Anda di halaman 1dari 7

Pusat Massa dan Tumbukan

1. Sebuah sistem terdiri atas 4 buah partikel , yang mempunyai massa


dan posisi seperti berikut : m1 = 2 kg di (40,30) cm ; m 2 = 3 kg di (40,30) cm ; m3 = 1 kg di (-30,-60) cm dan m 4 = 1 kg di ( 30,-40) cm.
Tentukan koordinat pusat massa dari sistem 4 partikel tersebut.
2.

Tentukan koordinat pusat massa dari sebuah pelat


uniform, yang
bentuk dan ukurannya seperti ditunjukan pada gambar diatas.
3. Roket, massa 6000 kg, disiapkan untuk peluncuran
vertikal. Bila kecepatan semburan gas 1000 m/s, berapa banyak gas
yang harus disemburkan tiap detik untuk memperoleh gaya dorong yang
diperlukan :
a. Untuk mengatasi berat roket.
b. Memberikan percepatan awal 20 m/s2.
4. Sebuah bola bermassa 0,4 kg, yang bergerak dalam arah sumbu X
posistif dengan laju 3,7 m/s, menumbuk bola kedua bermassa 0,2 kg
yang sedang diam. Bila tumbukan elastis, tentukan laju kedua bola
setelah tumbukan.
5. Sebuah benda, massa 2 kg menumbuk benda lain yang sedang diam.
Setelah tumbukan, benda pertama meneruskan geraknya dalam arah
semula dengan laju laju awal. Tentukan massa benda kedua dan
lajunya setelah tumbukan.
6. Sebuah bola besi, massa 4 kg , diikatkan pada ujung sebuah kawat
baja, yang panjangnya 1,8 m. Ujung kawat satu lagi diikatkan ke
dinding, hingga bola dapat berayun. Mulai dari terentang horizontal,
bola dilepaskan , dan pada titik terendah ayunannya bola menumbuk
sebuah balok ( tumbukan bersifat elastis), yang sedang diam di atas
bidang datar. Massa balok adalah 10 kg. Bila koefisien gesekan kinetik
antara balok dan bidang datar 0,4; tentukan jauhnya balok bergeser .
1,8 m

7. Sebuah peluru, massa 20 gr, ditembakan horizontal ke arah balok kayu


bermassa 3,6 kg dan sedang diam di atas permukaan horizontal.
Koefisien gesekan kinetik balok kayu- bidang horizontal adalah 0,25.
Setelah menumbuk balok, peluru tertanam di dalam balok, dan balok
bergeser sejauh 1,25 m.
Tentukan kecepatan peluru sebelum menumbuk balok.

Gerak Rotasi
1.

Sebuah mesin berotasi dengan laju sudut 480 rpm, kemudian


dipercepat dengan percepatan sudut 0,8 rad/s 2 . Tentukan waktu yang
diperlukan hingga laju sudutnya menjadi 2400 rpm, dan tentukan
jumlah putaran selama dipercepat tersebut.

2. Roda A, jari-jari 60 cm
dan roda B jari-jari 20 cm, kedua roda
dihubungkan dengan menggunakan sebuah ban. Mulai dari keadaan
diam, laju sudut roda A ditambah dengan percepatan sudut 5 rad/s 2 Bila
ban tidak slip, tentukan : waktu yang diperlukan roda B untuk mencapai
laju sudut 600 rpm.
C
A

3. Sebuah tali dililitkan mengelilingi sebuah silinder pejal,


massa 5 kg dan jari-jari 20 cm. Silinder bebas berputar mengelilingi
sumbunya tanpa gesekan. Mulai dari keadaan diam, tali ditarik dengan
gaya 60 N, yang berarah tangensial terhadap silinder. Tentukan
a. Torsi yang dikerjakan tali pada silinder
b.
Percepatan sudut silinder
c. Laju sudut silinder pada t = 10 s
d. Banyaknya putaran silinder dalam 10 s pertama.
R
F=60 N
sumbu
putar

4. Dengan melakukan usaha 400 J pada sebuah roda, dapat


merubah laju sudut roda dari 120 rpm menjadi 360 rpm. Tentukan
momen inersia roda.
5. Sebuah bola pejal, massa 3 kg dan diameter 10 cm,
menggelinding pada lantai datar dengan laju pusat massanya 10 m/s.
Kemudian bola naik ke atas
bidang miring. Tentukan ketinggian yang
dapat dicapai bola
(abaikan gesekan).

300

6. Sebuah cakram, jari-jari 20 cm dan momen inersia


terhadap pusat massanya Ipm=0,1 kg.m2, berotasi dengan laju sudut
30 rpm. Secara hati-hati benda bermasa 0,5 kg diletakan di atas
cakram pada jarak 15 cm dari pusat cakram. Tentukan laju sudutnya .

Kesetimbangan
1. Sebuah batang bermassa 30 kg digantung dengan kawat pada kedua
ujungnya. Pada jarak 1/3 panjang batang dari ujung kanan batang,
digantungkan sebuah beban bermassa 20 kg. Tentukan gaya pada
masing-masing kawat.
kawat
batang
m=20 kg

2. Sebuah batang homogen, panjang 4 m dan massa 20 kg , diengselkan


ke dinding. Batang ditahan dengan menggunakan sebuah kawat yang
diikatkan ke dinding . Pada ujung batang digantungkan sebuah beban
bermassa m (lihat gambar). Tentukan:
a. Massa m maksimum agar gaya pada kawat
tidak melewati 600 N
b. Gaya oleh engsel pada batang
kawat
1m

370
4m

dinding
3. Sebuah kawat baja, panjang 12 m dan luas penampang 0,25 cm 2 ,
digantung vertikal dan pada ujung bawahnya digantungkan beban
bermassa 75 kg. Akibat diberi beban tersebut panjang kawat
bertambah 0,2 cm. Tentukan :
a. Tegangan(stress) yang dialami kawat
b. Regangan (strain) pada kawat
c. Modulus Young kawat
4. Sebuah tiang beton akan digunakan untuk menopang sebuah beban
dengan massa 5000 kg. Bila tiang beton mempunyai : panjang 4 m ,
modulus Young 2x1010 Pa ,dan batas elastisitas ( untuk gaya tekan)
3x107Pa, tentukan :
a. Luas penampang tiang beton minimum agar tegangan pada tiang
tidak melewati 0,25 batas elastisitasnya.
b. Perubahan panjang tiang akibat pembebanan tersebut.
5. Volume minyak dalam sebuah alat tekan
hidrolik adalah 0,2 m3. Modulus
kompressibilatasnya k=19,7x10-11 /Pa.
Tentukan penyusutan volumenya bila dikenai tekanan 1,5x107 Pa.

Fluida
1. Sebuah benda berukuran: panjang 0,5 m; lebar 0,4 m dan tinggi 0,3 m
serta bermassa 90 kg , berada di dasar laut pada kedalaman 30 m dari
permukaan. Bila rapat massa air laut 1,03x103 kg/m3 , tentukan :
a. Tekanan total yang dilami benda
b. Gaya minimum yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
ke permukaan
2. Sebuah pipa horizontal, yang dialiri air, diameternya mengecil dari D 1 =
0,5 m menjadi D2. Kecepatan aliran air pada pipa berdiameter besar
adalah 2 m/s. Tentukan
a. Diameter pipa kecil (D2 ) agar kecepatan aliran pada pipa kecil ini 8
m/s.
b. Tekanan dalam pipa berdiameter kecil, bila tekanan dalam pipa
berdiameter besar adalah 2,5 atm.
c. Debit aliran air dalam pipa.

3. Pada sistem pendingin ruangan di gedung beringkat, air dipompakan


dari lantai dasar. Pompa memberikan kecepatan aliran air 2m/s dan
tekanan 2,5 atm di pipa berdiameter 2,5 cm pada lantai dasar. Tentukan
kecepatan aliran dan tekanan di lantai 3 pada ketinggian 12 m dari
lantai dasar, bila diameter pipa di lantai 3 tersebut adalah 1,25 cm
(belum ada pencabangan sampai lantai 3 tersebut). Dan tentukan debit
aliran dalam pipa.
4. Sebuah tangki besar diisi air sampai penuh. Pada dinding tangki dibuat
sebuah lobang kecil yang berada pada kedalaman h dari permukaan air.
Tentukan : Kecepatan air keluar dari lobang
5. Air mengalir dalam pipa horizontal dan keluar ke ruang terbuka dengan
laju V1=3 m/s (lihat gambar di bawah). Diameter pipa bagian kiri D 2=5
cm dan bagian kanan D1= 2,5 cm. Tentukan:
a. Volume air yang mengalir ke luar pipa setiap jam.
b. Laju aliran air dalam pipa besar (kiri)
c. Tekanan di dalam pipa besar.
V2 D2

D1

V1

Osilasi
1. Sebuah benda bermassa 200 gr diikatkan pada ujung sebuah pegas,
ujung pegas satu lagi diikatkan ke dinding. Benda dapat bergerak
tanpa gesekan di atas bidang datar licin. Benda ditarik sejauh 5 cm,
dan kemudian dilepas hingga benda melakukan GHS. Tentukan :
a. Periode dan frekuensi dari GHS, bila konstanta pegas k = 50 N/m.
b. Persamaan GHS
c. Gaya maksimum yang dialami benda
2. Suatu partikel bermassa 100 gr melakukan GHS menurut
persamaan :
X = 0,03 Cos( 10t + ) m. Tentukan :
a. Frekuensi dan periode dari GHS tsb
b. Laju maksimum partikel berosilasi
c. Bila GHS tersebut dihasilkan oleh sistem massa dengan pegas,
tentukan konstanta pegas

3. Tentukan panjang bandul serderhana yang


daerah dimana g=9,81 m/s2.

periodenya 5 s pada

Gelombang
1.Pada suatu medium merambat gelombang dengan
persamaan :
Y= 0,008 Sin (0,05 X - 240 t + ) m. Tentukan
a. Amplitudo, frekuensi , periode, konstanta fasa
b. Panjang gelombang
c. Kecepatan rambat gelombang tersebut
2. Pada suatu medium merambat dua gelombang dengan
kecepatan dan arah yang sama, yaitu :
Y1 = 4 Cos ( 0,5x-200t ) cm
Y2 = 6 Cos( 0,5x-200t + 700 ) cm
Tentukan superposi kedua gelombang tersebut
3. Sebuah dawai, panjang 300 cm dan massa 30 gr, direntangkan dengan
suatu gaya F. Dawai
beresonansi
dalam 5 bagian bila digunakan sumber
gelombang
dengan
frekuensi 400 Hz. Tentukan :
a. Panjang gelombang
b. Kecepatan rambat gelombang
c. Besar gaya F
4. Intensitasnya bunyi pada jarak 20 m dari sumber adalah
110 db. Nyatakan intesitas tersebut dlm
Watt/m2 , dan
tentukan daya dari sumber.
6. Gelombang bunyi dengan frekuensi 2000 Hz, merambat
di udara dengan kecepatan 340 m/s dan amplitudo tekanan 20 Pa.
Tentukan :
a. Panjang gelombang
b. Amplitudo pergeseran

Temperatur, Panas Dan Hukum Pertama Thermodinamika


1. Suatu tangki baja dengan volume 70 L, diisi sampai penuh dengan
bensin pada temperatur 200C. Bila temperatur tangki dan bensin naik
sampai 400C, berapa banyak bensin yang tumpah keluar tangki. Koefisisen
muai panjang baja 12x10-6/oC, dan koefisien muai volume bensin 950x106 0
/ C.

2. Panjang dasar baja pada sebuah jembatan adalah 200m pada 300C (saat
dipasang) . Jika titik ekstrim temperatur yang dapat dialaminya adalah 00 C
dan 500 C, tentukan seberapa besar jembatan tersebut menyusut dan
memuai. Koefisisen muai panjang baja : 12x10-6/oC.
3. Sepotong tembaga bermassa 500 gr dan suhu 3000C
dimasukan ke dalam bejana calorimeter aluminium, yang massanya
200 gr, dan berisisi 800 gr air. Suhu bejana dan air mula-mula 10 0C. Bila
kalor jenis : tembaga 0,093 cal/gr. 0C ; aluminium 0,20 cal/gr. 0C ; dan air
1 cal/gr.0C, tentukan suhu kesetimbangan akhir sistem, nyatakan dalam
Celcius, Kelvin dan Fahrenheit
4. Tentukan kecepatan aliran kalor melalui jendela kaca
rumah, yang ukurannya 4 m x 2 m, tebal 4 mm, bila temperatur di
dalam ruangan adalah 28 0C dan temperatur diluar adalah 20 0C.
Konduktivitas kalor kaca adalah 0,2 kal/s.m.0C
5. Dinding suatu ruang , luas 80 m2, terdiri dari dua
lapisan. Lapisan pertama pada bagian luar, mempunyai tebal 10 cm
dengan konduktivitas panas k1 = 0,2 cal/s.m.0C , serta lapisan kedua
mempunyai tebal 50 cm dengan konduktivitas panas k2 = 0,4 cal/s.m.0C.
Temperatur di dalam ruangan 25 0C dan di luar ruangan 400C. Tentukan :
a. Termal resistance dari masing-masing lapisan
b. Perpindahan kalor persatuan waktu.