Anda di halaman 1dari 2

Sistem Ekonomi Pasaran Bebas

Pengertian Sistem Perekonomian Pasar Bebas, Ciri - Ciri, Kelemahan dan


Kelebihan
Sistem Ekonomi Pasar Bebas adalah sistem ekonomi yang memberikan
kebebasan kepada masyarakat untuk menentukan dan mengatur sendiri kegiatan
ekonomi yang ingin mereka lakukan sesuai dengan kemampuannya masingmasing. Kebebasan tersebut meliputi semua kegiatan pokok perekonomian
seperti produksi, konsumsi,dan distribusi.

Dalam sistem ekonomi ini, harga ditentukan oleh kekuatan persaingan di pasar
atau dengan kata lain masalah pokok ekonomi dipecahkan di pasar oleh kekuatan
permintaan dan penawaran yang disebut juga mekanisme pasar. Pelaku ekonomi
pasar bebas mempunyai kebebasan gerak dalam perekonomian tanpa adanya
campur tangan dan hambatan dari pemerintah. Sehingga sistem ekonomi pasar
bebas disebut juga sistem ekonomi liberal. Negara yang menganut sistem ini,
yaitu Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat.

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi pasar bebas sebagai berikut.


1. Semua alat dan sumber produksi berada di tangan perseorangan,
masyarakat, atau perusahaan. Dengan demikian, masing-masing orang
bebas mengalokasikan sumber daya yang dimiliki sesuai bakat, keahlian,
dan keinginannya (free property).
2. Adanya pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kelas pekerja (buruh)
dan pemilik modal. Kaum pekerja pada umumnya tergantung pada
keberadaan pemilik modal. Para pemilik modal inilah yang mendirikan
usaha dan menggerakkan perekonomian dalam sistem pasar bebas.
3. Adanya persaingan antarpengusaha untuk memperoleh laba sebesarbesarnya (profit motive). Bagi para pengusaha, laba merupakan sumber

pengumpulan (akumulasi) modal. Laba yang tinggi berarti membuka


kesempatan untuk memperluas usaha
4. Pemerintah tidak melakukan campur tangan dalam pasar, sehingga
penentuan harga terjadi karena mekanisme pasar, yaitu hubungan antara
permintaan (demand) dan penawaran (supply). Campur tangan negara
dibatasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan swasta namun menjadi
syarat terselenggaranya pasar bebas, misalnya keamanan negara.
Sistem ekonomi pasar bebas memberikan keleluasaan terhadap masyarakat
untuk menentukan dan mengatur sendiri kegiatan ekonomi yang akan mereka
lakukan. Sebagai suatu sistem, ekonomi pasar bebas memiliki kelebihan dan
kelemahan.

Kelebihan sistem ekonomi pasar bebas sebagai berikut :


1. Setiap individu bebas memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.
2. Inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi dapat
dikembangkan.
3. Adanya persaingan produsen untuk menghasilkan barang yang bermutu.
4. Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena tindakannya selalu didasarkan pada
prinsip ekonomi.
Kelemahan sistem ekonomi pasar bebas sebagai berikut :
1. Kebebasan mudah disalahgunakan oleh pihak yang kuat dari segi ekonomi
untuk memeras pihak yang lemah.
2. Persaingan untuk merebut pasaran dapat mendorong terbentuknya
monopoli, kolusi usaha dan konglomerasi yang mengancam pengusaha
lemah.
3. Munculnya kesenjangan yang semakin besar antara golongan ekonomi
kuat dengan yang lemah.
4. Perekonomian mudah terguncang ketidakstabilan.
Sistem pasar bebas memang terkesan kejam untuk pihak yang lemah atau kalah
dalam persaingan. Akan tetapi, sistem pasar bebas yang modern sudah
mengurangi sebanyak mungkin kelemahannya. Adanya asas-asas demokrasi
telah memperlunak pelaksanaan sistem pasar bebas. Pemerintah berperan
melindungi masyarakat terhadap penyalahgunaan kekuasaan monopoli melalui
undang - undang antimonopoli. Selain itu, pemerintah memberi hak dan
kebebasan kepada kaum buruh untuk mengorganisasi diri dan membela hakhaknya terhadap majikan. Untuk mengurangi ketimpangan pendapatan,
pemerintah menerapkan sistem jaminan sosial bagi penduduk miskin.