupakan masa laluku. Ethan membuatku merasa sangat...
sangat aman dengan cara yang bisa mengejutkan aku dan memaksaku
mempertimbangkan untuk alasan itu. Aku tidak memiliki seperti satu
ton kepercayaan yang memungkinan kita bisa menjalaninya, tapi
hubungan ini jelas sekali bisa untuk dikenang.
Bisakah kita berjalan pelan-pelan dulu, Ethan Blackstone?
Aku mengartikan itu sebagai jawaban ya. Dan tentu saja kita bisa
berjalan pelan-pelan dulu. Aku mendengar suara hembusan napas
lagi diantara kumisnya yang lembut itu. Dia terdiam seolah-olah ia
sedang mengumpulkan keberaniannya. Brynne?
Ya?
Aku bisa tersenyum lebar sekarang.
Aku juga, Ethan.
LoveReads

82 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 7

Suasana Klub di London sangat mengagumkan. Kami tidak sering


melakukannya, tetapi yang aku butuhkan saat ini adalah menjelajahi
beberapa klub. Jiwaku yang lemah sedang dalam kelebihan beban
maksimum dalam konflik emosi, ketakutan dan rasa bersalah. Aku
harus menari dan minum dan tertawa tetapi semua yang paling
kubutuhkan saat ini adalah agar dapat melupakan tentang semua
omong kosong itu. hidup ini terlalu singkat untuk terus berkutat pada
bagian gelapnya, atau setidaknya itulah yang dikatakan oleh
terapisku.
Aku punya janji dengan Dr. Roswell besok pukul 4 sore, dan kencan
makan malam dengan Ethan setelahnya. Langkah pertama kami
dalam membuat perjanjian hubungan-perlahan-lahan- di buat
melalui telepon. Dia mengatakan padaku dia ingin meletakan
kartunya di atas meja, dan aku harus mengakui bahwa aku memang
menyukai hal itu. kebenaran itu bekerja sangat baik terhadapku. Aku
benar-benar tidak memiliki apapun untuk disembunyikan; hanya saja
aku mulai sedikit lebih berhati-hati untuk apa yang ingin ku
ungkapkan. Dan aku juga tidak tau berapa banyak hal yang bisa
kuungkapkan pada Ethan. Tidak ada buku panduan yang bisa
membantuku. Aku harus melewati gelombang itu dan berharap tidak
menabrak karang dan tenggelam.

83 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Cobalah ini, ini luar biasa. Benny memberiku minuman orange


kemerahan dalam gelas Hurricane. Mereka menyebutnya Olympic
Flame,
Aku minum seteguk. Enak, kami berdua menyaksikan Gaby
memukul keluar seorang pria dari lantai dansa yang tentu saja sedang
tidak beruntung malam ini. Sejauh ini, kami sudah mendatangi tiga
klub dan kakiku mulai protes. Sepatu boot ungu gelapku terlihat
begitu cocok dengan gaun satu bahu (gaun off shoulder) bermotif
bunga milikku, tetapi memasuki tiga klub membuatku sudah siap
untuk beberapa kaos kaki berbulu lembut. Aku rasa koboi fetish boot
ku akan kembali menghantuiku. Aku menyeringai pada benny dan
mengangkat salah satu bootku.
Sepertinya kau sudah mempunyai sepuluh pasang dari mereka. Dia
mengangkat bahu. Kurasa mereka terlihat panas. Kau tahu? katanya
sambil berpikir. Telanjang dengan hanya menggunakan sepatu akan
membuat beberapa potret indah. Dia mengaguk cepat. Tubuh dan
sepatumu. Apakah aku benar? Aku ingin melakukannya. Aku bisa
memberikan nuansa cahaya yang begitu gelap dan hanya memberikan
warna kepada sepatunya. Kau memiliki begitu banyak nuansa warna
bayangan kuning, merah muda, hijau, biru, merah. Mereka akat
terlihat brilian. Hanya seni, tidak lebih. Dia menatapku. Maukah
kau melakukannya, Bree?
Ya... Tentu saja. Jika kau pikir ini akan membuat gambar yang bagus
maka aku akan menandatangani untuk mewakilkan sepatuku.
84 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Lidahku tercekat. Ibuku akan mengalami sakit jantung. Aku


menunggu komentar sarkastik Ben.
Ibumu membutuhkan hubungan seks yang baik. Ben tidak
mengecewakanku.
Aku tertawa terbahak-bahak pada gambaran tidak masuk akal tentang
Clarice Huntington Bennet Exley pernah disetubuhi dengan kasar
dalam hidupnya.
Sialan, tidakkah ada yang memberitahumu, kalau kau tidak
memerlukan orgasme untuk hamil, dan aku sangat yakin, ibuku hanya
pernah melakukan seks sekali dengan ayahku.
Kurasa kau mungkin benar, my luv, ujar Benny. Benny sudah
beberapa kali bertemu dengan ibuku, sehingga dia tau apa yang
sedang ia bicarakan. Setidaknya dia sudah benar dalam membuatmu,
jika itu memang hanya terjadi satu kali. Canda Ben dan aku tertawa
lagi.
Orang tuaku bercerai diusiaku yang ke empat belas mungkin karena
kurangnya hubungan seks reguler dan kesadaran bahwa mereka
memang tidak tertarik satu sama lain, tetapi untuk bersikap adil,
mereka tinggal di daerah umum yang sama sampai aku lulus SMA.
Ibuku akan melompat ke kolam di London ketika suasana hatinya
menyerang dan aku akan dengan senang hati menyetrumnya bersama
teman-temanku, gaya hidup, dan sebuah hal menjijikan yang umum
sampai dia sudah cukup mendapatkan kunjungan tertentu itu. suami
85 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

barunya, Frank, jauh lebih tua darinya, jauh lebih kaya dari pada
ayahku, dan mungkin merasa senang ketika ibuku melakukan
perjalanan meninggalkan San Francisco. Aku ragu dia juga tidak
banyak berhubungan seks dengan Frank. Mungkin Frank
melakukannya beberapa kali ketika ia bepergian, tapi siapa yang tahu.
Aku dan ibuku selalu berselisih hampir di sepanjang waktu.
Ayahku, adalah cerita yang berbeda. Dia selalu menjadi orang tuaku.
Dia meneleponku secara teratur dan mendukung keputusanku. Dia
mencintaiku apa adanya. Dan dia adalah satu satunya alasan untukku
tetap hidup di bumi ini ketika aku berada di saat-saat tergelapku.
Aku bertanya-tanya apa pendapat ayah tentang Ethan.
Ben beranjak untuk mengobrol dengan beberapa wanita pirang yang
seksi, sebagai seorang awam mungkin aku akan tetap tinggal dan
menhirup Olympic Flame-ku.
Hai wanita cantik, itu adalah sepatu bot ungu terindah yang kau
punya di sana, seorang pria besar berambut merah, dengan sepasang
sepatu bot, celana jeans, dan ikat pinggang ukuran Texas menjulang
di depan mejaku. Pasti orang Amerika. Ada banyak sekali orang yang
datang ke London untuk mengikuti penyaringan Olimpiade dan orang
ini tampak seperti pemuda Eropa.
Terima kasih, aku mengoleksi sepatu bot koboi. Aku tersenyum
kepadanya.
Kau mengoleksi koboi, hah? dia melirik ke arahku.
86 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kalau begitu kurasa aku berada di tempat yang tepat. Dia duduk di
sebelahku, tubuh besarnya mendesakku di tempat duduk Lounge.
Aku bisa menjadi koboimu jika kau mau, gumamnya dengan nafas
penuh alkohol. Kau bisa menaikiku.
Aku bergeser di atas kursi dan berbalik.
Siapa namamu sayang?
Namaku adalah, aku-tidak-tertarik. Aku menatapnya. dan nama
tengahku adalah kau-pasti-bercanda-babi-pemabuk-.
Jadi inikah caramu bersikap ramah pada tamu Amerika-mu yang
datang dari Texas? si rambut merah membungkuk lebih dekat dan
meletakan tangannya di belakang kursi, mendorong melawan sisiku,
kakinya menempel di kakiku, nafasnya tertiup di wajahku. Kau tidak
tau sopan santun ya nona?
Aku rasa, aku punya pemikiran yang lebih baik. Aku bersandar ke
belakang sejauh yang bisa ku lakukan dan bergeser dari kursi.
Apakah kau di ajarkan sopan santun di Texas, atau apakah gadisgadis di sana selalu menjadi pemabuk yang menjengkelkan yang
memprosisikan diri mereka sendiri di depan publik?
Si rambut merah tidak terpancing isyaratku, atau mungkin dia terlalu
bodoh untuk memahami pertanyaanku karena ia malah menarik
tanganku dan melesat berdiri, meraihku bersamanya. Menarilah
denganku sayang,

87 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku menolak tetapi cengkramannya terlalu kuat, aku tidak memiliki


kesempaan melawan berat yang luar biasa itu. dia seperti manusia gua
berbulu merah yang terlalu banyak meminum minuman beralkohol,
dia menyentakku ke tubuhnya dan menyeret tubuh kami ke lantai
dansa. tangannya di pantatku dan mulai menarik naik rokku. Saat
itulah aku mengangkat botku dan menghujamkan tumit botku ke
kakinya sekeras yang aku bisa.
Lepaskan tanganmu dari pantatku sebelum bolamu menjadi pompom untuk sepatuku. Kau mempunyai dua bola dan aku mempunyai
dua sepatu sangat pas, satu bola untuk satu sepatu. Aku tersenyum
palsu kepadanya.
Dia menggerutu padaku dan menyipitkan matanya. Aku tau dia
sedang merenung apakah aku serius atau tidak dan kemudian dia
membuat seringai mencemooh dan mundur dariku. sialan. Pelacur
inggris. Gumamnya, menerobos kerumunan, melecehkan beberapa
orang yang dia lewati.
Aku orang Amerika, dasar Bajingan! Dari bagian yang baik Negara
ini! teriakku di belakangnya sebelum berputar dan menabrak dada
keras seorang pria. Sebuah dada yang pernah ku lawan sebelumnya.
Sebuah tubuh yang membawa aroma racun murni bagiku. Ethan.
Dia tampak tidak bahagia ketika ia terus menatap dan mengernyit
pada sosok rambut merah yang menjauh dan kemudian kembali
menatapku. Ethan menekan tangannya kebelakangku dan
mendorongkku ke meja. Aku tau dia marah. Tetapi meskipun dalam
88 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

keadaan marah ia tetap terlihat indah dengan T-shirt hitam, Jeans


gelap, jaket abu-abu dan sorotan jahat di wajahnya.
Kenapa kau ada disini Ethan?
Ini sangat menyenangkan bukan? Bajingan itu bersamamu
tangannya di pantatmu- jangan katakan apa yang akan dia coba
lakukan selanjutnya! ia melotot menatapku di kursi mewah,
rahangnya mengeras, bibirnya di atur menyerupai sebuah garis
miring.
Aku yakin. Aku menanganinya dengan sangat baik-
Ethan merengkuh wajahku di tangannya dan menciumku, membuatku
terperangkap di mulutnya, mendorong masuk lidahnya, menuntutku
untuk memberikannya jalan. Aku mengerang dan balas menciumnya,
mencicipi rasa mint dan sedikit bir. Aku masih tidak percaya dia
adalah seorang perokok. Aku tidak pernah bisa mencium bau rokok
padanya. Meskipun aku ingin menolak ciumannya, mengatakan tidak
pada Ethan adalah hal yang mustahil. Aku selalu menginginkannya.
Dia menekan semua tombol yang benar kepadaku dan untuk alasan
itulah dia menjadi sangat berbahaya.
Lihatlah dirimu. Katanya perlahan, matanya turun ke bajuku
kemudian kembali menatap wajahku. Ini adalah sebuah keajaiban,
tidak ada lima puluh tangan yang berusaha keras mendapatkanmu.
Tidak. hanya dua si rambut merah dan kau.
Siapa? dia menyipitkan matanya.
89 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kini giliranku untuk mengangkat alis kepadanya. Benny bersamaku


hingga beberapa menit yang lalu, dan aku memang membiarkannya
pergi, Ethan. Aku tidak yakin akan pergi kemana bersamanya. Aku
melipat tanganku di bawah dadaku. Apa kau seharusnya ada di sini
Ethan? Dan lagipula, bagaimana kau bisa tau aku ada di klub ini?
Apakah kau menguntitku sekarang?
Ia menyisir rambutnya dengan tangannya, dan berpaling dariku.
Seorang pelayan berambut pirang muncul seketika. Memerah dan
bergoyang saat mengambil pesanan minumannya. Aku yakin wanita
ini tidak akan menolak jika ia meminta wanita ini untuk duduk di atas
pangkuannya. Serius, bagaimana mungkin ia bisa datang ke tempat ini
tanpa membuat wanita tersandung kakinya sendiri ketika melihatnya?
Ketika Ethan bertanya padaku apakah aku menginginkan sesuatu dari
bar, aku langsung menggeleng dan mengangkat minuman yang
dibelikan Benny untukku. Pelayan itu menatapku sekilas sebelum
berlalu pergi, pinggulnya berayun.
Apa yang harus aku lakukan untuk tetap hidup, Brynne? suaranya
keras seperti baja dan aku harus memberikannya penghargaan untuk
tidak melihat ke pantat wanita itu, mengingat dia mengayunkannya
seperti bendera olimpic, dan fakta bahwa ia berbicara menghadap
lantai dansa, menyapukan pandangannya ke sekeliling ruangan.
Kau sudah memiliki Blackstone security International, Ltd. Dan alat
yang bisa menguntit teman kencanmu? kataku sinis, memiringkan
kepalaku pada pertanyaan itu.
90 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ia berputar kembali kepadaku dan menjentikkan matanya ke tubuhku.


Oh kita baru saja melewati kencan yang menyenangkan, cantik. Ia
membungkuk, telinganya di telingaku. ketika kita bercinta di tempat
tidurku kau melewati batas wilayah yang belum tersentuh
percayalah padaku untuk yang satu ini.
Hatiku tergagap karena tatapannya dan kata-kata yang baru saja ia
ucapkan. Langsung saja basah untuknya, aku berusaha untuk
mengalihkan pembicaraan jauh dari masalah seksual. Aku tidak tau
mengapa aku merasa terganggu, meskipun mungkin Ethan sadar jika
aku sudah terengah-engah untuknya saat kami duduk bersama.
Bagaimana kau tau aku di sini?
Kartu kredit Clarkson muncul. Hanya sebuah pekerjaan sementara.
Ia meraih tanganku dan membelainya dengan ibu jarinya. Jangan
marah dengan kedatanganku. Aku bisa saja tetap berada di belakang
jika kau tetap bersama teman-temanku tetapi koboi sialan itu
meletakan tangannya kepadamu. Ethan membawa tanganku ke
bibirnya. sentuhan janggutnya mulai ku sukai dan kuterima begitu
saja. Aku ingin melihatmu bersenang-senang. Kau terlihat begitu
sedih ketika terakhir kali aku melihatmu di taksi itu.
Ethan tersenyum dan seluruh wajahnya berubah.
Aku suka ketika kau melakukannya, kataku.
Lakukan apa?
Ketika kau mencium tanganku.
91 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia menatap tanganku yang masih dalam genggamannya. ini adalah


tangan yang sangat indah, dan aku akan hancur jika sesuatu berhasil
merusaknya.
Matanya kembali kepadaku tetapi ia hanya terdiam dan menatapku,
membuat lingkaran dengan ibu jarinya atau menarik tanganku ke
bibirnya ketika ia ingin. Ethan butuh menyentuhku. Ini adalah hal
yang aku mengerti tentangnya. Dan anehnya itu menghiburku. Aku
tidak bisa menjelaskannya dengan baik, tapi dia membuatku
merasakan ketika ia menyentuhku. Aku rasa ini adalah hal yang harus
ku bicarakan dengan Dr. Roswell di pertemuan kami yang
selanjutnya.
Bahkan pemilihan kata-katanya selalu menghantamku. Ia memang
over protektif , seperti dia selalu ketakutan aku akan terluka. Kereta
itu berhenti di stasiun enam tahun yang lalu, Ethan.
Benny dan Gaby datang, bertemu dan menyapa Ethan kemudian
menyelinap tanpa menarik perhatian orang lain sebisa cowok anggota
frat lakukan saat pesta bir yang mereka mainkannya dengan tenang.
Terserah. Aku mereka akan tetap berspekulasi malam ini.
Ketika minumannya tiba, ia menggunakan tangan kirinya untuk
mengambilnya. Ethan tidak pernah membiarkan tangan kananku
lepas. Tidak sampai kami berada di mobil dan dia mengantarku
pulang. Dia terus menatap kearahku; menarik pandanganku
kepadanya beberapa kali; memaksaku menggeliat untuk meringankan
sakit di antara kedua kakiku.
92 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kenapa kau terus menatapku seperti itu? akhirnya aku bertanya.


Aku rasa kau tau, suaranya begitu lembut tapi memiliki ketegasan.
Dan aku ingin kau mengatakannya padaku karena aku benar-benar
tidak tau.
Brynne, aku menatapmu karena aku tidak bisa melepaskan
pandanganku darimu. Aku ingin berada di dalam dirimu. Aku sangat
ingin bercinta denganmu, aku tidak bisa mengendarai mobil sialan ini
dengan baik saat ini. Aku ingin datang di dalammu dan melakukannya
lagi. Aku ingin vagina manismu membungkus penisku ketika kau
meneriakan namaku karena aku membuatmu datang. Aku ingin
bercinta bersamamu sepanjang malam dan aku bisa membawamu lagi
dan lagi sampai kau tidak akan mengingat hal lain kecuali diriku.
Aku mencengkram sandaran kursi dan bergetar, aku yakin orgasme
kecil baru saja keluar dari tubuhku. Celanaku begitu basah dan aku
bisa menyelinap ke bawah kursi jok kulit jika tuit sepatuku tidak
menancap di karpet Rover ini.
Pada saat Ethan berhenti di tepi jalan tubuhku bergetar. Dia keluar
dan datang untuk membuka pintuku. Kami tidak mengatakan apapun.
Di teras, aku meraba-raba mencari kunci dan menjatuhkannya. Ethan
mengambilnya dan membukanya sampai kami berada di serambi. Dia
menggenggam tanganku melewati lima anak tangga. Tidak ada
satupun dari kami yang berbicara.

93 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mendorong pintu apartemenku hingga terbuka dan Ethan


mengikutiku masuk. Dan seperti biasanya, pintu itu tertutup untuk
memberikan kami privasi, seorang pria yang berbeda muncul.
Seorang pria yang memiliki rasa lapar atas diriku. Aku tau, aku juga
tidak akan mengatakan tidak kepadanya.
Punggungku menabrak dinding dan kakiku terangkat dalam dua detik.
Mulut Ethan ada pada mulutku.
Lilitkan kakimu padaku, katanya, mengencangkan cengkramannya
pada pantatku.
Aku melakukan apa yang ia katakan. Menempel di dinding, sepatu
koboi unguku terjuntai di sisi ku, seperti katak yang menunggu
pembedahan, aku menyerah pada apapun yang sudah di rencanakan
olehnya. Aku menerima jika Ethan berpikiran ini adalah bagian dari
kami hubungan seks ini-. Dia bertanggung jawab untuk setiap
perintah atas tubuhku, dan aku terlalu menginginkan sentuhannya
hingga tidak memiliki pikiran lain untuk saat ini.
Buka risletingku dan keluarkan penisku,
Aku melakukannya. Ia menarik pinggulnya ke belakang untuk
memberikanku jalan. Tetapi mulut dan lidahnya masih mencimku
ketika aku melepaskan risleting celana jeansnya dan
mengeluarkannya, keras seperti tulang namun lembut dilapisi sutra.
Aku membelai dagingnya dengan tanganku sebaik mungkin dan ia
mendesis menikmati sentuhanku.
94 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ethan menarik rokku dan jari-jarinya di bawah celana thongku. Dia


merobek sisi belakangnya. Merobek bahan seperti karet gelang
sebelum mengisiku dengan ereksi besarnya. Aku berteriak ketika ia
mengisiku, tubuhku meregang karena ukurannya dan aku terguncang
karena sensasinya. Dia membiarkanku sebentar, tubuh kami akhirnya
bersatu.
Tataplah aku dan jangan berhenti, dia mengencangkan
cengkramannya di bawah pantatku dan mulai memompaku. Keras.
Dalam. Benar-benar sebuah hukuman tetapi aku tidak peduli. Aku
menginginkannya sejak aku menatap mata birunya yang menyala.
Ethan, erangku, menggeliat di dinding apartemenku ketika Ethan
mendorong padaku, penisnya memilikiku luar dan dalam. Aku terus
menatapnya. Bahkan ketika aku merasakan munculnya sebuah
tekanan di dinding rahimku, dan ujung penisnya menusuk tempat
terdalam yang ia bisa, aku terus menatapnya. Keintimannya di luar
batas dan aku tidak bisa memalingkan wajahku, meskipun ingin. Aku
perlu membuka mataku lebar-lebar.
Kenapa aku melakukan ini Brynne? desaknya.
Aku tidak tau Ethan, aku hampir tidak bisa bicara.
Ya kau tau. Katakanlah Brynne! tubuhku menegang ketika orgasme
mulai muncul, tetapi dia segera mengurangi kecepatannya, keluar
masuk dengan begitu lambat.
Katakan apa? aku menangis, frustasi.
95 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ucapkan kata-kata yang harus ku dengar. Katakanlah kebenarannya


dan aku akan membiarkanmu datang. Dia menusukku dengan lambat
dan menggigit bahu telanjangku dengan giginya.
Apa kebenaran itu? aku mulai terisak sekarang, benar-benar butuh
belas kasihnya.
Kebenarannya adalah, kau milikku. Dia mendengus dalam tiga
dorongan yang keras. Kau. Adalah. Milikku!
Aku menahan nafas pada dorongan terakhirnya.
Dia melesat lagi, begitu cepat. Katakan saja! geramnya.
Aku milikmu Ethan,
Saat aku mengatakannya, ibu jarinya menemukan Clit ku dan
membebaskan orgasmeku, berguling dan menabrak keras, sekeras
gelombang lautan menabrak pantai. Seperti sebuah hadiah karena
menaatinya. Aku menangis karenanya, aku masih menempel ke
dinding apartemenku, Ethan masih keras di dalam diriku merasakan
kenikmatanku.
Gemuruh datang dari dalam dadanya ketika ia mulai klimaks; tatapan
matanya nyaris menakutkan. Dia mendorong keras untuk terakhir
kalinya, mengubur hingga ke pangkalnya untuk meredam diriku. Dia
menempelkan bibirnya kebibirku dan menciumku, berayun melembut
ketika ia mulai selesai. Tangan kuatnya masih menahanku dan aku
tidak tau bagaimana ia melakukannya, menciumku dengan manis,
begitu kontras dengan seks gilanya beberapa saat yang lalu.
96 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Kau. Ia tercekat keluar. Milikku.


Dia menurunkanku dari dinding, memelukku hingga kakiku
menyentuh lantai, dan kemudian menarik keluar dirinya dari tubuhku,
terengah-engah. Aku bersandar ke dinding untuk menopang tubuhku
dan melihatnya kembali memakai celana jeansnya. Gaunku jatuh
kembali ke bawah. Untuk siapapun yang melihat kami saat ini, tidak
akan ada tanda-tanda kami baru saja bercinta di dinding itu. semuanya
hanya ilusi.
Ethan meletakan salah satu tangannya ke pipiku, merengkuhku
dengan perlahan untuk menatapnya. Selamat malam, gadis
amerikaku yang cantik. Tidur yang nyenyak dan sampai jumpa
besok.
Dia membawa tangannya kewajahku, menelusuri bibirku dan daguku
dan tenggorokanku dan turun ke depanku. Tatapan kerinduannya
mengatakan padaku jika dia tidak ingin pergi, tapi aku tau dia akan
pergi. Ethan mencium keningku dengan sangat lembut. Dia berhenti
sejenak dan menghela nafas, seakan ia menghirupku, dan kemudian
dia berjalan keluar dari apartemenku.
Aku masih berdiri di sana setelah pintu itu tertutup, tubuhku masih
berdengung karena orgasme itu, celana robekku sampai di pinggang,
tetesan hangat air mani mulai mengalir ke pahaku. Ketukan langkah
kakinya yang menjauh sama sekali bukan kesukaanku. Tidak
sedikitpun.
LoveReads
97 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 8

Dr. Roswell selalu menulis di buku catatan selama sesi kami


berlangsung. Tampak sangat bergaya-tua bagiku, tapi kemudian ini
adalah Inggris dan kantornya terletak di sebuah bangunan yang berdiri
ketika Thomas Jefferson menulis Deklarasi Kemerdekaan saat
kembali ke Philadelphia. Dia menggunakan juga pena, yang membuat
diriku begitu terkesan.
Aku menatap pena emas dan turquoise nya yang sangat indah sedang
menggoreskan kata-kata ke dalam buku catatannya saat dia
mendengarkan ku berbicara tentang Ethan. Dr. Roswell adalah
pendengar yang baik. Bahkan, itu lebih dari apa yang seharusnya dia
lakukan. Aku tidak tahu apa sesi kami akan terus berlangsung jika aku
tidak mengatakan hal-hal yang seharusnya dia dengarkan.
Duduk di belakang meja elegan Perancis-nya, dia merupakan
gambaran profesionalisme dan minat yang tulus. Kurasa dia berusia
lima puluhan dengan kulit yang indah dan rambut putih yang sedikit
tidak sesuai dengan usianya. Dia selalu memakai perhiasan yang unik
dan pakaian bohemian yang membuatnya tampak berbudaya dan
mudah ditemui. Ayahku telah membantu menemukannya ketika aku
pertama kali pindah ke London. Dr. Roswell berada di daftar
kebutuhanku bersama dengan makanan, pakaian dan tempat tinggal.
Jadi, mengapa kau berpikir kau bereaksi dengan meninggalkan Ethan
di tengah malam?
98 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku takut dia melihatku seperti itu.


Tapi dia tetap melihatmu. Dia menulis sesuatu di bukunya. Dan
dari apa yang telah kau katakan kepadaku, dia ingin memberikan
kenyamanan bagimu dan ingin agar kau tetap tinggal.
Aku tahu, dan itu membuatku takut. Baginya ia ingin aku
mengatakan kepadanya mengapa aku memiliki mimpi itu... Dan ini
adalah masalah terbesarku. Dr. Roswell dan aku sudah
membicarakannya berkali-kali. Apa yang akan orang pikirkan tentang
aku setelah mereka tahu? Dia bertanya apakah aku ingin berbicara
tentang hal itu. aku bilang tidak. Dia begitu-begitu-kuat, aku tahu ini
mungkin hanya masalah waktu sebelum ia mendorongku lebih jauh.
Seperti itulah sebuah hubungan, Brynne. Kau berbagi dan membantu
orang lain untuk mengenalmu, bahkan untuk bagian yang paling
menakutkan.
Ethan bahkan tidak seperti itu. Dia begitu menuntut sepanjang
waktu. Dia ingin... semuanya dariku.
Dan apa yang kau rasakan saat ia menuntut bebrapa hal atau saat ia
ingin kau untuk memberinya segalanya?
Takut apa yang akan terjadi padaku- pada Brynne. Aku menarik
napas dalam-dalam dan mengucapkan kalimat itu. Tapi ketika aku
bersamanya, ketika dia menyentuhku atau ketika kita... dalam
keadaan intim... Aku merasa begitu aman dan dihargai, seperti tidak

99 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

ada hal buruk yang akan terjadi padaku saat bersamanya. Untuk
alasan apapun, aku percaya padanya, Dr. Roswell.
Apakah Kau pikir dengan memulai hubungan seksual bersama Ethan
adalah alasan mengapa mimpi buruk mu muncul kembali?
Ya. Suara yang keluar dariku terdengar gemetar dan aku benci
suara itu.
Brynne, itu hal yang sangat normal bagi korban pelecehan. Tindakan
intim seks rentan bagi seorang wanita berdasarkan sifatnya. Sang
wanita menerima sang pria di dalam tubuhnya. Dia kuat dan biasanya
lebih dominan. Seorang wanita harus memiliki kepercayaan pada
pasangannya atau aku membayangkan akan ada sebagian kecil dari
kita pernah berhubungan seks sama sekali. Tambahkan itu dalam
sejarahmu dan kau akan menjadi sangat kacau sekaligus campur aduk
di dalam pikiran bawah sadarmu.
Bahkan ketika kau tidak mengingatnya?
Otakmu ingat, Brynne. Ketakutan akan kesadaran untuk
mengkhianati yang ada di sana. Dia menulis catatan singkat yang
lain.. Apakah kau ingin mencoba obat untuk tidur? Kita bisa melihat
apakah ini yang akan menekan malam teror mu.
Apakah akan berhasil? Ini pasti mendapat perhatianku. Saran dari
sesuatu yang begitu sederhana seperti pil membuatku tertawa gugup.
Gagasan bahwa aku bisa tinggal bersamanya sepanjang malam... atau
dia bisa tinggal denganku, juga memberi ku beberapa harapan. Itu
100 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

kalau Ethan masih ingin mencoba tidur denganku. Aku ingat saat dia
berjalan keluar dari flat ku malam kemarin setelah seks-gila-didinding dan bagaimana aku tidak menyukai saat dia beranjak pergi.
Emosiku begitu bingung. Sebagian dari diriku menginginkannya dan
bagian dari diriku yang lain takut padanya. Aku benar-benar tidak
tahu apa yang akan terjadi pada kami. Dia membuatmu mengatakan
padanya bahwa kau itu miliknya.
Dr. Roswell tersenyum padaku. Kita tidak akan tahu sampai kita
mencobanya, sayangku. Keberanian adalah langkah pertama, dan obat
hanyalah sebuah alat untuk membantumu mengambil langkahlangkah selanjutnya sampai kau berhasil membuat jalanmu. Solusi
tidak harus selalu rumit setiap kalinya. Dia meraih buku resep nya..
Terima kasih banyak-
Teleponku mulai bergetar di tas tangan ku. Aku memeriksa dan
melihat pesan dari Ethan. Ethan di sini. Dia di meja resepsionis.
Kami setuju, Dia menemuiku di sini sebelum ia membawaku untuk
makan malam. Dia mengatakan ia ingin berbicara tentang... kami.
Sangat baik bagi dua orang untuk membicarakan tentang hubungan
mereka. Kejujuran dan kepercayaan yang kau berikan sekarang akan
membuat ini lebih mudah untuk memilah-milah perbedaanmu
kemudian. Dia memberiku resep.
Aku sangat senang bertemu dengannya, Brynne.
Sekarang? Perasaan gugup mulai menari di perutku.
101 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Mengapa tidak? Aku akan mengantarmu keluar dan bertemu dengan


Ethan mu. Ini sangat membantu ku untuk menempatkan wajah pada
sebuah nama saat sesi kita nanti.
Oh ... oke, kataku, bangkit kursi kain cita bunga nya, tapi dia tidak
benar-benar Ethan ku, Dr. Roswell.
Kita lihat saja nanti, katanya dengan tepukan lembut di bahuku.
Napasku tercekat di tenggorokan ketika aku melihat dia sedang
memandangi lukisan di dinding sambil menungguku. Cara dia berdiri
di sana mengingatkanku pada dirinya saat sedang menatap potretku di
acara Benny dan menginginkan itu. Sangat menginginkan portrait itu
hingga membelinya.
Ethan berbalik saat kami masuk ke ruang resepsionis. Mata birunya
bersinar di wajahnya dan berubah menjadi senyum yang melunak saat
ia datang ke arahku. Semburan kelegaan jatuh melalui hatiku. Ethan
tampak sangat senang melihatku.
Ethan, ini adalah terapisku, Dr. Roswell. Dr. Roswell, Ethan
Blackstone, dia---
PacarBrynne, ia menyelaku lagi. Ethan menjulurkan tangannya ke
Dr. Roswell dan mungkin memberinya senyum yang mungkin akan
melelehkan celana dalamnya. Saat mereka berbasa-basi, aku sekilas
melihat reaksi Dr. Roswell kepadanya, dan harus kuakui sungguh
memuaskan saat melihat perempuan dari segala usia mabuk oleh
keindahan seorang pria. Dan aku akan ingat untuk menggunakannya
102 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

selama sesi yang akan datang. Jadi, Dr. Roswell, kau berpikir Ethan
adalah pria dalam-grafik seksi bukan?
Pacar? Tanyaku sambil berjalan ke mobilnya, memegang tanganku
erat dalam telapaknya.
Hanya menjaga hal-hal yang positif, sayang. Dia menyeringai dan
menarik tangan kami terjalin sampai ke mulutnya untuk meletakkan
ciuman di tangan kami yang terjalin sebelum menempatkanku ke
Rover nya.
Aku bisa mengerti itu. Kataku. Ke mana kau akan membawaku
dan mengapa kau tampak begitu tersenyum?
Dia membungkuk ke sampingku dan membawa mulutnya sampai ke
bibirku tapi tidak menyentuhku. Aku selalu tersenyum, seperti yang
kau katakan, ketika aku mendapatkan apa yang aku inginkan. Dia
menciumku cepat dan menariknhya kembali.
Sejak kapan kau tidak mendapatkan apa yang kau inginkan? Kau
orang yang paling menuntut yang pernah ku temui dalam hidup ini.
Aku marah dengan sarkasme lalu tersenyum kecil sendiri.
Hati-hati, sayang. kau tidak tahu kedalaman dari apa yang ingin aku
lakukan dengan dirimu. Matanya gelap.
Aku membiarkan ancaman sensual mengapung di antara kami dan
mencoba untuk tetap bernafas stabil. Kau membuatku sedikit takut
ketika kau mengatakan hal-hal seperti itu, Ethan.

103 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku tahu. Dia menarik daguku ke mulutnya dengan ujung jari dan
menciumku lagi. Kali ini ia menggigiti bibir bawahku dan menggoda.
Itulah sebabnya kita melangkah perlahan. Aku tidak pernah ingin
menakut-nakutimu. Matanya bergerak cepat bolak-balik saat ia
mencoba membacaku, bibirnya begitu dekat tapi tidak menyentuh.
Apakah kau menyadari ini adalah pertama kalinya kita bersamasama saat aku tidak harus memaksamu untuk ikut denganku? Aku
memiliki harapan, kau lihat? dia memberi aku satu ciuman terakhir
sebelum ia menarik kembali untuk menempatkan kunci kontak.
Dan itulah, Miss Bennett, alasan aku terlihat begitu tersenyum.
Mata birunya menari sekarang.
Cukup adil, Mr Blackstone, aku bisa hidup dengan itu. Dia
membantuku memasang sabuk pengaman dan melaju keluar dari
tempat parkir. Aku duduk kembali ke kulit lembut kursi mobilnya dan
menghirup aroma tubuhnya, mengikuti dirinya yang membawaku ke
suatu tempat, dan untuk saat ini percaya bahwa semuanya akan baikbaik saja.
LoveReads

Dr. Roswell tampaknya sangat berpengalaman, kata Ethan santai


sambil mengisi anggur, Sudah berapa lama kamu menjadi
pasiennya?
Aku melihat matanya dan bersiap-siap.
104 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ini dia, sekarang bagaimana kau akan menghadapinya? Aku berkata


pada diriku sendiri untuk bernapas. Hampir empat tahun. Sejak aku
pindah ke sini.
Apakah kau datang padanya hari ini karena apa yang telah terjadi
denganku?
Jika maksudmu pulang dengan orang asing dan membiarkan dia
bercinta denganku setiap kali kita bertemu? Ya, ini bagian dari itu.
Aku menelan seteguk anggur lagi.
Rahangnya berdetak tapi ekspresinya tidak berubah untuk pertanyaan
berikutnya. Dan meninggalkanku di tengah malam-adalah bagian
dari itu juga? Kepalaku turun dan aku mengangguk. Itu yang terbaik
yang bisa kulakukan.
Apa yang menyakitimu, Brynne? Dia mengutarakan pertanyaan itu
begitu lembut membuatku sekejap berpikir untuk mengatakan
kepadanya, tapi aku belum siap.
Aku meletakkan garpu dan selesai memakan udang fettuccini. Topik
masa laluku bercampur dengan makanan yang pasti tidak-pergi.
Sesuatu yang buruk.
Aku bisa katakan. Aku melihat wajahmu ketika Kau bangun dari
mimpi buruk.
Dia menatap piring makanan. Sekarang menjauh dan kembali ke
arahku. Aku minta maaf tentang malam itu. Aku tidak mendengarkanmu. Dia mengulurkan tanganku dan mengusap ibu jarinya di
105 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

atasnya. Kurasa aku hanya ingin kau tahu bahwa kau bisa percaya
padaku. Aku harap kau tahu bahwa kau bisa. Aku ingin bersamamu,
Brynne.
Kau ingin hubungan kan? Aku menatap ke bawah pada ibu jarinya
yang menggosok telapak tanganku. Kau bilang pada Dr.Roswell
bahwa kau pacarku.
Ya memang. Dan aku menginginkanmu, Brynne. Aku ingin sebuah
hubungan. Suaranya berubah lebih kencang. Lihatlah aku.
Aku mendongak segera, keelokannya begitu mencolok terhadap
lautan linen putih pada meja di belakangnya. Walau dengan apa
adanya diriku, Ethan?
Dirimu sempurna bagiku.
Kulepaskan tanganku dari genggamannya. Aku harus menariknya
sedikit untuk membuat dia melepaskannya. Dia benar-benar sangat
Ethan, menginginkan caranya dalam segala hal, tapi dia
mengijinkanku ku untuk membalik telapak tangannya ke atas dan
menggenggamnya. Aku menelusuri melewati garis hidupnya dan
kemudian garis hatinya dan bertanya-tanya apakah salah satu dari
garisku bisa diselamatkan.
Aku tidak seperti itu, Ethan. Sempurna dan diriku tidak dapat
disatukan dalam kalimat yang sama. Aku berbicara ke tangannya.
Ungkapan yang tepat haruslah sempurna dan aku, katanya sok tahu.

106 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dan aku benar-benar tidak setuju denganmu, Gadis Amerika ku yang


cantik dengan dentingan seksi.
Aku menatapnya lagi. Kau sangat mengendalikan tapi kau
melakukannya dengan cara yang membuatku merasa aneh... aman.
Aku juga tahu itu. Dan itu membuat aku cukup liar untukmu. Dan
itulah mengapa kau harus percaya padaku dan biarkan aku
mengurusmu. Aku tahu apa yang kau butuhkan, Brynne, dan aku bisa
memberikannya kepadamu. Aku hanya ingin tahu-aku harus tahu
bahwa kau menginginkannya. Bahwa kau ingin menjadi milikku.
Pelayan tiba di meja. Apakah kau sudah selesai, Maam? Tanyanya.
Ethan tampak kesal ketika aku mengatakan untuk mengambil piringku dan memesan kopi.
Kau tidak makan apa-apa malam ini. gumamnya, dia tidak senang.
Sudah cukup. Aku tidak terlalu lapar. Aku meneguk anggur. Jadi
kau ingin aku menjadi pacarmu, dan menyerahkan kontrol kepadamu,
dan percaya bahwa kau tidak akan menyakitiku. Apakah itu benarbenar apa yang kau inginkan, Ethan?
Ya, Brynne, itulah yang aku inginkan.
Tapi ada begitu banyak tentang aku yang kau tidak tahu. Hal yang
aku tidak tahu tentangmu.
Saat kau siap kau akan berbagi denganku dan aku akan segera ke
sana untuk mendengarkannya. Aku ingin tahu segala sesuatu
tentangmu dan jika kau ingin tahu tentangku, kau bisa bertanya.
107 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bagaimana jika aku tidak ingin menyerahkan kontrol kepadamu


dalam beberapa hal, Ethan, atau aku hal yang aku tidak bisa serahkan
padamu?
Lalu kau katakan padaku. Kita bisa bernegosiasi dan kita berdua
harus menghormati batas.
Baiklah.
Ia memiringkan kepalanya dan berbicara lembut. Aku benar-benar
ingin bersama dengan dirimu saat ini. Aku ingin membawamu pulang,
dan menempatkanmu di tempat tidurku dan menghabiskan jam demi
jam dengan tubuhmu terbungkus dalam tubuhku untuk melakukan apa
yang aku inginkan. Aku ingin memiliki dirimu di pagi hari sehingga
ketika kita bangun, aku bisa membuat mu datang, menyebut namaku.
aku ingin mengantarmu bekerja dan menjemputmu ketika saatnya
untuk pulang. Aku ingin pergi ke toko denganmu dan membeli
makanan yang bisa kita masak untuk makan malam. Aku ingin
menonton beberapa acara omong-kosong di TV dan kau tertidur di
sampingku di sofa sehingga aku bisa melihat dan mendengarmu
bernapas.
Oh, Ethan-
Kopiku tiba dan aku ingin menampar pelayan karena telah
menginterupsi pidatonya yang indah. Aku menyibukkan diri
memasukkan gula dan krim di kopiku. Aku minum seteguk dan
mencoba untuk menemukan kata-kata. Sejujurnya aku sudah terjebak
108 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dalam dirinya. Di kait, di beri garis dan pemberat. Aku ingin semua
hal dengan Ethan, aku hanya tidak yakin akan bertahan hidup
padanya.
Apa itu terlalu banyak bagimu? Apakah aku menakut-nakutimu?
Aku menggeleng. Tidak. Kedengarannya sangat bagus sebenarnya.
Dan kau harus tahu itu sesuatu yang belum pernah aku miliki
sebelumnya. Aku tidak pernah punya hubungan seperti itu, Ethan.
Dia menyeringai. Itu akan berhasil untukku, sayang. Aku ingin
menjadi yang pertama untukmu.
Dia mengangkat alis dengan tampilan yang mengalirkan sindiran
seksual dan membuatku ingin pulang dengan dia malam ini untuk
memulai pengaturannya.
Tapi aku ingin kau memikirkannya malam ini dan kemudian
memberitahuku keputusanmu. Dan kau perlu tahu bahwa aku sangat
posesif pada apa yang menjadi milikku.
Sungguh, Ethan? Sarkasme bergulir keluar dariku. Aku tidak harus
menduga setelah apa yang terjadi di flatku tadi malam.
Aku benar-benar bisa memukul pantat cantikmu sekarang agar kau
memberikan bibirmu untukku. Dia mengedipkan mata padaku. Aku
tidak bisa menahannya. Seperti itulah bagaimana perasaanku padamu,
Brynne. Dalam kepalaku, kau milikku, dan itu terjadi sejak pertama
kali kita bertemu.

109 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia mendesah di seberang mejaku. Jadi aku akan menjadi terkendali


saat ini dan mengantarmu pulang untuk tidur di flatmu, dan
memberikan ciuman selamat malam di pintu, dan menunggumu untuk
memberitahu aku sebaliknya. Dia menandai pelayan untuk tagihan.
Kau siap untuk pergi?
Aku tertawa terkikik pada gambaran yang muncul di kepalaku.
Apakah kau menertawakanku, Miss Bennett? Silahkan membaginya
denganku.
Aku membayangkanmu yang ingin memukulku, Mr. Blackstone,
namun berpura-pura menjadi pria terkendali yang hanya
memberikanku ciuman selamat malam di pintu.
Dia mengerang dan menggeser kakinya di kursi, tidak diragukan dan
aku yakin dia sedang menata ulang organ seks nya yang mengeras dan
berapi-api. Kau akan menyaksikan keajaiban malam ini jika mobilku
benar-benar berhasil membuat mu sampai ke tempatmu.
Ethan menepati janjinya. Dia mengucapkan selamat malam di
pintuku. Memang ia mengambil beberapa hak yang dia miliki dengan
tangannya dan aku mendapat kesan yang sangat baik dari apa yang ia
mainkan di belakang lambaiannya, namun dia meninggalkan aku
seperti dia telah berjanji setelah memberikanku beberapa ciumannya
yang tidak tanggung-tanggung.
Aku bersiap-siap untuk tidur setelah mandi air panas dan memakai
kaos tidur terlembut ku. Kaos dengan gambar Jimi Hendrix di bagian
110 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

depan, gambar di mana ia berada di sebuah taman di meja yang


digunakan untuk meminum teh; dianggap sebagai foto terakhir dari
dirinya yang pernah diambil. Aku suka hal-hal seperti itu, dan aku
mencintai Jimi sehingga kaos ini sering sekali ku pakai.
Aku memutuskan sudah waktunya untuk melakukan pengintaian kecil
pada pacarku, aku langsung bersemangat mengambil dan menyalakan
laptopku di tengah tempat tidur dan meng-Google nama pada SIM
yang dia tunjukkan padaku: Ethan James Blackstone.
Tidak banyak tentangnya. Dia memiliki halaman Wikipedia dan
beberapa link untuk website Blackstone Security. Meskipun begitu
Wikipedia tetap membuatku terkejut. Ethan dikenal selebriti nya
sebagai pemain poker untuk permainan batas tinggi. Dia
memenangkan turnamen dunia di Las Vegas sekitar enam tahun yang
lalu pada usia mengesankan hanya dua puluh enam. Banyak uang.
Cukup uang untuk memulai usaha. Dan dengan latar belakang militer
di Pasukan Khusus ia harus menemukan kedudukan yang sesuai
untuknya. Jadi dia pasti berumur tiga puluh dua tahun sekarang. Aku
melakukan perhitungan matematika. Hampir delapan tahun lebih tua
dariku.
Gambar di Google memiliki beberapa foto-foto dirinya, sebagian
besar tentang kemenangan yang besar di poker . Aku harus bertanya
pada ayahku kalau dia mungkin pernah mendengar tentang Ethan. Dia
mencintai turnamen poker dan masih memainkannya kadang-kadang.

111 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku terus menggulir halaman gambar dan berhenti setiap kali aku
menemukan salah satu gambar dirinya. Ada foto dirinya dengan
Perdana Menteri dan Ratu. Tuhan... PM Italia dan Presiden Perancis?
Rasa gatal menggulung punggungku. Apakah Ethan seperti James
Bond atau sesuatu? Keamanan seperti apa yang dia lakukan? Jika ini
adalah orang-orang yang dilindungi maka ia memiliki profil klien
yang sangat tinggi. Aku tertegun. Aku mengingatkan diriku untuk
meminta ayah Gabrielle kalau saja ia pernah mendengar tentang
Ethan saat aku bertemu dengannya nanti. Dia adalah polisi London
dan jika ada orang yang ingin diketahui, itu adalah Rob Hargreave.
Aku juga tidak melihat foto pribadi tunggal Ethan dalam situasi sosial
dengan seorang wanita. Dan aku bertanya-tanya apakah ia memegang
kekuasaan untuk menenggelamkan hal-hal seperti itu. Tidak mungkin
dia hidup dengan gaya selibat, tidak jika dilihat dari bagaimana ia
mengalir dalam seks. Dan jika ia mengatakan kebenaran tentang tidak
membawa mereka ke rumahnya, lalu di mana dia membawa mereka
untuk seks? Ugh, aku tidak ingin memikirkan ide itu.
Ku matikan komputer, mematikan lampu dan merangkak ke tempat
tidur. Aku menarik dasi ungu keluar dari bawah bantal dan
mendekatkannya ke hidungku. Aromanya yang menenangkan
langsung datang kepadaku. Aku sekarang merasa lebih kecil dalam
skema hal ini. Dan bertanya-tanya mengapa seorang pria seperti dia
bisa memperhatikanku dari saat pandangan pertama. Dari hanya
potretku di acara galeri? Ide ini hampir tidak bisa dipercaya.
112 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku mencoba untuk menaklukkan ketakutanku dan berpikir tentang


apa yang dia tawarkan kepadaku malam ini. Dan aku ingat seberapa
baik rasanya bersama dengan dirinya dan bagaimana dia membuat
tubuhku terbakar saat berhubungan seks.
Aku tidak perlu khawatir tentang apa pun yang menakutkan atau
sesuatu yang curang dengan Ethan. Dia, jika tidak ada apa-apa, sangat
jujur. Ia mendominasi, tentu. Tapi aku suka itu. Butuh tekanan dalam
diriku dari aspek kehidupan di mana aku bisa memegang sedikit
kepercayaan.
Aku ingin dia, aku hanya tidak tahu apakah dia masih
menginginkanku begitu dia tahu seluruh cerita diriku.
LoveReads

113 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 9

Waterloo Bridge telah membuatku kelelahan keesokan paginya. Aku


pulang disambut dengan aroma surgawinya kopi yang sudah dibuat
oleh teman sekamarku. Aku melewati Gaby setengah jam kemudian
dalam perjalananku di luar pintu menuju kelas.
Kau akan ke pameran Mallerton jam sepuluh nanti? Tanya dia.
Aku ingin ke sana. Aku salah satu anggota konservasi Lady Percival
sekarang. Aku berharap untuk mengetahui sedikit banyak darimana
dia berasal. Dia memiliki beberapa kerusakan akibat kepanasan dan
apinya melelehkan lapisan catnya di atas judul dari buku yang dia
pegang. aku benar-benar ingin tahu buku apa itu. Seperti sebuah
rahasia yang harus kutemukan.
Yay! Dia bertepuk tangan dan sedikit melompat-lompat. Ini adalah
pameran ulang tahunnya.
Aku pura-pura menghitung dengan jariku. Ayo kita hitung, Sir
Tristan akan berumur Dua ratus dua puluh delapan?
Dua ratus dua puluh tujuh tepatnya. Gabrielle sedang mendalami
seorang pelukis romantis, Tristan Mallerton untuk dissertation (tugas
akhir S2 di UK/Inggris), jadi ketika ada sesuatu yang berhubungan
dengan dia, Gabrielle adalah orang pertama yang akan mengantri
untuk mendapatkan tiketnya.

114 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Oke, kelebihan satu tahun. Itu tidak terlalu buruk.


Dia tersenyum lebar memperlihatkan gigi putihnya yang sempurna
dan bibirnya penuh yang membuatku bertanya-tanya mengapa dia
tidak ingin menjadi model. Kilau kemerahan di rambut hitamnya
dikombinasikan dengan warna kulit mukanya nyaris kuning langsat
membuatnya tampak eksotik. Pria selalu tersandung saat melihat
teman sekamarku, tapi dia selalu tidak ingin berhubungan dengan
mereka. Sangat jauh denganku, aku pikir. Sampai Ethan datang dan
mengganggu kehidupanku yang nyaman.
Ayo kita membuat rencana untuk pergi bersama-sama-membuat satu
malam yang berkesan. Aku ingin membeli baju baru meskipun hanya
satu. kau ingin berbelanja juga, kan? Tampilan Gaby dan suaranya
begitu sialan bersemangat dan aku tidak tega untuk menolaknya.
Kedengarannya sangat menyenangkan, Gab. Aku butuh mengalihkan
perhatianku dari kehidupanku yang tiba-tiba menjadi rumit. Aku
memiringkan kepalaku dan mulutku membentuk kata tanpa suara,
Ethan.
Gaby memberikan perhatian kepadaku lalu menyilangkan kedua
lengannya. Apa yang terjadi dengan kalian berdua?
Dia menginginkan suatu hubungan. Hubungan yang benar-benar
nyata, seperti di mana kami tidur dan memasak makan malam dan
menonton TV.

115 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dan banyak dan banyak sekali melakukan hubungan seks yang panas
sampai klimaks, tambah Gaby dan kemudian mengulurkan tangan
kepadaku. kemarilah. Kau tampak seperti membutuhkan pelukan.
Aku mendekat ke pelukannya dan memeluk erat temanku. Aku takut,
Gab, bisikku di telinganya.
Aku tahu, sayang. Tapi aku sudah melihatmu saat bersama dia. Aku
melihat bagaimana dia menatapmu. Mungkin ini adalah satu langkah
yang besar. Kau tidak akan tahu kecuali kau harus mencobanya. Dia
menyentuh wajahku. Aku merasa senang melihatmu bahagia, dan
kupikir dalam hal ini kau harus melakukan lompatan kecil untuk
mempercayainya. Sejauh ini Mr Blackstone ada di daftarku sebagai
orang yang baik. Jika dia berubah atau jika ia menyakiti salah satu
rambutmu yang halus di kepalamu yang tidak bersalah itu, maka
bolanya yang menarik dari cowok itu akan kuubah menjadi satu set
permainan Klik-Klaks. Dan tolong katakan padanya kalau aku
mengatakan itu.
Ya Tuhan, aku menyukaimu, woman! Aku tertawa dan masuk ke
kelas, memikirkan bagaimana aku akan menyampaikan kabar ini pada
Ethan.
Tiga jam kemudian dia mengirim SMS.
Ethan Blackstone: <--- merindukanmu Brynne. Kapan aku akan
bertemu denganmu?

116 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku tersenyum saat membaca kata-kata itu. Dia merindukanku dan ia


tidak takut untuk mengatakannya. Pendekatan langsung Ethan
merupakan keajaiban yang bisa menenangkan sarafku dan
ketakutanku tentang hidup bersama, aku harus mengaku kepadanya.
Aku mengumpulkan tekadku dan membalasnya.
Brynne Bennett: <--- Segera jika kau tidak sibuk , Bolehkah aku
datang kekantormu?
Teleponku seketika itu juga langsung menyala dan terdengar suara
tegas menjawab YA beserta petunjuk ke mana aku harus pergi, lift
yang akan membawaku ke lantai berapa, rencana untuk makan siang
denganku- modus operan di khasnya Ethanku. Hal itu juga
membuatku tersenyum. Apakah aku hanya mengatakan Ethan
kepunyaanku? Begitu aku melakukannya-aku sadar saat aku
menyelinap menuju stasiun bawah tanah dan mulai menuruni tangga.
Aku ingin berhenti di apotek yang ada disepanjang perjalananku
untuk membeli obat yang baru diresepkan oleh dokterku, jadi aku
akan turun dari gerbong kereta api dua stasiun berikutnya. Dari
stasiun bawah tanah aku berjalan naik, kembali ke jalanan, aku
memasuki Boots dan memberikan resepnya. Aku meraih keranjang
belanja dan melihat sekeliling saat aku menunggu apotekernya
mengambilkan obatku. Sebuah gagasan muncul dalam pikiranku dan
aku langsung melakukannya, mengambil barang dari rak dan
memasukkannya ke dalam keranjang.

117 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ketika mengantri di kasir untuk membayar, aku menyadari ada


seorang pria besar di belakangku menunggu dengan membawa satu
botol air. Well , aku terpaku melihat tatonya. Dia memiliki tato yang
indah di bagian dalam lengannya yang memperlihatkan tanda tangan
lengkap dari Jimi Hendrix, bentuk lengkungan besar huruf J begitu
jelas seolah-olah Jimi yang menuliskan itu sendiri. Tato yang
bagus, kataku padanya, menyadari bagaimana dia benar-benar
bertubuh sangat besar. Setidaknya enam lima, otot yang keras, dengan
rambut pirang keputihan model spike dan wajahnya memancarkan
rasa percaya diri-seakan dia adalah seorang pria yang mana kamu
tidak ingin membuat masalah dengannya.
Terima kasih. Matanya lembut hampir mendekati warna hitam dan
dia bertanya, Apakah kamu penggemarnya?
Untuk beberapa alasan, aksen Inggris-nya benar-benar kembali
membuatku tenang, bertentangan dengan bentuk penampilan fisiknya.
penggemar fanatik, jawabku sambil tersenyum sebelum berjalan
keluar untuk kembali naik kereta api.
Aku memasang headset iPod ke telingaku saat di dalam kereta.
Mungkin sebaiknya mendengarkan beberapa lagu dari Jimi dan
memikirkan tentang apa yang akan kukatakan pada Ethan ketika aku
bertemu dengannya.
Blackstone Security terletak di Bishopsgate di pusat kota tua London
diantara semua gedung modern pencakar langit lainnya. Entah
bagaimana ini bukan satu kejutan buatku saat aku mencoba
118 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

menggambarkan Ethan di belakang meja-mengenakan stelan yang


tampak seksi - serta baunya yang begitu menyenangkan. Aku keluar
dari kereta di stasiun Liverpool Street dan mulai berjalan menaiki
tangga menuju jalanan. Aku tersandung saat menginjak celah tangga
beton dan meraih pegangan tangganya. Lututku selamat tapi tas
belanjaanku terlepas, isinya berhamburan keluar. Aku mengutuk
dengan berbisik saat aku berbalik dan membungkuk untuk mengambil
semua barangku dan melihat pria yang sama, yang pernah kulihat saat
mengantre di Boots dengan tato Hendrix.
Dengan efisien dia membantuku mengumpulkan barang-barangku dan
menyerahkan tasnya kepadaku. Hati-hati dengan langkahmu,
katanya lembut dan melanjutkan menaiki tangga.
Terima kasih, seruku dari belakang punggungnya, ototnya seperti
bergetar dari balik kemeja hitamnya. Aku baru saja keluar dari tangga
menuju trotoar ketika teleponku mulai berdengung.
Ethan Blackstone: <--- khawatir. Dimana kamu?
Brynne Bennett: <--- hampir sampai disana. Bersabarlah!!
Di dalam lobi terlihat tulisan berjalan Blackstone Security
Internasional lantai empat puluh sampai empat puluh empat, namun
Ethan sudah memberitahuku untuk menemui dia di lantai empat puluh
empat. Aku berjalan menuju ke tempat petugas keamanan dan
menyebutkan namaku. Penjaga itu sedikit tersenyum dan
menyodorkan pena untuk menandatangani buku tamu. Mr
119 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Blackstone sudah menunggu anda, Miss Bennett. Jika anda mau


menunggu sebentar, aku akan membuatkan tanda pengenal agar anda
bisa langsung scan tanda pengenalnya melalui pintu ini pada
kunjungan yang akan datang.
Oh... baiklah. aku membiarkan pria itu melakukan pekerjaannya
dan dalam beberapa menit aku meluncur ke lantai 44 dengan tanda
pengenal ID Blackstone Security-ku sendiri. Jantungku berdebar
sedikit lebih cepat ketika aku semakin mendekati tujuanku. Beberapa
kali aku menelan ludah dan merapikan jaket kulit hitamku. Rok hitam
yang dipadukan dengan sepatu bot merah dan itu bukanlah pakaian
yang tidak pantas dalam kondisi yang logis, tapi aku tidak
mengenakan salah satu pakaian untuk urusan kantor. Tiba-tiba aku
merasa sadar dengan sendirinya dan berharap orang-orang tidak
menatapku. Aku benci akan melihat itu.
Dengan tas di bahuku dan kantong belanjaan Boot di tanganku aku
melangkah keluar dari lift dan berjalan memasuki ruang yang
dirancang sangat rapi dan berseni. Ada foto-foto berbingkai hitam dan
putih dari gambar keajaiban arsitektur dari seluruh dunia di dinding,
jendela kaca besar yang menghadap ke kota, dan seseorang yang
berambut merah sangat cantik di belakang meja.
Brynne Bennett, ingin bertemu dengan Mr Blackstone.
Dia menatapku secara menyeluruh sebelum berdiri dari balik
mejanya. Oh dia sudah menunggumu, Miss Bennett. Aku akan

120 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

mengantarmu sampai ke kantornya. Dia tersenyum sambil menahan


pintunya untukku. Aku harap kau menyukai masakan Cina.
Aku mengikutinya dan tidak menjawab komentar itu, tapi bukan
karena aku tidak ingin menjawab, tetapi karena semua orang sedang
memperhatikan kami. Setiap kepala melongok dari balik tempat
kerjanya menatap ke arah kami. Rasanya aku ingin tenggelam melalui
celah di lantai dan bersembunyi di sana. Akan kulakukan setelah aku
membunuh Ethan. Apa sih yang sudah ia lakukan? Mengumumkan
melalui email secara massal bahwa pacarnya akan mampir untuk
memberinya blow job (oral seks) di kantornya? Aku merasakan
wajahku memanas saat aku mengikuti resepsionis yang manis itu
yang sudah memiliki cincin pertunangan di tangan kirinya atau
mungkin itu hanya perasaanku saja karena aku tidak mau memandang
semua wajah mereka. Wow... sambutan cukup meriah yang kau
berikan disini, gumamku.
Jangan khawatir, mereka hanya penasaran siapa yang bisa menarik
perhatian bos. Omong-omong, aku Elaina.
Brynne, kataku. Dia berhenti dan mengetuk pintu ebony ganda yang
terlihat sangat bagus sebelum masuk.
Ini adalah Frances, asisten Mr Blackstone. Frances, Miss Bennett
sudah datang.
Terima kasih, Elaina, Frances tersenyum dan menyapaku. Miss
Bennett, senang bertemu denganmu. Dia mengulurkan tangannya
121 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dan menjabat tanganku dengan tegas. Aku bertanya-tanya apakah


sangat buruk karena menyukai fakta bahwa asisten pribadi Ethan
adalah seorang yang mungkin lebih tua dari ibuku dan penggemar
stelan poliester. Seakan ukuran kegelisahanku menurun beberapa
derajat saat aku tersenyum kembali pada Frances. Meski dia orang
kepercayaan sebagai penguasa domain, dia terlihat sangat baik ketika
dia menunjuk ke arah pintu kedua. Silakan masuk, sayang. Dia sudah
menunggumu.
Aku membuka pintu yang tampak seperti berat namun begitu
mudahnya hingga jari kelingkingku bisa mendorongnya, dan cepatcepat masuk ke dalam kantor Ethan. Aku menutupnya lagi dan seperti
mau pingsan, saat mencarinya sambil menutup mataku dan
menemukan dia depan hidungku.
Benar sekali. Terus lanjutkan dengan apa yang sudah kamu lakukan.
Ya. Aku ingin laporan ini tiap jam ketika kau berada di lapangan.
Protokol... Dia sedang berbicara di telepon dengan seseorang. Aku
membuka mataku dan melihatnya dari tempatku berdiri di depan pintu
kantornya. Dia begitu percaya diri dan sangat tampan, memakai
kemeja bergaris warna abu-abu gelap. Dan di bawahnya, lihatlah, dasi
ungu yang lainnya! Salah satu dasi yang begitu gelap, hampir
mendekati warna hitam, tapi pria ini terlihat sangat menarik dengan
dirinya sendiri. Ia mengakhiri pembicaraannya di telepon dan
menatap ke arahku. Aku merasa mendengar suara klik pintu di
punggungku. Dia menyeringai dengan menaikkan salah satu alisnya.
122 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku melotot ke arahnya. Semua orang menatapku, Ethan! Apa yang


kau lakukan, mengirim email sialan ke seluruh kantor ini?
Kemarilah dan duduklah di pangkuanku. Dia mendorong ke
belakang dari meja yang besar itu dan membuat ruang untukku. Tidak
memberikan reaksi sama sekali atas tuduhanku. Hanya permintaan
dengan rasa percaya diri yang keluar dari mulut indahnya dan aku
segera mendekatinya.
Well, aku melakukannya. Aku melangkahkan sepatu bot merahku
menuju ke arahnya dan duduk seperti yang diperintahkannya. Dia
menempatkan tangannya di sekelilingku dan menarikku mendekati
tubuhnya untuk menciumku. Ini sangat membantu suasana hatiku
menjadi jauh lebih baik.
Aku mungkin sedikit membocorkannya saat kau ingin datang untuk
bertemu denganku. Dia mendorong satu tangannya naik ke atas
pahaku, di balik rokku, kurasa suhu tubuhnya sangat panas. Jangan
marah padaku. kau terlalu lama sampai ke sini dan aku terus
mengecek ke depan menemui Elaina untuk melihat apakah kau sudah
datang.
Ethan? Apa yang kau lakukan? gumamku di bibirnya saat
tangannya terus mengikuti jari-jarinya yang panjang kearah tempat
yang dituju. Dia memaksa kakiku terbuka sehingga ia mendapatkan
apa yang ada di antara pangkal pahaku.
Hanya menyentuh apa yang menjadi milikku, sayang.
123 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia menelusuri sepanjang lipatan celana dalam renda merahku yang


sudah usang kemudian mendorongnya ke samping.
Aku meregangkan otot-ototku untuk mengantisipasinya dan tersengalsengal begitu kerasnya. Berapa kali kau berjalan keluar untuk
memeriksaku?
Hanya beberapa... empat atau lima kali. Jarinya menemukan clit-ku
dan mulai menggosok dengan memutar-mutar di atas sarafnya yang
sekarang sudah licin, membuatku kacau seperti biasanya.
Itu banyak sekali, Ethan... Aku hampir tidak bisa mengeluarkan
kata-kata lagi, aku seperti tertangkap oleh kenikmatan yang terjadi
karena keajaiban jarinya. Aku membuka kakiku sedikit melebar dan
naik semakin mendekati tangannya. Pintu-
-Terkunci, sayang. Jangan memikirkan apapun kecuali aku dan apa
yang kulakukan. Ethan mencengkeramku keras dengan satu tangan
dan menahan dengan tangan yang lainnya. Tidak ada satupun yang
bisa kulakukan selain fokus di mana ia membawaku. Dia beralih ke
ibu jarinya dan menggosoknya sedikit lebih keras. Dua jarinya masuk
dengan satu dorongan yang begitu lancar dan mulai mengusapnya.
Kau sialan basah untukku. Dia menghempaskan mulutnya untuk
menciumku dan seakan menegaskan juga bahwa aku miliknya.
Aku berteriak ketika aku datang ke puncak di pangkuan Ethan dengan
jari-jarinya di dalam tubuhku sambil mencium bibirku, benar-benar
menguasai dan mendominasi. Dan terlihat sangat puas. Dia
124 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

memelukku erat sepertinya dia takut aku akan mencoba untuk


meninggalkannya, tapi dia tidak perlu khawatir. Aku menarik napas
dalam-dalam, sensasi itu masih merembes melewati aliran darahku
ketika aku mencoba untuk memproses efeknya terhadapku. Aku tidak
mempunyai kontrol untuk diriku sendiri saat berada di sekeliling
Ethan. Tidak ada.
Aku menatapnya ketika aku bisa mengendalikan diriku dan
memperoleh tatapan tajam dari matanya yang sangat biru. Tanganmu
pasti menjadi kotor, kataku, mengetahui apa yang dia katakan adalah
benar. Aku basah kuyup.
Dia menyeringai nakal dan menggoyangkan jarinya yang masih ada di
dalam diriku. Aku justru menyukai di mana tanganku sekarang
berada. Meskipun aku berharap ini yang melakukannya. Dia
menyodorkan kemaluannya ke atas di pantatku dan aku tidak ragu apa
yang dia inginkan. Aku bisa merasakan bagamana kerasnya dia dan
seakan bergetar.
Tapi-kita berada di dalam-kantormu.
Aku tahu, tapi pintunya terkunci dan tak seorang pun bisa melihat di
dalam sini. kita benar-benar seperti sendirian disini. Dia menciumi
leherku dan berbisik, Hanya kau dan aku.
Aku bergerak untuk turun tapi dia mendekapku erat-erat, kedipan rasa
ketidaksenangan terlintas di matanya. Aku mencoba lagi dan ia
membiarkan aku lepas kali ini. Aku merosot ke lantai dan berlutut,
125 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

menghadap selangkangannya, tubuhku sebagian besar tersembunyi


dari balik mejanya. aku meletakkan tanganku di atas tubuhnya yang
mengeras dan menekannya. Aku menatapnya keatas dan melihat
penampilannya yang menginginkan dan bergairah di matanya dan
tahu apa yang kuperlukan saat aku melakukan itu. Ethan... Aku ingin
mengisap-
Ya! Itu semua petunjuk yang aku butuhkan. Aku membuka dan
menurunkan ritsleting celananya dan menemukan hadiahku. Ya
Tuhan, ia memiliki bentuk yang sangat indah. Ethan mendesis ketika
aku menggenggamnya dan menjilat ujungnya, menyukai rasa asin dari
miliknya. Aku menarik ke belakang dan melihat lebih banyak lagi.
Inilah yang sudah pernah berada di dalam diriku -beberapa kali- dan
aku belum pernah benar-benar melihatnya dengan baik. Dia besar dan
keras serta halus seperti beludru. Aku membelainya sampai ke atas
dan tersenyum ke arahnya. Dia menggigit bibir dan menatapku seakan
dia bisa memotongnya menjadi dua dengan sedikit tekanan saja.
Kau begitu sempurna, gumamku, dan kemudian aku menutup
mulutku di atasnya dan menarik miliknya yang indah itu menembus
masuk ke dalam mulutku. Ethan mencengkeram kursi dan
mendorongnya masuk ke tenggorokanku. Aku berhasil membuatnya
lebih baik, membelai dengan tanganku dan mengisapnya jauh ke
dalam mulutku. Dengan lidahku, aku menjentikkan di atas pembuluh
darahnya yang membesar yang membuatnya ereksi dan mendengar
dia mengerang. Aku tidak menghentikan langkahku atau dimana aku
126 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

akan melakukan semua ini. Ini akan sampai ke garis finish denganku
dan aku berniat untuk mendapatkan jalanku.
Dia pasti bisa membaca bahasa tubuhku karena tangannya pindah ke
kepalaku dan menahanku saat dia mendorongnya masuk ke dalam
mulutku. Aku membawanya semua tanpa tersedak sama sekali dan
ketika bolanya menegang, aku tahu dia sudah dekat, aku
mencengkeram keras pinggulnya dengan kedua tanganku hingga dia
tidak bisa menarik mundur.
Oh, sialan aku akan datang dengan keras! Dia mengejang dengan
kuat dan menumpahkan esensi hangat ke belakang tenggorokanku,
sambil menahan kepalaku dengan kedua tangannya saat ia mencapai
klimaks. Ya Tuhan... Brynne. Dia terengah-engah mengambil
napasnya dalam-dalam.
Aku mengangkat mataku ketika ia keluar dari mulutku. Aku menelan
perlahan sambil melihat bawah bibirnya yang gemetar saat dia
memperhatikan aku. Dia menarik tubuhku dari lantai ke arahnya,
kedua tangannya masih memegang sisi wajahku dan menciumku
pelan-pelan dan semakin dalam, rasanya begitu menyenangkan, aku
seakan melambung pada gerakan itu. aku merasa lega bisa
menyenangkan dirinya. Hal itu membuatku merasa senang karena
bisa membuatnya bahagia.
Kembali di atas pangkuannya lagi setelah memperbaiki pakaian kami,
kami begitu nyaman saat duduk di kursinya bersama-sama. Jarijarinya menelusuri rambutku sambil menggigit dengan lembut
127 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

leherku. Aku bermain-main dengan klip dasi peraknya dengan ukiran


yang tampak seperti sesuatu yang klasik dan membiarkan dia
memelukku sebentar. Ini sangat indah, kataku.
Kau cantik, bisiknya ke telingaku.
Aku menyukai kantormu. Foto-foto di ruang resepsionis sangat
indah.
Aku suka saat kau mengunjungi aku di kantorku.
Aku bisa melihat itu, Ethan. kau cukup... ramah. Aku terkikik
kepadanya. Dia menggelitikku dan membiarkan aku menggeliat
kegelian agak lama menurut pendapatku. Aku menepuk tangannya
untuk menjauh dari tulang rusukku.
Apa yang kau bawa untukku dari belanjaanmu? Aku harap itu adalah
menyenangkan, katanya meraih tas Boots itu. Aku suka Jolly
Ranchers. Cherry adalah favoritku-
Aku merebut tas belanjaanku dari dia sebelum dia bisa melihat
semuanya. Hei! Tahukah kamu lebih baik untuk tidak menyelidiki isi
tas wanita? kau mungkin akan menemukan sesuatu yang bisa
mempermalukan kita berdua di sana.
Dia mengerutkan bibirnya dan mendesah. Kurasa kau mungkin
benar, katanya begitu santai. Lalu ia menyeringai seperti iblis dan
menyambar tas sampai benar-benar lepas dari tanganku. Tapi aku
ingin melihatnya juga! Dia mengambilnya dan menjauhkan dari
jangkauanku dan mulai mengeluarkan barang-barangnya. Dia sangat
128 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tenang ketika ia mengeluarkan sikat gigi ungu kemudian pasta gigi. Ia


menempatkannya di atas mejanya dan memasukkan tangannya
kembali ke dalam tas itu. Mengeluarkan sisir baru, pelembab dan lip
gloss yang biasa aku gunakan. Dia terus mengeluarkan semua yang
kubeli di Boots. Shampo yang biasa kupakai, gel untuk mencukur,
bahkan botol kecil minyak wangi Tommy Hilfiger Dreaming yang
biasa kupakai setelah mandi. Dia menjajarkan semuanya dengan rapi
dan menatapku begitu tenang dan sangat serius. Aku pikir kau tidak
bisa, Brynne.
Aku juga. Aku mengeluarkan satu-satunya yang dia tinggalkan di
dalam tas. Obatku. Tapi Dr Roswell memberi aku ini, dan berharap
bahwa aku bisa melakukannya. Aku menyentuh rambutnya dan
merapikannya. Pil ini untuk membantuku tidur jadi aku tidak akan
terbangun seperti yang kulakukan terakhir kali itu. Maksudku, kalau
aku pacarmu maka aku ingin... mencoba untuk tinggal bersamamu
sesekali-
Dia memotongku dengan sebuah ciuman sebelum aku bisa
meneruskan kata-kataku lagi. Oh, sayang, kau membuatku sangat
senang, katanya di antara ciumannya lagi. Malam ini? kau akan
menginap malam ini? Tolong katakan ya. Ekspresinya seperti
mengatakan semuanya kepadaku bahwa dia ingin mengetahui
jawabanku adalah benar-benar ya. Dia menginginkan aku tinggal,
mengacaukan kebiasaan tidur kami dan semuanya.

129 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku menatap klip dasinya lagi dan berbicara untuk itu. Jika kau
bersedia untuk mencoba, begitu juga denganku, bagaimana aku bisa
mengatakan tidak?
Lihatlah aku, Brynne.
Aku lakukan dan melihat bentuk rahangnya yang keras dari balik
jenggot itu. Aku juga bisa melihat banyak emosi dalam dirinya juga.
Ethan benar-benar tidak pernah menyembunyikannya dari ku. Dia
mungkin milik publik di tempat umum, tapi di tempat pribadi dia
milikku, seperti kata pepatah he wore his heart on his sleeve (dia
tidak pernah menyembunyikan perasaannya). Apa yang kau lihat
adalah apa yang kau rasakan. Dia mengatakan kepadaku apa yang dia
inginkan dariku tanpa meminta maaf bagaimana kata-katanya yang
begitu terus terang.
Aku ingin kau menatap mataku ketika aku mengatakan bahwa aku
bersedia untuk mencobanya, dan aku merasa sangat senang bahwa
kau juga begitu. Dia mencium rambutku. Dan aku ingin kau
memilih satu kata. Sesuatu yang bisa kau katakan kepadaku jika kau
ingin pergi karena kau takut atau jika aku melakukan sesuatu
kepadamu yang tidak kau inginkan itu terjadi. Dia menahan wajahku
untuk menatapnya. Kau hanya mengatakan kata itu dan aku akan
berhenti, atau aku akan mengantarmu pulang. Tolong jangan pernah
keluar seperti itu lagi.
Seperti kata aman? Tanyaku.

130 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia mengangguk. Ya. Persisnya seperti itu. Aku ingin kau percaya
padaku. aku memerlukan itu, Brynne. Tapi aku ingin mempercayaimu
juga. Aku tak bisa-aku tak ingin merasa seperti itu lagi. Ketika kau
meninggalkan aku malam itu- Dia menelan ludah dengan kaku. Aku
melihat gerakan berdenyut di tenggorokannya dan tahu bahwa ini
adalah sesuatu yang penting baginya. -Aku tidak ingin merasakan
lagi bagaimana perasaanku ketika kau pergi.
Aku minta maaf karena aku meninggalkanmu seperti yang
kulakukan itu. aku merasa kewalahan karena kamu. kau seakan
menguasaiku, Ethan. kau harus tahu bahwa inilah kenyataannya.
Dia menempelkan bibirnya ke dahiku dan berbicara. Oke, tapi tolong
beritahu aku kapan kamu merasa seperti itu. Ucapkan kata amanmu,
apa pun itu dan aku akan mundur. Hanya saja jangan tinggalkan aku
seperti itu lagi.
Waterloo.
Dia menatapku dan tersenyum. Waterloo adalah kata amanmu?
Aku mengangguk. Ya. aku melihat ke arah makanan yang ditata di
atas meja untuk makan siang kami dan menghirup aromanya.
Masakan Cina seperti yang dikatakan Elaina, hidungku langsung
menyatakan persetujuannya. Apakah kau akan memberiku makan
atau apa? kupikir, aku akan mendapatkan makan siang di samping
kesepakatan ini. Aku menyodok dadanya. Kau tahu seorang gadis
membutuhkan lebih dari pada sekedar orgasme.
131 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ethan mendongakkan kepalanya ke belakang sambil tertawa dan


menghampiri aku lalu memukul pantatku. Ayo. Mari kita makan,
gadis Amerikaku yang cantik. Kita harus menjaga supaya kondisimu
tetap sehat. Aku punya rencana besar untukmu nanti malam.
Matanya menyala ke arahku sambil mengedipkan matanya dengan
nakal.
Aku tahu aku langsung tersesat.
LoveReads

132 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 10

Teleponku berbunyi ketika aku mengemasi tas menginapku. Aku


melihat siapa yang menelphone dan aku melihat ke jam. Ethan
mengatakan bahwa dia akan berada di sini sebelum jam 7 untuk
menjemputku. Masih kurang lima belas menit saat ini. Apakah kau
berubah pikiran dan membatalkan acara menginap kita malam ini
Ethan?
Ethan tertawa. Tidak mungkin itu terjadi dan aku berharap tas mu
sudah siap sayang.
Jadi kenapa kau belum berada di sini untuk memburu-buru aku?
Ya, Baiklah begini Aku harus mengirimkan mobil untuk
menjemputmu. Sebuah urusan bisnis mendadak menggangguku. Aku
minta maaf. Nama supirnya Neil dan dia bekerja untukku. Dia akan
membawamu ke apartemenku dan aku ingin kau membuat dirimu
nyaman seperti di rumahmu sendiri sampai aku tiba di sana. Bisakah
kau melakukan itu untukku Sayang?
Aku pikir bisa. Pikiranku berputar dengan implikasi diriku berada
di rumahnya sendiri. Aku sebenarnya tidak takut tapi ide itu juga
tidak membuat aku senang apakah kau yakin Ethan?
Maksudku__kita bisa melakukan ini pada malam yang lain jika kau
sibuk__

133 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

__Aku tidur bersamamu malam ini Brynne. Di atas tempat tidurku.


Akhir dari diskusi.
Oh Boy. Aku tersenyum kepada telepon. Kalau begitu bisakah aku
menyiapkan makan malam untukmu? Apakah ada makanan di
rumahmu atau haruskan aku meminta supirmu berhenti di
supermarket?
Tidak usah berhenti. Ada makanan di rumahku dan bahkan ada
beberapa makanan di dalam kulkas. Pembantu ku memasak beberapa
makanan dan memasukkannya ke dalam kulkas. Kau pilih apapun
yang kau suka__permisi sebentar. Aku mendengar suara Ethan
seperti menghilang dan Ethan berbicara dengan seseorang. Aku
harus pergi Sayang. Aku akan berjumpa denganmu sesegera mungkin
yang aku bisa.
Aku mengucapkan selamat tinggal, tapi Ethan sudah mematikan
telepon. Aku memandang teleponku untuk beberapa saat sebelum
meletakkannya, tersesat ke dalam surealis dan merasa bagai Alice in
wonderland lagi. Hidupku seperti meluncur dengan cepat ke depan
tanpa aku bisa mengganti caranya. Aku sudah berubah dari wanita
single menjadi kekasih seorang pria hanya dalam waktu satu minggu
dengan tidak ada tanda untuk melambat sama sekali.
Teleponku berbunyi lagi tanpa ada nama di layar. Halo. Aku
menjawab.

134 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Nyonya, nama saya Neil McManus. Mr. Blackston meminta saya


untuk menjemput anda. Ada Rover hitam menunggu anda di bawah.
Kata-kata efisien dengan Aksen inggris lancar terucap.
Neil. Aku ingat apa yang Ethan katakan tentang supir. Tentu. Aku
akan segera ke bawah. Aku menyampirkan tasku ke bahu dan
berjalan menuju jalanan dengan cepat. Mobil yang menungguku
terlihat persis sama dengan Range Rover milik Ethan, tetapi aku
tergelincir mundur saat aku melihat Neil -si supir itu besar, berotot,
pirang terang, rambut cepak dengan mata yang sangat gelap.
kau! Aku berkata, benar-benar kaget. Ini pria dengan tato Jimi
Hendrix tadi.
Ya Nyonya. Neil menahan pintu penumpang terbuka untukku,
ekspresi wajahnya tidak memberikan tanda apapun kepadaku.
Kau menguntit aku hari ini! Itu tidak perlu dipertanyakan karena
aku yakin Neil menyadarinya. Aku menjatuhkan tasku ke lantai ,
melipat tanganku di bawah payudaraku dan berdiri dengan gaya
Mexican. Berikan satu alasan kenapa aku harus masuk ke dalam
mobil bersamamu, Neil.
Neil tersenyum dan memandang ke tasku di bawah di pinggir jalan.
Aku bekerja untuk Mr. Blackstone?
Aku memberikan Neil wajah tanpa ekspresi terbaikku.
Dia mencoba lagi. Dia akan memecatku jika aku tidak membawamu
ke apartemennya seperti yang dia perintahkan? Neil kembali
135 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

memandandangku, Mata hitamnya tulus. aku sangat menyukai


pekerjaanku Nyonya.
Hatiku mulai berputar dengan pikiran yang lebih liar untuk apa yang
aku sedang lakukan, apa yang Ethan rencanakan, berapa banyak orang
yang terlibat dalam urusanku, dan daftarku bisa terus bertambah dan
bertambah. Man oh Man, apakah kita membutuhkan diskusi atau apa!
tetap saja tidak adil jika melampiaskan rasa frustasiku kepada Neil,
yang tampaknya hanya melakukan pekerjaannya.
Cukup adil Neil. Aku memungut tasku dan naik ke jok belakang.
Tapi kesepakatan berakhir jika kau terus memanggil aku nyonya,
mengerti? Namaku Brynne. Dan jika Mr. Blackstone tidak
menyukainya kau bisa memberitahu dia bahwa dia bisa mencium
bokong informal Yankee ku. Dia harus tahu bahwa wanita amerika
merasa rendah jika dipanggil Nyonya.
Neil mengangkat kepalanya kepadaku dan menyeringai saat dia
menutup pintu mobil.
Neil mulai mengemudi saat aku melihat di kursi belakang. Kesunyian
ini menggangguku sehingga aku berpikir mungkin aku harus
membuka pembicaraan. jadi Ethan mempekerjakanmu untuk
mematai-matai aku di sekitar London Ya?
Perlindungan nyonya... ahh Brynne. Bukan memata-mataimu. Neil
menjawab.

136 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Perlindungan dari apa? aku menuntut jawaban. Apakah kau juga


mengamati aku saat aku lari pagi?
Neil memandang ke arahku melalui kaca spion. Kota bisa menjadi
tempat yang berbahaya. Matanya kembali ke jalan. Hari mulai hujan
dan suara wipers mobil menarik dengan ritme ke depan dan ke
belakang. Dia hanya sangat megawasi segala hal. Neil berkata
dengan hati-hati.
Ya. Aku tahu. Ethan mengawasi banyak hal dan pengontrol dan
sedikit di atas skalaku untuk urusan arogan. Dia sangat bermasalah
denganku. Jadi sudah berapa lama kau bekerja untuk dia Neil? Ethan
tidak mengatakan apapun kepadaku, jadi aku berpikir kau bisa sedikit
mencerahkanku. Aku menyeringai lewat kaca spion untuk
keuntungan Neil.
6 tahun sekarang. Kami bertemu di SF.
itu pasukan khusus kan? jadi apakah kalian seperti james Bond atau
sejenisnya untuk pemerintah British?
Neil tertawa dan menggelengkan kepalanya. Aku bisa melihat
kenapa Mr. Blackstone terus mengawasimu, Brynne. Kau cukup
penuh dengan imaginasi.
Ya, Ethan mengatakan hal itu juga kepadaku. Aku mengatakan
dengan datar.
Seterganggu seperti tanggapan Ethan__yang jauh di luar jalur__aku
tidak bisa mengeluarkannya dari Neil. Neil terlihat seperti pria yang
137 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

baik dan dia memiliki selera musik yang hebat. Aku menyukainya.
Sederhana saja Neil hanya menjalankan pekerjaannya. Apapun itu
yang terkait denganku.
Neil berhasil memarkirkan mobilnya dan kami menuju lift melalui
pintu masuk garasi. Sebelum aku tahu, Aku sudah berada di dalam
rumah indah Ethan lagi, hanya saja kali ini tanpa Ethan.
Neil sudah memasukkan nomornya ke dalam teleponku dan
mengatakan dia akan berada di dekat sini jika saja aku membutuhkan
sesuatu. Seberapa dekat maksudmu dekat itu? apakah privasiku
terjaga di sini? kau tidak bisa mengawasiku yang sedang berada di
dalam rumah Ethan. Bisakah? aku memandang matanya untuk
mencari tanda pencarian dalih. jangan pernah berpikir untuk
berbohong kepadaku Neil. Aku akan keluar dari pintu itu dengan
cepat sehingga Ethan bisa merasakan rambutnya berkibar jauh dari
sini di manapun dia kini sedang berada.
Neil sedikit gemetar. Di dalam sini privasimu seutuhnya terjaga.
Tidak ada kamera di dalam apartemen, tapi di lorong sana ada. Jadi
jika kau akan pergi aku akan bisa melihatmu. Aku berada di
apartemen lain di seberang jalan. Tidak jauh. Mr. Blackstone benarbenar ingin membuatmu merasa di rumah sendiri. Neil meletakkan
teleponnya ke telinganya dan mengguncangkannya. telepon aku jika
kau membutuhkan sesuatu Brynne.
Gerendel pintu berbunyi dan pelindungku pergi.

138 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Baiklah ini aneh. Sendirian di rumah Ethan dengan tas menginap dan
kepala yang berputar. Aku bertanya-tanya apakah aku akan merasa
normal kembali.
Satu masalah dulu, aku pergi ke kulkas, mengeluarkan botol air
minum dan meneguk setengahnya. Kulkas Ethan terisi dengan stok
berbagai jenis makanan segar untuk digunakan sehingga tidak ada
masalah dengan makan malam. Aku menjajal mesin pembuat kopinya
dan mulai ngiler. Sangat baik. Aku menyiapkan panci untuk merebus
dan memeriksa freezer Ethan. Pembantu Ethan terlihat sangat teratur
dalam urusan memberikan merk dan tanggal pada makanan yang
dibekukan di dalam tempat penyimpanan plastik sehingga mudah
diidentifikasi. Aku melewatkan itu semua. Lagipula Aku tidak benarbenar lapar setelah porsi besar makanan Chinese yang Ethan
suguhkan kepadaku di kantornya.
Aku bergerak ke kamar tidur dan dengan cepat teringat pada terakhir
kali aku di ruangan ini. Aku menutup mataku dan bernafas dengan
aroma Ethan. Dia berada dimana mana bahkan jika dia tidak berada di
sini. Aku melangkah masuk ke dalam kamar mandinya. Shower
Grotto dari marmer begitu mempesona, tapi tub yang sangat
memukau itu merupakan fantasi bagi wanita yang tidak memiliki tub
yang memadai di apartemennya. Aku tahu apa yang pertama kali
harus aku lakukan.
Satu jam kemudian kulitku menjadi merah jambu dari panas dan
lembutnya busa. Aku memakai kaos Jimi Hendrix dan sepasang
139 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

celana boxer sutera milik Ethan yang bahannya begitu jatuh dan
ringan saat kupakai. Aku mengatur semua barang-barangku dari
sepatu boots di dalam lemari kamar mandi, mencukur kakiku dan
mengoleskan pelembab kuning muda ke kulitku.
Aku kembali ke mesin pembuat kopi dan mengisi gelas mug sebelum
aku kembali menjelajah ke dalam ruangan lain di apartemen Ethan.
Ruang olahraga memiliki treadmills yang dari lantai sampai atas
berupa kaca seperti jendela. Pemandangannya membuat aku kagum.
Aku menyukai pemandangan lampu kota, tapi membayangkan
pemandangan pasti spektakuler di siang hari.
Aku menemukan ruangan yang aku percaya merupakan kantor Ethan
dan menarik gagang pintunya ke bawah. Ruangan di belakang pintu
ini benar sebuah kantor. Diapit oleh meja besar dari kayu pohon ek, di
dinding seberangnya terdapat layar TV dan peralatan high-tech
lainnya. Tapi dinding di belakang meja yang benar-benar menangkap
perhatianku- aquarium air tawar bersinar dengan cahaya dan warna
dan busa di atas riak air. Aku berjalan mendekat dan melihat ikan
warna warni berenang-renang dengan elegan melewati formasi batu
karang. Ikan itu menghampiri kaca dan menggelepar dan
mengibaskan sirip warna warninya kepadaku seperti dia memberikan
salam.
Hey Ganteng, aku bertanya-tanya Ethan memanggilmu dengan nama
apa? aku berkata kepada teman ikanku dan meneguk kopiku.

140 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku memakan yoghurt cherry di dapur dan mengambil kopi keduaku.


Satu dinding di ruang utama berisi rak buku. Aku membaca dengan
teliti koleksi Ethan yang pada akhirnya bisa disebut elektrik.
Terutama alliran Klasik, misteri dan yang utama banyak sekali fiksi
sejarah. Ada beberapa sejarah militer dan buku dengan foto-foto. Ada
banyak buku judi dan statistik juga. Dia mempunyai fiksi terkenal dan
beberapa buku puisi yang membuat aku tersenyum. Aku suka nilai
buku Ethan yang satu itu.
Aku mengambil buku yang ditulis oleh Letters Keat untuk Fanny
Brawne dan membawanya ke ruang keluarga untuk duduk di sofa dan
bersantai. Aku sudah mendapatkan kopiku, surat cinta angsty dari
seorang puitis untuk wanitanya dan lampu malam London yang
berkedip terpampang di belakangku.
Aku menghabiskan satu jam yang asyik sebelum aku meletakkan
bukuku. Aku memandang ke pemandangan kota. Ini lokasi di mana
Ethan sudah menelanjangiku, tepat di depan jendela balkon. Dia
mundur ke belakang dan mengatakan kepadaku bahwa tidak ada yang
bisa menandingi pemandangan dari aku yang berdiri di rumahnya. Oh
Ethan. Aku memutuskan untuk mengirimkan dia SMS.
Brynne Bennet: - marah kepadamu soal Neil. Apakah kau gila?!!!
Ethan Blackstone: tergila-gila padamu & kita harus bicara tentang
beberapa hal. Sangat merindukanmu.

141 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Brynne Bennet: menggunakan celana boxermu saat ini dan sebaiknya


kau mempercayainya, Buster!
Ethan Blackstone: baru saja mengeras dengan membayangkanmu
mengenakan celana pendekku. Tolong jauhi bantal karena aku tidak
pernah mencuci.
Brynne Bennet: masih marah dan berpikir kau punya mesin pembuat
kopi yang cantik.
Ethan Blackstone: berpikir aku mempunyai kekasih yang cantik.
Apakah kau memakan sesuatu?
Brynne Bennet: memakan sesuatu. Kau punya peliharaan seekor Ikan
singa.
Ethan Blackstone : Namanya samba. Aku merawatnya & dia
menyukai ku. Kalian berdua punya banyak kesamaan.
Brynne Bennett: Kau tidak akan mendapatkan BJ lagi dengan
komentar seperti itu
Ethan Blackstone: begitu ingin memukul bokongmu saat ini &
menciummu & sial. Kau membunuhku sayang.
Brynne Bennet: mulai mengantuk. Akan meminum pil dan naik ke
tempat tidurmu. Jangan menggodaku.
Ethan Blackstone: Tidak pernah.. pergilah tidur cantikku. Aku akan
menemukanmu <3

142 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku beranjak dari sofa Ethan dan kembali menuju ke dapur untuk
mencuci. Aku membersihkan mesin pembuat kopi dan
mempersiapkannya untuk pagi nanti. Yang harus aku lakukan hanya
memulainya. Aku menggunakan sikat gigi ungu baruku dan
meminum pilku. Selimut yang sangat lembut milik Ethan beraroma
tubuh Ethan; menenangkan dan membuatku nyaman dalam
kesendirianku. Aku mengisi kepalaku dengan aromanya dan tertidur.
LoveReads

Lengan solid memegangku. Aroma yang aku kagumi mengalir ke


sekitar tubuhku. Sebuah bibir menciumku. Aku membuka mataku ke
dalam gelap nya malam dan melihat bayangan. Aku tahu siapa yang
bersamaku. Aku terbangun dengan damai dan lembut, sesuatu yang
baik, dan untukku, benar-benar pengalaman yang baru.
kau di sini. Aku bergumam di atas bibirnya.
Dan begitu juga dengan kau, Ethan berbisik. Aku begitu menyukai
menemukanmu di atas tempat tidurku.
Tangan Ethan sudah sibuk dalam tidurku. Aku telanjang dari
pinggang ke bawah, boxer suteranya sudah terlepas. Ethan sudah
telanjang juga. Aku bisa merasakan otot kerasnya dan daging solid
mencoba untuk bergabung denganku. Kaosku terdorong ke atas dan
payudaraku sedang dinikmati oleh bibirnya, jambangnya menggelitik

143 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

daging sensitifku, menggoda puting payudaraku dengan tarikan


hisapan sampai aku mendesah, menggeliat di bawahnya.
Aku menguburkan tanganku di rambutnya dan merasakan gerakan
kepalanya saat dia mengunjungi puting payudaraku dan menimbang
berat gumpalan payudaraku dengan tangannya. Ethan berhenti dan
menarik kaosku membukanya dengan utuh dan memandang
kepadaku, lapar dan cantik. Cahaya dari kamar mandi utama cukup
untuk mengizinkan aku melihat Ethan dan aku senang. Aku harus
melihat Ethan saat dia datang untukku. Itu membuat aku yakin bahwa
aku akan aman bersamanya.
Tempat tidurmu beraroma tubuhmu. Aku berkata.
kau adalah hal satu-satunya aroma yang ingin aku cium dan saat ini
aku butuh untuk merasakanmu di mulutku. Lalu dia membuka aku
dengan lebar dan merendahkan tubuhnya.
Oh tuhan Ethan! lidahnya bekerja di clitku, memutar dan meluncur
di atas daging panas yang terbuka untuknya membuat aku berubah
dari mengantuk menjadi seks kurang dari semenit. Aku tidak bisa
diam walaupun dia menahanku ke bawah dan membuka paha
dalamku. Orgasme datang kepadaku dengan cepat dan kuat bahkan
aku mendengar diriku sendiri berteriak melaluinya, mengendarai
lidahnya seperti berandalan, otot-ototku menjepit dan mendorong
dengan kenikmatan yang hangus.

144 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ethan menggeram di atas bibir vaginaku dan menarik diri, mungkin


menatap kepada apa yang ingin dia ambil dengan penisnya. Ethan
tidak bertanya. Ethan mengambilnya.
Ethan mengangkat kakiku ke atas bahunya dan masuk ke dalam diriku
dengan keras dan dalam. Ethan mengeluarkan suara saat penisnya
mengisiku. Aku ditekan dengan invasinya sementara tetap berada
dalam orgasme sehingga aku hanya bisa bertahan saat dia menusukku.
Seks nya bergelora dan menuntut dengan Ethan yang mengatakan
kepadaku betapa nikmatnya rasaku dan betapa ethan menginginkanku
di sini di atas tempat tidurnya dan betapa cantiknya aku. Semua katakata itu membuat aku semakin dekat dengannya. Semakin bergantung
kepadanya. Semakin terkait dengan dunianya. Aku tahu itu.
Ethan membuat aku klimaks lagi; hampir sebuah tusukan hukuman
yang bermaksud untuk memiliki terlebih dahulu dan kemudian
memberikan kenikmatan. Tapi kenikmatan itu indah saat dia hadir
secara simultan dengan dia yang mengisiku dengan ledakan
orgasmenya sendiri. Aku merasakan air mata mengalir ke bawah ke
selimutnya saat aku menerima apa yang dia berikan kepadaku. Ethan
memanggil namaku, matanya terkunci ke mataku seperti waktu lalu.
Aku tahu dia melihat air mataku.
Ethan memindahkan kakiku dari bahunya dan mendekatkan dirinya
kepadaku, memegang wajahku dan mengelusku, mata birunya
mencariku, masih terkubur ke dalam diriku dan dalam dengan penis

145 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

yang berbakat, menggambarkan kenikmatan. kau milikku. Dia


berbisik.
Aku tahu, aku berbisik kembali kepadanya. Ethan menciumku
dengan tubuh kami yang masih bersama; Ethan mengekplorasi lembut
bibirku dan tarikan lembut dan gigitan dengan giginya yang hanya
menyerempet. Ethan bertahan dengan diriku dan menciumku dengan
lama sebelum dia akhirnya bergerak keluar dari tubuhku.
Ethan sialan hanya bisa digambarkan sebagai cantik di dalam
kepalaku. AKu tahu untuk orang lain ini mungkin akan menjadi
pornografi, tapi bagiku ini sederhana saja merupakan seni indah yang
kami lakukan bersama. Untuk menjadi intim seperti itu dengan dia
yang menginginkanku begitu intens adalah obat candu. Lebih
berbahaya dari apapun yang pernah aku alami sebelum ini dalam
hidupku. Aku pikir aku bisa memaafkan Ethan untuk semua hal yang
mungkin akan dia lakukan untuk menyakitiku. Dan ini merupakan
kesalahan besarku.
LoveReads

146 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 11

Ethan membawakan ku kopi ke tempat tidur keesokan harinya. Aku


duduk bersandar pada kepala tempat tidur dan menarik selimut untuk
menutupiku. Dia mengangkat alisnya saat dia duduk di tepi tempat
tidur dan dengan hati-hati menyerahkan gelas mug kepadaku. Aku
pikir, aku melakukannya dengan benar, tetapi Kau yang
menikmatinya jadi katakan kepadaku apakah kopinya enak.
Aku meneguk kopiku dan menggambarkan mimik di wajahku.
Aku menaruh krim setengah sendok dan tiga sendok penuh gula,
Ethan berkata sambil mengangkat bahu, Kau membuat kopinya
sendiri. Sementara aku hanya menekan tombol pada mesin pembuat
kopi.
Aku terus menggantung Ethan dengan tidak memberikan jawaban
selama beberapa menit sebelum memberikan senyum dan meneguk
kembali kopi nikmatku.
Apa? Hanya memastikan kau terlatih dalam membuat kopi. Aku
memiliki standar ku, aku mengedipkan mata padanya. Aku pikir
kau akan melakukannya dengan mudah, Mr Blackstone.
Kau wanita iblis, menggodaku seperti itu. Dia membungkuk untuk
menciumku, berhati-hati terhadap kopi panas. Aku suka dengan
mesin pembuat kopi tadi malam. Aku bertanya-tanya mengapa aku
tidak pernah memikirkan hal itu. Dia tetap berada dekat dengan
147 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

wajahku, memandangku dengan seksama. Rambutnya masih


berantakan setelah tidur dan semua seks tapi dia masih terlihat
mempesona. Aku pikir kau harus berada di sini setiap malam untuk
menggunakannya sebelum kau naik ke tempat tidurku. Dia menaruh
mulutnya tepat di leherku dan menyapu leherku. Jadi aku bisa
membawakan kopimu seperti ini di pagi hari, dengan kau yang tanpa
busana dan cantik, dan aromaku berada di seluruh tubuhmu dari seks
yang kita lakukan pada malam hari.
Aku menggigil dari kata-kata, dan gambar dari realitas itu, tapi kami
masih punya beberapa hal untuk dibahas. Dan ini adalah masalah
antara Ethan dan aku. Kami belum berbicara cukup banyak tentang
apa yang perlu kami kerjakan bersama. Saat dia di dekatku, pakaian
kami berjatuhan, tubuhku meresponnya, dan akhirnya, tidak banyak
pembicaraan yang dilakukan setelah itu.
Ethan, aku berkata dengan lembut, tanganku di pipinya untuk
menghentikannya, kita perlu bicara tentang apa yang terjadi. Perihal
pengawal Neil? Mengapa kau melakukan itu dan tidak
memberitahuku?
Aku akan memberitahumu tadi malam setelah aku membawamu ke
sini tapi hal tidak berjalan seperti yang aku rencanakan. Wajahnya
jatuh dan menunduk. Kota penuh dengan orang asing sekarang,
sayang. Kau seorang wanita cantik dan aku berpikir itu tidak aman
bagimu untuk pergi ke stasiun dan berjalan sendiri. Ingat bajingan di
klub.
148 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Tapi aku melakukan itu sebelum aku bertemu denganmu dan aku
baik-baik saja.
Aku tahu kau pernah melakukan itu. Dan waktu itu kau bukan
pacarku. Ethan memberiku salah satu mimik Ethan jenis mimik
yang sering membuat aku tegang dan menunggu ledakan udara Arktik
untuk memukulku. Aku menjalankan sebuah perusahaan keamanan,
Brynne. Itu yang aku lakukan. Bagaimana bisa aku membiarkan kau
berkeliling London ketika aku tahu bahayanya? Dia meletakkan
tangannya ke wajahku dan memulai dengan tindakan ibu jari yang
mengelus. Tolong? Untukku? dia menempatkan dahinya ke dahiku.
Jika sesuatu terjadi padamu itu akan membunuhku.
Aku membawa satu tanganku ke rambutnya dan menggali jariku
masuk, Oh, Ethan, kau menginginkan hal besar dariku dan kadangkadang aku hanya merasa seperti aku ditarik di bawah. Ada begitu
banyak hal tentang aku yang kau tidak tahu. Dia mulai berbicara dan
aku menyuruhnya diam dengan menempatkan jari-jariku ke mulutnya.
Hal yang aku tidak siap untuk berbagi dulu. Kau bilang kita bisa
melakukannya secara perlahan-lahan.
Dia mencium jariku yang menekan ke bibirnya dan kemudian dia
memasukkannya ke dalam mulutnya. Aku tahu, sayang. Aku berkata
begitu. Dan aku tidak ingin melakukan apa pun untuk
membahayakanmu dan aku. dia mencium leher ku dan menggigit
daun telingaku. Bisakah kita bicara tentang kompromi? Bisiknya.

149 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku menarik-narik rambutnya sehingga ia akan menghentikan taktik


rayuan dan menatapku.
Pertama, kau perlu untuk benar-benar berbicara denganku dan tidak
mencoba untuk mengalihkan perhatianku dengan seks. Kau sangat
pandai mengalihkan perhatianku, Ethan. Katakan saja apa yang kau
ingin aku lakukan dan aku akan memberitahumu jika aku bisa
melakukannya.
Bagaimana jika kau menerima seorang supir? Dia menarik jarinya
dan menelusuri puncak payudaraku di mana selimut tergelincir ke
bawah. Tidak ada lagi jalan-jalan ke stasiun dan menghentikan taksi
dalam gelap. kau memiliki sebuah mobil untuk membawamu kemana
pun kau ingin pergi, dia berhenti sejenak dan menindihku dengan
matanya yang sangat ekspresif yang mengatakan kepadaku begitu
banyak tentang keinginannya untuk melindungiku, Dan pikiranku
akan menjadi tenang.
Aku meneguk lagi kopi yang dia bawa untukku dan memutuskan
untuk mengajukan pertanyaan ku sendiri. Dan mengapa kau perlu
menjadi tenang soal aku?
Karena kau sangat istimewa, Brynne.
Seberapa istimewa, Ethan? Bisikku karena aku sedikit takut untuk
mendengar. Aku takut terhadap perasaanku sendiri kepadanya. Dalam
waktu begitu singkat ia memiliki aku.

150 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bagiku? Sebesar kata istimewa itu sendiri, sayang. Dia tersenyum


dengan satu sisi bibirnya mengangkat dan membuat perutku bergetar.
Dia tidak mengatakan dia mencintaiku. Tapi aku juga tidak
mengatakan hal itu kepadanya. Tapi aku tahu dia peduli padaku.
Ia menunduk lagi dan mengambil tanganku dengan telapak tanganku
terbuka ke atas. Bekas luka di pergelangan tanganku terlihat. Bekas
luka yang membuat aku malu dan kucoba untuk ku sembunyikan,
tetapi tidak mungkin untuk menyembunyikan ketika siang hari dan
saat aku telanjang. Dia menelusuri garis bergerigi dengan ujung
jarinya, begitu lembut rasanya seperti belaian. Dia tidak bertanya
padaku bagaimana aku bisa mempunyai bekas luka dan aku tidak
menawarkan untuk memberitahunya. Rasa sakit mengingatnya,
ditambahkan dengan rasa malu melumpuhkanku untuk berbicara
tentang hal itu.
Aku punya perasaan kepada pria ini tapi aku belum bisa berbagi
dengan dia. Hinaan yang aku miliki terlalu jelek dan mengerikan
untuk dibawa ke antara kami. Saat ini aku hanya ingin untuk
diinginkan. Ethan meinginginkan aku. Dan itu sudah cukup untuk
membuatku setuju. Langkah kecil. Aku akan menerima kondisi Ethan
berkenaan dengan persoalan supir, dan dia akan menerima
ketidakmampuanku untuk berbagi masa laluku dengan dia. Kami akan
melakukan ini dengan perlahan.
Oke.Aku bersandar ke depan dan mencium tenggorokannya tepat di
atas bagian V di atas baju kaosnya, bulu-bulu dadanya menggelitik
151 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

mulutku, aroma laki-lakinya sudah akrab berada tepat di bawah titik


kebutuhan ku akan makanan dan air dan bernapas. Aku akan
menerima perihal supir dan untuk selanjutnya kau akan
memberitahuku apa yang kau lakukan. Aku butuh kau bicara terus
terang denganku. Kau katakan padaku apa yang kau inginkan dan aku
akan mengerti-
Terima kasih. Dia mulai menciumku lagi. Kopiku diletakkan
menjauh dan selimutku di tarik. Ethan menarik bajunya dan
membuang celana olahraganya dan Ethan benar-benar tampil di
hadapanku. Aku akhirnya mendapat tampilan yang jelas dari
tubuhnya. Benar-benar tanpa busana. Dalam cahaya.
Ya Tuhan..!
Dari dada yang bagai dipahat dan putingnya yang keras turun ke
kemaluannya begitu mengesankan dan indah, aku terpesona.
Rambutnya dipangkas rapi, tidak ada yang aneh, hanya indah dan
benar-benar maskulin.
Ia berhenti dan memiringkan kepalanya. Apa?
Aku mendorongnya kembali sehingga ia duduk berlutut dan aku
menarik diriku sendiri untuk berdiri. aku ingin melihatmu. Aku
menyapukan tanganku ke atas tubuhnya, di atas putingnya dan di atas
V nya yang begitu simpul terpahat itu yang benar-benar tidak adil
bagi seluruh populasi pria, tanganku terus menyapu sampai ke
pahanya yang keras dengan otot dan ditaburi dengan bulu gelap. Dia
152 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

membiarkan aku menyentuhnya dan mengendalikan situasi. Kau


sangat tampan, Ethan.
Dia membuat suara di tenggorokannya dan tubuhnya menggigil. Mata
kami bertemu dan ada pertukaran, komunikasi perasaan dan
pemahaman tentang ke mana kami sedang menuju lewat kekuatan
yang menghubungkan kami.
Aku menatap ke penisnya, keras dan berdenyut. Penurunan pada
ujung kenjantanannya mengkorfimasikan seberapa siap dia untuk ku.
Aku begitu menginginkannya sampai aku merasa sakit. Aku ingin
memberinya kenikmatan dan membuatnya datang seperti yang ia
lakukan kepadaku, benar-benar terpecah menjadi satu juta fragmen.
Aku menundukkan kepala ku dan mengambil tusukan yang indah itu
ke dalam mulutku. Aku mendapatkan apa yang kuinginkan beberapa
menit kemudian.
Kami orgasme lagi di kamar mandi, atau aku harus mengatakan aku
yang orgasme ketika dia menyandarkanku ke sudut, Dia berlutut dan
membalas kenikmatan yang telah aku berikan sebelumnya. Seks tidak
pernah berakhir jika bersama pria ini. Dan aku berada di dalam kereta
seksi tepat bersamanya, menunjukkan kartu perjalanan berkalaku.
Aku sudah tidak berhubungan seks begitu sering seperti sekarang
sejak -Jangan mengingat kejadian itu dan jangan merusak waktu sekarang
dengan dia.

153 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Ethan memiliki tato di punggungnya. Tepat di seberang bahunya di


mana sayap punggung berukuran mediumnya berada. Tatonya tampak
sedikit Goth dan hampir Yunani-Romawi di tinta starkness hitam.
Aku menyukai kutipan di bawah sayap. 'Tidak ada yang yang lebih
tinggi selain mimpi.' Aku melihatnya di kamar mandi ketika Ethan
berbalik untuk mengambil sabun.
Itu Shakespeare, kan? aku menyapukan tinta tatonya dengan
tanganku dan saat itulah aku melihat bekas luka. Banyak garis putih
dan tonjolan. Begitu banyak sampai kau tidak bisa menghitungnya.
Aku tersentak dan bernapas dengan berat, sangat sedih memikirkan
seberapa parah dia dulu terluka. Aku ingin bertanya tapi aku menahan
lidahku. Aku tidak menawarkan untuk memberitahu tentang bekas
lukaku.
Dia berbalik dan mencium bibirku sebelum aku bisa mengatakan apaapa lagi. Ethan tidak ingin bicara tentang bekas lukanya lagi
dibandingkan aku yang aku ingin berbicara tentang bekas lukaku.
LoveReads

Lebih dari seminggu aku menginap di tempat Ethan dan aku harus
kembali ke apartemenku untuk tidak hanya mengambil pakaian
bersih. Aku butuh berada di rumahku sendiri. Ethan setuju untuk
datang ke apartemenku malam ini. Aku katakan kepadanya
perumahan kumuh itu baik bagi jiwa. Dia menggodaku kembali,
154 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

mengatakan bahwa itu tidak akan menjadi masalah selama kita


memiliki sesuatu untuk makan dan tidur karena kami berdua akan
telanjang saat dia menginap. aku mengatakan kepadanya bahwa jika
Gaby muncul dia harus berpakaian, bahwa aku tidak akan
membiarkan teman sekamar ku mendapatkan kesempatan untuk
bernafsu pada tubuh pacarku yang menarik. Dia tertawa dan
mengatakan bahwa dia menyukai kecemburuan dalam suaraku. aku
menyuruhnya untuk muncul dalam keadaan lapar untuk makan malam
dan berpakaian lengkap. Dia masih tertawa ketika kami menutup
telepon.
Aku mengganti pakaianku dengan celana yoga dan kaos lembut
setelah Neil mengantarkanku kembali ke apartemenku. Dia
menjemputku dari Rothvale, ditambah dengan berhenti sejenak di
supermarket untuk membeli bahan-bahan untuk makan malam ala
Meksiko seperti yang ku rencanakan. Ethan tahu bahwa makanan
Meksiko adalah favoritku dan aku bertekad untuk merekrut dia ke
dalam timku. Menu malam ini? Ayam Taco dengan jagung salsa dan
alpukat. Jika Ethan membencinya maka aku akan memberikannya
makanan lain yaitu Burrito.
Tidak ada pria yang bisa menolak Burrito yang dikemas dengan
daging, keju, kacang-kacangan, dan guacamole. Aku berharap begitu.
Orang-orang British cukup aneh kalau sudah bicara soal makanan.
Segera setelah aku mengolah ayam dan tanganku dicuci aku
memutuskan untuk menelepon ayahku. Masih pagi di tempat ayahku
155 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

sekarang tapi dia akan sedang berada di tempat kerja sekarang dan
jika dia tidak terlalu sibuk kami bisa mengobrol. Aku mengatur
teleponku pada speaker dan menghubungi kantornya.
Tom Bennett.
Hei, Daddy.
Tuan Putri! Aku rindu mendengar suara manismu. Ini sebuah
kejutan. Aku tersenyum pada pilihan nama ayahku untukku. Dia
telah memanggilku Tuan Putri sejak aku bisa mengingat. Dan
sekarang aku berusia dua puluh empat tahun, dia tidak tampak
terganggu sedikit pun tentang melanjutkan memanggilku dengan
nama itu.
Aku pikir aku akan mencoba untuk meneleponmu. Aku hanya
merindukanmu.
Apakah semuanya baik-baik saja di sana di London? Semakin
bersemangat untuk Olimpiade? Bagaimana acara Benny? Apakah kau
suka dengan fotomu ketika mereka diledakkan dengan besar di atas
kanvas?
Aku tertawa. Itu empat pertanyaan sekaligus, Dad. Tolong Berikan
seorang gadis istirahat!
Maaf, tuan Putri, aku hanya bersemangat karena mendapat telephone
darimu. Kau begitu jauh dan sibuk dengan kehidupanmu. Bukti
fotomu yang kau kirimkan begitu indah. Ceritakan tentang
pertunjukan Benny.
156 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Baiklah, pamerannya sukses. Ben melakukannya dengan baik dan


foto-fotonya terjual. Aku punya pekerjaan lain lagi juga, aku
menjalaninya dengan santai dan kita lihat saja kemana ini akan
membawaku. aku senang aku bisa berbicara dengan ayahku seperti
ini dan bahwa dia mendukung modeling yang kulakukan. Dia pikir ini
baik untukku, tidak seperti ibuku yang merasa malu putrinya berpose
tanpa busana.
Kau akan menjadi terkenal di seluruh dunia, katanya. Aku bangga
padamu, tuan Putri. Aku berpikir bahwa modeling ini akan
membantumu. Aku harap kau merasa seperti itu. Dia terdengar
sedikit lemah bagiku, hampir sedih. Kau sedang apa sekarang?
Aku sedang membuat makan malam. Tacos. Akan ada teman datang
malam ini. Dad, apakah segalanya baik-baik saja denganmu?
Dia ragu-ragu sejenak sebelum menjawabku. Aku tahu ada sesuatu
dalam pikirannya. Brynnie, kau mendengar tentang pesawat yang
jatuh dan kematian Kongres Woodson itu?
Ya. Dia adalah orang itu, mereka akan memanfaatkan wakil
presiden? Itu berita besar bahkan untuk di sini. Kenapa, Dad?
Sudahkah kau mendengar tentang siapa yang menggantikan
Woodson?
Aku tidak pernah berharap akan nama yang dia sebutkan kepadaku.
Dan hanya dengan seperti itu masa lalu datang dan cakar menggali ke
dalam lagi.
157 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Oh tidak! Jangan katakan padaku Senator Oakley mendapat


nominasi! Kau pasti bercanda jika itu-itu-laki-laki, bisa menjadi
Wakil Presiden Amerika Serikat berikutnya! Bagaimana mungkin
mereka menginginkan dia? Daddy-
Aku tahu, Sayang. Dia sudah mengusahakan semua ini dengan cara
menaiki rantai makanan dalam beberapa tahun terakhir. Pertama State
Senator dan sekarang Senator AS-
Ya baiklah, aku berharap mereka semua jatuh dalam bola api besar.
Brynnie, ini adalah hal yang serius. Akan ada yang menggali ke
masa lalunya untuk menemukan kotoran di Oakley- dalam
keluarganya - oleh pihak pemegang jabatan di partai. Aku ingin kau
berhati-hati. Jika seseorang mendekatimu atau mengirim sesuatu yang
mencurigakan kau perlu beritahu aku dengan segera. Orang-orang ini
memiliki sumber daya untuk menggali dalam-dalam. Mereka seperti
hiu. Ketika mereka mencium aroma bahkan setetes darah saja maka
harus bersiap-siap untuk serangan yang menyelinap kemudian.
Senator Oakley adalah pria dengan benih setan untuk anak laki-laki.
Aku akan mengatakan dia memiliki masalah yang sangat besar kalau
begitu.
Aku tahu, Sayang. Dan orang-orang Oakley akan bekerja keras
untuk menjaga agar rahasia keluarganya terkubur. Ini bukan situasi
yang bagus dan aku benci bahwa kau begitu jauh dari rumah. Tapi
aku pikir dalam kasus ini mungkin menjadi hal yang baik bahwa kau
158 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

berada di London. Aku tidak ingin ada yang menyakitimu dan


selanjutnya memindahkanmu adalah hal yang tebaik. Tidak ada berita
kejahatan setan yang muncul ke permukaan dalam berita atau...
apapun.
Seperti sebuah video. Aku tahu itu yang dipikirkan ayahku. Bahwa
video itu masih beredar di dunia maya di suatu tempat.
Kau melakukannya dengan baik tuan Putri. Aku bisa mendengarnya
dari suaramu dan itu membuat ayahmu yang sudah tua ini tersenyum.
Jadi siapa temanmu yang membuatmu memasak makan malam? Dia
bukan seorang laki-laki kan?
Aku tersenyum sambil mencampur salsa jagung. Aku bertemu
dengan seseorang, Dad. Dalam banyak hal Dia benar-benar istimewa.
Dia membeli fotoku di pameran Benny. Begitulah cara kami
bertemu.
Benarkah.
Ya. Rasanya aneh memberitahu ayahku tentang Ethan secara tibatiba. Mungkin karena aku tidak pernah berbicara dengannya terlalu
banyak soal pacar. Belum pernah ada alasan untuk membicarakannya.
Aku pernah tidak ingin membicarakannya untuk waktu yang sangat
lama.
Ceritakan lebih banyak. Apa pekerjaannya? Berapa umurnya? Oh
dan lanjutkan dan biarkan aku memiliki nomor telephonenya saat kau
berada dalam hubungan ini. Aku harus menelphonenya dan
159 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

menjelaskan dengan tegas kepadanya aturan dasar untuk berhubungan


dengan anak perempuan kecilku.
Aku tertawa gugup. Aku pikir sedikit terlambat untuk itu, Dad.
Ethan cukup istimewa seperti yang aku katakan. Kami menghabiskan
banyak waktu bersama-sama. Dia benar-benar mendengarkanku dan
aku merasa benar-benar senang bersamanya. Dia memahami aku.
Ayahku diam selama beberapa saat. Aku pikir dia terkejut mendengar
aku berbicara tentang seorang pria seperti aku benar-benar peduli.
Dan aku juga tidak seharusnya terlalu terkejut. Ethan adalah yang
pertama di garis panjang pengalaman pertama ku.
Apa nama terakhir si Ethan ini dan apa pekerjaannya?
Blackstone. Dia tiga puluh dua dan dia memiliki sebuah perusahaan
keamanan swasta. Dia begitu paranoid, dia menugaskan sopirnya
untukku supaya aku tidak pergi ke stasiun kereta untuk pergi kemanamana. Kedatangan banyak orang untuk Olimpiade membuatnya
khawatir. Jadi kau tidak perlu khawatir tentang keselamatanku sama
sekali. Ethan seorang profesional.
Wow, itu benar-benar terdengar serius. Apakah kau... apakah kalian
tidur-dalam suatu hubungan?
Aku tertawa lagi, kali ini merasa kasihan kepada ayahku karena
berada dalam ketidaknyamanan yang jelas. Ya, Dad. Kami berada
dalam suatu hubungan. Aku sudah bilang bahwa yang satu ini
istimewa. Aku menunggu dalam keheningan yang hadir di ujung
160 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

telepon dan mulai memanaskan tortilla. Dia bahkan memenangkan


beberapa turnamen poker besar di amerika sekitar enam tahun yang
lalu. aku pikir kau mungkin pernah mendengar tentang dia.
Hmmmm, gumam Ayahku. Mungkin, aku harus memeriksa hal
itu. aku mendengar beberapa gumaman pembicaraan teredam di latar
belakang.
Aku harus membiarkanmu pergi, Dad. Kau sedang bekerja dan aku
hanya ingin menyapa dan memberitahumu apa yang terjadi denganku.
Aku baik-baik saja dan keadaan ku baik.
Oke, Tuan Putri. Aku sangat senang kau meneleponku. Dan aku
senang jika Anak perempuan kecilku bahagia. Hati-hati dan beritahu
pacar barumu jika dia menyakitimu maka dia akan menjadi kekasih
yang mati. Jangan lupa. Dan berikan nomor telephone-ku juga.
Katakan padanya ayahmu ingin memiliki sedikit pembicaraan man-toman dengan dia suatu hari nanti. kami bisa bicara tentang poker .
Aku tertawa. Benar. Akan ku lakukan, Dad. Aku mencintaimu!
Ethan masuk tepat setelah aku mengakhiri telephoneku. Dia
membawa enam pak Dos Equis dan senyum predator di wajahnya.
Aku memberikan kunciku kepada Neil yang kemudian
memberikannya kepada Ethan sehingga dia bisa masuk. Dia
menghempaskan kunci dan bir ke atas meja sebelum bertanya,
Apakah aku mendengar kau mengatakan kepada seseorang kau
mencintainya saat aku masuk tadi?
161 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku tersenyum dan mengangguk pelan. Dia seorang pria juga.


Dia berdiri dan muncul di belakangku, tangannya di bahu dan mulai
mengelusku. Aku bersandar ke tubuh kerasnya dan membiarkan
diriku menikmati pijatannya. Pria Itu salah satu orang yang
beruntung kalau begitu. Aku penasaran apa yang dia lakukan
sehingga dia menjadi begitu istimewa. Dia mengintip ke bawah pada
makanan yang diurutkan dalam mangkuk dan mengambil sepotong
ayam yang sudah masak.
Mmmmm, katanya sambil menikmati makanannya, mulutnya di
leherku.
Baiklah, dia membacakan cerita sebelum tidur kepadaku. Menyisir
rambut basahku tanpa tersangkut dan menyakitiku. Mengajariku
bagaimana mengendarai sepeda dan berenang. Dia selalu mencium
rasa sedihku ketika aku terluka, dan yang paling penting, dia
membuka dompetnya secara teratur, tapi itu akan segera berakhir.
Ethan mendengus, Aku bisa melakukan semua itu untukmu dan
bahkan lebih lagi. Dia mencuri sepotong ayam lagi. Terutama
bagian yang LEBIH lagi itu.
Aku memukul tangannya. Pencuri!
Kau pintar memasak, gumamnya di telingaku. Kupikir, aku tidak
akan melepaskanmu.
Jadi kau suka makan malam Meksikoku. Aku melihatmu menyetujui
tema makan malam ini dan membawakan Dos Equis. Tindakan yang
162 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

cerdas Blackstone. kau punya potensi. Aku mulai meletakkan


mangkuk ke atas meja.
Dos Equis berasal dari Meksiko? Dia bersuara dan mengangkat
bahu. Aku memilih yang satu itu karena aku suka dengan iklannya...
orang paling menarik di dunia. Dia menyeringai dengki dan
membantuku memindahkan sisa makanan.
Seorang pembohong dan pencuri. Aku menggelengkan kepalaku
dengan sedih. Kau baru saja meniup semua potensimu, Blackstone.
Aku yakin aku akan merubah pikiranku nanti Bennett. Dia
menyeringai ke arahku dari wastafel di mana ia mencuci tangannya
dengan cepat lalu dia membuka dua bir untuk kami. Aku memiliki
banyak potensi, dia berkata dengan memainkan alisnya. Ethan
memberikan Equis Dos kepadaku dan mengamati segala sesuatu yang
telah disiapkan di atas meja, kepalanya terangkat dengan persetujuan.
Bantu aku di sini. Bagaimana cara menempatkan ayam taco mu yang
beraroma sangat sedap ini secara bersamaan.
Aku tidak bisa menahan tawaku. Cara dia mengatakan 'Taco' dalam
aksen Inggris-nya membuatku tertawa. Dan bagaimana dia
mengucapkan kata-kata juga. Itu membuatku tertawa.
Apa yang lucu? Apakah aku menghiburmu sekarang, Miss Bennett?
Sini biarkan aku memperbaikinya. Aku menunjukkan padanya
bagaimana menempatkan beberapa ayam, jagung salsa, menabur krim
asam, menaburi keju parut dan beberapa potong alpukat tortilla dan
163 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

melipatnya. Kau hanya menggemaskan itu saja, Mr Blackstone.


Aksenmu itu - itu kadang-kadang membuatku tertawa. aku
menyerahkan piring berisi taco nya.
Ahhh, jadi aku sekarang berubah dari kehilangan semua potensi ku
untuk menjadi menggemaskan dalam waktu yang sangat singkat. Dan
hanya dengan berbicara. Dia menerima piringnya dan menunggu aku
menyiapkan piring dengan taco ku. aku harus mengingat itu sayang.
Dia memberikan satu senyum Ethan satu juta dollar nya itu padaku
dan meneguk birnya.
Jadi silakan dan nikmati. Beri aku penilaianmu dan hati-hati aku
akan tahu jika kau berbohong padaku. Aku menepuk kepalaku.
Kekuatan deduksi makan malam. Aku mengambil taco ku dan
memakannya, mengerang yang terdengar lebih dari suara kenikmatan
yang berlebihan dan melengkungkan leherku ke belakang. Begitu
lezat aku merasa seluruh tubuhku bergairah, aku mendorong sampai
ke seberang meja.
Ethan menatapku seperti baru saja tumbuh tanduk setan pada diriku
dan dia menelan ludah di tenggorokannya. Aku tahu dia akan
membalas ku kembali nanti untuk menggodanya tanpa ampun seperti
ini. Aku tidak peduli. Ethan menyenangkan. Kami bersenang-senang
bersama-sama dan itu adalah bagian dari apa yang aku sukai dari dia.
Cinta. Apakah aku mencintainya?
Dia mengangkat taco ke mulutnya dan menikmatinya. Dia menatapku
sambil mengunyah dan menelan. Dia menyeka mulutnya dengan
164 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

serbet dan mendongak dengan merenung, berpura-pura menghitung


jari-jarinya. Dia meneguk bir.
Nah, mari kita nilai... Dia fokus padaku. Chef Bennett, aku
memberikan lima Poin untuk eksekusi. Menertawakan aku maka kau
mendapatkan pengurangan lima poin. Aku pikir enam poin untuk
persiapan - semua erangan dan dorongan di meja makan sedikit tidak
adil, kan? Dan sembilan koma lima poin pada rasa. Dia kembali
mengambil potongan taco dan menikmatinya dan menyeringai.
Bagaimana aku terdengar sejauh ini?
Dia begitu tampan duduk di sana di mejaku, memakan Taco yang
telah ku buat, dan dengan manis mengatakan dia menyukai
masakanku, dan hanya menjadi Ethan, Aku tahu jawaban atas
pertanyaanku dalam sekejap. Apakah aku mencintai Ethan? Ya. Aku
mencintainya.
LoveReads

165 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Bab 12

Mengejutkan Ethan di kantornya sepertinya ide yang bagus, tapi aku


tidak bersedia untuk melakukannya tanpa bantuan. Awalnya Aku
meminta bantuan Elaina. Aku benar-benar menyukainya. Dia tampak
jujur dan sangat blak-blakkan yang mana itu kualitas yang aku
hormati dalam diri seseorang. Dia juga bertunangan dengan Neil. Aku
mengetahui hal itu setelah aku mulai menginap di tempat Ethan.
Suatu pagi ketika Aku dan Ethan menggunakan lift untuk berangkat
kerja, aku melihat Elaina dan Neil keluar dari sisi sayap lain
apartemen, saling berpegangan tangan. Ethan melihat aku terkejut dan
Ethan lalu mengatakan bahwa mereka akan menikah musim gugur ini.
Aku merasa lega Elaina tidak cemburu tunangannya mengantarkanku
berkeliling London. Aku pikir dia senang bahwa Ethan punya pacar.
Aku melihat bahwa karyawan Ethan benar-benar sangat peduli
dengannya. Dan aku menyukai itu juga.
Hai, Elaina, ini Brynne.
Halo, Brynne. Kenapa kau tidak menelepon dengan telepon Ethan?
Elaina Gadis Cerdas, selalu sadar untuk berpikir logis.
Aku sedang berpikir untuk mengejutkan Ethan dengan makan siang.
Dapatkah kau memeriksa jadwalnya untukku?
Aku mendengar halaman kertas yang dibolak-balik dan kemudian dia
membuatku menunggu. Dia ada di kantor hari ini. Sibuk dengan
166 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

telepon conference dan sejenisnya tetapi tidak ada appointment pada


jadwalnya.
Terima kasih, Elaina. Aku bisa saja meminta pertolongan Frances
namun Ethan memiliki dia di speaker dan Ethan akan mendengar
ketika aku menelpon jadi aku tidak bisa membuat kejutan. Dapatkah
aku membawakanmu sesuatu dari toko makanan King? aku akan
mengambil beberapa sandwich tapi aku berpikir jika kau bisa
meminta Frances untuk memberitahu Ethan dia memesan makanan
maka Ethan tidak akan tahu aku akan menjadi wanita yang membawa
makan siangnya hari ini.
Elaina tertawa dan membuatku menunggu lagi sementara dia
mengumpulkan pesananan makanan dari semua orang. Frances
mengatakan kepadaku untuk memberitahumu dia suka gayamu
Brynne. Menjaga bos tetap berada di jari kakinya itu bagus
untuknya.
Aku pikir juga begitu, kataku, menuliskan pesanan sandwich.
Terima kasih atas bantuanmu dan aku akan berada di sana dalam
waktu satu jam.
Kami menutup telepon dan aku menelepon toko makanan untuk
memesan dan kemudian menelphone Neil untuk mengantarkanku.
Aku membereskan apartemenku dan persediaanku sementara aku
menunggu. Untuk hari ini aku selesai di apartemenku dan tidak akan
kembali selama hampir satu minggu. Ujian akhir telah tiba dan aku
perlu belajar. Rencanaku adalah untuk menginap di tempat Ethan dan
167 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

membaca buku sementara dia bekerja, menggunakan ruangan gym


nya dan pembuat kopi menakjubkannya itu, dan pada dasarnya hilang
dari peredaran untuk sementara waktu. Aku butuh waktu dan begitu
pula nilaiku.
Aku memandang Lady Percival untuk terakhir kalinya dan merasakan
ledakan kebanggaan. Dia sudah berlaku baik dan bagian yang terbaik
adalah sekarang aku tahu nama buku yang dia pegang di tangannya.
Ethan telah membantuku memecahkan misteri ketika Dia
membawaku untuk bekerja suatu pagi dan aku mengundangnya untuk
datang ke sini.
Buku yang dipegang wanita misteriusku pada kenyataannya begitu
istimewa dan sangat langka sehingga Pameran Mallerton
menginginkan dia masuk ke dalam acara meskipun dia bahkan tidak
dekat dengan sepenuhnya dilestarikan. Mereka ingin menunjukkan
dirinya sebagai contoh bagaimana petunjuk ambigu dapat terungkap
dengan restorasi yang tepat dan pembersihan. Pengungkapan apa yang
dipegang di tangannya juga meningkatkan asalnya terutama bagi
seniman pada umumnya. Sir Tristan Mallerton sekarang menikmati
kebangkitan minat baru dan paparan meskipun ia telah wafat untuk
waktu yang sangat lama.
Teleponku bergetar menerima SMS dari Neil. Dia sudah tiba dan
berada di luar jadi aku mengumpulkan barang-barangku dan pergi,
melambaikan tangan kepada Rory saat aku keluar.

168 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Neil membantuku mengangkat makanan dan menggunakan kartu


kredit perusahaan untuk membayar segala sesuatu yang kemudian
mendapat tatapan tegas dariku.
Ethan pikir Frances memesan makan siang dan ini adalah bagaimana
dia melakukannya. Jika Kau membayar Ethan akan mengamuk ketika
dia tahu, kata Neil.
Apakah dia selalu begitu mengontrol, Neil? Aku bertanya ketika
kami kembali ke dalam mobil dan dalam perjalanan kami menuju
kantor Ethan. Neil dan aku telah mengembangkan hubungan yang
mudah. Kami menghormati posisi dan kebutuhan orang lain sehingga
hubungan kami berjalan dengan baik.
Tidak. Neil menggelengkan kepalanya. E memiliki tepi keras pada
dirinya ketika dia keluar dari SF. Tapi perang setidaknya merubah
semua orang yang terlalu dekat dengannya. E berada sedekat itu dan
berhasil keluar dengan hidup-hidup. Dia keajaiban yang berjalan.
Aku pernah melihat bekas lukanya, kataku.
Apakah dia memberitahumu tentang apa yang terjadi di
Afganistan? Neil menatapku dari spion.
Tidak, jawabku jujur, menyadari bahwa informasi yang datang dari
Neil akan berhenti dan aku tidak akan berada lebih dekat untuk
memahami masa lalu Ethan daripada dia akan menjadi tahu soal masa
laluku.

169 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Elaina membantu kami membagikan makanan kepada pihak-pihak


yang memesan dan Frances mengantarku ke tempat Ethan dengan
tampang bangga dan menutup pintu. Ethan sedang berbicara di
telepon.
Pria tampanku sibuk dengan pekerjaan tapi masih mengulurkan
tangannya kepadaku. Aku mengatur sandwich di mejanya dan
berjalan kepadanya. Dia melingkarkan lengannya memelukku dan
menarik aku ke atas pangkuannya, dan tetap bicara dengan
pembicaraan bisnisnya.
Benar, aku tahu. Tapi kau beri tahu orang-orang bodoh itu bahwa
Blackstone mewakili keluarga kerajaan dan ketika Yang terhormat
muncul untuk upacara pembukaan untuk memberikan restu tidak akan
ada satu pintu keluar pun yang tidak dijaga. Titik. Tidak ada
negosiasi...
Ethan melanjutkan pembicaraannya dan aku mulai membuka makan
siangnya. Dia memindahkan tangannya ke bagian belakang leherku
dan mengelus. Rasanya luar biasa saat dia menyentuhku meskipun
orang bodoh sekalipun bisa melihat dia sangat sibuk.
Aku menyiapkan makanan Ethan di atas piring dan kemudian
membuka makananku. Aku menggigit salad ayamku bersama roti
gandum sementara Ethan memijat leherku. Seorang wanita bisa
sangat terbiasa dengan ini. Ethan seorang yang sangat pengasih dan
aku selalu menyukai cara dia menyentuhku. Laki-laki penyentuh-

170 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

perasaanku. Aku hampir menghabiskan setengah sandwichku saat ia


mengakhiri teleponnya.
Kedua tangan Ethan meraih dan membalikkan badanku, aku masih
berada di pangkuannya. Dia memberiku sebuah ciuman yang sangat
indah dan mengerang. Akhirnya. Ini seperti berbicara dengan
dinding bata kadang-kadang, gumamnya. Dia tersenyum padaku dan
menatap piringnya. Kau membawakan ku makan siang... dan dirimu
yang lezat.
Aku membalas senyumnya. Ya aku melakukan itu
Yang mana yang harus aku nikmati lebih dulu, sandwich atau kau?
Dia menggoyangkan alisnya padaku, tangannya mulai menjelajah
bagian samping sweaterku.
Aku pikir kau lebih baik melahap sandwichmu sebelum kau
mengangkat telepon lainnya, kataku.
Teleponnya berdering.
Dia merengut dan mengundurkan dirinya untuk mengangkat telepon
itu. Panggilan telepon kedua relatif cepat dan dia berhasil untuk
menyantap daging sapi panggangnya bersama roti gandum sebelum
panggilan telepon yang ketiga datang. Dia menempatkan panggilan
telepon pada speaker sehingga ia bisa makan dan berkomunikasi pada
waktu yang sama. Sangat tidak elegan, tapi itu berhasil.
Aku merasa senang duduk bersamanya dan mendengarkan urusan
bisnisnya sementara dia menyapukan tangannya ke atas dan ke bawah
171 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

punggungku. Ethan membuatku merasa senang aku telah mampir


meskipun ini bukan makan siang sosial bagi kami. Momentnya gila
untuk dia dan aku. Aku tidak bisa membayangkan pekerjaannya bisa
lebih rumit dari sekarang dengan Olimpiade dan London menjadi tuan
rumah. Dia seharusnya hanya mengirimiku sebuah catatan yang
mengatakan, Aku baru saja membeli fotomu dan aku benar-benar
ingin mengenalmu-suatu waktu pada pertengahan bulan Agustus.
Dia terus meletakkan teleponnya pada speaker dan kami berhasil
melakukan beberapa ciuman cepat di antara panggilan telepon dan
menyantap makanan, tetapi kemudian menjadi segera sulit untuk
menyesuaikan sebagai jam makan siang lagi.
Aku harus pergi, Ethan. Aku mencium dia dan mulai berdiri.
Tidak. Dia menahanku di pangkuannya. Aku tidak ingin kau pergi
dulu. Aku senang kau di sini bersamaku. Kau membuat aku tenang,
Sayang. Dia mengistirahatkan kepalanya di atas kepalaku. Kau
menjadi cahayaku dalam kabut ketidaktahuan dan frustrasi.
Sungguh? kau senang aku datang dan membuat harimu menjadi
rumit dan memaksa kau memakan makananmu? aku memainkan klip
dasinya dan merapikan dasinya. Kau begitu sibuk dengan
pekerjaanmu dan aku mengganggumu.
Tidak, kau tidak. dia menyapukan bibirnya sepanjang
tenggorokanku. Ini memberitahuku bahwa kau peduli padaku,
katanya pelan.
172 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Aku perduli padamu Ethan, bisikku kembali.


Jadi kau akan tinggal untuk beberapa waktu?
Bagaimana aku bisa mengatakan tidak kepadanya ketika dia begitu
manis kepadaku? Baiklah, hanya satu jam lagi. Tapi kemudian aku
harus benar-benar pergi. Aku harus mampir ke apartemenku dan
mengambil beberapa barang. Aku harus belajar untuk ujian dan ingin
berolahraga. Kau bukan satu-satunya orang di sekitar sini yang
sibuk. Aku mencubit dagunya dan membuatnya menyeringai
kepadaku.
Aku ingin sibuk bersamamu di sini di mejaku, dia menggeram dan
mengangkatku, menjatuhkan bokongku lebih dulu ke atas meja
eksekutif besarnya.
Aku menggeliat saat ia menerkam, mendorong kakiku terpisah
sehingga dia bisa masuk di antara kakiku dengan pinggulnya. Ethan!
Ini kantormu! Kita tidak bisa!
Dia meraih ke bawah mejanya dan aku mendengar suara pintu di
kunci. Aku begitu menginginkanmu sekarang. Aku butuh kau,
Brynne. Tolong?
Dia berada di seluruh tubuhku, tangannya mencengkeram,
mendorongku kembali ke meja dan mendorong keras ke tengah. Aku
membiarkan dia menekanku ke bawah dan menggeserku ke tepi,
tubuhku sudah melembut dan memanas untuknya. Jemarinya yang
panjang dengan tujuan jelas berjalan ke celana dalamku dan
173 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

membukanya sampai ke kakiku, melewati sepatu boot ku dan jatuh di


suatu tempat di lantai kantornya. Aku menemukan bahwa Ethan
benar-benar seorang oportunis setiap kali aku memilih untuk
mengenakan rok.
Kau pria gila, gumamku, tidak benar-benar peduli lagi bahwa kami
akan bercinta di atas meja di tengah tempat kerjanya.
Tergila-gila padamu, dia berkata, meraba klitorisku dengan jarinya
dan mulai membuat ku basah. Aku mendengar suara gemerincing ikat
pinggangnya dan kemudian suara restelingnya terbuka. Dan kemudian
dia tenggelam ke dalam bagian panas lezat dalam diriku, perlahan dan
dalam.
Dia bersandar ke depan dan mengambil wajahku dengan kedua
tangannya. Dia menciumku dengan dalam, mendorong lidahnya ke
dalam mulutku seperti yang dia biasa lakukan. Ethan mendominasi
saat kami berhubungan seks. Dia ingin lidahnya dan jari-jarinya dan
penisnya di dalam diriku sekaligus. Seperti dengan begitu dia bisa
memilikiku dengan lebih lengkap. Aku tidak tahu mengapa, itu hanya
caranya. Dan aku menyukainya. Cara Ethan jujur dan benar-benar
langsung. Aku tahu apa yang akan aku dapatkan dengan Ethan dan
selalu berakhir dengan orgasme yang membuat aku gemetar.
Ethan mulai bergerak dan begitu juga aku. Kami liar bercinta. Benarbenar terlantar bercinta di atas meja kerjanya saat telepon berbunyi.
Ethan meninggalkan telepon di speaker. Jangan diangkat, aku
terengah-engah, sangat dekat dengan klimaks.
174 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Tidak akan, Ethan bergumam, menusuk lebih cepat ke dalam


diriku, penisnya bengkak padat, menjadi tulang keras tepat sebelum
dia mengalami orgasme.
Dia menyelipkan jari ajaibnya di atas clitku dan aku pecah, menggigit
bibirku untuk menjaga agar aku tidak berteriak. Ethan tidak jauh di
belakangku. Dia menutup mulutku dengan mulutnya untuk menjaga
agar kami berdua tidak berteriak dan Ethan memompakan
orgasmenya ke dalam diriku.
Panggilan tak terjawab pergi ke pesan suara, tapi masih di speaker.
Ethan Blackstone tidak di tempat. Silakan tinggalkan pesan dan aku
akan menelphonemu sesegera mungkin...
Suara Bip terdengar dan kami terengah-engah satu sama lain, wajah
kami hanya terpisah beberapa inchi. Aku tersenyum padanya. Dia
merapikan rambutku dengan sangat lembut dan menciumku seperti
yang akan dilakukan oleh seorang kekasih. Aku merasa berharga
baginya. Dia membuatku merasa seperti itu.
Kau seorang bajingan Blackstone. Aku menyewamu untuk
melindungi putriku, bukan menidurinya! Dia sudah melalui neraka
dan hal terakhir yang dia butuhkan adalah pengkhianatan memilukan
lainnya. Dari cara dia berbicara aku pikir dia jatuh cinta kepadamu-
Ethan meraba-raba telepon untuk menutupnya tapi itu terlambat. Aku
mendengar suara ayahku sendiri di telepon. Aku tahu... kebenaran

175 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tentang Ethan dan aku. Aku mendorongnya, berjuang untuk membuat


dia menjauh.
Brynne, tidak! Tolong biar aku jelaskan-
Dia tampak putih seperti selimut dan benar-benar ketakutan kaku
seperti batu saat dia menahanku, tubuh kami masih menyatu.
Beranjak dari atas tubuhku. Keluarkan penismu dari dalam diriku
dan biarkan aku pergi, kau pembohong bajingan!
Dia menahan tubuhku padanya, matanya memandangku. Sayang...
dengarkan aku. Aku akan memberitahumu-aku sudah siap untuk
waktu yang lama, tapi aku tidak ingin membangkitkan kenangan
buruk padamu. Aku tidak ingin menyakitimu-
Beranjak.dariku. Sekarang.
Tolong jangan pergi Brynne, aku-aku-tidak bermaksud menyakitimu
tapi aku melindungimu dari mengingat. Di luar sana ada ancaman
bagi keselamatanmu. kemudian aku bertemu denganmu... dan aku
tidak bisa berhenti menginginkanmu. Aku tidak bisa menjauh
darimu. Ethan mencoba menciumku.
Aku memalingkan wajahku dan memejamkan mata. Semua
kepercayaan yang aku miliki untuk orang ini pergi. Sebagai gantinya
rasa sakit yang mengerikan memenuhi hatiku. Dia tahu tentang aku.
Dia tahu apa yang terjadi padaku. Mungkin telah melihat video itu.
Dan sekarang ada orang-orang di luar sana ingin menyakitiku?
Kenapa? dia disewa oleh ayahku dan selama ini dia tahu dan aku
176 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

tidak. Kenapa dia bisa setega itu? Bagaimana dia bisa menjadi Ethan
yang aku cintai tapi dia mengkhianati aku seperti ini?
Semua berakhir. Aku berbalik dan menatap.
Tidak...tidak...tidak, dia berteriak. Tolong tidak Brynne. Dia
menggelengkan kepalanya maju mundur, matanya hancur.
Semua-berakhir-sialan. Dan jika kau tidak melepaskan aku, aku akan
menjerit sampai terdengar ke lantai bawah. aku berbicara dengan
jelas dan lembut. Hatiku mengeras dan mengeluarkan darah hitam.
Darah Blackstone.
Dia bergerak ke luar dari tubuhku dan membantu aku duduk. Aku
melompat dari mejanya dan menerjang tasku. Dia menutup restleting
celananya dan mencoba lagi. Brynne, sayang, aku-aku mencintaimu.
Aku sangat mencintaimu, aku akan melakukan apa pun untuk tidak
menyakitimu. Maafkan aku, aku minta maaf, aku benar-benar minta
maaf.
Aku mencoba untuk keluar tapi pintu tidak mau terbuka. Buka
pintunya. tuntutku.
Apakah Kau mendengar apa yang baru saja aku katakan?
Aku menatapnya dan mengangguk. Buka pintu sehingga aku bisa
pergi, Aku berbicara dengan tenang, terkejut aku tidak jatuh rusak ke
atas lantai. Aku hanya harus keluar dari sini dan ke apartemenku. Aku
punya satu tujuan dan itu adalah melarikan diri ke tempat yang aman.

177 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Dia mengusap kepalanya dan menunduk lalu bergerak ke mejanya


dan mencapai tombol atau apa pun itu yang menahanku tetap berada
di dalam. Aku mendengar suara klik dan aku keluar dari sana.
Terima kasih untuk makan siangnya, Sayang, Frances berkata saat
aku keluar.
Aku melambai padanya, tapi tidak mampu berbicara. Aku hanya
berjalan keluar. Aku memegang tasku dan tidak celana dalamku, tapi
aku tidak akan kembali ke sana untuk menemukanya. Keluarkan saja
aku dari sini dan pulang... Keluarkan saja aku dari sini dan pulang...
Keluarkan saja aku
Oh tuhan, aku meninggalkan Ethan. Kami selesai. Dia berbohong dan
aku tidak bisa percaya padanya lagi. Dia bilang dia mencintaiku.
Apakah itu yang dilakukan oleh seorang kekasih? Mereka berbohong?
Aku juga tidak berbicara kepada Elaina di resepsionis ketika aku
menuju lift. Aku menekan tombol lift dan menyadari bahwa Ethan
berada tepat di belakangku. Ethan telah mengejarku ke bawah dan
masih aku tidak bergeming.
Brynne... sayang, tolong jangan tinggalkan aku. Tuhan, aku-Aku
mengacaukannya. Aku mencintaimu. Tolong-
Dia meletakkan tangannya di bahuku dan aku tersentak. Tidak. Kau
tidak mencintaiku, hanya itu yang bisa aku katakan.
Ya aku mencintaimu! Ethan berteriak, suaranya menjadi marah.
Kau dapat meninggalkan aku tapi aku masih akan tetap
178 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

melindungimu. Aku masih akan mengawasi untuk memastikan kau


aman dan tidak ada yang akan menyakitimu!
Bagaimana dengan kau yang menyakitiku? aku menyerang ke
arahnya. Dan kau dipecat, Ethan. Jangan pernah menghubungi aku
lagi. Lift berbunyi dan pintu terbuka. Aku melangkah masuk dan
berbalik menghadapnya.
Dia memutar kepalanya dan membuka mulutnya dengan sikap
memohon yang menyatakan dia merasakan sakit. Tidak sesakit yang
kurasakan tapi dia tampak compang-camping dan putus asa.
Brynne...jangan lakukan ini, pintanya saat pintu lift mulai menutup
untuk membiarkan aku sendiri.
Aku mendengar suara pasangan yang berteriak di mana salah satu dari
mereka berteriak dengan letusan kata mengutuk yang komprehensif
saat mobil membawaku. Membawaku ke jalan di mana aku akan
meminta taksi ini membawaku pulang ke apartemenku. Di mana aku
akan langsung hancur ketika aku dengan cepat masuk ke dalam, dan
di mana aku akan merangkak ke atas tempat tidur dan meringkuk dan
mencoba untuk melupakannya. Ethan Blackstone. Aku ditakdirkan
untuk gagal. Aku tahu itu. Aku tidak akan pernah bisa melupakan
Ethan. Tidak pernah.
**The End of Book 1**

Selanjutnya: All In (The Blackstone Affair #2)


179 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m