Anda di halaman 1dari 4

TUJUAN PESAING

Tujuan dari pesaing diantaranya adalah:


1. Memaksimalkan laba. Perlu mengetahui laba jangka pendek atau laba jangka panjang
dan tindakan apa yang perlu mereka ambil. Contohnya yaitu: menetapkan harga
murah agar kepuasan konsumen dapat ditingkatkan sehingga memperoleh keuntungan
yang maksimal.
2. Memperbesar market share. Perlu mengetahui apakah pertumbuhan market share yang
dimiliki cukup besar. Contohnya yaitu: menurunkan harga agar konsumen teta
membeli produk kita, selain itu dapat melalui promosi agar pasar yang dikuasai
semakin luas.
3. Meningkatkan mutu produk. Bertujuan agar menarik pelanggan/konsumen milik
pesaing. Contohnya yaitu: memberikan berbagai kelebihan seperti produk plus, bunga
yang kompetitif, jumlah jaringan dan teknologi yang digunakan.

Menilai Kekuatan dan Kelemahan Pesaing


Dalam melakukan analisis pesaing, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah
mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki pesaing. Informasinya dapat diperoleh
dari pelanggan, karyawan, atau lembaga lain yang berhubungan dengan pesaing. Informasi
kekuatan dan kelemahan pesaing diantaranya dalam bidang keuangan, sumber daya manusia,
produksi dan teknologi, serta dalam bidang pemsaran misalnya strategi produk harga,
distribusi maupun promosi yang mereka lakukan.
Kekuatan yang dimiliki pesaing harus dipertimbangkan karena pesaing dapat
memanfaatkan kekuatan untuk melakukan serangan balik. Sedangkan, kelemahan pesaing
dapat dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan serangan pada pesaing.
Sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan para
pesaingnya, perusahaan harus mengumpulkan informasi terbaru mengenai bisnis setiap,
termasuk data penjualan, pangsa pasar, marjin laba, pengembalian investasi, arus kas,
investasi baru, dan penggunaan kapasitas. Perusahan perlu mengumpulkan informasi tentang
kekuatan dan kelemahan masing-masing pesaing. Diasumsikan terdapat tiga pesaing, yakni
A,B,C berdasarkan kesadaran pelanggan, mutu produk, ketersediaan produk, bantuan teknis,
staff penjualan. Pesaing A terkenal dan di hargai karena menghasilkan produk bermutu tinggi
yang dijual oleh tenaga penjual yang baik. Namun, pesaing A buruk dalam ketersediaan
produk dan bantuan teknis. Pesaing B dinilai baik dalam segala hal. Pesaing C di peringkat
paling buruk dari sebagian besar atribut. Informasi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan

dapat menyerang pesaing A dalam hal ketersediaan produk, dan pesaing C dalam segala hal.
Namun, perusahaan jarang menyerang perusahaan B, karena hampir tidak mempunyai
kelemahan yang menonjol.
Secara umum, setiap perusahaan harus memantau tiga variabel ketika menganilisis
para pesaingnya:
1. Pangsa pasar (share of maket), pangsa pesaing atas pasar sasaran
2. Pangsa ingatan ( share of mind), presentasi pelanggan yang menyebut nama pesaing
dalam menanggapi pertanyaan,Sebutkan peusahaan pertama di industri ini yang ada
di dalam pikiran seseorang`
3. Pangsa hati (share of heart), presentase pelanggan yang menyebut nama pesaing
dalam menanggapi pertanyaan, Sebutkan perusahaan yang produknya lebih anda
sukai untuk dibeli.
Penilaian dari kekuatan dan kelemahan kompetitor diawali dengan sebuah identifikasi
dari berbagai aset dan kompetensi yang relevan untuk industri. Kemudian, penilaian ini
mengevaluasi kompetitor berdasarkan aset dan kompetensi tersebut.
Enam kriteria yang bisa dijadikan tolak ukur dalam menilai kekuatan dan kelemahan pesaing,
yaitu:
1. Inovasi; salah satu kekuatan dari Kao Corporation adalah kemampuannya untuk
mengembangkan berbagai produk inovatif dalam sabun, deterjen, perawatan kulit, dan
bahkan media penyimpanan data. Biasanya, produk barunya memiliki sebuah
keuntungan teknologi yang berbeda. Dalam sebuah industri yang sangat teknis,
presentase yang dihabiskan untuk R&D dan penekanan sepanjang kontinum
dasar/terapan bisa menjadi indikator produk dan kemampuan kinerja, produk baru,
modifikasi produk, serta paten memberikan lebih banyak ukuran definatif dari
kemampuan perusahaan untuk berinovasi.
2. Manufaktur; mungkin area kekuatan utama dari semikonduktor dan bisnis terkait dari
Texas Instrument adalah manufaktur. Salah satu kelebihan potensial dalam
manufaktur melibatkan sumber dari keunggulan biaya yang berkelanjutan. Adakah
sifat dari pabrik atau perlengkapan, akses bahan material, tingkat dari integrasi
vertikal, jenis unit kerja, atau kontak dan proses alih daya yang mendukung
keunggulan biaya yang berkelanjutan? Kapasitas berlebih bisa meningkatkan biaya

tetap, tetapi juga dapat menjadi sebuah sumber kekuatan jika pasar mudah berubah
atau bertumbuh.
3. Keuangan; kemampuan untuk menghasilkan atau memperoleh dana dalam jangka
pendek, selain juga dalam jangka panjang. Perusahaan dengan sumber dana yang
besar (sumber daya keuangan) telah membuat sebuah keuntungan krusial karena
mampu mengejar strategi yang tidak tersedia untuk perusahaan yang lebih kecil.
Bandingkan GM dengan Chrysler, misalkan, atau Miller dan Budweiser dengan
beberapa pembuat bir di wilayah yang lebih kecil. Operasi memberikan satu sumber
utama dana. Apakah sifat alami arus kas yang sedang dihasilkan dan akan dihasilkan
dengan kondisi mengetahui penggunaan dana? Kas atau aset lancar lainnya
memberikan sumber lainnya, seperti halnya perusahaan induk. Kuncinya adalah
kemampuan dari bisnis untuk membenarkan penggunaan utang atau ekuitas, dan
keinginan untuk mengakses sumber ini.
4. Manajemen; mengendalikan/mengontrol dan memotivasi kelompok operasi bisnis ang
sangat berbeda adalah kelebihan dari GE, Sony, Disney, dan perusahaan lainnya yang
telah berhasil dibedakan. Kualitas, kedalaman, dan loyalitas (diukur dengan tingkat
pergantian SDM turnover) dari manajemen puncak dan menengah memberikan
sebuah aset penting bagi lainnya. Aspek lainnya untuk menganalisis adalah kultur.
Nilai dan norma yang masuk dalam organisasi dapat mendorong beberapa strategi dan
menghalangi lainnya. Secara khusus, beberapa organisasi seperti 3M memilliki
nilai dan norma yang mencerminkan kultur jiwa wirausaha (entrepreneurial) yang
memungkinkan mereka untuk memulai arah baru dan kemampuan organisasi untuk
mendidik. Kemampuan untuk menentukan sasaran dan perencanaan strategis dapat
mewakili kompetensi yang signifikan. Sampai mana bisnis memiliki sebuah visi,
keinginan, dan kompetensi untuk mengejarnya?
5. Pemasaran; kekuatan pemasaran yang paling penting khususnya dalam bidang
teknologi tinggi melibatkan lini produk reputasi kualitas, luas lini produk, dan
keistimewaan yang membedakannya dari produk lain. Kesan merek dan distribusi
telah menjadi aset penting untuk bisnis seperti halnya Gatorade, Dell, dan Bank of
America. Kemampuan untuk mengembangkan sebuah orientasi pelanggan yang
sebenarnya dapat menjadi sebuah kekuatan yang penting. Kekuatan lainnya
didasarkan pada kemampuan dan keinginan untuk berpromosi melalui iklan secara

efektif. Keberhasilan produk Perdue adalah karena kemampuan Perdue untuk


menghasilkan iklan yang superior. Elemen lainnya dari bauran pemasaran (marketing
mix), seperti tenaga penjualan dan operasi jasa, juga bisa menjadi sumber dari SCA.
Salah satu kekuatan dari Caterpillar adalah kualitas dari jaringan dilernya. Masih
terkait kemungkinan kekuatan lainnya, khususnya dalam bidang teknologi tinggi,
adalah sebuah kemampuan kompetitor untuk tetap dekat dengan pelanggannya.
6. Basis pelanggan; sebarapa substansial basis pelanggan dan seberapa loyal kah
mereka? Bagaimana penawaran dari kompetitor dievaluasi oleh pelanggannya? Biay
apakah yang harus ditanggung pelanggan jika mereka pindah ke pemasok lainnya?
Pelanggan yang sangat loyal dan bahagia (terhadap suatu bisnis) akan sangat sulit
untuk dilepaskan. Seberapa besar ukuran dan pertumbuhan yang potensial dari
segmen yang dilayani?
Lalu, banyak industri yang menjadi satu pemimpin pasar, biasanya perusahaan tersebut
menguasai perusahaan lain dalam perkenalan produk baru, cakupan distribusi,dll. Misalnya,
microsoft, McDonalds. Menurut Ries dan Trout, Produk-produk yang terkenal mendapatkan
posisi yang mencolok dan dapat memonopoli pasar.
Namun, hidupnya tidak serta mudah. Perusahaan tersebut selalu waspada. Inovasi suatu
produk akan menyulitakan pemimpin. Misalnya, motorola diambil kepemimpinannya dengan
Nokia. Pemimpin mungkin akan mengeluarkan uang secara konservatif, sedangkan
penantang mengeluarkan uang secara bebas, pemimpin mungkin memandang perusahaan lain
jauh tertinggal. Oleh sebab itu dewasa ini perusahaan utama itu harus mempertimbangkan:
1. Menjaga biaya tetap dalam garis
2. Menemukan sumber diferensiasi
3. Mengelola harga secara efektif
Karena perusahaan yang berbasis nilai mulai menerapkan perbaikan mutu, layanan dan
kenyamanan.