Anda di halaman 1dari 3

Pasal 133 ayat 1 KUHP menyatakan bahwa dalam hal penyidik untuk kepentingan

peradilan menangani seorang korban baik luka, keracunan, ataupun mati yang diduga
karena peristiwa tindak pidana, ia berwenang mengajukan permintaan keterangan ahli
kepada ahli kedokteran kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya.

Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen


adalah sebagai berikut:
Hak Konsumen adalah:
a. Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi
barang dan atau jasa
b. Hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapatkan barang dan
atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang
dijanjikan
c. Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan
jaminan barang atau jasa
d. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang atau jasa yang
digunakan
e. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian
sengketa perlndungan konsumen secara patut
f. Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen
g. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak
diskriminatif
h. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian,
apabila barang dan atau jasa yan diterima tidak sesuai dengan perjanjian
atau tidak sebagaimana mestinya
i. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan
lainnya

Pasal 10 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1996 Tentang Pangan menyebutkan bahwa:


1) Setiap orang yang memproduksi pangan u ntuk diedarkan dilarang
menggunakan bahan apapun sebagai bahan tambahan pangan yang dinyatakan
terlarang atau melampaui ambang batas maksimal yang ditetapkan
Menurut Ranoemihardja (1991) ada beberapa macam dosis yang digunakan untuk
mencapai tujuannya masing-masing yaitu sebagai berikut:
a. Dosis pemakaian (usual dosage) biasanya digunakan oleh seseorang yang
normal atau sehat dalam artian mengkonsumsi obat untuk menjaga kondisi
tubuhnya
b. Dosis terapi atau penyembuhan. Dosis ini digunakan untuk pengobatan
atau dengan kata lain untuk menyembuhkan orang yang sedang sakit
c. Dosis maksimal. Dosis ini merupakan takaran paling banyak yangdapat
diberikan kepada si penderita atau orang sakit
d. Dosis toksis. Dosis ini merupakan takaran yang apabila diberikan kepada
seseorang akan mengakibatkan orang tersebut keracunan
e. Dosis lethalis. Dosis ini merupakan takaran yang bila diberikan kepada
seseorang akan menyebabkan kematian orang tersebut
Pasal 2 KODEKI : Seorang dokter harus senantiasa berupaya melaksanakan
profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi.

Pasal 8 KODEKI : Dalam melakukan pekerjaannya seorang dokter harus


memperhatikan kepentingan masyarakat dan memperhatikan semua spek pelayanan
kesehatan yang menyeluruh (promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative), baik

fisik maupun psikososial, serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat
yang sebenar-benarnya.