Anda di halaman 1dari 5

I.

Industri Air Bersih PDAM


Parameter
Flow Q m/h
Head H (m/WC)
Power P (kW)
RPM

Design
750
50
155
1480

Operating
500
20 (after delivery)
120
1480

Jika low rate pompa air dinaikkan dari 450 m/h to 650 m/h ( nilai dasar tsb
dikalikan dengan 22 untuk no.absen genap dan dikalikan dengan 24 dan untuk
no.basen ganjil) dan Efficiency Motor ialah 93% untuk nomor absen ganjil dan
95 % untuk no.absen genap.
1. Pada efficiency berapa pompa akan berioperasi?
Ketika pump discharge mensyaratkan flow rate air (450 m/h to 650 m/h x
0,9 x no absen ditambahkan dengan 450 m/h to 650 m/h) , maka pompa
tersebut idealnya diopersikan dengan variable speed drive (VSD).

2. Apakah tujuan pemasangan VSD pada pompa tsb?

3. Hitung besarnya daya baru dan bersarnya energy yang dapat dihemat jika
pompa bekerja 6000 jam per tahun untuk no.absen genap dan 7000 jam per
tahun untuk no.absen ganjil?
Dampak pemasangan VSD menimbulkan harmonisa arus. Buktikan bahwa
harmonisa arus pada pompa tsb setelah dipasang VSD menyebabkan losses
energy (gunakan tabel.1) dibawah ini dan buktikan bahwa ketidakseimbangan
tegangan dapat menyebabakan losses energy.

Jawaban:
Absen 6 (genap)

Flow rate pompa air dinaikkan dari (450 m/h to 650 m/h) x 22 = 9900
m/h to 14300 m/h
Efficiency Motor ialah 95%.
Efficiency Pompa:
= (Q x H x g) / (3600 x P x efficiency motor)
= (500 x 20 x 9.81) / (3600 x 120 x 0.95) = 0.239 = 23,9%
Jadi pompa beriopersai pada efficiency of 23.39%

Tujuan dari pemasangan VSD yaitu untuk menghemat pengunaan energy


listrik dengan cara mengatur putaran variable motor listrik secara variable
sehingga sehingga penggunaan energy listrik bias di hemat sesuai denga
kebutuhan pennggunaan daya yang di pakai sehingga lebih irit.

Flow rate pompa discharge


(450 m/h to 650 m/h x 0,9 x no absen ditambahkan dengan 450 m/h to
650 m/h)
(450 x 0.9 x 6) + 450 = 2880
(650 x 0.9 x 6) + 650 = 4160
Ketika pump discharge mensyaratkan flow rate air 2880 m/h to 4160
m/h, maka pompa tersebut idealnya diopersaikan dengan variable speed
drive (VSD)

Hukum affinity:
-

Hubungan flow rate Q dan RPM: Q1/Q2 = N1/N2

Hubunagn head H dan RPM: H1/H2 = (N1/N2)2

Hubungan power P dan RPM: P1/P2 = (N1/N2)3

Untuk flow rate Q1 = 2880 m/h, Q2=4160 m/h,


Dengan mengurangi kecepatan pompa (N1 dalam RPM), maka:
Q1/Q2 = N1/N2
2880 N 1
=
4160 1480 ,

N1 =

(2880 x 1480)
4160

= 1024,615 rpm

Daya yang baru (P1):

P1 N 1 3
=(
)
P2 N 2

P1
1024.61 3
=(
)
120
1480
P1=(

1024.61 3
) x 120
1480

P1=39,81 kW

Hemat daya (Power savings) 6000 jam per tahun


Power saving = daya oprerasi sebelumnya daya opresi baru
= 120 kW 39,81 kW
= 80,19 kW
Karena 6000 jam per tahun, maka
P per tahun

= 80,19 kW x 6000 h/tahun


= 481140 kWh / tahun
= 481,14 MWh/tahun

Tegangan Tidak Seimbang (Unbalance Voltage)


Unbalance Voltage artinya tegangan yang tersedia di ketiga fasanya tidak
sama, ini dapat terjadi di sistem kelistrikan yang terdapat pada industri.
Fenomena ini dapat menimbulkan persoalan serius pada motor dan
peralatan-peralatan listrik dengan sistem induksi tiga fasa. Memang
kondisi seimbang secara sempurna tidak akan pernah tercapai, namun
harus dilakukan upaya untuk meminimalkan.

S = S1 + S2 + S3
2

= 8.71 + 8.49 + 8.35 = 25.61 kVA

P = S x Cos
= 25.61 x 0.997
= 25.5 kW

Panel Pompa Distribusi besarnya Vunbalance 2,6 % sehingga


menimbulkan rugi daya sebesar 12 %, sehingga besarnya rugi daya pada
panel ini ialah 12 % x 25,5 kW = 3,06 kW. Jika pompa ini beroperasi
selama satu tahun = 3,06 kW x 12 x 30 x 12 = 40.450,752 kWh dan jika
1kWh Rp 860 maka besarnya biaya akibat ketidakseimbangan tegangan
2,6 % ialah 40.450,752 x Rp 860 = Rp 34.787.646,72 /tahun
Rata-rata kWh per tahun ialah 174.584 kWh, sehingga besarnya biaya
yang harus dibayar ialah 174.584 x Rp 860 = Rp 150.142.240
Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka terdapat penghematan dengan
total energi ialah 14256 kWh + 10.653,12 kWh + 40.450,752 kWh =
65.359,872 kWh atau biaya sebesar Rp Rp 12.260.160/tahun + Rp
9.161.683,2/tahun + Rp 34.787.646,72 /tahun = Rp 56.209.489,92

Pengaruh Harmonisa Terhadap Losses Daya


Pada sistem distribusi listrik aliran harmonisa menurunkan kualitas daya
sehingga akan menimbulkan beberapa masalah. Secara garis besar
pengaruh harmonisa terhadap sistem tergantung dari sumber harmonisa.

Irms = ( I1+I2+I3 ) / 3
= (39.1 + 30 + 38.9)/3 = 36 A
I1 = (36 x 6%) + 36 = 38.16 A

Prugi rugi ( harmonisa) I rms R


2

= (36)2 x R = 1296 R Watt


Prugirugi ( sebelumharmonisa) I 1 R
2

= 2132 x R
= 1456.18 R watt
Losses %

Prugi rugi harmonisa Prugi rugi


Prugi rugi harmonisa

100%

1456.18 R1296 R
= 11 %
1456.18 R

Rugi daya = 11 % + 25,5 kW = 2,8 kW


Jika panel beroperasi selama 24 jam hjari, maka maka besarnya
kerugian ialah 2,8 x 24 x 30 x 12 = 24192 kWh
Atau 24192 x Rp 860 = Rp 20.805.120
jika dilakukan tindakan perbaikan maka akan terjadi penghematan
biaya sebesar Rp 20.805.120/tahun atau penghematan energi
sebesar 24192 kWh .