Anda di halaman 1dari 109

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seru sekalian alam yang selalu memberikan
rahmat dan maghfirah kepada umat-Nya serta shalawat dan salam selalu terlimpahkan kepada
Nabi Muhammad SAW.
" Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang maruf dan mencegah yang munkar. Merekalah orang-orang yang
beruntung " (QS Ali Imran 104).
Dakwah secara bahasa adalah da'aa yang artinya mengajak. Dakwah secara istilah
diartikan sebagai aktifitas yang mengajak manusia kepada Allah yang dilakukan dengan
hikmah dan nasihat yang baik, sehingga manusia mengingkari thaghut dan beriman kepada
Allah, dengan kata lain dakwah dilakukan dengan tujuan merubah kondisi jahiliyah kepada
cahaya Islam.
Dakwah merupakan sebaik-baiknya amal, dan merupakan tugas utama para Rasul dan
ummat Islam, oleh karena itu mereka yang berdakwah akan diberikan kemuliaan, karunia dan
diridhai oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya:
"Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh mengerjakan yang
ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan
mereka ta'at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah;
sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Allah menjanjikan kepada
orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, (akan mendapat) syurga, mereka kekal di
dalamnya, dan (mendapatkan) tempat-tempat yang bagus di syurga 'Adn. Dan keridhaan
Allah adalah lebih besar; itulah keberuntungan yang besar." (QS. 9: 71-72)
Rasulullah SAW pun bersabda, "Dan barangsiapa mengajak kepada petunjuk, ia berhak
mendapat pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala
mereka sedikitpun. Dan barangsiapa mengajak kepada kesesatan, ia berhak memikul dosa
seperti dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikitupun."
(HR. Muslim)
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah
dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.
dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Q.S. Al-Mujadilah : 11)

Ilmu adalah ruh kehidupan.


Manusia tanpa ilmu ibarat nasi tanpa garam, hampa terasa. Ilmu sangat berperan besar
dalam kehidupan manusia, karena ilmu dapat menunjukkan mana yang benar dan mana yang
salah, sehingga dengan ilmu manusia dapat terhindar dari kegelapan menuju cahaya
kebenaran. Banyak cara untuk meraih ilmu, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Dan ilmu
hendaklah dicari dari sumber yang tepat dan terpercaya, agar ilmu dapat menjadi manfaat.
Dunia saat ini terus berputar pada porosnya, tiada henti dan tanpa pernah lelah.
Peradaban dan zaman pun ikut berputar, berubah mengikuti perkembangannya. Dan manusia
sebagai objek yang berada di dalamnya, mau tak mau juga terseret dengan perubahan yang
ada. Tetapi perubahan itu tidak semuanya memberikan pencerahan dalam kehidupan. Tak
sedikit akibat dari perubahan yang datang justru menodai peradaban yang ada. Manusia kini
diambang kehancuran. Manusia seolah berada dalam aturan rimba, siapa yang kuat maka ialah yang akan menang.
Teknologi kini mengambil andil dalam perubahan besar di dunia ini. Internet, koran,
majalah mengambil bagian di dalamnya. Bagi mereka yang cerdas, perkembangan ini akan
sangat menguntungkan dan memberi manfaat yang luar biasa. Tapi, bagi mereka yang bodoh,
perkembangan ini justru menyesatkan. Karena moral yang rendah membuat mereka tidak lagi
dapat memilah kebaikan dan keburukan, yang membuat mereka akhirnya terlindas oleh
syahwat duniawi yang menggoda.
Umat Islam harus sadar akan keterpurukan umatnya. Kejahatan kini tidak lagi dengan
kekerasan. Kejahatan kini datang dengan lebih menawan namun sangat mematikan.
Kejahatan itu tidak lagi menyerang kaum tua yang sudah tak berdaya. Kejahatan kini
menyerang sang pemuda yang kuat dan penuh semangat. Persoalannya adalah bahwa sang
pemuda tidak menyadari kejahatan yang mengancam dirinya. Ia tak sadar kalau dirinya telah
dibuat terlena oleh kenikmatan-kenikmatan sesaat yang ditawarkan kejahatan. Mereka tidak
lagi sekuat usianya. Mereka tidak lagi pemuda yang bersemangat dalam usianya. Mereka
tertidur dalam hidupnya.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pembinaan

pada generasi muda pada akhirnya menjadi sesuatu hal yang sangat

penting jika melihat fenomena bangsa yg semakin terpuruk dalam krisis multi dimensi dan
berujung pada rusaknya moral masyarakat. Tidak sedikit orang pintar dan jenius yg dimiliki
negeri ini. Namun tidak sedikit pula kerusakan moral yg menimpa penduduk negeri ini yg
menyebabkan tidak beranjaknya kita dari bangku krisis multidimensi ini.
Kualitas generasi muda adalah cermin masa depan bangsa. Suatu bangsa yg gagal
membina dan mencetak generasi muda ( moralitas dan kapabilitas ), kelak akan menjadi
bangsa yg dengan mudah akan dipermainkan oleh bangsa lain. Oleh karena itu, generasi
muda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dan mengambil peranan yg lebih
dominan dalam rangka pembangunan umat. Persiapan tersebut bermuara pada terbentuknya
kualitas generasi muda yang berkualitas iman dan taqwa serta penguasaan pada ilmu
pengetahuan dan tehnologi yang sempurna.
Pembinaan aqidah dan akhlaq generasi muda merupakan kunci untuk mengembalikan
posisi penting generasi muda sebagai tulang-punggung negara. Pemuda yang memiliki aqidah
yang kokoh dan akhlaq yang mulia merupakan tumpuan harapan umat, sosok yang akan
menjadi penolong bagi masyarakat, mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya
Islam.
Wallahu,alam bisshawab..
Assalamualaiku warahmatullahi wabarakatuh

DAFTAR ISI
Daftar isi...................................................................................... 5
Muqaddimah ...............................................................................................

......................................................................................................................... 10

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Background............................................................................................ 10
1.Defenisi Mentoring................................................................ 10
2.Profil Pementor...................................................................... 11

Juklak Proses Mentoring.................................................................. 11


11
11

1.Waktu dan Tempat Mentoring...............................................


2.Persiapan Mentoring.............................................................

Agenda Mentoring........................................................................... 12
Mentoring VS Me................................................................... 16
1.What is the purposes............................................................
16
2. How we gonna make it......................................................... 16
3. All about mentoring............................................................. 16
A. Mentoring????................................................................ 16
B. Kenapa Mesti Mentoring.................................................
17
C. Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus

Dengan
Mentoring

.......................................................................................
17
D. Lalu, Kenapa Harus Mentoring Yang Isinya Materi Melulu ?
................................................................................................... 18
E. Mentoring, Apa Hubungannya Dengan Kesuksesan Saya ?
Apakah Mentoring Harus Bermateri Agama Islam ......... 18
F. Konsep-konsep Islam dan Pendidikan Masyarakat Modern
22
G. Makna dan Hakikat Pendidikan Islam............................. 23
H. Mengapa pendidikan Islam diperlukan? .......................... 24
I. Hakikat jiwa manusia...................................................... 24
J. Solusi............................................................................... 25
K. Karaktertistik Tarbiyah islamiyah.................................... 25
L. Pembinaan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah............
25

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

YUUK PEDEKATE KE ALLAH!! ................................................................ 29


1.What are the purposes? ................................................................ 29
2. How we gonna make it?........................................................... 29
3. All about Allah SWT.................................................................. 30
A. URGENSI MENGENAL ALLAH............................................. 30
B. Makna Marifatullah.......................................................... 31
C. Bukti keberadaan Allah.................................................... 31
D. Jalan menuju pengenalan terhadap Allah s.w.t................ 33
E. Pengahalang Marifatullah........................................................ 38

D MESSENGER...................................................................... 41
1. What are the purposes? ................................................................. 41
2. How we gonna make it? ................................................................. 41
3. All About rasul ! .............................................................................. 44
A. Kenapa ya kita butuh rasul? .............................................. 44
B. Makna Risalah dan Rasul................................................ 45
C. Pentingnya Iman Kepada Rasul....................................... 45
D. Tugas Para Rasul.............................................................
45
E. Sifat-Sifat Para Rasul....................................................... 46
F. Sekilas tentang our prophet Rasulullah SAW.................. 46
G. Inspirasi........................................................................... 48

ISLAM FOREVER....................................................................
49

1.What are the purposes? .................................................................. 49


2. How we gonna make it?............................................................. 49

3. ALL about ISLAM.............................................................................. 49


A. Pengertian...................................................................... 49
B. Makna Hakiki Dienul Islam............................................. 50
C. Pilar-pilar Islam............................................................... 50
D. Karakteristik Dinul Islam..................................................... 51

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


E. Tujuan Islam................................................................... 53
F.

Mana jahiliyah............................................................... 53

UKHUWAH NEVER DIE!........................................................... 55


1. What are the purposes?........................................................... 55
2. How we gonna make it? ............................................................... 55
3. All About UKHUWAH!................................................................
58
A. Apa Itu Ukhuwah Islamiyah?.......................................... 59
B. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah.............. 60
C. Buah Ukhuwah Islamiyah............................................... 62

BE A NICE PERSON, GUYS! ..................................................................... 64


1. What are the purposes? ............................................................... 64
2. How we gonna make it?...........................................................
......................................................................................................... 64
3. All about akhlak....................................................................... 65
A. Definisi Akhlak................................................................ 65
B. Sumber Akhlak Islam...................................................... 66
C. Faktor-faktor Pembentuk Akhlak..................................... 66
D. Pentingnya Akhlak Islami................................................
67
E. Cara Mencapai Akhlak Mulia........................................... 68

MUSUH ABAD 21 >> GHOZWUL FIKRI..................................... 70


1. What are the purposes?........................................................... 70
2. How we gonna make it? ............................................................... 70
3. All about GF.............................................................................. 71
A. Sebuah ilustrasi.............................................................. 71
B. Pengertian Ghozwul Fikri................................................. 72
C. Sasaran GF...................................................................... 72
D. Metode GF....................................................................... 72
E. Sarana GF....................................................................... 73

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


F. Hasil GF........................................................................... 73
Al-QURAN KITAB CINTA............................................................................... 75
1. What are the purposes?........................................................... 75
2. How we gonna make it? ............................................................... 75
3. All about Al-Quran................................................................... 80
A. Definisi Al-Quran?............................................................... 80
B. Apa Makna Kalamullah...................................................

80
C. Apa Makna Mujizat........................................................

80
D. Apa Makna Diturunkan Kepada Rasulullah..................... 81
E. Apa Makna Mutawatir..................................................... 81

Pengumpulan Al-Quran menjadi satu mushaf bukanlah


dilakukan ......................................................................................
F.

Pada masa Usman bin Affan........................................... 82


G. Apa makna membacanya sebagai ibadah? ..................... 83

SEMPURNAKAN BAKTIMU! ................................................................. 86


1. What are the purposes?................................................................. 86
2. How we gonna make it? ............................................................... 86
3. All about birrul walidain (berbakti pada kedua orang tua........
87
A. Pengertian....................................................................... 87
B. Bentuk-bentuk Birrul Walidain......................................... 87

LAMPIRAN.......................................................................................... 92
BIODATA MENTEE..................................................................... 92
BIODATA PEMENTOR................................................................ 94
MASTER PLAN MENTORING AGAMA ISLAM............................... 96
M.O.U MENTORING AGAMA ISLAM........................................... 97
KUESIONER PRA TEST MENTEE................................................ 98
ABSENSI MENTORING AGAMA ISLAM T.A 2012/2013............... 99

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

BERITA ACARA MENTORING AGAMA ISLAM..............................


100

MUTABAAH YAUMIYAH (before Mid)........................................


101

MUTABAAH YAUMIYAH (after Mid)...........................................


102

DATA FOLLOW UP MENTORING................................................


103

FORMAT NILAI..........................................................................
104

LEMBAR EVALUASI MENTORING...............................................


105

KUESIONER PEMENTOR............................................................
107

PETUNJUK TEKNIS PEMBUATAN LAPORAN KEGIATAN MENTORING


AGAMA ISLAM....................................................................................
109

MUQADDIMAH
BACK GROUND
Semangat untuk berislam yang kian hari kian meningkat, membutuhkan sebuah sarana untuk
mengakomodirnya. Begitu pula di sisi lain, keterpurukan generasi islam yang juga tak kalah
mengawatirkan, membutuhkan sebuah solusi yang jitu. Kita semua sepakat, islam-lah
solusinya. Namun metode ceramah, khutbah, dan wirid-wirid yang terkesan oldishtak
cukup efektif untuk mengakomodir dan mengembalikan generasi ini pada posisi yang
sebenarnya. Oleh sebab itu kita butuh sebuah mentode yang

friendly, acceptable, dan

mengesankan islam yang simple namun universal. Mentoring-lah sarana itu.


Generasi ini, para mahasiswa khususnya, harus disadarkan dari keterlenaan, bahwa semangat
mereka teramat dibutuhkan untuk memakmurkan bumi.Para mahasiswa juga harus menyadari
bahwa mereka memiliki peran untuk dunia yang lebih baik.Maka, Mentoring-lah sarana
eksplorasinya.
Berangkat dari hal tersebutlah, mentoring menjadi alasan kita untuk terus menghidupkannya,
terutama di kampus tercinta, karena kampus adalah sarana pencetak pemimpin-pemimpin
bangsa.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. Definisi Mentoring.
Salah satu sarana pembinaan Islami yang bernuasa ukhuwah islamiyah, yang
didalamnya terdapat proses transfer ilmu dan follow-up yang berkesinambungan
Orientasi dari mentoring adalah pembentukan karakter Islami (syakhsiyah
Islamiyah) yang universal (syumul) dan semangat berislam (ghiroh islamiyah)

2. Profil Pementor
Setiap PEMENTOR terlahir unik, dipersilakan berkreasi sesuai dengan karakternya,
asal tidak keluar dari guidelines berikut ini:

JUKLAK PROSES MENTORING

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. Waktu danTempat Mentoring


a. Mentoring dapat dilakukan pada waktu kapan saja, kecuali malam hingga
dini hari.
b. Lama pertemuan maksimal 3 jam, minimal 1 jam.
c. Mentoring di tempat yang layak, boleh mushola, taman, caf, koridor kampus,
di rumah salah seorang, dll.
2. Persiapan Mentoring:
a. Mengikhlaskan niat karena Allah, seraya memohon doa khusus kepada
Allah agar proses mentoring berjalan lancar.
b. Menjaga penampilan fisik dan supporting factors. Seperti untuk pementor,
warna baju yang tidak gelap-gelapan atau juga tidak warna-warni tabrakan,
lalu aroma tubuh dan bau mulut yang terjaga. Ingat, first sight is important!
c. Memiliki buku catatan khusus, yang berisi data adik-adik mentee,
dokumentasi setiap mentoring, serta catatan-catatan target untuk mereka.
d. Meyiapkan materi dengan matang, termasuk hal-hal pendukungnya, seperti
games, humor ringan, dll. Jangan lupa cantumkan data dan fakta, ex: menurut
penelitian di Jepang, karena hal ini dapat menggugah mindset adik-adik.
e. Sediakan waktu informal, ex: sebelum memulai mentoring, untuk
berbincang-bincang ringan dengan adik-adik.
f. Alokasikan waktu agar ontime!
g. Jangan lupa buat SMS publikasi mentoring semenarik dan se-gaul mungkin,
kalau perlu sms tersebut dikirim satu-persatu ke adik-adik, alias bukan sms
forward, sehingga adik-adik merasa dispesialkan. Sms juga kalau bisa dikirim
dua kali, pertama di awal pekan agar adik-adik bisa mengosongkan waktu,
kedua sehari sebelum mentoring.
h. Jika memungkinkan, minta adik-adik untuk membawa mushaf Al-Quran dan
berwhudu sebelum mentoring. Sampaikan dengan cara yang ahsan dan
menggugah perasaan adik-adik, seperti: agar mentoring kita berkah.
i. Terakhir, sambut adik-adik dengan senyuman!

AGENDA MENTORING
Kira-kira terankum dalam skema di bawah ini:

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. Pembukaan
Untuk mentoring perdana, pembukaan dapat dibuka oleh pementor, namun untuk
selanjutnya, mentee dapat ditunjuk secara bergilir sesuai kesepakatan (untuk
urutannya), seraya dibimbing. Yang perlu diingat adalah, pembukaan harus menjadi
sarana pengkondisian antusiasme mentee, sehingga jadikanlah pembukaan
sebagai opening yang berkesan, bukan hal yang asal-asalan. Seperti mengeluarkan
statement-statement yang menunjukkan betapa beruntungnya orang-orang yang
mengikuti mentoring, misalnya: Hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa Allah
menyebut-nyebut orang-orang yang berkumpul untuk mengingat-Nya di
hadapan para Malaikat (Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada
Allah Azaa wa Jalla, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, rahmat (Allah)
meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah menyebutnyebut mereka di hadapan (para malaikat) yang ada di sisiNya. [HR Muslim, no.
2700])
Tidak lupa juga untuk memilih ketua kelompok mentoring.Pilihlah orang yang mudah
diajak berkoordinasi dan mampu mengayomi teman-temannya untuk mentoring. Oleh
karenanya pementor sebaiknya sebelum mentoring perdana dimulai telah mencari tau
terlebih dahulu siapa-siapa mentee-nya.
2. Dua Puluh Menit Bersama Al-Quran
Judul ini tidaklah saklek, agenda bersama Al-Quran bisa lebih lama daripada itu (dan
mudah-mudahan tidak kurang dari itu). Untuk tilawah, tidak ditetapkan berapa jumlah
ayat per-orang, bisa 3 ayat per orang atau pun 5 ayat. Ada pun untuk taddabur, pada
pertemuan pertama bisa dilakukan oleh pementor, selanjutnya pada pertemuan ketiga
atau keempat, sudah bisa didiskusikan siapa petugas taddabur berikutnya.
3. Penyampain Materi

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Penyampaian mentoring dapat disampaikan dengan berbagai metode (telah disajikan


di masing-masing materi mentoring), namun yang paling penting disini adalah
penguasaan pementor terhadap materi dan cara pementor menyampaikan ke adik-adik.

Pementor harus mampu menjaga kontak mata dengan adik-adik, menggunakan body
language yang tepat namun tidak berlebihan, menyertakan kisah-kisah nyata, faktafakta terbaru, terutama yang dekat dan bersentuhan langsung dengan keseharian adikadik.Pada dasarnya, kelihaian kita menyampaikan materi juga bergantung seberapa
tinggi jam terbang kita menjadi pementor, oleh karenanya teruslah mementor!
Adik-adik baru pada hakikatnya akan sangat antusias jika disuguhi fakta-fakta dan
data-data ter-update, misalnya: Tingkat bunuh diri artis-artis Korea ternyata mencapa
angka 53,4% (bukan angka sebenarnya). Dan taukah adik-adik apa penyebabnya?
Ternyata penyebabnya adalah karena mereka over obsesi dengan karir mereka. Nah,
andai saja mereka memiliki pemahaman agama yang baik, tentulah tidak begitu
4. Diskusi
Diskusi tidak harus dilakukan di akhir mentoring, bisa di sela-sela materi. Diskusi bisa
berupa pertanyaan-pertanyaan dari mentee atau kasus-kasus yang berkaitan dengan
materi. Selalu-lah mengaitkan materi yang kita sampaikan dengan realita, karena
dengan begitu, materi yang akan terasa hidup dan tidak abstrak.
5. Kabar-kabari
Ini adalah saatnya kita menyelami masing-masing mentee, mulai dari menanyakan
kabarnya selama sepekan, kuliahnya, dan hal-hal yang tidak diduga oleh mentee,
seperti sengaja mencari tau apa makan siang mentee hari itu lantas menanyakan,
Gimana soto Medannya tadi, dek? Wuenak??, dll. Juga penting disini untuk
mengevaluasi ibadah mentee yang umum-umum, jika ada mentee yang masih
bermasalah dengan ibadah wajib, jangan langsung reaktif, tapi tanggapi dengan
bahasa-bahasa kontemplasi (perenungan) dan minta salah seorang temannya yang
sudah baik ibadah wajibnya untuk memberikan tips tertentu.
6. Penutup
Sama halnya seperti pembukaan, pada penutupan, usahakan untuk mengambil hati
mentee agar ketagihan ingin mentoring lagi pecan depan, seperti:
Alhamdulillah, sebelum mentoring ini kakak akhiri, mudah-mudahan di pekan depan
kakak bisa bertemu kembali dengan adinda sekalian, dengan formasi yang sama

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

lengkapnya seperti hari ini, dengan semangat yang juga tidak berkurang, dengan kabar
tilawah yang udah nambah satu halaman, insya Allah ya??
Baru kemudian ditutup dengan doa penutup majelis. Jika ada yang belum hapal, maka
bisa dihapal bersama saat penutupan tersebut, ataupun menugaskan kepada mentee
yang lain agar mengajarkan temannya.

Artinya: Maha Suci Tuhanmu, Tuhan yang mulia dari apa yang mereka sifatkan,
dan semoga salam (kesejahteraan) untuk para Rasul. Dan segala puji bagi Allah
Tuhan Semesta Alam.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

MENTORING VS ME
1. What are the purposes?
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Peserta mampu memahami urgensi mentoring (mendesaknya
pembinaan)/pendidikan Islam.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)

Peserta memahami apa itu mentoring.


Peserta memahami kenapa harus mentoring.
Peserta memahami tujuan pembinaan/pendidikan Islam.
2.
2.

How we gonna make it?


yuuk nonton!! Pementor memutar video testimoni mentoring.

3. ALL about mentoring


A. MENTORING ????
Mentoring adalah kegiatan pendidikan dan pembinaan agama Islam dalam bentuk
pengajian

kelompok

kecil

yang

diselenggarakan

rutin

tiap

pekan

dan

berkelanjutan.Tiap kelompok biasanya terdiri atas 3-10 orang, dengan dibimbing oleh
seorang pembina.
Kegiatan ini bisa juga dijelaskan sebagai pembinaan agama melalui pendekatan
kelompok sebaya. Pembina sebuah kelompok mentoring disebut mentor (dalam

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

bahasa Inggris: penasehat), sedangkan peserta mentoring disebut mentee (yang di


baca: mentii).
Mereka yang tergabung dalam mentoring ini memiliki semangat yang sama looh,
yaitu sampaikanlah walau satu ayat. Di dalam mentoring disampaikan pemahaman
dasar tentang islam. Diantaranya Murraqabatullah (mengenal Allah), mengenal Rosul,
mengenal Al-Quran, mengenal Akhlak, dan mengenal dunia Islam.Dalam mentoring
ini.di dalam mentoring terjadi transfer pengetahuan dengan cara pengajaran, diskusi
maupun belajar bersama.
Tulisan ini ditujukan untuk seluruh mahasiswa,, yang masih mempertanyakan kenapa
harus mentoring ?? apa sih itu mentoring dan yang lebih penting apa itu manfaatnya..
atau bisa juga tulisan ini untuk para mentor yang masih mempertanyakan kenapa saya
menjadi mentor ? apa sih urgensinya. dan bagaimana mentoring mampu menjadi
bagian dari membangun peradaban. !
B. Kenapa harus mentoring ?
Karena mentoring sebenarnya adalah proses untuk akselerasi kedewasaan.
Kedewasaan ini, sangatlah luas, bisa jadi, kedewasaan dalam memahami
Islam,kedewasaan dalam berilmu sesuai pilihan kompetensinya, kedewasaan dalam
menyikapi masalah, kedewasaan dalam memilih keputusan, bahkan kedewasaan
dalam bergaul- mengenal karakter manusia.
C. Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus Dengan
Mentoring ?
Ya. Mentoring adalah sebuah grup diskusi terfokus,(Focused Discussion Group) yang
didalamnya terdapat interaksi- relasi antar insan, ada aspek manusiawi, serta
hubungan interpersonal. Bisa jadi seseorang menjadi dewasa, tanpa mentoring, karena
aspek pembentuk kedewasaan memang banyak, bisa jadi dia anak sulung, sebatang
kara, dididik orang tua, atau memang sudah dilepas sedari kecil. Mentoring adalah
proses percepatan kedewasaan, karena dengan mentoring, maka kita akan
memperbesar kapasitas berkomunitas kita, memahami bahwa ternyata, karakter
manusia itu beragam, menangani konflik komunikasi, hingga mampu bekerjasama
walaupun terdapat perbedaan prinsip di satu sisi.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Di lingkungan tempat tempat kita tinggal ternyata banyak banget kemaksiatan yang
bisa membuat kita tergoda..ditambah dengan jika kita salah memilih teman
bisa hancur hidup kita Maka dari itu diperlukan proses tarbiyah baik dari terhadap
sendiri (dzatiyah) dan orang lain. salah satunya dengan MENTORING, setidaknya
kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang mengingatkan kita untuk selalu
melakukan amar maruf nahi munkar terhadap diri sendiri dan orang lain.
D. Lalu, Kenapa Harus Mentoring Yang Isinya Materi Melulu ?
Materi ?Ya, terkadang, mentor memang tidak mampu menerjemahkan materi mati
menjadi hidup. Mentor harus paham, bahwa mempelajari dan membaca sebuah
materi adalah satu masalah, sedangkan membumikan dan mengkomunikasikan
materi kepada adik mentor, adalah masalah lain yang berbeda, jangan disamakan.
Mentoring mengandung 3 aspek, yaitu kognitif ( materi keilmuan, knowledge. Bisa
jadi rasmul bayan yang kita dapat dulu saat pertama kali liqo), afektif ( sikap, bersikap
saat menyampaikan, raut muka, bahasa tubuh, mimik wajah, ) , dan psikomotorik
( bisa jadi saat rihlah, olahraga, intonasi). Psikologi dan suasana mentoring akan
sangat mempengaruhi adik mentor.
E. Mentoring,

Apa

Hubungannya

Dengan

Kesuksesan

Saya

Apakah Mentoring Harus Bermateri Agama Islam ?


Tahukah kamu, bahwa orang- orang yang mampu mengubah zaman, pada masa
mudanya, adalah orang- orang yang membentuk kelompok diskusi tersegmen ?
Tahukah kamu, bahwa mentoring dapat mempercepat pemahaman kita akan sebuah
disiplin ilmu ? Dan,bukan hanya Islam.Tidak percaya ? Ini beberapa contohnya :
HOS Cokroaminoto punya 3 binaan, yaitu Sukarno (Presiden1 RI), Semaun
(Pemimpin PKI Madiun), dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo (Pemimpin DI TII/
NII). Nah, semua jadi tokoh kan ? Walaupun akhirnya jadi berseberangan, itu,
mungkin karena mereka pada ngebandel,mentoringnya gak selesai kali ya ?
Jesse Jackson, senator negro pertama AS, yang Yahudi. Salah satu binaannya adalah
Lewis Scooter Libby ( Staf DEPLU AS), dan salah satu binaan dari mentoringnya

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Yahudi dari Libby ini, sekarang menjabat sebagai Presiden Bank Dunia, Paul
Wolfowitz (Pasti tahu dia kan ?)
Badiuzzaman Said Nursi, pemimpin Harokah Islamiyah dari Turki, penentang
sekulerisme Kemal Pasha, dengan jamaahnya, Jamaah Nur, dan risalahnya, Risalah
Nuriyah, punya kader yang masih dalam mentoringnya langsung, yaitu Dr.
Necmetting Erbakan, dengan Partai Refah-nya, mantan PM Turki yang akhirnya
terjungkal oleh militer, digantikan oleh Tanshu Ciller, dan hingga akhir hayatnya,
dilarang terjun ke politik. Namun, Erbakan ini punya 11 binaan yang dipersiapkan
untuk terjun ke politik praktis, dan 2 diantaranya adalah Abdullah Gul (Presiden
Turki sekarang) dan Recep Thayyip Erdogan (PM Turki sekarang), yang mendapatkan
amanah kepemimpinan dengan partai baru, Partai Keadilan dan Persatuan.
Arifin Panigoro, Aburizal Bakrie, Abdul Latief, dan Fadel Muhammad, adalah kader
Golkar, yang sengaja dibentuk semenjak masih di bangku kuliah ITB untuk
mengendalikan sektor riil Indonesia, dengan suatu saat nanti mengendalikan asosiasi
dagangnya, yaitu KADIN. Mereka terkenal dengan sebutan Grup Gelapnyawang,
murobinya, pasti semua kenal, Ginanjar Kartasasmita, Ketua DPD RI sekarang.
Tahu teman satu mentoring-nya Einstein ? Ya, Schrodinger! Dan tahu nama komunitas
diskusinya ? Ya, The Royal Society, yang sudah ada semenjak Sir Isaac Newton
hingga Stephen Hawking sekarang.
Tahu Dawam Rahardjo ? Semenjak mudanya, dia punya halaqoh sendiri, dengan
teman- temannya yaitu Ahmad Wahib ( Alm) dan Mukti Ali. Ketiganya, gencar hingga
sekarang mengkampanyekan pembaharuan Islam
Jadi Kenapa Mentoring ? Saya Butuh Jawaban Logis- Rasional- Kuantitatif !
Baik,

itu

pertanyaan

favorit

saya,

saya

akan

berikan

jawaban

Karena dengan mentoring, maka kamu akan mengalami Akselerasi/ Percepatan


Kedewasaan.
Jawaban Yang Logis, Apa Maksudnya ? Kedewasaan Apa Konkretnya ?
Konkretnya ? Baik, saya kasih contoh tersegmen :

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Kedewasaan Ilmu
Jika ingin mendapatkan akselerasi kedewasaan dalam memahami dan menerapkan
ilmu kamu di kampus, kamu harus ngementor dengan dosennya, di luar jam kuliah.
Bikin kelompok kecil dengan 1 dosen sebagai mentor di rumahnya,jangan nunggu TA,
kelamaan, keburu lulus ! Kenapa ?Karena ruangan kuliah terlalu sempit untuk
mengetahui aspek teknis- taktis dari keilmuan kita. Jika memang benar- benar mau
memiliki kemampuan berpikir strategis ala anak S1 dan bergerak taktis- teknis ala
anak D3, maka, ajak seorang dosen untuk mentoring, curi semua ilmunya dan kamu
akan mengalami akselerasi ilmu yang jauh berlipat, kamu bisa punya kemampuan
setara doctor atau peneliti sebelum berusia 25 tahun! Luar biasa bukan mentoring itu ?
Kedewasaan Bisnis
Maksudnya ?Ya, biasanya, orang punya ide luar biasa untuk terjun ke sektor riil,
namun bingung mulai dari mana, tidak ada modal, tidak ada jaringan, dll. Nah, dengan
mentoring bisnis ini, kamu bisa mendapatkan ilmu luar biasa, bahwa ternyata, bisnis
besar bisa dimulai dengan tanpa modal! Bahwa jaringan itu bukan hal yang sulit! Dan,
kamu bisa mendirikan perusahaan berbasis kompetensi kuliah kamu, seperti halnya
Steve Jobs, atau Michael Dell, sebelum berusia 25 tahun ! Nah, luar biasa bukan efek
dari mentoring itu ?
Kedewasaan Psikologis
Maksudnya, apa lagi ?Hm, menjadi jenius bukan berarti terus jadi asosial loh. Jarang
bergaul dan susah berinteraksi, seperti Steve Nash di Film A Beautifil Mind, sampai
kena Skizofrenia segala ! Sudahlah, cobalah untuk bisa paham bahwa karakter
manusia itu beragam, ada yang sensitive, agresif, ekspansif, bahkan arogan segala!
Tahu kan, biasanya orang asosial punya kecenderungan bunuh diri tinggi, bahkan suka
gagal dalam membangun karir dan relasi. So, mau cepet dewasa dalam menyikapi
permasalahan hidup ? Yuk, mentoring.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Kedewasaan Ber-Islam
Ah, kamu pasti tidak mau disebut fanatik kan ?Fanatisme berlebihan terjadi karena
dogmatis yang tanpa ada diskusi dan interpretasi. Islam tidak seperti itu, kita diberikan
kesempatan untuk bertanya seluas dan sedalam mungkin, kita bahkan ditantang untuk
membuktikan kebenaran Islam dalam Al Quran, dan percayakah kamu, Malaikat saja
bertanya ! Mempertanyakan kepemimpinan manusia di bumi ?Dan, mereka tidak
disebut Allah dengan kurang ajar loh. So, ,mau menjadikan Islam sebagai sebuah gaya
hidup ? Setelah kamu jadi peneliti, pengusaha, hingga dosen, kamu akan kehilangan
ruh dan karakter kuat manakala tidak punya prinsip yang kuat, dan saya yakin, Islam
adalah prinsip hidup yang paling nyaman dan menyenangkan buat manusia, mau
mentoring Bos ? Yuuuk
Intinya, dengan mentoring, kamu bakalan lebih cepat mengalami kedewasaan,
mengenali potensi kemanusiaan kamu, hingga menata hidup kamu lebih baik, bukan
Cuma buat kamu sendiri, tapi juga buat lingkungan sekitar kamuAsyik kan ?
Nah, contoh- contoh argumen diatas, apakah bisa dipakai ? Sekedar saran ringan saja

Salah satu keutamaan Al Islam bagi umat manusia adalah sistem yang paripurna dan
konsisten di dalam membina mental, melahirkan generasi, membina umat dan budaya,
serta memberlakukan prinsip-prinsip kemuliaan dan peradaban. Semua itu
dimaksudkan untuk merubah manusia dari syirik, kebodohan, kesesatan dan
kekacauan menuju cahaya tauhid ilmu dan kematangan.
Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang
menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuk orang-orang yang mengikuti
keridhoan-Nya ke jalan-jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah
mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang
dengan seizin-Nya menunjuki mereka ke jalan yang lurus(QS. 5:15-16)
Kesempurnaan sistem Islam tersebut terlihat pula dalam sistem pendidikan Rasulullah
SAW dalam mendidik para sahabat yang telah menghasilkan generasi yang tiada
duanya. Generasi yang disebut-sebut sebagai generasi terbaik yang pernah muncul di

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

muka bumi ini. Tak ada yang mampu menandinginya baik sebelum atau sesudah
generasi tersebut.
Namun bukan berarti sepeninggal Rasulullah, kita tak akan merasakan dan tak mampu
melaksanakan pendididkan Islam. Sebab beliau telah meninggalkan kepada kita dua
kurikulum yang menjadi acuan dalam mendidik manusia yaitu Al Quran dan Sunnah.
Pendidikan Islam bertujuan untuk menumbuhkan keseimbangan pada kepribadian
manusia, sedangkan tujuan akhir pendidikan Islam adalah perwujudan penyerahan
mutlak kepada Allah, pada tingkat individu, masyarakat dan kemanusiaan pada
umumya.Oleh karena itu Islam memandang kegiatan pendidikan merupakan satukesatuan integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia. Ia harus berjalan
harmoni dan seimbang serta menjadi tanggung jawab manusia secara keseluruhan
dalam melahirkan kehidupan yang sehat, bersih dan benar dalam kerangka Islam.
F. Konsep-konsep Islam dan Pendidikan Masyarakat Modern
Islam bermula dari pendidikan dan puncak keberhasilannya

juga berupa

berkembangnya pendidikan. Di dalam wahyu pertama yang diturunkan kepada


Rasulullah, bertebaran istilah yang merupakan esensi bagi pendididkan: iqro, Rabb,
Insan, allama dan qalam. Istilah Rabb menjadi sumber dalam aspek pendidikan
Islam, sehingga pendidikan yang dilahirkan adalah pendidikan yang mengacu pada
kebenaran Allah, Rabb semesta alam (Tarbiyah Rabbaniyah).
Inilah konsep dasar pendidikan Islam yang terus menerus disosialisasikan Rasulullah
dengan berbagai aspek yang menunjangnya. Dan konsep ini pulalah yang harus
melandasi setiap proses pendidikan di dunia kaum muslimin hingga detik ini.
Bagaimana sistem pendidikan masyarakt modern? Tak dapat dipungkiri bahwa
pendidikan masyarakat modern kini jauh dari hakekat pendidikan Islam. Pendidikan
modern memang melibatkan sarana-sarana yang hebat dan canggih namun bukan
berarti tanpa kelemahan. Tidak dipungkiri kemajuan manusia di bidang IPTEK
melonjak jauh, hampir disemua lini tersentuh teknologi mutakhir. Namun dari
pendidikan modern itu kita tidak menemukan kesempurnaan akhlak dan ruhani.
Fenomena-fenomena yang kita temukan adalah penindasan antar manusia dan
merosotnya moral.
Tampaknya tujuan pendidikan modern adalah tercapainya tujuan material yang
berkembang menjadi rasa cinta terhadap pekerjaan dan produksi dengan
mengenyampingkan nilai-nilai dan norma kemasyarakatan. Sehingga kampus-kampus

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

modern telah mengalami kemerosotan mutu pada setiap skala dalam dua dimensi,
yaitu dimensi syariyyah dan dimensi ilmiah.
Artinya kampus-kampus itu bukan sekedar tidak Islami tetapi juga tidak mampu
berfungsi sebagai salah satu sarana pendidikan.
Karena problem serius inilah Umat Islam perlu segera mengembalikan orientasi
sistem pendidikannya, yaitu pendididkan dan pembinaan Islam yang dilaksanakan
dalam konteks kehidupan modern. Untuk mengatur kembali IPTEK dan
menggunakannya bagi manfaat manusia dan kehidupan secara luas, dan yang lebih
penting lagi, untuk mengembalikan penghambaan manusia kepada Allah semata.
G. Makna dan Hakikat Pendidikan Islam
Dalam bahasa arab, pendidikan Islam disebut At tarbiyah Al Islamiyah.
Secara bahasa, tarbiyah memiliki beberapa arti
o Raba-yarbu
o Rabiya-yarba
o Rabba-Yarubbu

= tumbuh berkembang
= tumbuh secara alami
= memeperbaiki, meningkatkan

Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami,


juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terlibat didalamnya.
Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada, dia memang ada.
Secara istilah makna tarbiyah adalah:
o Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna, sedikit demi sedikit
(Al badhawi).
o Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al
asma hadi).
Pendidikan Islam adalah pendidikan yang melatih sensibilitas individu sedemikian
rupa, sehingga dalam perilaku mereka terhadap kehidupan, langkah-langkah dan
keputusan dan begitu pula pendekatan mereka terhadap semua ilmu pengetahuan
diatur oleh nilai-nilai etika Islam yang sangat dalam dirasakan.
Dengan pendidikan Islam itu mereka akan terlatih dan secara mental sangat
berdisiplin sehingga mereka ingin memiliki pengetahuan bukan saja untuk
memuaskan rasa ingin tahu, intelektual atau hanya manfaat kebendaan yang bersifat
duniawi, tetapi juga untuk tumbuh secara rasional, berbudi dan menghasilkan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

kesejahteraan spiritual, moral dan fisik keluarga mereka, masyarakat dan umat
manusia.
Pendidikan Islam yang memiliki tujuan besar dan universal ini, bukan dilakukan
secara temporal, tetapi dilakukan secara berkesinambungan. Artinya tahapantahapannya sejalan dengan kehidupan, tidak berhenti pada batas-batas tertentu,
terhitung sampai dunia ini berakhir.
Pendidikan yang memiliki makna demikian ini adalah menjadi tujuan terpenting
dalam kehidupan, baik secara individu maupun secara keseluruhan. Kita telah
memahami sasaran pendidikan dan pembinaan ini adalah untuk kemaslahatan umat.
Dengan demikian asas yang paling hakiki dari sebuah pendidikan adalah mencapai
keridhoan Allah SWT, seperti termaktub dalam firman Allah:
Tidak wajar bagi seorang manusia yang Allah berikan Al-Kitab, Hikmah, dan
kenabian lalu ia berkata kepada manusia, hendaklah kamu menjadi penyembahpenyembahku, bukan penyembah Allah, akan tetapi (dia berkata) hendaklah kamu
menjadi orang-orang Robbani, karena kamu selalu mengajarkan al-kitab dan
disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. 3:79)
H. Mengapa pendidikan Islam diperlukan?
Melihat kondisi nyata umat Islam

Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri. Akibatnya : umat terjebak dalam

kondisi kebodohan, kelemahan dan kehinaan


Umat Islam berada dalam kerusakan

Penyebabnya:
o
o
o
o

Kecintaan pada dunia yang berlebihan dan takut mati


Saling berpecah-pecah
Mengkotak-kotakkan ajaran Islam
Meninggalkan jihad

I.
o
o
J.

Hakikat jiwa manusia


Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur atau dosa
Terbuka untuk menerima hidayah atau petunjuk
Solusi

Melihat kondisi umat saat ini serta memperhatikan hakikat jiwa manusia maka
dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pendidikan Islam ( Tarbiyah Islamiyah) tersebut harus bersifat :


o
o
o
o

Kontiniu (mustamirah)
Membentuk syaksiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah)
Bertahap/ terprogram (mutadarijah)
Menyeluruh tidak parsial (kaffah)

K. Karaktertistik Tarbiyah islamiyah


1. Rabbaniyah
Rabbaniyah baik materi, tujuan, sasaran, motivasi, metode dan caranya. Tujuan
umum

tarbiyah

Islamiyah

adalah

beribadah

hanya

kepada Allah

dan

memakmurkan bumi dengan aturan Allah SWT.


Sasarannya adalah terbentuknya manusia-manusia Rabbani (Q.S, 3:19). Motivasi
harus karena Allah semata. Sedangkan sumber materi tarbiyah Islamiyah adalah
ilmu Allah baik yang tertulis (wahyu) dan yang tidak tertulis (ayat kauniyah).
2. Akhlak sebagai sarana (wasilah)
Islam menghendaki agar proses pendidikan berjalan sesuai dengan norma dan
akhlak Islam, baik dalam pendekatan ataupun dalam penggunaan sarana. Islam
melarang penggunaan sarana yang bertentangan dengan syari dan merusak fitrah
manusia.
3. Syumuliyah
Objek tarbiyah Islamiyah adalah manusia seutuhnya. Tarbiyah Islamiyah berusaha
menjaga keseimbangan pertumbuhan dan perkembangan potensi akal, jasad dan
ruh manusia. Dengan adanya keseimbangan diharapkan dapat membentuk manusia
secara utuh, manusia yang memiliki kepribadian kokoh, tahan menghadapi
tantangan hidup dan beguna bagi orang lain.
L. Pembinaan Pendidikan Islam di Masa Rasulullah
Setelah hijrah Rasulullah segera memberikan prioritas utama pada pendidikan umat
Islam. Pusat pendidikan Islam pertama As-Sufah, didirikan sebagai pusat
pemukiman di salah satu ruangan dalam rumah yang bergandengan dengan rumah
nabi. Pendidikan tersebut secara keseluruhan berada di bawah pengawasan beliau.
Tujuan utamanya adalah mensucikan hati dan menerangi jiwa, sehingga mereka dapat
meningkatkan diri dari tingkat iman ke tingkat ihsan (penyerahan diri secara total).

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Kadang-kadang nabi menyuruh para sahabatnya menemui utusan-utusan yang datang


dari berbagai suku. Pengiriman guru ke wilayah-wilayah yang berdekatan merupakan
ciri khas kebijaksanaan pendidikan nabi.
Pada zaman nabi terdapat sembilan buah masjid di Madinah. Setiap masjid juga
berfungsi sebagai kampus, yang kadang-kadang diadakan kuliah malam. Kuliah ini
banyak diikuti oleh banyak siswa, lebih dari tujuh puluh orang. Selain itu nabi juga
mengajarkan spesialisasi. Mereka yang ingin belajar Al-Quran harus pergi kepada
orang-orang tertentu, dan mereka yang ingin mendalami tajwid dan syariah harus
belajar kepada orang-orang yang mendalam benar pengetahuannya dalam bidang studi
tersebut.
Pendidikan bagi kaum wanita juga tidak kalah pentingnya. Nabi menyediakan satu hari
khusus, untuk memberikan kuliah-kuliah kepada kaum wanita. Nabi juga mengajarkan
bagaimana cara memanah, berenang dan meramu obat-obatan, mengajarkan astronomi,
genologi dan fonetika praktis yang diperlukan untuk membaca Al-Quran. Satu hal
yang perlu dicatat, meskipun perhatian dipusatkan pada Al-Quran dan ilmu-ilmu
keislaman, namun pengajaran semua bidang studi yang dinilai membantu
pengembangan kepribadian setiap individu atau masyarakat secara sehat dimasukkan
sebagai bagian atau paket system pendidikan Islam kala itu.
Pendidikan untuk anak laki-laki dan perempuan sama-sama diutamakan. Orang-orang
dewasa diberi tanggung jawab untuk mengajari yang muda, baik mengenal agama
maupun penglamannya. Hal ini mendorong berdirinya beberapa buah kampus dan
lembaga pendidikan.
Jadi, dengan kepemimpinan nabi yang dinamik itu, tujuan akhir dalam kehidupan
manusia, tidak hanya ditujukan, tetapi juga diterjemahkan dalam kegiatanm praktis,
suatu system dan organisasi untuk mencapai tujuan itupun dibentuk. Begitulah cara
nabi mendidik umatnya. Sederhana namun mengena. Dibalik kesederhanaan itu kita
melihat suatu kompleksitas, yakni suatu kebersaman dalam mendidik manusia. Tak
hanya aspek ruhiyah atau fikriyah saja, tapi ilmu praktis kehidupan serta jasadiyah
turut diperhatikan.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Tidak mengherankan jika anak-anak dan wanita pada zaman Rasulullah tumbuh
menjadi manusia yang berani. Mereka mengerti kapan bersuara dan kapan berdiam
diri. Pribadi-pribadi yang tertarbiyah oleh tangan Rasulullah tumbuh menjadi pribadi
yang sehat, tahu persoalan umat sekaligus ahli dalam bidang yang diminati.
Mereka juga terkenal sebagai manusia-manusia kuat, sanggup menempuh perjalanan
panjang serta mampu berjihad dalam waktu yang relative lama. Pendek kata hampir
semua sisi kebutuhan manusia dipenuhi oleh pendidikan Rasulullah. Sehingga mereka
tumbuh menjadi insan kamil (manusia sempurna).
Sebagai bukti keberhasilan pembinaan Rasulullah adalah ungkapan Sayyid Quthb
sebagai berikut, Muhammad SAW, telah menang pada hari beliau menjadikan para
sahabatnya sebagai gambaran-gambaran hidup yang memakan makanan dan berjalan di
pasar-pasar, pada hari beliau membuat tiap kepala diantara mereka sebagai Al-Quran
yang hidup merayap di permukaan bumi, pada hari beliau menciptakan tiap individu
diantara mereka sebagai contoh yang menjelma bagi Islam, yang dapat dilihat manusia,
sehingga mereka benar-benar dapat melihat Islam. Muhammad SAW telah berhasil
mengubah gagasan-gagasan yang termuat dalam Al-Quran menjadi manusia-manusia
yang dapat disentuh oleh tangan dan dilihat oleh mata.
Muhammad SAW dalam posisi menang, ketika berhasil menginternalisasi al-Islam,
mengubah keimanan manusia kepada Islam sampai pada tingkah laku dan mencetak
puluhan, ratusan, ribuan naskah mushaf. Bukan sekedar mencetak dengan tinta di atas
lembaran-lembaran kertas, tetapi mencetak dengan cahaya di atas kepingan-kepingan
hati untuk bergaul dengan manusia, mengambil dari mereka, memberi dan berkata
dengan mereka dengan ihwal sesuai deng maksud al_Islam yang dibawa oleh
Rasulullah SAW.
Apakah dunia mengetahui ada orang yang lebih mulia, terhormat, pengasih,
penyayang, agung, luhur, atau lebih pandai dari mereka?!Cukuplah dikatakan bagi
mereka sebagai orang-orang yang mulia dan agung, apabila Al-Quranul karim telah
mengatakan tentang hak mereka. (QS. 48:29/ 33:23/ 59:9)
Sekarang tinggal kita, mampukah menyerap hakikat pembinaan Rasulullah dan
mengejawantahkan dalam kondisi kekinian?Alhamdulillah, hayya alal jihad.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

REFERENSI
Ridha, Abu., Tarbiyah Islamiyah, Inqilab press.
Geliat Dakwah di Era Baru, Izzah Press
Menggairahkan Perjalanan Halaqah, Satria Hadi Lubis

YUUK PEDEKATE KE ALLAH!!


1. What are the purposes?
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Peserta memahami pentingnya marifatullah dalam kehidupan manusia dan


memahami

bahwa

ma'rifatullah

dapat

menjadikannya

mencapai

hasil

penambahan iman dan taqwa.


TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)

Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma'rifatullah


Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah
Peserta mengetahui keberadaan Allah
Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah
Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma'rifatullah

2. How we gonna make it?


Yuuk main-main!

Pada bab Marifatullah, titik teka utamanya adalah bagaimana para Madu /
Mentee / adik-adik kita mengenal siapa Allah. Nah, saya saat mengisi mentoring
dengan bab ulasan Marifatullah, saya sedikit melakukan simulasi di awal, begini
ceritanya. Persilahkan adik-adiknya mengeluarkan secarik kertas (ukuran kartu
ATM/KTP juga cukup) dan alat tulis, Lalu minta mereka menulis 7 keajaiban
dunia yang mereka ketahui pada kertas tersebut, beri mereka waktu 5 menit untuk
mengerjakannya. Anda pun sebegai mentor menuliskan di kertas yang cukup
besar.Lalu setelah selesai, minta mereka menyebutkan satu persatu jawaban yang
mereka tulis dikertas. Biasanya jawaban mereka berkisar Piramid, taj Mahal,
Tembok besar China, Borobudur, Menara Miring Pisa, dan lain-lain Setelah
mereka selesai semua, maka giliran Anda yang mengeluarkan jawaban Anda, dan
jawaban Anda adalah

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

intinya, terkadang kita suka lupa akan


nikmat
terdapat

Allah
pada

yang

begitu

tubuh

kita,

banyak
sekeliling

kita
Bukankah salah satu cara untuk
mengenal-Nya adalah melalui ayat
kauniyah NYA (Tanda-tanda kekuasaan
Allah)

Yuuk nonton
Pementor memutar video maher zein open your eyes, dan mengajak peserta mentoring
untuk mengingat tentang ciptaan Allah terutama diri kita.

3. All

about Allah SWT


A. URGENSI MENGENAL ALLAH
Allah sudah kita sebut berkali-kali dalam pembahasan tentang syahadatain. Bahkan
kata-kata ini sudah demikian akrab dengan telinga dan lidah kita. Akan tetapi
pernahkah kita mengukur sejauh mana pengenalan kita kepada-Nya ? Cukupkah
mengenalnya dengan mengetahui dan menghafal nama-nama dan sifat-sifat Nya di
luar kepala? Mengetahui dan menghafalnya merupakan sebagian dari penegenalan kita
kepada Allah akan tetapi ada yang yang lebih penting yaitu bagaimana sikap kita
selanjutnya. Marifah yang sebenarnya sebagaimana diungkapkan oleh Imam Ibnu
Qayyim ra. dalam Al-Fawaid adalah pengenalan yang dapat menimbulkan perasaan
malu, kecintaan, keterikatan hati, kerinduan, taubat, kedekatan, dan hanya berharap
pada-Nya. Ketika ada orang bergegas menyambut saat mendengar panggilan-Nya,
dapat dipastikan bahwa ia mengenal Allah dengan baik.
Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya, tujuan mengapa
ia diciptakan (QS.52:56) dan tidak tertipu oleh dunia. Sebaliknya orang yang tidak

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

mengenal Allah akan menjalani hidupnya untuk dunia saja (QS.47:12).


Ma'rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus dipahami manusia
(QS.6:122). Hakikat

ilmu

adalah

memberikan

keyakinan

kepada yang

mendalaminya. Ma'rifatullah adalah ilmu yang tertinggi, sebab jika dipahami akan
memberikan

keyakinan

mendalam.

Memahami

ma'rifatullah

juga

akan

mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang


terang (QS.6:122).
Berilmu dengan ma'rifatullah sangat penting, karena berhubungan dengan
subjeknya, yaitu Allah dan berhubungan dengan manfaat yang diperoleh, yaitu
meningkatkan keimanan dan ketakwaan, yang dengannya akan diperoleh
keberuntungan dan kemenangan.

B. Makna Marifatullah
Ma'rifatullah berasal dari kata ma'rifah dan Allah. Ma'rifah artinya mengetahui,
mengenal. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tandatanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya)
C. Bukti keberadaan Allah
Kewujudan Allah s.w.t adalah sesuatu yang cukup terang sehingga sebagian pihak
yang ekstrem berpendapat kewujudan Allah tidak perlu kepada dalil lantaran terlalu
jelas. Walau bagaimanapun dalil-dalil yang membuktikan kewujudan Allah ini boleh
kita lihat dari berbagai aspek, antaranya dari aspek fitrah, aspek pancaindera, dari
aspek logik/aqal, dari aspek nas/naql dan juga dari aspek sejarah. Bila kita
membicarakan dalil-dalil kewujudan Allah, kita tidak bermaksud perbincanganperbincangan falsafi yang merumitkan tetapi bagaimana dalil-dalil itu dapat difahami
dengan mudah dan menunjangkan keyakinan terhadap Allah s.w.t.
1. Dalil Fitrah
Adalah dalil yang lahir dari fitrah asal manusia itu sendiri. Hal ini banyak
dirakamkan di dalam al-Quran, bagaimana manusia umumnya mengakui
kewujudan Allah.

7:172 : Allah bertanya: Bukankah Aku Tuhan kamu ? Sahutnya: Ya, Kami
menjadi saksi

29:61 : Demi kalau engkau tanyakan kepada mereka siapakah yang

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan, nescaya
mereka menjawab: Allah.

43:9 : Demi jika engkau tanyakan kepada mereka siapakah yang menciptakan
langit dan bumi, nescaya mereka menjawab: yang menciptakan semuanya
adalah (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

75:14-15: Bahkan manusia jadi saksi atas dirinya sendiri meskipun ia


menerangkan beberapa keuzuran

2. Dalil Indera
Adalah dalil-dalil yang dapat dinikmati, dilihat, dirasai atau disentuhi oleh indera.

54:1: Telah hampir saat kiamat dan bulan pun terbelah

17:1 : Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambanya di malam hari
dari Masjidil Haram

8:9 : Sesungguhnya Aku menolong kamu dengan seribu malaikat yang


beriringan

3:125: Ya, jika kamu sabar dan taqwa dan datang orang-orang kafir itu
bersegera kepadamu tuhanmu menolongmu dengan lima ribu malaikat

3. Dalil Aqli
Adalah dalil-dalil yang berasaskan akal

41:53: Nanti akan Kami perlihatkan kepada mereka ayat-ayat (tanda-tanda


kekuasaan) Kami di ufuk-ufuk dan pada diri mereka sendiri.

27:88 : Engkau lihat gunung-gunung, engkau kira ia tetap padahal ia lari


seperti larinya awan

87:1-4: Sucikanlah nama Tuhanmu yang Maha Tinggi yang menciptakan


semua alam lalu meyempurnakan kejadiannya, dan yang menentukan dan
memberi petunjuk dan yang menumbuhkan padang rumput (tanam-tanaman).

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

4. Dalil Naqli
Adalah dalil-dalil yang bersandarkan kepada nas-nas.

4:82 : Tidakkah mereka mentadabbur al-Quran ? Sekiranya al-Quran itu dari


sisi selain Allah nescaya mereka mendapati banyak perselisihan di dalamnya.

17:88 : Katakanlah: Demi jika jika berhimpun manusia dan jin hendak
memperbuat seumpama al-Quran ini, nescaya mereka tidak dapat memperbuat
seumpamanya.

15:9: Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Quran dan dan Kami


memeliharanya.

5. Dalil Sejarah
Adalah dalil-dalil kekuasaan dan keagungan Allah yang diambil dari peristiwaperistiwa yang telah berlaku di atas muka bumi.

3:137 : Sesungguhnya telah lalu beberapa peraturan (Allah) sebelum kamu,


maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah, bagaimana akibatnya
orang-orang yang mendustakan agama.

7:176 : Demikianlah umpamanya kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami.


Sebab itu kisahkanlah kisah itu, mudah-mudahan mereka berfikir.

12:111: Sesungguhnya dalam kisah-kisah mereka itu ada ibrah (pengajaran)


bagi orang-orang yang berakal.

11:120: Setiap riwayat kami kisahkan kepadamu di antara perkhabaran para


rasul supaya Kami tenteramkan hatimu dengannya.

D. Jalan menuju pengenalan terhadap Allah s.w.t


Apabila kita ingin mencapai sesuatu sasaran, pastinya kita mesti tahu apakah dan
bagaimanakah jalan yang akan menyampaikan kita kepada sasaran itu. Begitu juga
dengan sasaran untuk mengenal Allah bukan sebarangan cara boleh digunakan
kerana jalan yang tidak betul akan membawa kepada pengenalan yang salah. Jalan
menuju kepada makrifatullah adalah menerusi ayat-ayat yang terang dan jelas

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

sebagai satu penyataan dari Allah (ayat qauliah). Ayat ini adalah penyataanpenyataan pengenalan yang difirmankan oleh Allah sendiri di dalam al-Quran.
Selain itu, ada juga ayat-ayat kauniah yang menjadi bahan berfikir manusia
terhadap kejadian alam yang begitu unik ini. Dari dua jalan ini Islam mengajak
manusia menggunakan akal dan juga naql untuk menuju makrifatullah . Keduadua metod ini akan melahirkan keyakinan, langsung mencetuskan pembenaran
(tasdiq) dalam hati kecil manusia yang akhirnya membuahkan keimanan yang
mantap terhadap Allah s.w.t.
Selain metode ini, ada juga manusia yang menggunakan metode duga-dugaan dan
hawa nafsu untuk mengenal Allah. Paling pasti adalah mereka tidak akan bertemu
sasarannya yang sebenar malah dia boleh dipermainkan oleh syaitan seperti yang
berlaku kepada penganut hindu, budha dan lain-lain lagi yang menggambarkan
tuhan itu mengikut apa yang mereka khayalkan. Metode ini akan berakhir dengan
kekufuran
1.Metode Islam
Allah s.w.t tidak menampilkan kewujudan Zatnya Yang Maha Hebat di hadapan
makhluk-makhluknya secara langsung dan dapat dilihat seperti kita melihat
sesama makhluk bahkan selagi kita boleh nampak dengan mata kepala kita, maka
itu bukanlah tuhan . Allah juga menganjur kepada manusia menerusi Nabi s.a.w
supaya berfikirlah pada makhluk-makhluk Allah tetapi jangan sekali anda berfikir
tentang zat Allah. Makhluk-makhluk yang menjadi tanda kebesaran dan
keagungan Allah inilah yang disarankan di dalam banyak ayat al-Quran agar
menjadi bahan berfikir tentang kebesaran Allah.
a. Ayat Qauliah

Ayat-ayat qauliah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah s.w.t di


dalam al-Quran. Ayat-ayat ini boleh menyentuh pelbagai aspek
termasuklah jalan-jalan kepada makrifatullah.

Dalil

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

95:1-5 : Allah mengajak kita berfikir tentang kejadian makhluknya


termasuk buah-buahan, bukit-bukau bahkan diri manusia itu sendiri
sehingga akhirnya manusia dapat menyimpulkan satu keyakinan bahawa
penciptanya adalah Allah.

b. Ayat Kauniah

Ayat Kauniah adalah ayat atau tanda yang wujud di sekeliling kita yang
diciptakan oleh Allah. Ayat-ayat ini adalah dalam bentuk benda, kejadian,
peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini. Oleh kerana alam ini
hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem dan peraturan
nya yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan keagungan
Penciptanya.
Dalil

41:53: Allah menjelaskan bahawa Dia akan tunjukkan ayat-ayat kauniahNya diufuq dan juga pada diri manusia sendiri sehingga menjadi terang
dan jelas akan kekuasaan Allah.

3:190: Pada kejadian langit dan bumi serta pertukaran siang dan malam
juga adalah ayat kauniah kepada kekuasaan Allah bagi sesiapa yang
berakal.

c. Metode Islam dengan naqli dan akal


Islam menghargai nilai akal yang dimiliki manusia kerana dengan sarana akal
ini manusia mampu berfikir dan memilih antara yang benar atau salah. Walau
bagaimanapun, dengan akal semata-mata tanpa panduan dari Pencipta akal
pencapai pemikiran cukup terbatas. Apa lagi jika dicampurkan dengan anasir
hawa nafsu dan zhan. Gabungan antara kemampuan akal dan panduan dari
Penciptanya akan menghasilkan pengenalan yang tepat dan mantap terhadap
Allah s.w.t. Menjadi satu kesalahan apabila manusia tidak menggunakan
akalnya untuk berfikir.

10:100-101: Tiadalah seseorang itu beriman melainkan dengan izin Allah.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Dia

menjadikan

siksaan

atas

orang-orang

yang

tidak

berfikir.

KatakanlahPerhatikanlah apa-apa yang dilangit dan dibumi. Tetapi tidak


bermanafaat keterangan dan peringatan bagi kaum yang tidak beriman.

65:10 Ancaman Allah dengan siksaan bagi mereka yang berakal tapi tidak
berfikir

67:10 Penyesalan yang pasti bagi mereka yang tidak berfikir

d. Tasdiq (membenarkan)
Hasil dari berfikir dan meneliti secara terus menurut pedoman-pedoman yang
sewajarnya, akan mencetuskan rasa kebenaran, kehebatan dan keagungan
Allah . Boleh jadi ia berbetulan dengan firman Allah 53:11( Tiadalah hatinya
mendustakan

(mengingkari)

apa-apa

yang

dilihatnya).

Hati

mula

membenarkan dan akur kepada kebijaksanaan Tuhan.

3:191: Orang-orang yang mengingati Allah setiap ketika akan terungkap


pada lisannya ucapan Maha Suci Engkau ya Allah.

50:37: Yang demikian itu menjadi peringatan bagi orang yang mempunyai
hati atau mendengarkan sedang hatinya hadir.

e. Menghasilkan iman

Metode pengenalan kepada Allah yang dibawa oleh Islam ini cukup efektif
secara berurutan sehingga akhirnya menghasilkan keimanan sejati kepada
Allah azzawajalla.

2. Metode selain Islam( Metode Jahiliyah)


Pemikiran berkenaan theologi dan ketuhanan banyak juga di bawa oleh
pemikir-pemikir dari serata dunia tetapi tidak berlandaskan kepada metod yang
sebenar. Kebanyakannya berlandaskan duga-dugaan, sangka-sangkaan dan
hawa nafsu. Pastinya metod cacamerba ini tidak akan sampai kepada natijah
yang sebenar kerana bayang-bayang khayalan tetap menghantui pemikiran
mereka. Ada tuhan angin, tuhan api, tuhan air yang berasingan dengan rupa-

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

rupa yang berbeza seperti yang digambarkan oleh Hindu, Budha dan
seumpamanya.
a. Dugaan dan hawa nafsu

Dua unsur utama dalam metod mengenal Tuhan yang tidak berlandaskan
disiplin yang sebenar adalah sangka-sangkaan dan juga hawa nafsu.
Campurtangan dua unsur ini sangat tidak mungkin untuk mencapai natijah
yang tepat dan sahih.

Dalil

2:55 : Kaum Nabi Musa mengambil anak lembu sebagai tuhan dan cabar
untuk tidak beriman dengan Musa kecuali setelah melihat Allah secara
terang, lalu mereka disambar oleh halilintar.

10:36: Kebanyakan mereka tidak mengikut kecuali duga-dugaan sematamata. Sesungguhnya dugaan itu tidak cukup untuk mendapat kebenaran
sedikitpun.

6:115 : Telah tamatlah kalimah Tuhanmu dengan kebenaran dan keadilan.

b. Ragu-ragu

Apabila jalan yang dilalui tidak jelas dan tidak tepat, maka hasil yang di
dapati juga sangat tidak menyakinkan. Mungkin ada hasil yang didapati,
tetapi bukan hasil yang sebenarnya. Bagaimanakah kita ingin mengenal
Allah tetapi kaedah pengenalan yang kita gunakan tidak menurut neraca
dan panduan yang telah ditetapkan oleh Allah. Kadangkala sayyidina umar
tersenyum sendirian mengenangkan kebodohannya menyembah patung
yang dibuatnya sendiri dari gandum sewaktu jahiliah , apabila terasa lapar
dimakannya pujaan itu.

Dalil

22:55: Orang-orang kafir sentiasa dalam keraguan.

24:50: Apakah ada dalam hati mereka penyakit, atau mereka masih ragu-

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

ragu atau takut


c. Berakibat kufur / ingkar
Semua metod pengenalan yang tidak berasaskan cara yang dianjurkan oleh
Islam iaitu menerusi aql dan Naql akan menemui jalan serabut iaitu kekufuran
terhadap Allah s.w.t.

E. Pengahalang Marifatullah
Walaupun ayat-ayat Allah sama ada ayat-ayat qauliah mahupun kauniah
adalah terbuka kepada sesiapa sahaja yang ingin membaca dan menelitinya,
namun terdapat berbagai halangan yang akan berhenti di hadapan kita yang
didokong oleh iblis dan hawa nafsu bagi memastikan anak cucu adam terus
berada di dalam kesesatan dan jauh dari petunjuk Allah s.w.t. Halanganhalangan ini muncul dalam bentuk sifat-sifat peribadi yang berasal dari
syahwat seperti nifaq, takabbur, zalim, dusta dan sifat-sifat yang berasal dari
salah faham atau syubhat seperti jahil, ragu-ragu, menyimpang. Kesemua ini
menatijahkan kekufuran terhadap Allah s.w.t.
Sifat yang berasal dari penyakit syahwat
Fasiq
Syarah

Iaitu orang-orang yang melanggar janji Allah, memutuskan apa yang


diperintahkan oleh Allah menghubungkannya dan mereka melakukan bencana
di atas muka bumi
Dalil

2:26-27: Sesungguhnya Allah tidak malu menjadikan nyamuk untuk menjadi


perumpamaan atau benda yang lebih hina daripadanya. Adapun orang-orang
yang beriman mengetahui bahawa yang demikian itu suatu kebenaran dari

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Tuhan tetapi orang-orang yang kafir berkata: Apakah maksud Allah dengan
perumpamaan ini ?

59:19: Janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah lalu Allah
menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri. Mereka itulah orangorang yang fasiq.

Sombong
Syarah

Adalah orang yang hatinya engkar dan membantah terhadap ayat-ayat Allah
dan mereka tidak beriman dengan Allah
Dalil

16:22 : Orang-orang yang tidak beriman kepada hari Akhirat, hati mereka
indkar dan merekaitu orang-orang yang sombong

40:35: Orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa keterangan yang


sampai kepada mereka. Amat besarlah kebencian di sisi Allah dan di sisi
orang-orang yang beriman (terhadap mereka). Demikianlah Allah mengecap/
menutup tiap-tiap hati orang yang sombong lagi ganas.

40:56 : Orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah tanpa keterangan

7:12: Allah telah menghalau Iblis dari syurga kerana bersikap sombong dan
tidak mahu tunduk kepada arahan Allah.
Zalim

61:7: Siapakah yang terlebih zalim daripada orang yang mengada-adakan


dusta terhadap Allah sedang dia diseru kepada Islam ? Allah tidak memberikan
petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

32:22 : Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang diberikan


peringatan

dengan

ayat-ayat

tuhannya

kemudian

dia

berpaling

daripadanya&ldots;

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Dusta

2:10 : Dalam hati mereka ada penyakit (syak wasangka) lalu ditambah Allah
penyakit itu dan untuk mereka itu siksa yang pedih kerana mereka berdusta.

77:9-19: Kecelakaan bagi mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah.


Banyak dosa

83:14 : Berkarat hati mereka kerana dosa yang mereka lakukan.


Semua sifat-sifat yang disebutkan di atas tadi akan berakhir dengan
kemurkaan dari Allah s.w.t. Walau bagaimanapun sifat-sifat ini boleh dirawati
dan diubati dengan usaha yang penuh mujahadah. Manakala kelompok kedua
adalah sifat-sifat yang berasal dari penyakit syubhat yang ada pada personaliti
seseorang.
Jahil

39-65: Orang-orang yang tidak mengambil iktibar dari wahyu


Ragu-ragu

22:55: Orang-orang kafir sentiasa di dalam keraguan


Menyimpang

5:13 : Oleh kerana mereka melanggar perjanjian , Allah kutuk mereka dan
menjadikan hati mereka keras sehingga mereka mengubah kalimat Allah.
Lalai

7:179 : Mereka memiliki hati, mata dan telinga tetapi semuanya tidak
difungsikan dan mereka menjadi seumpama binatang lalu disediakan kepada
mereka jahannam.
Semua sifat-sifat yang berpunca dari syubhat ini akan berakhir dengan
kesesatan kerana ia menghalang dari menerima hidayah daripada Allah.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Fenomena ini boleh diubati dengan ilmu-ilmu Islam yang di dapati lalu
diaplikasikan dalam bentuk amalan

REFERENSI
Aqidah Islamiyyah, Sayyid Sabiq

D MESSENGER
1. What are the purposes???
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
peserta memahami pentingnya mengimani dan mengenal rasul
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Peserta memahami defenisi rasul dan fungsinya
peserta memahami urgensi keimanan kepada rasul
peserta memahami kedudukan rasulullah sebagai pembawa risalah terakhir
peserta mampu mencintai Rasulullah saw dan menjadikannya sebagai idola serta
termotivasi untuk mengikuti sunnahnya
2. How we gonna make it?
Yuuk bincang-bincang!
1. Pementor meminta peserta menyebutkan nama-nama 25 rasul yang wajib
diimani.
2. Pementor meminta masing-masing peserta menceritakan dengan singkat salah
satu kisah nabi dan rasul yang diingatnya, kemudian dibahas apa saja hikmah
yang bisa diambil dari kisah-kisah tersebut, contohnya kisah yusuf dan
zulaikha yang memperlihatkan keteguhan yusuf untuk mempertahankan
kesuciannya dalam rangka ketaatan pada Allah.
Yuuk nasyid-an!
25 rasul raihan
Selawat ke atas nabi

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Sejahtera ke atas rasul


Nabi-nabi yang diutuskan
Mereka semua adalah mulia
Adam Idris Nuh Hud Soleh
Ibrahim Lut Ismail Ishak
Ya'qub Yusuf Ayub Syuaib
Musa Harun Zulkifli Daud
Sulaiman Ilyas Ilyasa'
Yunus Zakaria Yahya Isa
Muhammad Al Mustafa
Terangi hati kami ya Allah
Seperti hati rasul Mu ya Allah
cinta seorang kekasih maidany
Hatinya suci mulia
Pribadinya agung tak ternoda
Penghuni langit dan bumi cinta kepadanya
Kar'na ia kekasih Tuhannya
Musuh pun tak kuasa membencinya
Jasad mereka menentang
Namun hati mereka mengakui keagungan pribadinya
Kar'na akhlaknya begitu indah
Seindah keindahan yang terindah
Cinta kepada umatnya jangan ditanya
Sedalam perasaan, setinggi lamunan
Secerah bebintang yang bertebaran di alam raya
Tiada berbalas, apalagi terbalas
Itulah cintanya

Ketika pedihnya sakaratul maut kau rasa


Saat itu pun engkau masih ungkapkan cinta
Ummati... ummati... ummati...
Kau masih teringat akan kami, umatmu

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Namun kami selalu melupakanmu


Oh, sungguh mulianya hatimu
Oh, sungguh indahnya cintamu
Wahai saudaraku, pantaskah kita s'lalu melupakannya?
Kar'na tanpanya, hidup kita hanyalah kehinaan
Kar'na tanpanya, hidup kita hanyalah kegelapan
Kar'na tanpanya, kita takkan pernah mengenal Allah Yang Esa

rasulullah hijjaz

Rasulullah dalam mengenangmu


Kami susuli lembaran sirahmu
Pahit getir pengorbananmu
Membawa cahaya kebenaran
Engkau taburkan pengorbananmu
Untuk umatmu yang tercinta
Biar terpaksa tempuh derita
Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya
Tak terjangkau tinggi pekertimu
Tidak tergambar indahnya akhlakmu
Tidak terbalas segala jasamu
Sesungguhnya engkau rasul mulia
Tabahnya hatimu menempuh dugaan
Mengajar erti kesabaran
Menjulang panji kemenangan
Terukir namamu di dalam Al-Quran
Rasulullah kami umatmu
Walau tak pernah melihat wajahmu
Kami cuba mengingatimu

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Dan kami cuba mengamal sunnahmu


Kami sambung perjuanganmu
Walau kita tak pernah bersua
Tapi kami tak pernah kecewa
Allah dan rasul sebagai pembela
Yuuk nonton!
Pementor menanyakan siapa idola dari setiap peserta mentoring dan menanyakan
kenapa mengidolakan orang tersebut.Setelah peserta menceritakan semua
idolanya, pementor memutar video maher zein the choosen one kemudian
pementor menceritakan tentang keribadian rasulullah dan membandingkannya
dengn idola mereka, kemudia pementor menyimpulkan bahwa yang berhak
diidolakan hanya rasulullah.
Yuuk mikir!
Bagaimana menurut adik-adik kalau ada yang mengaku rasul pada saat sekarang
ini ?

TTSR (Teka Teki Silang Rasul)


(Bentuk PDF)
3. All About rasul !
A. Kenapa ya kita butuh rasul?
Setiap manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan fitrah yaitu manusia bersih, suci,
cendrung pada kebaikan, mengakui Allah adalah pencipta, keinginan untuk beribadah
dan menghendaki kehidupan yang teratur. Fitrah ini harus diimplementasikan dalam
kehiduan sehari-hari dengan panduan Al-quran dan sunnah. Semua panduan ini
memerlukan petunjuk dari rasul khususnya dalam mengenal pencipta dan sebagai
pnduan kehidupan manusia. Mengenal rasul beribadah dengan benar.Walaupun
manusia membutuhkan rasul, tetapi syaitan meniupkan ke benak manusia menentang
Allah dan rasulNya.
Setiap umat membutuhkan rasul, tetapi umat terdahulu mendustakan rasul, menolak
ajarannya, dan menentangnya karna kecongkakan terhadap ilmu pengetahuan yang
mereka miliki. Dikisahkan Allah dalam At-taghabun (64) ayat 6.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pada dasarnya kita tetap memerlukan rasul untuk kebaikan kita sendiri, menerangi
jiwa dan memberikan hidayah bagi akal dan pikiran. Kita membutuhkan rasul untuk
mengarahkan kehidupan kita dan menghubungakan dengan Sang Pencipta Kehidupan.
B. Makna Risalah dan Rasul
Risalah : sesuatu yang diwahyukan Allah SWT berupa prinsip hidup, moral, ibadah,
aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan
akhirat
Rasul : Seorang laki-laki (QS.Al Anbiyaa (21):7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT
yang

berkewajiban

untuk

melaksanakannya

dan

diperintahkan

untuk

menyampaikannya kepada manusia


C. Pentingnya Iman Kepada Rasul
I man kepada Rasul adalah salah satu rukun iman. Seseorang tidak dianggap muslim
dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang
menyampaikan hakikat yang sebenarnya dari agama Islam, yaitu Tauhidullah.
Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul,
dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya (QS.Al Baqarah (2):285).
D. Tugas Para Rasul
1. Menyampaikan (tabligh) (QS.5:67, 33:39). Yang disampaikan mereka berupa :
o Ma'rifatullah (QS.6:102) (Mengenal hakikat Allah)
o Tauhidullah (QS.21:25) (Mengesakan Allah)
o Basyir wa Nadzir (QS.6:48) (Memberi kabar gembira dan peringatan)
2. Mendidik dan membimbing (QS.62:2)
o Memperbaiki jiwa dan membersihkan serta meluruskan dari hawa nafsu dan
sifat-sifat tercela (QS.62:2)
o Meluruskan aqidah serta fiqrah yang menyimpang dari Islam (QS.2:213)
o Memimpin umat dengan menjalankan metode Robbani (QS.38:26)
E. Sifat-Sifat Para Rasul
1. Mereka adalah manusia (QS. (17):93-94, Al Kahfi (18):110)
Mereka memerlukan makan, minum (QS.25:20), beristri (QS.13:38), ditimpa sakit
(QS.2:83-84)
2. Ma'shum (terjaga dari kesalahan) (QS.3:161, 53:1-4)

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Semua Rasul adalah ma'shum, tidak pernah salah dalam menyampaikan risalah
dari Allah. Yang dimaksud ma'shum di sini adalah mereka tidak pernah
meninggalkan kewajiban, tidak mengerjan hal-hal yang haram, dan tidak berbuat
sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam (QS.3:161, 53:1-4)
3. Sebagai suri tauladan (QS.33:21, 6:89-90)
Teladan dalam kesabaran dan menanggung penderitaan dalam memperjuangkan
Islam (QS.6:34) ,Teladan dalam ketabahan memegang prinsip, Teladan dalam
saling mencintai dan persaudaraan muslim (QS.59:9) ,Teladan dalam setiap akhlak
mulia (QS.33;21, 68:4)
F.
Mukjizat Rasullah
Pada suatu hari, orang-orang kafir kembali mengelilingi Rasulullah SAW. Mereka
punya rencana baru untuk menyudutkan beliau. Mereka meminta Rasul SAW
melakukan sesuatu yang menurut mereka mustahil untuk dilakukan. Nanti saat
melihat beliau tidak bisa melakukannya, mereka akan mengolok-olok beliau.
Dengan pemikiran seperti itu, mereka berkata, "Kalau engkau memang seorang nabi,
tunjukkan mukjizat kepada kamu. Misalnya, belahlah bulan purnama di atas kepala
kita menjadi dua. Letakkan yang sebelah di atas gunung ini dan sebelah lagi di atas
gunung itu," kata orang-orang kafir. "Kalau aku dapat melakukannya apakah kalian
akan percaya padaku?" tanya Rasul SAW.
Bulan Terbelah Menjadi Dua.
Allah Yang Maha Tinggi memberikan kekuasaan kepada Rasulullah SAW untuk
menunjukkan mukjizat seperti yang telah Dia berikan kepada nabi-nabinya
terdahulu. Jika Rasulullah SAW mau, beliau bisa berdoa kepada Allah SWT dan atas
izin-Nya, banyak peristiwa luar biasa yang akan terjadi. Namun, beliau ingin agar
orang-orang berfikir dan menemukan jalan yang benar dengan pikiran mereka
sendiri.
Saat itu, Rasulullah SAW yang terlihat semakin rupawan di bawah sinar rembulan,
terlebih dahulu berdoa agar orang-orang sesat itu menemukan jalan yang benar.
Kemudian beliau mengarahkan telunjuknya ke bulan. Sinar perak dengan cahaya
bintang terlihat membentang diatas mereka. Rasulullah SAW membuat garis dari
bagian atas bulan hingga ke bawah.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Kala itu, tak seorang pun terlihat percaya atau memperhatikan secara penuh apa yang
sedang terjadi. Setelah ditunjuk oleh Rasul SAW, bulan pun terbelah menjadi dua.
Subhanallah.....Sungguh luar biasa.
Setengah dari bulan itu berada di atas gunung yang satu dan setengahnya lagi di atas
gunung yang lainnya. Allah Maha Besar. Allah Maha Tinggi sudah membelah bulan
untuk Nabi kesayangan-Nya itu.
Nabi pun berulang-ulang mengatakan kepada orang-orang kafir,
"Saksikanlah!!, Saksikanlah!!!."
Orang kafir pun terbelalak.
Mereka tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mereka saling pandang setelah
mengetahui hal itu. Bibir Rasulullah SAW terus menerus berzikir, bersyukur kepada
Allah SWT yang sudah memberikan mukjizat itu. Saat kedua bagian bulan itu
kembali menyatu, orang-orang kafir sangat terkejut dan takut.
Mereka hanya berkata,
"Ini Sihir !!!, Ini Sihir !!!"
Pagi hari setelah kejadian itu, negeri Makkah gempar. Semua orang membicarakan
peristiwa ajaib tadi malam. Saat kaum muslim membicarakan keindahan peristiwa
itu, orang-orang kafir malah mengatakan bahwa yang mereka lihat tadi malam
adalah tidak nyata.
beberapa orang di antara mereka berkata,
"Kita bilang saja kepadanya kalau dia hanya menunjukkan sihir kepada kita."
Orang-orang kafir mengetahui bahwa pengaruh sihir itu tidak akan sampai jauh
pengaruhnya. Jadi mereka pun memutuskan untuk bertanya kepada musafir yang
datang dari jauh,apakah mereka juga melihat peristiwa bulan terbelah tadi malam.
Mereka pun menunggu datangnya para musafir.
Begitu para musafir datang, para orang kafir langsung mendekati mereka dan
bertanya apakah mereka juga melihat bulan terbelah menjadi dua tadi malam.
Ternyata mereka juga melihat bulan terbelah menjadi dua kemudian menyatu
kembali. Dengan semangat, para musafir itu menceritakan secara terperinci apa yang
mereka lihat tadi malam.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Meskipun mereka sudah mendengar kesaksian para musafir, namun tetap saja orangorang kafir tidak percaya. mereka mengatakan, "Sihir Muhammad bahkan sudah
mencapai langit," kata orang-orang kafir. Orang-orang kafir itu telah dikunci mata
hatinya, meskipun sudah melihat hal yang benar-benar nyata, masih saja dia
berpaling, mungkir.
Dan inilah hebatnya Rasulullah SAW, Beliau tidak pernah sombong, bahkan selalu
bersyukur atas mukjizat yan terjadi, beliau tetap penuh kasih, tetap medoakan
agarorang-orang kafir itu tidak keras kepala dan bersedia mengikuti ajaran yang
beliau sampaikan.
G. Sekilas tentang our prophet Rasulullah SAW
Syahadat kedua seorang muslim: wa asyhadu anna muhammadan rasulullah
menyatakan keimanan kita pada nabi Muhammad. Muhammad SAW adalah khatimul
anbiyaa, penutup para nabi. Tidak layak bagi seorangpun didunia ini baik muslim
maupun orang-orang kafir untuk menolak kerasulan muhammad. Ajaran islam yang
dibawa oleh rasulullah menawarkan pola hidup yang membawa manusia pada
kekuatan dan ketinggian peradaban. Heraklius raja romawi mengakui kedatangan
rasulullah tetapi ia tidak menyangka bahwa nabi yang akan diutus itu datang dari
tempat yang tidak layak (jazirah arab). Waraqah bin naufal memastikn bahwa
Muhammad SAW adalah orang yang ditunggu kehadirannya dlm berita-berita kitab
taurat. Dalam dimensi masa depan, berabad-abad setelah rasulullah meninggal,
manusia diseluruh dunia menyaksikan bahwa di sepanjang sejarah Muhammad SAW
terbukti sebagai manusia pilihan.
Tidak layak bagi orang-orang kafir menolak kerasulan Muhammad, tetapi hawa nafsu
telah menguasai jiwa mereka. Juga ketakutan kehilangan masa depan yang selama ini
diuntungkan system jahiliyah, rasa iri dan dengki karna nikmat kenabian kepada
seseorang dari bangsa selain mereka dan kekwawatiran terhadap dosa yang telah
mereka perbuat. Mereka membohongi diri sendiri dan menutup-nutupi bukti-bukti
kerasulan itu dengan fitnah keji pada Muhammad.
Tetapi kebenaran tidak dapat disembunyikan, pengakuan terhadap Muhammad SAW
tidak dapat dibendung, mula-mula suku aus dan khajraj dari madinah yang secara

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

masal mengimani kerasulan Muhammad SAW, kemudian penduduk sekitar madinah,


dan akhirnya seluruh jazirh arab. Sepeninggal rasulullah wilayah islm meluas dan
membuat sejarah yang melegenda.
Setelah kematian Rasulullah tidak adalagi mukjizat, ayat-ayat yang turun, teladan
beliau dalam kehidupan, tidak ada pemimpin sebaik Muhammad SAW, tetapi sejarah
rasulullah terah tercatat dalam sirah nabawiyah dan manusia yang terlahir belakangan
dpat menatap keagungan lewat sejarah tersebut.
Marifah ar-rasul menjadi keperluan pokok bagi muslim saat ini yang tidak hidup
bersama Rasulullah. Mereka harus beriman kepada rasulullah dengan keimanan
sebenar-benarnya.Inilah sebuah upaya menghayati syahadatain. Seorang jendral
romawi, gergous Theodorus (GT) bertanya pada Khalid bin walid ditengah kecemuk
perang yarmuk: apakah sama kedudukan antara saya dan anda apabila saya masuk
kedalam islam? Khalid menjawab kedudukan kita sama GT: mengapa demikian?
Khalid menjawab: kami beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dalam keadaan kami
melihat dan menyaksikan sendiri rasulullah SAW. Sedangkan anda beriman kepada
Allah dan Rasululah SAW padahal anda tidak pernah menyaksikan beliau. Anda
sesungguhnya lebih hebat keimanannya dari kami
Kemudian jendral romawi tersebut bersyahadat di depan Khalid bin walid dan
kembali berperang dijalan Allah untuk melawan kaumnya dan kemudian syahid dalam
pertempuran tersebut. Keagungan ajaran islam dan kebenaran kerasulan Muhammad
SAW dilihatnya dalam sosok-sosok pengikutnya yang setia dalam peradaban yang
mewarnai masyarakat yang ditinggalkannya.
Inspirasi
Bahkan kita sebagai umat yang terlahir kemudian berabad setelah Rasulullah SAW
wafat bisa mempunyai keimanan yang lebih hebat dari sahabat yang pernah bersama
beliau, asalkan mampu mengimani Allah dan Rasul sepenuh hati.

REFERENSI

Kelompok Studi Al-Ummah, Aqidah Seorang Muslim, hal. 60-71

Al-Asyqor, Dr. Umar Sulaiman, Para Rasul dan Risalahnya, Pustaka Mantiq

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


Kepribadian muslim, Dr. Irwan prayitno, pustaka tarbiatuna

ISLAM FOREVER
1.What are the purposes?
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Materi ini memberikan pemahaman mengenai Islam kepada peserta mentoring.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Memahami bahwa Islam adalah agama yang paling benar
Memahami ajaran-ajaran dan syariat dalam Islam
Melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupannya.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

2. How we gonna make it?


Yuuk nasyid
Islam yang telah berkembang- najmuddin
3. ALL about ISLAM
[Ali Imran 19]
Sesungguhnya Agama yang diridhoi di sisi Allah hanyalah Islam.
[Al Maidah 3]
Pada hari ini, telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah kucukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam sebagai agamamu.
Islam adalah syariat Allah terakhir yang diturunkan-Nya kepada penutup para
nabi dan rasul-Nya, Muhammad bin Abdullah shallallahu alaihi wasallam. Ia
merupakan satu-satunya agama yang benar. Islam adalah agama yang dasarnya tauhid,
syiarnya kejujuran, porosnya keadilan, tiangnya kebenaran, ruhnya (jiwanya) kasih
sayang.Ia merupakan agama agung, yang mengarahkan manusia kepada seluruh yang
bermanfaat, serta melarang dari segala yang membahayakan bagi agama dan
kehidupan dunia mereka. Dengannya Allah meluruskan aqidah dan akhlak manusia
serta memperbaiki kehidupan dunia dan akhirat.
A. Pengertian
Pengertian Islam (bahasa) dari beberapa kata yaitu :
Istislam, artinya menyerahkan diri (QS. Ali Imran 183)
As-Salam, artinya keselamatan (QS. Al Maidah 16)
As-Silmi, artinya damai (QS. Albaqarah 208)
As-salim, artinya bersih (QS. Asy Syura 88-89)
Secara terminologis (menurut Said Hawwa), Islam adalah menerima segala perintah
dan larangan Allah swt, yang telah diwahyukan kepada para Nabi dan rasul.
Pengertian Ad-Dien
Keyakinan (keimanan) tentang suatu zat ketuhanan yang pantas untuk
menerima ketaatan dan diibadahi
Peraturan ilahi yang mengendalikan manusia yang memiliki akal sehat secara
sukarela kepada kebaikan hidup di dunia dan keuntungan di akhirat

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

B. Makna Hakiki Dienul Islam


1. Islam adalah din seluruh Nabi dan rasul (QS. 10 : 72 ; 2:128; 5:44)
2. Mana asal islam adalah menerima segala perintah dan larangan Allah
(QS. 6:162-163; 7:143; 4:65
C. Pilar-pilar Islam
1. Aqidah
Aqidah Islam menjelaskan dan memberikan petunjuk kepada manusia tentang
keimanan kepada Allah SWT berupa pencarian eksistensi Allah, mengaku akan
ke-esaan Allah dan kesempurnaan-Nya, iman kepada para malaikat, kitab-kitab
suci, para nabi dan hari akhir.
Rasul (Muhammad SAW) beriman kepada yang diturunkan kepadanya (AlQuranul karim) dan juga orang-orang mukmin, semua percaya kepada adanya
Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan Rasul-rasul-Nya. (Qs. AlBaqarah 285)
2. Ibadah
Ibadah menurut Syekhul Islam Ibnu Taimiyah adalah ketaatan dan ketundukan
secara optimal.lbadah di dalam Al-Islam jelas, bahwa tugas manusia di muka
bumi tidak lain hanya untuk beribadah kepada Allah semata.
" Dan tidaklah kuciptakan Jin dan manusia kecuali untuk mengabdi
(menyembah) kepadaKu". (QS. Adz Dzariyat 56).
3. Akhlak
Allah SWT menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai model manusia
terbaik.Allah SWT menyebutnya manusia yang memiliki kepribadian yang agung.
" Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) herhudi pekerti yang luhur ". (QS. Al
Qolam 4)
4. Perundang-undangan
Islam tidak memberikan nash hukum dalam setiap masalah, tetapi terdapat
beberapa hal yang telah dijelaskan dan dirincikan, ada beberapa hal yang
dijelaskan secara global dan beberapa hal yang didiamkan dan tidak dikomentari
apapun tentangnya.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Syariat yang tidak dijelaskan secara terperinci dan pasti, maka Islam
memandangnya tidak statis pada satu kondisi, melainkan la membiarkan kita
dalam keleluasaan dan kebebasan berijtihad untuk diri kita selama tidak keluar
dari nilai-nilai syar'i dan memenuhi syarat-syarat dalam berijtihad (tidak semua
orang bisa berijtihad).
"Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tiduk sesat dan
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. "(QS. An Nisa : 176)
D. Karakteristik Dinul Islam
1. Rabbaniyah (bersumber langsung dari Allah)
Islam bukan rekayasa manusia, melainkan 100 % merupakan manhaj
Robbani. Segi aqidah, ibadah, adab susila, moral, syariat, dan peraturannya itu
semua bersumber dari allah SWT.
"Telah sempurnalah kalimat Rabbmu (Al Quran) sebagai kalimat yang benar
dan adil.Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang
Maha Mendengar lagi MahaMengetahui. "(QS. AI An'am : 115)
2. Insaniyah Alamiyah( kemam nusian yang bersifat universal)

Islam ditampilkan sebagai cahaya petunjuk bagi seluruh umat manusia


bukan hanya untuk suatu kaum atau golongan tertentu.Jadi Al Islam merupakan
milik manusia yang ada di muka bumi ini, tanpa mengkhususkan bangsa Arab
yang merupakan tempat diturunkannya agama ini.
"Kami mengutus kamu (Hai Muhammad) untuk seluruh manusia, menyampaikan
berita gembira dan memberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui (QS. Saba: 28)
3. Syamil Mutakamil (lengkap dan mencakupi)
Islam membicarakan seluruh sisi kehidupan manusia, dari muiai masalah
atau pekerjaan yang kecil sampai yang besar sekalipun, dan Al Islam telah
memformat dengan sempurna melalui pengaturannya serta menerangkan
hukumnya.
"Dan Kami turunkan kitab kepadamu (Al Qur'an) untuk menjelaskan segala
sesuatu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang muslim (orang-orang yang
mentaati Allah). " (QS. An Nahl : 89)
4. Al Basathah (mudah)

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Al Islam merupakan agama fitrah bagi manusia sehingga manusia mampu


melaksanakan tanpa adanya kesulitan, tetapi yang membuat kesulitan adalah
manusia itu sendiri.
" Allah tidak memikulkan tanggung jawab kepada seseorang, melainkan sesuai
dengan kesanggupannya, untuknyalah hasil (pahala) amal haiknya dan dia
pulalah yang akan menderita dari kejahatan yang diperbuatnya. "(QS. Al
Baqarah : 286)
Jadi jelas, bahwa Islam merupakan solusi berbagai permasalahan bukan untuk
membebani manusia dengan satu kewajiban, kecuali sebatas akan kemampuan
diri manusia itu.
5. Al-adalah (keadilan)
Al Islam datang untuk menegakkan keadilan secara mutlak untuk mewujudkan
persaudaraan dan persamaan ditengah-tengah kehidupan manusia, serta
memelihara darah, kehormatan, harta, dan akal mereka.
" Hai orang-orang yang beriman! Hendaklah kamu menegakkan kebenaran
karena Allah, menjadi saksi dengan adil.Dan , janganlah kebencianmu kepada
suatu kaum (seseorang) menjerumuskan kamu untuk tidak berlaku adil.
Tegakkanlah keadilan !karena adil lebih dekat kepada takwa. Dan takutlah
kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa saja yang kamu
lakukan. "(QS. Al Maidah : 8)
6. Tawazun (keseimbangan)
Al Islam dan seluruh ajarannya mengajarkan untuk senantiasa menjaga
keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum, antara jasad
dan ruh, serta antara dunia dan akhirat.
" Dan carilah dengan rejeki yang diberikan Allah kepadamu kebahagiaan di
kampung akhirat. Dan janganlah kamu lupakan kebahagianmu di dunia.. "(QS.
Al Qashash : 77)
7. Tsabat wa Murunah (perpaduan antara keteguhan prinsip dan fleksibelitas)
Diantara ciri khas dien Islam adalah perpaduan antara 'tsabat (tidak berubah oleh
apapun) dan "Murunah" (menerima perubahan sepanjang tidak menyimpang dari
batas syariat).
Tsabat pada pokok-pokok dan tuiuannya.Murunah pada cabang-cabang dan
sarana-sarana serta cara-caranya sehingga dengan sifat murunahnya, dien Islam

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

dapat menyesuaikan diri, dan dapat menghadapi perkembangan zaman serta dapat
sesuai dengan setiap keadaan yang baru timbul. Dengan sifat tsabat pada pokokpokok dan ajarannya, Islam tidak bisa larut dan tunduk terhadap setiap persoalan
zaman dan
perputaran waktu.
E. Tujuan Islam
1. Membangun manusia (individu) yang sholeh
2. Membangun keluarga yang shaleh
3. Membangun masyarakat yang shaleh
4. Membangun umat yang shaleh
5. Baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur
6. Menyeru kebaikan kepada manusia
Lawan dari Islam adalah jahiliyah.
F. Mana jahiliyah
Jahiliyah adalah kondisi psikologis yang menolak mengambil petunjuk Allah,
serta sistem yang tidak berhukum kepada apa yang telah ditetapkan Allah (QS.
5 :50)

Sosok jahiliah masa kini


Ada beberapa contoh jahiliyah masa kini :

Ilmu dan akal adalah segala-galanya


Contohnya : Tuhan itu adalah akal (Heigel)

Teori-teori yang tidak bersumber kepada Allah


Contohnya :
1. Teori evolusi (charles Darwin) yang mengatakan Memasukkan unsur
Allah (Tuhan) pada proses penciptaan, sama saja dengan memasukkan
unsur aneh dalam mekanisme alam.
2. Teori Emansipasi Wanita
3. Pernyataan Karl Mark bahwa agama itu ibarat obat bius bagi manusia

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Dari uraian di atas hendaknya, kita dapat membebasakan diri dari sifatsifat jahiliyah.Dan jelaslah bahwa Islam merupakan dien yang paling
lengkap

dan

sempurna.

Islam

mampu

menyelesaikan

segala

permasalahan yang hari ini sedang melanda masyarakat, contohnya :


korupsi. Kolusi, kebejatan moral, kekerasan, pembunuhan dan lain-lain
hanya dapat diselesaikan dengan mengembalikan segala sesuatu kepada
sistem yang telah dibuat oleh Yang Maha Agung (Allah swt).
[Al-baqarah 147]
Kebenaran datangnya dari tuhanmu dan janganlah engkau termasuk
orang-orang yang ragu.
Referensi
Al Quran dan terjemahannya
Dr. Qardhawi, Yusuf. Pengantar kajian Islam. Pustaka Al Kautsar. Jakarta:1997
Dr. Qardhawi, Yusuf. Islam Peradaban Masa Depan. Pustaka Al Kautsar.
Jakarta:1997
Hawwa, Said. Al Islam Syahadatain dan Fenomena Kekufuran. Al Ishlahy Press:
Jakarta

UKHUWAH NEVER DIE!

1. What are the purposes?


TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Peserta mentoring diharapkan dapat memahami indahnya persaudaraan dalam
Islam dan mengaplikasikannya.
Lahirnya generasi yang memiliki rasa solidaritas tinggi terhadap sesama
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI
Peserta memahami makna dan hakekat UI
2. How we gonna make it?

Yuuk main-main!

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. Peserta diminta menyebutkan tempat tinggal atau daerah asal, lalu mentor
mengintruksikan peserta untuk duduk berurutan sesuai dengan rumah terdekat
hingga terjauh dari tempat mentoring berlangsung. Games ini bisa
dimodifikasi dengan meminta adik-adik duduk berurutan sesuai dengan jumlah
nama perkata terbanyak hingga paling sedikit dalam waktu 30 detik.
2. Peserta diminta mengeluarkan selembar kertas. Lalu mentor meminta kertas
tersebut dituliskan nama pemiliknya di tengah-tengah sambil dilingkari,
kemudian dijalankan berurutan, setiap kertas yang singgah wajib diisi dengan
3 kata yang mendiskripsikan nama di kertas tsb. Setelah kertas kembali ke
pemiliknya, pemilik kertas tersebut menebak satu persatu deskripsi kata
berasal dari siapa.
3. Peserta diminta menjelaskan salah satu fungsi dari apa saja material yang
membangun bangunan tempat mentoring berlangsung. Misalnya: kubah masjid
fungsinya, lantai fungsinya. Penjelasan langsung spontan secara
bergiliran dari kanan pementor, dan tidak boleh sama antara satu peserta
dengan peserta lainnya. Setelah selesai, pementor menanyakan ke peserta,
mana kira-kira material yang paling penting bagi bangunan ini? Silahkan
dengar masing-masing argumentasi peserta. Di akhir games, pementor baru
menjelaskan bahwa sesama muslim ibarat bangunan dengan material-material
yang disebutkan tadi, semuanya saling melengkapi dan tidak ada yang lebih
penting, karena semuanya penting.
4. Group mentoring dibagi-bagi menjadi kelompok-kelompok kecil, 1 kelompok
terdiri dari 2-3 orang. Lalu setiap kelompok diinstruksikan untuk membuat:

kelompok 1 : kata benda saja

kelompok 2 : kata kerja

kelompok 3 : kata sifat

kelompok 4 : kata bilangan.

Dalam waktu 60 detik, sebanyak-banyaknya kata.pemenang sementara adalah


dengan jumlah kata terbanyak. Selanjutnya setiap kelompok kecil diminta
untuk merangkai keseluruhan kata tsb menjadi sebuah puisi, dalam waktu 5
menit, dengan tidak boleh menambahkan kata lain, kecuali: dan, tetapi, di, ke,,

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

dari, juga, namun, yang. Setelah puisi terbentuk,setiap kelompok diminta


untuk mendeklamasikan puisinya.
5. Pementor menyedia beberap pipet. Lalu adik-adik diinstruksikan untuk bekerja
sama membangun kerajaan ukhuwah dari pipet tersebut. Kreasi sepenuhnya
diserahkan pada adik-adik, waktu diberikan 15 menit. Setelah kerajaan selesai,
adik-adik diminta mendeskripsikan kerajaan tersebut dan menjelaskan kesankesan ketika membangun kerajaan. Setelah itu, pementor mengambil salah
satu pipet yang membangun kerajaan tersebut, jika belum tumbang, ambil
sekali lagi. Setelah kerajaan tumbang, minta adik-adik mengambil hikmah,
bahwa setiap muslim ibarat bangunan, tidak akan kuat bangunan jika satu saja
bercerai.
Yuuk nasyid-an!!
Teman Sejati- SNADA
Selama ini kumencari - cari
Teman yang sejati
Buat menemani
Perjuangan suci
Bersyukur kini pada-Mu Ilahi
Teman yang dicari selama ini
Telah kutemui
Dengannya disisi
Perjuangan ini
Tenang di harungi
Bertambah murni kasih Illahi
Kepada Mu Alloh
Kupanjatkan doa
Agar berkekalan kasih sayang kita
Kepada Mu Teman
Kupohon sokongan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pengorbanan dan pengertian


Telah kuungkapkan segala - galanya
Kepada Mu Alloh
Kupohon restu-Mu
Agar kita kekal bersatu
Kepada Mu Teman
Teruskan perjuangan
Pengorbanan dan esetiaan
Telah kuungkapkan segala - galanya
Itulah tandanya
Kejujuran kita
a..a.. a.....
Kumencari - cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
o..o... a.. a....
Yuuk mikir!!
Bagaimana menurut adik-adik tentang teman-teman yang membentuk geng-geng
(muslim khususnya), dan menutup diri terhadap teman-teman yang lain?

TTSU (Teka Teki Silang Ukhuwah)


(Bentuk PDF)

3. All About UKHUWAH!


Sejenak membaca kisah ukhuwah:
Hari itu udara masih dingin di suhu minus 15 derajat. Tumpukan salju sisa hujan
beberapa hari yang lalu juga masih menutupi sebagian jalan, taman dan rumah
maupun gedung-gedung. Namun, dinginnya udara tidak menyurutkan niat ratusan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

manusia untuk berkumpul di Ganseliesel, pusat kota Goettingen. Pukul 13.00 tepat
pengeras suara itu menyalak.Teriakan pemuda itu memecah, menyeruak ditengah
ramainya aktifitas pasar sabtu sebelum libur esoknya. Stoppt den Krieg!... Stoppt
den Krieg! (hentikan perang!).
Seperti dikomando ratusan orang yang menyemut itu mengikuti yel-yel yang
diteriakkannya.Dengan membawa berbagai poster, foto, selebaran dan bendera
Palestina mereka bergerak perlahan menggugah dunia ini dan penduduknya untuk
membantu Palestina menghentikan kebiadaban Israel.
Itulah secuil pesan dari ratusan warga di Goettingen Jerman untuk memberi dukungan
pada Negara Palestina yang kini kembali berdarah. Tidak hanya warga keturan arab
atau warga muslim yang berkumpul disitu. Teror Israel pada negeri Palestina juga
menarik simpati warga local untuk ikut bergabung pada aksi tersebut.
Subhanallah merasakan di tengah-tengah mereka, membuat diri ini semakin yakin
Allah memang menjadikan umat muslim sebagai saudara. Bagaimana tidak, warna
kulit kami berbeda, demikian juga dengan bahasa dan tempat asal kami.Namun itu
bukanlah penghalang untuk mencintai satu dengan lainnya sebagaimana Kanjeng Nabi
pernah ungkapkan.Meski Palestina jauh dari kami, namun jarak itu seolah terkikis
dengan hadirnya ukhuwah. Pedihnya warga Palestina seolah mewujud hingga
membuat kami gerah, pedih Mereka benar bahwa muslim adalah bersaudara maka
selayaknya sebagai saudara akan bahu mambahu membantu satu dengan lainnya.
Ukhuwah ini telah tertanam..meski dalam kondisi yang mengenaskan seperti yang
pernah dikhawatirkan Kanjeng Nabi diakhir hayatnya.
Duhai Allah penjaga langit dan bumi ini, hamba mohon kuatkanlah ukhuwah ini,
jadikanlah kami sebagai ummat pilihan sebagaimana janjiMu yang akan
memenangkan kami atas mereka orang yang dzalim dan kafir. Kembalikan Palestina
sebagaimana Engkau mengembalikannya melalui Shalahuddin Al-Ayubi dari tangan
tentara salib. Amin
Baihaqi, Goettingen, 10 January 2009
www.petaniternak.blogspot.com

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

A. Apa Itu Ukhuwah Islamiyah?


Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan Islamiyah yang menjadikan islam sebagai
dasar ikatannya. Artinya, tidak ada persaudaraan tanpa adanya islam, hanya orangorang yang berpredikat muslim-lah yang saling bersaudara, di luar dari itu tidak. Hal
ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-hujuraat: 10,
(10)

"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah
antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat
rahmat.
Dan ukhuwah memiliki sifat tanpa batas ruang dan waktu. Artinya dimana pun ia
berada, maka selagi dia muslim dia adalah our sister or brother. Inilah alasan kenapa
kita harus peduli dengan saudara kita di Palestina, Irak, dll.
Mari sejenak mengingat kembali kisah kaum Anshar dan Muhajirin, ketika mereka
dipersaudarakan oleh Rasulullah SAW, mereka betul-betul merasa saling memiliki
satu sama lain. Bahkan kaum Anshar tak sungkan-sungkan menyerahkan segala harta
bendanya untuk kaum Muhajirin. Maka patutlah jika Allah memuji kedua kaum ini di
dalam surah Al-Hasyr ayat 9;
Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar)
sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah
kepada mereka.Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap
apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka
mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka
memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran
dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Ketika islam belum masuk ke dalam kehidupan mereka, kedua kaum ini justru saling
bermusuhan. Nah, inilah makna bahwa persaudaraan hanya terjadi dalam ikatan islam.
Bahwa Ukhuwah adalah pancaran nikmat Allah SWT kepada hati-hati orang yang
beriman. Bahkan ketika seluruh kekayaan dalam seisi bumi ini dibeli untuk
mempersatukan hati manusia, maka hal tsb tidak akan mampu mempersatukan hati
seluruh manusia, kecuali Allah saja (Al-Anfal:63).
B. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. Senyum lebar yang menawan ketika bertemu saudara, bukan malah cemberut plus
wajah ditekuk-tekuk.
"Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang datang dari
saudaramu), Dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia
senyum kegembiraan."(HR.Muslim).
2. Jabat tangan saudaramu! (Sesama jenis tentunya)
"Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan
keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah." (HR.Abu Daud dari Barra')
3. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya
"Hak seorang muslim atas muslim ada enam, yaitu jika bertemu maka ucapkan
salam kepadanya, jika diundang maka penuhilah, jika dinasehati maka nasehati
pulalah dia, jika bersin maka doakanlah, jika sakit kunjungilah dan jika
meninggal maka antarkanlah ke kubur." (HR. Muslim dan Abu Hurairah)
4. Say congratz! Pada teman-teman yang sedang bersuka cita dengan
keberhasilannya.
"Barangsiapa mengucapkan selamat kepada saudaranya ketika saudaranya
mendapat kebahagiaan niscaya Allah menggembirakannya pada hari kiamat."
(HR. Thabrani)
5. Kejutin dengan hadiah yuk!
"Hendaklah kalian saling memberi hadiah karena hadiah itu dapat mewariskan
rasa cinta dan menghilangkan kekotoran hati." (HR. Imam Dailami dari Anas)
6. Sering silaturahim (mengunjungi saudara)
Imam Malik meriwayatkan : Berkata Nabi bahwa Allah berfirman:"Pasti akan
mendapat cinta-Ku orang-orang yang mencintai karena Aku, dimana keduanya
saling berkunjung karena Aku dan saling memberi karena Aku."
7. Perhatikan saudaramu! Ada yang perlu dibantu gak??
"Siapa yang meringankan beban penderitaan seorang mukmin di dunia pasti
Allah akan meringankan beban penderitaan di akhirat kelak. Siapa yang
memudahkan orang yang dalam dalam keadaan susah pasti Allah akan
memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Siapa yang menutupi aib seorang
muslim pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

selalu menolong hamba-Nya jika hamba tersebut menolong saudar-Nya." (HR.


Muslim)
8. Memohon dido'akan bila berpisah
"Tidak seorang hamba mukmin berdo'a untuk saudaranya dari kejauhan
melainkan malaikat berkata :'Dan bagimu juga seperti itu." (HR.Muslim)
9. Terakhir, yang paling romantic; Nyatakan cintamu!
Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda : 'Ada
seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu
didepannya.
Orang yang di samping Rasulullah tadi berkata :`Aku mencintai dia, ya
Rasulullah`. Lalu Nabi menjawab :`Apakah kamu telah memberitahukan
kepadanya?`
Orang tersebut menjawab :`Belum`.
Kemudian Rasulullah bersabda:`Beritahukan kepadanya`.
Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata ;`Sesungguhnya
aku mencintaimu karena Allah`.
Kemudian orang yang dicintai itu menjawab :`Semoga Allah mencintaimu
karena engkau mencintaiku karena-Nya.
C. Buah Ukhuwah Islamiyah
1. Merasakan lezatnya Iman. Bagaimana tidak? dengan ber-ukhuwah, kita akan
diingatkan pada kebenaran, dimotivasi untuk melakukan kebaikan, dan juga tak
jauh-jauh dari bala bantuan yang dengan tulus ikhlas diberikan oleh saudara kita.
2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang
dilindungi).
" Allah berfirman pada hari kiamat: 'Dimana orang-orang yang menjalin rasa
cinta karena aku ?' Hari ini pada saat tidak ada lagi naungan apapun kecuali
naungan-Ku.Ada sebanyak 7 kelompok dari mereka itu yang mendapat
perlindungan-Nya saja.Sebagaimana diriwayatkan Asy-Syaikhanibahwa diantara
yang 7 kelompok itu adalah dua orang yang menjalin cinta karena Allah,
berkumpul karena Allah, dan berpisah karena Allah juga." (HR. Ibnu Hibban dan
Hakim dari Anas ra)
3. Wajahnya bercahaya! Dicemburui para Nabi dan Syuhada.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

" Sesunguhnya di sekitar Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, yang


diatasnya terdapat suatu kaum yang menggunakaan pakaian cahaya. Wajah
mereka bercahaya, dan mereka itu bukan Nabi juga bukan para syuhada. Akan
tetapi para Nabi dan syuhada tertegun (merasa iri) kepada mereka sehingga
berkata : ' Hai Rasulullah, tolong beritahu siapa gerangan mereka itu ?' Beliau
menjawab : ' Mereka adalah orang yang menjalin cinta karena Alah, dan saling
bermajlis karena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah semata." (HR.
Nasa'i)
Penutupan
Tugas:
Sehubungan dengan Hadits Rasulullah SAW;
Abdullah bin Amru ibnul Ash, menuturkan bahwa seorang pria menanyai Rasululullah
shallahu alaihi wassalam, Apa yang terbaik dalam Islam?. Kemudian beliau
menjawab,Kamu memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu
kenal atau tidak kamu kenal. (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka adik-adik mendapatkan tugas untuk mengucapkan salam sebanyak mungkin mulai
dari selesai mentoring ini hingga bertemu kembali di mentoring minggu depan. Perhari
dikalkulasikan berapa kali menyapa salam pada orang dikenal dan tidak dikenal,
kemudian dijumlahkan selama sepekan, yang terbanyak akan mendapatkan hadiah dari
mentor.

REFERENSI
Dalam Dekapan Ukhuwah, Salim A. Fillah

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


Ber-ukhuwah menjawab TANTANGAN!
Jagalah Ukhuwah, Jagalah Ukhuwah,
Jagalah Ukhuwah.
-Prof. Muhammad Badi-

BE A NICE PERSON, GUYS!


1. What are the purposes?
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Peserta akan dapat menginternalisasi akhlak islami dan selalu berusaha menjaga
akhlak islami.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)

Peserta memahami makna akhlak


Peserta mengetahui sumber akhlak Islam
Peserta mengetahui faktor-faktor pembentuk akhlak
Peserta memahami pentingnya akhlak Islami
Peserta mengetahui cara membentuk akhlak mulia

2. How we gonna make it?


Yuuk main-main!!

Judul :Sifat siapakah itu?


Media dan Bahan :
1. Satu lembar kertas
2. Alat tulis
Instruksi

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Permainan ini memberi kesempatan untuk saling berkenalan lebih baik.Di samping itu,
dapat mencoba menggunakan daya tangkap peserta.
Tahap 1
Mentor memberikan instruksi untuk mengambil selembar kertas dan alat tulis
Tahap 2
Mentor memberikan instruksi dan keterangan tambahan secara lisan sbb:
1. Pilihlah tiga kata sifat yang cocok untuk menggambarkan watak/kepribadian
diri peserta
2. Berikan waktu 5 menit untuk berpikir
3. Tuliskan ketiga sifat tersebut pada selembar kertas tadi tanpa dituliskan nama
penulisnya
4. Setelah itu kertas dilipat dua kali dan dilemparkan ke lantai di tengah lingkaran
para peserta.
5. Jangan lupa kata-kata yang telah peserta tuliskan di kertas itu
6. Mentor mengambil salah satu lipatan kertas dari tumpukan, membuka dan
membacakannya
7. Kemudian peserta menerka sifat siapakah itu beserta dengan alasannya
8. Penulis kertas yang sedang menjadi pusat pembicaraan di kelompok, sebaiknya
jangan dulu mengaku supaya dia dapat dengan bebas mendengarkan pendapat
orang lain. Agar dia tidak ketahuan oleh yang lain sebagai penulis kertas itu,
maka sebaiknya ia jangan berdiam diri, melainkan ikut juga dalam
pembicaraan dengan peserta-peserta lainnya.
9. Kemudian mentor meminta penulis kertas tersebut untuk mengaku
10. Mentor memberikan hikmah/kesimpulan dari games yang dimainkan
Hikmah
1. Membantu peserta untuk mengenali peserta lain dengan baik
2. Peserta dapat mengambil kesimpulan, bagaimana penilaian orang lain
terhadap dirinya berdasarkan kesan-kesan yang dibuatnya dari pembicaraan
dan pendapat peserta-peserta yang lain.
Yuuk nasyid-an!!

Raihan-senyum

3. All about akhlak


A. Definisi Akhlak

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Allah adalah Khalik yang menciptakan segala sesuatu di luar diri-Nya.Sedangkan


segala sesuatu yang diciptakan-Nya disebut makhluk.Manusia dan segala sesuatu yang
menyertainya adalah juga makhluk.Sekarang akhlak.Apakah akhlak itu? Jawabannya
mudah : Akhlak ialah semua tingkah laku dan gerak-gerik makhluk dan yang
dimaksud makhluk di sini (telah dipersempit) ialah manusia (hanya menyangkut
tingkah laku manusia saja).
B. Sumber Akhlak Islam
Akhlak yang benar akan terbentuk bila sumbernya benar. Sumber akhlak bagi seorang
muslim adalah al-Qur'an dan as-Sunnah. Sehingga ukuran baik atau buruk, patut atau
tidak secara utuh diukur dengan al-Qur'an dan as-Sunnah. Sedangkan tradisi
merupakan pelengkap selama hal itu tidak bertentangan dengan apa yang telah
digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya. Menjadikan al-Qur'an dan as-Sunnah sebagai
sumber akhlak merupakan suatu kewajaran bahkan keharusan.Sebab keduanya berasal
dari Allah dan oleh-Nya manusia diciptakan. Pasti ada kesesuaian antara manusia
sebagai makhluk dengan sistem norma yang datang dari Allah SWT.
C. Faktor-faktor Pembentuk Akhlak
1.

Al-Wiratsiyyah (Genetik)

Misalnya: seseorang yang berasal dari daerah Sumatera Utara cenderung


berbicara "keras", tetapi hal ini bukan melegitimasi seorang muslim untuk
berbicara keras atau kasar karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya.

2.

An-Nafsiyyah (Psikologis)

Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarga (misalnya ibu
dan ayah) tempat seseorang tumbuh dan berkembang sejak lahir. Semua anak
dilahirkan dalam keadaan fitrah, orangtuanyalah yang menjadikannya Yahudi,
Nasrani atau Majusi (Hadits).

Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orangtuanya bercerai akan berbeda
dengan keluarga yang orangtuanya lengkap.

3.

Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial)

Faktor lingkungan tempat seseorang mengaktualisasikan nilai-nilai yang ada pada


dirinya berpengaruh pula dalam pembentukan akhlak seseorang.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

4.

Al-Qiyam (Nilai Islami)

Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.Akhlak Islami ialah seperangkat


tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang
diyakini dengan motivasi semata-mata mencari keridhaan Allah.

D. Pentingnya Akhlak Islami

Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan
seseorang. Akhlak yang baik adalah cerminan baiknya aqidah dan syariah yang
diyakini seseorang. Buruknya akhlak merupakan indikasi buruknya pemahaman
seseorang terhadap aqidah dan syariah. "Paling sempurna orang mukmin imannya
adalah yang paling luhur aqidahnya."(HR.Tirmidi). "Sesungguhnya kekejian dan
perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam dan sesungguhnya sebaik-baik
manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya."(HR.Thabrani, Ahmad
dan Abu Ya'la)

Akhlak adalah buah ibadah


"Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar"
(QS. 29:45)

Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat


"Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi
keluhuran akhlaknya" (HR. Abu Daud dan At-Tirmizi)

Paling dicintai oleh Rasulullah SAW


Dari

Abdullah

bin

Amru

bin

Ashr

ra,

bahwa

Rasulullah

SAW

bersabda,Sesungguhnya orang yang paling aku cintai diantara kalian adalah


orang yang terbaik akhlaknya. (HR. Bukhari)

Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia, masyarakat, umat karena


itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai
makhluk Allah SWT.
"Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik
akhlaknya"(Muttafaq 'alaih)
Dari Abu Dzar ra. Rasulullah SAW bersabda,Bertakwalah kamu dimanapaun
kamu berada. Dan iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya ia
akan menghapuskannya. Dan bergaulah terhadap manusia dengan akhlak yang
baik. (HR. At-Tirmidzi)

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

E. Cara Mencapai Akhlak Mulia


1.

Menjadikan iman sebagai pondasi dan sumber


Iman artinya percaya yaitu percaya bahwa Allah selalu melihat segala perbuatan
manusia. Bila melakukan perbuatan baik, balasannya akan menyenangkan. Bila
perbuatan jahat maka balasan pedih siap menanti. Hal ini akan melibatkan iman
kepada Hari Akhir. Akhlak yang baik akan dibalas dengan syurga dan
kenikmatannya (QS. 55:12-37). Begitu pula dengan akhlak yang buruk akan
disiksa di neraka (QS. 22:19-22).

2.

Pendekatan secara langsung


Artinya melaui al-Qur'an.Sebagai seorang muslim harus menerima al-Qur'an
secara mutlak dan menyeluruh. Jadi, apapun yang tertera di dalamnya wajib
diikuti.Misalnya, al-Qur'an melarang untuk saling berburuk sangka (QS. 49:12),
menyuruh memenuhi janji (QS. 23:8), dsb.

3.

Pendekatan tidak secara langsung


Yaitu dengan upaya mempelajari pengalaman masa lalu, yakni agar kejadiankejadian malapetaka yang telah terjadi tak akan terulangi lagi di masa kini dan
yang akan datang.

Dari hal di atas, intinya adalah latihan dan kesungguhan. Latihan artinya berusaha
mengulang-ulang perbuatan yang akan dijadikan kebiasaan. Kemudian bersungguh-sungguh
berkaitan dengan motivasi.Motivasi yang terbaik dan paling potensial adalah karena ingin
memenuhi perintah Allah dan takut siksa-Nya.
KESIMPULAN
Sejauh mana dan sehebat mana majunya kehidupan ini, manusia tetap memerlukan nilai
akhlak.Umat Islam harus menjadikan akhlak yang diajarkan oleh al-Quran dan diamalkan
oleh nabi kita Muhammad SAW sebagai perkara asas untuk mencari dan menuju mardhatillah
di dunia dan di akhirat.Hanya dengan mengamalkan akhlak yang mulia kita dapat menemui
as-Salam, yaitu kesejahteraan dan kebahagiaan.
DISKUSI
Bagaimana menurutmu bila ada orang yang mengatakan bahwa ada pacaran Islami.Apakah
pacaran Islami sesuai dengan akhlak Islam?

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

PENUTUP
mari mengevaluasi akhlak hari ini, pementor menginstruksikan peserta menyediakan kertas
dan alat tulis. Kemudian kertas tersebut dilipat dua pada bagian kanan tuliskan apa saja
akhlak baik yang telah dilakukan pada hari ini, mulai dari bangun tidur sampai pertemuan
mentoring. Bagian sebelah kanan tuliskan akhlak buruk apa yang telah dilakukan hari ini.
Kemudian peserta diminta menyimpulkan, apakah satu hari ini lebih bnyak melakukan
kebaikan atau kejelekan. Pementor meminta Kertas tersebut disimpan peserta sebagai bahan
evaluasi

REFERENSI

Dr. Muhammad Ali Hasyimi, Apakah Anda Berkepribadian Muslim?,hal 24-28, GIP
Muna Hadad Yakan, Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak, hal. 38-40, GIP
Isnet "Urgensi Akhlak 1"
Materi Diskusi Mentoring KARISMA, Akhlak

MUSUH ABAD 21 >> GHOZWUL FIKRI


15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

1. What are the purposes?


TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Peserta mampu mengerti dan memahami tentang ghozwul fikri
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul Fikri
Peserta memahami sarana, metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri
2. How we gonna make it?
Yuuk main-main!!
Games 1
Membedakan dua benda yang amat berlainan (misalnya kapur dan tissue)
Langkah 1
Para mentee (peserta mentoring) harus menyebutkan dengan cepat setiap benda
yang diangkat oleh mentor (dilakukan beberapa kali)
Langkah 2
Sekarang benda ditukar namanya. Jika kapur diangkat, peserta harus menyebtnya
sebagai tissue, begitu pula sebaliknya. Pada awalnya peserta akan mengalami
kesulitan karena belum terbiasa. Tapi lama kelamaan akan terbiasa.
Hikmah
Itulah Ghozwul Fikri. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan
pasti. Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam
secara perlahan-lahan.
Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak islami. Mula-mula umat Islam
tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang
terus menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al Qur'an dan Sunnah,
maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut.
Bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah dianggap biasa. Dan
sebaliknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam
dan menjauh, seperti yang terjadi sekarang ini.
Games 2
Al Qur'an di tengah karpet

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Langkah 1
Al Qur'an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar.
Peserta diperintahkan untuk mengambil Al Qur'an tadi tanpa menyentuh karpet
(sulit/tidak bisa)
Langkah 2
Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al Qur'an tanpa harus menginjak karpet,
yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al
Qur'an.
Hikmah
Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan
menginjak-injak kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al qur'an
dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi
tahap tanpa disadari umat Islam.
3. All about GF
A. Sebuah ilustrasi
Suatu ketika di Perang Salib, seorang petinggi kaum Palangis (pasukan kristen)
tertangkap oleh pejuang-pejuang penegak agama Allah dan ditawan. Sang petinggi ini
diperlakukan sangat baik selama ditawan. Ada satu hal yang membuatnya berfikir. Setiap
malam ia memperhatikan sang penjaga berlinangan air mata saat membaca kitab sucinya.
Ia tak habis fikir bagaimana seorang yang begitu perkasa di siang hari di medan tempur
dapat menangis sedemikian rupa di malam hari ketika membaca Al Qur'an. Akhirnya ia
sampai kepada suatu kesimpulan bahwa disitulah letak kekuatan kaum Muslimin. Selama
beberapa pertempuran fisik mereka tidak berhasil mengalahkan kaum muslimin, ternyata
ada suatu sumber kekuatan yang maha dahsyat yang memberikan motivasi yang begitu
kuat bagi kaum Muslimin. Ia lalu mengirim surat kepada pasukannya yang mengabarkan
bahwa jika ingin mengalahkan kaum Muslimin tidak dapat secara fisik tetapi mereka
harus dijauhkan terlebih dahulu dari kitab sucinya. Dan memang kemenangan mereka
setelah umat Islam mulai jauh dari Al Qur'an.
Sementara itu tujuh abad kemudian, Samuel Zuaimir ketua Asosiasi Agen Yahudi
pada sebuah konferensi di Yerussalem dalam pidatonya mengatakan........ tujuan misi
yang telah diperjuangkan bangsa Yahudi dengan megirim saudara ke negara-negara
Islam, bukanlah mengharapkan kaum Muslimin beralih ke agama Yahudi......... Tetapi

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

tugasmu adalah mengeluarkan mereka dari Islam dan tidak berpikir mempertahankan
agama Allah atau berdialog dengan-Nya.
B. Pengertian Ghozwul Fikri
Secara bahasa
Ghozwul fikri terdiri dari dua kata : ghozwah dan fikr. Ghozwah berarti serangan, serbuan
atau invasi. Fikr berarti pemikiran. Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan
dan serbuan dalam qital (perang).
Secara istilah
Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran ummat Islam guna merubah apa
yang ada di dalamnya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar
karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami.
C. Sasaran GF

Berusaha memasukkan yang sudah kosong islamnya ke dalam agama kafir. QS.2:217,
Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. (QS.17:73, 5:49)

Agar umat Islam mengikuti agama kafir (QS.2:120)


Memadamkan cahaya (agama ) Allah. (QS.61:8, 9:32)
D. Metode GF
Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas

Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan)
Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum
muslimin terhadap agamanya.

Tasywih (pencemaran/pelecehan)
Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam
dengan menggambarkan Islam secara buruk.

Tadhlil (penyesatan)
Upaya orang kafir menyesatkan umat mulai ari cara yang halus sampai cara yang
kasar.

Taghrib (pembaratan/westernisasi)
Gerakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam, mendorong kaum muslimin
agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Menyerang Islam dari dalam:

Penyebaran faham sekulerisme

Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan


bernegara.

Penyebaran faham nasionalisme.

Nasionalisme membunuh ruh ukhuwah islamiyah yang merupakan azas kekuatan


umat Islam.
"Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan
golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari
golonganku orang yang mati karena ashobiyah.

Pengrusakan akhlak umat Islam terutama para pemudanya.

E. Sarana GF

Mass Media: cetak dan elektronika

Sarana pendidikan
Gaya hidup
F. Hasil GF
Umat Islam menyimpang dari Al Qur'an dan As Sunnah QS.25:30
Minder dan rendah diri QS.3:139
Ikut-ikutan QS.17:36
Terpecah-belah QS.30:32

DISKUSI
Amir sejak lama mempunyai kebiasaan yang sangat baik. Setiap hari ia pasti menyempatkan
waktu untuk membaca Al Qur'an dan juga membaca terjemahannya walaupun itu hanya satu
ayat saja. Ia sangat senang sekali Ibunya membelikannya Qur'an beserta terjemahannya saat
ia berulang tahun bulan yang lalu. Hari ini Amir baru saja membaca QS.2:120 dan melihat
terjemahannya: "Dan tidak akan ridha selamanya Yahudi dan Nashara sampai kalian

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

mengikuti millah mereka...." Ia berpikir 'Ah, teman-temanku yang Nasrani semuanya baik
padaku'. 'Masa kita harus berburuk sangka atau apriori kepada mereka?' Tetapi ini Allah yang
berkata, Ia yang paling tahu akan sifat-sifat manusia. 'Bagaimana ini, apakah aku harus
menjauhi mereka dan tidak usah berteman dengan mereka?'
Memasuki era globalisasi ini, dunia semakin terasa kecil dengan perkembangan teknologi
informasi. Semua informasi terasa tak terbendung. Orang dapat mengetahui apa saja yang
diinginkannya di negara manapun. Teknologi internet memungkinkan hal tersebut. Tetapi
apakah semua informasi ini benar atau baik.

Bagaimana pengaruh internet terhadap generasi muda?

Bagaimana menanggulangi pengaruh negatifnya?

Bagaimana pengaruh media massa (cetak dan elektronik) terhadap gaya hidup dan
perilaku generasi muda?
REFERENSI

Daud Rasyid, M.A, Al-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam.

Prof. Abdul Rahman H. Habanakah, Metode merusak akhlak dari Barat.

Abu Ridho, Pengantar memahami Al-Ghazwu Al- Fikri

Prof. DR. Abdulkarim Yunus Al-Khatib,dkk. Membendung Sikap Anti Islam.

DR.Darouza, Mengungkap tentang Yahudi

Al-QURAN KITAB CINTA


1. What are the purposes?
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Penanaman cinta pada Al-Quran

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Lahirnya generasi yang memiliki keterikatakan dengan kitabullah, baik untuk


memahaminya, mau pun mengamalkannya
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Peserta mengetahui definisi Al-Quran
Peserta mengetahui keutamaan Al-Quran
Peserta termotivasi untuk bersahabat dengan Al-Quran
2. How we gonna make it?
Yuuk refreshing!
1. Pementor mengajak adik-adik untuk murajaah juz amma dari surah paling
akhir, berurutan ke depan. Setiap adik mendapatkan giliran satu surah. Tidak
dibenarkan membuka mushaf. Disni mentor dan adik-adik boleh saling
mengingatkan. Hikmah game ini adalah, seberapa jauh kita mengenal dan
menjaga hafalan Al-Quran.
2. Pementor membagi adik-adik dalam beberapa kelompok. Lalu diadakan
perlombaan menebak dan menyambung potongan ayat-ayat pada juz amma.
Siapa yang terbanyak, maka berhak mendapatkan hadiah yang telah disediakan
mentor.
Yuuk nasyid-an!!
Adakah Qur'an
Album : Cinta Ilahi
Munsyid : Snada
http://liriknasyid.com
Adakah Qur'an di dalam hatimu
Bilakah Qur'an bersama derap langkahmu
Adakah Qur'an di dalam tutur kata - katamu
Bilakah Qur'an menghias hari - harimu
Reff
Bila ada Qur'an segala dukan kan sirna
Dengan Qur'an hidup akan terasa indah
Qur'an membuat hatimu slalu bersujud

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Raga kan tersungkur hingga daya tiada


Di hadapan Allah
Yuuk nonton!!
Pementor dapat men-download film-film tentang adik-adik kecil yang mampu
membaca Al-Quran dengan indah.Atau kisah hafizh/hafizhoh yang berusia masih
sangat muda, namun hafal Al-Quran.
Yuuk merenung!
Sidik Jari
Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan
manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus
ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulangbelulangnya?Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan
sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus.Ini dikarenakan sidik jari setiap
orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia
ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.
Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya
dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad
ke-19.Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa
makna khusus.Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak
menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik
jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
Pembentukan Hujan
roses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang
lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan..

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap.Pertama, "bahan


baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk.Akhirnya, curahan
hujan terlihat.
Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Quran berabadabad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai

Gambar di atas

pembentukan hujan,

memperlihatkan
butiran-butiran air

"Dialah

Allah

Yang

mengirimkan

angin,

lalu

angin

itu

menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit

yang lepas ke udara.


Ini adalah tahap

menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal- pertama dalam proses


gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka,

pembentukan hujan.

apabila

Setelah itu, butiran-

hujan

itu

turun

mengenai

hamba-hambaNya

yang

dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, butiran air dalam awan
30:48)

yang baru saja

Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."

terbentuk akan
melayang di udara
untuk kemudian
menebal, menjadi

Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang

jenuh, dan turun

dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan

sebagai hujan. Seluruh

menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel- tahapan ini disebutkan
partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan

dalam Al Qur'an.

bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan
dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik
kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".
TAHAP KE-2: ...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit
menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau
partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter
antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit.
Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu
mengental dan membentuk air hujan.Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada
udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Quran.Selain itu,
tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam
lain di bumi, lagi-lagi Al-Quranlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar
mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang
pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.
Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:
"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara
(bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu
hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit,
(yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya
(butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa
yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan."
(Al Qur'an, 24:43)
Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan
berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang
mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap
pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut:
TAHAP - 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup
oleh angin.
TAHAP - 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan
kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.
TAHAP - 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika
awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang
lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian
tepinya.Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal,
sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih.Membesarnya awan secara vertikal ini
menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfir yang
bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin
membesar.Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang
oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai
hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A.
Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975,
Elements of Meteorology, s. 141-142)
Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses
pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan
menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh
jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui
1400 tahun yang lalu.
3. All about Al-Quran
A. Definisi Al-Quran?
Dari segi bahasa, Al-Qur'an berasal dari qara'a, yang berarti menghimpun dan
menyatukan. Sedangkan Qira'ah berarti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata yang
satu dengan yang lainnya dengan susunan yang rapih. (Al-Qattan, 1995 : 20)
Mengenai hal ini, Allah berfirman (QS. Al Qiyamah : 17)
Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan
(membuatmu pandai) membacanya.
Dari segi Istilah, Al-Qur'an adalah Kalamullah yang merupakan mu'jizat,
diturunkan kepada nabi Muhammad SAW, disampaikan kepada kita secara
mutawatir dan dijadikan membacanya sebagai ibadah.
B. Apakah makna kalamullah?
Bahwa Al-Qur'an merupakan firman Allah yang Allah ucapkan kepada Rasulullah
SAW melalui perantaraan malaikat Jibril as. Firman Allah merupakan kalam

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

(perkataan), yang tentu saja tetap berbeda dengan kalam manusia, kalam hewan
ataupun kalam para malaikat.
Allah berfirman (QS. An Najm : 4)


Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
C. Apakah makna Mujizat?
Kemu'jizatan Al-Qur'an telah terbukti sejak zaman Rasulullah SAW hingga zaman kita
dan hingga akhir zaman kelak. Dari segi susunan bahasanyasejak dahulu hingga
kiniAl-Qur'an dijadikan rujukan oleh para pakar bahasa. Dari segi isi kandungannya
Al-Qur'an juga sudah menunjukkan mu'jizat, mencakup bidang ilmu alam,
matematika, astronomi bahkan juga prediksi' (sebagaimana yang terdapat dalam surat
Al-Rum mengenai bangsa Romawi yang mendapatkan kemenangan setelah
kekalahan), dsb.
D. Apakah makna diturunkan kepada Rasulullah?

Bahwa Al-Qur'an ini diturunkan oleh Allah SWT langsung kepada Rasulullah SAW
melalui perantaraan malaikat Jibril as. Allah SWT menjelaskan dalam Al-Qur'an (QS.
As Suara : 192 - 195)

"Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar
kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,
dengan bahasa Arab yang jelas."
E. Apakah makna mutawatir?
Setelah Rasulullah SAW mendapatkan wahyu dari Allah SWT, beliau langsung
menyampaikan wahyu tersebut kepada para sahabatnya. Diantara mereka terdapat

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

beberapa orang sahabat yang secara khusus mendapatkan tugas dari Rasulullah SAW
untuk menuliskan wahyu. Terkadang Al-Qur'an ditulis di pelepah korma, di tulangtulang, kulit hewan, dan sebagainya. Diantara yang terkenal sebagai penulis Al-Qur'an
adalah: Ali bin Abi Thalib, Mu'awiyah, Ubai ibn Ka'b dan Zaid bin Tsabit.
Demikianlah, para sahabat yang lain pun banyak yang menulis Al-Qur'an meskipun
tidak mendapatkan instruksi secara langsung dari Rasulullah SAW. Namun pada masa
Rasulullah SAW ini, Al-Qur'an belum terkumpulkan dalam satu mushaf sebagaimana
yang ada saat ini.

F. Pengumpulan Al-Quran menjadi satu mushaf bukanlah dilakukan pada


masa Usman bin Affan.
Pengumpulan Al-Qur'an pertama kali telah dilakukan pada masa Khalifah Abu Bakar
Al-Shidiq, atas usulan Umar bin Khatab yang khawatir akan hilangnya Al-Qur'an,
karena banyak para sahabat dan qari' yang gugur dalam peperangan Yamamah.
Namun pada saat ini mushaf belum diperbanyak dan disebarluaskan. Tercatat
dalam peperangan ini, terdapat tiga puluh sahabat yang syahid. Mulanya Abu Bakar
menolak, namun setelah mendapat penjelasan dari Umar, beliaupun mau
melaksanakannya. Mereka berdua menunjuk Zaid bin Tsabit, karena Zaid merupakan
orang terakhir kali membacakan Al-Qur'an di hadapan Rasulullah SAW sebelum
beliau wafat. Pada mulanya pun Zaid menolak, namun setelah mendapatkan
penjelasan dari Abu Bakar dan Umar, Allah pun membukakan pintu hatinya. Setelah
ditulis, Mushaf ini dipegang oleh Abu Bakar, kemudian pindah ke Umar, lalu pindah
lagi ke tangan Hafshah binti Umar. Kemudian pada masa Utsman bin Affan ra, beliau
memintanya dari tangan Hafsah.(Al-Qatthan,1995:125-126).
Kemudian pada Utsman bin Affan, para sahabat banyak yang berselisih pendapat
mengenai bacaan (baca; qiraat) dalam Al-Qur'an. Apalagi pada masa beliau kekuasan
kaum muslimin telah menyebar sedemikian luasnya. Sementara para sahabat
terpencar-pencar di berbagai daerah, yang masing-masing memiliki bacaan/ qiraat
yang berbeda dengan qiraat sahabat lainnya. (Qiraat sab'ah). Kondisi seperti ini
membuat suasana kehidupan kaum muslimin menjadi sarat dengan perselisihan, yang
dikhawatirkan mengarah pada perpecahan. Pada saat itulah, Hudzifah bin al-Yaman
melaporkan ke Utsman bin Affan, dan disepakati oleh para sahabat untuk menyalin

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

mushaf Abu Bakar dengan bacaan/ qiraat yang tetap pada satu huruf. Utsman
memerintahkan kepada (1) Zaid bin Tsabit, (2) Abdullah bin Zubair, (3) Sa'd bin Ash,
(4) Abdul Rahman bin Harits bin Hisyam untuk menyalin dan memperbanyak mushaf.
Dan jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka hendaknya Al-Qur'an ditulis dengan
logat Quraisy. Karena dengan logat Quraisylah Al-Qur'an diturunkan. Setelah usai
penulisan Al-Qur'an dalam beberapa mushaf, Utsman mengirimkan kesetiap daerah
satu mushaf, serta beliau memerintahkan untuk membakar mushaf atau lembaran yang
lain. Sedangkan satu mushaf tetap di simpan di Madinah, yang akhirnya dikenal
dengan sebutan mushaf imam. Kemudian mushaf asli yang dipinta dari Hafsah,
dikembalikan pada beliau. Sehingga jadilah Al-Qur'an dituliskan pada masa Utsman
dengan satu huruf, yang sampai pada tangan kita. (Al-Qatthan, 1995 : 128 - 131)
Memahami kisah di atas akan menjawab tuduhan orang kafir yang mengatakan
bahwa urutan surah dalam Al-Quran adalah karangan Usman bin Affan! Harus
kita pahami dengan baik bahwa Al-Quran telah dicatat dari mulai masa Rasulullah,
namun belum dikumpulkan dalam bentuk mushaf, sehingga setiap urutan dan susunan
ayat Al-Quran berasal dari tuntunan Rasulullah yang langsung turun dari Allah SWT.
G. Apa makna membacanya sebagai ibadah?
Inilah keistimewaan Al-Qur'an, yang tidak dimiliki oleh apapun yang ada di muka
bumi ini. Allah berfirman (QS. Fathir : 29 - 30)
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat
dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka
dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang
tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan
menambah kepada mereka dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Mensyukuri."(QS. Fathir : 29 - 30)

Dari Abdullah bin Mas'ud ra, Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang
membaca satu huruf dari kitabullah (Al-Qur'an), maka ia akan mendapatkan satu
kebaikan. Dan satu kebaikan itu dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

bahwa Alif Lam Mim sebagai satu haruf. Namun Alif merupakan satu huruf, Lam satu
huruf dan Mim juga satu huruf." (HR. Tirmidzi)

Ada pun fadhail Al-Quran di dunia:


1.

Mempelajarinya adalah sebaik-baik kesibukan, sebagaimana dalam hadits qudsi

Allah berkata:
Barangsiapa yang disibukkan Al-Quran dalam rangka berdzikr dan memohon
kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan sesuatu yang lebih utama dari apa yang telah
Aku berikan pada orang-orang yang meminta.Dan keutamaan Kala Allah dari
seluruh Kalam selain-Nya seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya. (HRTirmidzi)
Nah loh, ternyata dengan dekat sama Al-Quran Allah akan mencukupkan segala
kebutuhan kita.
2.
Al-Quran adalah kenikmatan yang harus didamba-dambakan.
Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatakan; kepada seorang yang diberi AlQuran oleh Allah kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, dan orang
yang diberi harta oleh Allah, lalu ia membelanjakannya di jalan Allah sepanjang
malam dan siang. (HR-Bukhari)
Nah, sekarang apakah kita pernah merasa iri dengan orang yang dekat dengan AlQuran sebagaiman kita juga bisa iri dengan teman-teman kita yang berhasil dapat
nilai A, ato punya gadget terbaru, dll??
3.

Ahlul-Quran (Orang yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Quran) akan

disejajarkan Allah dengan para malaikat atau Nabi yang telah diberi wahyu.
Sementara yang membacanya terbata-bata pun mendapatkan dua pahala.
Orang yang pandai berinteraksi dengan Al-Quran akan bersama malaikat yang
mulia dan taat; sedangkan orang yang membaca Al-Quran terbata-bata dan merasa
kesulitan akan mendapatkan dua pahala. (HR. Muslim)
4.

Ahlul-Quran adalah orang yang paling berhak menjadi imam dalam sholat (HR.

Muslim). Jadi kriteria menjadi imam dalam sholat bukanlah terletak pada tua mudanya
usia.
5.
Ahlul Quran adalah sebaik-baik manusia:
Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkanny. HR.
Bukhari-

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Ada pun fadhail Al-Quran di akhirat:


1.
Al-Quran menjadi syafaat:
Bacalah Al-Quran, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat menjadi
pemberi syafaat bagi orang-orang yang bersahabat dengannya. (HR. Bukhari)
2.
Al-Quran kelak mengangkat derajat orang tua di akhirat:
Barangsiapa yang belajar Al-Quran dan mengamalkannya, akan diberikan kepada
kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota yang cahayanya lebih indah dari
cahaya matahari. Kedua orang tua itu akan berkata, Mengapa kami diberi ini Maka
dijawab, Karena anakmu yang telah memperlajari Al-Quran. (HR. Abu Dawud,
Ahmad dan Hakim)
So, tunggu apa lagi?!
Yuk merayu diri dengan Al-Quran.. Baik itu dengan tilawah, taddabur, tahfizh, dan
memahami tafsirannya..

REFERENSI

Tarbiyah Sakhsiyyah Quraniyah, Abd. Aziz Abd. Rauf, LC


17 Motivasi Berinteraksi dengan Al-Quran, Abd. Aziz Abd. Rauf, LC
Bagamaimana Berinteraksi dengan Al-Quran, Yusuf Qardhawi

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

SEMPURNAKAN BAKTIMU!

1. What are the purposes?


TINJAUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU)
Memahami makna dan mempraktekkan birrul walidain dalam kehidupan seharihari
TINJAUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)
Mamahami kedudukan Birrul Walidain
Mengetahuhi bentuk-bentuk Birrul Walidain
Menjelaskan kisah teladan tentang Birrul Walidain

2. How we gonna make it?


1. Yuuk nonton!
Pementor memutar video proses kelahiran, muhasabah ok, dear son and daughter, puisi
seorang ibu.
2. Yuuk main-main!
Puisi untuk ibu: Pementor menginstruksikan pada peserta mentoring untuk mengeluarkan
masing-masing sehelai kerts, dan menginstruksikan untuk menulis satu kalimat yang akan
dijadikan puisi untuk ibu. Kemudian kertas tersebut digilir dan peserta lain menyambung
kalimat yang dibuat. Begitu seterusnya sampai semua mendapatkan giliran.
3. yuukmikir!

Fitri seorang muslimah. Ketika masuk SMA ia ingin mengenakan busana muslimah yang
sempurna. Namun dilarang oleh orang tuanya dengan alasan akan sulit mendapatkan
jodoh, pekerjaan. Menurutmu bagaimana sikap Fitri sebaiknya, apakah dia tetap

mengenakan busana muslimah atau menurut kata orang tuanya ?


Agung seorang muslim tetapi mempunyai ibu dan ayah yang beragama Nasrani. Suatu
saat Agung diminta orang tuanya mengikuti Natalan bersama. Menurutmu bagaimana
sikap Agung seharusnya?

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

3. All about birrul walidain (berbakti pada kedua orang tua)


A. Pengertian
Berbuat baik terhadap orang tua (birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau
berkhidmat kepada keduanya serta mentaati perintahnya (kecuali yang ma'siat) dan
mendoa'kannya apabila keduanya telah wafat.
Ibu dan Bapak sebagai orang tua sudah selayaknya mendapatkan kebaikan dan
penghormatan dari anaknya. Islam sangat perhatian mengenai masalah ini,
sebagaimana sangat jelas ditegaskan dalam firman Allah yang berbunyi:
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orang tuanya;
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan
menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali"
(QS.31:15). Juga dapat dilihat dalam surat 4:36
Jelaslah bahwa Birrul Walidain adalah kewajiban setiap anak dalam kerangka ta'at
kepada perintah Allah.
B. Bentuk-bentuk Birrul Walidain
Berbuat baik kepada orang tua dapat dilakukan dalam dua kesempatan:
Saat orang tua masih hidup:
o

o Mentaati selama bukan maksiat. Hadits Rasulullah: "Tidak ada ketaatan kepada
makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah".
Contoh: Kisah Sa'ad bin Abi Waqosh.
Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (QS.17:23)
Memohonkan ampunan baginya kepada Allah (mendoa'kan) (QS.17:24)
Membantu dengan harta
Memintakan restunya terlebih dahulu atas perbuatan penting yang akn dilakukan.

o
o
o
o
o

o
o
o
o
o

o Hadits Rasulullah: "Ridho Allah ada dalam Ridho orang tua, Murka Allah juga
ada dalam Murkanya orang tua".
Saat orang tua telah wafat:

o Menyelenggarakan

pengurusan

jenazahnya

seperti:

memandikannya,

mengkafaninya, menshalatkannya dan menguburkannya,dsb.


o Senantiasa berdo'a untuk memohonkan ampun atas segala dosanya.
o Memenuhi segala janjinya semasa hidup yang belum terlaksana seperti:

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

o
o
o

wasiat, hutang piutang, dll.


o Menghormati teman dan sahabat orang tua semasa keduanya masih hidup.
o Rasulullah Muhammad S.A.W bersabda :
o " Seorang laki-laki dari golongan Anshar mendatangi Rasulullah , lalu bertanya :
'Apakah yang tinggal bagiku untuk dapat berbuat kebaikan terhadap IbuBapakku setelah mereka meninggal ya Rasulullah ? Rasul menjawab : 'Ada 4
macam yang dapat anda lakukan : menshalatkannya, memohonkan ampun segala
dosanya, memenuhi janjinya dan juga menghormati teman dan sahabatnya. (HR.

Muslim)
o Dari kisah-kisah yang telah lalu banyak peristiwa yang dapat dijadikan tauladan
atau i'tibar tentang bagaimana orang-orang yang baik terhadap orang tuanya dan
bagaimana pula sebaliknya orang yang durhaka. Tauladan yang baik misalnya
kisah-kisah nabi Ibrahim, nabi Ismail, dll. Sebaliknya bagaimana pula akibat
buruk yang ditimpakan kepada anak yang durhaka , seperti Abdullah bin Salam,
dll.

KISAH TELADAN 1

Kisah ini diceritakan oleh Ali bin Abi Thalib r.a


Waktu Rasulullah sedang duduk-duduk dengan beberapa sahabat,termasuk Ali
didalamnya,ada yang datang,dan berkata :Ya Rasulullah,saya diutus Abdullah bin
Salam untuk meminta Rasul datang menjenguknya,ia sedang sakit keras dan hampir
menemui ajalnya.Dia ingin berpesan sesuatu pada anda..
Setelah mendengar permintaaan itu,Rasulullah bangun dan mengajak para sahabat untuk
menjenguk Abdullah bin Salam.
Begitu sampai di rumah Abdullah bin Salam,Rasulullah duduk didekat kepalanya dan
meminta Abdullah membaca dua kalimat syahadat. Sampai tigakali Rasulullah saw.
Mengucapkan kata-kata yang sama,Abdullah tetap tidak menirukan ucapan nabi
tersebut,lalu beliau bersabda, Tiada daya dan kekuatan selain daya dan kekuatan Allah
yang Maha luhur dan Agung.
Setelah itu,Rasul memanggil Bilal r.a dan memintanya untuk menemui istri Abdullah bin
Salam ini. Kata istrinya,Abdullah bin Salam ini sejak menikah belum pernah

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

meninggalkan

sholat

berjamaah

bersama

Rasulullah

dan

setiap

hari

selalu

bersedekah,tetapi ibunya tidak meridhai dia.


Setelah mendengar infomasi itu, Rasulullah meminta Bilal untuk mendatangkan ibu
Abdullah.Tapi ternyata,ibu Abdullah bin Salam tidak mau datang ke rumah anaknya
dengan alasan sakit hati.Bilal gagal membujuk ibu Abdullah bin Salam.
Akhirnya Rasulullah meminta supaya Ali dan Umar yang memanggil ibu Abdullah bin
Salam itu. Setelah ditegaskan bahwa Rasulullah saw. benar-benar meminta supaya ibu
itu datang ke rumah anaknya,akhirnya ibu itu terpaksa datang juga ke rumah anaknya itu
untuk memenuhi panggilan Rasulullah.
Setelah menghadap Raulullah saw.,ibu Abdullah bin Salam berkata,Anakku,demi Allah,
dunia dan akhirat tidak akan memaafkan kesalahmu yang begitu menyakiti hatiku.
Lalu Rasulullah saw. Berkata,Wahai ibu,takutlah kepada Allah Azza wa jalla dan
kasihanilah anakmu ini,
Akhirnya ibunya ini bercerita kalau ternyata anaknya itu telah memukul dan mengusir
ibunya dari rumahnya hanya lantaran begitu cintanya pada istrinya.Dia mencampakkan
dan mendurhakai ibunya. Rasulullah saw. berkata kalau ibu itu bersedia memaafkan
kesalahan anaknya,hak-hak ibu itu ditanggung oleh Rasulullah saw. Akhirnya ibu itu
memaafkan kesalahan anaknya.Setelah itu,Rasulullah minta Abdullah bin Salam
mengucapkan dua kalimat syahadat, dan akhirnya ia mampu menirukannya dan
menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Setelah menshalati dan mengebumikan Abdullah bin Salam,Rasulullah bersabda,Wahai
kaum muslimin, perhatikanlah bahwa barang siapa tidak berbakti kepada ibunya,niscaya
ia mati tanpa berbekal syahadat (iman ).
Ternyata peran orang tua-terutama ibu- sangat besar menurut islam.Oleh karena itu,kita
tidak boleh menyakiti hati ibu sedikit saja.
KISAH TELADAN 2

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Sayyidina Ali Zainal Abidin adalah salah satu contoh orang shaleh terdahulu yang sangat
berbakti

kepada

kedua

orang

tuanya.Sampai-sampai,

sahabatnya

berkata

kepadanya,Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibumu.Tapi mengapa


kami tidak pernah melihat engkau makan bersama dengannya?
Beliau menjawab,Ya,karena aku khawatir tanganku mendahului mengambil makan
yang telah dilihat dan hendak dirasakannya sehingga akupun mendurhakainya.
KISAH TELADAN 3
Sayyidina Ismail putra Nabi Ibrahim r.a. ketika mencapai umur 13 tahun,ayahnya
berkata,

Wahai

anakku,

menyembelihmu.Coba

sesunggguhnya

pikirkan

bagaimana

dalam

tidurku,

pendapatmu!Ia

aku

bermimpi

menjawab,Wahai

ayahku,kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu,Insya Allah Ayah akan


mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. (Q.S.Ash Shaffat ; 102 )
Maka Nabi Ibrahim mematuhi perintah dan hendak menyembelih putranya. Dalam
suasana mencekam itu,Sayyidina Ismail teringat akan ibunya,dan berkata kepada
ayahnya, Wahai ayahku, ikatlah aku erat-erat agar tidak goyah dan lepaskan bajuku
supaya tidak terkena darah sehingga apabila ibuku melihatnya akan menambah
kesedihannya. Sampaikan salamku kepada ibu. Jika ayah hendak mengembalikan bajuku
kepada ibu,maka lakukanlah karena hal itu akan dapat menghibur hatinya dan sebagai
kenangan kepada anaknya.
Berkat kesabaran Ismail dan nabi Ibrahim, maka Allah menggantikan Ismail dengan
seekor domba untuk disembelih.

4. Penutup
Ada sedikit oleh-oleh untuk dibawa pulang, pementor menginstruksikan pada peserta
untuk mengucapkan cinta kepada kedua orang tua, boleh melalui media spt handphone
atau diucapkan secara langsung.

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Di lingkaran ini kita bersama


Merangkai asa
Merancang kerja
Dan..
Menggapai cahaya
Nuurun alannuur

LAMPIRAN
15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

BIODATA MENTEE
Mentoring Agama Islam
Fakultas
Informasi Pribadi
Nama Lengkap
Nama Panggilan
Alamat Medan

:
:
:

Alamat Kost

No. Telp/Hp
E-mail
TTL
Gol. Darah

:
:
:
:

~
~
~
~

Universitas Sumatera Utara


Univ./Fakultas
Jurusan

:
:

A / B / O / AB*

*(coret yang tidak perlu

Kewarganegaraan________________________________________________
Suku
Anak ke ________dari__________bersaudara
Hobby? Membaca
Teater Jelajah Alam
Olahraga
Design grafis
Jurnalistik
Memancing
Jalan jalan
Musik
lainnya(sebutkan)___________________________________________________________

~ Cita-Cita_________________
~ Tinggi
~ Berat Badan

cm
kg

Riwayat Pendidikan
Jenjang
TK
SD/Sederajat
SLTP/Sederajat
SLTA/Sederajat

Asal

Tahun

Riwayat Organisasi
No.
Organisasi

Jabatan

Tahun

Training / Pelatihan yang pernah diikuti


No.
Training

Lembaga

Tahun

Prestasi Yang Pernah Diraih


No.

Prestasi

Tahun

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Buku Yang Pernah Dibaca


No.

Judul Buku

Informasi Orangtua/wali
Nama Bapak/wali
Nama Ibu
Alamat Orangtua/wali

:
:
:

No. Telp/Hp
Pekerjaan Bapak/wali
Pekerjaan Ibu/wali

:
:
:

Pengarang

~ Apakah anda sudah pernah mengikuti kegiatan mentoring?


Pernah
Tidak Pernah Masih
~ Moto Hidup

Demikianlah Biodata ini saya isi dengan sebenarbenarnya. Medan,


September 2012

Pas

Photo

3X4 cm

(____________________)
BIODT/MAI/2008/ADM

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

BIODATA PEMENTOR
Mentoring Agama Islam
Fakultas
Informasi Pribadi
Nama Lengkap
Nama Panggilan
Alamat Medan

:
:
:

Alamat Kost

No. Telp/Hp
E-mail
TTL
Gol. Darah

:
:
:
:

~
~
~
~

Universitas Sumatera Utara


Univ./Fakultas
Jurusan

:
:

A / B / O / AB*

*(coret yang tidak perlu

Kewarganegaraan________________________________________________
Suku
Anak ke ________dari__________bersaudara
Hobby? Membaca
Teater Jelajah Alam
Olahraga
Design grafis
Jurnalistik
Memancing
Jalan jalan
Musik
lainnya(sebutkan)___________________________________________________________

~ Cita-Cita_________________
~ Tinggi
~ Berat Badan

cm
kg

Riwayat Pendidikan
Jenjang
TK
SD/Sederajat
SLTP/Sederajat
SLTA/Sederajat

Asal

Tahun

Riwayat Organisasi
No.
Organisasi

Jabatan

Tahun

Training / Pelatihan yang pernah diikuti


No.
Training

Lembaga

Tahun

Prestasi Yang Pernah Diraih


No.

Prestasi

Tahun

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Buku Yang Pernah Dibaca


No.

Judul Buku

Informasi Orangtua/wali
Nama Bapak/wali
Nama Ibu
Alamat Orangtua/wali

:
:
:

No. Telp/Hp
Pekerjaan Bapak/wali
Pekerjaan Ibu/wali

:
:
:

Pengarang

~ Apakah anda sudah pernah mengikuti kegiatan mentoring?


Pernah
Tidak Pernah Masih
~ Moto Hidup

~ Keaktifan Halaqoh
Aktif

Tidak Aktif

Demikianlah Biodata ini saya isi dengan sebenarbenarnya. Medan,


September 2012

Pas

Photo

3X4 cm

(____________________)
BIODT/MAI/2008/ADM

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

MASTER PLAN
MENTORING AGAMA ISLAM
No

Nama
Kegiatan

Realisasi Program
M-1

Bulan ke-1
M-2
M-3

M-4

M-1

Bulan ke-2
M-2
M-3

M-4

M.O.U
MENTORING AGAMA ISLAM

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Saya yang bertanda tangan di bawah ini

Nama
NIM
Fak/Jur
No. Telp/Hp

:
:
:
:

Bersedia mematuhi hal-hal di bawah ini:


1. Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT
2. Mengikuti Daurah Pementor dan Talaqi Mentoring yang diselenggarakan oleh Tim
Mentoring Agama Islam baik ditingkat fakultas maupun tingkat universitas
3. Selalu menjaga diri dari perbuatan yang sia-sia dan melanggar syariat
4. Tidak pacaran dan tidak merokok
5. Bersedia menjalankan mentoring dan menjadi pementor bagi mentee mentee saya
dengan penuh tanggungjawab
Apabila dalam pelaksanaannya kemudian saya tidak mematuhi ketentuan-ketentuan di atas,
maka saya bersedia diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan dari Tim MAI yang
bersangkutan.
Demikianlah surat kesepakatan ini saya isi dengan sebenar-benarnya dan saya menyetujui
terhadap apa-apa yang ada di dalamnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Medan, September 2012

KUESIONER PRA TEST MENTEE

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Pertanyaan

No

Ket

1
2
3
4

Berapa kali Anda melaksanakan shalat wajib dalam sehari?


Berapa kali Anda membaca Al-Quran dalam seminggu?
Berapa kali Anda puasa sunnah Senin-Kamis dalam sebulan?
Doa sehari-hari apa yang biasa Anda lafalkan?

Bacaan Islami apa saja yang pernah Anda baca?

6
7

Apakah anda mengetahui dan mengikuti kegiatan mentoring sebelumnya?


Apa keinginan Anda dari kegiatan mentoring ini?

ABSENSI MENTORING AGAMA ISLAM


T.A 2012/2013

Nama Pementor
Kelompok
Fakultas/Jurusan
Semester

N
O

Na
ma

NI
M

:
:
:
:

II

III

IV

(T

(T

(T

(T

(T

Pertemuan
VII
VI
VII
IX
I
(T

(T

(T

(T

XI

XII

XII
I

XIV

(T

(T

(T

(T

(Tgl

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

gl)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
% Kehadiran
Paraf
Pementor

BERITA ACARA
MENTORING AGAMA ISLAM

Nama Pementor
Kelompok
Fakultas/Jurusan
Semester

Pertemuan

Tanggal

:
:
:
:

Materi

Jumlah
Peserta

Mulai

Selesai

Tempat
Mentoring

Paraf

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


II
III
IV
V
VI
VII
VIII
IX
X
XI
XII
XIII
XIV

MUTABAAH YAUMIYAH
(before Mid)

Tanggal pertemuan

No

Nama

Shalat Wajib

/
Shalat
Rawatib

Shalat Dhuha

Tilawah

Baca Buku
(judul)

1
2
3
4
5
6
7

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


8
9
10
11
12
Target

5x /hari

2x /hari

2x /minggu

juz/ minggu

1x /minggu

MUTABAAH YAUMIYAH
(after Mid)

Tanggal pertemuan

No

Nama

/
Shalat
Wajib

Shalat
Rawatib

/
Qiyamul
Lail

Shalat
Dhuha

Shaum
Sunnah

Tilawah

Baca Buku
(judul)

1
2
3
4
5
6
7
8
9

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


10
11
12
Target

5x /hari

2x /hari

1x
/minggu

2x
/minggu

1x /minggu

juz/
minggu

1x /minggu

DATA FOLLOW UP MENTORING


Mentoring Agama Islam
Fakultas
Informasi Pribadi
Nama Lengkap
Nama Panggilan
Alamat Medan

:
:
:

Alamat Kost

Universitas Sumatera Utara


Univ./Fakultas
Jurusan

:
:

No. Telp/Hp
:
/
E-mail
:
TTL
:
Nama Pementor
:
: minggu*( diisi oleh pementor masing-masing
Lama Mentoring*
Gol. Darah
: A / B / O / AB*
*(coret yang tidak perlu
~ Kesediaan mengikuti follow up mentoring
Bersedia
Alasan :

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

Tidak Bersedia
Alasan :

Organisasi Yang Pernah Diikuti di Kampus


No.
Organisasi

Jabatan

Tahun

Tingkat Prioritas

Saran dan harapan :

FORMAT NILAI

Absensi
Tugas/quis
Ujian Tengah Mentoring (UTM)
Ujian Akhir Mentoring (UAM)
Akhlak

No

Nama

:
:
:
:
:

Nim

40%
10%
15%
20%
15%

Absensi

Tugas

UTM

UAM

Akhlak

NA
100%

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

STANDARD NILAI
A
: 100-86
B+
:
85-76
B
:
75-66
C+
:
65-56
C
:
55-46
D
:
45-36
E
:
35-0

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


Persyaratan Mengikuti Ujian
Ujian Tengah Mentoring (UTM)

Ujian Akhir Mentoring (UAM)

80% kehadiran sebelum dilaksanakannya UTM


80% kehadiran dari awal pertemuan hingga
pertemuan sebelum dilaksanakannya UAM

LEMBAR EVALUASI MENTORING


Mentoring Agama Islam
Fakultas
Informasi Pribadi
Nama Lengkap
Nama Panggilan
Alamat Medan

:
:
:

Alamat Kost

No. Telp/Hp
E-mail
TTL
Nama Pementor

:
:
:
:

Universitas Sumatera Utara


Univ./Fakultas
Jurusan

:
:

LEMBAR EVALUASI
Berapa kalikah anda menghadiri kegiatan Mentoring?
Manfaat apa yang anda rasakan dari kegiatan ini!

Berikan kritikan anda terhadap mentoring ini!

Bagaimana menurut anda terhadap materi yang diberikan!

Apakah materi yang disampaikan sesuai dengan keinginan anda?

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara


Apakah lokasi tempat diadakannya Mentoring Agama Islam kondusif?

Apakah ada sesuatu yang anda dapatkan dari materi yang diberikan? Tuliskan!

Bagaimana menurut anda tentang pementor!

Berikan kritikan terhadap pementor

Berikan saran terhadap pementor!

Apakah anda masih berkeinginan untuk mengikuti kegiatan mentoring kembali?

Ya
Tidak

Apakah harapan anda untuk kegiatan mentoring ini ke depan!

KUESIONER PEMENTOR
Berapa jumlah Mentee pada awal Mentoring?

Oran

Berapa jumlah Mentee yang mengikuti follow up Mentoring?

g
Oran
g

Materi apa yang telah diberikan?

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

THREATMENT

OPPORTUNITY

WEAKNESS

STRENGTH

Analisa SWOT keadaan mentoring?

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

PETUNJUK TEKNIS PEMBUATAN


LAPORAN KEGIATAN MENTORING AGAMA ISLAM
A. Format Pengetikan
Laporan kegiatan diketik rapi menggunakan program aplikasi MS. Word dengan :
1. Jenis huruf
: Arial
2. Ukuran
:10 points
3. Spasi
: Single [1 spasi]
4. Jenis kertas
: Letter
5. Margin
: Kiri 3.5 cm,
Kanan, atas, bawah 2.5 cm
B. Sistematika Penulisan
Sistematika Penulisan

Laporan Kegiatan
Lembaga Mentoring Agama Islam
Fakultas........................................

Metode Penulisan

Penulisan laporan pada setiap item sebaiknya dituliskan dalam


bentuk uraian. Sekalipun ada yang harus dalam bentuk poinpoin penting, dituliskan dengan uraian

Kata Pengantar

<< cukup jelas >>

Daftar Isi

<< cukup jelas >>

I.

Bagian ini menjelaskan tentang point-point


a. Latar Belakang
b. Tujuan Mentoring

Pendahuluan

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

II. Program Kerja

Bagian ini menjelaskan tentang program-program yang telah disusun


oleh Lembaga MAI Faultas saat diawal kepengurusan. Program
Kerja yang ada mencakup semua departemen yang dalam Lembaga
MAI Fakultas

III. Kondisi Objektif dan Problematika

Bagian ini menjelaskan tentang point-point:


a. Tim Mentoring (uraikan mengenai struktur TIM MAI dan
permasalahan yang timbul)
b. Peserta Mentoring(Uraikan mengenai kondisi peserta
mentoring, termasuk mantan ADS serta permasalahan
yang dihadapi mentee selama proses mentoring). Disertai
dengan Tabel berupa Daftar Nama Mantan ADS
c. Kondisi Kampus (uraikan mengenai kondisi internal
maupun eksternal yang mempengaruhi berjalannya proses
mentoring)

Laporan Kegiatan
Lembaga Mentoring Agama Islam
Fakultas........................................

Sistematika Penulisan

Bagian ini menunjukkan tabel-tabel :


a. Tim Mentoring
b. Peserta Mentoring
LAPORAN KEGIATAN
c. Kegiatan Mentoring
TIM MENTORING AGAMA ISLAM
FAKULTAS..
<< cukup jelas >>

IV. Data dan Pembahasan

V. Kesimpulan dan Saran


Kata Pengantar
Daftar Isi VI. Penutup
I. Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Tujuan Mentoring
II. Program Kerja
CONTOH
LAPORAN
III. Kondisi
Objektif FORMAT
dan Problematika
a. Tim Mentoring
b.

<< cukup jelas >>

KEGIATAN

Peserta Mentoring
Tabel 1. Daftar nama mantan ADS.
No.

c.

Nama

Asal SMU

Riwayat organisasi

Jabatan di Organisasi

Kondisi Kampus(bahas kondisi internal dan eksternal LDK dalam hal penyelenggaran mentoring)

IV. Data dan Pembahasan


a.

No.

Tim Mentoring

Nama

Fak/Jur/Stb

Jabatan di TMAI

Mentee

Lancar/ kurang
lancar

Mentee
terfollow up

Target
mentee
terfollow up

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya

Modul Mentoring Universitas Sumatera Utara

b.

Peserta Mentoring
No.

c.

Nama

NIM

Fak/Jur

Pementor

Lancar

Kurang Lancar

Kegiatan Mentoring
No.

Nama
Kegiatan

Waktu

Tempat

Ukuran
Keberhasilan

Keterangan

V. Kesimpulan dan Saran


VI. Penutup

15
Mentoring Terjaga, Indonesia Jaya