Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN HOME VISIT

ASUHAN KEPERAWATAN POST PARTUM DENGAN POST SECTIO SESAREA ATAS


INDIKASI PRE EKLAMSI BERAT DI JL. HUSEN SASTRANEGARA, CICENDO
KODYA BANDUNG

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Keperawatan Maternitas
Program Profesi Ners XXXII Unpad

Disusun Oleh :
Neng Nopi Varida
220112160025

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXXII


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2017
A. Pengkajian
1. Identitas Pasien dan keluarga
Nama Pasien

: Ny. E

Tanggal lahir/usia

: 5 Mei 1978 / 38 tahun

Jenis kelamin

: perempuan

Pendidikan terakhir

: SLTA

Pekerjaan

: IRT

Alamat

: Husen Sastranegara, Cicendo Kota Bandung

Agama

: Islam

Status Perkawinan

: Kawin

Tanggal Pengkajian

: 15 Januari 2017

Nama penanggungjawab

: Tn. R

Hubungan dengan pasien

: Suami

Usia

: 45 tahun

Pendidikan terakhir

: SLTA

Pekerjaan

: Wiraswasta

2. Riwayat Kesehatan
A. Keluhan Utama
Ibu mengatakan cemas dengan luka operasinya, takut akan memperparah luka jika
dimandikan, takut parah jika lukanya terkadang suka gatal
B. Riwayat Kesehatan Sekarang
Ibu melahirkan bayi melalui operasi SC pada tanggal 8 Januari 2017. Kondisi luka kering
saat dikaji hari terakhir di RS. Tetapi setelah dirumah klien merasa cemas karena perban yang
tidak diganti selama satu minggu dan terkadang merasa gatal pada daerah luka.
C. Riwayat Kesehatan Dahulu
Ibu mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit darah tinggi atau penyakit yang lainnya
sebelumnya, namun saat kehamilan 8 bulan mengalami tekanan darah tinggi
D. Riwayat Kesehatan Keluarga
Klien mengatakan kedua orang tua dan kakak klien memiliki tekanan darah tinggi
E. Pola kebutuhan dasar
Aktifitas
Nutrisi

Setelah di rumah
Makan 3x/hari, porsi sedang
Minum 1,5 2 liter

Eliminasi

BAB 1x/hari
BAK 3 4x/hari

Istirahat tidur

Klien tidur kurang lebih 7 8 jam

Ambulasi

Klien melakukan aktifitas seperti ibu rumah tangga


lainnya seperti mencuci, megepel dll

Kebersihan diri

Klien mandi 2 hari 1x karena takut lukanya basah

F. Riwayat Psikososial
Klien mengatakan sangat siap untuk mengurus bayinya, dan 2 anak yang lainnya.klien berada
pada fase taking hold, dimana klien sudah siap untuk merawat bayinya dengan penuh kasih
sayang
G. Pengkajian Spiritual
Kilen mengatakan belum bisa melaksanakan sholat 5 waktu karena masih dalam masa nifas.

H. Pengatahuan tentang perawatan diri, luka, penyakit, alat kontrasepsi


Klien mengatakan belum paham tentang cara merawat luka SC dan takut lukanya akan basah
lagi. Klien juga belum terlalu paham tentang tanda dan gejala infeksi

I. Pemeriksaan Fisik
-

Kesadaran

: Compos Mentis, klien tampak tenang, berpenampilan bersih

Tanda tanda vital


Tekanan darah: 130/90 mmHg
Nadi

: 90x/menit

RR

: 20x/menit

Suhu

: 36,8oC

BB

: 56 kg

TB

: 156

Kepala dan leher

o Mata
konjungtiva klien merah muda, sclera tidak ikterik, pupil isokor
o Kepala
bentuk kepala klien simetris, tidak ada benjolan, rambut bersih, tidak ada nyeri,
warna rambut hitam, tidak ada lesi
o telinga
pendengaran klien baik, telinga bersih, tidak ada nyeri, dan tidak teraba benjolan
o hidung
penghiduan klien normal, tidak ada nyeri, tidak ada pembengkakan, tidak ada
benjolan
o mulut
bibir klien tidak sianosis, mukosa lembab, lidah berwarna merah muda, tidak ada
caries gigi, reflex menelan baik
o leher
tidak terjadi pembesaran pada kelenjar tiroid klien, tidak ada peningkatan JPV, tidak
teraba nyeri
-

thoraks
bentuk dada klien simetris, tidak ada lesi, bunyi nafas vesikuler, terdapat suara ronchi di
daerah trachea, bunyi jantung normal

abdomen
terdapat luka operasi yang ditutupi verban, tidak ada rembesan, perban bersih, tidak
terdapat tanda tanda infeksi.

payudara
payudara klien terlihat simetris, tidak tampak kemerahan, payudara teraba mengeras,
tidak ada pembengkakan, putting menonjol, areola menghitam, ASI keluar banyak

Genitalia
Lochea berwarna putih, tidak terdapat luka episiotomy, tidak terpasang kateter

Ekstremitas
Tidak ada nyeri, tidak ada edema

J. Analisa Data

Data

Etiologi

DS:
-

Luka post op caesar

Klien

mengatakan

cemas dengan keadaan


lukanya

(proliferasi)

DO:

Klien

Proses penyembuhan luka

tampak

menunjukan
kecemasan

Ditandai dengan adanya


mononuclear inflamatori

Pembentukan jaringan granulasi

Merasa gatal

takut lukanya lebih parah

jarang mandi karena takut luka


basah

deficit pengetahuan

K. Diagnosa keperawatan

Masalah
Deficit pengetahuan

1. Kurang pengetahuan tentang luka operasi berhubungan dengan kurang jelasnya informasi
ditandai dengan klien tampak bingung dan bertanya Tanya
L. Rencana Tindakan Keperawatan
Nama pasien : Ny.E

Ruangan : Alamanda

No Tujuan
1. Tujuan : Setelah

Intervensi
Kaji

Rasional
tentang Mempermudah

dilakukan tindakan

pengetahuan

keperawatan selama

tentang

1 x 24 jam deficit

luka dan tanda gejala

pengetahuan

infeksi

teratasi
Kriteria hasil :

Klien

dapat

menjelaskan
tentang

luka

operasi
(tandadan gejala
infeksi,

proses

penyembuhan
luka)

klien

memberikan

perawatan

dalam
penjelasan

pada klien

Jelaskan tanda gejala

Meningkatkan

infeksi,

pengetahuan klien

proses

penyembuhan luka

Berikan pada klien

Mereview

kesempatan

klien

untuk

bertanya

dan

tanyakan

kembali

pemahaman

pada klien mengenai


hal

yang

telah

dijelaskan

M. CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN


Dx Tgl/jam
1
18/01/17
15.30

Implementasi
Memonitor tanda-tanda vital

Memberi kesempatan pada klien

TD

Respon
: 130/90 mmHg

Nadi

: 90x/menit

RR

: 20x/menit

Suhu

: 36,8oC

untuk

mengungkapkan

perasaannya

Klien

mengatakan

merasa

cemas karna lukanya gatal dan


takut infeksi, dan takut basah

Memberikan pendidikan kesehatan


pada klien mengenai tanda dan
gejala

infeksi,

dan

jika mandi

proses

penyembuhan luka

Klien

memperhatikan

saat

diberi

informasi

lien

dank

paham atas informasi yang


telah diberikan

Melatih cara pijat bayi

Klien memprakatikan langsung

N. EVALUASI
No
1

Tanggal
18/01/17

Catatan Perkembangan
S: Klien mengatakan tidak cemas dengan lukanya karena sudah

15.45

tau yang terjaid sebenarnya pada lukanya


O:
- klien terlihat lebih tenang
A: masalah teratasi
P: lanjutkan intervensi