Anda di halaman 1dari 18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf
1

Lainnya BlogBerikut

BuatBlog Masuk

BerbagiIlmu
Jumat,16Mei2014

RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekh
AbdulWahabKhalaf
RESUMEBUKU
ILMUUSHULFIKIH
KaranganSyekhAbdulWahabKhalaf
DibuatuntukmemenuhisalahsatutugasPengantarIlmuFiqih
DosenI:Prof.Dr.H.RachmatSyafei,Lc.,M.A.
DosenII:Drs.DidiSumardi,M.Ag.
Disusunoleh:
LinaFatinah
1123020052
Kelas:I/MUA/B

FAKULTASSYARIAHDANHUKUM
UNIVERSITASISLAMNEGERI(UIN)
SUNANGUNUNGDJATI
BANDUNG
2012

Berbagiituindah.Semogadengan
adanyaberbagimenjadiberkahdan
bermanfaat.
"SampaikanlahWalauSatuAyat"
"KhoirunnaasAnfauhumLinnaas"
Salam.
LinaFatinah

MengenaiSaya
LinaFatinah
Ikuti

240

Writer,Singer,MC,
Artist,MovieEditor,
Cinematographer,
Traveler,Reader,DreamerIdealism.
Lovessastra,nature,star,rain|
BachelorofShariaEconomyLaw|
ManJaddaWaJadda|Willbevery
happyifwekneweachother)
Findmeon:
http://www.tumblr.com/blog/linafatinah
https://twitter.com/lina_fathiinah
https://www.facebook.com/lina.
fathiinah
Lihatprofillengkapku

ArsipBlog
2014(50)
Agustus(6)

PENDAHULUAN
Ilmu fiqih menurut istilah syari yaitu ilmu dengan hukumhukum syari amaliah
yangdipraktekandandikemukakansecaramendetailatauhimpunanhukumsyariamaliah
diuraikan secara terperinci. Para ulama telah membuat suatu ketetapan bahwa dalildalil
yangdipergunakanterhadaphukumhukumsyariyangbersangkutdenganamalperbuatan
itu dikembalikan kepada empat hal, yaitu AlQuran, sunnah, ijma dan kias. Sumber
pertama yaitu AlQuran, kemudian sunnah menafsirkan apa yang belum jelas,
mengkhususkanyangumum,mengaitkanyangmuthlak,untukmenjelaskanpersoalandan
menyempurnakannya.
Ushul fikih menurut istilah syariat ialah ilmu, peraturanperaturan dan
pembahasanpembahasanyagmanadenganitulahorangsampaimempergunakanhukum
hukumsyariamaliah(yangbersangkutdenganamalperbuatan)yangmenunjukkansecara
terperinci atau himpunan undangundang dan pembahasan yang menyampaikan orang
untuk mempergunakan hukumhukum syariat amaliah yang menunjukkannya secara
terperici.
Maudhu yaitu judul pembahasan dalam ilmu fiqih, yaitu perbuatan mukallaf
(orangyangsudahmampumemikultanggungjawabhukum)agardapatmemikulapayang
ditetapkansyariatterhadapnya.
Maudhupembahasandalamilmuushulfikhiyaitudalilsyarikulliagardapatditetapkan
dengannya hukum kulli. Orang melakukan pembahasan dalam masalah kias yang
bersangkut dengan hujah. Masalah am dan apaapa yang disangkutkan kepadanya dan
masalahamatdanapayangditunjukkankepadanya.Untukinidapatdikemukakancontoh
contohyangjelas.
Dalil itu berbentuk umum, yang dalam pelaksanaannya secara berangsurangsur

Mei(44)
PembahasanKitab
Nasoihuddiniyyah
BABISIMISIMYANG
DINASABKAN(Kitab
Jurumiyah)
PertumbuhanEkonomi
PegadaianSyariah
HukumPerdata:Batas
Kedewasaandan
PendewasaanMe...
Syirkah
Dharibah
SumberHukumEkonomi
Islam
HakikatEkonomiIslam
CiridanWatakHukum
Islam
FilsafatIslam
FilsafatdanHikmah
SUMBERHUKUMISLAM
DALAMPERSPEKTIF
SEJARAHHUKUM...
AnalisisLaporan
Keuangan
PEREKONOMIANDALAM
ISLAM

mengarahkepadajuziyat.Umpamanya,amar(perintah),nahi(larangan),am(berbentuk
umum),ijmasharih(terangterangan),ijmasukuti(secaradiamdiam).Kiasituadayang

TugasUTS2013Tarikh
Tasyri

dinashkan kepada sebabnya dan ada pula kias itu yang mengambil kesimpulan dari

RAHN

http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

1/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

sebabnya.Amar kulli itu meliputi seluruh sighat yang terdapat pada sighat amar. Sighat

MAKALAHTAARUF

nahi itu dibawahnya melingkupi seluruh sighat yang terdapat pada sighat nahi. Amar itu
adalahdalilkulli.Nashyangterdapatpadasighatnahiituadalahdaliljuzi.
Dalilkulliituadalahsemacamamdaridalil,melingkupibeberapabagianseperti:

SejarahPeradabanIslam
DiAsiaTenggara
PengertiandanRuang
LingkupFiqh
Muamalah

wajib, haram, syah, dan batal. Wajib itu adalah hukum kulli yang padanya itu meliputi
wajib menepati janji, wajib menjadi saksi dalam pernikahan, dan sebagainya. Haram itu

MakalahRahn(Gadai)

adalahhukumkulliyangmeliputiharamberzina,harammencurudanharamapasajayang
diharamkan.

LAPORANDISKUSI
QIRAATALQURAN

Tujuan dan maksud ilmu fikih yaitu menerapkan hukumhukum syari terhadap
perbuatanperbuatan orang. Fikih yaitu tempat kembali hakim dalam mengadili perkara

RESUMEBUKU
PendidikanPancasila
danKewarganegara...

danmuftidalamberfatwa,tempatkembalibagimukallafuntukmengetahuihukumsyari
danapayangbersumberdaripadanya,perkataandanperbuatan.
Tujuan maksud dari ushul fikih yaitu mempraktekkan undangundang dan

METODEMETODE
IJTIHAD
AyatayatMuamalah

melakukan penyelidikanpenyelidikan untuk menunjukkan terperinci supaya sampai


kepada hukum syari yang menunjukkan kepadanya. Maka dengan qawaid dan

SEBABSEBAB
TIMBULNYA
PENYIMPANGANDARI
AJARANTAU...

pembahasanitulahorangmemahaminashnashsyari.
Dengan undangundang dan pembahasan itulah orang memahami apaapa yang
disimpulkan oleh imam mujtahid, dan menimbang antara jalan pemikiran yang berbeda

RESUMEBUKUILMU
USHULFIKIH
KaranganSyekhAbdul
...

beda dalam segi hukum tentang suatu peristiwa. Memahami hukum terhadap bentuknya
dan menimbang diantara hukum yang berbedabeda itu. Hal ini tidak mungkin kecuali
dengan berdiri di atas dalil hukum dan minta bantuan hukum dari segi dalilnya. Hal ini
tidakmungkinkecualidenganilmuushulfikih.Inilahyangmenjadidasarfikihdarisegi
membandingbandingkan.

ARTICLEINENGLISH
METODOLOGISTUDI
ISLAM

Timbul hukum fikih itu bersamaan dengan timbulnya islam. Islam itu adalah
himpunan dari akidah, ibadat dan hukumhukum yang bersangkut dengan perbuatan.
SebenarnyahukuminitelahadadizamanRasulullahSAW.Hukumituterambildariapa
yangterdapatdalamAlqurandanjugahukumbersumberdariRasulberupafatwadalam

PerandanFungsiBahasa
IndonesiaDalam
Berbangsa...
ProfileBahasaIndonesia
sebagaiBahasa
Akademis

suatu peristiwa atau hukum yang dijatuhkan dalam suatu sengketa atau jawaban dari
pertanyaan. Himpunan hukum fikih itu dalam perkembangannya pertama kali dibentuk
darihukumhukumAllahdanRasul,bersumberdariAlQurandanSunnah.
Ilmuusulfikih ini baru muncul yaitu pada abad kedua Hijrah. Karena pada abad
pertama,orangbelummembutuhkannya.Rasulberfatwadanmenjatuhkanhukumanyaitu

SoalLatihanBahasa
Indonesia(Peran
Bahasa)
WacanadanJenis
jenisnya

denganwahyuyagditerimanyadariAllahyaituAlQurandandenganyangmengikutinya
yaituAssunnahdandenganijtihadnyasendiri.Jadi,ketikaituRasulbelummembutuhkan
ushul dan belum membutuhkan undangundang dan belum mengambil kesimpulan
kesimpulan. Para sahabat berfatwa dan menjatuhkan hukuman yaitu dengan nashnash

HubunganTauhid
DenganIlmu
Pengetahuan
HubunganIlmuAkhlak
DenganIlmuTauhid

yangmerekapelajaridenganbahasaArabtanpamembutuhkantatabahasa.Denganinilah
merekamemahaminashnashitu.
Orangyangmulamulamembukukanundangundangilmuinidanpembahasannya
itu dikumpulkan tersendiri menjadi susunan yang kuat, tiap dalildalil yang
dikemukakanya itu dilengkapi dengan buktibukti yang lengkap dalam bentuk

NormaSosialdanFaktor
faktoryangMembentuk
Norm...
ReviewFilmTheKarate
KidandTaareZameen
Par

penyelidikan ialah Imam Muhammadabi Idris As Syafii, meninggal pada tahun 204
Hijrah. Dia menulis risalah yang bersangkut dengan ilmu ushul ini. Diriwayatkan oleh
temantemannya sendiri, Ar Rabial Muradi. Kemudian ulama menyusun ilmu ini.
SedangkanjalanyangditempuholehulamaHanafiadalahjalanlain.

AplikasiGelombang
ElektromagnetikDalam
DuniaMan...

Adapun ulamaulama kalam, jalannya lain. Karena mereka itu menguatkan


peraturanilmuini.Merekamembahas,meneliti,menyelidikidanmenetapkanapaapayang
mereka kuatkan dengan buktibukti tersebut. Hujah yang mereka kemukakan tentang
peraturaninitidak dibicarakan penjang lebar terhadap apa yang disimpulkan oleh imam
imammujtahiddalamsegihukumdantidakdiikatkandenganfuru(cabangnya).Terhadap

PembukaanEntri

apayangdikuatkanolehakalmakadisanalahberdirinyabuktibukti.Itulahdiausulsyari.
Kebanyakan dari mereka ini adalah ahliahli yang termasyhur mazhab syafii dan
maliki.Kitabushulyangmasyhuryangdisusunorangberdasarkanmetodeiniialahkitab
Almushafa oleh Abu Hamid AlGhozali As Syafii, meninggal pada ahun 635 Hijrah.
KitabAlAhkamolehAbuHasanAlAmadiAsSyafii,meninggalpadatahun631Hijrah.
Kitab Al Minhaj oleh Baidhawi As Syafii, meninggal pada tahun 675 hijrah, dan yang
palingbagussyarah(tafsir)AlAzanawi.
Ulama Hanafi juga jalannya berbeda. Karena mereka menepatkan peraturan itu.
Pembahasanpembahasanyang bersangkut dengan ushul (pokok atau yang menjadi dasar
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

KaryaIlmiah

CVLFE
Introducing
OpeningBlog

Translate
PilihBahasa
Diberdayakanoleh

Terjemahan

FP

2/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

dalamushulfiqih)menurutpendapatmereka,imamimammerekalahyangmembinailmu
iniberasarkanijtihadmereka.

Kesalahan:BukanurlHalamanFacebookyangvalid.

POTRET
Gambargambaryangakantersimpan
dalamrantingkenangankehidupan.

Kesalahan:BukanurlHalamanFacebookyangvalid.

BABI
DALILDALILSYARIAT
Dalil dalam bahasa Arab artinya orang yang menunjuki kepada siapa saja, baik
hadiah(apayangdapatdiserapolehpancaindera),maupunmanawi(yangberadadalam
jiwa) tentang baik dan buruk. Adapun artinya menurut istilah ushul yaitu apa yang
berdasarkan pandangan yang benar terhadap hukum syari yang berkenaan dengan
perbuatan atas jalan qathi (pasti) atau dzan (persangkaan). Menunjukkan dasardasar
hukum, tempat pengambilan bagi syari, lafadzlafadz yang mutaradif (sinonim) yang
artinyasama.
Ada pula yang mengartikan dalil itu apaapa yang diperlukan oleh syari yang
berkenaan dengan amal perbuatana secara pasti. Namun, yang masyhur dalam istilah
ushul,dalilartinyaapayangdipergunakandaripadanyaolehhukumsyariyangberkenaan
denganmalperbuatansecaramutlak.

DalilSyaridenganIjma
Telah ditetapkan dengan suatu ketetapan bahwa dalil syari yang dipergunaan oleh

Google+
Followers
LinaFatinah
+kelingkaran

hukumamaliahitudikembalikankepadaempathalyaituAlQuran,sunnah,ijma,dankias.
Bila terdapat dasar hukum yang lain harus dikembalikan kepada dasar hukum yang
empatitu.Ulamaulamakenamaanbelumsependapatselaindariyangempatitudijadikan
hukum.AdadiantaraUlamaituyangberpendapatbahwakeempatdasarhukumituhanya
untuk hukum syari dan adapula di antara mereka itu yang menentang, yang masyhur
mengenaidasarhukumituadalahenamperkara,yaitu:
1.Istihsan
2.Muslahahmarsalah
3.AlIstishhab
4.AlArfu

240memiliki Lihat
sayadi
semua
lingkaran

5.Mazhabsahabat
6.Syariatyangsebelumkita
Kemudian dalil syari dijadikan sepuluh. Empat diantaranya telah disepakati untuk
dijadikandalil,dasarhukum.Yangenamlagimasihterdapatperbedaanpendapat.

Google+Badge

1.ALQURAN
AlQuranadalahperkataanAllahyangditurunkanolehRuhulAminkedalamhati
Rasulullah Muhammad bin Abdullah, dengan lafadz bahasa Arab berikut artinya,
supayamenjadihujjahbagiRasulullahSAWbahwadiaadalahseorangutusanAllah
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

3/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

SWT, menjadi undangundang dasar bagi orangorang yang mendapat petunjuk


denganpetunjukAllah.
DiantarakeistimewaanAlQuranituialahlafadzdanmaknanyadariAllahSWT,
lafadzlafadzberbahasaArabitulahyangditurunkanAllahkedalamhatinabi.Kerja
Rasul itu tidak lain selain dari meneruskan dan menyampaikan. Dari sinilah
bercanangcanangsebagaiberikut:
1. Apa yang diilhamkan Allah kepada Rasul itu berupa maknamakna, bukan
diturunkanberbentuklafadzlafadznya.
2.MenafsirkansuratatauayatdenganlafadzbahasaArab.
3.TerjemahsuratatauayatdenganbahasaAsing(yangbukanbahasaArab).
DiantarakeistimewaanAlQuranituialahperpindahannyaitujelas,terang.
BuktibahwaAlQuranituadalahhujahterhadaporangdanhukumhukumAlQuran
itu merupakan undangundang yang wajib bagi orang mengikutnya yaitu datangnya
dari Allah, berpindah kepada orang dari Allah dengan jalan yang qathi, tidak
diragukantentangsahnyaitu.

Lina Fatinah
google.com/+LinaFathiinahEljamil
Writer, Singer, MC, Artist, Movie Editor,
Cinematographer, Traveler, Reader, Dream

Ikuti
240 pengikut

Artiajazdanrukunrukunnya
Ajaz dalam bahasa arab artinya lemah, itu dibangsakan kepada lainnya dan tetap
demikian.
Jangan memantapkan ajaz, artinya dia tetap tidak berdaya terhadap lainnya,
kecualibilacukupmempunyaitigahal.
Pertama,bertanding.Artinyamintaberlomba,bertempurdanmenyanggah.
Kedua, terdapat keinginan yang membawa sikap bertanding itu kepada perlombaan,
perkelahiandanpenyanggahan.
Ketiga,meniadakanyangmenghalangiperlombaanitu.
AlQuranituterdiridarienamribuayatlebih.Melihatapayangdimaksuddengan
takbir, dengan katakata yang bermacammacam dan metode yang bermacam
macam.juduljudulnyaitubanyakyangberkaitandenganakidah,akhlakdanmenurut
penyelidikan, ada yang bersangkut dengan segala yang ada dalam segi
kemasyarakatandanperasaanhati.Tidakterdapatdalamkatakatanyaituhalhalyang
tidakberfaedah.
Kedua, ayatayat yang tadinya tertutup sekarang disingkapkan oleh ilmu menurut
penyelidikanilmiah.
Menurut kenyataan, orang sekaranglah yang sampai kepada hakikat ilmu karena
berdasarkan kepada ayat Al Quran. Pembahasan ilmiah sekarang telah
menyingkapkanrahasiasegalayangadadialamini.
Ketiga,memberitahukantentangkejadiankejadianyangtidakdiketahuiorang.Al
Quran memberitahukan dari hal kejadiankejadian di masa yang akan datang, tidak
seorangpunyangmengetahuinya.
Al Quran menceritakan kisah bangsabangsa yang telah lenyap. Tidak ada orang
yangmengetahuikisahnyaitu.InimerupakansuatudalilyangmenunjukkanbahwaAl
QuranituadalahdariAllahyangolehnyatidakadayangtersembunyidimasadatang,
masayanglaludanmasayangakandatang.
AdatigamacamhukumyangterdapatdalamAlQuran,yaitu:
Pertama, hukum itiqadiah, yaitu yang bersangkut apaapa yang diwajibkan
kepada mukallaf tentang itiqadnya kepada Allah, MalakatNya, kitabkitabNya,
RasulrasulNya,danharikiamat.
Kedua, hukum khulqiah, yaitu yang bersangkut dengan apa yang diwajibkan
kepada mukallaf, akan meningkatkan moral, budi pekerti, adab sopan santun, dan
menjauhkandiridarisikapyangtercela.
Ketiga, hukum amaliah, yaitu yang bersangkut dengan apa yang bersumber dari
perkataan,perbuatan,perjanjian,dansegalamacamtindakan.
Hukum amaliah itu dalam AlQuran mengatur dua macam hal .Pertama, hukum
ibadat,keduahukummuamalat.Hukummuamalatbermacammacam:
1. Hukum ahwalul syahsyiah, yaitu yang bersangkut dengan keluarga. Yang
dimaksudialahmengaturhubungansuamiisteridankaribkerabat.Dalilnyadalam
AlQuran,kirakiratujuhpuluhayat.
2. Hukum mahduniah, yaitu yang bersangkut dengan muamalah pribadi, tukar
menukar dalam jual beli, upahmengupah, rungguan, jaminan, perkongsian.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

4/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Bertujuanmengaturhubunganpribadiyangbersangkutdenganhartabenda.
3.Hukumjinayah,yaituyangbersangkutdenganapayangbersumberdarimukallaf
tentangkejahatandanapayangsepatutnyamenerimasanksihukuman.Tujuannya
ialah memelihara kehidupan orang, hartanya, nama baiknya dan hakhaknya.
DalilnyadalamAlQurankirakiratigapuluhayat.
4. Hukum murafiat, yaitu yang bersangkutan dengan hukum, saksi dan sumpah.
Tujuannyaialahmengaturkeberanianuntukmewujudkankeadilandiantaraorang
banyak.DalilnyadalamAlQurankirakiratigabelasayat.
5. Hukum dusturiah, yaitu apa yang bersangkut dengan peraturan hukum dengan
asalusulnya.Tujuannya ialah untuk membatasi hubungan pemerintah dan warga
negara. Menetapkan hakhak pribadi dan masyarakat. Dalilnya dalam Al Quran,
kirakiraadasepuluhayat.
6. Hukumdauliah,yaitu yang bersangkut dengan pergaulan Negara islam dengan
yang bukan islam, dan pergaulan orang yang bukan muslim di dalam Negara
islam.TujuannyayaitumembatasihubunganNegaranegaraislamdengannegara
negaralaindiwaktudamaidanwaktuperang.DalilnyadalamAlQurankirakira
duapuluhlimaayat.
7.Hukumiqtishadiahwatmaliahyaituyangbersangkutdenganhakorangmeminta
dan yang diharamkan dalam hal harta kekayaan, mengatur pemasukan dengan
pegeluaran.Tujuannyaialahmengatur yang menyangkut harta antara orang kaya
danorangmiskin.DalinyadalamAlQurankirakiraadasepuluhayat.
PerludiketahuibahwadalilayatAlQuran,adayangqathidanadapulayangdzan.
2.SUNNAH
Sunah adalah apa yang bersumber dari rasul, perkataan, atau perbuatan atau
ketetapannya.
Macammacamsunnah:
1.SunahqauliahadalahhadishadisyangdiucapkanNabiMuhamadSAW,contohhadisNabi
tentangjanganmerusakdanjanganmenyusahkanatautentangbinatanglautituhalal.
2.

Sunah filiah adalah perbuatanperbuatan Nabi Muhamad SAW, seumpamanya

mengerjakansembahyangyanglimakaliseharisemalam,dengan caracara dan rukun


rukun.
3.SunahtakririahadalahapayangditetapkanRasullulahSAW,dariapayangbersumberdari
sebagiansahabat,berupaperkataan,perbuatanperbuatandan berdiamdirisaja dan tidak
mengingkarinyaataudenganmenyetujuinyadanmenyatakankebaikankebaikannya.Maka
diambilpelajarandariketetapanini,danmenyetujuiperbuatanyangbersumberdariRasul
itusendiri.
BuktibuktiterhadapHujahSunnahituBanyak
Pertama,nashAlQuran.
Kedua, ijma sahabat, diwaktu Nabi masih hidup dan sesudah wafatnya, wajib
mengikutisunahnya.
Ketiga, di dalam AlQuran itu terdapat halhal yang diwajibkan kepada orang untuk
menjalankannya. Tapi AlQuran itu tidak menguraikan dengan terperinci tentang
hukumhukumnyadanbagaimanacaracaranya.
Menisbahkan sunnah kepada AlQuran itu dari sudut hukum yang terdapat dalam
AlQuran.Makajanganmemakaisalahsatudraitigapertama.
1.Adakalanyasunahitumerupakansuatuketetapandanmenguatkanhukumyangterdapatdi
dalamAlQuran.
2. Adakalanya sunah itu merupakan engsel pintu dan menafsirkan ayatayat AlQuran itu
secaramujmal(global).
3. Adakalanya sunah itu menetapkan hukum dan membuat hukum. Karena ada dalam
beberapahalAlQuranitubersikapsukut(tidakmengaturnya).
Pembagiansunah
DenganmengambilItibardarisunahRasulullah,makasunahdapatdibagiatastiga
bagian:
1. Sunah mutawatir yaitu apa yang dirawikan dari Rasul itu, semua orang sepakat
mengatakanhadisinitidakbohong,karanaorangyangmerawikannyabanyaksemuanya
dapatdipercaya.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

5/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

2. Sunah masyhur, yaitu orang yang merawikan hadis dari Rasullulah SAW itu hanya
seorang,atauduaorang,atautigaorangataulebihtapibelumsampaikebatasmutawatir.
3.Sunahuhad.
Perbedaansunahmutawatir,sunahmasyhurdansunahuhad:
Sunahmutawatir,tiaptiaplingakaran(rombongan)orangdalamsilsilahsanadnya
itu berturutturut, sejak permulaan di terimanya dari rasul sampai kepada kita. Adapun
sunahmasyhurhalaqahpertama,tidaksemuasanadnyaitumutawatir.Tapiyangmenerima
dariRasulitulahhanyaseorang,atauduaorang,ataujama.Namunjamanyaitusebelum
sampaijamamutawatir.Seluruhhalaqohnyamerupakanjama.Sedangkansunatuhadyang
merawikanya itu hanya seoran , atau dua orang, atau jama, tidak sampai ke batas
mutawatir,yangmerawikanberikutnyadanberikutnyaitusamasaja.
PerkataandanperbuatanRasulullahyangtidakdisyariatkan
1. Apa yang bersumber dari Nabi itu merupakan tabiat manusia. Seperti duduk, berdiri,
berjalandansebagainya.Karena,itubukanbersumberdaririsalahnya.
2. Apa yang bersumber dari itu berupa pengetahuan manusia, kepintaran dan percobaan
percobaandalammasalahduniawisepertiberdagang,bertanidansebagainya.
3.ApayangbersumberdariRasulullahSAWberdasarkandalildalilsyariyaituhalhalyang
khususbaginabiSAW.
4.IJMA
Ijamamenurutistilahushulfikihadalahsepakatparamujtahidmuslimmemutuskan
suatumasalahsesudahwafatRasulterhadaphukumsyari.
RukunrukunIjma:
1.Padaterjadinyaperistiwaitumujtahiditujumlahnyalebihdariseorang.
2.Sepakatatashukumsyaritentangsuatuperistiwa.
3. Pada kesepakatan itu dimulai yaitu tiaptiap mujtahid mengeluarkan pendapat terang
terangantentangsuatuperistiwa.
4.Menetapkankesempatandarisemuamujtahidterhadapsuatuhukum.
Hujma,HujjahbahwaIjmawajibdiikutidantidakbolehberbedadengannya.
5. Didalam alquran, sebagaimana diketahui Allah memerintahkan kepada orang
mukminituharustaatkepadaAllah,Rasul,danAulilAmri.
(Annisa:59,83,115)
6.Hukumyangdisepakatiadalahhasilpendapatmujtahidumatislam.
7.IjmaterhadaphukumSyariitutidakdapattidakharusdibinadiatasrangkaianSyariat.
MacammacamIjma:
Ditinjaudarisudutmenghasilkanhukummakaijmaterbagikedalamduamacam:
1. Ijma sharih (bersih atau murni) yaitu kesepakatan mujtahid terhadap hukum mengenai
suatuperistiwa.
2. Ijma sukuti yaitu sebagian mujtahid terangterangan menyatakan pendapatnya dengan
fatwaataumemutuskansuatuperkara,dansebagianlagihanyaberdiamdiri.Haliniberarti
dia menyetujui atau berbeda pendapat terhadap yang dikemukakan itu dalam mengupas
suatumasalah.
Adapunditinjaudaripihakini,makaijmaituadayangqathidanadayangdzan.
1. Ijma qathi, yaitu ijma shahih dengan pengerian bahwa hukumnya itu di
qathikanolehnya.Tidakadajalanbagihukumterhadapsuatuperistiwadengan
danyakhilaf(perbedaanpendapat).
2. Ijma dzanni, yang menunjukkan atas hukumnya, yaitu ijma dzanni dengan
pengertian bahwa hukumnya itu masih diragukan. Dzan itu juga kuat, tidak
bolehmengeluarkanperistiwadarilapanganyangdibentukolehijtihad.
8.QIYAS
Qiyas menurut istilah ushul fikih adalah menyusul peristiwa yang tidak terdapat
nashhukumnyadenganperistiwayangterdapatnashbagihukumnyadalamhalhukum
yangterdapatnashuntukpenyamaaanduaperistiwapadasebabhukumini.
ContohcontohQiyas:
Pertama,haramhukumnyameminumkhamerberdasarkanfirmanAllahsurat(Al
maidah : 90) sebabnya ialah karena memabukkan. Maka tiaptiap air buah yang
didalamnya terdapat sebab yang sama dengan khamer dari segi hukumnya maka
diharamkanmeminumnya.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

6/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Kedua, peristiwa ahli waris membunuh yang mewariskan sesuatu itu oleh nash
ditetapkanhukumnya.
MenurutulamaulamabahwaqiyasmerupakanhujjahSyariterhadaphukumakal
qiyasinimendudukitingkatkeempathujjahsyarisebabapabiladalamsuatuperistiwa
tidak terdapat hukum yang berdasarkan nash, maka peristiwa itu diqiyaskan kepada
peristiwayangbersamaansebelumsanksihukumitudijatuhkankepadanya.
Menurut mazhab nizamiah, zahiriah dan ada beberapa cabang dari syiah mengataan
bahwaqiyasitutidakbolehdijadikanhujjahsyariterhadaphukum.
Tiaptiapkiasituterdiridariempatrukun,yaitu:
1.Ashal,yaituapayangterdapatnashdalamhukumnyaitu.Dinamakanjuga:muqayasalaih,
mahmulalaih,danmusyabahbih.
2. Furu, yaitu apa yang tidak terdapat nash dalam hukumnya. Maksud menyamakannya
denganashalpadahukumnya,dinamakan:muqayas,mahmulalaih,musyabah.
3. Hukum ashal, yaitu hukum syari, yang terdapat nash pada ashal itu, dimaksud akan
menjadihukumfuru.
4. Illat, menyifatkan sesuatu yang dibina atasnya hukum ashal, dan dibina atas wujudnya
padafuruitudisamakandenganashalpadahukumnya.
Duadiantaraempatrukunitu,ashaldanfuru,keduanyaituwaqi,ataukeduanya
amar.Salahsatudarikeduanyaitumenunjukkanhukumnyanash.Yangsatulagitidak
adanashyangmenunjukkanhukumnyaitu.
Adapun rukun yang ketiga, yaitu hukum ashal. Di sini disyaratkan supaya
ditadikan syarat itu kepada furu. Karena bukan setiaptiap hukum syari itu
ditetapkan dengan nash dalam suatu masalah. Adalah syah mentadikan dengan
perantaraan kias kepada masalah lain. Malah disyaratkan pada hukum ditadikan
kepadafurudengankias.Syaratsyaratnyaadalah:
Pertama,hukumsyariamaliahituditetapkandengannash.
Kedua,adanyahukumpokok.
Ketiga,hukumashalitutidakdikhususkandalamduahal.Yaituapabilaillathukumitu
tidak menggambarkan adanya pada selain ashal dan ada dalil yang menunjukkan
kekhusuan hukum ashal seperti hukum yang menunjukkan dalil adanya ketentuan
khususbagiRasul.
Adapunrukunyangkeempat,yaituillatkias.Inilahrukunyangterpenting,karena
illatkiasitumerupakanasas.
Illatyaitumenyifatkansesuatukepadadasar,dandiatasnyadibinahukumnyadan
dengannyaitudiketahuiadanyahukumitupadafuru.
Illathukumyaituperintahzahiryangdibinahukumdiatasnyadanmengikatwujud
dengan adam. Karena pembinaan atasnya itu mengikat dengannya, maka orang akan
membenarkantasyrihukum.
Syaratsyaratillatadaempat:
1.Sifatnyaitujelas.
2.Adanyasifatterkuat.
3.Sifatnyaitusesuai.
4.Yangdisifatkankepadaashalitutidakbolehpendek.
Pembagianillat:
Bila ditinjau dari segi itibar (pelajaran yang dapat diambil daripadanya) syariat
illatitudibagiataswujudnyadanadamnya.
Daripihakitibarsyariatbagipenyesuaianitu,ahliahliushulmembagisifatyang
bersesuaianinikepadaempatmacam,yaitu:penyesuaianAlmuatsar,penyesuaianAl
Mabaim, Penyesuaian AlMursal, dan penyesuaian AlMalaghi. Keterangan dari
keempatpembagiantersebutadalahsebagaiberikut.
1.AlmanasibAlMuatsir,yaitumenyifatkansesuatuyangsesuai,disusunolehsyarihukum
atas kesepakatan dan ditetapkan dengan nash, ijma atau itibar dengan ain illat bagi
hukumyangdisusunataskesepakatan.
2.AlManasibAlmalaim,yaitutindakanyangsesuaihukumyangdisusunolehsyarisesuai
kesepakatan.
3.Manasibmursal,yaituwashafyangtidakdisusunolehsyari,yangmerupakanhukumatas
kesepakatan.
4. Manasib malgha, yaitu washaf yang menjelaskan bahwa dalam membina hukum, perlu
dimantapkankemashlahatan.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

7/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Masalik alillat (jalanjalan yang akan menyampaikan kepada marifatnya) yang


masyhur,yaitu:
1.Nash,apabilanashAlQurandansunnahitumenunjukkanbahwaillathukumialahwashaf
ini.
2.Ijma
3. Sabrun dan taqsim. Sabrun artinya percobaan (testing). Taqsim artinya mempersempit
sifatsifat,karenaadanyaillatdalamashal.
5.ISTIHSAN
Istihsanmenurutbahasaialahmengembalikansesuatukepadayangbaik.Menurut
istilah ushul yaitu memperbandingkan, dilakukan oleh mujtahid dari kias jalli (jelas)
kepadajiaskhafi(yangtersembunyi)ataudarihukumkullikepadahukumistisnai.
Berdasarkanpengertiantersebut,istihsanterbagikedalamduabagian:
1.Kiashafiitumenguatkankiasjalli.
2.Istisnajuziahitudarihukumkullidengandalil.
Kiaszahir,peristiwainidihubungkanantarayangmendakwadanyangmembantah.
Disinidibebankanbuktikepadayangmendakwadansumpahbagiyangmengingkari.
Kiaskhafi,peristiwainidihubungkankepadasetiapperistiwayangdihadapihakim.
Antarakeduabelahpihakitusalingmendakwa.
Menurut ahliahli fiqih mazhab hanafi, sisa yang dimakan oleh binatang buas
seperti burung garuda, burung gagak, sekalipun suci dan baik namun dianggap najis
secarakias.
Bentuk kias, sisa yang dimakan oleh binatang yang haram dagingnya itu seperti
binatangbuas,mengikutkepadahukumdagingnya.
Bentukistihsan,burungbuasituharamdagingnya.Selainitu,airludahyangkeluar
daridagingnyabukanbercampurdengansisayangdimakannyaitu.Makadalamhalini
dianggapnajissisasisabarangyangdimakannyaitu.
6.MASHLAHATMURSILAH
Mashlahat mursilah artinya mutlak. Dalam istilah ushul yaitu kemaslahatan yang
tidakdisyariatkanolehsyarihukumuntukditetapkandantidakditunjukkanolehdalil
syariuntukmengitibarkannyaataumembatalkannya.Dinamakanmutlakkarenatidak
dikaitkandengandalilyangmenerangkanataudalilyangmembatalkannya.
Menurut ulamaulama terkemuka, mashlahat mursilah itu merupakan hujah
syariah,diatasnyaitudibinasyariathukum.
Dalildalilyangdikemukakanorangdalammasalahiniadadua.
Pertama: memperbaharui kemashlahatan masyarakat dan tidak mengadakan
laranganlarangan.
Kedua: ketetapan tasyri sahabatdan tabiin, begitu juga imamimam mujtahid.
Nyatanya mereka mensyariatkan hukum untuk menetapkan secara mutlak
kemashlahatanmasyarakat.
Syaratsyaratuntukdijadikanhujjah:
1.Mashlahahhakikat,bukanmasalahwahamiah(anganangan).
2.Kemaslahatanumum,bukankemashlahatanperorangan.
3.Tasyriitutidakbolehbertentanganbagikemaslahatanhukuminiatauprinsipprinsipyang
ditetapkandengannashatauijma.
Sebagian ulama mengatakan bahwa mashlahah mursilah yang tidak memakai syari
denganpenjelasannyadantidakpuladenganmembatalkannyamakadisinitidakdibina
syaripadanya.
Adaduadalilyangdikemukakanorang.
Pertama,syariitumemeliharasetiapkemashlahatanorangberdasarkannashdanapa
yangdikemukakanolehkias.
Kedua,tasyriitudibinadiatasmashlahahmutlak.
7.ALARFU
Al arfu yaitu apa yang saling diketahui dan yang saling dijalani orang, berupa
perkataan,perbuatan,ataumeninggalkan.Alarfudinamakanjugaadat.
MacammacamAlarfu

http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

8/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Alarfuterdiridariduamacam.Arfuyangshahihdanarfuyangfasid.Arfuyang
shahih yaitu apa yang saling diketahui orang, tidak menyalahi dalil syariat, tidak
menghalalkanhalyangharamdantidakmembatalkanyangwajib.
Adapunarfufasidyaituapayangsalingdikenalorang,tapiberlainandarisyariat,
ataumenghalalkanyangharam,ataumembatalkanyangwajib.
8.ISHTISHHAB
IshtishhabmenurutbahasayaitupelajaranyangterambildarisahabatNabiSAW.
Sedangkanmenurut istilah ushul yaitu hukum terhadap sesuatu dengan keadaanyang
adasebelumnya,sampaiadanyadaliluntukmengubahkeadaanitu.
Istishhab itu lain dari dalil syari yang menjadi dasar bagi mujtahid untuk
mengetahuihukum,tentangapayangdikemukakankepadanya.Ahliushulmengatakan
selain dari lingkungan fatwa dan hukum terhadap sesuatu itu maka tetap demikian
adanyasebelumadadalilyangmengubahnya.
9.SYARIMANQABLANA
AlQuran dan sunah sahih itu telah mengisahkan tentang salah satu dari hukum
syari,yangdisyariatkanAllahkepadaumatyangtelahdahuludarikita.Adahalhal
dannashnashyangdisampaikankepadaNabiSAWjugaolehTuhantelahdisampaikan
kepada umatumat dahulu kala. Ada halhal yang tidak berbeda menurut apa yang
disyariatkankepadakitaberupaperaturanperaturanyangwajibkitaikuti.
Menurut mazhab Hanafi begitu juga ada beberapa orang dari mazhab maliki dan
syafii mengatakan syariat yang kita punyai itu harus kita ikuti dan kita praktekkan
sepertiapayangdikisahkankepadakita.
Menurut sebagian ulama, sebenarnya tidak ada syariat yang kita punyai, karena
syariatkitainimencabutsyariatyangterdahulu.Kecualibilaterdapatdalamsyariat
kita apaapa yang ditetapkannya. Karena syariat kita menasikhkan syariat yang
dahulu,yaituapasajayangberlainandaripadanya.

10.MAZHABSAHABAT
SetelahRasulwafat,yangmemberikanfatwakepadaorangbanyakpadawaktuitu
ialahjemaahsahabat.Merekaitumengetahuifiqih,ilmupengetahuandanapaapayang
biasadisampaikanolehRasul,memahamiAlqurandanhukumhukumnya.Inilahyang
menjadi sumber dari fatwafatwa dalam bermacammacam masalah yang terjadi.
Beberapa perawi dari para tabiin merawikan dan membukukan hadits, sehingga ada
diantaranyayangmenulisriwayat,disampingsunahRasulullahSAW.
Tidak ada perbedaan pendapat mengenai perkataan para sahabat. Apaapa yang
tidakterfikirolehraidanakaldapatdijadikanhujah.Karena,perkataanmerekamereka
tidakdisampaikankecualimerekasendirimendengarnyadariRasulullahSAW.

BABII
HUKUMSYARIAT
1.HAKIM
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

9/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Hakimyaituorangyangmerupakansumberdarihukum.Tidakadaperbedaan
pendapatyangmengatakanbahwahakimituAllah.Yangdiperbedakanhanyatentang
mengetahui hukum Allah SWT.Tentang perbedaan ini maka Ulama itu dapat dibagi
tiga,yaitu:
a. Mazhab AlAsyariyah, pengikut Abu Hasan AlAsyary mengatakan bahwa tidak
mungkin akal mengetahui hukum Allah dalam perbuatan mukallaf, kecuali dengan
perantaraan Rasul dan Kitab. Asas mazhab ini ialah: yang dianggap baik dari perbuatan
mukallafituyaituapayangditunjukkanolehsyari.
b.MazhabMutazilah,yaitupengikutWashilbinAtha.Mazhabiniberanggapanbahwaada
kemungkinan orang mengetahui hukum Allah dalam perbuatan mukallaf itu dengan
sendirinya, tanpa perantaraan Rasul dan Kitabnya. Asas mazhab ini ialah yang baik
dikerjakan menurut pertimbangan akal, maka itulah yang baik. Begitupun dengan yang
buruk.
c.MazhabMaturidiah,yaitupengikutAbuMansurMaturidi.Inilahmazhabpertengahandan
sederhana,yaknimenguatkanrai(kemampuanberfikir).
2.HUKUM
Hukumsyaridalamistilahushulyaitupembicaraansyaribersangkutdengan
perbuatanmukallaf.Adapunsyarimenurutistilahfuqahayaituberitayangmelakukan
pembicaraansyaridalamperbuatan,sepertiwajib,haram,danmubah.
Hukum syari terbagi dua, hukum taklify dan hukum wadhi. hukum taklify
yaitu apa yang berkehendak minta perbuatan mukallafat atau memberhentikan dari
membuat atau memilih antara memperbuat dan memberhentikan. Adapun hukum
wadhi yaitu apa yang berlaku menempatkan suatu sebab bagi sesuatu atau syarat
untuknya,atauyangmelarangdaripadanya.
Pembagianhukumtaklify
a. Wajib, yaitu apa yang diminta syari membuatnya dari mukallaf. Permintaan itu secara
pasti.Wajibdibagiatasempatbagian.
Pertama,wajibituditinjaudaripihakyangmelakukannya,yaituwajibmutlakdanwajib
muaqad.
Kedua, wajib itu dibagi dari pihak yang meminta untuk membayarkan, yaitu wajib aini
danwajibkifai.
Ketiga, ditinjau dari pihak banyaknya permintaan, yaitu wajib terbatas dan wajib tidak
terbatas.
Keempat,wajibmuayyandanwajibmukhayar.
b. Mandub, ialah apa yang diminta oleh syara itu diperbuat oleh mukallaf, tapi tidak
dipastikan.Mandubterbagidua.
Pertama, mandub yang diminta memperbuatnya atas bentuk takid (menguatkan), yaitu
tidakberdosameninggalkannyatapiberhakmendapatcelaandancercaan.
Kedua, mandub zaid, yaitu yang sunat ini dipergunakan untuk kesempurnaan
kesempurnaanbagimukallaf.
c.Haram,yaituapayangdimintaolehsyarimenghentikanperbuatannya,permintaansecara
pasti.
d.Makruh,yaituapayangdimintaolehsyaridarimukallafitumenghentikanpekerjaannya.
Permintaanitutudakpasti.
e. Mubah,yaituapaapayangdisuruhpiliholehsyarikepadamukallafantaramemperbuat
danmeninggalkannya.
Pembagianhukumwadhi
a. Sebab,yaituapayangdijadikanalamatolehsyariterhadapmusababnya,danmengikat
adanyamusababitudenganwujudnyaadam(tidakadanya)denganadamnya.
b. Syarat,yaituapa yangterhentiwujud hukum itu atas wujudnya, dan tidak bercerai dari
adamnyaituadamhukum.Yangdimaksuddenganwujudnyaituialahsyariyangdisusun
haditsdiatasnya.
c. Mani,yaituapayangtidakterpisahdariadanyadantidakadanyahukum.Dalamushul
fiqihyaituperintahdisampingmenetapkansebabdanmencukupisyaratsyaratnya.
d. Rukhsahdanazimah.RukhsahyaituapayangdisyariatkanAllahdarihalhukumhukum
yang meringankan kepada mukallaf dalam halhal yang khusus memperlakukan
keringanan.Ulama hanafi membagi rukhsah ini menjadi dua bagian, rukhsah tarfiah dan
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

10/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

rukhsahisqath.SedangaknazimahyaituapayangdisyariatkanAllahberasaldarihukum
hukumumumyangtidakdikhususkandenganhalselaindarihaldantidakpulamukallaf
selaindarimukallaf.
e.Sahdanbatal.
3.MAHKUMFIH
Mahkumfihyaituperbuatanmukallafyangbersangkutdenganhukumsyari.
Syarat sahnya taklif itu dengan perbuatan, disyaratkan dalam perbuatan yang
syahmenurutsyariatitu,taklifitumemilikitigasyaratyaitu:
Pertama, diketahui bahwa mukalaf itu mempunyai ilmu yang sempurna, sehingga
mukallafitusanggupmelaksanakanmenurutapayangdimintakepadanya.
Haruspuladiperhatikanbahwayangdimaksuddenganilmumukallafialahapa
apa yang dipikulkan kepada mukallaf dan dengan itulah dia mengetahuinya. Bukan
mengetahuinya itu dengan perbuatan. Apabila orang itu baligh dan berakal, dia
sanggup mengetahui hukumhukum syari dengan sendirinya atau bertanya kepada
orangorang yang mengetahuinya, maka orang itu sudah dianggap orang yang
mengetahui tentang apa yang harus dipikulnya tanggung jawab tentang hukum. Dia
harus mematuhi hukumhukum dan wajib melaksanakan perintahperintah yang
terdapat dalam hadits Nabi SAW dan diterima udzur karena bodohnya mengatakan
tidaktahu.UntukinifuqahamengatakandiNegaranegaraIslamtidakditerimaudzur
bodoh alasan mengatakan tidak tahu tentang hukum syari. Kalau sekiranya yang
menjadisyarattaklifituyaituilmumukallaf,makaperintahitutidakakanjalan.
Kedua, hendaklah taklif itu bersumber dari orang yang memunyai kekuasaan taklif
(paksaan).
Ketiga, perbuatan mukallaf itu adalah memungkinkan. Dalam hal ini si mukallaf itu
sanggupmemperbuatnyaataumenahandiriterhadapperbuatanitu.Danyangmenjadi
ciridarisyaratiniadalah:
1.Tidaksyahmenurutsyari,paksaanituterhadaphalhalyangmustahil.
2.Tidaksyahmenurutsyariatmemaksasimukallafmengerjakanlaindaripekerjaannya,apa
yangtidaksanggupdikerjakannya.
4.MAHKUMALAIH
Mahkum alaih yaitu perbuatan mukallaf yang menyangkutkan hukum syari,
dandisayaratkansimukallafituuntukmensyahkantaklifnyamenurutsyariatatasdua
syarat.
Pertama,hendaklahdiamampumemahamidaliltaklifbahwadiamampumemahami
undangundangyangdipaksakankepadanyaitudariAlqurandansunnah.
Kedua.Diaahlitentangtanggungjawabyangdipikulkankepadanyaitu.Ahlimenurut
bahasa yaitu baik tindakannya. Dikatakan bahwa si polan itu ahli untuk melihat
pendirian. Artinya, baik penglihatannya itu. Adapun menurut istilah ushul, ahli itu
terbagi dua. Ahli wajib dan ahli menjalankannya. Ahli wajib, yaitu baik tindakan
seseorang itu karena dia tetap mempunyai hak dan kewajibankewajiban yang
diwajibkankepadanya.
Adapun keahlian bertindak yaitu baiknya tindakan mukallaf. Menurut syariat ialah
perkataan dan perbuatanperbuatannya. Dari sinilah bersumbernya perjanjian atau
tindakantindakanlainnyadiitibarkansebagaisyariat.
Seseorangitudinisbahkankepadakeahlianyangdiwajibkanitumempunyaidua
hal.Pertama,adaorangyangahliwujubyangdipunyaiitukurang.Setelahdiperbaiki
makatetapbarutetapmempunyaihak.Contohnyayaitujaninyangmasihberadadalam
perutibunya.
Kedua, ada orang yang ahli wujub yang dipunyai itu sempurna. Apabila baik
orang ini maka dia tetap mempunyai hakhak dan ada kewajiban yang diwajibkan
kepadanya.
Keadaanseseorangdinisbahkankepadakeahlianbertindak
Orang yang dinisbahkan kepada keahlian bertindak itu mempunyai dua hal,
yaitu:
Pertama,padamulanyadiatidakahlibertindakatausudahhilang.Sepertianak
anakdanoranggila.
Kedua, ada pula orang yang kurang ahli bertindak yaitu orang yang telah
mumayyiztapibelumbaligh,contohnyaanakanak.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

11/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

BABIII
UNDANGUNDANGUSHULLUGHAWI
Tidak diperbolehkan menurut undangundang dan tidak dibenarkan oleh akal
fikiran syari menyusun undangundang atau peraturanperaturan bahasa dan mengharap
supayaorangmemahamilafadzlafadzdankatakatanyaitu.Menurutmetodemetodeyang
berlaku dan mempergunakan bahasa lain. Syarat syahnya taklif undangundang itu ialah
sesuaidengankadarkesanggupanmukallafuntukmemahaminya.
Atasinilahmakaqawaidmemberibarishurufyangditetapkanolehahliushulfiqih
yaitudenganjalanmenunjukkanlafadzatasmakna(arti)danmempergunakansighatyang
umum dipakai. Dan apa yang menunjukkannya kepadanya itu lafadz am, mutlak dan
musytarak.
KaidahPertama(CaraMenerangkanHadits)
Nashsyariatauundangundangwajibdiamalkandenganapayangtelahdifahami
tentangkatakatanyaitu,isyaratnya,dalilnyaatauhukumhukumnya.Yaitusetiapapayang
difahami dari nash itu dengan salah satu metode yang empat dari nash itu merupakan
hujjahterhadapnya.
Pengertian secara ijmal untuk kaidah iji ialah bahwa syari atau undangundang
yangmengandungartibanyak,denganbanyaknyajalanjalanyangmenunjukkan.
Yang dimaksud dengan kata nash ialah sighat yang terbentuk dari mufradat dan
kalimat.
Yang difahamkan dari isyarat nash ialah pengertian yang tidak cepat ditangkap
lafadzlafadznya.
Maksuddariapayangdifahamidarikehendaknashituialahartiuntukmeluruskan
perkataanitu,tidaklainselaindenganmentakdirkannya.

KaidahKedua(MafhumMukhalafah)
Nashsyaritidakmempunyaidalilterhadaphukumdalamhukummukhalafahini.
Adanashsyariyangmenunjukkanhukumpadatempatyangdikaitkandengansuatukait.
Pengertian secara global kaidah ini adalah bahwa nash syari tidak mempunyai dalil
terhadaphukumapayangmerupakanhukummukhalafahbagimanthuqnya.Karenatidak
ada yang menunjukkan dengan salah satu dari dalil yang empat. Manthuqnya yang
diharamkanituialahdarahtertumpah.Beginilahmafhummukhalafahdarimanthuqnya.
Mafhum dibagi oleh kaitan yang dikaitkan oleh manthuq nash atas lima macam,
yaitu,mafhumwashaf,mafhumghayah,mafhumsyarat,mafhumadad,danmafhumliqab.
KaidahKetiga(WadhihudDalalah)
Wadhihudadalahdarinash,yaituapayangmenunjukkanmaksudnyadengansighat
itusendiri,tanpadimasukiolehurusanluar.Jikadiamengandungtakwildanmaksudnya
itu bukan maksud yang merupakan pokok dari jalannya pembicaraan, ini namanya zahir.
Jika mengandung takwil, dan maksud daripadanya itu maksud dari pokok pembicaraan,
namanya nash. Jika tidak mengandung takwil dan hukumnya itu menerima nasikh,
namanya mufasir. Jika tidak mengandung takwil dan hukumnya tidak menerima naskh,
namanyamahkum.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

12/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Tiaptiap nash wadhihud dalalah wajib beramal dengannya yang merupakan


wadhihud dalalah atasnya. Tidak sah mentakwilkan apaapa yang mengandung takwil,
kecualidengandalilinlahkaidahketiga.
Ahliahliushulmembagiwadhihuddalalahitukepadaempatbegian,yaitu:
1. Zahir, dalam istilah ushul yaitu apa yang menunjukkan maksud daripadanya itu dengan
sighat itu sendiri, tanpa menghentikan faham maksudnya itu terhaadap urusan luar. Dan
apayangdimaksudnyaituialahhalhalyangmenjadipokokpembicaraan.
2. Nash,dalamistilahushulyaituapayangditunjukkanolehsighatnyaitusendiriterhadap
artiyangdimaksuddaripokokpembicaraandanmengandungartitakwil.Apabilamaksud
itucepatdifahamidarilafadznyadantidakterhalangmemahaminyaterhadapurusanluar
adalahmaksudpokokdaripembicaraan.Lafadzitudiibaratkannashterhadapnya.
3. Mufasir,dalamistilahushulyaituapayangmenunjukkandengansendirinyaatasmakna
yang terpisah dan terperinci. Tidak ada yang tinggal halhal yang mengandung sesuatu
untuk ditakwilkan. Maka dari itu ada shigat menunjukkan dengan sendirinya dalil yang
jelasataspengertianyangterpisah.
4. Muhkam,dalamistilahushulyaituapayangmenunjukkanatasartiyangtidakmenerima
pembatalandantidakbolehdipertukartukardengansendirinyaolehdalildalilnyata.Dan
selainitutidakmengandungtakwil.Karena,orangyangmenguraikandanmenafsirkanitu,
disinitidakadalapangannyauntukditakwilkan.
KaidahKeempat(YangBukanWadhihudDalalahDanMartabatnya)
Yang bukan wadhihud dalalah dari nash yaitu apa yang tidak ditunjukkan
maksudnyadengansighatitusendiri.Tapiterhentimaksudyangdifahamkanituterhadap
urusan luar. Jika dihilangkan yang menyembunyikannya itu dengan pembahasan dan
ijtihad. Dia tersembunyi dan sulit. Jika yang sembunyi itu tidak dihilangkan, selain dari
menafsirkan dari syari itu sendiri maka dia adalah mujmal. Jika tidak ada jalan untuk
menghilangkannyamenurutashalmakadiaadalahmutasyabih(yangdiserupakan).
Ahliahli ushul membagi yang bukan wadhihud dalalah ke dalam empat bagian,
yaitu:
1.Khafi,dalamushulfiqihyaitulafadzyangmenunjukkanartinya,tapiartiinitertutuprapat
rapat terhadap beberapa ifrad. Kesembunyiannya itu perlu untuk dilihat dan diperhatikan
sungguhsungguh.
2. Musyakal, dalam istilah ushul ialah lafadz yang tidak ditunjukkan dengan shighatnya
tentangapayangdimaksudnyaitu.Tapitidakdapattidakqarinahluaryangmenerangkan
apa maksudnya itu. Qarinah ini masih dalam pembahasan. Sebab, tersembunyi dalam
persembunyiannyaitubukandarilafadzitusendiritapimasihdiragukan.
3.Mujmal,dalamushulfiqihyaitulafadzyangtidakditunjukkanmaksudnyaolehshighatnya
itu. Disini tidak terdapat qarianh yang berkenaan dengan lafadz atau halhal yang
menerangkan,sebabtersembunyi.Dalamhalini,adalafadzyangtidakbertentangan.Dari
mujmakiniadalafadzyangdinukilolehsyaridarimaknalughawi(artimenurutbahasa)
danmenempatkannyabagiistilahsyarikhusus.Sepertilafadzsembahyang,zakat,puasa,
hajidanriba.
4.Musyabih,dalamistilahusulyaitulafadzyangtidakditunjukkanolehlafadznyaitusendiri
kepadamaksudnyaitudantidakterdapatqarianhluaryangmenerangkannya.Disinisyari
dipengaruhiolehilmunya,bukanmenafsirkannya.
KaidahLima:AlMusytarak
Musytarak adalah lafadz yang memiliki banyak arti di tempattempat yang banyak
pula, seperti lafadz tahun. Memilki arti tahun Hijrah dan tahun Masehi. Kaidah ini
menerangkan lafadzlafadz yang banyak terdapat pada nashnash syari dan undang
undanghukumpositif,yaitu:
a. Amadalahlafadzmempunyaisatuarti.Iniditetapkanpadaifradifrad.Kebanyakan
tidakmelengkapisatulafadz,jikaadanyaitupadasatuperistiwa.Artinyaditinjaudari
sudutbahasa,tidakmenunjukkanatasjumlahyangmelingkupiseluruhifradnyaitu.
b. Khas,adalahlafadzyangmempunyaisatuarti,ditetapkanpadasatuifaradatauifrad
ifradyangmelingkupi,sepertilafadzMuhammadataupelajaritusepuluh,seratus,dan
seribu.
c.Isytirakitumenerapkandenganbeberapaartiyangmempunyaisatulafadzditempat
tempatyangbanyak.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

13/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

d. Umum,ditetapkandenganmenunjukkanlafadzmeliputisemuaifrad,menetapkannya
tanpamelingkupi.
e. Khusus, ditetapkan dengan menunjukkan lafadz atas ifrad atau ifradifrad yang
melingkupidanmelengkapkantanpamerata.
Lafadzmusytarakyaitulafadzyangmempunyaiduaartiataulebihpadabeberapa
tempat,menunjukatasjalanpenggantian.Artinya,menunjukkanartiiniatauitu.
Sebabsebabadanyalafadzmusytarakdalambahasaitubanyak,diantaranyakarena
beberapa kabilah yang mempergunakan lafadzlafadz itu untuk menunjukkan satu
pengertian.Beberapakabilahyangdimaksuddengantanganialahharta.
Kaidahenam:AmdanUraiannya
Amyaitulafadzyangmenunjukkandimanaditempatkansecaralughawimeliputi
dan semuanya itu berlaku untuk semua ifradnya. Am merupakan sifat lafadz. Ada
perbedaan antara am dan muthlak. Am itu menunjuk meliputi setiap orang. Sedangkan
muthlak menunjukkan seseorang atau beberapa orang, bukan untuk semua orang. Am
dapat diperoleh sekaligus segala apa yng ditetapkan. Sedangkan muthlak muthlak tidak
diperolehsekaligus.Kecualisalahseorangdaripadanyaituterkenal.Inilahyangdimaksud
olehahliahliushulUmumassyumuliwaummimuthlakbadali.
Lafadzlafadzumum:
1.Lafadzkulli(tiaptiap)danlafadzjami(segala)
2.Mufradmurafitudenganaliflam,mengetahuijenis
3.Jamamurafitudenganaliflam,mengetahuijenisnya
4.Isimmaushul
5.Isimisyarat
6.Nasirahpadapembicaraanafi,artinyanakirahnafi.
Macammacamam:
1. Am qathi umum, yaitu am yang didampingi oleh qarinah, menafikan sasaran yang
ditakhsiskan.
2. Am qathi khusus, yaitu apa yang didampingi dengan qarinah, pada umumnya tetap
menafikandanmenyatakanmaksudsebagiandariifradnyaitu.
3. Ammakhsus,yaituammuthlakyangtidakdidampingiolehqarinah,meniadakanhalhal
yangditakhsiskan.Tidakadaqarinahyangmenafikandalilnyaterhadapumum.
Takhsisam
Takhsisamdalamitilahushulyaitumenyataanmaksudsyaridarihalam.Dimuai
denganbeberapaifrad,bukansemuanyaataumenyatakanhukumyangbersangkutdengan
amituyaitudaripermulaanmentasyrikanhukumuntukbeberapabuahifrad.
Yanglebihjelasmenunjukkantakhsisituadayangberdirisendiriterpisahyaitu:akal,araf,
nashdanhikmahtasyri.
Mentakhsiskandenganakal
Mentakhsiskandenganarfu
Mentaskhsiskandengannash.
Kaidahtujuh:KhasdanPenjelasannya
Lafadz khas yaitu lafadz yang dipakai untuk menunjukkan seseorang, misalnya
Muhammad.Hukumkhasberbentukglobalapabilaterdapatnashsyariyangmenunjukkan
dalilqathiterhadapartikhasyangditempatkanbagihakiki,danmenetapkanhukumyang
untukmenunjukkankepadajalanqathibukandzan.
Perbedaanlafadzmuthlakdenganlafadzmuqaid
Muthlak yaitu apa yang menunjukkan atas satu bukan dikaitkan kepada lafadz
dengankaitanapasaja.

BABIV
QAWAIDUSHULIAHTASYRIAH
KaidahPertamaMaksudUmumdariTasyri

http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

14/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Maksudumumdaritasyritentangmentasyrikanhukumhukumialahmenetapkan
kemaslahatan umat dan menjamin halhal yang sangat diperlukan dalam hidup
bermasyarakat.
Kaidah yang pertama ini mengandung maksud umum bagi syari yang
mensyariatkanhukumhukumsyari.
Amar hajati yaitu apa yang dibutuhkan orang untuk suatu kemudahan dan
kelapangan.Halhalyangmengandungkesulitantaklifdanberkehidupan.
Tahsni yaitu apaapa yang termasuk adab sopan santun dan halhal yang perlu untuk
menjalankansuatumetode.
ApayangDisyariatkanIslamituSangatDiperlukan
Halhal yang sangat dibutuhkan seseorang, yaitu kembali kelima perkara, yakni
agama,jiwa,akal,namabaikdanhartabenda.
Agama, yaitu himpunan akidah, ibadah, hukum dan peraturanperaturan yang
disyariatkanAllahSWTuntukmengaturhubunganorangdenganTuhannyadanhubungan
antarsesamanya.
Tubuh, Islam mensyariatkan untuk memperbaiki perkawinan untuk melanjutkan
keturunandanuntukmengekalkankesempurnaansistemkehidupanyangbaik.
Harta, disyariatkan oleh agama Iskam supaya orang dapat mengahasilkan harta
bendaitu.Olehsebabituharusberusaha.
ApayangDisyariatkianIslamituPerlubagiManusia
Dalam lapangan ibadat, syariat memberikan keringanan bagi mukallaf apabila
merasaberatdansulituntukmelaksanakannya.
Dari segi muamalah, islam mensyariatkan bermacammacam perjanjian dan
kegiatanyangdijalankanmenurutkeperluanorang.Sepertijualbeli,sewamenyewa,dan
lainlain.
Darisegimenjatuhkanhukuman,diyatdikenakankepadaorangyangberakal.
ApayangDisyari'atkanIslambagiHalHalyangBerkenaandenganyangBaik
Darisegiibadat,disyariatkanmembersihkantubuh,pakaiantempatdanmenutup
aurat,sertamemeliharadarisekalianmacamnajis.
Dari segi muamalah, diharamkan menipu, bertindak royal dan kikir. Diharamkan
menggunakan halhal yang bernajis dan yang menimbulkan madharat. Dilarang
memperjualbelikanapaapayangdiperjualbelikanolehsaudaranyadipasar.
Dalam menjatuhkan sanksi hukuman, di waktu berjihad diharamkan membunuh
rahib, anakanak dan perempuan. Dilarang menyiksa dan berlaku khianat. Membunuh
orangyangtidakbersenjata,danlainlain.
Diharamkanzina,gunauntukmenjaganamabaik,diharamkanberkhalwatdengan
ajnabi, karena hal ini merupakan suddan zariah. Diharamkan minum khamar, guna
memeliharaakal,dansebagainya.
Dari segi kebutuhan, Islam mensyariatkan bermacammacam muamalah.
Diantaranyajualbeli,sewamenyewa,serikat,dansebaginya.
Prisnsipprinsipkhususmumbuangkankesulitan
Diantaraciricirinyayaitu:
Pertama,kesulitanitumembawakemadharatan.Ciricirinyaseluruhrukhsahyang
disyariatkan Allah berat ringannya bagi si mukallaf itu karena ada salah satu sebab yang
dikehendakiolehkeringananini,yangmenjadisebabsebabnyaituadatujuhmacamyaitu
perjalanan,sakit,terpaksa,lupa,bodoh,umumbahwa,kurang.
Kedua, sulit syariat membuangnya. Cirricirinya : menerima seorang saksi
perempuanbilamanatidakterdapatlakilaki,tidakmengetahuicacatmerekaitudantidak
mengetahuikeadaanperempuanituyangsebenarnya.
Ketiga,diwaktudharuratdiperbolehkanhalhalyangdilarang.Diantaracirricirinyayaitu
:rukhsahhpadasalm,baiulwafa,istisnadandhamandarki.
KaidahDua:ApaHakAllahdanApaPulaHakMukallaf
Perbuatanmukallafyangbersangkutdenganhukumsyari.Jikaadamaksuduntuk
mengadakanperbaikanperbaikanmasyarakatumummakahukumadalahhakyangkhalis
bagiAllah.Makadalamhalinimukallaftidakbolehkhiyar.DilaksanakanolehAulilAmri.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

15/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Kaidah yang berkenaan dengan tasyri, pertamatama menjamin bentuk hukum


Islam dengan bentuk umum, dimaksud untuk menetapkan kemashlahatan orang hidup
bermasyarakat.Sedangkankaidahtasyriyangkeduaialahmenjaminbahwakemashlahatan
yang dimaksud dengan tasyri hukum itu ialah memantapkannya. Kadangkadang
kemashlahatanumumbagimasyarakatdankadangkadanguntukpribadi.
YangmenjadihakkhalisbagiAllahitumeliputihalketetapamsebagaiberikut:
Pertama,ibadahinti,sepertisembahyang,zakat,puasadanhaji.
Kedua,ibadatyangdidalamnyaadapengertianmenolong,sepertizakatfitrah.
Ketiga, pajak yang dipungut dari tanah pertanian. Sama saja, apakah usyriah (dipungut
seperpuluhdarihasil)ataukhirajiah(pajak).
Keempat, pajak yang dipungut dari harta ramapasan perang di waktu menjalankan jihad
dan apaapa yang terdapat dari dalam perut bumi berupa logam dan harta yang tertanam
dalamtanah.
Kelima,macammacamsanksihukumanyangdijatuhkanituyaituhukumanzina,hukuman
mencuri, hukuman penganiayaan yang diperangi Allah dan Rasul, dan orangorang yang
memperbuatkebinasaandibumiyaitukemashlahatanmasyarakatseluruhnya.
Keenam,macammacamsanksihukumanringan,diharamkanbagiorangyangmembunuh
menerimawarisan.Inimerupakansanksihukumanringan.
Ketujuh, sanksisanksi hukuman yang di dalamnya ada pengertian ibadat seperti kifarat
bagiorangyangmelanggarsumpah.
KaidahTiga:DalamApaDibolehkanIjtihad
Tidakbolehmelakukanijtihad,bilamanadalammasalahyangakandipecahakanitu
sudah ada nash terangterangan menerangkannya, ijtihad dalam istilah ushul ialah
melakukanjihaduntuksampaikepadahukumsyaridengandalil,menerangkanterperimci
dengan syariat. Jika ada suatu peristiwa, maksud untuk diketahui hukumnya, menurut
syari yang ada di dalamnya terdapat dalil qathi yang menunjukkan, maka yang begini
bukanlapanganbagiijtihad.
Demikianpulaapabilapristiwaitutidakmempunyaimashyangmenjadidasaratas
hukumnya, maka di sinilah lapangan ijtihad yang lebih luas mujtahid mengetahui dan
membahas hukumhukum itu yaitu dengan perantaraan kias, istihsan, istishab, maraatul
arf,ataumashalihmursal.Kesimpulan,lapanganmujtahidituhanyadalamduahal:
Pertama, dalam peristiwa ini tidak terdapat nash sebagai pokok pembicaraan.
Kedua,dalamperistiwanyaitunashnyatidakqathi.kalauterdapatnashqathimakadisini
bukanlapangannyaijtihad.
Untukmelakukanijtihad,adaempatsyarat:
1.MengetahuiBahasaArab
2.MengetahuiAlQuran
3.Ilmunyaberdasarkansunna.
4.Mengetahuibentukkias
Adatigahalyangharusdiperhatikan
Pertama, bahwa ijtihad itu tidak ada pembagian. Artinya, dia tidak
menggambarkanadanyaorangalimsebagaimujtahiddalamhukumtalak,danmujtahid
yanglaindalamjualbeliataumujtahiddalamhukummenjatuhkansanksihukuman.
Kedua,mujtahiditumendapatkanpahala.Orangorangyangmelakukanijtihad
itu mendapat dua pahala. Satu pahala untuk ijtihadnya dan satu lagi jika ijtihadnya
benar.Jadi,kalauijtihadnyasalah,masihmendapatsatupahala.
Ketiga, ijtihad itu tidak boleh dibatalkan dengan yang seperti iti pula. Kalau
mujtahid itu berijtihad terhadap suatu masalah dan di dalamnya itu dia menjatuhkan
hukumandenganyangdijalankankearahituolehijtihadnya.
KaidahEmpat:MenasikhkanHukum
TidakadanasikhbagihukumsyaridalamAlQurandanSunnahsetelahwafatnya
Rasulullah SAW. Adanya hanya di masa Nabi masih hidup yang lamakelamaan secara
berangsurangsurlaludijalankandengantasyri,dandalamlalulintasperbaikanperbaikan
masyarakat yang diadakan itu dilakukan nasikh beberapa hukum yang dijalankan secara
kullidanjuzi.
Hikmahnya, nasikh ini jatuhnya ada yang pada tasyri illahi dan ada pula pada
tasyriwadhi.Maksuddaritiaptiaptasyriituadalahsama,apakahdiaIllahiatauwadhi
yaitumenetapkankemashlahatanorangyanghidupdalammasyarakat.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

16/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Macammacamnya, ada yang berbentuk nasikh sharikh (terangterangan) dan ada


pula yang berbentuk dhamniam (dengan diamdiam). Nasikh sharikh, bila nash yang
disyariatkan itu terangterangan pada tasyri yang datang kemudian untuk membatalkan
tasyriyangberlalu.
Adapun nasikh dhimni, di sini syari tidak mencantumkan nash terangterangan
dalamtasyriyangdatangkemudianuntukmembatalkantasyriyangberlalu.Namun,dia
mentasyrikanhukumyangbunyinyabertentangandenganhukumyangberlalu.
Nasikh kadangkadang kulli dan kadangkadang juzi. Nasikh kulli, orang yang
mensyariaykan itu membatalkan hukum syari sebelumnya. Membatalkan secara
keseluruhannya dengan merangkaikan kepada setiap pribadi mukallaf. Seperti
membatalkan wajib wasiat kepada ayah, ibu, karib kerabat dengan tasyri hukum warits
danmelarangwasiatitukepadaorangyangmewaris(sipewaris).
Nasikh juzi yaitu mensyariatkan hukum secara umum, meliputi seluruh pribadi
mukallaf,kemudianhukuminidibatalkandenganmenisbatkankepadasebagianifrodatau
mensyariatkan hukum itu secara mutlak, kemudian dibatalkan dengan menisbatkan
kepadabeberapahal.
BukansetiapnashyangterdapatdalamAlQuranatauSunnahitupadamasaNabi
masih hidup yang dinasikhkan oleh nash yang datang kemudian. Namun, diantara nash
nashituadayangdisebutmuhkamat,padadasarnyatidakmenerimaadanyanasikh,yaitu:
Pertama,nashyangmengandunghukumhukumasasi,tidakmengalamiperbedaan
dengan berbedanya keadaan orang dalam masyarakat dan tidak membedakan yang baik
dan yang buruk dengan perbedaan penilaian. Seperti nashnash yang mengandung wajib
beriman kepada Allah, RasulrasulNya, kitabkitabNya dan hari kemudian dan seluruh
dasardasarakidahdanibadah.
Kedua,nashnashyangmengandunghukum,ditunjukkanolehsighatnyaitusendiri
untuk menguatkannya. Menguatkan itu tidak memerlukan nasikh. Seperti hukum Tuhan
dalam menerangkan hukum qadzaf terhadap perempuanperempuan yang baikbaik:
janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selamalamanya. Lafadz selama
lamanyaitumenunjukkanbahwahukumituadalahuntukselamalamanya.
Ketiga, nashnash yang mengandung peristiwaperistiwa yang terjadi dan
memberitahukantentangterjadinyasesuatu.
Apayangdinasikhkanmenurutpengertianumum,nashitutidakbolehdinasikhkankecuali
dengan nash pula, yaitu nash yang lebih kuat daripadanya. Di atas dasar inilah nash Al
QuranituadayangdinasikhkandenganayatAlQuranpula,danadapulayangdinasikhkan
dengan sunah mutawatir. Semua itu adalah qathi dan mempunyai kekuatan. Sunah yang
tidak mutawatir kadangkadang juga menasikhkan antara satu sama lain karena masih
mempunyai kekuatan. Kadangkadang dinasikhkan dengan nash AlQuran dan sunah
mutawatirkarenainilebihkuatdaripadanya.

KaidahLima:yangBertentangandanyangMenguatkan
Apabila terjadi pertentangan dua nash terangterangan, maka wajib melakukan
pembahasan dan berijtihad pada suatu perkumpulan dan mencari penyesuaian antara
keduanyaitudengancarayangbaiktentangcaramengumpuldanmenyesuaikan.Kalauhal
intidakada,makawajiblahmelakukanpembahasandanberijtihaduntukmenguatkansalah
satukeduahaltersebutdenganjalantarjih.Apabilainijugatidakada,makadisiniorang
harus mengetahui sejarah datangnya menyusul nasikh bagi yang terdahulu. Jika tidak
diketahuisejarahdatangnya,makadihentikandulumegerjakankeduahaltersebut.
Apabila terjadi pertentangan dua kias atau dua dalil bukan dari nash dan belum
dilakukantarjihsalahsatudarikeduanyaitumenyimpangdaripenunjukandarialasanyang
dikemukakan. Pertentangan di antara dua hal, artinya dalam bahasa Arab mengalami
masingmasingnya itu. Pertentangan antara dua dalil syari artinya dalam istilah ushul
memperlakukan tiaptiap keduanya itu pada suatu waktu memperlakukan hukum pada
peristiwa yang berlainan tentang apa yang diperlakukan oleh dalil lain. Misalnya firman
Allah yang berbunyi dan orangorang yang meninggal dunia di antara kamu dan
meninggalkan isteri, maka hendaklah isterinya itu menahan dirinya (masa iddah) selama
empatbulansepuluhhari.Nashiniberlakuumum.Tiaptiapperempuanyangsuaminya
meninggal diperlukan iddahnya empat bulan sepuluh hari, mau hamil ataupun tidak.
Firman Allah yang berbunyi perempuanperempuan yang mengandung, iddahnya yaitu
menunggusampaianaknyaitulahir.Samasaja,mausuaminyameninggalataupuntidak.
http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

17/18

1/11/2016

BerbagiIlmu:RESUMEBUKUILMUUSHULFIKIHKaranganSyekhAbdulWahabKhalaf

Perempuanyangsuaminyameninggal,sedangkanwaktudiadalamhamil.Peristiwa
ini memperlakukan nash pertama, yaitu massa iddahnya empat bulan sepuluh hari. Dan
memperlakukan nash kedua yaitu sampai anaknya lahir. Kedua nash ini bertentangan
mengenaisuatuperistiwa.
Penelitian yang dilakukan terhadap pertentangan kedua dalil syari ini tidak lain
selain apabila kedua dalil syari dalam satu kekuatan. Apabila satu lebih kuat dari yang
satulagi,makahukumyangberdasarkandalilituharusmengikutkepadayanglebihkuat.

DiposkanolehLinaFatinahdi08.14
+1 Rekomendasikan ini di Google

LinaFatinah
Writer,Singer,MC,Artist,MovieEditor,Cinematographer,Traveler,Reader,Dreamer
Idealism.Lovessastra,nature,star,rain|BachelorofShariaEconomyLaw|ManJadda
WaJadda|Willbeveryhappyifwekneweachother)
Findmeon:
http://www.tumblr.com/blog/linafatinahhttps://twitter.com/lina_fathiinah
https://www.facebook.com/lina.fathiinah

1komentar:
Bismillahirrahmanirrahiim 11Desember201409.48
SyukronKhatsir,semogabermanfaatuntuksemuanya...
Balas

MasukkankomentarAnda...

Berikomentarsebagai:

Publikasikan

Selectprofile...

Pratinjau

PostingLebihBaru

Beranda

PostingLama

Langganan:PoskanKomentar(Atom)

TemplatePTKerenSekali.Gambartemplateolehsndr.DiberdayakanolehBlogger.

http://linafatinahberbagiilmu.blogspot.co.id/2014/05/resumebukuilmuushulfikihkarangan.html

18/18