Anda di halaman 1dari 17

AIR

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok semua makhluk hidup. Tidak hanya
manusia yang membutuhkan air. Hewan dan tumbuhan pun membutuhkan air. Tanpa air,
tidak ada kehidupan di dunia ini. Semua makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup tanpa air.
Air juga digunakan manusia untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat
rekreasi, transportasi, dan lain-lain. Air begitu penting bagi kehidupan manusia, hewan, dan
tanaman. Sangat tepat jika ada yang mengatakan bahwa air merupakan sumber kehidupan.
Manfaat Air bagi Manusia
Sebagian besar zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari 73% adalah air.
Kehidupan yang ada di dunia ini dapat terus berlangsung karen tersedianya Air yang cukup.
Berikut ini air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia dengan segala macam kegiatannya,
antara lain digunakan untuk:

Keperluan rumah tangga, misalnya air digunakan untuk minum, masak, mandi,
mencuci dan mengepel lantai.

Keperluan industri, misalnya air digunakan sebagai bahan baku minuman kemasan,
selain itu air juga digunakan untuk pembangkit tenaga listrik yang sangat dibutuhkan
oleh sektor industri.

Keperluan rekreasi dan olah raga, ada beberapa cabang olah raga yang memanfaatkan
air sebagai sarananya. Misalnya olahraga renang, selancar, dayung, dan arung jeram.

Keperluan pertanian dan peternakan, para petani sangat membutuhkan air dalam
jumlah yang banyak untuk mengairi sawah dan lahan pertaniannya. Para peternak
juga sangat membutuhkan air untuk memelihara ternak mereka.

Keperluan transportasi, misalnya dalam pelayaran sangat membutuhkan air sebagai


sarana transportasi. Demikian juga di daerah kalimantan air sungai dimanfaatkan
sebagai sarana transportasi penduduk setempat.

Manfaat air bagi hewan


Air merupakan bagian penting dan terbesar dalam tubuh hewan. Air sangat
dibutuhkan dalam berbagai keperluan seperti pengaturan suhu tubuh, membantu proses
pencernaan dan zat, produksi susu. Hewan juga membutuhkan air seperti manusia dan
tumbuhan, hewan memanfaatkan air untuk keperluan sebagai berikut :

Untuk minum, sebagai makhluk hidup hewan memerlukan air untuk metabolisme
dalam tubuh hewan.

Untuk produksi susu, bagi hewan yang menyusui seperti kambing dan sapi air sangat
berperan dalam proses produksi susu.

Sebagai tempat hidup, ada beberapa hewan yang hidup dia air, misalnya berbagai
jenis ikan , udang, lumba-lumba, dan ikan paus.

Hewan juga membutuhkan air untuk membersihkan tubuhnya, misalnya saja kerbau
biasanya membersihkan tubuhnya dengan cara masuk ke dalam air.

Sebagai alat perlindungan, Kuda nil menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam
air adalah agar kuda nil bisa menghindari panas terik di siang hari.

Sebagai senjata, ikan pemanah adalah penembak jitu di dalam sungai, dan sebuah jet
air adalah senjatanya. Dengan bidikan yang tepat, ikan ini mampu mengambil
serangga apapun dalam beberapa meter tanpa menggunakan apa-apa selain air yang
disemprotkan dari mulutnya.

Manfaat air bagi tumbuhan


Tumbuhan sangat memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Kekurangan air
akan menyebabkan
tanaman menjadi kerdil, perkembangannya menjadi tidak normal. Kekurangan yang terjadi
terus menerus selama periode pertumbuhan akan menyebabkan tanaman tersebut kemudian
mati. Tumbuhan memerlukan air untuk berbagai keperluan, berikut ini adalah beberapa
fungsi penting air bagi tumbuhan :

Sebagai tempat hidup, ada beberapa jenis tumbuhan yang hidup dia air, misalnya
eceng gondok, teratai, dan pandan air.

Menjadi pelarut bagi zat hara yang diperlukan tumbuhan. Zat hara yang ada dalam
tumbuhan dilarutkan oleh air dan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan.

Menjadi alat transportasi untuk memindahkan zat hara. Bahan yang diangkut dapat
berupa bahan mineral dari dalam tanah, bahan - bahan organik hasil fotosintesa, dan
olahan sel lainya.

Menjadi bahan dasar pada fotosintesis, tanpa adanya air fotosintesis tidak dapat
berlangsung.

Air merupakan Sumber daya yang sangat penting bagi kehidupan. Karena mempunyai
bebagai macam fungsi, antara lain untuk mandi, mencuci dan minum. Bagi hewan dan
tumbuhan air juga merupakan bagian ayang sangat peting. Kelestarian air harus tetap dijaga
agar kehidupan di muka bumi berlangsung selaras dan seimbang.
Adapun Sifat dan Kegunaan Air, yaitu:
1. Air menempati ruang dan mempunyai berat.
Air bersifat cair yang dapat ditempatkan didalam cangkir, botol, piring dan ditempat mana
saja yang memiliki ruang tertentu. Sebagai contoh, ambillah sebuah gelas lalu masukkan air
kedalamnya kemudian letakkan diatas meja. Lalu apa yang terjadi? Air akan berbentuk sesuai
ruang tempatnya. Pada waktu kita memasukkan air kedalam gelas, akan terasa berat
dibandingkan sebelum diisi dengan air. Jadi, air memiliki sifat menempati ruang dan berat.

2. Permukaan air yang tenang akan selalu datar.


Pernahkah kamu melihat air kolam atau air telaga? Bagaimana keadaan permukaan airnya?
Jika kamu amati permukaan dari air tersebut selalu datar dan tenang. Jelas bahwa sifat air
selalu mendatar. Seringkali sifat ini digunakan untuk mengukur atau menyamakn tinggi
sesuatu yang akan dibuat. Mengukur tinggi tembok misalnya.
3. Air mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah.
Secara logika, air tidak bisa mengalir dari tempat rendah ke tempat tinggi, bener bukan?
Cobalah buktikan melalui percobaan berikut: Ambillah setembok air, lalu tuangkan air
tersebut kelantai. Bagaimana gerak air dilantai? Tentunya akan mengalir ketempat yang lebih
rendah. Dari percobaan diatas membuktikan bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi
ketempat yang rendah. Dari sifat tersebut, air dapat dimanfaatkan sebagai alat penentu tinggi
rendah suatu tempat yang disebut Waterpas.

UDARA
Manfaat udara :
1. Untuk bernafas
udara merupakan salah satu substansi yang sangat tinggi manfaatnya bagi
kelangsungan makhluk hidup. Semua makhluk hidup membutuhkan udara untuk bernapas
atau istilah biologisnya adalah proses respirasi. Umumnya udara mengandung banyak sekali
kandungan zat-zat seperti oksigen, karbon dioksida, helium, dan banyak lagi (akan sangat
banyak apabila harus disebutkan satu per satu)
Dengan adanya udara, kita semua sebagai makhluk hidup dapat bernapas, karena
udara menghasilkan manfaat oksigen bagi manusia hewan. Kemudian manfaat karbon
dioksida yang dihasilkan, digunakan oleh tumbuhan untuk melakukan proses respirasi.
2. Proses fotosintesis
Tumbuhan memiliki hal yang unik, yaitu mereka dapat memasak makanannya sendiri
melalui proses yang dikenal dengan istilah fotosintesis. Proses ini melibatkan manfaat
matahari, klorofil dan juga manfaat udara untuk mensuplai nutrisi yang dibutuhkan oleh
tanaman tersebut. Bayangkan apabila tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis,
pastilah banyak tanaman akan mati.
3. Pembangkit listrik
Disebut apakah udara yang bergerak? Ya. Jawabannya adalah angin. Angin
merupakan salah satu bentuk udara yang mengalami pergerakan, pergerakan udara atau angin
inilah yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu energi alternatif alternatif, yaitu
pembangkit listrik tenaga angin.

Biasanya pembangkit listrik yang menggunakan pemanfaatan tenaga angin ini


menggunakan bangunan kincir angin untuk menyalurkan energi putar yang dihasilkan.
Kemudian energi putar dari kincir angin akan menyalakan generator, yang kemudian akan
menghasilkan dan menyalurkan listrik. Berikut ini adalah keunggulan dari pembangkit listrik
tenaga angin :

Tidak menimbulkan polusi udara dan ramah terhadap lingkungan

Tidak berisik

Daya yang dihasilkan besar

Tidak perlu memanfaatkan bahan bakar fosil yang cadangannya semakin menipis

Mempercantik area pembangkit listrik, karena bentuk kincir angin yang unik.

Kondisi ini sama seperti manfaat uranium untuk pembuatan nuklir sebagai pembangkit listrik.
4. Pemanfaatan energi
Angin, selain dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, dapat juga dimanfaatkan
sebagai salah satu sumber energi lain. Kapal atau perahu layar merupakan salah satu
teknologi yang memanfaatkan angin dan mengkonversi manfaat udara ini menjadi energi
gerak. Kapal layar sendiri memiliki keunggulan, yaitu tidak menimbulkan polusi. Selain itu,
udara dan angin juga dimanafaatkan sebagai energi untuk :

Penyeimbang dan pengontrol gerakan pesawat terbang

Energi angin dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian

Sebagai bahan bakar balon udara.

5. Penyebaran spora
Beberapa jenis tanaman, seperti bunga dan jamur memiliki proses perkembang
biakan yang unik. Manfaat udara berguna untuk menyebarkan spora dan benih-benih
mereka untuk dapat tumbuh dan berkembang biak. Dengan memanfaatkan udara,
maka tumbuhan dapat tumbuh dan tetap lestari serta tidak akan mengalami
kepunahan. Hal inilah yang menjadikan manfaat tanaman hias bisa kita rasakan
keindahannya sampai sekarang.
6. Sebagai penyejuk
Udara yang bergerak atau juga yang dikenal dengan nama angin merupakan salah satu
elemen penting dalam kehidupan. Angin dapat membantu memberikan rasa sejuk dan
nyaman bagai anda, terutama ketika berada pada kondisi cuaca yang sangat panas. Selain

angin, manfaat udara yang dingin dan sejuk pun dapat membantu anda menjadi lebih rileks
dan nyaman dalam beraktivitas. Namun demikian, udara yang terlalu dingin akan berakibat :

Hipotermia

Influenza

Demam

7. Mengolah makanan
Udara memiliki sifat yang dapat menhantarkan panas. Maka dari itu, udara juga dapat
dimanfaatkan dalam hal pengolahan makanan. Berikut ini adalah beberapa jenis pengolahan
makanan yang membutuhkan udara :

Proses pengasapan (seperti daging asap dan ikan asap)

Proses pendinginan dari bahan makanan

8. Menyerap radiasi sinar matahari


Anda pasti sudah mengetahui apa saja manfaat sinar ultraviolet dan bahayanya dari
radiasi sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari. Berikut ini adalah beberapa bahaya
dari radiasi sinar ultraviolet :

kulit menjadi kering

Kulit menjadi hitam

Kanker kulit

Katarak

Salah satu manfaat udara yang paling penting ialah mampu menyerap kandungan
sinar ultraviolet yang masuk ke dalam bumi kita. Dengan adanya udara sebagai penyerap
sinar ultraviolet, maka kadar sinar ultrabiolet yang mengenai tubuh kita menjadi berkurang
dan efek dari radiasinya akan semakin kecil.
Penyebab polusi udara adalah hal yang perlu kita perhatikan saat ini, pasalnya semakin
banyak udara yang terkena polusi maka kehidupan manusia juga akan memburuk. Udara
yang sehat sudah tentu menjadi dambaan semua orang, dengan udara yang sehat maka resiko
penyakit gangguan pernafasan serta hal-hal yang diinginkan lain akan berkurang. Polusi
udara adalah perubahan sifat-sifat kimia, fika dan biologis dari karakteristik udara yang
menyebabkan efek yang didak baik bagi manusia, hewan, tumbuhan serta lingkungan.

Secara garis besar, polusi udara dapat di bagi menjadi dua jenis yaitu polusi udara primer dan
sekunder. Polusi dara primer adalah polusi yang di hasilkan oleh sebuah sumber langsung,
misalnya saja asap dari sebuah pabrik. Sedangkan, polusi udara sekundar adalah dampak lain
dari polusi udara primer atau polusi yang tidak berasal dari sumber langsung. Selain itu, kita
juga mengenal pulusi udara alami dan buatan, diamana polusi udara alami adalah polusi dari
sumber yang terjadi secara alami seperti kebakaran hutan. Disisi lain terdapat polusi udara
dari hasil pabrik, kendaraan bermotor dan sebagainya yang menjadi sumber buatan.
Saat kita membahas polusi sudah tentu akan berkaitan dengan polutan, polutan adalah zat
yang menjadi pencemar udara. Sehingga untuk menyebutkannya kita bias mengambil contoh
kendaraan bermotor, disini sumber polusi adalah pembuangan gas motor dan polutannya
adalah asap.

Penyebab polusi udara


Polusi yang terjadi di udara tidak terjadi begitu saja, tentu saja ada penyebab polusi udara
tersebut. Diantara kita pasti sudah tau beberapa penyebabnya, yaitu kendaraan bermotor dan

asap pabrik. Sebenarnya yang berpengaruh pada pencemaran di udara adalah polutan, dimana
polutan di udara dapat berupa zat-zat dan partikel. Zat zat pencemar udara yaitu antara lain
sulfur dioksida, karbonmonoksida, nitrogen oksida dan sebagainya.
Mengapa zat-zat tadi dianggap sebagai pencemar ? karna misalnya saja nitrogen oksida dan
dan suluf oksida di udara akan menyebabkan hujan asam serta dampak yang tidak di inginkan
dari hujan asam tersebut. Lalu bagaimana bisa zat-zat tersebut sampai di udara ? inilah daftar
beberapa penyebab terjadinya polusi udara :

a. Hasil pembuangan limbah industri pabrik


Sudah sejak lama di ketahui bahwa industri adalah salah satu penyumbang terbesar dari
polusi udara. Bagaimana tidak, pada banyak industri sudah tentu memiliki hasil pembakaran.
Pembakaran tersebut sudah tentu menghasilkan asap yang kita sebut ini sebagai limbah
udara, terutama jika pabrik tersebut menggunakan bahan bakar fosil, dimana ini nantinya
akan menghasilkan nitrogen oksida.
Selain itu, penggunaan bahan bakar fosil juga mengakibatkan efek rumah kaca. Efek ini
sudah menjadi salah satu ancaman untuk bumi kita.

b. Penggunaan kendaraan bermotor


Kendaraan bermotor seperti mobil dan motor juga penyumbang terbesar dari pencemaran
udara yang terjadi di berbagai belahan dunia. Sebenarnya bukan karna sengaja, namun
kebutuhan akan alat transportasi jenis ini masih sangat banyak. Meskipun sebagian besar
orang sudah tau asap yang di keluarkan oleh motor tersebut adalah polusi, namun nyatanya
penambahan jumlah kendaraan bermotor terus terjadi.
Asap dari kendaraan bermotor ini sudah di ketahui bahwa ia mengeluarkan zat karbon
momoksida, dimana zat ini sangat berbahaya bagi kesehaatan tubuh manusia. Zat ini jika
terhidup akan menggantikan karbon dioksida di tubuh dimana karbon dioksida lebih
membutuhkaannya. Pada tingkat yang lebih parah, karbon monoksida dapat menjadia racun
di tubuh dan dapat membunuh manusia.

c. Pembakaran lahan
Untuk menghemat biaya pembukaan lahan biasanya para pelaku bisnis di bidang pertanian
akan membakar lahan. Akibat dari perbuatan ini adalah timbulnya kebakaran lahan yang
sudah pasti menghasilkan asap.
Tidak dapat dipungkiri bahwa asap adalah salah satu polutan udara, sehingga seharusnya
pembakaran lahan bukanlah pilihan yang baik. Pembakaran lahan yang berlebihan dapat
menimbulkan asap yang sangat banyak, dimana jika jumlah komposisi asap di udara
mencapai batasnya maka asap akan mengganggu kehidupan manusia. Biasanya kasus ISPA
adalah salah satu akibat dari asap ini.

d. Parfum

Penggunaan bahan kimia pada parfum juga menyebabkan polusi udara, mesikup dampaknya
bukan secara langsung. Bahan kimia pada parfum akan melayang ke udara lalu pada akhirnya
akan merusak lapisan ozon bumi.

e. Rokok
Anda suka merokok? Anda harusnya berfikir berkali-kali untuk merokok. Pasalnya, rokok
tidak hanya merugikan secara tidak langsung, namun juga secara langsung berdampak bagi
tubuh anda. Jadi, asap rokok adalah salah satu termasuk sumber polusi udara.
Selain yang telah di sebutkan di atas, beberapa hal yang juga menjadi penyebab polusi udara
adalah proses peleburan logam, proses pertambangan dan penggalian, proses pembangunan
serta ujicoba bom nuklir.

Dampak Polusi Udara


Efek atau dampak dari polusi udara pada kesehatan manusia sangatlah banyak. Beberapa
diantaranya dapat menyebabkan dan memicu penyakit pernafasan, iritasi mata, dan
tenggorokan. Gejala umum yang terlihat adalah sesak dada, mata terbakar, dan batuk. Mereka
dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit jantung dan asma lebih rentan terhadap
bahaya polusi udara daripada yang lain. Efek yang lebih serius dapat terjadi pada anak-anak
kecil, paparan polusi udara dapat menyebabkan bronchitis, sakit telinga dan asma.
Selain itu, polusi udara juga dapat menyebabkan kematian pohon yang diakibatkan hujan
asam. Rusaknya lingkungan juga salah satu dampak buruk polusi udara. Secara tidak
langsung polusi udara juga dapat menyebabkan kerusakan ozon.

Cara Mencegah Polusi udara


Ada beberapa hal yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah polusi udara jika ia ingin
kehidupan yang lebih layak untukya. Karna setiap menitnya terjadi pencemaran yang tidak
terhitung banyaknya yang mengakibatkan bumi kita semakin menjadi tempat yang kurang
layak untuk di tempati. Beberapa cara mencegah polusi udara adalah :

a. Mengurangi limbah industri


Sudah tentu cara ini adalah yang hanya dapat di lakukan dengan kerja sama, teutama pada
bidang pemerintahan yang mengatur tentang industri dan kelayakannya. Sehingga limbah
udara yang di hasilkan akan berkurang.
Semakin banyak pabrik yang sadar akan hal ini, maka semakin besar kemungkinan kita untuk
mendapatkan udara bersih. Oleh karna itu para pelaku pabrik hendaknya tidak memikirkan
mengenai keuntungan saja, namun perlu memikirkan nasib bumi kita.

b. Pembatasan jumlah kendaraan bermotor


Cara ini adalah cara yang paling efektif, selain karna polusi udara yang di hasilkan oleh
kendaraan bermotor dapat membuat sesak nafas dan rusaknya ozon, kendaraan bermotor juga
perlu menyesuaikan diri dengan jumlah dan panjang jalan agar kota menjadi tempat yang

nyaman untuk di tinggali. Karna kemacetan juga menyebabkan semakin lamanya motor di
hidupkan serta semakin banyak pula polusi yang di dapatkan.

c. Tidak membakar lahan


Hasil sisa tanaman sebenarnya bukan barang yang tidak memiliki nilai sehingga perlu di
buang atau tanaman yang di bakar juga sebenarnya bernilai. Jadi, cara terbaiknya adalah
mencari cara agar tidak terjadi kebakaran lahan dan solusi untuk menjadikan sisa pohon
tersebut menjadi barang yang bermanfaat.

d. Gunakan parfum alami


Sebaiknya anda mengurangi penggunaan parfum yang berlebihan, atau beralih pada
penggunaan parfum yang tidak menggunakan bahan kimia. Ini bertujuan untuk menjaga bumi
kita serta agar orang-orang yang alergi parfum tidak terkena dampaknya.

e. Tidak merokok
Sudah tentu cara terakhir ini and adapt lakukan sendiri, selain anda akan mendapatkan
hidup sehat maka anda akan memperoleh bumi yang nyaman untuk di tinggali. Saya sangat
bengga pada generasi yang tidak merokok, dan bagi anda yang tidak merokok saya bangga
dengan anda dan merokok juga ternyata memiliki dampak membuat perut buncit.

TANAH
1. Macam-macam Pencemaran Menurut Tempatnya
a. Pencemaran tanah
Gejala pencemaran tanah dapat diketahui dari tanah yang tidak dapat digunakan untuk
keperluan fisik manusia. Tanah yang tidak dapat digunakan, misalnya tidak dapat ditanami
tumbuhan, tandus dan kurang mengandung air tanah. Faktor-faktor yang mengakibatkan
terjadinya pencemaran tanah antara lain pembuangan bahan sintetis yang tidak dapat
diuraikan oleh mikroorganisme, seperti plastik, kaleng, kaca, sehingga menyebabkan oksigen
tidak bisa meresap ke tanah. Faktor lain, yaitu penggunaan pestisida dan detergen yang
merembes ke dalam tanah dapat berpengaruh terhadap air tanah, flora, dan fauna tanah. Pada
saat ini hampir semua pemupukan tanah menggunakan pupuk buatan atau anorganik. Zat atau
unsur hara yang terkandung dalam pupuk anorganik adalah nitrogen (dalam bentuk nitrat atau
urea), fosfor (dalam bentuk fosfat), dan kalium. Meskipun pupuk anorganik ini sangat
menolong untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi pemakaian dalam jangka panjang tanpa
dikombinasi dengan pupuk organik mengakibatkan dampak yang kurang bagus. Dampaknya
antara lain hilangnya humus dari tanah, tanah menjadi kompak (padat) dan keras, dan kurang
sesuai untuk tumbuhnya tanaman pertanian. Selain itu, pupuk buatan yang diperjualbelikan
umumnya mengandung unsur hara yang tidak lengkapm terutama unsur-unsur mikro yang
sangat dibutuhkan tumbuhan dan juga pupuk organik mudah larut dan terbawa ke perairan,

misalnya danau atau sungai yang menyebabkan terjadinya eutrofikasi. Ketika suatu zat
berbahaya atau beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu
air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian
terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak
langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di
atasnya.Cara pencegahan dan penanggulangan pencemaran tanah, antara lain sebagai berikut.
1) Sebelum dibuang ke tanah senyawa sintetis seperti plastik sebaiknya diuraikan lebih
dahulu, misalnya dengan dibakar.
2) Untuk bahan-bahan yang dapat didaur ulang, hendaknya dilakukanproses daur ulang,
seperti kaca, plastik, kaleng, dan sebagainya.
3) Membuang sampah pada tempatnya.4) Penggunaan pestisida dengan dosis yang telah
ditentukan.5) Penggunaan pupuk anorganik secara tidak berlebihan pada tanaman.

1) Remidiasi Kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah dikenal dengan remediasi.


Sebelum melakukan remediasi, hal yang perlu diketahui:
a) Jenis pencemar (organik atau anorganik), terdegradasi atau tidak, berbahaya atau tidak.b)
Berapa banyak zat pencemar yang telah mencemari tanah tersebut.c) Perbandingan karbon
(C), nitrogen (N), dan fosfat (P).d) Jenis tanah.e) Kondisi tanah (basah, kering).f) Telah
berapa lama zat pencemar terendapkan di lokasi tersebut.g) Kondisi pencemaran (sangat
penting untuk dibersihkan segera/bisa ditunda).

2) Remediasi onsite dan offsite


Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in situ (atau on site) dan ex situ (atau off site).
Pembersihan on site adalah pembersihan di lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih
mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan bioremediasi. Pembersihan off site
meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. Setelah
itu di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah
tersebut disimpan di bak atau tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak
atau tangki tersebut. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian
diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Pembersihan off site ini jauh lebih mahal dan
rumit.

3) Bioremediasi

Bioremediasi merupakan proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan


mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi
zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan
air). Proses bioremediasi harus memperhatikan temperatur tanah, ketersediaan air, nutrien (N,
P, K), perbandingan C : N kurang dari 30 : 1, dan ketersediaan oksigen.
Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dalam bioremediasi:a) Stimulasi aktivitas
mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien, pengaturan kondisi
redoks, optimasi pH, dan sebagainya.
b) Inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar, yaitu mikroorganisme yang
memiliki kemampuan biotransformasi khusus.
c) Penerapan immobilized enzymes.d) Penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk
menghilangkan atau mengubah pencemar.

b. Pencemaran air
Pencemaran air dapat diketahui dari perubahan warna, bau, serta adanya kematian dari biota
air, baik sebagian atau seluruhnya. Bahan polutan yang dapat menyebabkan polusi air antara
lain limbah pabrik, detergen, pestisida, minyak, dan bahan organik yang berupa sisa-sisa
organisme yang mengalami pembusukan. Untuk mengetahui tingkat pencemaran air dapat
dilihat melalui besarnya kandungan O2 yang terlarut. Ada 2 cara yang digunakan untuk
menentukan kadar oksigen dalam air, yaitu secara kimia dengan COD (Chemical Oxygen
Demand) dan BOD (Biochemical Oxygen Demand). Makin besar harga BOD makin tinggi
pula tingkat pencemarannya. Polusi air yang berat dapat menyebabkan polutan meresap ke
dalam air tanah yang menjadi sumber air untuk kehidupan sehari-hari seperti mencuci, mandi,
memasak, dan untuk air minum. Air tanah yang sudah tercemar akan sulit sekali untuk
dikembalikan menjadi air bersih. Pengenceran dan penguraian polutan pada air tanah sulit
sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob.
Penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan merupakan salah satu sumber pencemaran
air. Pupuk dan pestisida yang larut di air akan menyebabkan eutrofikasi yang mengakibatkan
ledakan (blooming) tumbuhan air, misalnya alga dan ganggang. Cara pencegahan dan
penanggulangan pencemaran air dapat dilakukan sebagai berikut:
1) Cara pemakaian pestisida sesuai aturan yang ada.2) Sisa air buangan pabrik dinetralkan
lebih dahulu sebelum dibuang ke sungai
3) Pembuangan air limbah pabrik tidak boleh melalui daerah pemukiman penduduk. Hal ini
bertujuan untuk menghindari keracunan yang mungkin terjadi karena penggunaan air sungai
oleh penduduk.

4) Setiap rumah hendaknya membuat septi tank yang baik.

c. Pencemaran udara
Pencemaran udara dapat bersumber dari manusia atau dapat berasal dari alam. Pencemaran
oleh alam, misalnya letusan gunung berapi yang mengeluarkan debu, gas CO, SO2, dan H2S.
Partikel-partikel zat padat yang mencemari udara di antaranya berupa debu, jelaga, dan
partikel logam. Partikel logam yang paling banyak menyebabkan pencemaran adalah Pb yang
berasal dari pembakaran bensin yang mengandung TEL (tetraethyl timbel). Adanya
pencemaran udara ditunjukkan oleh adanya gangguan pada makhluk hidup yang berupa
kesukaran bernapas, batuk, sakit tenggorokan, mata pedih, serta daun-daun yang menguning
pada tanaman. Zat-zat lain yang umumnya mencemari lingkungan, antara lain:
1) Oksida karbon (CO dan CO2) dapat mengganggu pernapasan, tekanan darah, saraf, dan
mengikat Hb sehingga sel kekurangan O2.
2) Oksida sulfur (SO2 dan SO3) dapat merusak selaput lendir hidung dan tenggorokan.3)
Oksida nitrogen (NO dan NO2) dapat menimbulkan kanker.4) Hidrokarbon (CH4 dan
C4H10), menyebabkan kerusakan saraf pusat.
5) Ozon (O3) menyebabkan bronkithis dan dapat mengoksidasi lipida. Cara pencegahan dan
penanggulangan terhadap pencemaran udara, antara lain sebagai berikut.
a) Perlu dibatasi penggunaan bahan bakar yang menghasilkan CO.
b) Menerapkan program penghijauan di kota-kota untuk mengurangi tingkat pencemaran.c)
Memilih lokasi pabrik dan industri yang jauh dari keramaian dan pada tanah yang kurang
produktif.
d) Gas-gas buangan pabrik perlu dibersihkan dahulu sebelum dikeluarkan ke udara bebas.
Pembersihan dapat menggunakan alat tertentu, misalnya cottrell yang berfungsi untuk
menyerap debu. Meningkatnya kadar karbon dioksida di atmosfer juga dapat membahayakan
kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di bumi
ini. Konsentrasi karbon dioksida yang berasal dari sisa pembakaran, asap kendaraan, dan asap
pabrik dapat menimbulkan efek rumah kaca (green house effect). Efek rumah kaca dapat
mengakibatkan:

1) Adanya pemanasan global yang mengakibatkan naiknya suhu di bumi.2) Mencairnya es


yang ada di kutub, sehingga mengakibatkan naiknya permukaan air laut.3) Tenggelamnya
daratan (pulau) sebagai akibat dari mencairnya es di kutub.

d. Pencemaran suara
Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin
pabrik, radio, atau tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.

2. Macam-macam Pencemaran Menurut Bahan Pencemarnya


a. Pencemaran kimiawi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang berupa zat
radioaktif, logam (Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Hi), pupuk anorganik, pestisida, detergen, dan
minyak.
b. Pencemaran biologi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang berupa
mikroorganisme, misalnya Escherichia coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thyposa.
c. Pencemaran fisik adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang berupa kalengkaleng, botol, plastik, dan karet.

B. Perubahan Lingkungan
Perubahan lingkungan dapat terjadi oleh aktivitas manusia atau kejadian alam seperti letusan
gunung berapi, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Perubahan lingkungan yang terjadi, baik
yang dilakukan oleh manusia atau kejadian alam dapat bersifat positif, artinya bermanfaat
bagi kesejahteraan manusia dan bersifat negatif yang merugikan bagi kehidupan manusia.
Perubahan lingkungan terjadi apabila ada perubahan dalam daur biologi atau daur
biogeokimia. Penebangan pohon di hutan tanpa perhitungan akan menimbulkan akibat yang
saling berantai antara faktor biotik dan abiotik. Penebangan hutan berarti menghilangkan
sebagian besar produsen dalam suatu ekosistem. Karena itu akan menyebabkan kepunahan
sebagian flora dan fauna yang ada di hutan tersebut. Pengaruh yang lainnya, dengan
pembukaan hutan akan menyebabkan perubahan dalam daur hidrologi. Bila hujan turun pada
tanah yang terbuka, maka air akan langsung masuk ke dalam tanah yang memiliki kesuburan
yang tinggi. Dengan tidak adanya pohon yang menahan air hujan yang meresap ke dalam
tanah akan menyebabkan aliran air di permukaan tanah menjadi besar. Adanya aliran yang
besar dan cepat akan mengikis permukaan tanah yang subur. Hilangnya kesuburan tanah akan
mengurangi populasi cacing tanah yang berperan membantu menyuburkan tanah. Kurangnya
resapan air di dalam tanah akan menyebabkan kekeringan di musim kemarau. Dengan

penebangan pohon, menyebabkan dasar hutan lebih banyak menerima cahaya matahari dan
suhu akan naik, yang dapat menyebabkan lebih cepatnya penguraian sampah organik sebagai
sumber zat hara tanah. Penguraian sampah organik di tanah secara drastis akan mengganggu
daur nitrogen. Selain penebangan hutan, penggunaan pestisida maupun pupuk yang
berlebihan juga akan menyebabkan perubahan lingkungan. Pemasukan limbah, seperti pupuk
anorganik pada perairan akan menyebabkan bertambahnya zat hara yang lebih besar
dibandingkan dengan yang dapat diserap pada daur biologi dalam proses penguraian dan
fotosintesis. Zat hara yang kaya akan merangsang pertumbuhan fitoplankton terutama
ganggang biru yang semuanya tidak dapat dikonsumsi oleh zooplankton. Selain itu, populasi
fitoplankton yang sangat banyak pada permukaan air akan menghalangi cahaya matahari
menembus perairan bagian bawah yang dapat menyebabkan kerugian bagi berbagai
organisme, sehingga menyebabkan kematian. Penggunaan pestisida dan herbisida yang
bermanfaat untuk membasmi gulma dan hama dalam jangka panjang secara langsung
maupun tidak langsung akan membahayakan ekosistem. Penggunaan pestisida juga dapat
menyebabkan kematian hewan-hewan invertebrata maupun vertebrata. Pengembalian
lingkungan yang sudah berubah merupakan pekerjaan yang sulit dan memerlukan biaya yang
besar serta waktu yang panjang. Untuk itu perlu dijaga agar kerusakan lingkungan tidak
terjadi. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan,
seperti:
1. Melakukan perlindungan hutan dengan cara antara lain: menebang hutan secara selektif,
melakukan reboisasi, mencegah terjadinya kebakaran hutan, pangadaan taman nasional, dan
lain-lain.
2. Menggunakan pestisida dan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan.3. Mengolah limbah
sebelum dibuang ke sungai atau ke saluran air yang lain.4. Tidak membuang sampah
sembarangan.5. Melakukan proses daur ulang untuk sampah yang bisa dimanfaatkan.

C. Upaya Pencegahan Pencemaran LingkunganPada dasarnya ada tiga cara yang dapat
dilakukan dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan, yaitu:

1. Secara Administratif
Upaya pencegahan pencemaran lingkungan secara administratif adalah pencegahan
pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengeluarkan
kebijakan atau peraturan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Contohnya adalah
dengan keluarnya undang-undang tentang pokok-pokok pengelolaan lingkungan hidup yang
dikeluarkan oleh presiden Republik Indonesia pada tanggal 11 Maret 1982. Dengan adanya
AMDAL sebelum adanya proyek pembangunan pabrik dan proyek yang lainnya.

2. Secara Teknologis
Cara ini ditempuh dengan mewajibkan pabrik untuk memiliki unit pengolahan limbah sendiri.
Sebelum limbah pabrik dibuang ke lingkungan, pabrik wajib mengolah limbah tersebut
terlebih dahulu sehingga menjadi zat yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

3. Secara Edukatif
Cara ini ditempuh dengan melakukan penyuluhan terhadap masyarakat akan pentingnya
lingkungan dan betapa bahayanya pencemaran lingkungan. Selain itu, dapat dilakukan
melalui jalur pendidikan-pendidikan formal atau sekolah.

D. Parameter Pencemaran dalam Lingkungan


Untuk mengetahui apakah suatu lingkungan tercemar atau tidak, atau untuk mengetahui
seberapa besar kadar pencemaran dalam lingkungan dapat dilihat dari parameter sebagai
berikut:
1. Parameter Kimia
Parameter ini meliputi kandungan karbon dioksida, tingkat keasaman, dan kadar logamlogam berat dalam lingkungan tersebut.
2. Parameter Biokimia
Parameter biokimia dapat dilihat dari BOD (Biologycal Oxygen Demand) atau kebutuhan
oksigen secara biologis.
3. Parameter Fisik
Dilihat dari suhu, warna, rasa, bau, dan juga radioaktivitas pada lokasi tersebut.
4. Parameter BiologiParameter biologi meliputi ada tidaknya mikroorganisme dalam wilayah
tersebut.

E. Jenis-jenis Limbah dan Pemanfaatan Limbah

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan manusia juga semakin
meningkat sehingga jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin tinggi. Limbah yang
langsung dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dulu dapat mengganggu keseimbangan
ekosistem. Secara biologis, limbah dapat dibagi menjadi:
1. Limbah yang Dapat Diuraikan (Biodegradable)
Limbah jenis ini adalah limbah yang dapat diuraikan atau\ didekomposisi, baik secara
alamiah yang dilakukan oleh dekomposer (bakteri dan jamur) ataupun yang disengaja oleh
manusia, contohnya adalah limbah rumah tangga, kotoran hewan, daun, dan ranting.
2. Limbah yang Tak Dapat Diuraikan (Nonbiodegradable)
Adalah limbah yang tidak dapat diuraikan secara alamiah oleh dekomposer. Keberadaan
limbah jenis ini di alam sangat membahayakan, contohnya adalah timbal (Pb), merkuri, dan
plastik. Untuk menanggulangi menumpuknya sampah tersebut maka diperlukan upaya untuk
dapat menanggulangi hal tersebut. Pemanfaatan limbah dapat ditempuh melalui dua cara,
yaitu dengan proses daur ulang menjadi produk tertentu yang bermanfaat dan tanpa daur
ulang.
1. Melalui Daur UlangBaik limbah organik (yang berasal dari sisa makhluk hidup) maupun
sampah anorganik (dari bahan-bahan tak hidup atau bahan sintetis) dapat dimanfaatkan
menjadi suatu produk yang bermanfaat bagi kebutuhan manusia. Limbah-limbah organik
seperti sisa-sisa kotoran hewan dan yang berasal dari tumbuhan dapat dimanfaatkan menjadi
pupuk kompos yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Limbah kertas juga dapat
didaur ulang menjadi kertas baru. Limbah pabrik tahu yang biasanya dibuang begitu saja juga
dapat dimanfaatkan menjadi makanan yang berserat tinggi yang baik untuk pencernaan.
Limbah-limbah anorganik, contohnya besi, aluminium, botol kaca, dan plastik dapat didaur
ulang menjadi produk-produk baru. Besi tua dan aluminium dapat dilebur dijadikan bubur
kemudian dicetak menjadi besi baja dan aluminium yang baru. Limbah-limbah plastik juga
dapat dilebur dijadikan peralatan rumah tangga dan peralatan lain dari plastik.2. Tanpa Daur
UlangSelain melalui daur ulang, sampah juga bisa langsung dimanfaatkan tanpa daur ulang.
Contohnya adalah pemanfaatan ban-ban bekas yang dijadikan perabot ( meja, kursi, dan pot ),
serbuk gergaji sebagai media\ penanaman jamur, botol, dan kaleng yang dapat digunakan
untuk pot.