Anda di halaman 1dari 3

Home

TAXIWAY

Taxiway sebenarnya adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menunjukan jalan yang
menghubungkan landasan pacu dengan hangar, terminal, apron dan fasilitas lainnya. Istilah
pesawat sedang taxiing berarti pesawat sedang berjalan di area landasan pacu, baik itu saat
persiapan untuk take-off maupun landing (mendarat). Jalan taxiway ini kebanyakan memiliki
permukaan yang keras seperti aspal atau beton, walaupun bandar udara yang lebih kecil
kadang-kadang menggunakan kerikil atau rumput. Dari sisi keamanan pesawat, jelas taxiway
dengan permukaan aspal atau beton lebih diutamakan ketimbang permukaan kerikil atau
rumput (ini biasa hanya untuk bandara kecil dengan tipe pesawat kecil atau helikopter saja).
Pada bandara yang ramai intensitas penerbangannya, biasa taxiway didesain khusus agar
pesawat dapat segera meninggalkan area landasan pacu (take-off atau pun landing). Ini
disebut desain high-speed atau rapid-exit taxiway. Tujuannya agar pesawat dapat segera
meninggalkan area landasan pacu dan memungkinkan pesawat lain menggunakan landasan
pacu. Tentu saja ini memerlukan perencanaan dan perancangan desain yang matang.
Perbedaan antara taxiway dengan runway adalah apabila runway ditandai dengan angka,
maka taxiway ditandai dengan huruf.
Tanda-tanda di Taxiway

Normal Centreline. Sebuah garis kuning tunggal yang berkesinambungan yang


terletak ditengah-tengah landasan, selebar 6 inci (15 cm) sampai 12 inci (30 cm).

Enhanced Centreline. Garis tengah yang diperpanjang ini terdiri dari garis parallel
berwarna di kedua sisi garis tengah landasan. Garis tengah landasan bisa diperpanjang
hingga 150 kaki (45,7 m) sebelum sampai pada tanda posisi siap-pacu.

Taxiway Edge Markings. Digunakan untuk menunjukan ujung landasan pacu apabila
ujung landasan pacu tidak ditandai (sampai dengan) dengan ujung perkerasan.
Continuous Markings. Tanda berkesinambungan terdiri dari garis kuning ganda,
dengan setiap garis setidaknya selebar 6 inci (15 cm) dan berjarak 6 inci (15 cm)

saling terpisah dan menunjukan ujung landasan dari bahu perkerasan atau dari
permukaan beraspal lainnya yang tidak dimaksudkan untuk digunakan oleh pesawat.

Taxi Shoulder Markings. Taxiway, holding bays, dan apron terkadang diberikan
bahu perkerasan untuk mencegah tabrakan dan erosi air. Bahu perkerasan ini tidak
dimaksudkan untuk digunakan oleh pesawat terbang, dan mungkin tidak dapat
memikul beban pesawat. Bahu landasan ditandai dengan garis kuning yang tegak
lurus terhadap tepi landasan, dari ujung landasan ke tepi perkerasan, sekitar 10 meter.

Surface Painted Taxiway Direction Signs. Latar belakang kuning dengan tulisan
hitam, dan diberikan bila tidak mungkin untuk memberikan tanda arah landasan pacu
di persimpangan, atau bila diperlukan untuk melengkapi tanda-tanda seperti itu.
Tanda-tanda ini terletak di kedua sisi tengah landasan.

Surface Painted Location Signs. Latar belakang hitam dengan tulisan kuning. Bila
diperlukan, tanda-tanda ini melengkapi tanda lokasi yang berada di sepanjang
landasan pacu dan membantu pilot dalam menunjukan jalan menuju tempat pesawat
akan ditempatkan. Tanda-tanda ini terletak di sisi kanan garis tengah.

Geographic Position Markings. Tanda-tanda ini terletak pada titik-titik di sepanjang


rute taxi dengan visibilitas rendah (ketika RVR berada di bawah 1.200 kaki (360m)).
Mereka diposisikan di sebelah kiri garis tengah landasan ke arah taxi.

Lampu taxiway

Untuk operasi malam, taxiway di banyak bandara dilengkapi dengan lampu, meskipun
beberapa bandara kecil yang tidak dilengkapi dengan peralatan ini.

Taxiway Edge Lights. Digunakan untuk garis tepi taxiway selama periode kegelapan
atau kondisi visibilitas terbatas. Perlengkapan ini akan meningkat dan memancarkan
cahaya biru.

Taxiway centerline Lights. Peralatan ini tetap menyala dan memancarkan cahaya
hijau yang terletak di sepanjang landasan tengah

Clearance Bar Lights. Tiga lampu berwarna kuning di posisi siap pacu di taxiway

Runway Guard Lights.

Stop Bar Lights.