Anda di halaman 1dari 7

JOBSHEET

Mata Kuliah : Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana


Topik

: Alat Kontrasepsi Progestin 3 Bulan

Keterampilan : Melakukan Penyuntikan Alat Kontrasepsi Progestin 3 Bulan


Waktu

: 15 Menit

Dosen

: Iha Fatihatul Umami


OBYEKTIVITAS PERILAKU SISWA

1. Setelah mengikuti kegiatan di laboratorium mahasiswa mampu melakukan


penyuntikan alat kontrasepsi progestin 3 bulan
2. Setelah mengikuti kegiatan di laboratorium mahasiswa mampu menerapkan kegiatan
penyuntikan alat kontrasepsi progestin 3 bulan.
REFERENSI
1. Saifuddin, Abdul Bari. 2010. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi Cetakan
Ketiga. Jakarta: PT. Bina pustaka Sarwono prawirohardjo.
2. Taufika, Lucky Yuhedi. Titik Kurniawati. 2013. Buku Ajar Kependudukan dan
Pelayanan KB. Jakarta: EGC.
3. Wordpress.
2010.
Pembinaan

Akseptor

Kb

Melalui

Konseling.

https://khanzima.wordpress.com/2010/03/29/pembinaan-aseptor-kb-melaluikonseling/diakses 26-12-2016.
4. Wordpress.
2016.

Pembinaan

Akseptor

Kb

2.

https://nevi2016.wordpress.com/2016/02/18/pembinaan-akseptor-kb-2/diakses 26-122016.
DASAR TEORI SINGKAT
Kontrasepsi suntikan adalah cara untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan melalui
suntikan hormonal.
KB suntik merupakan salah satu kontrasepsi yang popular. Kontrasepsi suntik yang
digunakan adalah long-acting progestin, yaitu Noretisteron enantat (NETEN) dengan nama
dagang Noristrat dan Depomedroksi progesterone acetat (DMPA) dengan nama dagang
Depoprovera.

Suntikan progestin (Depomedroksi Progesteron Asetat)

sangat efektif, aman, dapat

dipakai oleh semua perempuan dalam usia reproduksi, kembalinya kesuburan lebih lambat,
rata-rata 4 bulan, cocok untuk masa laktasi karena tidak menekan produksi ASI.
PETUNJUK
1. Penyuntikan kontrasepsi progestin 3 bulan dilakukan oleh mahasiswa secara individu
2. Baca dan pelajari jobsheet yang tersedia
3. Ikutilah petunjuk instruktur
4. Tanyakan pada instruktur jika ada hal-hal yang tidak dimengerti.
KESELAMATAN KERJA
1. Pastikan privasi klien benar-benar terjaga
2. Lakukan teknik secara benar
3. Jangan menggunakan perhiasan pada tangan
4. Lakukan tindakan pada ruangan yang nyaman buat klien.
ALAT
1. Bak instrument steril
2. Hand schoen
3. Baki dengan alasnya
4. Timbangan berat badan
5. Tensimeter dan stetoskop
6. Spuit 3 cc
7. Needle ukuran 23G
8. Kapas alkohol/DTT dalam tempatnya
9. Obat kontrasepsi depo medroksiprogesteron 3 ml
10. Bengkok
11. Tempat sampah/safety box.

BAHAN
Phantom bokong

PERLENGKAPAN
Kartu peserta KB
PROSEDUR KERJA

NO
1.

LANGKAH KERJA
Persiapan alat:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Bak instrument steril


Hand schoen
Baki dengan alasnya
Timbangan berat badan
Tensimeter dan stetoskop
Spuit 3 cc
Needle ukuran 23G
Kapas alkohol/DTT dalam tempatnya
Obat kontrasepsi depo medroksiprogesteron

3 ml
10. Bengkok
11. Phantom bokong
12. Kartu peserta KB
13. Tempat sampah/safety box.
Key point :
Susun peralatan secara ergonomis
2.

Menyambut ibu dengan ramah


Key Point:
Menjalin komunikasi yang baik dengan klien
dengan cara:
Berikan salam dan panggil klien dengan namanya.

3.

Memberitahu klien tindakan yang akan dilakukan


Key point :
Gunakan bahasa yang mudah dimengerti.
Jelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan.
Dengarkan keluhan ibu dan jawab pertanyaan.

GAMBAR

4.

Melakukan

penimbangan

berat

badan

dan

memeriksa tekanan darah ibu


Key point:
Jika berat badan ibu > 70 kg, dan tekanan darah
ibu tinggi >180/110 mmHg, maka ibu tidak boleh
menggunakan kontrasepsi suntik/hormonal lainnya,
alihkan ibu untuk memilih kontrasepsi lain.

5.

Mencuci tangan dan mengeringkan dengan handuk


Key point :
Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air
yang mengalir

6.

Mengambil spuit isi dengan obat yang akan


disuntikan
a. Buka dan buang tutup kaleng pada vial yang
menutupi karet
b. Buka bungkus spuit
c. Balikkan vial dengan mulut ke bawah, masukkan
cairan suntik ke dalam spuit, masukkan semua
obat ke dalam spuit jangan ada yang tersisa
d. ganti needle yang sudah di tusukkan kepada vial
dengan yang baru
e. Jika spuit sudah terisi semua, keluarkan udara
dari pipa suntik, jangan sampai terdapat udara
dalam pipa spuit pada saat penyuntikan
Key Point:
Aspirasi dengan benar jangan sampai terdapat
udara

7.

Mengatur posisi klien untuk penyuntikan obat, ibu

bisa duduk atau berbaring


Key point :
Pastikan posisi ibu dalam keadaan nyaman,
penolong mudah melakukan tindakan.

8.

Memakai sarung tangan


Key point:
Tunjukan teknik antiseptic dalam memakai hand
schoen

9.

Membersihkan tempat yang akan disuntik dengan


kapas alkohol atau air DTT

10.

Menyuntikan jarum di daerah penyuntikan dengan


arah tegak lurus hingga mencapai daerah otot/secara
IM dalam 900 di 1/3 SIAS daerah muskulus gluteus
maksimus

atau

deltoideus.

Apabila

daerah

penyuntikan terlalu dangkal maka penyerapan obat


akan lambat dan tidak bekerja segera dan efektif
Key point:
Posisi menyuntik 900 secara IM di 1/3 SIAS di
daerah muskulus gluteus.

11.

Sebelum penyuntikan obat, perlahan-lahan tarik


sedikit pompa, bila ada darah masuk ke dalam pipa
suntik, tarik keluar jarum dan suntikkan di tempat
lain/bagian otot di dekatnya
Key point:

Aspirasi sebelum obat dimasukkan.

12.

Melakukan kembali aspirasi, apabila tidak terdapat


darah, masukkan obat secara perlahan-lahan
Key point:
Aspirasi kemballi jika tidak terdapat darah,
masukkan obat

13.

Mengangkat keluar jarum suntik dan bersihkan kulit


sekali lagi dengan kapas alkohol atau air DTT

14. Membuang spuit yang telah dipakai ke tempat


sampah khusus/safety box
Key point:
Membuang spuit dan jarum ke dalam safety box

15. Merapikan ibu dan peralatan


Key point:

Rapikan

dan

Bantu

ibu

memperbaiki

pakaiannya sehingga ia merasa nyaman

Bereskan peralatan yang telah digunakan dan


buang semua bahan yang telah digunakan

16. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, lalu


mengeringkannya
Key point:
Mencuci

tangan

kembali

setelah

melakukan

tindakan
17.

Menulis di buku catatan dan kartu peserta kb


mengenai tindakan yang telah dilakukan dan
merencanakan tanggal penyuntikan berikutnya.
Key point:
Lakukan pencatatan hasil pemeriksaan dan
tindakan secara lengkap.

APLIKASI
Meminta mahasiswa untuk mempraktekkan kembali sehingga mahasiswa dapat lebih terarah
dalam melakukan praktek di kemudian hari.

EVALUASI
1.
2.
3.
4.

Setiap langkah dilakukan mahasiswa secara sistematis


Memperhatikan privasi dan respon pasien dalam setiap prosedur
Memperhatikan keamanan dan kenyamanan pasien dalam setiap prosedur
Instruktur membimbing dan menilai langkah-langkah penyuntikan alat kontrasepsi
progestin 3 bulan sesuai jobsheet dan daftar tilik.