Anda di halaman 1dari 14
Standar kompetensi: 176 6 . Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optika dalam produk

Standar kompetensi:

Standar kompetensi: 176 6 . Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optika dalam produk tekonologi
Standar kompetensi: 176 6 . Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optika dalam produk tekonologi

176

Standar kompetensi: 176 6 . Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optika dalam produk tekonologi

6. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang dan optika dalam produk tekonologi sehari-hari

Kompetensi dasar:

6.1

Mendeskripsikan

parameternya

konsep

getaran

dan

gelombang

serta

parameter-

dasar: 6.1 Mendeskripsikan parameternya konsep getaran dan gelombang serta parameter- ( Krisno, Moch. Agus, 2008: 260

(Krisno, Moch. Agus, 2008: 260)

177

177 Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali melihat benda bergetar. Misalnya, bandul jam yang bergerak, senar

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali melihat benda bergetar. Misalnya, bandul jam yang bergerak, senar gitar yang bergetar ketika dipetik, bedug atau drum yang dipukul, serta benda-benda lain yang mengalami getaran. Dari contoh-contoh di atas, timbul pertanyaan apa sebenarnya getaran dan apa ciri-cirinya?

Apa itu getaran ?

Getaran adalah gerakan bolak baik benda secara periodik melalui titik setimbang dengan lintasan kedudukan yang kembali ke dalam kedudukan awal

1. Pengertian Getaran Perhatikan gambar di bawah:

 c b A a A
c b
A
a A
C
C

A

(b)

(a) Gambar 1. getaran pada bandul dan pegas

Pada setiap getaran, benda yang bergetar akan mengalami posisi terjauh dari kedudukan seimbang, Jarak terjauh penyimpangan terhadap kedudukan seimbang disebut amplitudo. Jadi amplitudo

Apa contoh dari getaran dalam kehidupan sehari- hari ?
Apa contoh dari
getaran dalam
kehidupan
sehari- hari ?

adalah jarak simpangan yang terbesar dari sebuah getaran. Jika kita perhatikan gambar di atas yang dimaksud amplitudo adalah

perhatikan gambar di atas yang dimaksud amplitudo adalah jarak a ke b atau b ke c.

jarak a ke b atau b ke c. Contoh lain untuk memahami pengertian getaran yaitu pada

penggaris plastik seperti pada gambar di bawah ini:

Demikian juga bila penggaris palstik yang diklem di sisi meja. Bila salah satu

juga bila penggaris palstik yang diklem di sisi meja. Bila salah satu Gambar 2. getaran pada

Gambar 2. getaran pada penggaris (Purba, 1998 : 28)

178

ujungnya ditarik ke atas lalu dilepaskan, maka akan terlihat penggaris itu naik turun dan akhirnya kembali seperti semula. Ujung penggaris yang dilepas dari b akan bergerak ke atas ke c melalui a, kemudian ke bawah untuk kembali lagi ke b melalui a, demikian seterusnya. Jadi, ujung penggaris bergerak ke atas dan ke bawah secara berkala. Gambar disamping menunjukkan ayunan yang bergerak ke atas dan ke bawah secara berulang-ulang. Gerakan ke atas dan ke bawah tersebut menunjukkan peristiwa yang berhubungan dengan getaran. Posisi awal ayunan sebelum digerakkan adalah tegak lurus dengan tanah. Gerakan ayunan ke atas dan ke bawah selalu melewati posisi semula. Dari peristiwa di atas dapat diambil kesimpulan bahwa getaran adalah gerak bolak-balik suatu benda secara periodik melalui titik setimbangnya.

2. Ciri-ciri suatu getaran Ada tiga pengertian penting yang berhubungan dengan getaran yang menunjukkan ciri suatu getaran, yaitu :

a) Amplitudo

yang menunjukkan ciri suatu getaran, yaitu : a) Amplitudo (a) (b) Gambar 3. (a)Getaran pada bandul

(a)

(b)

Gambar 3. (a)Getaran pada bandul sederhana, (b) pegas

179

Simpangan suatu getaran memiliki jarak dari nol sampai mencapai nilai terbesar. Simpangan terbesar dari suatu getaran disebut amplitudo. Besaran amplitude sering dilambangkan dengan huruf A, dengan satuan meter.

Pada gambar di atas ditunjukkan jarak dari B ke C atau B ke A disebut dengan amplitudo. Demikian juga pada pegas jarak antara A ke B disebut amplitudo.

b) Periode Waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran penuh disebut periode getaran. Periode getaran dilambangkan dengan huruf T. periode getaran dapat dihitung dari waktu yang tercatat dibagi jumlah getaran. Secara matematisnya dapat dituliskan sebagai berikut :

t T = n
t
T = n

Dengan, T = periode getaran (s)

n

= jumlah getaran

t

= waktu yang diperlukan untuk n kali getaran (s)

(s) n = jumlah getaran t = waktu yang diperlukan untuk n kali getaran (s) (

(Krisno, Moch. Agus, 2008: 263)

c)

180

Frekuensi Banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu sekon didefinisikan sebagai frekuensi getaran. Ini berarti jika dalam satu sekon benda dapat melakukan 50 getaran, maka frekuensi getaran adalah 50

getaran . Dari pengertian ini, maka frekuensi suatu getaran mempunyai

sekon

satuan ”getaran/sekon”. Satuan getaran persekon diberi nama lain Hertz yang disingkat Hz. Sebagai contoh, sebuah kipas angin berputar dengan kecepatan 10 putaran persekon, maka dikatakan bahwa kipas angin tersebut berputar dengan frekuensi 10 Hz. Jadi, frekuensi sebuah getaran sebesar 20 Hz artinya dalam satu detik sebuah benda telah melakukan getaran sebanyak 20 kali.

Frekuensi sering dilambangkan dengan huruf f . Satuan frekuensi adalah getaran per sekon atau sering diberi istilah khusus, yaitu hertz disingkat Hz. Secara sistematis dapat dituliskan sebagai berikut :

n f = t dengan, f = frekuensi (Hz)
n
f = t
dengan, f = frekuensi (Hz)
n = banyaknya getaran t = waktu untuk melakukan n kali getaran (s) Hubungan antara
n
= banyaknya getaran
t
= waktu untuk melakukan n kali getaran (s)
Hubungan antara periode dan frekuensi

Info Sains

(s) Hubungan antara periode dan frekuensi Info Sains Hubungan antara periode dan frekuensi adalah berbanding

Hubungan antara periode dan frekuensi adalah berbanding terbaklik

Periode adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu kali getaran. Jadi jika frekuensi suatu getaran 2 Hz, setiap getarannya membutuhkan waktu setengah sekon. Waktu

181

setengah sekon inilah yang disebut periode getaran itu. Jika frekuensi

sekon.

getaran sebesar 59 Hz, setiap getaran membutuhkan waktu

1

50

Seperlimapuluh sekon inilah periodenya. Dengan demikian jika periode kita beri lambang T dan frekuensi kita beri lambang f, maka dapat dituliskan:

1 T = sekon  f = T 1 Hertz f
1
T =
sekon 
f = T 1 Hertz
f

Apabila frekuensi getaran diketahui, maka periode juga dapat diketahui, dan sebaliknya. Frekuensi dan periode bukan besaran yang saling lepas. Semakin besar frekuensi maka semakin kecil periodenya dengan kata lain frekuensi suatu getaran berbanding terbalik dengan periodenya.

Hubungan antara periode, amplitudo, panjang tali dan massa beban
Hubungan antara periode, amplitudo, panjang
tali dan massa beban

Periode getaran tetap sama dan tidak bergantung pada amplitudo. Walaupun lintasan bolak-balik yang ditempuh beban berbeda, beban tetap melakukan satu kali getaran penuh dalam waktu yang sama. Jika amplitudo besar, berarti lintasan bolak-balik juga besar dan beban akan bergetar lebih cepat. Lintasan yang makin panjang diimbangi oleh kecepatan getaran yang makin besar. Akibatnya, waktu untuk melakukan satu kali getaran tidak berubah. Pada panjang tali bandul tertentu, tidak menjadi masalah seberapa besar amplitudo yang diberikan, periode getaran akan selalu sama. Tapi begitu panjang tali bandul diubah, periode getaran juga berubah. Hal ini karena periode getaran tidak ditentukan oleh amplitudo, melainkan oleh panjang tali (pada bandul ayunan) dan massa beban (pada getaran pegas).

182

Aplikasi getaran dalam kehidupan sehari-hari
Aplikasi getaran dalam kehidupan sehari-hari

Ketika kecil kita mungkin sering bermain ayunan. Dalam permainan ini kita selalu bergerak bolak-balik atau naik-turun atau juga ke atas-ke bawah. Ketika kita memukul kulit sebuah drum, tampak kulit drum bergerak bolak-balik, naik-turun. Nah, dari gerak bolak-balik pada bermain ayunan dan kulit drum yang dipukul inilah lahir konsep getaran. Pada gambar di bawah juga ditunjukkan beberapa benda yang melakukan getaran

bawah juga ditunjukkan beberapa benda yang melakukan getaran Gambar 4: aplikasi getaran dalam kehidupan sehari-hari
bawah juga ditunjukkan beberapa benda yang melakukan getaran Gambar 4: aplikasi getaran dalam kehidupan sehari-hari

Gambar 4: aplikasi getaran dalam kehidupan sehari-hari Sumber: widagdo, 1994.36

183

183 A. Pengertian Gelombang Pernahkah kamu melemparkan kerikil (batu kecil) ke dalam air yang tenang? Jika

A. Pengertian Gelombang

Pernahkah kamu melemparkan kerikil (batu

kecil) ke dalam air yang tenang? Jika melemparkan

kerikil ke dalam air yang tenang, permukaan air

tersebut tampak bergerak. Gerakan itu menyebar ke

segala arah menjauhi titik yang merupakan tempat

jatuhnya kerikil. Gerakan seperti ini dinamakan

Gelombang adalah usikan yang merambat dan membawa energi dari tempat satu ke tempat yang lain
Gelombang
adalah
usikan
yang
merambat
dan
membawa
energi
dari
tempat
satu
ke
tempat
yang lain
gelombang. Hal yang sama dapat kita amati ketika kita berada dipantai. Disana, kita dapat melihat
gelombang. Hal yang sama dapat kita amati ketika kita
berada dipantai. Disana, kita dapat melihat gerakan
ombak air laut. Gerakan ombak air laut juga
merupakan gelombang.
Dari kedua contoh di atas kita dapat mengetahui bahwa gelombang
tidak terjadi dengan sendirinya. Gelombang terjadi pada air tenang
disebabkan oleh kerikil yang jatuh ke dalamnya, sedangkan gelombang air
laut disebabkan oleh tiupan angin yang mengenai permukaan air laut. Dalam
kasus di atas, medium dari batu kerikil yang di jatuhkan ke dalam air adalah
air itu sendiri dan medium dari gelombang air laut adalah air laut. Jika
penyebeb terjadinya gelombang disebut usikan, apakah dapat dikatakan

bahwa gelombang terjadi karena adanya usikan yang merambat sedangkan

mediumnya tidak?

adanya usikan yang merambat sedangkan mediumnya tidak? Gambar 1: batu yang dijatuhkan ke air membentuk suatu

Gambar 1: batu yang dijatuhkan ke air membentuk suatu gelombang Sumber: www.lowastormwater.org

184

Dalam rambatan gelombang, zat antara tidak ikut berpindah. Hal ini menunjukkan bahwa hanya gelombang yang merambat maju sedangkan medium gelombanng tidak ikut merambat. Ketika gelombang merambat, gelombang tidak membawa pertikel- partikel medium bersanya. Jika demikian apakah yang dibawa oleh gelombang ketika merambat dari satu tempat ke tempat yang lainnya?

ketika merambat dari satu tempat ke tempat yang lainnya? Gambar 2: gelombang air laut Sumber:

Gambar 2: gelombang air laut Sumber: creative.gettyimages.com

Dalam perambatanya gelombang tidak membawa mediumnya dalam merambat, atau dengan kata lain medium nnya tetap diam atau tidak ikut maju

Pada gambar di samping menunjukkan sebuah gelombang laut yang jika menghantam sebuah kapal layar mampu merusak kapal tersebut. Peristiwa ini menunjukkan bahwa gelombang laut membawa energi. Adanya energi yang dibawa oleh gelombang laut (ombak) dapat kamu rasakan jika kamu berdiri di tepi pantai menyambut gelombang laut (ombak) yang datang. Kamu akan merasakan dorongan

gelombang laut pada kakimu. Akhirnya, kita dapat mendefinisikan gelombang secara utuh sebagai berikut: gelombang adalah sesuatu usikan yang merambat, yanng membawa energi dari satu tempat ke tempat lainnya.

B. Pengelompokan Gelombang

arah

perambatannya serta berdasarkan media perambatannya.

Gelombang

dapat

dibedakan

berdasarkan

arah

getar

dan

185

1. Gelombang Berdasarkan arah getar dan arah rambat

Gelombang Transversal Adalah galombang dalam arah getaran naik-turun atau kiri-kanan yang tegak lurus terhadap arah rambatannya

atau kiri-kanan yang tegak lurus terhadap arah rambatannya Gambar 3: Slinki yang digerakkan ke samping atau

Gambar 3: Slinki yang digerakkan ke samping atau tegak lurus dengan arah panjangnya Sumber: Saeful Karim, 2008:250

gelombang transversal adalah gelombang yang merambat dengan arah rambatan tegak lurus dengan
gelombang
transversal
adalah
gelombang
yang
merambat
dengan
arah
rambatan
tegak lurus
dengan

Dari kegiatan di atas bahwa getaran merambat melalui slinki dalam bentuk bukit gelombang, kemudian diikuti oleh lembah gelombang. Bukit dan lembah gelombang terbentuk akibat gaya dalam slinki menentang perubahan bentuk slinki Bila ujung tangan digerakkan ke atas, maka bagian slinki yang ada didekatnya akan ikut naik. Gerakan ke atas ini terus berlangsung hingga gaya tidak mampu lagi melawan perubahan bentuk slinki. slinki bergerak ke bawah.

Dengan demikian, gerakan pada salah satu titik pada slinki itu senantiasa menimbulkan gerakan pada titik yang lain. Selama parambatan gelombang seolah-olah ada suatu bentuk gelombang yang berpindah-pindah tempat. Tetapi, sesungguhnya tidak ada suatu titik pun dalam slinki yang berpindah tempat. Jadi, gelombang transversal adalah gelombang yang merambat dengan arah rambatan tegak lurus dengan arah getarannya. Yang berpindah hanya gerakan slinki, bukan partikel slinki. Selain gelombang tali yang termasuk contoh

186

gelombang transversal yaitu gelombang yang terjadi pada permukaan air, gelombang padi di sawah ditiup angin,slinki yang digerakkan ke arah samping dan tali yang digerakkan naik turun.

Gelombang Longitudinal Adalah gelombang dengan arah getaran maju mundur yang sejajar/searah dengan arah rambatannya

maju mundur yang sejajar/searah dengan arah rambatannya Gambar 4: gelombang slinki yang berbentuk gelombang

Gambar 4: gelombang slinki yang berbentuk gelombang longitudinal Sumber: Saeful karim, 2008:51

Gelombang yang terjadi pada slinki yang digetarkan searah dengan membujurnya slinki berupa rapatan dan renggangan yang merambat.Rapatan dan renggangan tersebut merambat searah atau berlawanan arah dengan arah getar. Dengan kata lain, arah rambat gelombang longitudinal berhimpitan dengan arah getarnya. Jadi, gelombang longitudinal adalah gelombang yang merambat dengan arah rambatan berimpit

gelombang

longitudinal

adalah

gelombang

yang

merambat

dengan

arah

rambatan

berimpit

dengan

arah

getaran

dengan arah getaran. Gelombang longitudinal dapat terjadi pada zat padat, cair, gas. Contoh gelombang longitudinal yang lain yaitu gelombang bunyi, gelombang pegas, slinki yang digetarkan searah panjang slinki dan gelombang dalam air laut. 2. Gelombang Berdasarkan Mediumnya Gelombang berdasarkan mediumnya ada dua macam, yaitu :

187

a. Gelombang Mekanik Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan media dalam rambatan gelombangnya. Gelombang tali, gelombang air, dan slinki digolongkan sebagai gelombang mekanik karena memrlukan media dalam perambatannya.

b. Gelombang elektromagnetik Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan media dalam rambatan gelombangnya. Cahaya matahari dan sinyal telepon seluler (ponsel) merupakan contoh gelombang elektromagnetik.

C. Ciri-Ciri Gelombang

a. Panjang gelombang (λ) Panjang gelombang adalah adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satu periode. Panjang gelombang untuk gelombang transversal menyatakan satu bukit gelombang ditambah satu lembah gelombang. Jadi, satu panjang gelombang transversal ialah jarak AB, BC, DE atau ab Gambar 10

Bukit Gelombang

a b Panjang gelombang amplitudo A D B E C lem GambarSumber:6. PanjangPusat
a
b
Panjang gelombang
amplitudo
A
D
B
E
C
lem
GambarSumber:6. PanjangPusat perbukuan:gelombang2008.246longitudinal
c
d

Lembah Gelombang

λ
λ

Gambar 5: Panjang gelombang transversal Sumber: Tim Abdi Guru, 2007. 85

rapatan

188

λ renggangan
λ
renggangan

Gambar 6. Panjang gelombang longitudinal Sumber: Saeful Karim, 2008:246

b.

Amplitudo Amplitudo adalah simpangan gelombang yanng paling besar.

Bukit Gelombang

a Panjang gelombang b amplitudo a b c d A D B E C lembah
a
Panjang gelombang
b
amplitudo
a
b
c
d
A
D
B
E
C
lembah
c
d

Lembah Gelombang

λ
λ

Gambar 7: Panjang gelombang transversal Sumber: Tim Abdi Guru, 2007. 85

Gambar 8. amplitudo longitudinal Sumber: Saeful Karim, 2008:251
Gambar 8. amplitudo longitudinal
Sumber: Saeful Karim, 2008:251

189

Amplitudo ditunjukkan oleh titik a, b, c dan d. Panjang gelombang untuk gelombang longitudinal adalah jarak antara dua rapatan atau dua renggangan yang berdekatan. Dalam gambar 7, satu panjang gelombang longitudinal, yakni jarak AC,CE, BD. Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satu sekon. Cepat ramabat gelombang dinyatakan dalam persamaan berikut:

V = f . λ

dengan f adalah frekuensi (Hz) dan λ adalah panjang gelombanng (m). Satuan cepat rambat gelombang adalah m/s.

Hubungan Frekuensi dan Periode 1 f  T
Hubungan Frekuensi dan Periode
1
f
T

Dengan T menyatakan periode (s). Frekuensi (f) menyatakan banyaknya gelombang yang terjadi dalam satu sekon.

D. Sifat-Sifat Gelombang

Gelombang memiliki sifat atau karakteristik tertentu. Sifat gelombang tersebut antara lain:

a. dapat dibiaskan,

b. dapat terpolarisasi,

c. dapat mengalami interferensi,

d. dapat mengalami difraksi, dan

e. dapat mengalami pemantulan.