Anda di halaman 1dari 1

SEDASI MODERAT DAN DALAM (DEWASA)

No Dokumen

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

No Revisi
0

Halaman
1/1

Ditetapkan Oleh :
Direktur RS Mata Fatma
Tanggal Terbit

dr. M. Hikam Alimy

PENGERTIAN

TUJUAN

Suatu tindakan untuk mengoordinasikan tingkat kesadaran terhadap suatu


stimulus sentuhan

1. Mengurangi ketidaknyamanan serta kecemasan yang dialami oleh pasien


ketka akan dilakukan tindakan medic
2. Mengurangi resiko kejadian efek samping penggunaan sediaan obat

KEBIJAKAN
A. PRA SEDASI
1. Tinjauan ulang rekam medis meliputi
1) Identitas pasien
2) Identifikasi prossdur yang akan dilakukan
3) Verifikasi status masuk pasien (rawat jalan, poliklinik, rawat inap,dll)
4) Riwayat penyakit yang berhubngan dengan tindakan yang akan
dilakukan
5) Riwayat anestesi yang pernah dialami serta evaluasi efek samping
yang pernah ada
6) Abnormalitas sistem organ utama
7) Obat yang dikonsumsi saat ini serta kemungkinan alergi yang akan
terjadi
8) Asupan makan terakhir

PROSEDUR

2. Lakukan pemeriksaan fisik


1) Periksa tanda tanda vital
2) Evaluasi jalan nafas
3) Periksa auskultasi jantung paru
4) Lakukan pemeriksaan penunjang (foto rontgen, pemeriksaan
laboratorium, EKG)
5) Laporkan temuan hasil klinis yang mungkin terjadi pada pemeriksaan
yang telah dilakukan
6) Susun rencana tindakan anestesi dan tindakan medis
7) Lakukan pemberian premedikasi serta antibiotik profilaksis
8) Berikan dukungan psikologis terhadap pasien maupun terhadap
keluarga
B. INTRA SEDASI
1. pastikan konsentrasi oksigen yang adekuat
2. pastikan jalur akses intravena yang bagus
3. berikan obat sedasi melalui akses intavena dan evaluasi akses intravena
agar tetap adekuat
4. periksa tingkat kesadaran pasien (dinilai dari respon terhadap stimulus)
5. periksa oksigenasi (pastikan konsentrasi oksigen tetap adekuat)
6. periksa ventilasi paru (periksa pergerakan dinding paru, pastikan posisi yang
mantap untuk kasus yang mnggnakan ETT/LMA
7. periksa sirkulasi (periksa gambaran ekg serta cek tekanan darah setiap
15menit)
8. catat semua data direkam medis (catat penggunaan obat serta alat yang
digunakan, temuan klinis selama proses sedasi)