Anda di halaman 1dari 84

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

( KTSP )

PAKET KEAHLIAN

: MULTIMEDIA

PROGRAM KEAHLIAN

BIDANG KEAHLIAN

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG


DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SAMPANG

SMK NEGERI 1 SAMPANG


Alamat Kantor : Jl. Suhada 11A Sampang Telp/fax . 0323-323279
E-mail : smkn_1sampang@yahoo.com

2013

LEMBAR PENGESAHAN

Telah disahkan/disetujui Dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah


Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sampang untuk Paket Keahlian MULTIMEDIA dan telah mendapat
pertimbangan dari Komite Sekolah serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, dinyatakan
berlaku mulai Tahun Pelajaran 2010/2011.
Ditetapkan di : SAMPANG
Tanggal
:
Agustus 2013

Yang Mengesahkan :
Ketua Komite SMK N 1 Sampang

Kepala SMK Negeri 1 Sampang

KH. ASYIK ASNAWI

Drs. R. IRIJANTO
NIP. 19581107 198303 1 013

Mengetahui
Plt. Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Sampang

Drs. H. HERI PURNOMO, M.Pd


Pembina Tingkat I
NIP. 19590918 199303 1 001

LEMBAR PENETAPAN
Dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1
Sampang untuk Paket Keahlian MULTIMEDIA telah mendapat pertimbangan dari Komite
Sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, dinyatakan berlaku mulai Tahun Pelajaran
2010/2011.

Ditetapkan di : SAMPANG
Tanggal
:
Agustus 2013
a.n. Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur

Kepala SMK Negeri 1 Sampang

GATOT

Drs. R. IRIJANTO
NIP. 19581107 198303 1 013

KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, akhirnya kami dapat menyelesaikan
penyusunan Kurikulum SMK Negeri 1 Sampang untuk Kompetensi Keahlian Multimedia SMK.
Penyusunan Kompetensi ini dilakukan atas kerja sama antara Komite Sekolah SMK Negeri 1
Sampang dengan guru-guru dibawah bimbingan Subdin Dikmenti Propinsi Jawa Timur.
Sehubungan telah ditetapkannya Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah
Menengah Kejuruan yang baru melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
67/68/69/70 Tahun 2013, maka kami perlu untuk mengacu kepada upaya menyiapkan siswa
untuk menjadi tenaga kerja yang lebih kompleks dengan kebutuhan nasional. Memuat kerangka
program pengajaran sesuai proyeksi kompetensi keahlian yang harus dikuasai tamatan/lulusan,
memberi peluang kepada guru SMK untuk menjabarkan strategi mengajar yang inovatif.
Penyusunan Kurikulum ini merupakan hal pertama kali yang dilakukan sepenuhnya oleh
pihak sekolah bersama komite sekolah dan merupakan aktualisasi pengembangan kemampuan
profesional guru dalam pengembangan kurikulum. Untuk itu kurikulum ini perlu perlu
disempurnakan sesuai dengan perkembangan tuntutan dunia kerja sebagai orientasi pendidikan
sekolah menengah kejuruan.
Setelah ini diharapkan dapat membantu guru-guru dan siswa dalam proses belajar
mengajar. Penyusunan silabus ini disinkronkan melalui pemetaan dunia usaha dan dunia industri
agar siswa tamatan memiliki kompetensi dan siap karya.
Kami telah terbuka menerima saran-saran dan kritik-kritik yang sifatnya konstruktif
untuk memperbaiki kurikulum ini. Semoga dapat memberikan mafaat.

Sampang,

Agustus 2013

Kepala SMK Negeri 1 Sampang

Drs. R. IRIJANTO
NIP. 19620826 199003 1 008

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ...............................................................................................................
LEMBAR PENGESAHAN .....................................................................................................
KATA PENGANTAR ..........................................................................................................
DAFTAR ISI ..........................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .................................................................................................................
B. Landasan ...........................................................................................................................
C. Tujuan ...............................................................................................................................
BAB II TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN
A. Tujuan Pendidikan Satuan Pendidikan .............................................................................
B. Visi Sekolah .......................................................................................................................
...........................................................................................................................................
C. Misi Sekolah ......................................................................................................................
D. Tujuan Sekolah ..................................................................................................................
BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum
B. Muatan KTSP
C. Daftar Tema atau Mata Pelajaran
D. Muatan Lokal
E. Bimbingan Konseling
F. Ekstrakurikuler
G. Pengaturan Beban Belajar
H. Peraturan Akademik
BAB IV KALENDER PENDIDIKAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN
Evaluasi Keterlaksanaan Dan Keberhasilan Program Pelaksanaan Kurikulum 2013

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Tujuan pembangunan nasional Indonesia, salah satunya adalah mencerdaskan dan
mendewasakan seluruh masyarakat Indonesia. Dengan cerdas dan dewasa dalam berfikir,
bersikap, dan bertindak, maka tujuan-tujuan nasional lainnya akan tercapai, sebagaimana
termaksud dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu: Melindungi segenap bangsa,
memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban
dunia. Salah satu bidang garapan guna mencerdaskan dan mendewasakan kehidupan bangsa
adalah dengan pendidikan dan pelatihan. Sehingga mencerdaskan kehidupan bangsa adalah satu
keharusan dan tidak bisa ditawar-tawar lagi bila bangsa ini ingin maju, berkembang, dan
berkarakter, sehingga bisa bersaing dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain dalam segala
bidang.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi, transportasi, dan pembangunan sarana fisik,
perlu diimbangi oleh perkembangan sumber daya manusia yang terampil dan kompeten
dibidangnya, sehingga dengan adanya sumber daya manusia yang berkualitas, dapat
meningkatkan jumlah investasi dalam mengantisipasi perkembangan teknologi, kebutuhan dunia
industri dan juga penciptaan lapangan pekerjaan. Pembangunan dibidang pendidikan, khususnya
untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menurut peta pasilitas pendidikan di Kabupaten
Garut berdasarkan peta pasilitas pendidikan, menunjukan data yang tidak seimbang, dimana
lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya sebagian yang dapat terserap oleh sekolah
menengah lanjutan tingkat atas, khususnya SMK yang lulusanya sangat dibutuhkan guna
pengembangan potensi daerah.
Kabupaten Sampang, merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura yang baru
memiliki tiga SMK Negeri. Untuk memenuhi tuntutan pekerjaan di bidang kefarmasian
dibutuhkan jalur pendidikan pada jurusan tersebut, karena selama ini yang mengisi bidangbidang pekerjaan tersebut masih didominasi lulusan luar daerah. Sehingga SMK dengan paket
keahlian farmasi ini harus didukung keberadaannya agar menghasilkan lulusan yang kompeten.
Tak lepas dari itu, dalam proses pembelajaran dibutuhkan kurikulum yang berkualitas agar
pembelajaran yang diterima siswa maupun praktek yang dilakukan dengan bekerja sama dengan
dunia usaha/dunia industri dapat menjadi ilmu yang dapat bermanfaat dalam lingkungan
kerjanya nanti.
Proses pembangunan di segala bidang adalah suatu keharusan, sehingga akan bangkitnya
motivasi dan partisipasi yang tinggi untuk membangun dirinya, warga dan lingkungannya hal ini
sejalan dengan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang termaktub dalam Undang-Undang
Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional seperti termaktub di
bawah ini
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa , berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreaktif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Atas dasar landasan idiil pembukaan UUD 1945 dan landasan konstitusional UU No 20
tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka pemerintah dan segenap lapisan
masyarakat peduli pendidikan diharapkan mengadakan upaya-upaya proses pembangunan dalam
bidang pendidikan untuk setiap jenjang pendidikan salah satunya SMK dengan berbagai jenis
keahlian dan spesialisasi sesuai dengan kebutuhan proses pembangunan guna meletakan
landasan pokok yang akan mendukung proses pembangunan bidang lainnya, baik dilakukan
secara formal, informal maupun non formal.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2013 tentang
Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK, mengamanatkan tersusunnya kurikulum
pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan menengah kejuruan, mengacu kepada 8
(delapan) Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi, standar proses, standar
kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana,
standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Berdasarkan 8 Standar Nasional
Pendidikan tersebut, setiap satuan pendidikan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),
diharapkan dapat menyiapkan kurikulum yang akan digunakan sebagai kurikulum operasional.
Direktorat Pembinaan SMK sesuai dengan tugas dan fungsinya berkewajiban untuk
memberikan bimbingan teknis kepada setiap SMK melalui berbagai strategi dan pendekatan,
agar pada saatnya setiap SMK memiliki kemampuan untuk menyiapkan kurikulum sebagaimana
diharapkan
B. Landasan
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32
Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 54 Tahun 2013
tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 65 Tahun 2013
tentang Standar Proses.
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 66 Tahun 2013
tentang Standar Penilaian.
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 70 Tahun 2013
tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 81a Tahun 2013
tentang Implementasi Kurikulum.
C. Tujuan (seharusnya berisi tujuan pengembangan pedoman ktsp, bukan tujuan sekolah /
jurusan)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang


disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP memiliki tujuan
sebagai berikut :
a.
b.

Pemgembangannya sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas masing-masing
satuan pendidikan.
Menjadi acuan operasional di tingkat satuan pendidikan yakni di SMK Negeri 1 Sampang
pada paket keahlian Farmasi.

c.

Mengembangkan kompetensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

d.

Memadukan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis
pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku,
budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender yang isinya meliputi komponen
muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta
disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

e.

Kurikulum harus dapat memberikan kegiatan pembelajaran peserta didik untuk mengikuti
dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

f.

Menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya


kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha/industri dan dunia kerja.

g.

Memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa
serta akhlak mulia

h.

Meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif,
kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun
dengan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual,
emosional dan sosial, spiritual, dan kinestetik peserta didik.

i.

Menciptakan kemandirian, individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai
kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain.

BAB II
TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN
A. TUJUAN PENDIDIKAN SATUAN PENDIDIKAN
Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki
kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif,
dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan
peradaban dunia.
Berikut ini merupakan tujuan pendidikan yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sampang
paket keahlian Farmasi :
a. Menyelenggarakan Pendidikan yang berkualitas, sejalan dengan tuntutan kebutuhan pasar
kerja (DU/DI) dalam bidang kefarmasian.
b. Mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai tuntutan
program diklat, untuk mendukung terlaksananya pembelajaran.
c. Mengupayakan tenaga pengajar yang berkualitas sesuai dengan paket keahlian farmasi.
d. Mengadakan kerjasama dengan dunia usaha (DU) dan dunia industri (DI) serta lembaga
terkait lainnya dalam rangka pengembangan pelaksanaan program pendidikan dan
pelatihan.
e. Melaksanakan pembelajaran dan pelatihan yang berbasis kompetensi.
f. Meningkatkan Pelaksanaan kegiatan Ekstrakurikuler yang dapat menunjang kemampuan
siswa untuk dapat bersaing di Pasar kerja, baik Nasional maupun Internasional
B. VISI SEKOLAH
Terwujudnya kualitas lulusan menengah kejuruan yang professional, berbudaya dan
menguasai iptek berdasarkan imtaq.
C. MISI SEKOLAH

Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas profesional dalam bidang kefarmasian


dan menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang profesioanl, mandiri, adaftable dengan
perkembangan ilmu dan teknologi, yang mampu bersaing di era global serta siap melanjutkan ke
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Adapun misi yang diemban Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 1 Sampang adalah sebagai
berikut :

a. Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi keperluan pembangunan,


b. Membekali lulusan dengan keahlian profesi sebagai faktor keunggulan.
c. Menghasilkan lulusan yang mampu mandiri sehingga dapat mengembangkan kualitas
dirinya secara berkelanjutan.
d. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa pendidikan menengah
kejuruan.
e. Mengembangkan kerjasama dengan dunia usaha/dunia industry untuk meningkatkan
kualitas dan pemasaran lulusan.
f. Meningkatkan kepedulian dan peran masyarakat dalam membangun pendidikan
menengahkejuruan.
g. Meningkatkan relevansi program dan sarana/prasarana pendidikan menengah kejuruan
agar dapat menyesuaikan denganperkembangan iptek dan pasar kerja.

D. TUJUAN SEKOLAH
Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
Tujuan SMK Negeri 1 Sampang
a. Berusaha mewujudkan lembaga pendidikan dan latihan yang berkualitas dengan acuan
sistem manajemen mutu ISO 9001:2000, yang diawali dengan mengupayakan agar
sekolah dapat memenuhi Delapan Standar Nasional Pendidikan.
b. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi sumber daya manusia yang profesional,
mempunyai kemampuan untuk mandiri dan mampu mengisi formasi yang ada pada
dunia usaha/ dunia industri/ pemerintah sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai
dengan kompetensi dalam program keahliannya.
c. Membekali peserta didik agar mempunyai kedisiplinan, keuletan dan kegigihan dalam
beradaptasi dan berkompetisi pada dunia kerja sesuai dengan bidang keahlian yang
diminatinya.
d. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial, budaya dan seni
agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. STRUKTUR KURIKULUM
1. Kompetensi Lulusan SMK
Lulusan SMK memiliki sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut :
SMK
Dimensi
Sikap

Pengetahuan

Keterampilan

2.

Kualifikasi Kemampuan
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia,
berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memiliki pengetahuan factual, konseptual, procedural, dan metakognitif
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban, dan peradaban terkait
penyebab serta dampak fenomena dan kejadian.
Memiliki kemampuan piker dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah
abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah
secara mandiri.

Struktur Kurikulum
STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK

BIDANG KEAHLIAN

: TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA (TKI)


MATA PELAJARAN

Kelompok A (Wajib)
1
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2
Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan
3
Bahasa Indonesia

KELAS
X
1
2

XI
1

3
2

3
2

XII
1

3
2

3
2

3
2

3
2

4
Matematika
5
Sejarah Indonesia
6
Bahasa Inggris
Kelompok B (Wajib)
7
Seni Budaya
8
Prakarya dan Kewirausahaan
9
Pendidikan Jasmani, Olah Raga &
Kesehatan
Kelompok C (Peminatan)
C1. Dasar Bidang Keahlian
10
Fisika
11
Pemrograman Dasar
12
Sistem Komputer
C2. Dasar Program Keahlian
13
Perakitan Komputer
14
Simulasi Digital
15
Sistem Operasi
16
Jaringan Dasar
17
Pemrograman Web

18

4
2
2

4
2
2

4
2
2

4
2
2

4
2
2

4
2
2

2
2
3

2
2
3

2
2
3

2
2
3

2
2
3

2
2
3

2
2
2

2
2
2

2
2
2

2
2
2

4
3
3
4
4

4
3
3
4
4

18
18
2
4
4
4
4
-

18
18
2
4
4
4
4
-

24
24
4

24
24
-

4
4

18
48

18
48

4
4
4
24
48

4
4
12
24
48

Paket Keahlian Multimedia


1. Desain Multimedia
2. Pengolahan Citra Digital
3. Teknik Animasi 2 Dimensi
4. Teknik Animasi 3 Dimensi
5. Komposisi Foto Digital
6. Teknik Pengambilan Gambar
Bergerak
7. Teknik Pengolahan Audio
8. Teknik Pengolahan Video
9. Desain Mutimedia Interaktif
10. Kerja Proyek

TOTAL

48

48

Standar Kompetensi Lulusan SMK (lama)


1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja
2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta
memperbaiki kekurangannya
3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan
pekerjaannya
4. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial

5. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam
lingkup global
6. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan
inovatif
7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan
keputusan
8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri
9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik
10. Menunjukkan kemampuan Menganalis dan memecahkan masalah kompleks
11. Menunjukkan kemampuan Menganalis gejala alam dan sosial
12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara
demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya
15. Mengapresiasi karya seni dan budaya
16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok
17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan
18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun
19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain
21. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis
22. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa
Indonesia dan Inggris
23. Menguasai kompetensi program keahlian dan kewirausahaan baik untuk memenuhi
tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan
kejuruannya
B.

MUATAN KTSP :

C.

DAFTAR TEMA ATAU MATA PELAJARAN

1. Pendidikan Agama Islam


a. Memahami ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah,
demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
b. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman
terhadap sifat dan Asmaul Husna

c. Berperilaku terpuji seperti husnuzzhan, taubat dan raza dan meninggalkan perilaku
tercela seperti isyrof, tabdzir dan fitnah
d. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah
dan hukum keluarga dalam Islam
e. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta
perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia
2. Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)
a. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
b. Menganalis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan
anti korupsi
c. Menganalis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan, penghormatan serta
penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri
d. Menganalis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI
e. Menganalis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara, keterbukaan dan
keadilan di Indonesia
f. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional
g. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945
h. Menganalis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional, regional, dan
kerja sama global lainnya
i. Menganalis sistem hukum internasional, timbulnya konflik internasional, dan mahkamah
internasional
3. Bahasa Inggris
Level Novice
a) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal
maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari
b) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari
c) Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun
informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari
d) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
Level Elementary
a) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal
maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
pekerjaan.
b) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan pekerjaan.
c) Membaca
Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun
informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan pekerjaan
d) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan pekerjaan
Level Intermediate
a) Mendengarkan
Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal
maupun informal, dalam bentuk mendengarkan permintaan dan perintah yang berkaitan dengan
keprofesian
b) Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan permintaan dan perintah yang berkaitan
dengan keprofesian
c) Membaca

Memahami makna dalam wacana tulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun
informal, dalam bentuk menyimak permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian
d) Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara
formal maupun informal, dalam bentuk menyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah
yang berkaitan dengan keprofesian
4. Bahasa Indonesia
Tingkat Semenjana
a) Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang
berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
b) Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian
informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
c) Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik,
dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari
d) Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan
penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan
sehari-hari
Tingkat Madya
a) Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang
berkaitan dengan pekerjaan
b) Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian
informasi yang berkaitan dengan pekerjaan
c) Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik,
dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan
d) Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan
penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan
Tingkat Unggul
a) Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian dan penerimaan informasi yang
berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana
b) Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian
informasi yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana
c) Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis berupa teks, grafik,
dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah sederhana
d) Menulis
Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan
penyampaian informasi dalam bentuk teks, grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kegiatan
ilmiah sederhana

5. Matematika
a. Memahami konsep operasi bilangan riil serta penerapannya dalam pemecahan masalah
b. Memahami konsep aproksimasi kesalahan serta penerapannya dalam pemecahan masalah
c. Memahami sistem persamaan linier, pertidaksamaan linier, dan persamaan kuadrat, serta
penerapannya dalam pemecahan masalah
d. Memahami logika matematik dalam pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor
serta penerapannya dalam pemecahan masalah
e. Memahami konsep matriks dan penerapannya dalam pemecahan masalah yang terkait
dengan matriks
f. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dan
penerapannya dalam pemecahan masalah
g. Memahami konsep persamaan fungsi linier dan fungsi kuadrat dan penerapannya dalam
pemecahan masalah
h. Memahami konsep barisan dan deret dan penerapannya dalam pemecahan masalah
i. Memahami konsep kedudukan, jarak, dan besar sudut dalam ruang dimensi dua dan
penerapannya dalam pemecahan masalah
j. Memahami konsep vektor dan penerapannya dalam pemecahan masalah
k. Memahami konsep teori peluang dan penerapannya dalam pemecahan masalah
l. Memahami konsep statistik sederhana dan penerapannya dalam pemecahan masalah
m. Memahami konsep irisan kerucut dan penerapannya dalam pemecahan masalah
n. Memahami konsep limit fungsi dan turunan fungsi dan penerapannya dalam pemecahan
masalah

o. Memahami konsep integral dan penerapannya dalam pemecahan masalah


p. Menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu,
perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri
dalam pemecahan masalah
q. Menalar secara kritis dan mengembangkan aktivitas kreatif dalam memecahkan masalah
serta mengkomunikasikan ide
r. Menerapkan Matematika sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan
pengembangan diri
6.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)


a. Mampu mengenali gejala-gejala alam melalui pengamatan langsung dan menafsirkannya
untuk kepentingan kehidupan sehari-hari
b. Mengenali berbagai jenis polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan
c. Memiliki kesadaran dan mampu berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan
melestarikan ekosistem lingkungan dan sumber daya alam
d. Menerapkan IPA sebagai dasar penguasaan kompetensi produktif dan pengembangan diri

7.

Fisika
a. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara
langsung, tidak langsung, secara cermat, teliti, dan obyektif
b. Menganalis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik,
kekekalan energi, impuls, dan momentum
c. Memahami sifat mekanik bahan serta menentukan kekuatan bahan
d. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan
perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin
kalor
e. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian
masalah
f. Memahami konsep getaran, gelombang, dan bunyi serta penerapannya untuk pemecahan
masalah
g. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah
h. Menguasai konsep dasar Fisika yang mendukung secara langsung pencapaian kompetensi
program keahliannya
i. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mendukung penerapan kompetensi program
keahliannya dalam kehidupan sehari-hari
j. Menerapkan konsep dasar Fisika untuk mengembangkan kemampuan program
keahliannya pada tingkat yang lebih tinggi

8.

Kimia
a. Memahami konsep materi dan perubahannya, fenomena reaksi kimia yang terkait dengan
kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan kekekalan energi
b. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan elektrolit-non
elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya
c. Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam
fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam, dan pemisahan bahan (elektrolisis)
d. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan
turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan
sehari-hari

e. Meningkatkan kesadaran tentang terapan kimia yang dapat bermanfaat dan juga
merugikan bagi individu, masyarakat, dan lingkungan serta menyadari pentingnya
mengelola dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat
f. Memahami konsep, prinsip, hukum, dan teori kimia serta saling keterkaitannya dan
penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi
g. Menggunakan pengetahuan dasar kimia dalam kehidupan sehari-hari, dan memiliki
kemampuan dasar kimia sebagai landasan dalam mengembangkan kompetensi di masingmasing bidang keahlian
9.

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)


a. Memahami konsep-konsep interaksi antarindividu serta interaksi dengan lingkungan
masyarakat sekitar
b. Memahami proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme barat hingga terjadinya
kebangkitan nasional
c. Memahami konsep kebutuhan manusia akan barang serta memahami proses-proses dasar
ekonomi dalam rangka pemenuhan kebutuhan
d. Berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam
kehidupan sosial ekonomi
e. Memiliki komitmen tinggi terhadap nilai-nilai sosial, budaya, dan kemanusiaan
f. Mampu berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk
di tingkat lokal, nasional, dan global.

10. Seni Budaya


Seni Rupa
a. Memahami konsep seni rupa dan memahami pentingnya seni rupa dalam kehidupan
b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni rupa
Seni Musik
a. Memahami konsep seni musik dan memahami pentingnya seni musik dalam kehidupan
b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni music

Seni Tari
a. Memahami konsep seni tari dan memahami pentingnya seni tari dalam kehidupan
b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap seni tari
Teater
a. Memahami konsep teater dan memahami pentingnya teater dalam kehidupan
b. Menunjukan sikap apresiatif terhadap teater
11. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
a. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan
b. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di
dalamnya

c. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran jasnani serta aktivitas


lainnya
d. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam aerobik, dan aktivitas
lainnya
e. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan di air dan keselamatan di
air
f. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan,
penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain
g. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh
serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta
menghindari narkoba dan HIV
12. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi
a. Mampu mengoperasikan komputer PC
b. Mampu mengoperasikan sistem operasi soft ware
c. Mampu menggunakan teknologi komputer untuk mengolah data, keperluan sehari-hari
serta keperluan yang terkait dengan kebutuhan dunia kerja
d. Mampu mengoperasikan PC dalam suatu jaringan serta mengoperasikan web design

13. Kewirausahaan
a. Mampu mengidentifikasi kegiatan dan peluang usaha dalam kehidupan sehari-hari,
terutama yang terjadi di lingkungan masyarakatnya
b. Menerapkan sikap dan perilaku wirausaha dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan
masyarakatnya
c. Memahami sendi-sendi kepemimpinan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari serta menerapkan perilaku kerja prestatif dalam kehidupannya
d. Mampu merencanakan sekaligus mengelola usaha kecil/mikro dalam bidangnya
14. Dasar Kompetensi Kejuruan
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Memahami dasar-dasar kimia dan prinsip kerja kefarmasian


Menerapkan dasar-dasar kerja di laboratoriuman resep dan kimia
Memahami standar baku pembanding, larutan baku, dan larutan pereaksi
Memahami CPOB, CPKB, dan CPOTB
Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
Melaksanakan kerja sama dengan kolega dan pelanggan

15. Kompetensi Kejuruan Farmasi


a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

Memahami dasar-dasar kefarmasian


Menerapkan tata tertib kerja di laboratorium resep
Mendeskripsikan penggolongan obat
Memahami penggolongan PKRT dan alat kesehatan
Memahami dasar-dasar farmakologi
Memahami dasar-dasar penyakit
Menerapkan swamedikasi
Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker
Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang farmasi
Menerapkan akuntansi dalam bidang farmasi

k. Menerapkan prinsip-prinsip preformulasi


c. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran
1.

Pendidikan Agama Islam

Standar Kompetensi
Al Quran
1.
Memahami ayat-ayat AlQuran tentang manusia dan tugasnya
sebagai khalifah di bumi

Kompetensi Dasar
1. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30, AlMukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5
1. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30,
Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5

2.
Memahami ayat-ayat AlQuran tentang keikhlasan dalam
beribadah

1. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah


di bumi seperti terkandung dalam QS Al
Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5
2. 1 Membaca QS Al Anam: 162-163 dan AlBayyinah: 5
2. 2 Menyebutkan arti QS Al Anam: 162163 dan Al-Bayyinah: 5
2. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam
beribadah seperti terkandung dalam QS Al
Anam: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5

Aqidah
3.
Meningkatkan keimanan
kepada Allah melalui pemahaman
sifat-sifatNya dalam Al Asma

3. 1 Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma


al-Husna
3. 2 Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna
3. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan
keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam Al-Asma
al-Husna

Akhlak
4.
Membiasakan perilaku terpuji 4. 1 Menyebutkan pengertian perilaku
husnudhan
4. 2 Menyebutkan contoh-contoh perilaku
husnudhan terhadap Allah, diri sendiri dan
sesama manusia
4. 3 Membiasakan perilaku husnudhan dalam
kehidupan sehari-hari
Fiqih

Standar Kompetensi
Al Quran
1.
Memahami ayat-ayat AlQuran tentang manusia dan tugasnya
sebagai khalifah di bumi

Kompetensi Dasar
1. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30, AlMukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5
1. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30,
Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5

5.
Memahami sumber hukum
Islam, hukum taklifi, dan hikmah
ibadah

1. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah


di bumi seperti terkandung dalam QS Al
Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5
5. 1 Menyebutkan pengertian, kedudukan dan
fungsi Al Quran, Al Hadits, dan Ijtihad sebagai
sumber hukum Islam
5. 2 Menjelaskan pengertian, kedudukan, dan
fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam
5. 3 Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah
5. 4 Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan
sehari-hari

Tarikh dan Peradaban Islam


6.
Memahami keteladanan
Rasulullah dalam membina umat
periode Makkah
Al Quran
7.
Memahami ayat-ayat AlQuran tentang demokrasi

6. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah


SAW periode Mekkah
6. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi
dakwah Rasulullah SAW periode Makkah
7. 1 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy
Syura: 38
7. 2 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy
Syura: 38
7. 3 Menampilkan perilaku hidup demokratis
seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS
Asy Syura: 38 dalam kehidupan sehari-hari

Aqidah
8.
Meningkatkan keimanan
kepada Malaikat

8. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada


Malaikat
8. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku
beriman kepada Malaikat
8. 3 Menampilkan perilaku sebagai cerminan
beriman kepada Malaikat dalam kehidupan

Standar Kompetensi
Al Quran
1.
Memahami ayat-ayat AlQuran tentang manusia dan tugasnya
sebagai khalifah di bumi

Kompetensi Dasar
1. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30, AlMukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5
1. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30,
Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5
1. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah
di bumi seperti terkandung dalam QS Al
Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, AzZariyat: 56 dan Al-Hajj: 5
sehari-hari

Akhlak
9.
Membiasakan perilaku terpuji 9. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam
berpakaian, berhias, bertamu, menerima tamu,
dan bepergian
9. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam
berpakaian, berhias, bertamu, menerima tamu,
dan bepergian

10.

Menghindari perilaku tercela

9. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian,


berhias, bertamu, menerima tamu, dan
bepergian dalam kehidupan sehari-hari
10. 1 Menjelaskan pengertian hasud, riya dan
aniaya
10. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud, riya,
dan aniaya
10. 3 Menghindari perilaku hasud, riya dan
aniaya dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih
11.
Memahami hukum Islam
11. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang
tentang infak, zakat, haji dan wakaf pengelolaan infak, zakat, haji dan wakaf
11. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan
infak, zakat, haji dan wakaf
11. 3 Membiasakan berinfak
Tarikh dan Peradaban Islam
12.
Memahami keteladanan
12. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah
Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah
periode Madinah
12. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi
dakwah Rasulullah SAW periode Madinah

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al Quran
13. Memahami ayat-ayat Al-Quran 13. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS Altentang kompetisi dalam kebaikan
Fatir: 32
13. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan
QS Al-Fatir: 32
13. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam
kebaikan seperi terkandung dalam QS Al
Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32
14. Memahami ayat-ayat Al-Quran 14. 1 Membaca QS Al Isra: 2627 dan QS Altentang perintah menyantuni kaum Baqarah: 177
dhuafa
14. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS
Al Baqarah: 177
14. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum
duafa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 2627 dan QS Al Baqarah: 177
Aqidah
15. Meningkatkan keimanan kepada 15. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada
Rasul-rasul Allah
Rasul-rasul Allah
15. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku
beriman kepada Rasul-rasul Allah
15. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan
keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam
kehidupan sehari-hari
Akhlak
16. Membiasakan berperilaku
terpuji

16. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja`


16. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku
taubat dan raja`
16. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan
raja` dalam kehidupan sehari hari

Standar Kompetensi
Fiqih
17.
Memahami hukum Islam
tentang muamalah

Kompetensi Dasar
17. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi
dalam Islam
17. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi
dalam Islam
17. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam
dalam kehidupan sehari-hari

Tarikh dan Peradaban Islam


18.
Memahami perkembangan Islam 18. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada
pada abad pertengahan
abad pertengahan
18. 2 Menyebutkan contoh peristiwa
perkembangan Islam pada abad pertengahan
Al Quran
19. Memahami ayat-ayat Al Quran 19. 1 Membaca QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-Araf:
tentang perintah menjaga kelestarian 56-58, dan QS Ash Shad: 27
lingkungan hidup
19. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41- 42, QS AlAraf: 56-58, dan QS Ash Shad: 27
19. 3 Membiasakan perilaku menjaga
kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung
dalam QS Ar Rum: 41- 42, QS Al-Araf: 56-58,
dan QS Ash Shad: 27
Aqidah
20. Meningkatkan keimanan kepada 20. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan
Kitab-kitab Allah
keimanan terhadap Kitab-kitab Allah
20. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada
Kitab-kitab Allah

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Akhlak
21. Membiasakan perilaku terpuji 21. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud
menghargai karya orang lain
21. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai
karya orang lain
21. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya

22.

orang lain dalam kehidupan sehari-hari


Menghindari perilaku tercela 22. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar
22. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar
22. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam
kehidupan sehari-hari

Fiqih
23.
Memahami ketentuan hukum 23. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah
Islam tentang pengurusan jenazah
23. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah
24.
Memahami khutbah, tabligh, 24. 1 Menjelaskan pengertian khutbah, tabligh,
dan dakwah
dan dakwah
24. 2 Menjelaskan tatacara khutbah, tabligh, dan
dakwah
24. 3 Memperagakan khutbah, tabligh, dan
dakwah
Tarikh dan Peradaban Islam
25.
Memahami perkembangan
Islam pada masa modern

25. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa


modern
25. 2 Menunjukkan contoh peristiwa
perkembangan Islam masa modern

Standar Kompetensi
Al Quran
26. Memahami ayatayat Al-Quran
tentang anjuran bertoleransi

Kompetensi Dasar
26. 1 Membaca QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 40-41,
dan QS Al-Kahfi: 29
26. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun, QS
Yunus: 40-41, dan QS Al-Kahfi: 29

27. Memahami ayat-ayat Al-Quran


tentang etos kerja

26. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti


terkandung dalam QS Al-Kafiruun, QS Yunus: 4041, dan QS Al-Kahfi: 29
27. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10
27. 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan
QS Al-Jumuah: 9-10
27. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti
terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11, dan QS
Al-Jumuah: 9-10

Aqidah
28. Meningkatkan keimanan kepada 28. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan
Hari Akhir

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
keimanan terhadap Hari Akhir
28. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari
Akhir

Akhlak
29. Membiasakan perilaku terpuji

29. 1 Menjelaskan pengertian adil, ridla, dan


amal shaleh
29. 2 Menampilkan contoh perilaku adil, ridla,
dan amal shaleh
29. 3 Membiasakan perilaku adil, ridla, dan
amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Fiqih
30. Memahami hukum Islam tentang 30. 1 Menjelaskan ketentuan hukum
hukum keluarga
perkawinan dalam Islam
30. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan
30. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan
menurut perundang-undangan di Indonesia
Tarikh dan Peradaban Islam
31. Memahami perkembangan Islam 31. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di
di Indonesia
Indonesia
31. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam
di Indonesia
31. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan
Islam di Indonesia
Al Quran
32. Memahami ayatayat Al Quran
tentang pengembangan IPTEK

32. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS AlBaqarah: 164


32. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS
Al-Baqarah: 164
32. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti
terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164

Aqidah
33. Meningkatkan keimanan kepada 33. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan
qadha dan qadar
kepada qadha dan qadar
33. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
qadha dan qadar

Akhlak
34. Membiasakan perilaku terpuji

34. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud


persatuan dan kerukunan
34. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan
dan kerukunan
34. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan
kerukunan dalam kehidupan sehari-hari

35.

Menghindari perilaku tercela

35. 1 Menjelaskan pengertian isyrof, tabzir,


ghibah, dan fitnah
35. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof,
tabzir, ghibah, dan fitnah
35. 3 Menghindari perilaku isyraf, tabzir,
ghibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari

Fiqih
36.
Memahami hukum Islam
tentang waris

36. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum


waris
36. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di
Indonesia
36. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum
waris di Indonesia

Tarikh dan Peradaban Islam


37. Memahami perkembangan Islam di 37. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia
dunia
37. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam
di dunia
37. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan
Islam di dunia

2.

Pendidikan Kewarganegaraan

Kelas X, Semester 1
Standar Kompetensi
1. Memahami hakikat bangsa dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI)

Kompetensi Dasar
1.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsurunsur terbentuknya negara
1.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan
bentuk-bentuk kenegaraan
1.3 Menjelaskan pengertian, fungsi dan tujuan
NKRI
1.4 Menunjukkan semangat kebangsaan,
nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

2. Menampilkan sikap positif terhadap 2.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum


sistem hukum dan peradilan nasional dan peradilan nasional
2.2 Menganalis peranan lembaga-lembaga
peradilan
2.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku
2.4 Menganalis upaya pemberantasan korupsi di
Indonesia
2.5 Menampilkan peran serta dalam upaya
pemberantasan korupsi di Indonesia

3. Menampilkan peran serta dalam


3.1 Menganalis upaya pemajuan,
upaya pemajuan, penghormatan dan penghormatan, dan penegakan HAM
perlindungan Hak Asasi Manusia
3.2 Menampilkan peran serta dalam upaya
(HAM)
pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM
di Indonesia
3.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan
peradilan internasional HAM
Kelas X, Semester 2
Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

4. Menganalis hubungan dasar negara 4.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara


dengan konstitusi
dengan konstitusi
4.2 Menganalis substansi konstitusi negara
4.3 Menganalis kedudukan pembukaan UUD
1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia
4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap
konstitusi Negara

5. Menghargai persamaan
kedudukan warga negara dalam
berbagai aspek kehidupan

5.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara


dan pewarganegaraan di Indonesia
5.2 Menganalis persamaan kedudukan warga
negara dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan negara
5.3 Menghargai persamaan kedudukan warga
negara tanpa membedakan ras, agama, gender,
golongan, budaya, dan suku

6. Menganalis sistem politik di


Indonesia

6.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra


struktur politik di Indonesia
6.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di
berbagai negara
6.3 Menampilkan peran serta dalam sistem
politik di Indonesia

Kelas XI, Semester 1


Standar Kompetensi
1. Menganalis budaya politik di
Indonesia

Kompetensi Dasar
1.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik
1.2 Menganalis tipe-tipe budaya politik yang
berkembang dalam masyarakat Indonesia
1.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi
pengembangan budaya politik
1.4 Menampilkan peran serta budaya politik

partisipan

2. Menganalis budaya demokrasi


menuju masyarakat madani

2.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsipprinsip budaya demokrasi


2.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat
madani
2.3 Menganalis pelaksanaan demokrasi di
Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan
reformasi

3. Menampilkan sikap keterbukaan


dan keadilan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara

2.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi


dalam kehidupan sehari-hari
3.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya
keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
3.2 Menganalis dampak penyelenggaraan
pemerintahan yang tidak transparan
3.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan
keadilan dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara

Kelas XI, Semester 2


Standar Kompetensi
4. Menganalis hubungan
internasional dan organisasi
internasional

Kompetensi Dasar
4.1 Mendeskripsikan pengertian, pentingnya,
dan sarana-sarana hubungan internasional bagi
suatu negara
4.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian
internasional
4.3 Menganalis fungsi Perwakilan Diplomatik
4.4 Mengkaji peranan organisasi internasional
(ASEAN, AA, PBB) dalam meningkatkan
hubungan internasional

5. Menganalis sistem hukum dan

4.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian


internasional yang bermanfaat bagi Indonesia
5.1 Mendeskripsikan sistem hukum dan

peradilan internasional

peradilan internasional
5.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa
internasional dan cara penyelesaian oleh
Mahkamah Internasional
5.3 Menghargai putusan Mahkamah
Internasional

Kelas XII, Semester 1


Standar Kompetensi
1. Menampilkan sikap positif
terhadap Pancasila sebagai ideologi
terbuka

Kompetensi Dasar
1.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi
terbuka
1.2 Menganalis Pancasila sebagai sumber nilai
dan paradigma pembangunan

2. Mengevaluasi berbagai sistem


pemerintahan

1.3 Menampilkan sikap positif terhadap


Pancasila sebagai ideologi terbuka
2.1 Menganalis sistem pemerintahan di
berbagai negara
2.2 Menganalis pelaksanaan sistem
pemerintahan Negara Indonesia
2.3 Membandingkan pelaksanaan sistem
pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan
negara lain

Kelas XII,

Semester 2

Standar Kompetensi
A. Kompetensi Dasar
3. Mengevaluasi peranan pers dalam 3.1 Mendeskripsikan pengertian, fungsi dan
masyarakat demokrasi
peran serta perkembangan pers di Indonesia
3.2 Menganalis pers yang bebas dan
bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik
dalam masyarakat demokratis di Indonesia

4. Mengevaluasi dampak globalisasi

3.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak


penyalahgunaan kebebasan media massa dalam
masyarakat demokratis di Indonesia
1.1 Mendeskripsikan proses, aspek, dan

dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa


dan bernegara
1.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap
kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia
1.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan
implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan
Negara Indonesia
1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh
globalisasi terhadap Bangsa dan Negara
Indonesia

3. Bahasa Inggris
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
1.
Berkomunikasi dengan Bahasa 1. 1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada
Inggris setara Level Novice
interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan
1. 2 Menyebutkan benda-benda, orang, ciri-ciri,
waktu, hari, bulan, dan tahun
1. 3 Mendeskripsikan benda-benda, orang, ciriciri, waktu, hari, bulan, dan tahun
1. 4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup
untuk fungsi-fungsi dasar
1. 5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan
yang sedang terjadi
1. 6 Memahami memo dan menu sederhana,
jadwal perjalanan kendaraan umum, dan ramburambu lalu lintas
1. 7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta
kalimat sederhana berdasarkan rumus
1. 8 Menuliskan undangan sederhana

2.
Berkomunikasi dengan Bahasa 2. 1 Memahami percakapan sederhana sehariInggris setara Level Elementary
hari baik dalam konteks profesional maupun
pribadi dengan orang bukan penutur asli

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
2. 2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam
interaksi langsung maupun melalui alat
2. 3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang
pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan
tulisan
2. 4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan
rencana kerja yang akan datang
2. 5 Mengungkapkan berbagai macam maksud
hati
2. 6 Memahami instruksi-instruksi sederhana

2. 7 Membuat pesan-pesan pendek, petunjuk


dan daftar dengan pilihan kata, ejaan dan tata
tulis yang berterima
3.
Berkomunikasi dengan Bahasa 3. 1 Memahami monolog yang muncul pada
Inggris setara Level Intermediate
situasi kerja tertentu
3. 2 Memahami percakapan terbatas dengan
penutur asli
3. 3 Menyajikan laporan
3. 4 Memahami manual penggunaan peralatan
3. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana
3. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis
3. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana

4.

Bahasa Indonesia

Standar Kompetensi
1.
Berkomunikasi dengan bahasa
Indonesia setara tingkat Semenjana

Kompetensi Dasar
1. 1 Menyimak untuk memahami lafal,
tekanan, intonasi, dan jeda yang
lazim/baku dan yang tidak
1. 2 Menyimak untuk memahami informasi
lisan dalam konteks bermasyarakat
1. 3 Membaca cepat untuk memahami

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
informasi tertulis dalam konteks
bermasyarakat
1. 4 Memahami informasi tertulis dalam
berbagai bentuk teks
1. 5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang
tepat
1. 6 Memilih kata, bentuk kata, dan
ungkapan yang tepat
1. 7 Menggunakan kalimat yang baik,
tepat, dan santun
1. 8 Mengucapkan kalimat dengan jelas,
lancar, bernalar, dan wajar
1. 9 Menulis dengan memanfaatkan
kategori/kelas kata
1. 10 Membuat berbagai teks tertulis dalam
konteks bermasyarakat dengan memilih
kata, bentuk kata, dan ungkapan yang
tepat
1. 11 Menggunakan kalimat tanya secara
tertulis sesuai dengan situasi komunikasi

2.
Berkomunikasi dengan bahasa
Indonesia setara tingkat Madia

1. 12 Membuat parafrasa dari teks tertulis


2. 1 Menyimak untuk menyimpulkan
informasi yang tidak bersifat perintah
dalam konteks bekerja
2. 2 Menyimak untuk memahami perintah
yang diungkapkan atau yang tidak dalam
konteks bekerja
2. 3 Memahami perintah kerja tertulis
2. 4 Membaca untuk memahami makna
kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat
dalam konteks bekerj
2. 5 Menggunakan secara lisan kalimat
tanya/pernyataan dalam konteks bekerja
2. 6 Membuat parafrasa lisan dalam

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
konteks bekerja
2. 7 Menerapkan pola gilir dalam
berkomunikasi
2. 8 Bercakap-cakap secara sopan dengan
mitra bicara dalam konteks bekerja
2. 9 Berdiskusi yang bermakna dalam
konteks bekerja
2. 10 Bernegosiasi yang menghasilkan
dalam konteks bekerja
2. 11 Menyampaikan laporan atau
presentasi lisan dalam konteks bekerja
2. 12 Menulis wacana yang bercorak
naratif, deskriptif, ekspositoris, dan
argumentatif
2. 13 Meringkas teks tertulis dalam konteks
bekerja
2. 14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam
konteks bekerja

3.
Berkomunikasi dengan bahasa
Indonesia setara tingkat Unggul

3. 1 Menyimak untuk memahami secara


kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah
sederhana
3. 2 Mengapresiasi secara lisan teks seni
berbahasa dan teks ilmiah sederhana
3. 3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah
sederhana
3. 4 Menulis surat dengan memperhatikan
jenis surat
3. 5 Menulis laporan ilmiah sederhana

5.

Matematika

Standar Kompetensi
1. Memecahkan masalah berkaitan
dengan konsep operasi bilangan riil

Kompetensi Dasar
1. 1 Menerapkan operasi pada bilangan
riil
1. 2 Menerapkan operasi pada bilangan
berpangkat
1. 3 Menerapkan operasi pada bilangan
irasional
1. 4 Menerapkan konsep logaritma

2. Memecahkan masalah berkaitan


sistem persamaan dan
pertidaksamaan linier dan kuadrat

2. 1 Menentukan himpunan penyelesaian


persamaan dan pertidaksamaan linier
2. 2 Menentukan himpunan penyelesaian
persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2. 3 Menerapkan persamaan dan
pertidaksamaan kuadrat

3. Memecahkan masalah berkaitan


dengan konsep matriks

3. 1 Mendeskripsikan macam-macam
matriks
3. 2 Menyelesaikan operasi matriks

4. Menyelesaikan masalah program


linier

4. 1 Membuat grafik himpunan


penyelesaian sistem pertidaksamaan
linier
4. 2 Menentukan model matematika dari
soal ceritera (kalimat verbal)
4. 3 Menentukan nilai optimum dari
sistem pertidaksamaan linier
4. 4 Menerapkan garis selidik

5. Menerapkan perbandingan, fungsi, 5. 1 Menentukan nilai perbandingan


persamaan, dan identitas trigonometritrigonometri suatu sudut.
dalam pemecahan masalah
5. 2 Mengkonversi koordinat kartesius
dan koordinat kutub
5. 3 Menerapkan aturan sinus dan

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
kosinus
5. 4 Menentukan luas suatu segitiga

6. Menerapkan konsep barisan dan


deret dalam pemecahan masalah

6. 1 Mengidentifikasi pola, barisan, dan


deret bilangan
6. 2 Menerapkan konsep barisan dan
deret aritmatika
6. 3 Menerapkan konsep barisan dan
deret geometri

7. Menentukan kedudukan, jarak,


10. 1 Mengidentifikasi sudut
dan besar sudut yang melibatkan titik,
garis, dan bidang dalam ruang dimensi 10. 2 Menentukan keliling bangun datar
dan luas daerah bangun datar
dua
10. 3 Menerapkan transformasi bangun
datar

8. Menerapkan aturan konsep


statistik dalam pemecahan masalah

8. 1 Mengidentifikasi pengertian
statistik, statistika, populasi, dan sampel
8. 2 Menyajikan data dalam bentuk
tabel dan diagram
8. 3 Menentukan ukuran pemusatan data
8. 4 Menentukan ukuran penyebaran
data

6.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
1.
Memahami gejala-gejala alam 1. 1
Mengidentifikasi obyek secara terencana
melalui pengamatan
dan sistematis untuk memperoleh informasi
gejala alam biotik
1. 2
Mengidentifikasi obyek secara terencana
dan sistematis untuk memperoleh informasi
gejala alam abiotik

Standar Kompetensi
2.
Memahami polusi dan
dampaknya terhadap manusia dan
lingkungan

2. 1

Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi jenis limbah

2. 2
Mengidentifikasi jenis polusi pada
lingkungan kerja
2. 3
Mendeskripsikan dampak polusi terhadap
kesehatan manusia dan lingkungan

3.
Memahami komponen
ekosistem serta peranan manusia
dalam menjaga keseimbangan
lingkungan dan Amdal

2. 4
Mendeskripsikan cara-cara menangani
limbah
3. 1
Mengidentifikasi komponen ekosistem
3. 2
Menjelaskan konsep keseimbangan
lingkungan
3. 3

Mendeskripsikan Amdal

11. fisika
Standar Kompetensi
1.
Mengukur besaran dan
menerapkan satuannya

1. 1
satuannya

Kompetensi Dasar
Menguasai konsep besaran dan

1. 2
Menggunakan alat ukur yang tepat
untuk mengukur suatu besaran fisis

2.
Menerapkan hukum gerak dan 2. 1
gaya
2. 2

Menguasai konsep gerak dan gaya


Menguasai hukum Newton

2. 3

Menghitung gerak lurus

2. 4

Menghitung gerak melingkar

2. 5

Menghitung gaya gesek

3.
Menerapkan gerak translasi,
3. 1
rotasi, dan keseimbangan benda tegar rotasi

Menguasai konsep gerak translasi dan

3. 2
Menguasai konsep keseimbangan
benda tegar
3. 3

Menghitung gerak translasi dan rotasi

Standar Kompetensi

4.
Menerapkan konsep usaha/
daya dan energi

Kompetensi Dasar
3. 4
tegar

Menghitung keseimbangan benda

4. 1
energi

Menguasai konsep usaha/daya dan

4. 2

Menguasai hukum kekekalan energi

4. 3

Menghitung usaha/daya dan energi

5.
Menerapkan konsep impuls dan 5. 1
Mengenali jenis tumbukan
momentum
5. 2
Menguasai konsep impuls dan hukum
kekekalan momentum
5. 3
Menerapkan hubungan impuls dan
momentum dalam perhitungan

6.
Menginterpretasikan sifat
mekanik bahan

7.
kalor

8.

6. 1

Menguasai konsep elastisitas bahan

6. 2

Menguasai hukum Hooke

6. 3

Menentukan kekuatan bahan

Menerapkan konsep suhu dan 7. 1

Menerapkan konsep fluida

9.
Menerapkan hukum
Termodinamika

Menguasai konsep suhu dan kalor

7. 2
zat

Menguasai pengaruh kalor terhadap

7. 3

Mengukur suhu dan kalor

7. 4

Menghitung kalor

8. 1

Menguasai hukum fluida statis

8. 2

Menguasai hukum fluida dinamis

8. 3

Menghitung fluida statis

8. 4

Menghitung fluida dinamis

9. 1

Menguasai hukum Termodinamika

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
9. 2
Menggunakan hukum Termodinamika
dalam perhitungan

10. Menerapkan getaran,


gelombang, dan bunyi

11.
Menerapkan konsep magnet
dan elektromagnet

10. 1
Menguasai hukum getaran,
gelombang, dan bunyi
10. 2
bunyi

Membedakan getaran, gelombang, dan

10. 3
bunyi

Menghitung getaran, gelombang, dan

11. 1

Menguasai konsep kemagnetan

11. 2
Menguasai hukum magnet dan
elektromagnet

12.

Menerapkan konsep optik

11. 3

Menggunakan magnet

11. 4

Menggunakan electromagnet

12. 1
lensa

Membedakan konsep cermin dan

12. 2
Menggunakan hukum pemantulan dan
pembiasan cahaya
12. 3

13.
Menginterpretasikan listrik
statis dan dinamis

13. 1
dinamis

Menggunakan cermin dan lensa

Membedakan konsep listrik statis dan

13. 2
Menjelaskan penerapan listrik statis
dan dinamis

14.
Menerapkan konsep listrik arus 14. 1
searah
searah

Menguasai hukum kelistrikan arus

14. 2
Menguasai hubungan antara tegangan,
hambatan, dan arus
14. 3
Menghitung daya dan energi listrik
arus searah

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

15.
Menerapkan konsep listrik arus 15. 1
Menguasai hukum kelistrikan arus
bolak-balik
bolak-balik
15. 2
Menguasai hubungan antara tegangan,
impedensi, dan arus
15. 3
Menghitung daya dan energi listrik
arus bolak-balik

12. Kimia
Standar Kompetensi
1.
Memahami konsep
materi dan perubahannya

2.
Memahami konsep
penulisan lambang unsur dan
persamaan reaksi

1. 1

Kompetensi Dasar
Mengelompokkan sifat materi

1. 2

Mengelompokkan perubahan materi

1. 3

Mengklasifikasi materi

2. 1

Memahami lambang unsur

2. 2

Memahami rumus kimia

2. 3

Menyetarakan persamaan reaksi

3.
Mengidentifikasi struktur 3. 1
Mendeskripsikan perkembangan teori atom
atom dan sifat-sifat periodik
3. 2
Menginterpretasikan data dalam tabel
pada tabel periodik unsur
sistem periodik
4.
Memahami konsep mol 4. 1
Menjelaskan konsep mol
4. 2
Menerapkan hukum Gay Lussac dan
hukum Avogadro

5.
Memahami terjadinya
ikatan kimia

5. 1

Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion

5. 2
Mendeskripsikan terjadinya ikatan
kovalen
5. 3

Menjelaskan ikatan logam

5. 4

Menuliskan nama senyawa kimia

Standar Kompetensi
6.
Memahami
perkembangan konsep reaksi
kimia

Kompetensi Dasar
6. 1
kimia

Mendeskripsikan pengertian umum reaksi

6. 2
Membedakan konsep oksidasi, reduksi dan
reaksi lainnya

7.
Memahami konsep
larutan elektrolit dan
elektrokimia

7. 1
Membedakan larutan elektrolit dan
nonelektrolit
7. 2
Mengidentifikasi dan mengklasifikasi
berbagai larutan
7. 3
Menerapkan konsep reaksi redoks dalam
elektrokimia
7. 4
Menggunakan satuan konsentrasi dalam
membuat larutan

8.
Memahami konsep
kesetimbangan reaksi

8. 1

Menguasai reaksi kesetimbangan

8. 2
Menguasai faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran kesetimbangan
8. 3
Menentukan hubungan kuantitatif antara
pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi
kesetimbangan

9.
Menentukan perubahan
entalpi berdasarkan konsep
termokimia

9. 1
entalpi

Menjelaskan entalpi dan perubahan

9. 2

Menentukan perubahan entalpi reaksi

9. 3
Menentukan kalor pembakaran berbagai
bahan bakar

10. Mengkomunikasikan
senyawa hidrokarbon dan
kegunaannya

10. 1
Mendeskripsikan kekhasan atom karbon
yang membentuk senyawa hidrokarbon
10. 2
Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan
turunannya
10. 3
Mendeskripsikan kegunaan senyawa
hidrokarbon dalam kehidupan manusia

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

11.
Mengidentifikasi faktor- 11. 1
Menentukan laju reaksi dan orde reaksi
faktor yang mempengaruhi laju
11. 2
Menjelaskan faktor-faktor yang
reaksi
mempengaruhi laju reaksi

12. Menjelaskan sistem


klasifikasi dan kegunaan
polimer
13. Memahami koloid,
suspensi, dan larutan sejati.

12. 1

Menjelaskan kegunaan polimer

12. 2

Mengklasifikasi polimer

13. 1
Mengidentifikasi koloid, suspensi, dan
larutan sejati
13. 2

Membedakan macam dan sifat koloid

13. 3

Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan

14. Melakukan pemisahan dan 14. 1


Memisahkan zat dari campuran
Analis
14. 2
Menentukan kadar suatu unsur/senyawa
senyawa gravimetri, volumetri, dan teknik lainnya.

13.

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Standar Kompetensi
1.
Memahami kehidupan sosial
manusia

Kompetensi Dasar
1. 1
Mengidentifikasi interaksi sebagai
proses sosial
1. 2
Mendeskripsikan sosialisasi sebagai
proses pembentukan kepribadian

1. 3
Mengidentifikasi bentuk-bentuk
interaksi sosial
2.
Memahami proses kebangkitan 2. 1
Menjelaskan proses perkembangan
nasional
kolonialisme dan imperialisme Barat, serta
pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai
daerah
2. 2
Menguraikan proses terbentuknya
kesadaran nasional, identitas Indonesia, dan
perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia
3. 1
Mengidentifikasi kebutuhan manusia

3.
Memahami permasalahan
ekonomi dalam kaitannya dengan
kebutuhan manusia, kelangkaan dan 3. 2

Mendeskripsikan berbagai sumber

Standar Kompetensi
sistem ekonomi

Kompetensi Dasar
ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia
yang tidak terbatas

4.
Memahami konsep ekonomi
dalam kaitannya dengan kegiatan
ekonomi konsumen dan produsen
termasuk permintaan, penawaran,
keseimbangan harga, dan pasar

3. 3
Mengidentifikasi masalah pokok
ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana, dan
untuk siapa barang dan jasa diproduksi
4. 1
Mendeskripsikan berbagai kegiatan
ekonomi dan pelaku-pelakunya
4. 2
Membedakan prinsip ekonomi dan motif
ekonomi
4. 3
Mendeskripsikan peran konsumen dan
produsen
4. 4
Mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi permintaan dan penawaran
4. 5
Menjelaskan hukum permintaan dan
hukum penawaran serta asumsi yang
mendasarinya
4. 6
Mendeskripsikan pengertian
keseimbangan dan harga

4. 7
Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar,
barang dan jasa
5.
Memahami struktur sosial serta 5. 1
Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur
berbagai faktor penyebab konflik dan sosial dalam fenomena kehidupan
mobilitas sosial
5. 2
Menganalis faktor penyebab konflik
sosial dalam masyarakat
6.
Mendeskripsikan kelompok
6. 1
Mendeskripsikan berbagai kelompok
sosial dalam masyarakat multikultural sosial dalam masyarakat multikultural
6. 2
Mendeskripsikan perkembangan
kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

7.
Memahami kesamaan dan
keberagaman budaya

6. 3
Mendeskripsikan keanekaragaman
kelompok sosial dalam masyarakat multikultural
7. 1
Mengidentifikasi berbagai budaya lokal,
pengaruh budaya asing, dan hubungan
antarbudaya
7. 2
Mendeskripsikan potensi keberagaman
budaya yang ada di masyarakat setempat dalam
kaitannya dengan budaya nasional

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
7. 3
Mengidentifikasi berbagai alternatif
penyelesaian masalah akibat adanya
keberagaman budaya
7. 4
Menunjukkan sikap toleransi dan empati
sosial terhadap keberagaman budaya

14. Seni Budaya


Standar Kompetensi
Seni Rupa
1.
Mengapresiasi karya seni rupa

Kompetensi Dasar
1.1
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan
teknik dalam karya seni rupa terapan

1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap
keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni
rupa terapan di wilayah Nusantara
2.
Mengekspresikan diri berkaitan 2.1
Mendiskusikan karya seni rupa terapan
dengan karya seni rupa
yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak
2.2
Melaporkan pengamatan terhadap karya
seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik
dan corak di wilayah Nusantara
Seni Musik
1.
Mengapresiasi karya seni musik 1.1
Mengidentifikasi fungsi dan latar
belakang musik
1.2
Menunjukkan nilai-nilai musikal dari
hasil pengalaman musikal yang didapatkan
melalui pertunjukan musik
2.
Mengekspresikan diri berkaitan 2.1
Memainkan musik
dengan karya seni musik
2.2
Mendiskusikan persiapan pertunjukan
musik yang diselenggarakan di sekolah
2.3
Seni Tari
1.
Mengapresiasi karya seni tari

Mendiskusikan suatu pertunjukan musik

1.1
Mengidentifikasi jenis, peran, dan
perkembangan tari

1.2
Mengidentifikasi keunikan gagasan dan
teknik dalam karya seni tari di wilayah
Nusantara
2.
Mengekspresikan diri berkaitan 2.1
Mengidentifikasi gagasan untuk
dengan karya seni tari
disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari
tunggal atau berpasangan/kelompok

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
2.2
Mendiskusikan tari kreasi yang
berbentuk tari tunggal atau
berpasangan/kelompok

Teater
1.
Mengapresiasi karya seni teater 1.1
Menunjukkan sikap apresiatif
terhadap unsur estetis pertunjukan teater
1.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap
pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater
2.
Mengekspresikan diri berkaitan 2.1
Merancang persiapan pergelaran
dengan seni teater
teater
2.2
Menerapkan prinsip kerja sama dalam
berteater

15. Pendidikan Jasmani Olah raga dan Kesehatan


Kelas X, Semester 1
Standar Kompetensi
1. Mempraktikkan berbagai
keterampilan permainan olahraga
dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar
1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan dan olahraga beregu bola besar
serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai,
semangat, dan percaya diri**)
1.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu
permainan olahraga beregu bola kecil dengan
menggunakan alat dan peraturan yang
dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran,
menghargai, semangat dan percaya diri**)
1.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan
menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta
nilai kerjasama, kejujuran, menghargai,
semangat, dan percaya diri**)

1.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu


cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran,
menghargai orang lain, kerja keras dan percaya
diri**)
2. Mempraktikkan latihan kebugaran 2.1 Mempraktikkan latihan kekuatan,
jasmani dan cara mengukurnya sesuai kecepatan, daya tahan dan kelentukan untuk
dengan kebutuhan dan nilai nilai
kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana
yang terkandung di dalamnya
serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
diri
2.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta
nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.
2.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap
segar

3. Mempraktikkan keterampilan
3.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai
rangkaian senam lantai dan nilai nilai dengan menggunakan bantuan serta nilai
yang terkandung di dalamnya
percaya diri, kerjasama, tanggungjawab,
menghargai teman

3.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai


tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama
dan tanggung jawab
4. Mempraktikkan aktivitas ritmik
4.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar
tanpa alat dengan koordinasi yang
langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa
baik dan nilai-nilai yang terkandung alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan
di dalamnya
keluwesan

5. Mempraktikkan salah satu gaya


renang dan loncat indah sederhana
dan nilai-nilai yang terkandung di
dalamnya*)

4.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan


lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan
koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin,
toleransi dan estetika
5.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah
satu gaya renang serta nilai disiplin, keberanian,
tanggung jawab, dan kerja keras
5.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar
loncat indah dari samping kolam dengan teknik
serta nilai disiplin, keberanian, tanggung
jawab, dan kerja keras

6. Mempraktikkan perencanaan
6.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar
penjelajahan dan penyelamatan
kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung
aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong,
yang terkandung di dalamnya***)
melaksanakan keputusan kelompok
6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar
penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai
serta nilai tanggung jawab, kerjasama,
toleransi, tolong menolong, keputusan dalam
kelompok

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
6.3 Mempraktikkan keterampilan memilih
makanan dan minuman yang sehat

7. Menerapkan budaya hidup sehat

7.1 Menganalis bahaya penggunaan narkoba


7.2 Memahami berbagai peraturan perundangan
tentang narkoba

Kelas X, Semester 2
Standar Kompetensi
8. Mempraktikkan berbagai
keterampilan permainan olahraga
dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar
8.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan dan olahraga beregu bola
dengan menggunakan peraturan yang
dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran,
menghargai, semangat, percaya diri **)
8.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan dan olahraga bola kecil dengan
menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta
nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya
diri**)
8.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan
menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta
nilai kerjasama, kejujuran, menghargai,
semangat, percaya diri **)
8.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela
diri serta nilai kejujuran, toleransi, kerja keras
dan percaya diri**)

9. Mempraktikkan latihan kebugaran


jasmani dan cara mengukurnya sesuai
dengan kebutuhan dan nilai nilai
yang terkandung di dalamnya

9.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran


jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai
kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya
diri

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
9.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan
interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat
kebugaran serta nilai kejujuran, semangat,
tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
10.Mempraktikkan keterampilan
10.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian
rangkaian senam lantai dan nilai nilai senam lantai dengan menggunakan alat serta
yang terkandung di dalamnya
nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab
dan menghargai teman
10.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian
senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri,
kerjasama, tanggungjawab dan menghargai
teman
11.Mempraktikkan aktivitas ritmik
11.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan
tanpa alat dengan koordinasi yang
langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas
baik dan nilai nilai yang terkandung di ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin,
dalamnya
toleransi, keluwesan dan estetika

12.Mempraktikkan keterampilan
beberapa gaya renang dan
pertolongan kecelakaan di air dan
nilai nilai yang terkandung di
dalamnya*)

11.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama


tanpa alat dengan koordinasi gerak serta nilai
disiplin, toleransi, keluesan dan estetika
12.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang
gaya dada, gaya bebas dan salah satu gaya lain
serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan
tanggung jawab
12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar
pertolongan kecelakaan di air dengan sistim
Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai
disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung
jawab

13.Mempraktikkan perencanaan
13.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar
penjelajahan dan penyelamatan
kegiatan menjelajah gunung serta nilai
aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolongyang terkandung di dalamnya***)
menolong, dan melaksanakan keputusan dalam
kelompok
13.2 Mempraktikkan keterampilan dasar
penyelamatan penjelajahan di pegunungan
serta nilai tanggung jawab, kerjasama,
toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan
keputusan kelompok
13.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan
lingkungan yang sehat

Standar Kompetensi
14.Menerapkan budaya hidup sehat

Kompetensi Dasar
14.1 Menganalis dampak seks bebas
14.2 Memahami cara menghindari seks bebas

Kelas XI, Semester 1


Standar Kompetensi
1. Mempraktikkan berbagai
keterampilan permainan olahraga
dengan teknik dan nilai nilai yang
terkandung di dalamnya.

Kompetensi Dasar
1.1
Mempraktikkan keterampilan teknik
bermain salah satu permainan olahraga bola
besar secara sederhana serta nilai kerjasama,
kejujuran, menghargai, semangat dan percaya
diri **)
1.2 Mempraktikkan keterampilan teknik
bermain salah satu permainan olahraga bola
kecil secara sederhana serta nilai kerjasama,
kejujuran, menghargai, kerja keras dan percaya
diri**)
1.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah
satu nomor atletik dengan menggunakan
peraturan yang dimodifikasi serta nilai
kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya
diri **)
1.4 Mempraktikkan keterampilan teknik
penyerangan salah satu permainan olahraga
bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran,
menghargai orang lain, kerja keras dan percaya
diri**)

2. Mempraktikkan aktivitas
pengembangan untuk meningkatkan
kualitas kebugaran jasmani dan cara
pengukurannya dan nilai nilai yang
terkandung di dalamnya

2.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan


kelincahan, power dan daya tahan untuk
peningkatan kebugaran jasmani serta nilai
tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
2.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan,
power dan daya tahan dalam kebugaran jasmani
serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan
percaya diri

3. Mempraktikkan keterampilan
senam dan nilai-nilai yang

3.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian


senam ketangkasan dengan menggunakan alat

Standar Kompetensi
terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar
serta nilai percaya diri, kerjasama,
tanggungjawab, menghargai teman
3.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian
senam ketangkasan tanpa menggunakan alat
serta nilai percaya diri, kerjasama,
tanggungjawab, menghargai teman

4.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas


ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak
lanjutan serta nilai kedisiplinan, konsentrasi
dan keluwesan dan estetika

4. Mempraktikkan aktivitas ritmik


menggunakan alat dengan koordinasi
dan nilai nilai yang terkandung di
4.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas
dalamnya
ritmik menggunakan alat serta nilai disiplin,
toleransi,kerja sama, keluesan dan estetika

5. Mempraktikkan salah satu gaya


renang dan loncat indah dan nilai
nilai yang terkandung di dalamnya*)

5.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu


gaya renang untuk pertolongan serta nilai
disiplin, keberanian, kerja sama, dan kerja
keras
5.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari
papan satu meter dengan teknik serta nilai
disiplin, keberanian dan kerja keras

6. Menerapkan budaya hidup sehat

6.1 Memahami bahaya HIV/AIDS


6.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS
6.3 Memahami cara menghindari penularan
HIV/AIDS

Kelas XI, Semester 2


Standar Kompetensi
7. Mempraktikkan berbagai
keterampilan dasar permainan
olahraga dengan teknik dan taktik ,
dan nilai nilai yang terkandung di
dalamnya

Kompetensi Dasar
7.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan olahraga bola besar serta nilai
kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya
diri **)
7.2. Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan olahraga bola kecil serta nilai

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar
kerjasama, kejujuran, kerja keras, toleransi dan
percaya diri**)
7.3. Mempraktikkan teknik salah atletik dengan
menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta
nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya
diri**)
7.4. Mempraktikkan keterampilan teknik salah
satu permainan olahraga bela diri serta nilai
kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya
diri.**)

8. Meningkatkan kualitas kebugaran 8.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk


jasmani dan cara pengukurannya
peningkatan kebugaran jasmani serta nilai
dan nilai nilai yang terkandung di
tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri
dalamnya
8.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan
sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani
serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan
percaya diri
8.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur
tingkat kebugaran jasmani serta nilai
tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri

9. Mempraktikkan keterampilan
9.1 Mempraktikkan keterampilan senam
senam ketangkasan dengan alat dan ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan
nilai nilai yang terkandung di
serta nilai percaya diri, kerjasama,
dalamnya
tanggungjawab, menghargai teman
9.2 Mempraktikkan keterampilan senam
ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan
serta nilai percaya diri, kerjasama,
tanggungjawab dan menghargai teman

10.Mempraktikkan aktivitas ritmik


10.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama
menggunakan alat dengan koordinasi menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai
yang baik dan nilai yang terkandung kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan
di dalamnya
10.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan
alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan
keluwesan

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
11.Mempraktikkan dasar pertolongan 11.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi
kecelakaan di air dan nilai-nilai yang gerakan renang serta nilai disiplin, kerja sama
terkandung di dalamnya*)
serta keberanian

12.Mempraktikkan perencanaan dan


keterampilan penjelajahan, dan
penyelamatan di alam bebas dan
nilai-nilai yang terkandung di
dalamnya***)
13.Menerapkan budaya hidup sehat

11.2 Mempraktikkan keterampilan dasar


pertolongan kecelakaan di air dengan sistim
Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai
disiplin dan tanggungjawab
12.1 Mempraktikkan keterampilan
merencanakan penjelajahan di perbukitan
12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar
penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta
nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan
13.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang
untuk kesehatan
13.2 Menerapkan pola hidup sehat

Kelas XII, Semester 1


Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
1. Mempraktikkan keterampilan
1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
permainan olahraga dengan peraturan satu permainan olahraga bola besar lanjutan
yang sebenarnya dan nilai-nilai yang dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai
terkandung di dalamnya
kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan
percaya diri**)
1.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan olahraga bola kecil dengan
peraturan yang dimodifikasi serta nilai
kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras
dan percaya diri**)
1.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan
menggunakan peraturan yang sesungguhnya
serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai,
semangat, percaya diri **)
1.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan olahraga bela diri secara
berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya
serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai
lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima

Standar Kompetensi
2. Mempraktikkan perancangan
aktivitas pengembangan untuk
peningkatan dan pemeliharaan
kebugaran jasmani

3. Mempraktikkan rangkaian gerak


senam ketangkasan dengan konsep
yang benar dan nilai nilai yang
terkandung di dalamnya

Kompetensi Dasar
kekalahan**)
2.1 Merancang program latihan fisik untuk
pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai
tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
2.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai
dengan prinsip-prinsip latihan yang benar serta
nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri
3.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan
kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai
percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan
menghargai teman

3.2.Mempraktikkan keterampilan gerakan


kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta
nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab,
dan menghargai teman
4. Mempraktikkan satu rangkaian
4.1.Mempraktikkan keterampilan gerak
gerak berirama berbentuk aktivitas berirama senam aerobik serta nilai kerjasama,
aerobik secara beregu dengan diiringi kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan
musik dan nilai nilai yang yerkandung estetika
di dalamnya
4.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan
antara gerak dan irama dengan iringan musik
serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri,
keluwesan, dan estetika

5. Mempraktikkan berbagai gaya


renang lanjutan dan nilai nilai yang
terkandung di dalamnya*)

5.1 Mempraktikkan keterampilan renang gaya


dada lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras
dan keberanian
5.2 Mempraktikkan keterampilan renang gaya
bebas lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras
dan keberanian
5.3 Mempraktikkan keterampilan renang gaya
punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja
keras dan keberanian
5.4 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya
renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin,
kerja keras dan keberanian

Kelas XII, Semester 2


Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
6. Mempraktikkan keterampilan
6.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
permainan olahraga dengan peraturan satu permainan olahraga bola besar dengan
dan nilai-nilai yang terkandung di
peraturan yang sebenarnya serta nilai
dalamnya
kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,
kerja keras dan percaya diri**)
6.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah
satu permainan olahraga bola kecil dengan
peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, ,
kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan
percaya diri**)
6.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan
menggunakan peraturan yang sebenarnya serta
nilai kerjasama, kejujuran, menerima
kekalahan,kerja keras dan percaya diri**)
6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri
secara berpasangan dengan menggunakan
peraturan yang sebenarnya serta nilai
kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan
kerja keras dan percaya diri**)

7. Memelihara tingkat kebugaran


7.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk
jasmani yang telah dicapai dan nilai- pemeliharaan kebugaran jasmani
nilai yang terkandung di dalamnya
7.2 Mempraktikkan membaca hasil tes
bedasarkan tabel yang cocok
8. Mengkombinasikan rangkaian
8.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam
gerakan senam lantai dan senam
lantai serta nilai percaya dirim, tanggung
ketangkasan dengan alat dan nilai- jawab, kerja sama, dan percaya kepada teman
nilai yang terkandung di dalamnya
8.2. Mempraktikkan rangkaian gerakan senam
ketangkasan dengan menggunakan alat serta
nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama,
dan percaya kepada teman
9. Mempraktikkan satu rangkaian
9.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam
gerak berirama secara beregu dan
aerobik dengan iringan musik serta nilai
nilai-nilai yang terkandung di
kerjasama, disiplin, keluwesan dan estetika
dalamnya
9.2 Mempraktikkan senam irama tradisional
sesuai budaya daerah secara berkelompok serta
nilai kerjasama, disiplin, percaya diri,
keluwesan dan estetika

Standar Kompetensi
10.Mempraktikkan keterampilan
penguasaan berbagai teknik gaya
renang dan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar
10.1Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya
renang untuk kepentingan bermain di air dengan
peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin,
sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan
keberanian
10.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya
renang untuk estafet sesuai dengan peraturan
yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif,
jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian
10.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya
renang untuk kepentingan pertolongan serta
nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras,
dan keberanian

11.Mengevaluasi kegiatan luar


kelas/sekolah dan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya***)

11.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah


serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling
menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi
11.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta
nilai percaya diri, kebesamaan, saling
menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi
11.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke
tempat-tempat bersejarah serta nilai percaya
diri, kebesamaan, saling menghormati,
toleransi, etika, dan demokrasi

12.Mempraktikkan budaya hidup


sehat

11.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta


nilai percaya diri, kebesamaan, saling
menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi
12.1 Mempraktikkan pola hidup sehat
12.2 Menampilan perilaku hidup sehat

Keterangan
1.
*) Diajarkan sebagai kegiatan pilihan, disesuaikan dengan situasi dan kondisi
sekolah
**) Materi pilihan, disesuaikan dengan fasilitas dan peralatan yang tersedia
***) Diajarkan sebagai kegiatan yang dapat dilakukan dalam semester 1 dan
atau semester

2.

Untuk pembinaan peserta didik yang berminat terhadap salah satu atau beberapa
cabang tertentu dapat dilakukan melalui kegiatan ekstra kurikuler

16. Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI)

1.

Standar Kompetensi
Mengoperasikan PC stand alone 2. 1

2. Mengoperasikan sistem operasi


software

Kompetensi Dasar
Mengoperasikan operasi berbasis teks

2. 2
Mengoperasikan operasi berbasis
Graphic User Interface (GUI)
2. 1
Menginstal sistem operasi dan
software
2. 2
kata

Mengoperasikan software pengolah

2. 3
Mengoperasikan software
spreadsheet
2. 4

3. Mengolah data aplikasi

Mengoperasikan software presentasi

2. 5
Mengoperasikan software aplikasi
basis data
3. 1
Melakukan entry data aplikasi dengan
keyboard
3. 2
Melakukan update data dengan utilitas
aplikasi
3. 3
Melakukan delete data dengan utilitas
aplikasi
3. 4
Melakukan entry data dengan image
scanner
3. 5
Melakukan entry data dengan OCR
(Optical Character Recognition)

4. Mengoperasikan PC dalam
jaringan

4. 1

Menginstal software jaringan

4. 2
Mengoperasikan jaringan PC dengan
sistem operasi

5. Mengoperasikan web-design

5. 1
5. 2

Mengoperasikan web-browser
Mengoperasikan software email client

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

17. Kewirausahaan
Standar Kompetensi
1. Mengaktualisasikan sikap dan
perilaku wirausaha

Kompetensi Dasar
1. 1
Mengidentifikasi sikap dan perilaku
wirausahawan
1. 2
Menerapkan sikap dan perilaku kerja
prestatif
1. 3

Merumuskan solusi masalah

1. 4

Mengembangkan semangat wirausaha

1. 5
Membangun komitmen bagi dirinya
dan bagi orang lain

2.
Menerapkan jiwa
kepemimpinan

3.
Merencanakan usaha
kecil/mikro

4.

18.

Mengelola usaha kecil/mikro

1. 6

Mengambil resiko usaha

1. 7

Membuat keputusan

2. 1
dan ulet

Menunjukkan sikap pantang menyerah

2. 2

Mengelola konflik

2. 3
3. 1

Membangun visi dan misi usaha


Menganalis peluang usaha

3. 2
usaha

Menganalis aspek-aspek pengelolaan

3. 3
4. 1

Menyusun proposal usaha


Mempersiapkan pendirian usaha

4. 2

Menghitung resiko menjalankan usaha

4. 3

Menjalankan usaha kecil

4. 4

Mengevaluasi hasil usaha

Kompetensi Kejuruan Farmasi

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.
Memahami dasar-dasar kimia 1.1
Menjelaskan sifat fisika dan kimia
dan prinsip kerja kefarmasian
bahan obat
1.2
Melakukan uji kualitatif dan
kuantitatif bahan baku
1.3
Menjelaskan prinsip pembuatan obat
sesuai buku panduan resmi
1.4
Menjelaskan prinsip praktek
laboratorium yang baik (Good Laboratory
Practice/GPL).
2. Menerapkan dasar-dasar kerja 2.1
Mendeskripsikan laboratorium resep
di laboratoriuman resep dan kimia termasuk alat dan penggunaannya
2.2
Mendeskripsikan laboratorium kimia
termasuk alat, bahan dan penggunaannya

3. Memahami standar baku


pembanding, larutan baku, dan
larutan pereaksi

4. Memahami CPOB, CPKB, dan


CPOTB

5. Menerapkan Keselamatan,
Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Hidup (K3LH)

6. Melaksanakan kerja sama


dengan kolega dan pelanggan

2.3
Mendeskripsikan cara-cara membuat
serbuk, kapsul, salep, sirup, krim dengan
sarana non industri (lumpang dan alu).
3.1
Menjelaskan fungsi standar baku
pembanding
3.2

Menjelaskan fungsi larutan baku

3.3
4.1

Menjelaskan fungsi larutan pereaksi.


Menjelaskan ketentuan CPOB

4.2

Menjelaskan ketentuan CPKB

4.3
Menjelaskan ketentuan CPOTB.
5.1
Mendeskripsikan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
5.2

Melaksanakan prosedur K3

5.3

Menerapkan konsep lingkungan hidup

5.4
Menerapkan ketentuan pertolongan
pertama pada kecelakaan.
6.1
Melaksanakan komunikasi di tempat
kerja
6.2
Memberikan bantuan yang diperlukan
kepada kolega dan pelanggan
6.3

Melaksanakan standar penampilan

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
diri
6.4
Melaksanakan kerja sama antar rekan
kerja.

B. KOMPETENSI KEJURUAN
STANDAR KOMPETENSI
1.
Memahami dasar-dasar
kefarmasian

KOMPETENSI DASAR
1.1
Menjelaskan ruang lingkup
kefarmasian
1.2
Menjelaskan cara pembuatan obat
yang baik (CPOB)
1.3
Menjelaskan cara pembuatan obat
tradisional yang baik (CPOTB)
1.4
Menjelaskan undang-undang
kesehatan no.23 tahun 1992 tentang
kesehatan

2.
Menerapkan tata tertib
kerja di laboratorium resep

1.5
Menjelaskan undang-undang
narkotika, undang-undang psikotropika dan
undang-undang perlindungan konsumen.
2.1
Mendeskripsikan cara membaca
resep
2.2
Mendeskripsikan cara mengerjakan
resep sesuai bentuk obat yang diminta
2.3
Mendeskripsikan penggunaan etiket
atau label sesuai dengan bentuk obat yang
dibuat
2.4
Melaksanakaan pekerjaan di
laboratorium resep sesuai tata tertib.

STANDAR KOMPETENSI
3.
Mendeskripsikan
penggolongan obat

KOMPETENSI DASAR
3.1
Menjelaskan golongan obat bebas
dan golongan obat bebas terbatas
3.2

Menjelaskan golongan obat keras

3.3
Menjelaskan golongan obat
psikotropika

4.
Memahami penggolongan
PKRT dan alat kesehatan

3.4
Menjelaskan golongan obat narkotika
3. 3 Menjelaskan undang-undang tentang
alat kesehatan
3. 4 Menjelaskan jenis dan fungsi alat
kesehatan
3. 5 Menjelaskan alat kesehatan
3. 6 Menjelaskan undang-undang tentang
peralatan kesehatan rumah tangga (PKRT)

5.
Memahami dasar-dasar
farmakologi

3. 7 Menjelaskan jenis-jenis PKRT


a.
Menjelaskan farmakologi
b.

Menjelaskan spesialite obat

c.
Menjelaskan istilah medis yang
berkaitan dengan farmasi

6.
Memahami dasar-dasar
penyakit

d.
Menjelaskan nasib obat dalam
tubuh.
6.1
Menjelaskan penyakit-penyakit yang
bersifat simtomatis
6.2
Menjelaskan penyakit-penyakit yang
bersifat causal
6.3
Menjelaskan kelainan penyakit
ketagihan/ketergantungan obat, yang
ditimbulkan karena akibat memakai narkoba

7.

6.4
Menjelaskan penyakit cacing.
Menerapkan swamedikasi 7.1
Menjelaskan penggolongan obat
berdasarkan penyakit
7.2

Menjelaskan khasiat obat

7.3

Menjelaskan efek samping obat

7.4

Menjelaskan cara penggunaan obat

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
7.5
Melakukan pemberian informasi pada
pasien untuk obat tanpa resep dokter.
8.
Menerapkan pembuatan 8.1
Menjelaskan kelengkapan resep
sediaan obat sesuai resep dokter di dokter, etiket dan salinan resep
bawah pengawasan apoteker
8.2
Menghitung dosis obat dalam resep
8.3
Melakukan pembuatan sediaan obat
sesuai resep dokter
8.4
Menyerahkan obat dan informasi
kepada pasien
9.
Menerapkan manajemen 9.1
Mengelola perbekalan farmasi
dan administrasi di bidang farmasi berdasarkan penggolongan obat
9.2

Mengelola alat kesehatan

9.3

Mengelola PKRT

9.4
Mengelola obat golongan narkotika
dan psikotropika
9.5
Menerapkan cara-cara pembuatan
laporan narkotika dan psikotropika

10.
Menerapkan akuntansi
dalam bidang farmasi

9.6
Menerapkan pengelolaan pemasaran
obat.
10.1
Membuat neraca rugi laba
10.2
Mengkalkulasi biaya obat yang
dibuat sesuai permintaan resep dokter

10.3
Membuat laporan keuangan.
11.
Menerapkan prinsip-prinsip11.1
Menjelaskan sifat fisika kimia
preformulasi
obat dan sifat fisika kimia bahan tambahan
obat
11.2
bahan

Menerapkan cara pencampuran

11.3
Menjelaskan pengaruh bentuk
sediaan terhadap khasiat obat.

D. MUATAN LOKAL

1. Pengenalan Lingkungan Hidup


2. Studi Kajian Islam

E.

BIMBINGAN KONSELING

KONSEP DAN STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


KONSEP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor adalah guru yang mempunyai tugas,
tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh dalam kegiatan pelayanan
bimbingan dan konseling terhadap sejumlah siswa.
Layanan bimbingan dan konseling adalah kegiatan Guru Bimbingan dan Konseling
atau Konselor dalam menyusun rencana pelayanan bimbingan dan konseling,
melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling, mengevaluasi proses dan hasil
pelayanan bimbingan dan konseling serta melakukan perbaikan tindak lanjut
memanfaatkan hasil evaluasi.

KOMPONEN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


Pedoman bimbingan dan konseling mencakup komponen-komponen berikut ini.
1. Jenis Layanan meliputi :
a) Layanan Orientasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik memahami lingkungan
baru, seperti lingkungan satuan
pendidikan bagi siswa baru, dan obyek-obyek yang p e r l u dipelajari,
untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran di
lingkungan baru yang efektif dan berkarakter.
b) Layanan Informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial,
belajar, karir/ jabatan, dan pendidikan lanjutan secara terarah, objektif dan
bijak.
c) Layanan Penempatan dan Penyaluran yaitu layanan bimbingan dan
konseling yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan
penyaluran yang tepat di dalam kelas,
kelompok
belajar,
peminatan/lintas minat/pendalaman minat, program latihan, magang, dan
kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif dan bijak.
d) Layanan Penguasaan Konten yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi
dan atau kebiasaan dalam melakukan, berbuat atau mengerjakan sesuatu
yang berguna dalam kehidupan di sekolah/madrasah, keluarga, dan

masyarakat sesuai dengan tuntutan kemajuan dan berkarakter-cerdas yang


terpuji, sesuai dengan potensi dan peminatan dirinya.
e) Layanan Konseling Perseorangan yaitu layanan bimbingan dan konseling
yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya
melalui prosedur perseorangan.
f) Layanan Bimbingan Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik dalam
pengembangan pribadi,
kemampuan
hubungan
sosial,
kegiatan
belajar, karir/jabatan, dan
pengambilan
keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu sesuai dengan tuntutan
karakter yang terpuji melalui dinamika kelompok.
g) Layanan Konseling Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang
membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah
yang dialami sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji melalui
dinamika kelompok.
h) Layanan Konsultasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan,
pemahaman, dan cara-cara dan atau perlakuan yang perlu dilaksanakan
kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.
i) Layanan Mediasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki
hubungan dengan pihak lain sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang
terpuji.
j) Layanan Advokasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu
peserta didik untuk memperoleh kembali hak-hak dirinya yang tidak
diperhatikan dan/atau mendapat perlakuan yang salah sesuai dengan
tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.

2. Kegiatan Pendukung Layanan meliputi:


a) Aplikasi Instrumentasi yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri
siswa dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes
maupun non-tes.
b) Himpunan Data yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan
pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan,
sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia.
c) Konferensi Kasus yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik
dalam
pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat
memberikan data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah
peserta didik melalui pertemuan, yang bersifat terbatas dan tertutup.
d) Kunjungan Rumah yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan
komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan
dengan orang tua dan atau anggota keluarganya.

e) Tampilan Kepustakaan yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka


yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi,
kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karir/ jabatan.
f) Alih Tangan Kasus yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah

peserta didik
dimaksud.

ke

pihak

lain

sesuai keahlian dan kewenangan ahli yang

3. Format Layanan meliputi:


a) Individual yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang melayani
peserta didik secara perorangan.
b) Kelompok yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang melayani
sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok.
c) Klasikal
melayani

yaitu
format
kegiatan
bimbingan dan konseling yang
sejumlah peserta didik dalam satu kelas rombongan belajar.

d) Lapangan
yaitu
format
kegiatan
bimbingan dan konseling yang
melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar
kelas atau lapangan.
e) Pendekatan Khusus/Kolaboratif yaitu format kegiatan bimbingan dan
konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui
pendekatan
kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan.
f) Jarak Jauh yaitu format kegiatan bimbingan dan konseling yang melayani
kepentingan siswa melalui media dan/ atau saluran jarak jauh, seperti surat
dan sarana elektronik.

STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


1. Program Layanan
Dari segi unit waktu sepanjang tahun ajaran pada satuan pendidikan, ada lima
jenis program layanan yang disusun dan diselenggarakan dalam pelayanan
bimbingan dan konseling, yaitu sebagai berikut :
a) Program
Tahunan yaitu
program
pelayanan
bimbingan dan konseling
meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun ajaran untuk masing-masing
kelas rombongan belajar pada satuan pendidikan.
b) Program Semesteran yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling
meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran
program tahunan.
c) Program Bulanan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling
meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran
program semesteran.

d) Program Mingguan yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling


meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran
program bulanan.
e) Program Harian yaitu program pelayanan bimbingan dan konseling yang
dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. Program harian
merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk Satuan Layanan
atau Rencana Program Layanan dan/ atau Satuan Kegiatan Pendukung atau
Rencana Kegiatan Pendukung pelayanan bimbingan dan konseling.

2. Penyelenggaraan Layanan
Sebagai pelaksana pelayanan bimbingan dan konseling, Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor bertugas dan berkewajiban menyelenggarakan layanan
yang mengarah pada (1) pelayanan dasar, (2) pelayanan
pengembangan, (3)
pelayanan peminatan studi, (4) pelayanan teraputik, dan (5) pelayanan diperluas.
a) Pelayanan
Dasar, yaitu
pelayanan
mengarah
kepada terpenuhinya
kebutuhan siswa yang paling elementer, yaitu kebutuhan makan dan
minum, udara segar, dan kesehatan, serta kebutuhan hubungan sosioemosional. Orang tua, guru dan orang-orang yang dekat (significant
persons) memiliki peranan paling dominan dalam pemenuhan kebutuhan
dasar siswa. Dalam hal ini, Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor
pada umumnya berperan secara tidak langsung dan mendorong para
significant persons berperan optimal dalam memenuhi kebutuhan paling
elementer siswa.
b) Pelayanan Pengembangan, yaitu pelayanan untuk mengembangkan potensi
peserta didik sesuai dengan tahap-tahap dan tugas-tugas perkem-bangannya.
Dengan pelayanan pengembangan yang cukup baik siswa akan dapat
menjalani kehidupan dan perkembangan dirinya dengan wajar, tanpa beban
yang memberatkan, memperoleh penyaluran bagi pengembangan potensi
yang dimiliki secara optimal,
serta menatap masa depan
dengan
cerah.
Upaya
pendidikan pada umumnya merupakan pelaksanaan
pelayanan pengembangan
bagi
peserta
didik.
Pada
satuan-satuan
pendidikan, para pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran
dominan dalam penyelenggaraan
pengembangan terhadap siswa. Dalam
hal ini, pelayanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh Guru
Bimbingan dan Konseling atau Konselor selalu diarahkan dan mengacu
kepada tahap dan tugas perkembangan siswa.
c) Pelayanan Arah Peminatan/Lintas Minat/Pendalaman Minat Studi Siswa,
yaitu pelayanan yang secara khusus tertuju kepada peminatan/lintas
minat/pendalaman minat peserta didik sesuai dengan konstruk dan isi
kurikulum yang ada. Arah peminatan/lintas minat/pendalaman minat ini
terkait dengan bidang bimbingan pribadi, sosial, belajar, dan karir dengan
menggunakan segenap perangkat (jenis layanan dan kegiatan pendukung)
yang ada dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling. Pelayanan

peminatan/lintas minat/pendalaman minat peserta didik ini terkait pula


dengan aspek-aspek pelayanan pengembangan tersebut di atas.
d) Pelayanan Teraputik, yaitu pelayanan untuk menangani pemasalahan yang
diakibatkan oleh gangguan terhadap pelayanan dasar dan pelayanan
pengembangan, serta pelayanan pemi natan. Permasalahan tersebut dapat
terkait dengan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kehidupan keluarga,
kegiatan belajar, karir. Dalam upaya menangani permasalahan peserta
didik, Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor memiliki peran
dominan. Peran pelayanan teraputik oleh Guru Bimbingan dan Konseling
atau Konselor dapat menjangkau aspek-aspek pelayanan dasar, pelayanan
pengembangan, dan pelayanan peminatan.
e) Pelayanan Diperluas, yaitu pelayanan dengan sasaran di luar diri siswa
pada satuan p e n d i d i k a n , seperti personil satuan pendidikan, orang
tua, dan warga masyarakat lainnya yang semuanya itu terkait dengan
kehidupan satuan pendidikan dengan arah pokok terselenggaranya dan
suskesnya
tugas utama
satuan
pendidikan,
proses
pembelajaran,
optimalisasi pengembangan potensi peserta didik. Pelayanan diperluas ini
dapat terkait secara langsung ataupun tidak langsung dengan kegiatan
pelayanan dasar, pengembangan peminatan, dan pelayanan teraputik
tersebut di atas.

3. Waktu dan Posisi Pelaksanaan Layanan


A. Semua kegiatan mingguan (kegitan layanan dan/ atau pendukung bimbingan
dan konseling) diselenggarakan di dalam kelas (sewaktu jam pembelajaran
berlangsung) dan/atau di luar kelas (di luar jam pembelajaran)
1) Di dalam jam pembelajaran:
a) Kegiatan tatap muka dilaksanakan secara klasikal dengan rombongan
belajar siswa dalam tiap kelas untuk menyelenggarakan layanan informasi,
penempatan dan penyaluran, penguasaan konten, kegiatan instrumentasi,
serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas.
b) Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas
(rombongan belajar per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal.
c) Kegiatan tatap muka nonklasikal diselenggarakan dalam bentuk layanan
konsultasi, kegiatan konferensi kasus, himpunan data, kunjungan rumah,
tampilan kepustakaan, dan alih tangan kasus.
2) Di luar jam pembelajaran:
a) Kegiatan tatap muka nonklasikal dengan siswa dilaksanakan untuk layanan
orientasi, konseling perorangan, bimbingan
kelompok,
konseling
kelompok, mediasi, dan advokasi serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas.

b) Satu kali kegiatan layanan/pendukung bimbingan dan konseling di luar


kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen
dengan
2
(dua)
jam
pembelajaran tatap muka dalam kelas.
c) Kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling di luar jam pembe-lajaran
satuan pendidikan maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan
bimbingan dan konseling, diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan satuan
pendidikan.
B. Program pelayanan bimbingan dan konseling pada masing-masing satuan
pendidikan dikelola oleh Guru Bimbingan dan
Konseling
atau
Konselor
dengan
memperhatikan
keseimbangan
dan
kesinambungan
program
antarkelas
dan antarjenjang
kelas,
dan
mensinkronisasikan program pelayanan bimbingan dan konseling dengan kegiatan
pembelajaran
mata
pelajaran
dan
kegiatan
ekstra
kurikuler dengan
mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitas satuan pendidikan.

PIHAK YANG TERLIBAT


Pelaksana utama pelayanan bimbingan dan konseling adalah Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor.
2. Pelaksana Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Sampang.
Di SMK Negeri 1 Sampang, sejumlah Guru Bimbingan dan Konseling atau
Konselor dengan rasio 1 : 150 (satu Guru bimbingan dan konseling atau Konselor
melayani 150 orang siswa) pada setiap tahun ajaran.
Sebagai pelaksana utama kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling di
satuan pendidikan SMK, Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor wajib
menguasai spektrum pelayanan pada umumnya, khususnya pelayanan profesional
bimbingan dan konseling, meliputi:
a) Pengertian, tujuan, prinsip, asas-asas, paradigma, visi dan misi pelayana
bimbingan dan konseling profesional
b) Bidang dan materi pelayanan bimbingan dan konseling, termasuk di
dalamnya materi pendidikan karakter dan arah peminatan siswa
c) Jenis layanan, kegiatan pendukung dan format pelayanan bimbingan dan
konseling
d) Pendekatan, metode, teknik dan media pelayanan bimbingan dan
konseling, termasuk di dalamnya pengubahan tingkah laku, penanaman
nilai-nilai karakter dan peminatan peserta didik.
e) Penilaian hasil dan proses layanan bimbingan dan konseling
f) Penyusunan program pelayanan bimbingan dan konseling
g) Pengelolaan pelaksanaan program pelayanan bimbingan dan konseling

h) Penyusunan laporan pelayanan bimbingan dan konseling


i) Kode etik profesional bimbingan dan konseling
j) Peran organisasi profesi bimbingan dan konseling Guru Bimbingan dan
Konseling atau Konselor merumuskan dan menjelaskan kepada pihak-pihak
terkait, terutama peserta didik, pimpinan satuan pendidikan, Guru Mata
Pelajaran, dan orang tua, sebagai berikut:

Sejak awal bertugas di satuan pendidikan, Guru Bimbingan dan Konseling


atau Konselor merumuskan secara konkrit dan jelas tugas dan kewajiban
profesionalnya dalam pelayanan bimbingan dan konseling, meliputi:

1) Struktur pelayanan bimbingan dan konseling


2) Program pelayanan bimbingan dan konseling
3) Pengelolaan program pelayanan bimbingan dan konseling
4) Evaluasi hasil dan proses pelayanan bimbingan dan konseling
5) Tugas dan kewajiban pokok Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor.

Hal-hal sebagaimana tersebut pada butir a di atas dijelaskan kepada siswa,


pimpinan, dan sejawat pendidik (Guru Mata pelajaran dan Wali Kelas) pada
satuan pendidikan, dan orang tua secara profesional dan proporsional.
Kerjasama
a) Dalam melaksanakan tugas pelayanan bimbingan dan konseling Guru
Bimbingan dan Konseling atau Konselor bekerjasama dengan berbagai
pihak di dalam dan di luar satuan pendidikan untuk suksesnya pelayanan
yang dimaksud.
b) Kerjasama tersebut di atas dalam rangka manajemen bimbingan dan
konseling yang menjadi bagian integral dari manajemen satuan pendidikan
secara menyeluruh.

MEKANISME PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN

F. EKSTRAKURIKULER
JENIS EKSTRAKURIKULER :
1.

Pramuka

2.

OSIS

3.

Fisika

4.

Bahasa Inggris

5.

Teater

6.

Musik

7.

PMR

8.

Bola Basket

9.

Futsal

10. Bela Diri Ju Jitsu

STRATEGI PEMILIHAN EKSTRAKURIKULER

DEFINISI OPERASIONAL
1. Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam
belajar kurikulum standar sebagai perluasan dari kegiatan kurikulum dan dilakukan di
bawah bimbingan sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, minat,
dan kemampuan peserta didik yang lebih luas atau di luar minat yang dikembangkan oleh
kurikulum. Berdasarkan definisi tersebut, maka kegiatan di sekolah atau pun di luar sekolah
yang terkait dengan tugas belajar suatu mata pelajaran bukanlah kegiatan ekstrakurikuler.
2. Ekstrakurikuler wajib merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh
peserta didik, terkecuali bagi peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak
memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
3. Ekstrakurikuler pilihan merupakan program ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh peserta
didik sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing.
VISI DAN MISI
1. Visi
Visi kegiatan ekstrakurikuler SMK Negeri 1 Sampang adalah berkembangnya potensi, bakat,
minat, kemampuan, kepribadian, dan kemandirian peserta didik secara optimal melalui kegiatankegiatan di luar kegiatan intrakurikuler.
2. Misi
Misi kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Sampang adalah sebagai berikut:

a. Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih dan diikuti sesuai dengan kebutuhan,
potensi, bakat, dan minat peserta didik.
b. Menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk dapat mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri secara optimal melalui kegiatan
mandiri dan atau berkelompok.
FUNGSI DAN TUJUAN
1. Fungsi
Kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Sampang memiliki fungsi pengembangan, sosial,
rekreatif, dan persiapan karir, sebagai berikut :
a) Fungsi pengembangan, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler berfungsi untuk
mendukung perkembangan personal peserta didik melalui perluasan minat,
pengembangan potensi, dan pemberian kesempatan untuk pembentukan karakter dan
pelatihan kepemimpinan.
b) Fungsi sosial, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler berfungsi untuk mengembangkan
kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik. Kompetensi sosial
dikembangkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperluas
pengalaman sosial, praktek keterampilan sosial, dan internalisasi nilai moral dan nilai
sosial.
c) Fungsi rekreatif, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dalam suasana rileks,
menggembirakan, dan menyenangkan sehingga menunjang proses perkembangan peserta
didik. Kegiatan ekstrakurikuler harus dapat menjadikan kehidupan atau atmosfer sekolah
lebih menantang dan lebih menarik bagi peserta didik.
d) Fungsi persiapan karir, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler berfungsi untuk
mengembangkan kesiapan karir peserta didik melalui pengembangan kapasitas.
2. Tujuan
Tujuan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Sampang adalah:
a) Kegiatan ekstrakurikuler harus dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan
psikomotor peserta didik.
b) Kegiatan ekstrakurikuler harus dapat mengembangkan bakat dan minat peserta didik
dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya.
PRINSIP
Kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Sampang dikembangkan dengan prinsip sebagai
berikut :
1) Bersifat individual, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dikembangkan sesuai dengan
potensi, bakat, dan minat peserta didik masing-masing.
2) Bersifat pilihan, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dikembangkan sesuai dengan minat
dan diikuti oleh peserta didik secara sukarela.

3) Keterlibatan aktif, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler menuntut keikutsertaan peserta


didik secara penuh sesuai dengan minat dan pilihan masing-masing.
4) Menyenangkan, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan dalam suasana yang
enggembirakan bagi peserta didik.
5) Membangun etos kerja, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dikembangkan dan
dilaksanakan dengan prinsip membangun semangat peserta didik untuk berusaha dan
bekerja dengan baik dan giat.
6) Kemanfaatan sosial, yakni bahwa kegiatan ekstrakurikuler dikembangkan dan dilaksanakan
dengan tidak melupakan kepentingan masyarakat.
JENIS KEGIATAN
Kegiatan ekstrakurikuler dapat berbentuk.
1) Krida; meliputi Kepramukaan, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Latihan Dasar
Kepemimpinan Siswa (LDKS), Palang Merah Remaja (PMR), dan lainnya;
2) Karya ilmiah; meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), kegiatan penguasaan keilmuan
dan kemampuan akademik, penelitian, dan lainnya;
3) Latihan/olah bakat/prestasi; meliputi pengembangan bakat olahraga, seni dan budaya,
teater, keagamaan (studi kajian Islam), dan lainnya.
FORMAT KEGIATAN
Kegiatan ekstrakurikuler dapat diselenggarakan dalam berbagai bentuk, yakni :
1) Individual; yakni kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan dalam format yang diikuti
oleh peserta didik secara perorangan.
2) Kelompok; yakni kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan dalam format yang diikuti
oleh kelompok-kelompok peserta didik.
3) Klasikal; yakni kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan dalam format yang diikuti oleh
peserta didik dalam satu kelas.
4) Gabungan; yakni kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan dalam format yang diikuti
oleh peserta didik antarkelas.
5) Lapangan; yakni kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan dalam format yang diikuti
oleh seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar sekolah atau kegiatan
lapangan.
MEKANISME KEGIATAN EKSTRAKURIKULER
A. Pengembangan Program dan Kegiatan
Kegiatan ekstrakurikuler dalam Kurikulum 2013 dikelompokkan berdasarkan kaitan
kegiatan tersebut dengan kurikulum, yakni ekstrakurikuler wajib dan ekstrakurikuler pilihan.

Ekstrakurikuler wajib merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh


seluruh peserta didik, terkecuali peserta didik dengan kondisi tertentu yang tidak
memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
Dalam Kurikulum 2013, Kepramukaan ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler
wajib dari sekolah dasar (SD/MI) hingga sekolah menengah atas (SMA/SMK), dalam
pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Pelaksananannya dapat bekerja
sama dengan organisasi Kepramukaan setempat/terdekat.
Ekstrakurikuler pilihan merupakan kegiatan yang antara lain OSIS, Teater, SKI, Ju Jitsu,
PMR, Bahasa Inggris, Fisika dan sebagainya. Selain itu, kegiatan ini dapat juga dalam bentuk
antara lain kelompok atau klub yang kegiatan ekstrakurikulernya dikembangkan atau berkenaan
dengan konten suatu mata pelajaran,misalnya klub olahraga seperti klub sepak bola atau klub
Bola Baket, Futsal. Berkenaan dengan hal tersebut, kepala sekolah, guru, dan tenaga
kependidikan harus dapat secara aktif mengidentifikasi kebutuhan dan minat peserta didik yang
selanjutnya dikembangkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat positif bagi
peserta didik. Ide pengembangan suatu kegiatan ekstrakurikuler dapat pula berasal dari peserta
didik atau sekelompok peserta didik.

PROGRAM EKSTRAKURIKULER

PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER


Peserta didik harus mengikuti program ekstrakurikuler wajib (kecuali bagi yang
terkendala), dan dapat mengikuti suatu program ekstrakurikuler pilihan baik yang terkait
maupun yang tidak terkait dengan suatu mata pelajaran di satuan pendidikan tempatnya belajar.
Penjadwalan waktu kegiatan ekstrakurikuler sudah harus dirancang pada awal tahun atau
semester dan di bawah bimbingan kepala sekolah atau wakil kepala sekolah bidang kurikulum
dan peserta didik. Jadwal waktu kegiatan ekstrakurikuler diatur sedemikian rupa sehingga tidak
menghambat pelaksanaan kegiatan kurikuler atau dapat menyebabkan gangguan bagi peserta
didik dalam mengikuti kegiatan kurikuler.
Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan di luar jam pelajaran kurikuler yang terencana setiap
hari. Kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan setiap hari atau waktu tertentu (blok waktu).
Kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, klub olahraga, atau seni mungkin saja dilakukan setiap
hari setelah jam pelajaran usai.
Khusus untuk Kepramukaan, kegiatan yang dilakukan di luar sekolah atau terkait
dengan berbagai satuan pendidikan lainnya, seperti Jambore Pramuka, ditentukan oleh
pengelola/pembina Kepramukaan dan diatur agar tidak bersamaan dengan waktu belajar
kurikuler rutin.

PENILAIAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

Penilaian perlu diberikan terhadap kinerja peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Kriteria keberhasilan lebih ditentukan oleh proses dan keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan
ekstrakurikuler yang dipilihnya. Penilaian dilakukan secara kualitatif. Peserta didik diwajibkan
untuk mendapatkan nilai memuaskan pada kegiatan ekstrakurikuler wajib pada setiap semester.
Nilai yang diperoleh pada kegiatan ekstrakurikuler wajib Kepramukaan berpengaruh terhadap
kenaikan kelas peserta didik. Nilai di bawah memuaskan dalam dua semester atau satu tahun
memberikan sanksi bahwa peserta didik tersebut harus mengikuti program khusus yang
diselenggarakan bagi mereka. Persyaratan demikian tidak dikenakan bagi peserta didik yang
mengikuti program ekstrakurikuler pilihan. Meskipun demikian, penilaian tetap diberikan dan
dinyatakan dalam buku rapor. Penilaian didasarkan atas keikutsertaan dan prestasi peserta didik
dalam suatu kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti. Hanya nilai memuaskan atau di atasnya yang
dicantumkan dalam buku rapor. Satuan pendidikan dapat dan perlu memberikan penghargaan
kepada peserta didik yang memiliki prestasi sangat memuaskan atau cemerlang dalam satu
kegiatan ekstrakurikuler wajib atau pilihan. Penghargaan tersebut diberikan untuk pelaksanaan
kegiatan dalam satu kurun waktu akademik tertentu; misalnya pada setiap akhir semester, akhir
tahun, atau pada waktu peserta didik telah menyelesaikan seluruh program pembelajarannya.
Penghargaan tersebut memiliki arti sebagai suatu sikap menghargai prestasi seseorang.
Kebiasaan satuan pendidikan memberikan penghargaan terhadap prestasi baik akan menjadi
bagian dari diri peserta didik setelah mereka menyelesaikan pendidikannya.
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER

PIHAK YANG TERLIBAT


Pihak-pihak yang terkait dengan pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian kegiatan
ekstrakurikuler antara lain :
A. Satuan Pendidikan
Kepala sekolah, dewan guru, guru pembina ekstrakurikuler, dan tenaga kependidikan bersamasama mengembangkan ragam kegiatan ekstrakurikuler; sesuai dengan penugasannya elaksanakan
supervisi dan pembinaan dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, serta melaksanakan
evaluasi terhadap program ekstrakurikuler.
B. Komite Sekolah/Madrasah
Sebagai mitra sekolah yang mewakili orang tua peserta didik memberikan usulan dalam
pengembangan ragam kegiatan ekstrakurikuler dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan
ekstrakurikuler.
C. Orang tua
Memberikan kepedulian dan komitmen penuh terhadap suksesnya kegiatan ekstrakurikuler pada
satuan pendidikan karena pendidikan holistik bergantung pada pendekatan kooperatif antara
satuan pendidikan/sekolah dan orang tua

G.

PENGATURAN BEBAN BELAJAR (perlu diperbaiki)

1. Beban belajar dalam KTSP diatur dalam bentuk sistem paket atau sistem kredit
semester.
a. Sistem Paket
Beban belajar dengan sistem paket sebagaimana diatur dalam struktur kurikulum
setiap satuan pendidikan merupakan pengaturan alokasi waktu untuk setiap
mata pelajaran yang terdapat pada semester gasal dan genap dalam satu tahun
ajaran. Beban belajar pada sistem paket terdiri atas pembelajaran tatap muka,
penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri.
b. Sistem Kredit Semester
Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan SMK. Beban belajar setiap mata
pelajaran pada SKS dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks). Beban
belajar 1 (satu) sks terdiri atas 1 (satu) jam pembelajaran tatap muka, 1 (satu)
jam penugasan terstruktur, dan 1 (satu) jam kegiatan mandiri.
2. Beban belajar tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri.
a. Sistem Paket
Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada satuan pendidikan
yang menggunakan Sistem Paket yaitu 0%-60% untuk SMK dari waktu kegiatan
tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut
mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai
kompetensi.
b. Sistem Kredit
Beban belajar tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri pada
satuan pendidikan yang menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS) mengikuti
aturan sebagai berikut:
1) Satu sks pada SMP/MTs terdiri atas:
penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri.

40

menit

tatap

muka, 20 menit

2) Satu sks pada SMA/MA/SMK/MAK terdiri atas: 45 menit tatap muka dan 25
menit penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri.
3. Beban Belajar Kegiatan Praktik Kerja SMK
Beban belajar kegiatan praktik kerja di SMK diatur: (i) 2 (dua) jam praktik di sekolah
setara dengan 1 (satu) jam tatap muka, dan (ii) 4 (empat) jam praktik di dunia usaha
dan industri setara dengan 2 (dua) jam tatap muka.
4. Beban Belajar Tambahan

Satuan pendidikan dapat menambah beban belajar per minggu sesuai dengan
kebutuhan belajar peserta didik. Konsekuensi penambahan beban belajar pada
satuan pendidikan menjadi tanggung jawab satuan pendidikan yang bersangkutan.
(DATA LAMA)
a.

Beban belajar menggunakan sistem klasikal

b. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera


dalam struktur kurikulum.
c.

Alokasi waktu untuk teori dan praktik perbandingannya 30% teori dan 70% praktik

d.

Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit

e.

Dikembangkan sistem penugasan terstruktur dan penugasan tidak terstruktur.

H.

PERATURAN AKADEMIK YANG MELIPUTI :


1. Peraturan Peminatan

2. Jumlah Jam Pelajaran/Tema Yang Harus Siswa Ikuti

3. Kriteria Ketuntasan

NO

MATA PELAJARAN

A. 1. Normatif
1.1 Pendidikan Agama
1.2 Pendidikan Kewarganegaraan
1.3 Bahasa Indonesia
1.4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan
Kesehatan
1.5 Seni Budaya
2. Adaptif
2.1 Matematika
2.2 Bahasa Inggris
2.3 Ilmu Pengetahuan Alam
2.4 Kimia
2.5 Biologi
2.6 Ilmu Pengetahuan Sosial
2.7 KKPI

KRITERIA KETUNTASAN
MINIMUN

70
70
70
70
70
65
70
65
65
65
70
70

2.8 Kewirausahaan
3. Produktif
3.1 Dasar Kompetensi Kejuruan Farmasi
1. Memahami dasar-dasar kimia dan
prinsip kerja kefarmasian
2. Menerapkan dasar-dasar kerja di
laboratoriuman resep dan kimia
3. Memahami standar baku pembanding,
larutan baku, dan larutan pereaksi
4. Memahami CPOB, CPKB, dan CPOTB
5. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan
Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
6. Melaksanakan kerja sama dengan
kolega dan pelanggan

70

70
70
70
70
70
70

3.2 Kompetensi Kejuruan Farmasi


1. Memahami dasar-dasar kefarmasian
2. Menerapkan tata tertib kerja di
laboratorium resep
3. Mendeskripsikan penggolongan obat
4. Memahami penggolongan PKRT dan
alat kesehatan

70
70

5. Memahami dasar-dasar farmakologi


6. Memahami dasar-dasar penyakit
7. Menerapkan swamedikasi
8. Menerapkan pembuatan sediaan obat
sesuai resep dokter di bawah pengawasan
apoteker
9. Menerapkan manajemen dan
administrasi di bidang farmasi
10. Menerapkan akuntansi dalam bidang
farmasi
11. Menerapkan prinsip-prinsip
preformulasi
12. Memahami teknik pembuatan sediaan
obat, dalam skala kecil dan dalam skala
industri
13. Memahami pengujian sediaan obat,
obat tradisional dan fitofarmaka
14. Memahami farmakognosi
15. Membuat obat tradisional dan
fitofarmaka
16. Menerapkan distribusi sediaan obat
bebas, bebas terbatas, dan obat keras,
obat psikotropika dan narkotika
17. Menerapkan ilmu kesehatan
masyarakat
B. Muatan Lokal
1. PLH
2. Bahasa Sunda

70
70
70

70
70
70

70
70
70
70
70
70
70
70
70
70
70
70

C. Pengembangan Diri
1.
ICT/Multimedia
2. English Conversation
3. Pesantren

70
70
70

4. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan


a. Ketentuan Umum
1. Kenaikan Kelas adalah suatu proses perpindahan dari kelas X kelas XI
atau dari kelas XI ke kelas XII yang dilaksanakan pada akhir tahun
pelajaran.
2. Kenaikan Kelas sebagaimana poin (1) di atas mengacu kepada ketentuan
khusus kenaikan kelas yang dipertimbangkan berdasarkan Ketuntasan
Belajar, Kehadiran, Kepribadian, dan Akhlaq.
3. Seorang siswa dapat dinyatakan naik kelas sebagaimana poin (1)
ditetapkan melalui rapat pleno dewan guru yang dihadiri paling sedikit
50% anggota dewan guru.
4. Seorang siswa yang telah dinyatakan naik kelas sebagaimana poin (2)
bersifat mengikat dan apabila ada kekeliruan dapat diperbaiki dengan
rapat pleno pula.

b.
1.
(1)

Ketentuan Khusus Kenaikan Kelas


Ketuntasan Belajar
Mata Pelajaran Normatif

Maksimum terdapat 1 (satu) mata pelajaran yang tidak tuntas.


(2)

Mata Pelajaran Adaptif

Maksimum terdapat 1 (satu) mata pelajaran yang tidak tuntas


(3)

Kompetensi Dasar Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan

Semua kompetensi dasar kejuruan harus kompeten.

Maksimum terdapat 1 (satu) kompetensi kejuruan tidak kompeten,


terkecuali
kompetensi tersebut masih diberikan pada semester berikutnya.

(4)

Mata Pelajaran Pendukung

Maksimum terdapat 1 (satu) Mata Pelajaran Pendukung yang tidak tuntas


(5)

Pegembangan Diri

Maksimum terdapat 1 (satu) Pengembangan Diri memiliki nilai kurang

2.

Kehadiran

(1) Kehadiran siswa minimum 90%.


(2) Kehadiran dihitung dengan rumus
% kehadiran =
(3) Ketidak hadiran dihitung dari alpha/tidak ada keterangan, sedangkan dengan
sebab sakit dan ada keterangan izin tidak dihitung dalam prosentase ketidak hadiran
(4) Kepribadian
Kriteria KEPRIBADIAN untuk kenaikan kelas minimal BAIK
(5) Akhlaq
Kriteria AKHLAQ untuk kenaikan kelas minimal BAIK

BAB IV
KALENDER PENDIDIKAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

PENILAIAN

EVALUASI KETERLAKSANAAN DAN KEBERHASILAN


PROGRAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013