Anda di halaman 1dari 45

Kode/Nama Rumpun Ilmu: 445/Teknik Material (Ilmu Bahan)

USULAN
PENELITIAN HIBAH BERSAING

PROSES PEMBUATAN METAL MATRIX COMPOSITE Al 6063 + MgO


DENGAN SISTEM VERTICAL CENTRIFUGALCASTING GUNA PENINGKATAN
KOMPONEN TAHAN AUS

TIM PENGUSUL
Dr. Ir. R. Djoko Andrijono, M.T. (Ketua Peneliti), NIDN. 0705045701
Ir.H. Jumiadi, M.T. (Anggota Peneliti 1), NIDN.0718056301
Ir. Mardjuki, M.T. (Anggota Peneliti 2), NIDN.0712085502

UNIVERSITAS MERDEKA MALANG


APRIL 2013
i

ii

DAFTAR ISI
halaman
USULAN PENELITIAN HIBAH BERSAING ....

HALAMAN PENGESAHAN PENELITIAN HIBAH BERSAING ................................

ii

DAFTAR ISI .....................................................................................................................

iii

RINGKASAN ...................................................................................................................

BAB I

PENDAHULUAN ...........................................................................................

1.1

Latar Belakang ........................................................................................

1.2

Permasalahan ...........................................................................................

1.3

Tujuan Khusus .........................................................................................

1.4

Urgensi (Keutamaan) Penelitian ..............................................................

BAB II

BAB III

BAB IV

TINJAUAN PUSTAKA ..................................................................................

2.1

State of The Art ....... ...............................................................................

2.2

Studi Pendahuluan ..................................................................................

2.3

Peta Jalan Penelitian ...............................................................................

2.4

Paduan Aluminium 6063 ........................................................................

2.5

Cetakan Sentrifugal Vertikal ...................................................................

2.6

Tromol Rem Sepeda Motor .....................................................................

2.7

Komposit .................................................................................................

2.8

Komposit Matrik Logam...........................................................................

2.9

Proses Pembuatan Komposit Matrik Logam ...........................................

10

2.10 Matrik ......................................................................................................

10

2.11 Penguat ....................................................................................................

11

2.12 Magnesia Oksida .....................................................................................

12

2.13 Dapur Krusibel ........................................................................................

12

METODE PENELITIAN .................................................................................

13

3.1

Diagram Alir Metode Penelitian ..............................................................

13

3.2

Tahap Penelitian .......................................................................................

15

BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN ...........................................................

16

4.1

Anggaran Biaya ......................................................................................... 16

4.2

Jadwal Penelitian ....................................................................................... 17


iii

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................................

18

LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 Justifikasi Anggaran Penelitian
Lampiran 2 Dukungan Sarana dan Prasarana Sebagai Penunjang Pelaksanaan Penelitian
selama 3 Tahun
Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim Peneliti/Pelaksana dan Pembagian Tugas
Lampiran 5 Biodata Ketua/Anggota Tim Peneliti/Pelaksana
Lampiran 6 Pernyataan Ketua Peneliti/Pelaksana

iv

RINGKASAN
Penduduk Indonesia saat ini telah mencapai 250 juta lebih dengan pertumbuhan ekonomi
nasional 6 % sehingga akan mempengaruhi pertumbuhan sektor industri semakin pesat, hal
ini sejalan dengan idealisme, aktualitas, kapasitas dan fleksibilitas bagi masyarakat yang
berada di daerah pedesaan maupun di daerah perkotaan terutama terkait dengan kebutuhan
sarana transportasi. Sarana transportasi yang paling diminati masyarakat kalangan menengah
ke bawah adalah kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor), hal ini dikarenakan sepeda
motor merupakan alat transportasi mudah pengoperasiaannya, harganya relatif terjangkau,
perawatannya mudah, biaya perawatan murah, tersedianya komponen atau suku cadang
(spare part). Akibat kondisi tersebut permintaan sepeda motor semakin pesat, sehingga akan
memberikan peluang bagi industri otomotif khususnya kendaraan bermotor jenis sepeda
motor untuk berkembang dan di sisi lain memperhatikan Undang-Undang RI. Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah pasal 1 ayat 5 menyebutkan bahwa, otonomi
daerah merupakan hak, wewenang, kewajiban daerah otonom untuk mengatur kepentingan
masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Demikian juga pada
pasal 1 ayat 6 menegaskan bahwa, daerah otonom selanjutnya disebut daerah ada kesatuan
masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur
kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat
dalam sistem negara kesatuan Republik Indonesia. Hal ini berarti akan berdampak pada
industri otomotif diberi kewenangan penuh untuk mengatur kebutuhan masyarakat menurut
prakarsa industri berdasarkan aspirasi masyarakat sebagai pengguna sesuai dengan
perundang-undangan tersebut, khususnya kebutuhan tersedianya sepeda motor dan termasuk
komponen di pasaran. Sepeda motor yang diproduksi oleh industri otomotif memiliki
beberapa komponen penting seperti: blok silinder (block cylinder), gandar (axle), rantai rol
(roll chain), sproket (sprocket), bantalan (bearing), batang penggerak (connecting rod), torak
(piston), cincin torak (ring piston), dan tromol rem (brake drum), kampas rem (shoes brake).
Setiap komponen tersebut memiliki fungsi, sifat mekanis (tahan aus) dan jenis bahan yang
berbeda-beda. Permasalahannya komponen-komponen di atas yang dipakai pada sepeda
motor akibat masa pemakaian (life time) akan mengalami kerusakan sehingga diperlukan
penggantian komponen dan komponen harus tersedia di pasaran. Kerusakan komponen yang
paling sering dijumpai di tempat-tempat reparasi (bengkel) umumnya keausan pada
komponen tromol rem. Keausan merupakan kerusakan komponen yang diakibatkan gerakan
antara dua permukaan komponen yang saling bergerak (contohnya: tromol rem dengan
kampas rem) atau salah satu dari komponen tersebut diam (tidak bergerak). Tromol rem yang
ada di pasaran mudah mengalami keausan karena terbuat dari bahan Al-Cu di mana
permukaan bagian dalam tromol rem sangat kasar sehingga mudah mengalami aus yang
seharusnya permukaan bagian dalam kondisinya halus sehingga akan menghambat laju
keausan. Salah satu cara mengurangi keausan dapat dilakukan dengan memperbaiki kualitas
bahan tromol rem dengan menggunakan Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composite)
(MMCs) Al6063 (matrik) +MgO (penguat) yang proses pencampurannya dilakukan di dalam
dapur krusibel (crucible furnace) dengan bahan bakar gas (fuel gas) kemudian dituang ke
dalam cetakan sentrifugal vertikal (centrifugal casting vertical) dengan putaran 500 rpm yang
digerakkan motor listrik (prime mover). Komposit Matrik Logam merupakan salah satu
bahan dengan sifat unik yang tidak dimiliki bahan logam dan terbukti semakin banyak
digunakan untuk desain konstruksi dan pembuatan torak kendaraan roda empat (mobil) yang
terbuat dari aluminium (Al) sebagai matrik dan C atau SiC sebagai penguat. Pentingnya
penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan di atas, sehingga diharapkan dapat
diaplikasikan di bidang pembuatan komponen tromol rem dan akhirnya dapat berdampak
ekonomi dalam waktu dekat serta luaran penelitian dalam bentuk prototip tromol rem.
1

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pembuatan komponen (suku cadang) kendaraan bermotor jenis sepeda motor dapat
dilakukan dengan berbagai macam cara seperti: proses pembentukan (forming process),
proses pengelasan (welding process), proses pemesinan (machining process), metalurgi
serbuk (powder metallurgy), dan proses pengecoran (casting process). Pembuatan komponen
secara produksi masal (mass production) diperlukan ketrampilan dan pengetahuan tentang
pemilihan jenis bahan, sifat fisik bahan, sifat mekanis bahan, teknologi proses pengolahan
bahan, pemeriksaan, dan pengujian produk serta proses pengerjaan lanjut/akhir (finishing).
Salah satu teknologi pembuatan komponen yang komplek (rumit), murah, mudah,
efisien dan efektif adalah proses pengecoran yang banyak diminati oleh kalangan industri
manufaktur seperti: industri rumah tangga (home industry), IKM (Industri Kecil Menengah),
UKM (Usaha Kecil Menengah), dan pabrik pengecoran logam (foundry). Untuk melakukan
proses pengecoran dibutuhkan beberapa peralatan penunjang, seperti: dapur peleburan, ladel,
cetakan, pola, rangka cetak, alat ukur, termokopel, pemeriksaan, dan pengujian serta proses
pengerjaan lanjut. Komponen utama sepeda motor meliputi: blok silinder, gandar, rantai,
sproket, bantalan, batang penggerak, torak, cincin torak, tromol rem, kampas rem. Masingmasing komponen umumnya saling bergerak, sehingga mudah mengalami keausan akibatnya
dibutuhkan perawatan (maintenance) untuk mengganti komponen tersebut.
Pentingnya peneltian ini dilakukan banyaknya keluhan masyarakat komponen sepeda
motor terutama tromol rem mudah mengalami keausan, sehingga berdampak pada biaya
menjadi mahal dan akhirnya mendorong industri untuk memproduksi tromol rem secara
masal dengan biaya produksi relatif murah yang selama ini proses pembuatan tromol rem
dengan biaya yang mahal karena pengolahan bahan baku menggunakan energy yang sangat
tinggi. Cara memperbaiki sifat mekanis produk komponen seperti: kekuatan (strength),
kekerasan (hardness), keuletan (ductility), ketangguhan (toughness), tahan korosi (corrosion
resistance), tahan aus (wear resistance) dapat dilakukan dengan proses pengecoran seperti:
proses paduan (alloy process), dan perlakuan panas (heat treatment), Komposit Matrik
Logam (Metal Matrix Composite), Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composite),
dan Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composite).
Proses pengecoran merupakan cabang dari proses manufaktur dengan cara logam
(raw material) dicairkan di dalam tungku peleburan kemudian dituang ke rongga cetak
(cavity) yang ada di dalam cetakan dan selanjutnya dibiarkan dingin serta membeku. Salah
satu jenis bahan tromol rem yang akan diteliti adalah Komposit Matrik Logam Al6063+MgO
2

yang selanjutnya dicairkan di dalam dapur krusibel kemudian dituang ke dalam cetakan
sentrifugal vertikal dalam keadaan berputar, dan akhirnya menghasilkan prototip tromol rem.

1.2 Permasalahan
Pertumbuhan industri otomotif dewasa ini semakin pesat sebagai akibat adanya
pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi baik di daerah pedesaan maupun daerah
perkotaan, sehingga berdampak kebutuhan manusia yang berkaitan dengan permintaan
sepeda motor juga semakin meningkat pula. Sepeda motor merupakan alat transportasi yang
memiliki beberapa keunggulan seperti: pengoperasiannya mudah, harganya terjangkau,
komponen tersedia di pasaran, sedangkan kelemahannya ada beberapa komponen yang sering
mengalami keausan terutama pada komponen tromol rem.
Tromol rem sepeda motor merupakan komponen yang paling mudah mengalami
keausan, sehingga dengan adanya keausan mengakibatkan gaya rem yang ditimbulkan akan
berkurang. Penyebab utama terjadinya keausan pada tromol rem karena pengaruh gesekan
antara tromol rem dengan kampas rem, hal ini sering dialami oleh para pengendara sepeda
motor untuk melakukan penggantian tromol rem.
Bahan tromol rem yang dipakai pada sepeda motor menggunakan Al-Cu di mana sifat
ketahanan ausnya lebih rendah dibanding bahan yang akan diteliti jenis Komposit Matrik
Logam Al6063+MgO. Biaya produksi untuk pembuatan tromol rem dengan bahan AlCumemerlukan energi panas yang tinggi sebesar 700

s.d 800

C dan masih diperlukan

proses pengerjaan akhir (finishing) dengan melakukan proses pelapisan pada bagian dinding
dalam tromol rem.

Umur tromol rem pada sepeda motor rata-rata berdasarkan studi

pendahuluan (observasi awal) rata-rata mencapai 3-4 tahun, sehingga dengan penggunaan
Komposit Matrik Logam Al6063 + MgO diharapkan menurunkan biaya produksi, dan lebih
tahan aus dibanding Al-Cu sehingga akan berdampak ekonomi dalam waktu dekat dan iptekssosbud.

1.3 Tujuan Khusus


Secara umum tujuan penelitian untuk merumuskan proses pembuatan Komposit
Matrik Logam Al6063+MgO untuk meningkatkan sifat tahan aus pada tromol rem dengan
melakukan pembuatan bahan komposit sebagai pengganti bahan Al-Cu yang sifat tahan
ausnya lebih rendah dibanding Komposit Matrik Logam Al6063+MgO dan hasilnya dapat
memberikan dampak ekonomi dan ipteks-sosbud yang positif bagi masyarakat terutama
pengguna sepeda motor. Tujuan khusus penelitian meliputi:
3

a. Mengamati, mengidentifikasi dan menganalisis sifat fisik, mekanis, sifat kimia bahan
komponen tromol rem jenis Al-Cu pada sepeda motor.
b. Mengamati, mengidentifikasi dan menganalisis komposisi kimia bahan Al-Cu serta
pengaruhnya terhadap sifat fisik, mekanis, sifat kimia komponen tromol rem pada
sepeda motor.
c. Mengamati, mengidentifikasi dan menganalisis jenis cetakan yang dipakai untuk
proses pembuatan komponen tromol rem dengan bahan Al-Cu pada sepeda motor
yang adadi industri pengecoran.
d. Mengamati, mengidentifikasi dan menganalisis keausan bagian permukaan bagian
dalam tromol rem pada sepeda motor.
e. Merencanakan desain produk tromol rem dengan bahan Komposit Matrik Logam Al
6063+MgO dengan cetakan sentrifugal vertikal.
Hasil penelitian ini diharapkan memiliki nilai manfaat sebagai berikut.
a. Menjadi masukan dan pertimbangan bagi industri otomotif yang dapat menghasilkan
komponentromol rem yang lebih tahan aus.
b. Menjadi bahan pertimbangan bagi dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag)
di tingkat kabupaten sampai di tingkat provinsi, Industri Kecil Menengah (IKM),
Usaha Kecil Menengah (UKM) dan industri pengecoran untuk pembuatan tromol rem
c. Meningkatkan sifat tahan aus komponen tromol rem dengan menggunakan bahan
Komposit Matrik Logam Al6063+MgO sehingga menunjang pembangunan industri
sepeda motor dan dan berdampak ekonomi serta ipteks-sosbud.

1.4 Urgensi (Keutamaan) Penelitian


Sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling efektif dan efisien sehingga
banyak diminati oleh kalangan masyarakat di daerah perkotaan maupun di daerah perkotaan.
Komponen sepeda motor yang berkaitan dengan keselamatan bagi pengendara adalah tromol
rem. Tromol rem mempunyai fungsi untuk mengatur dan menghentikan putaran poros pada
roda depan dan belakang yang ada di sepeda motor.
Tromol rem merupakan salah satu komponen yang mudah mengalami keausan akibat
gesekan yang tinggi (tromol rem dengan kampas rem), sehingga dapat mempengaruhi gaya
pengereman dan akhirnya dapat membahayakan bagi pengendara (kecelakaan). Permasalahan
ini menjadi dasar pemikiran pada penelitian yaitu dengan mengkaji kondisi keausan
komponen tromol rem setelah mengalami pengereman oleh gaya pedal saat sepeda motor
sedang dikendarai dalam kurun waktu tertentu.
4

Penyebab keausan pada komponen tromol rem dapat dikaji dari jenis bahan tromol
rem, proses pembuatan tromol rem dan proses pengerjaan akhir. Dalam menjawab
permasalahan tersebut, kajian ini diawali menganalisis aspek jenis bahan yang dipakai untuk
pembuatan tromol rem. Kajian ini dilanjutkan dengan menganalisis aspek sifat metalurgi
bahan yang dipakai tromol rem dan selanjutnya dilakukan kajian dari aspek dampak ekonomi
dan ipteks-sosbud. Berdasarkan hasil analisis, dilakukan sintesisi untuk memperoleh
alternatif penggantian jenis bahan dan proses pembuatan tromol rem yang lebih tahan aus.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


2.1 State of The Art
Beberapa hasil penelitian terkait dengan penggunaan Komposit Matrik Logam telah
banyak dilakukan oleh beberapa peneliti dan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan
diperoleh temuan yang selanjutnya digunakan sebagai rujukan pada penelitian hibah
bersaing. Penelitian yang dilakukan oleh Das, P (1978) dengan judul Interfacial Behavior of
6061 Al2O3 Metal Matrix Composite Journal Material Science and Technology halaman
778-784 menyimpulkan bahwa lapisan antar muka menyebabkan gaya adhesi berupa
interaksi kimia ataupun mekanis antar partikel penguat maupun matriks logam yang dapat
mempengaruhi sifat mekanis dan performance komposit. Penelitian yang dilakukan oleh
Dalamnay, Y.L (1987) Journal Material Science halaman 1-5 menyatakan bahwa material
MMCs dibanding dengan material monolith logam keuntungan: lebih ringan dibanding
logam, ketangguhannya terhadap beban puntir yang baik, kekerasan dan ketahanan ausnya
lebih baik, ekspansi panasnya lebih rendah.
Hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Aghajanian, M.K (1991) dengan judul The
Fabricationof Metal Matrix Composite by a Pressureless Infiltration Technique Journal of
Material Science halaman 447545 menyimpulkan bahwa aluminium mempunyai sifat ulet,
ringan, murah dan kemudahan untuk di fabrikasi. Penelitian berikutnya dilakukan oleh
Moon, H.K (1991) dengan judul Rheologygal Behavior of SiC Particulate (Al-6,5% Wt %
Si) Composite Sellurye at Temperatures Above The Liquidus and The Liquid+ Solid Regiona
of The Matrix Journal Material Science and Engineering halaman 253-265 menyimpulkan
bahwa lama pengadukan sangat membantu mengaktifkan energi permukaan partikel untuk
dibasahi logam cair dan persen fraksi volume yang ditambahkan ke dalam logam cair
mempengaruhi terhadap perubahan viskositas. Penelitian yang sejenis tentang Komposit
Matrik Logam dilakukan oleh Jumiadi (2008) dengan judul Analisis Pengaruh Fraksi
Volume Metal Matrix Composite Al 6063+MgO dengan Sistem Injection Moulding terhadap
5

Sifat Ketahanan Aus Jurnal Transmisi halaman 397-407 menyimpulkan bahwa penambahan
magnesia oksida (MgO) sebesar 5 % s.d 15 % menyebabkan meningkatnya ketahanan aus
dan bertambahnya endapan partikel pada Komposit Marik Logam.
2.2 Studi Pendahuluan
Sesuai hasil penelitian di atas dan kajian teoritis proses pembuatan Komposit Matrik
Logam Al6063+MgO telah banyak dilakukan oleh para peneliti melalui teknik pengecoran
dengan sistem stir casting, dan sistem cetak injeksi (injection moulding). Alasan para peneliti
melakukan pengembangan penggunaan bahan Komposit Matrik Logam Al6063+MgO karena
bahan ini memungkinkan tercampurnya penguat secara baik dan merata serta bentuk
kepresisian produk lebih baik sehingga mampu meningkatkan sifat tahan aus. Hasil penelitian
yang telah diimplementasikan penggunaan Komposit Matrik Logam Al6063+MgO di mana
aluminium (Al) sebagai matrik dan C atau SiC sebagai penguat untuk pembuatan torak
kendaraan bermotor roda empat (mobil).
Demikian juga berdasarkan hasil studi pendahuluan di lapangan, khususnya di
tempat-tempat bengkel (reparasi) sepeda motor umumnya banyak tromol rem yang
mengalami keausan yang tidak dapat diperbaiki, sehingga harus dilakukan penggantian
komponen tromol rem yang terbuat dari Al-Cu. Tromol rem yang terbuat dari bahan Al-Cu
setelah dilakukan kaji eksperimental awal dan dilanjutkan analisis bahwa Al-Cu sifat
ketahanan ausnya sangat rendah, dan permukaan bagian dalam tromol rem sangat kasar
sehingga mendorong laju keausan akibatnya masa pakai tromol rem tidak tahan lama.
Pemakaian bahan Komposit Matrik Logam pada desain produk telah banyak dipakai
dengan kualifikasi bahan yang sangat baik serta dapat diatur kekuatannya sesuai dengan
kebutuhan di lapangan, menyebabkan bahan Komposit Matrik Logam banyak dipakai
diberbagai permintaan dan pengembangan inovatif terutama pada benda-benda yang
membutuhkan pengurangan berat serta biaya produksi. Komposit Matrik Logam merupakan
kombinasi dari logam (sebagai matrik) dengan dua atau lebih bahan non logam (sebagai
penguat) yang digabungkan dalam skala makrokopik untuk membentuk bahan yang
bermanfaat. Komposit Matrik Logam ini mempunyai sifat-sifat yang terbaik dari
penyusunnya bahkan seringkali beberapa sifat lain yang tidak ada pada unsur penyusunnya
itu. Berdasarkan kaji eksperimental dan kaji teoritis di atas Komposit Matrik Logam
Al6063+MgO perlu dikembangkan untuk pembuatan produk tromol rem dengan sistem
cetakan sentrifugal vertikal yang mempunyai sifat tahan aus lebih unggul dibanding Al-Cu

dan hasil penelitian ini diharapkan akan berdampak ekonomi dalam waktu dekat dan iptekssosbud.
2.3 Peta Jalan Penelitian

MMCs (non logam)


Al6063 (tanpa Mg) (matrik)
Al6063+MgO 5%, 10 %, 15%
(penguat) temperatur
peleburan 7500C dengan
injection moulding

MMCs (non logam)


Al6063+ZrO2+10% Mg
temperatur peleburan 7500C
dengan infiltrasi spontan
tanpa tekanan

MMCs (non logam)


Al6063 (matrik) +Al2O3
(penguat) + 10 % Mg
lama pengadukan 2,5,10
menit temperatur pengadukan
putaran pengadukan
700 rpm dengan stircasting

Zn +MgO (non ferrous)


Zn (matrik) + MgO
(penguat) dan temperatur
pemanasan 6000C,7000C,
8000C waktu tahan 5 jam
dengan infiltrasi

MMCs (non logam)


Al6063 (matrik)+Al2O3
(penguat) dengan T= 2000C
vf = 5%, 10%, 15%
lama pengadukan 5 menit
temperatur peleburan Al6063
7500 C dengan stircasting

Al6063 (non ferrous)


variasi putaran cetakan
sentrifugal vertikal 1100 rpm,
1200 rpm, 1300 rpm dengan
temperatur peleburan 7500C
dengan cara menuangkan
logam cair ke dalam cetakan

Penelitian yang Diusulkan

MMCs (non logam)


Al6063 (matrik) +MgO (penguat) (150 mesh, vf 20 %)
putaran cetakan sentrifugal vertikal 500 rpm
temperatur peleburan paduan Al6063+MgO 7500C

Prototipe
tromol rem

Gambar 1. Peta Jalan Penelitian


2.4 Aluminium 6063
Komposit matrik paduan aluminium telah menjadi obyek dari berbagai penelitian, hal
ini disebabkan sifatnya ringan, murah, dan mudah untuk dilakukan proses fabrikasi. Di
samping sifat-sifat di atas aluminium juga memiliki ketahanan korosi yang tinggi, karena
aluminium ini sangat reaktif, sehingga jika bersentuhan dengan udara terbentuk lapisan
oksida tipis pada bagian permukaannya. Lapisan oksida tipis ini disebut aluminium oksida
(Al2O3) atau alumina, dan apabila lapisan ini terkelupas, maka akan segera terbentuk lapisan
baru.
Aluminium 6063 termasuk dalam sistem paduan Al-Mg-Si yang mempunyai beberapa
sifat mekanis meliputi: kekuatan 19 kgf/mm2, kekuatan luluh 14,8 kgf/mm2, dan kekerasan
42 BHN. Sifat yang lain dimiliki bahan ini mempunyai ekspansi panas 23,4m/m0C, titik
leburnya 615-6550C, dan sifat mampu bentuknya sangat baik untuk proses penempaan serta
ekstrusi. Paduan ini termasuk jenis heat treatable alloy, dan mempunyai sifat tahan korosi
7

yang baik serta tahan korosi retak tegangan (stress corrossion cracking). Komposisi kimia
aluminium 6063 menurut standar ASM dipaparkan pada tabel 1 berikut ini.
Tabel 1. Komposisi Kimia Aluminium 6063
Alloy

Mg

Si

Fe

Mn

Zn

Cu

Ti

Cr

Others

6063

0,45-0,9

0,2-0,6

0,35

0,1

0,1

0,1

0,1

0,1

0,05-0,15

2.5. Cetakan Sentrifugal Vertikal


Cetakan sentrifugal vertikal (vertical centrifugal casting) atau disebut cetakan
sentrifugal murni/sejati (true centrifugal casting), di mana logam cair dituang ke dalam
cetakan berputar karena pengaruh gaya berat, sehingga dinding dalam berbentuk parabola
tetapi untuk panjang maksimum dua kali diameter efek parabola pada dinding dalam (gambar
2). Cetakan sentrifugal vertikal, logam cair mengalir ke dalam cetakan tanpa menggunakan
tekanan seperti proses pengecoran dengan cetakan pasir.
Bahan cetakan sentrifugal vertikal terbuat dari pasir terutama digunakan untuk produk
cor tunggal atau berukuran besar, sedangkan apabila jumlah produk masal, dan ukurannya
relatif kecil menggunakan cetakan logam. Cetakan dari bahan besi tuang digunakan untuk
mengecor perunggu dan kuningan, dan untuk mengecor aluminium menggunakan cetakan
terbuat dari baja atau besi tuang. Cetakan dari grafit (graphite) karena konduktivitas
panasnya tinggi, maka cocok untuk produk terdiri atas segmen yang tebal, dan memerlukan
kualitas yang baik serta cocok untuk jumlah produk rendah sampai menengah. Cetakan
sentrifugal vertikal digunakan untuk hasil cor yang pendek atau berbentuk roda dengan
panjang tidak lebih dari diameter hasil cor dengan memakai inti (core). Bahan cetakan yang
digunakan pada proses pengecoran dengan cetakan sentrifugal vertikal meliputi: cetakan
logam terbuat dari baja tahan panas (heat resistance steel) dengan media pendingin air atau
besi tuang dengan media pendingin udara, cetakan grafit, dan cetakan pasir.

Gambar 2. Cetakan Sentrifugal Vertikal


8

Logam yang dapat dicor dengan cetakan sentrifugal vertikal meliputi: baja tuang (cast
steel), besi tuang (cast iron), paduan tembaga (cuprum alloy), paduan aluminium (aluminum
alloy), plastik (plastic), keramik (ceramic), dan beton. Keuntungan cetakan sentrifugal
vertikal meliputi: tidak diperlukan saluran penambah (riser), mampu mengurangi cacat cor,
toleransi dimensi hasil cor kecil, memperbaiki sifat mekanis, sedangkan kerugiannya
meliputi: harga mesin dan perawatannya mahal, terbatas untuk produk cor berbentuk roda
(tromol rem), laju produksi rendah, dan diperlukan inti
2.6 Tromol Rem Sepeda Motor
Tromol rem merupakankomponen sepeda motor yang berfungsi putaran mengatur,
dan menghentikan putaran poros gandar. Konstruksi tromol rem umumnya terdiri dari
beberapakomponen seperti: sepatu rem (brake shoes), tromol rem (drum rem), pegas
pengembali (return springs), tuas penggerak (lever), dudukan rem tromol (back plate)
(gambar 3).

Gambar 3. Tromol Rem Sepeda Motor


Cara kerja tromol rem umumnya secara mekanik terdiri atas: pedal rem, dan batang
penggerak, di mana saat kabel atau batang penghubung (tidak ditarik), sepatu rem dan tromol
tidak saling kontak. Tromol rem berputar bebas mengikuti putaran roda, tetapi saat kabel rem
atau batang penghubung ditarik, lengan rem atau tuas rem memutar nok (cam) pada sepatu
rem menjadi mengembang dan kanvas rem bergesekan dengan tromol (gambar 3).
2.7 Komposit
Komposit (composite) merupakan sejumlah sistem multifasa sifat dengan gabungan
yang merupakan gabungan antara bahan matrik atau pengikat dengan penguat. Matrik dapat
berupa keramik, polimer, dan logam. Pada penggabungan tersebut akan menghasilkan bahan
komposit dengan sifat mekanis, dan karakteristik yang berbeda dari bahan pembentuknya.
Bahan komposit mempunyai sifat berbeda dengan bahan yang lain, dan proses pembuatannya
9

melalui pencampuran yang tidak homogen sehingga dapat direncanakan suatu kekuatan
bahan komposit sesuai yang diinginkan dengan cara mengatur komposit dari bahan
pembentuknya.
Keunggulan bahan komposit meliputi: memiliki kekuatan, kekakuan yang tidak
dimiliki bahan logam, non logam, tahan korosi, ringan, dan tahan panas. Sifat produk dapat
diatur terlebih dahulu sesuai dengan penggunaannya, dan bahan komposit tidak mahal serta
dapat dibuat dari bahan baku alam. Berdasarkan dari jenis material matriknya komposit
dikelompokkan menjadi 3 (tiga) kelompok meliputi: Komposit Matrik Logam (Metal Matrix
Composite) (MMCs), Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composite) (CMCs), dan
Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composite) (PMCs).
2.8 Komposit Matrik Logam
Komposit Matrik Logam merupakan kombinasi dari logam (matrik) dengan dua
atau lebih material non logam (penguat) yang digabungkan dalam skala makroskopik untuk
membentuk bahan baru yang berguna. Komposit Matrik Logam ini mempunyai sifat-sifat
yang terbaik dari unsur penyusunnya dan seringkali beberapa sifat lain yang tidak ada pada
unsur penyusunnya itu. Komposit Matrik Logam diharapkan mempunyai sifat mekanis yang
lebih unggul seperti: kekuatan, ketangguhan, kekerasan, keuletan, tahan panas, dan tahan aus
sehingga memungkinkan untuk digunakan pembuatan komponen sebagai pengganti bahan
logam.
Komposit Matrik Logam berasal serat boron dalam titanium dan serat karbon dalam
nikel. Dalam perkembangan penggunaan bahan komposit cenderung pada serat kontinu dan
serat tidak kontinu dan Kristal whisker serta partikel. Rentang diameter nominal untuk
masing-masing penguat adalah 3 - 140 m, 0 - 20 m dan 0,5 - 100 m. Karakteristik bahan
Komposit Matrik Logam, meliputi: Komposit Matrik Logam dengan penguat partikel lebih
cenderung dikembangkan, dan karena proses pembuatannya lebih mudah (murah daripada
komposit berpenguat serat panjang) dengan peningkatan pembasahan lebih, antar muka
logam makin kuat, dan sifat mekanis baik. Pada Komposit Matrik Logam dengan penguat
keramik, fasa keramik cenderung mengubah atau menghaluskan struktur, dan menghambat
terjadinya proses difusi.
2.9 Proses Pembuatan Komposit Matrik Logam
Teknik pembuatan komposit dalam pelaksanaannya dikelompokkan menjadi 4
(empat) proses meliputi: teknik metalurgi cair, teknik metalurgi bubuk, teknik ikatan difusi,
10

dan teknik infiltrasi fasa uap. Teknik metalurgi cair meliputi pemadatan searah yang
menghasilkan Komposit Matrik Logam terarah, suspensi penguat dalam lelehan diikuti
pemadatan, komposit tuang (cast composite) dan infiltrasi tekanan.
Teknik-teknik metalurgi cair paling murah, sedangkan teknik ikatan difusi multi
tahap yang termahal.Teknik metalurgi bubuk memiliki beberapa keunggulan dibanding
teknik metalurgi cair. Suhu yang dipergunakan dapat lebih rendah, hasilnya interaksi lebih
kecil antara matrik dan penguat. Dalam hal tertentu teknologi bubuk memungkinkan untuk
pembuatan komposit yang tidak dilakukan secara metalurgi cair, akan tetapi teknik metalurgi
bubuk lebih mahal

serta terbatas untuk bentuk produk tertentu dan sederhana. Teknik

metalurgi bubuk dilakukan dengan cara mencampurkan (blending) bubuk logam (matrik) dan
bubuk penguat (keramik) yang selanjutnya dikempa (press) dan di sintering. Sintering
dilakukan dengan tekanan tinggi pada suhu leleh sebagian agar ikatannya lebih kuat. Teknik
metalurgi bubuk menghasilkan komposit yang dapat ditempa (forging) yang selanjutnya
dilakukan proses pengerolan (rolling process). Teknik infiltrasi cair dilakukan dengan
menginfiltrasi atau proses masuknya penguat dalam matrik yang mencair, dan mengendalikan
secara teliti prosesnya, sehingga infiltrasi terjadi secara mendadak tanpa bantuan tekanan
maupun hampa udara karena pada cara ini suhu mempengaruhi kinetik infiltrasi.
2.10 Matrik
Matrik (matrix) merupakan bahan pengikat penguat pada komposit dan sifatnya ulet
dan kekuatannya rendah dibanding bahan penguatnya. Bahan matrik terdiri atas: logam,
keramik, dan polimer. Fungsi matrik meliputi:
a. Menginfiltrasi penguat, cepat membeku pada temperatur, dan tekanan normal.
b. Membentuk suatu ikatan koheren, umumnya dalam bentuk ikatan kimia di seluruh
antar muka matrik.
c. Menyelubungi penguat yang umumnya tidak tahan takik, dan melindunginya dari
kerusakan antar penguat berupa abrasi, melindungi penguat terhadap lingkungan
serangan zat kimia, dan kelembaban.
d. Meneruskan tegangan kerja ke penguat.
e. Memisahkan penguat sehingga kegagalan penguat dapat dibatasi ,dan tidak merugikan
ketahanan komponen secara keseluruhan.
f. Melepas ikatan (debond) dari penguat individu dengan cara absporsi energi regangan,
apabila terjadi perambatan retak dalam matrik yang mengenai penguat.
g. Tetap stabil secara fisika, dan kimia setelah proses manufaktur.
11

2.11 Penguat
Penguat merupakan bahan yang berfungsi untuk penguatan dalam komposit yang
dibedakan menjadi 3 (tiga) kelompok terdiri atas: serat (kontinu dan tak kontinu), serabut
pendek-pendek,

dan

partikel

(serbuk).

Berdasarkan

bentuk

penguatnya

komposit

dikelompokkan menjadi 3(tiga) macam meliputi:


a. Komposit serat (fibrous composite)
Komposit jenis ini dengan serat sebagai penguat, serat-serat yang panjang dalam
berbagai bentuk dan sifatnya lebih kuat dibanding dengan bahan yang sama dalam
bentuk biasa.
b. Komposit lapisan (laminated composite)
Komposisi jenis ini terdiri atas dua lapisan bahan yang berbeda atau lebih direkatkan
bersama-sama. Penguatnya terdiri atas: lembaran, kertas, kain direkatkan, dan
dikencangkan. Pelapisan dilakukan untuk mengkombinasikan aspek terbaik dari
lapisan yang digunakan untuk memperoleh bahan yang bermanfaat. Komposit lapisan
dibentuk dari lapisan-lapisan lamina dengan berbagai penyusun arah serat yang telah
ditentukan atau disebut laminated.
c. Komposit partikel (partikular composite)
Komposit jenis ini terdiri atas partikel-partikel satu atau lebih material yang diikat
dengan matrik. Partikel yang digunakan dari bahan logam, non logam, dan keramik.
2.12 Magnesia Oksida
Magnesia Oksida (MgO) merupakan jenis bahan keramik berasal dari persenyawaan
ikatan ionic yang terjadi antara magnesium (Mg) dan oksigen (O2) dan Magnesia Oksida
merupakan oksida keramik yang sangat bermanfaat pada temperatur rendah sampai dengan
temperatur sedang. Struktur seperti ini bersifat isolator listrik, namun umumnya akan menjadi
konduktif pada temperatur tinggi saat agitasi panas dari ion-ionnya meningkatkan mobilitas
struktur tersebut. Karakteristik Magnesia Oksida dipaparkan pada tabel 2 berikut ini.
Tabel 2. Karakteristik Magnesia Oksida
Material

MgO

Karakteristik

Konduktivitas
termal (baik)
Pemuaian panas
(besar)

Berat
Jenis
(gr/cm3)

Titik
Cair
(OC)

Kekuatan
Lentur
(kg/cm2)

3,6

2.800

2.000

Koefisien
Pemuaian
Panjang
(x10-6 (1/0C)
11,0

Konduktivitas
Panas
(OC/mm)
0,1

12

2.13 Dapur Krusibel


Dapur krusibel (crucible furnace) merupakan salah satu jenis dapur tertua dan paling
sederhana untuk mencair logam dan dapur tersebut, terbuat dari batu tahan api dan semen
tahan api (gambar 4). Besar dan volume dari dapur peleburan sangat bervariasi, tergantung
pada jumlah logam yang akan dilebur. Dapur krusibel dapat digunakan untuk proses
peleburan logam besi (ferrous metal) dan logam bukan besi (non-ferrous metal).

Gambar 4. Dapur Krusibel


Dapur krusibel dapat digunakan untuk proses pengecoran dengan skala kecil dan
untuk skala besar menggunakan dapur reverberatory. Energi panas pada dapur krusibel
berasal dari pembakaran bahan bakar, seperti: serbuk batu bara (coke powder),gas alam,
minyak, kokas (cocas), dan listrik (electric). Dapur krusibel dengan bahan bakar kokas jarang
digunakan, karena kurang efisien, sedangkan bahan bakar gas hasilnya paling efisien. Hasil
pembakaran bahan bakar akan memanaskan dinding krusibel yang kemudian akan dialirkan
ke logam yang akan dilebur, sehingga logam yang dilebur tidak mengalami kontak langsung
dengan api pembakaran(indirect fuel-fired furnace). Dapur krusibel dalam penggunaannya
dapat diklasifikasikan 3 (tiga) macam meliputi:
a. Krusibel angkat (lift-out crucible), krusibel ditempatkan di dalam dapur dan
dipanaskan sampai logam mencair. Sebagai bahan bakar digunakan: minyak, gas
alam, dan serbuk batu bara. Logam yang telah melebur, krusibel diangkat dari dapur
dan menggunakan ladel.
b. Pot tetap (stationary pot), terbuat dari bahan lempung dicampur dengan pasir dan
dapur jenis ini tidak dapat dipindah-pindah serta cara mengambil logam cair dari
dapur menggunakan ladel.
c. Dapur tukik (tilting-pot furnance) merupakan dapur yang dapat ditukik untuk
menuangkan logam cair dan penggunaan untuk melebur logam bukan besi, seperti:
perunggu (bronze), kuningan (brass), paduan seng, dan aluminium.
13

BAB III METODE PENELITIAN


3.1 Diagram Alir Metode Penelitian
Persiapan Bahan

Spesifikasi Bahan
Matrik dan Penguat

Perencanaan Desain Sarana


Penunjang Pelaksanaan Penelitian

Tahun I

Pembuatan Dapur Krusibel

Pembuatan Cetakan Sentrifugal Vertikal

Al6063

Proses Peleburan pada


Dapur Krusibel

Serbuk MgO
dengan Vf 20%

Peleburan Ingot Al6063

Pencampuran Serbuk MgO dalam


Catakan Sentrifugal
Penuangan dalam Cetakan Sentrifugal Vertikal

Coran Komposit Matrik Logam

Tahun II
Karakterisasi Spesimen

Uji Komposisi Kimia


dan Senyawa XRD

Uji Metalografi

Uji Kekerasan

Uji Keausan

Data Hasil Penelitian


Analisis Data

14

Perencanaan Desain Produk Tromol Rem

Pembuatan Produk Tromol Rem

Tahun III
Pemeriksaan Produk Tromol Rem

Pemeriksaan Geografis

Pemeriksaan NDT

Analisis Data

Kesimpulan dan Saran

Gambar 5. Skema Diagram Alir Metode Penelitian


3.2 Tahap Penelitian
Penelitian pembuatan tromol rem dengan bahan Komposit Matrik Logam
Al6063+MgO dilebur pada dapur krusibel yang selanjutnya dituang ke dalam cetakan
sentrifugal vertikal dalam keadaan berputar melalui beberapa tahap meliputi:
Tahun I melalui beberapa pentahapan meliputi:
a. Tahap persiapan, terdiri dari persiapan bahan baku dan bahan untuk peralatan
pengujian.
b. Mengidentifikasi dan mengetahui spesifikasi bahan baku baik matrik (Al6063)
maupun penguatnya (serbuk MgO) guna menentukan spesifikasi perencanaan desain
konstruksi dapur krusibel maupun cetakan sentrifugal vertikal.
c. Merencanakan dan menentukan bentuk, jenis dan ukuran dari konstruksi dapur
peleburan jenis dapur krusibel.
d. Membuat dapur krusibel kapasitas 5 kg dengan bahan bakar gas.
e. Merencanakan dan menentukan bentuk, jenis dan ukuran dari konstruksi cetakan
sentrifugal vertikal.
f. Membuat cetakan jenis cetakan sentrifugal vertikal dengan putaran 500 rpm yang
digerakkan motor listrik.
g. Melakukan uji coba alat-alat yang telah dibuat.
15

Pada tahap 1 sampai dengan tahap 7 dilakukan di Laboratorium Proses Produksi


Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Merdeka Malang. Pada tahun I
penelitian ini dihasilkan peralatan penunjang utama berupa dapur krusibel dan cetakan
sentrifugal vertikal serta seperangkat alat ukurnya.
Tahun II melalui beberapa pentahapan meliputi:
a. Mempersiapkan bahan baku dan peralatan-peralatan yang diperlukan.
b. Melakukan proses pengayakan serbuk MgO untuk mendapatkan ukuran partikel
sebesar 150 mesh.
c. Melakukan proses perhitungan material dan penimbangan Al6063 dan serbuk MgO
d. Melakukan proses peleburan paduan Al6063+MgO pada dapur krusibel dengan suhu
750oC.
e. Selanjutnya dilakukan proses pengadukan dengan cara memberikan penambahan
serbuk MgO ke dalam logam cair dengan volume fraksi sebesar 20%.
f. Melakukan proses penuangan ke dalam rongga cetak cetakan sentrifugal vertikal pada
putaran 500 rpm untuk mendapatkan produk Komposit Matrik Logam Al6063+MgO
berbentuk silinder panjang dengan ukuran: tinggi 150 mm dan diameter 80 mm.
g. Setelah proses pembuatan spesimen selesai dilanjutkan dengan melakukan pengujian
spesimen meliputi: pengujian keausan, pengujian kekerasan, pengamatan struktur
mikro, uji komposisi kimia dan senyawa (XRD).
Untuk tahap 2 dilakukan di Laboratorium Pengecoran Jurusan Teknik Mesin Fakultas
Teknik Univeritas Brawijaya Malang, untuk tahap 3 sampai dengan 6 dilakukan di
Laboratorium Uji Logam Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Merdeka
Malang dan untuk tahap 7 dilakukan di Laboratorium Uji Material Institut Teknologi
Surabaya (ITS). Adapun luaran dari penelitian tahun ke II ini dihasilkan bahan dasar
Komposit Matrik Logam Al6063+MgO yang dilengkapi dengan data-data sifat fisik
serta sifat mekanisnya, yaitu sebagai bahan pembuat tromol rem sepeda motor.
Tahun III melalui beberapa pentahapan meliputi:
Dalam tahap ini peneliti membuat produk nyata berbentuk tromol rem dengan
spesifikasi yang telah ditentukan. Adapun langkah-langkah sesuai dengan tahap yang
terdahulu. Selanjutnya setelah produk tromol rem dibuat maka dilakukan proses pemesinan
untuk meperoleh bentuk produk yang sesuai. Untuk memastikan produk tromol rem sesuai
dengan yang diharapkan, maka dilakukan proses pengamatan baik secara dimensional
maupun pengamatan secara pengujian tak merusak (non destructive test).
16

Proses pembuatan produk tromol rem dilakukan di Laboratorium Proses Pengecoran


Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Merdeka Malang dan proses pemesinan
dilakukan di Laboratorium Proses Produksi dan Laboratorium CNC Jurusan Teknik Mesin
Fakultas Teknik Universitas Merdeka Malang. Adapun untuk pemeriksaan cacat produk
tromol rem dilakukan di Laboratorium Uji Material Institut Teknologi Surabaya (ITS). Pada
tahap tahun III dari penelitian ini dihasilkan produk berupa tromol rem sepeda motor beserta
spesifikasi geometris dan sifat mekanisnya.

BAB IV BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN


4.1 Anggaran Biaya
No

Jenis Pengeluaran

Biaya yang Diusulkan (Rp)


Tahun I

Tahun II

Tahun III

1
2

Gaji dan upah


Bahan habis pakai dan peralatan

22,480,000.00
21,734,000.00

21,600,000.00
15,000,000.00

22,400,000.00
5,900,000.00

Perjalanan

13,900,000.00

8,500,000.00

7,000,000.00

Publikasi, seminar, laporan, dll

9,500,000.00

7,000,000.00

7,000,000.00

67,614,000.00

52,100,000.00

42,300,000.00

Jumlah
4.2. Jadwal Penelitian
No

Jenis Kegiatan
1

2
3

4
5

Tahun I
6
7
8

10

11

12

Identifikasi sifat-sifat bahan


dasar komposit untuk
menentukan spesifikasi
peralatan penunjang
Perencanaan desain kontruksi
sarana penunjang
Menggambar desain: 1. Dapur
peleburan (crucible furnace), 2.
Cetakan sentrifugal vertikal
Penyediaan bahan-bahan sarana
penunjang
Proses pembentukan meliputi
proses pengerolan plat dinding
dapur, pembengkokan. Proses
pemesinan meliputi
pembubutan, pemotongan,
pelubangan
Proses pembuatan meliputi
proses perakitan maupun
pengelasan untuk dapur
peleburan
Proses pembuatan meliputi
proses perakitan maupun

17

8
9

10
11

No

pengelasan untuk cetakan


sentrifugal vertikal
Proses pengerjaan akhir
(finishing)
Proses uji coba performance
dapur peleburan maupun
cetakan sentrifugal vertikal
Pengolahan data dan analisa
data hasil penelitian
Pembuatan laporan hasil
penelitian dan Publikasi
Jenis Kegiatan
1

4
5
6

7
8
9

No

3
4

Tahun II
6
7
8

10

11

12

Tahun III
6
7
8

10

11

12

Penyediaan bahan baku matrik


(Al6063) dan bahan penguat
(serbuk MgO)
Preparasi bahan dasar komposit
termasuk pemotongan ingot
Al6063 dan pengayaan partikel
MgO
Proses peleburan komposit dan
penuangan bahan komposit
untuk mendapatkan sampel
bahan komposit
Proses preparasi sampel untuk
dilakukan pengujian
Pengujian keausan, kekerasan
dan analisa hasil penelitian
Pengamatan metalografi,
pengujian komposisi kimia dan
analisa hasil penelitian
Pengujian XRD dan analisa
hasil penelitian
Pengolahan data dan analisa
data hasil penelitian
Pembuatan laporan hasil
penelitian dan Publikasi
Jenis Kegiatan
1

Penyediaan bahan baku matrik


(Al6063) dan bahan penguat
(serbuk MgO)
Preparasi bahan dasar komposit
termasuk pemotongan ingot Al
6063 dan pengayaan partikel
MgO
Perencanaan desain cetakan
bentuk tromol rem
Pembuatan cetakan bentuk
tromol rem sesuai gambar
rencana

18

9
10
11

Proses peleburan komposit dan


penuangan bahan komposit
untuk mendapatkan produk
tromol rem
Proses pemesinan produk coran
untuk mendapatkan hasil akhir
produk tromol rem
Pemeriksaan secara geografis
produk untuk melihat dimensi
dan kekasaran permukaan
Proses pemeriksaan NDT
dengan system dye penetrant
untuk dilihat adanya cacat coran
Uji coba tromol rem pada
sepeda motor
Pengolahan data dan analisa
data hasil penelitian
Pembuatan laporan hasil
penelitian dan Publikasi

DAFTAR PUSTAKA
Aghajanian, M.K., 1991 The Fabrication of Metal Matrix Composite by a Pressureless
Infiltration Technique Journal of Material Science. Data.26. pp. 447-545.
American Foundrymens Society. 1974. Analysis of Casting Defects, USA: AFS Plaines
III.
Banga, T.R., 1977. Foundry Engineering. New Delhi: Khana Publisher.
Barret, C.R., 1973. The Principles of Engineering Materials. Englewood Clifts New
Jersey: Prentice-Hall. Inc.
Beeley, P.R., 1972. Foundry Technology. London: Butterworth Scientific.
Biswas, A.K., 1981. Principles of Blast Furnace Iron Making. Brisbane: Cootha
Publishing House.
Chadwick, G.A., 1972. Metallography of Phase Transformation. London: Butterworth.
Chijiiwa, K. 1981. Selected Papers on Metal Casting. Japan: Committed for Publication of
Selected Papers.
Dalannay, Y.L., 1987. Journal Material Science pp. 15.
Das, P.M, 1978. Interfacial Behavior of 6061/Al2O3 Metal Matrix Composite Journal
Material Science and Technology. Volume 13 pp. 778-784.
Davis, G.J., 1973. Solidification and Casting. London: Applied Science Publishers. Ltd.

19

Dieter, G,E., 1981. Mechanical Metallurgy. Second Edition. Tokyo: McGraw-Hill


International Book Company.
Doyle, L.E., 1985. Manufaturing Processes and Materials for Engineers. 3rd Edition.
New Jersey: Prentice Hall.
Fontana, M.G., 1983. Corrossion Engineering. Second Edition.Tokyo: McGarw-Hill
International Book Company.
Garmo, P.E., Materials & Processes in Manufacturing. Fourth Edition. London: Coolier
Macmillan.
Goksel, M.A., 1986. Production of Hot Metal from Carbon-Bearing Iron Oxide Pellets by
the pelletech (PTC) Process, Iron andSteel Engineers. Oxford: Pergamon Press.
Groover, M.P., 2007. Fundamentals of Modern Manufacturing, Third Edition. Lehigh
University: John Wiley & Sons. Inc.
Hatch, J.E., 1984. Aluminium Propertis and Physical Metallurgy, America Society for
Metal, Metal Park: Ohio.
Heine, R.W., 1976. Principles of Metal Casting. London: Applied Science Publishers. Ltd.
Higgins, R.A., Engineering Metallurgy. Part 1.Fifth Edition. London: Butterworth
Scientific.
Jain, P.L., 2003. Principles of Foundry Technology .Fourth Edition.New Delhi: Graw-Hill
Publishing Company.
Jastrzebski, Z.D., 1976. The Nature and Properties of Engineering Materials. Second
Edition. New York: John Wiley & Sons. Inc.
Jumiadi. 2008. Analisis Pengaruh fraksi Volume Metal Matrix Composite Al 6063 + MgO
dengan Sistem Injection Moulding terhadap Sifat Ketahanan Aus. Jurnal Teknik
Mesin Transmisi. Volume IV Edisi-1 Pebruari 2008 ISSN: 0216-3233 halaman 397407.
Kotschi, R.M., 1988. Metals Handbook Casting Design, 9 th Edition. ASM.
Moon, H.K. 1991. Rheologycal Behavior of SiC Particulate (Al-6,5% Wt% Si) Compositr
Sellurye at Temperatures Above The Liquidus and The Liquid+Solid Regiona of
The Matrix, Journal Material Science and Engineering No. 144. Pp 253-365.
Reksotenejo, H. 1992. Teknologi Cor Gravitasi Teori Dasar dan Aplikasi. Jakarta.
Sanders, C.A., 1973. Foundry Sand Practice. Sixth Edition.USA: American Colloid
Company.
Schlenker, B.R., 1974. Introduction to Materials Science . SI Edition. Sydney: John Wiley
& Sons.
20

Lampiran 1 Justifikasi Anggaran Penelitian


Justifikasi Anggaran Tahun ke I
1. Honor
Honor per tahun

Honor/Jam

Waktu

Honor

(Rp)

Jam/minggu

Minggu

Dr.Ir.R.Djoko Andrijono, MT

20,000.00

20

21

8,400,000.00

Ir. H. Jumiadi, MT

20,000.00

20

19

7,600,000.00

Ir. Mardjuki,MT

20,000.00

18

18

6,480,000.00

(Rp)
Tahun I

SUB TOTAL (Rp)

22,480,000.00

2. Peralatan penunjang

Material

Justifikasi Pemakaian

Harga Satuan

Harga
Peralatan
Penunjang
(Rp)

(Rp)

Tahun I

Kuantitas

Termokopel

Indikator suhu

3,000,000.00

3,000,000.00

Gambar dapur krusibel


Gambar cetakan
sentrifugal vertikal

Desain Kontruksi

1,500,000.00

1,500,000.00

Desain Kontruksi

1,500,000.00

1,500,000.00

Gergaji besi

Pemotongan bahan

75,000.00

150,000.00

Mesin bor tangan

Pelubang

650,000.00

650,000.00

Ladel

Penampng bahan coran


SUB TOTAL (Rp)

800000

1600000
8,400,000.00

3. Bahan Habis Pakai


Material

Justifikasi Pemakaian

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per
Tahun (Rp)

(Rp)

Tahun I

A. ATK
Kertas A-4 80 gram

Proposal penelitian

41,250.00

165,000.00

Tinta printer black

Proposal penelitian

175,000.00

350,000.00

Tinta printer colour

Proposal penelitian

200,000.00

200,000.00
715,000.00

B. Bahan-bahan Untuk Proses Pembuatan Dapur Krusibel


Kowi (crucible)
Dapur peleburan

1,500,000.00

3,000,000.00

Batu tahan api

Dapur peleburan

25

150,000.00

3,750,000.00

Semen tahan api

Dapur peleburan

100,000.00

200,000.00

Tabung gas LPG 12 kg

Dapur peleburan

500,000.00

500,000.00

Regulator

Dapur peleburan

300,000.00

300,000.00

Plat baja 5 mm

Dapur peleburan

310,000.00

310,000.00

Baja profil

Dapur peleburan

60,000.00

180,000.00
8,240,000.00

C. Bahan-bahan Untuk Proses Pembuatan Cetakan Sentrifugal Vertikal


Motor listrik 1/2 pk
Cetakan sentrifugal vertikal
1
3,000,000.00

3,000,000.00

Puli

Cetakan sentrifugal vertikal

150,000.00

300,000.00

V belt

Cetakan sentrifugal vertikal

50,000.00

50,000.00

21

Poros

Cetakan sentrifugal vertikal

75,000.00

75,000.00

Pasak

Cetakan sentrifugal vertikal

12,000.00

24,000.00

Roda

Cetakan sentrifugal vertikal

50,000.00

200,000.00

Bantalan

Cetakan sentrifugal vertikal

40,000.00

80,000.00

Kabel rol

Cetakan sentrifugal vertikal

130,000.00

130,000.00

Stop Kontak

Cetakan sentrifugal vertikal

50,000.00

50,000.00

Mur-baut-ring

Cetakan sentrifugal vertikal

20

1,500.00

30,000.00

Plat Baja 2 mm

Cetakan sentrifugal vertikal

120,000.00

120,000.00

Baja profil

Cetakan sentrifugal vertikal

60,000.00

120,000.00

Cetakan sampel

Cetakan sentrifugal vertikal

200,000.00

200,000.00
4,379,000.00

SUB TOTAL A+B+C (Rp)

13,334,000.00

4. Perjalanan
Justifikasi

Biaya per
Tahun (Rp)

Kuantitas

Harga Satuan

Perjalanan
Penyerahan proposal penelitian

(Rp)
1,000,000.00

Tahun I
3,000,000.00

Alat penunjang

500,000.00

2,000,000.00

Bahan dapur krusibel

500,000.00

2,000,000.00

Pasuruan + akomodasi

Bahan dapur krusibel

400,000.00

2,400,000.00

Surabaya + akomodasi

Bahan cetakan sentrifugal

500,000.00

2,000,000.00

Lokal + akomodasi

Bahan ATK, dll

25

100,000.00

2,500,000.00

Material
Jakarta PP + akomodasi
Surabaya PP + akomodasi
Surabaya + akomodasi

13,900,000.00

SUB TOTAL (Rp)


5. Lain-lain
Kegiatan

Justifikasi

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per
Tahun (Rp)

Penggandaan

Proposal penelitian

10

(Rp)
50,000.00

Tahun I
500,000.00

Penggandaan

Laporan hasil penelitian

10

150,000.00

1,500,000.00

Publikasi

Laporan hasil penelitian

500,000.00

500,000.00

Pertemuan rutin tim

Pembahasan program kerja

10

250,000.00

2,500,000.00

Seminar

Hasil penelitian

500,000.00

500,000.00

Sewa laboratorium
Sewa laboratorium

Pembuatan Dapur krusibel


Pembuatan cetakan sentrifugal

1
1

2,000,000.00
2,000,000.00

2,000,000.00
2,000,000.00

SUB TOTAL (Rp)

9,500,000.00

TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN UNTUK TAHUN I (Rp)

67,614,000.00

Justifikasi Anggaran Tahun ke II


1. Honor
Honor per tahun (Rp)

Honor/Jam

Waktu

Dr.Ir.R.Djoko Andrijono, MT

(Rp)
20,000.00

Jam/minggu
20

22

Tahun II
8,800,000.00

Ir. H. Jumiadi, MT

20,000.00

16

20

6,400,000.00

Ir. Mardjuki,MT

20,000.00

16

20

6,400,000.00

Honor

Minggu

SUB TOTAL (Rp)

21,600,000.00

2. Peralatan Penunjang

Material

Justifikasi Pemakain

Harga Satuan

Harga
Peralatan
Penunjang
(Rp)

(Rp)

Tahun II

Kuantitas

Sewa Ayakan

Penyeragam ukuran mesh

1,000,000.00

1,000,000.00

Timbangan digital

Menimbang Al dan MgO


SUB TOTAL (Rp)

1,500,000.00

1,500,000.00
2,500,000.00

3. Bahan Habis Pakai


Material

Justifikasi Pemakain

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per
Tahun (Rp)

(Rp)

Tahun II

A. ATK
Film

Dokumentasi

40,000.00

40,000.00

CD

Dokumentasi

300,000.00

300,000.00

Plastik transparan

Pembungkus Partikel

60,000.00

60,000.00
400,000.00

B. Bahan-bahan Untuk Pembuatan Spesimen


Serbuk MgO
Bahan penguat

300,000.00

600,000.00

Ingot Al6063

Bahan matrik

10

50,000.00

500,000.00

Magnesium

Dopan

100,000.00

200,000.00

Gas LPG

Bahan Bakar Peleburan

400,000.00

800,000.00
2,100,000.00

C. Biaya untuk Penelitian Spesimen


Pengujian Kekerasan
Menentukan sifat keras

20

50,000.00

1,000,000.00

Pengujian Keausan

Menentukan sifat aus

20

150,000.00

3,000,000.00

Uji struktur mikro

Menentukan struktur mikro

20

150,000.00

3,000,000.00

Uji komposisi kimia

Menentukan unsur komposit

500,000.00

1,000,000.00

Uji XRD

Menentukan senyawa
komposit

1,000,000.00

2,000,000.00
10,000,000.00

SUB TOTAL A+B+C (Rp)

12,500,000.00

4. Perjalanan
Justifikasi

Kuantitas

Harga Satuan

Jakarta PP + akomodasi

Perjalanan
Presentasi dan Seminar

(Rp)
1,000,000.00

Surabaya PP +

Pengujian XRD

Material

500,000.00

Biaya per
Tahun (Rp)
Tahun II
4,000,000.00
2,000,000.00

akomodasi
Lokal + akomodasi

Bahan ATK, dll

25

100,000.00

2,500,000.00
8,500,000.00

SUB TOTAL (Rp)


5. Lain-lain
Kegiatan

Justifikasi

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per
Tahun (Rp)

Penggandaan

Laporan

10

(Rp)
150,000.00

Tahun II
1,500,000.00

Publikasi

Laporan

500,000.00

500,000.00

Pertemuan rutin tim

Pembahasan rencana kerja

10

250,000.00

2,500,000.00

Seminar

Hasil

500,000.00

500,000.00

Sewa laboratorium
Sewa laboratorium

Peleburan komposit
Pembuatan sampel komposit

1
1

1,000,000.00
1,000,000.00

1,000,000.00
1,000,000.00

SUB TOTAL (Rp)

7,000,000.00

TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN UNTUK TAHUN II (Rp)

52,100,000.00

Justifikasi Anggaran tahun ke III


1. Honor
Minggu

Honor per tahun


(Rp)

20

20

Tahun III
8,000,000.00

20

18

7,200,000.00

Honor

Honor/Jam

Waktu

(Rp)
20,000.00

Jam/minggu

Dr.Ir.R.Djoko Andrijono, MT
Ir. H. Jumiadi, MT

20,000.00

Ir. Mardjuki,MT

20,000.00

20

18
SUB TOTAL (Rp)

7,200,000.00
22,400,000.00

2. Peralatan Penunjang
Material
Tang penjepit
Pengaduk

Justifikasi Pemakain
Pemegang ladel
Menimbang Al dan
MgO

Kuantitas
1
1

Harga Satuan

Harga Peralatan
Penunjang (Rp)

(Rp)

Tahun III

150,000.00

150,000.00

150,000.00
SUB TOTAL (Rp)

150,000.00
300,000.00

3. Bahan Habis Pakai


Material

Justifikasi Pemakain

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per Tahun


(Rp)

(Rp)

Tahun III

A. ATK
Film

Dokumentasi

40,000.00

40,000.00

CD

Dokumentasi

300,000.00

300,000.00

Plastik transparan

Pembungkus Partikel

60,000.00

60,000.00
400,000.00

B. Bahan-bahan Untuk Pembuatan Spesimen


Serbuk MgO
Bahan penguat

300,000.00

600,000.00

Ingot Al6063

Bahan matrik

20

50,000.00

1,000,000.00

Magnesium

Dopan

100,000.00

200,000.00

Gas LPG 12 kg

Peleburan komposit

100,000.00

200,000.00
2,000,000.00

C. Biaya untuk Penelitian Spesimen


Pengujian geografis
Menentukan dimensi
dan kekasaran
Pemeriksaan dye
penetran
Biaya permesinan

500,000.00

1,000,000.00

Melihat adanya cacat

1,000,000.00

2,000,000.00

Pengerjaan akhir

100,000.00

200,000.00
3,200,000.00

SUB TOTAL A+B+C (Rp)

5,600,000.00

4. Perjalanan
Material
Jakarta PP + akomodasi
Surabaya PP +
akomodasi
Lokal + akomodasi

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per Tahun


(Rp)

Perjalanan
Presentasi dan seminar

(Rp)
1,000,000.00

Tahun III
3,000,000.00

Pemeriksaan NDT

500,000.00

2,000,000.00

Bahan ATK, dll

500,000.00

2,000,000.00

Justifikasi

7,000,000.00

SUB TOTAL (Rp)


5. Lain-lain
Kegiatan

Justifikasi

Kuantitas

Harga Satuan

Biaya per Tahun


(Rp)

Penggandaan

Laporan

10

(Rp)
150,000.00

Tahun III
1,500,000.00

Publikasi

Laporan

500,000.00

500,000.00

Pertemuan rutin tim

Pembahasan rencana
kerja
Hasil

10

250,000.00

2,500,000.00

500,000.00

500,000.00

Peleburan komposit
Pembuatan produk
tromol rem

1
1

1,000,000.00
1,000,000.00

1,000,000.00
1,000,000.00

Seminar
Sewa laboratorium
Sewa laboratorium

SUB TOTAL (Rp)

7,000,000.00

TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN UNTUK TAHUN III (Rp)

42,300,000.00

TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN UNTUK SELURUH TAHUN (Rp)

162,014,000.00

Lampiran 2. Dukungan Sarana Dan Prasarana Sebagai Penunjang Pelaksanaan


Penelitian selama 3 Tahun
No

Laboratorium
Penunjang
Proses Produksi
a. Proses
pembuatan
dapur
Jurusan Teknik Mesin
peleburan jenis dapur krusibel
Fakultas Teknik
b. Proses pembuatan cetakan
Universitas Merdeka
sentrifugal vertikal
Malang
c. Pembuatan ladel
CNC Jurusan Teknik
Mesin Fakultas
Teknik Universitas
Merdeka Malang
Pengecoran Jurusan
Teknik Mesin
Fakultas Teknik
Universitas Brawijaya
Malang
Uji Logam Jurusan
Teknik Mesin
Fakultas Teknik
Universitas Merdeka
Malang

Uji Material Institut


Teknologi Surabaya
(ITS).

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Proses pemesinan produk tromol


rem

a. Proses pengayakan serbuk MgO


untuk mendapatkan ukuran
partikel sebesar 150 mesh.
b. Proses pembuatan komponen
tromol rem
a. Proses perhitungan material dan
penimbangan Al 6063 dan
serbuk MgO
b. Proses peleburan paduan Al
6063 pada suhu 750oC.
c. Proses pengadukan dengan cara
memberikan
penambahan
serbuk MgO ke dalam logam
cair dengan volume fraksi yaitu
20 %.
d. Proses penuangan ke dalam
rongga
cetak
cetakan
sentrifugal
vertikal
pada
putaran
500
rpm
untuk
mendapatkan produk komposit
Al6063+MgO
berbentuk
silinder panjang dengan ukuran:
tinggi 150 mm dan diameter 80
mm.
a. Pengujian keausan.
b. Pengujian kekerasan.
c. Pengamatan struktur mikro.
d. Uji komposisi kimia dan
senyawa (XRD).
e. Pemeriksaan cacat produk
tromol rem

Sarana Utama
Mesin bubut
Mesin bor
Mesin sekrap
Las SMAW
LasOAW
Peralatan kerja bangku
Mesin bubut

a. Mesin ayak
b. Dapur krusibel
c. Cetakan sentrifugal vertical

a.
b.
c.
d.
e.

Alat timbangan elektrik.


Dapur krusibel
Cetakan sentrifugal vertical
Termokopel.
Tachometer.

a. Mesin uji keausan


b. Mesin uji brinell hardness
number
c. Mesin mikroskop logam
d. Mesin spektrometri.
e. Mesin radiografi

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti/Pelaksana dan Pembagian Tugas

No

Nama/NIDN

Instansi
Asal
Jurusan
Teknik
Mesin
Fakultas
Teknik
Universitas
Merdeka
Malang

Bidang
Ilmu
Teknik
Material

Alokasi Waktu
(jam/minggu)
20 jam/minggu

Dr.Ir.R. Djoko
Andrijono,
M.T.(ketua
peneliti)
NIDN.0705045701

Ir.H.Jumiadi, M.T.
(anggota peneliti
(1)
NIDN. 0718056301

Jurusan
Teknik
Mesin
Fakultas
Teknik
Universitas
Merdeka
Malang

Teknik
Material

16 jam/minggu

Ir. Mardjuki, M.T.


(anggota peneliti
(2)
NIDN. 0712085502

Jurusan
Teknik
Mesin
Fakultas
Teknik
Universitas
Merdeka
Malang

Teknik
Material

16 jam/minggu

Uraian
Tugas
a. Penyusunan proposal
b. Perizinan
kegiatan
penelitian ke instansi
yang terkait dengan
kebutuhan penelitian
c. Monitoring kegiatan
penelitian.
d. Mempersiapkan
monev
e. Membuat
laporan
akhir penelitian
a. Merancang
desain
dapur krusibel
b. Merancang
desain
cetakan
sentrifugal
vertikal
c. Penyiapan
bahanbahan
untuk
pembuatan
dapur
krusibel dan cetakan
sentrifugal vertical
a. Pembuatan
dapur
krusibel
b. Pembuatan cetakan
sentrifugal vertikal
c. Uji
coba
dapur
krusibel dan cetakan
sentrifugal vertikal
d. Pemeriksaan
dan
pengujian
produk
tromol rem

Lampiran 5. Biodata Ketua/Anggota Tim Peneliti/Pelaksana


I. Ketua
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Jabatan Fungsional
NIK
NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP
Alamat Kantor
Nomor Telepon/Faks
Lulus yang Telah Dihasilkan

12

Mata Kuliah yang Diampu

Dr. Ir. R. Djoko Andrijono, M.T.


Laki-laki
Pembina Utama Muda
237-FT
0705045701
Jember, 5 April 1957
djoko.andrijono@gmail.com
(0341) 553822 /081 334 382 444
JalanTerusan Raya Dieng 62 64 Malang (65146) Jatim
(0341) 568395/(0341)564994
S-1 = 300 orang ; S-2 = - orang ; S-3 = - orang
1. Elemen Mesin I, semester 3, Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
2. Elemen Mesin II, semester 4, Jurusan Teknik Mesin
FT.UNMER Malang
3. Teknik Pengecoran Logam, semester 7, Jurusan Teknik
Mesin FT. UNMER Malang
4. Teknik Pengelasan Logam, semester 8, Jurusan Teknik
Mesin FT. UNMER Malang
5. Material Teknik, semester 1, Jurusan Teknik Industri FT.
UNMER Malang
6. Sistem Penggerak, semester 4, Jurusan Teknik Industri
FT. UNMER Malang

B. Riwayat Pendidikan
Nama Perguruan Tinggi
Bidang Ilmu
Tahun Masuk-Lulus
JudulSkripsi/Tesis/Disertasi

Nama
Pembimbing/Promotor

S -1
Universitas
Brawijaya Malang
Teknik Mesin
1977-1981
Perencanaan
Multistage
Centrifugal Pump

Ir. S. Wagiyanto

S-2
S3
Universitas
Universitas
Indonesia Jakarta
Negeri Malang
TeknikMetalurgi
Manajemen Pendidikan
1997-1999
2008 2011
Pengaruh Paduan
Peningkatan
Mo 0,25 % dan Ni 1 Profesionalisme Guru
% pada Besi Tuang
Sekolah Dasar Melalui
Nodular terhadap
Kegiatan Kelompok
Sifat Mekanis
Kerja Guru
Setelah Proses
Austempered
a. Dr.Ir. Johny W.
a. Prof. Dr. H.Ibrahim
Soedarsono, DEA
Bafadal, M.Pd
b. Ir. Bustanul
b. Prof.Dr.H. Hendyat
Arifin, M.Phil.Eng
Soetopo, M.Pd
c. Prof. H.Ahmad
Sonhadji K.H. M.A.,
Ph.D.

C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

2011

Judul
Pendanaan
Penelitian
Sumber
Jumlah
Analisis Kekerasan dan Struktur Mikro Akibat
Pengaruh Gaya Tekan Hidrolik pada Timah Mandiri
Rp. 8.000.000,Putih (Sn)

D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

Judul Pengabdian Kepada Masyarakat

2010

2012

IbM Kelompok Pengusaha/Pengrajin


Kompor (ketua pengusul)
Pelatihan bagi Siswa Lemjiantek TNI AD
Balistik tanggal 2 s.d 3 April 2012
(pemateri)
Pembinaan dan Pelatihan bagi Siswa
Lemjiantek TNI AD Angkatan 19 tanggal
5 s.d 6 September 2012 (pemateri)
Penyuluhan Wajib Belajar 9 Tahun dan
Pernikahan Dini di Desa Amadanom
Kecamatan Dampit Kabupaten Malang
(pemateri)
Penyuluhan
dalam
Rangka
Upaya
Peningkatan Mutu Produk Pandai Besi
tanggal 6 September 2012 (pemateri)
Pembentukan dan Kegiatan Posdaya di
Desa
Tambakrejo
Kecamatan
Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang
(dosen pendamping desa)
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Desa Duwet Kecamatan Tumpang
Kabupaten Malang Melalui Program
Posdaya tanggal 21 Januari s.d 21 Pebuari
2013 (dosen pembimbing lapangan)
Membangun Wilayah Desa Duwet Melalui
Program Posdaya tanggal 28 Januari 2013
(pemateri)

2012

2012

2012

2012

2013

2013

Pendanaan
Sumber
Jumlah
DP2M Dikti
Rp. 36.000.000,Lemjiantek
TNI AD
Lemjiantek
TNI AD
KKN LP2M
UNMER
Malang

Rp. 5.000.000,-

Rp. 4.000.000,-

Disperindag
Kab. Malang

LP2M
UNMER
Malang

KKN LP2M
UNMER
Malang

KKN LP2M
UNMER
Malang

Rp. 27.000.000,-

E. Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

2008

2011

Judul
Artikel Ilmiah
Sifat Kekerasan dan Ketangguhan Baja
Karbon Menengah 0,463 % C Setelah
Proses Hardening 830 0 C dengan Waktu
Tahan Selama 10 Menit
Pengaruh Penambahan Variasi Jenis Bahan
Pengikat dan Nilai Permeabilitas Cetakan
Pasir Basah terhadap Cacat Lubang Halus
Hasil Cor Aluminium Paduan Seri 201,1
Analisis Komposisi Kimia dan Struktur

Nama
Jurnal
Penelitian &
Pengabdian
Kepada
Masyarakat
Transmisi

Volume/Nomor/
Tahun
XX No.1/ISSN:
1410-7295/2008

Transmisi

VIII Edisi 2

VII Edisi 1/ ISSN:


0216-3233/2011

2012

Mikro pada Daerah Lasan Baja Karbon


Menengah 0,381 % C dengan Variasi Kuat
Arus Listrik Las SMAW

September /ISSN:
0216-3233/2011

F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir


No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar

Pembinaan dan Pelatihan


Ketrampilan Desain
Produk IKM Logam
Pembinaan dan Pelatihan
Kualitas dan Diversifikasi
Produk Logam Bagi IKM
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kota Malang
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kab. Malang
Program Kreativitas
Mahasiswa

Bimbingan Teknis
Teknologi Pengecoran
(Casting) Logam Bagi
IKM
Bimbingan Teknis
Peningkatan Teknologi
Mesin TTG Bagi IKM

Bimbingan Teknis
Peningkatan Teknologi
Mesin TTG Bagi IKM

Kelompok Bidang
Keahlian (KBK)

10

Kelompok Kreativitas
Mahasiswa (PKM)

Judul
Artikel Ilmiah

Waktu dan
Tempat

Desain Produk Pengecoran pada Industri 12-13 Oktober


Kecil
2009 Hotel
Pelangi Malang
Cacat Produk dan Pengelasan Sebagai Salah 20-23 April
Satu Metode Untuk Perbaikan Produk yang 2010 Hotel
Cacat
Pelangi Malang
Material Aluminium Sebagai Logam Dasar 26-27 Oktober
Proses Anodizing
2011 Hotel
Pelangi Malang
Material Aluminium Sebagai Bahan Dasar 7-8 Desember
Pembuatan Kerajinan pada Industri Kecil
2011 Hotel
Pelangi Malang
Diseminasi Program Kreativitas Mahasiswa 8 Juni 2012 FT.
(PKM) Bidang Teknologi (PKM-T)
UNMER
Malang
Dasar Pengecoran Logam
13 14 Juni
2012 Hotel
Pelangi Malang
Perancangan Komponen Mesin Teknologi 26-27
Tepat Guna (TTG) dan Gaya/Beban yang September 2012
Bekerja
Hotel Pelangi
Malang
Perancangan Komponen Mesin Teknologi 27-28
Tepat Guna (TTG) dan Gaya/Beban yang September 2012
Bekerja
Hotel Vanda
Gardenia
Mojokerto
Sosialisasi tentang Kelompok Bidang 5 April 2013
Keahlian (KBK) Teknik Material
JTM FT.
UNMER
Malang
Sosialisasi tentang Program Kreativitas 19 April 2013
Mahasiswa
(PKM)
dan
Kegiatan JTM FT.
Kemahasiswaan kepada Mahasiswa Jurusan UNMER
Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Malang
Merdeka Malang

G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir


No
1
2
3
4

Judul
Buku
Buku Ajar Elemen Mesin I
Buku Ajar Teknik Pembentukan Logam
Buku AjarTeknik Pengelasan Logam
Buku Ajar Teknik Pelapisan Logam

Tahun
2008
2009
2010
2011

Jumlah
Halaman
160
100
120
130

Penerbit
Tidak dipublikasikan
Tidak dipublikasikan
Tidak dipublikasikan
Tidak dipublikasikan

Buku Ajar Teknik Pengecoran Logam

2012

300

Tidak dipublikasikan

H. Perolehan HKI dalam 5 10 Tahun Terakhir


No

Judul/Tema HKI

Tahun

Jenis

Nomor P/ID

TIDAK ADA
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 5 Tahun
Terakhir
No
1

Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial


Lainnya yang Telah Diterapkan
Pembentukan 5 posdaya meliputi:
posdaya pisang, posdaya samara,
posdaya kridol, posdaya bougenvile,
posdaya Sari Rejo

Tahun
2013

Tempat
Penerapan
Dusun Kedampul
dan Petung Sewu
Desa Duwet
Kecamatan Tumpang
Kabupaten Malang

Respon
Masyarakat
Dapat memperbaiki
ekonomi keluarga
kecil

J. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No
1
2
3

4
5
6

Jenis
Penghargaan
Penghargaan dalam Kegiatan Penyuluhan dan Penerangan
Penanggulangan Penyalagunaan Narkoba di Kota Malang
Penghargaan dalam Rangka Kuliah Tamu Semester Ganjil
Tahun 2004/2005 Komputerisasi dalam Desain Manufaktur
Penghargaan dalam Rangka Kuliah Tamu Seminar Semester
Genap Tahun 2004/2005 Sistem Pembangkit Uap dan
Aplikasinya
Penghargaan dalam Rangka Seminar Sehari Job
Preparation
Penghargaan dalam Rangka Lomba Karya Tulis Ilmiah
Bidang Teknologi dengan tema Teknologi Tepat Guna
Penghargaan dalam Evaluasi Kebutuhan Dokumen Persiapan
Reakreditasi Program Studi

Institusi Pemberi
Penghargaan
Universitas Negeri
Malang
FT. Universitas
Merdeka Malang
FT. Universitas
Merdeka Malang
FT. Universitas
Merdeka Malang
FT. Universitas
Merdeka Malang
Universitas
Merdeka Malang

Tahun
2002
2004
2005

2006
2006
2012

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara umum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Bersaing.
Malang, 25 April 2013

(Dr. Ir. R. DJOKO ANDRIJONO, M.T.)


NIK.237-FT/NIDN.0705045701

II. Anggota Peneliti (1)


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Jabatan Fungsional
NIK
NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP
Alamat Kantor
Nomor Telepon/Faks
Lulus yang Telah Dihasilkan

12

Mata Kuliah yang Diampu

Ir. H. Jumiadi, M.T.


Laki-laki
Pembina Tingkat I/IV-B
564-FT
0718056301
Pasuruan, 18 Mei 1963
Jmtekmes@yahoo.co.id
(0341) 716508 /085646539222
JalanTerusan Raya Dieng 62 64 Malang (65146) Jatim
(0341) 568395/(0341)564994
S-1 = 99 orang ; S-2 = - orang ; S-3 = - orang
1. Material Teknik Semester 2 Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
2. Metalografi dan Difraksi Semester 7 Jurusan Teknik
Mesin FT. UNMER Malang
3. Pengantar Amdal Semester 5 Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
4. Logam Paduan Jurusan Teknik Mesin FT. UNMER
Malang
5. Polimer dan Komposit Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang

B. Riwayat Pendidikan
Nama Perguruan Tinggi
Bidang Ilmu
Tahun Masuk-Lulus
JudulSkripsi/Tesis/
Disertasi

Nama
Pembimbing/Promotor

S -1
Universitas Merdeka
Malang
Teknik Mesin
1983 - 1988
Perencanaan Ketel Uap
Pipa Air Single Drum

Ir.Yulius HF.
Saroinsong
Ir. R. Djoko Andrijono

S2
Universitas
Indonesia Jakarta
TeknikMetalurgi
2000 2002
Analisa Karakterisasi
Metal Matrik
Komposit Al6063 +
Al2O3 Dengan Sistem
stir Casting
Dr. Ir. Anne Zulfia,
MT

S3
-

C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

2011

Judul
Pendanaan
Penelitian
Sumber
Jumlah
Analisis Kekerasan dan Struktur Mikro Akibat
Pengaruh Gaya Tekan Hidrolik pada Timah Mandiri
Rp. 8.000.000,Putih (Sn)

D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir


No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Pembinaan dan Pelatihan
Ketrampilan Desain
Produk IKM Logam
Pembinaan dan Pelatihan
Kualitas dan Diversifikasi
Produk Logam Bagi IKM
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kota Malang
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kab. Malang
Bimbingan Teknis
Teknologi Pengecoran
(Casting) Logam Bagi
IKM
Bimbingan Teknis
Peningkatan Teknologi
Mesin TTG Bagi IKM

Judul
Artikel Ilmiah

Waktu dan
Tempat

Pengenalan Bahan-bahan Teknik

Pemeriksaan dan Pengujian Produk Logam

Material dan Pengujian Hasil Pelapisan

Plastik dan Akrilik

Cacat Coran dan Pencegahannya

12-13 Oktober
2009 Hotel
Pelangi Malang
20-23 April
2010 Hotel
Pelangi Malang
26-28 Oktober
2011 Hotel
Pelangi Malang
7-8 Desember
2011 Hotel
Pelangi Malang
13 14 Juni
2012 Hotel
Pelangi Malang

Faktor Kegagalan Produk pada Mesin TTG 27-28


dan Cara Mengatasinya
September 2012
Hotel Vanda
Gardenia
Mojokerto

E. Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

1
2008

2009

2011

2012

Judul
Artikel Ilmiah
Analisis Pengaruh Fraksi Volume Metal
Matrix Composite Al6063 + MgO dengan
Sistem Injection Moulding terhadap Sifat
Ketahanan Aus
Pengaruh Cyaniding pada Baja Karbon
Rendah Berdasarkan Variasi Waktu
Pendinginan Ditinjau dari Kekerasan dan
Struktur Mikro
Pengaruh Temperatur Sinter terhadap
Densitas dan Porositas Komposit Logam
(Al-SiC) Hasil Proses Metalurgi Serbuk
Analisis Komposisi Kimia dan Struktur
Mikro pada Daerah Lasan Baja Karbon
Menengah 0,381 % C dengan Variasi Kuat
Arus Listrik Las SMAW

Nama
Jurnal
Transmisi

Transmisi

Transmisi

Transmisi

Volume/Nomor/
Tahun
IV Edisi 1
Pebruari/ ISSN:
0216-3233/2008
IV Edisi 2
September/ ISSN:
0216-3233/2009
VII Edisi 1
Pebruari/ ISSN:
0216-3233/2011
VIII Edisi 2
September /ISSN:
0216-3233/2011

F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir


No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar

Judul
Artikel Ilmiah

Pembinaan dan Pelatihan


Ketrampilan Desain
Produk IKM Logam
Pembinaan dan Pelatihan
Kualitas dan Diversifikasi
Produk Logam Bagi IKM
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kota Malang
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kab. Malang
Bimbingan Teknis
Teknologi Pengecoran
(Casting) Logam Bagi
IKM
Bimbingan Teknis
Peningkatan Teknologi
Mesin TTG Bagi IKM

Desain Produk Pelapisan pada Industri Kecil

Bimbingan Teknis
Peningkatan Teknologi
Mesin TTG Bagi IKM

Waktu dan
Tempat

12-13 Oktober
2009 Hotel
Pelangi Malang
Pemeriksaan Cacat Produk pada Industri 20-23 April
Kecil Logam
2010 Hotel
Pelangi Malang
Analisa
Sifat-sifat
Mekanis
Produk 26-27 Oktober
Pemesinan pada Industri Logam
2011 Hotel
Pelangi Malang
Material
Plastik Sebagai Bahan Dasar 7-8 Desember
Pembuatan Kerajinan pada Industri Kecil
2011 Hotel
Pelangi Malang
Dasar-dasar Proses Pembentukan Logam
13 14 Juni
2012 Hotel
Pelangi Malang
Analisa Kegagalan Produk Komponen Mesin 26-27
Teknologi Tepat Guna (TTG) dan September 2012
Gaya/Beban yang Bekerja
Hotel Pelangi
Malang
Analisa Kegagalan Produk Komponen Mesin 27-28
Teknologi Tepat Guna (TTG) dan September 2012
Gaya/Beban yang Bekerja
Hotel Vanda
Gardenia
Mojokerto

G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir


No

Judul
Buku

Tahun

Jumlah
Halaman

Penerbit

TIDAK ADA
H. Perolehan HKI dalam 5 10 Tahun Terakhir
No

Judul/Tema HKI

Tahun

Jenis

Nomor P/ID

TIDAK ADA
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 5 Tahun
Terakhir
No

Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial Lainnya


Tahun
yang Telah Diterapkan
TIDAK ADA

Tempat
Penerapan

Respon
Masyarakat

J. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya
No

Jenis
Penghargaan
TIDAK ADA

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara umum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Bersaing.

Malang, 25 April 2013

(Ir. H. JUMIADI, M.T.)


NIK.564-FT/NIDN.0718056301

III. Anggota Peneliti (2)


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Jabatan Fungsional
NIK
NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP
Alamat Kantor
Nomor Telepon/Faks
Lulus yang Telah Dihasilkan

12

Mata Kuliah yang Diampu

Ir. Mardjuki, M.T.


Laki-laki
Lektor /III-D
456-FT
0712085502
Surabaya, 12 Agustus 1955
ma-zukey50@yahoo.co.id
(0341) 5469960 /081555755080
JalanTerusan Raya Dieng 62 64 Malang (65146) Jatim
(0341) 568395/(0341)564994
S-1 = - orang ; S-2 = - orang ; S-3 = - orang
1. Menggambar Mesin Semester 2 Jurusan Teknik Mesin
FT. UNMER Malang
2. Teknik Pembentukan logam Semester 7 Jurusan Teknik
Mesin FT. UNMER Malang
3. Perawatan Mesin Semester 6 Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
4. Perlakuan Panas Semester 8 Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
5. Extraksi Metalurgi Semester 7 Jurusan Teknik Mesin FT.
UNMER Malang
6. Praktikum Metalurgi, praktikum Fenomena Dasar Mesin,
Jurusan Teknik Mesin FT. UNMER Malang

B. Riwayat Pendidikan
Nama Perguruan Tinggi
Bidang Ilmu
Tahun Masuk-Lulus
JudulSkripsi/Tesis/Disertasi

Nama
Pembimbing/Promotor

S -1
Universitas
Brawijaya Malang
Teknik Mesin
1977 - 1986
Turbin Air Cross
Flow

Ir. Masduki

S2
Universitas
Indonesia Jakarta
TeknikMetalurgi
1997 1999
Perilaku Material Paduan
Al 2008 dari Hasil Proses
Pembentukan Ekstrusi
Semi Solid
a. Dr. Ir. Dedi Priadi
b. Dr. Ir. Sutopo

S3
-

C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir


No
1

Tahun

Judul
Penelitian
TIDAK ADA

Pendanaan
Sumber
Jumlah

D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

1
2
3

2010
2010
2012

Judul Pengabdian Kepada


Pendanaan
Masyarakat
Sumber
Jumlah
Posdaya Merah Putih
LP2M UNMER Malang
Rp. 500.000,Posdaya Tirtarona
LP2M UNMER Malang
Rp. 500.000,Meningkatkan Kesejahteraan LP2M UNMER Malang
Rp. 30.000.000,Masyarakat Desa Argosuko
Poncokusumo
Kabupaten
Malang
Melalui
Program
Posdaya tanggal 21 Januari s.d
21 Pebuari 2013 (dosen
pembimbing lapangan)

E. Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir


No

Tahun

2008

2009

2009

Judul
Artikel Ilmiah
Pengaruh Proses Pembentukan Roll Bending
pada Pipa St 40 dengan Perubahan Sudut
450 dan 900 terhadap Sifat Kekerasan
Proses Forging dengan Variasi Temperatur
pada Aluminium Seri 308,0 terhadap
Kekuatan Tarik Hasil Proses Cyaniding
dengan Variasi Lama Pengerasan dan
Media Pendingin
Pemanfaatan Enceng Gondok Sebagai
Penguat Fiber Glass terhadap Kekuatan
Tarik

Nama
Jurnal
Transmisi

Volume/Nomor/
Tahun
II Edisi 1/ ISSN:
0216-3233/2008

Transmisi

V Edisi 1 Sept/
ISSN: 02163233/2009

Transmisi

IV Edisi 1 Sept/
ISSN: 02163233/2009

F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir


No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar

Pembinaan dan Pelatihan


Ketrampilan Desain
Produk IKM Logam
Pembinaan dan Pelatihan
Kualitas dan Diversifikasi
Produk Logam Bagi IKM
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kota Malang
Peningkatan Ketrampilan
dan Mutu IKM Logam
Wilayah Kab. Malang
Bimbingan Teknis
Teknologi Pengecoran
(Casting) Logam Bagi
IKM

Judul
Artikel Ilmiah
Cetakan Pengecoran Logam

Waktu dan
Tempat

12-13 Oktober
2009 Hotel
Pelangi Malang
Pembersihan dan Pencucian (Cleaner) 20-23 April
Sebelum Proses Pelapisan
2010 Hotel
Pelangi Malang
Keselamatan Kerja dalam Teknik Pelapisan 26-27 Oktober
Logam
2011 Hotel
Pelangi Malang
Keselamatan Kerja dalam Teknik Pelapisan 7-8 Desember
Logam
2011 Hotel
Pelangi Malang
Mutu Coran
13 14 Juni
2012 Hotel
Pelangi Malang

G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir


No
1

Judul
Buku
Buku ajar Pengetahuan Bahan dan Proses

Tahun
2010

Jumlah
Halaman
150

Penerbit
Tidak dipublikasikan

H. Perolehan HKI dalam 5 10 Tahun Terakhir


No
1

Judul/Tema HKI
TIDAK ADA

Tahun

Jenis

Nomor P/ID

I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 5 Tahun


Terakhir
No
1

Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial Lainnya


yang Telah Diterapkan
TIDAK ADA

Tahun

Tempat
Penerapan

Respon
Masyarakat

J. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya
No

Jenis
Penghargaan
TIDAK ADA

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara umum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian
dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam
pengajuan Hibah Bersaing.

Malang, 25 April 2013


(Ir. MARDJUKI, M.T.)
NIK.456-FT/NIDN.0712085502