Anda di halaman 1dari 5

UNIVERSITAS PADJADJARAN

Universitas Padjadjaran (disingkat Unpad) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung, Jawa
Barat, Indonesia.
Pada 20 Oktober 2014, Universitas ini berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN
BH) dari Badan Layanan Umum (BLU). Peresmian itu ditandai dengan peraturan pemerintah (PP) yang
ditandatangani mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan itu didasarkan atas evaluasi kinerja
yang dilakukan tim independen yang dibentuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) [2].
Selain itu berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) yang ditetapkan
pada 16 Januari 2014, Unpad mendapat peringkat A (sangat baik).
PROGRAM SARJANA STRATA 1 (S1) AKKUTANSI
Izin Program Studi

: 146/DIKTI/KEP/2007 tanggal 21-09-2007 s.d. 21-09-2011

Akreditasi

:A

Status Akreditasi

: Nilai sudah keluar tetapi SK BAN PT belum keluar


KETUA DAN SEKRETARIS PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

Koordinator Program Studi S1 Akuntansi


Dr. MM Nanny Dewi Tanzil, S.E.,M.Comm.,Ak
email : nanny.dewi@fe.unpad.ac.id

Sekretaris Program Studi S1 Akuntansi


Hj. Prima Yusi Sari, SE.,Msi.,Ak.
email: prima.sari@fe.unpad.ac.id

Deskripsi:
Akuntansi adalah proses mencatat, mengklasifikasi dan merangkum informasi finansial yang berkaitan
dengan semua transaksi dan kejadian di perusahaan serta menyajikannya untuk dapat dipahami oleh
penggunanya, baik pihak internal (manajer) maupun eksternal perusahaan (pemegang saham, calon investor,
dll). Jika dilihat dari pengertian tersebut, praktisi akuntansi merupakan orang yang paling tahu mengenai
aspek internal perusahaan, bahkan bisa memprediksi kinerja perusahaan berdasarkan informasi tersebut.
Oleh karena itu, profesi di bidang akuntansi termasuk profesi yang mendapatkan bayaran tinggi dan banyak
dicari oleh perusahaan-perusahaan. Dalam akuntansi terdapat beberapa sub-bidang seperti Akuntansi
Keuangan, Akuntansi Manajemen, Sistem Informasi Akuntansi, Auditing, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi
Syariah dan Perpajakan.
Program studi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad memiliki tujuan untuk
menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai seorang profesional di
bidang Akuntansi. Pengetahuan yang harus dimiliki adalah: ilmu akuntansi, keuangan dan ilmu pengetahuan
terkait lainnya, pengetahuan mengenai kegiatan bisnis dan pengorganisasian, serta pengetahuan dan
kompetensi di bidang teknologi informasi.
Keterampilan yang harus dimiliki adalah: Intellectual skills, Technical and functional skills, Personal skills,
Interpersonal and communication skills dan Organizational and business management skills. Sikap yang harus
dimiliki adalah nilai dan perilaku yang mengarah kepada komitmen untuk: kepentingan publik dan sensitifitas
terhadap tanggung jawab sosial; pengembangan diri dan belajar terus menerus; dapat diandalkan,
bertanggung jawab, tepat waktu dan saling menghargai; hukum dan peraturan yang berlaku.
Kompetensi yang dituntut dari seorang sarjana akuntansi profesional merujuk kepada standar internasional
pendidikan akuntansi (International Education Standards/IES) yang telah ditetapkan oleh International
Federation of Accountants (IFAC) dan berlaku efektif sejak tahun 2005. Standar kompetensi berbasis IES
mencakup dimensi Knowledge (pengetahuan), Skills (keterampilan) dan Professional Attitudes and Ethics
(Sikap dan Etika). Gelar yang diperoleh untuk para lulusan adalah Sarjana Ekonomi (SE.).

Visi
Jurusan Akuntansi FE Unpad: Kapabilitas internal yang kuat dan jaringan kelembagaan eksternal yang luas
untuk mampu leading di Indonesia dan diakui secara internasional.
Misi
Menyelenggarakan pendidikan akuntansi (pengajaran,penelitian dan pengabdian masyarakat) yang
berkualitas global.
Tujuan
Mendidik tenaga-tenaga agar memenuhi persyaratan untuk bekerja sebagai seorang Akuntan Profesional
dengan memiliki pengetahuan yang cukup dalam bidang Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Sistem
Informasi Akuntansi,Auditing, dan Akuntansi Sektor Publik dan Ekonomi Perusahaan serta ilmu-ilmu
pengetahuan yang relevan dengan bidang-bidang pengetahuan tersebut. Dengan demikian tenaga tenaga
tersebut mampu bekerja sebagai akuntan publik dan mampu menduduki jabatan-jabatan dalam organisasi
publik atau swasta.

Standar Kompetensi
KNOWLEDGE
Ilmu pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang sarjana akuntansi profesional mencakup :
1.
Ilmu akuntansi, keuangan dan ilmu pengetahuan terkait lainnya.
2.
Pengetahuan mengenai kegiatan bisnis dan pengorganisasian.
3.
Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi. Ilmu akuntansi, keuangan dan imu
pengetahuan terkait lainnya
Pengetahuan mengenai ilmu akuntansi, keuangan dan ilmu terkait lainnya haruslah mencakup pokok-pokok
bahasan sebagai berikut :
1.
Akuntansi keuangan dan laporan keuangan
2.
Akuntansi manajemen dan pengendalian manajemen
3.
Perpajakan
4.
Hukum bisnis dan perdagangan
5.
Audit dan assurance
6.
Keuangan dan manajemen keuangan dan
7.
Etika dan nilai nilai profesional.
8.
Pengetahuan mengenai kegiatan bisnis dan pengorganisasian
Pengetahuan dalam bidang ini haruslah meliputi pokok pokok bahasan sebagai berikut :
1.
Ilmu ekonomi
2.
Lingkungan bisnis
3.
Corporate Governance
4.
Etika bisnis
5.
Pasar uang
6.
Metode kuantitatif
7.
Perilaku organisasi
8.
Manajemen strategis dan pengambilan keputusan
9.
Pemasaran serta
10.
Perdagangan internasional dan globalisasi
11.
Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi
Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi haruslah meliputi bidang bidang berikut ini :
1.
Pengetahuan umum teknologi informasi
2.
Pengetahuan mengenai pengendalian teknologi informasi
3.
Kompetensi di bidang pengendalian teknologi informasi dan
4.
Kompetensi sebagai perancang atau penilai atau manajer sistem informasi maupun gabungan
kompetensi kompetensi tersebut.
Professional Skills
Setiap individu yang menginginkan untuk menjadi sarjana akuntansi profesional harus memiliki beberapa
keahlian sebagai berikut :
1.
Intellectual skills
2.
Technical and functional skills
3.
Personal skills
4.
Interpersonal and communication skills
5.
Organizational and business management skills
Intellectual Skills
Intellectual skills terbagi dalam 6 tingkatan, yaitu pengetahuan (knowledge), aplikasi (application), analisis
(analysis), sintesa (synthesis) yang menggabungkan pengetahuan dari beberapa bidang, memprediksikan dan
menerik kesimpulan dan evaluasi (evaluation). Hal ini sangat penting bagi setiap individu agar dapat meraih
tingkatan tertinggi pada setiap kualifikasi yang dibutuhkan Intellectual skills memungkinkan seorang sarjana
akuntansi profesional untuk menyelesaikan masalah, membuat keputusan dan memakai judgement yang

tepat pada setiap kondisi organisasi yang bersifat kompleks. Keahlian ini seringkali diperoleh melalui adanya
pendidikan umum yang luas.
Intellectual skills yang dibutuhkan mencakup beberapa hal sebagai berikut:
1.
Kemampuan untuk menempatkan, mendapatkan, mengorganisasikan dan memahami informasi yang
berasal dari manusia, media cetak dan media elektronik.
2.
Kemampuan untuk menyelidiki, menelitim, berpikir dengan logika, mengetahui sebab akibat dan
menganalisa secara kritis
3.
Kemampuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur dan tidak
biasa terjadi.
Technical and Functional Skills
Kemampuan ini terdiri dan kemampuan umum dan juga kemampuan yang spesifik terhadap akuntansi yang
mencakup:
1.
Aplikasi matematis dan statistik serta keahlian information and technology
2.
Decision modeling dan analisa risiko
3.
Pengukuran
4.
Pelaporan
5.
Kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku
Personal skills
Kemampuan ini terkait dengan perilaku dan sika dari sarjana akuntansi profesional. Mengembangkan sikap
dan perilaku ini dapat membantu pembelajaran dan perbaikan individual yang mencakup :
1.
Self Management
2.
Inisiatif, kemampuan untuk mempengaruhi dan self learning
3.
Kemampuan untuk memilih dan membagi prioritas dengan sumber yang terbatas dan mengelola
pekerjaan yang tenggat waktu yang sangat ketat
4.
Kemampuan untuk mengantisipasi dan beradaptasi terhadap perubahan
5.
Pertimbangan atas implikasi terhadap professional values, etik dan perilaku dalam pembuatan
keputusan dan
6.
Skeptisme profesional
Interpersonal and Communication Skills
Kemampuan ini memungkinkan sarjana akuntansi profesional untuk bekerja dengan pihak luar organisasi,
menerima dan mengirimkan informasi, memberikan pertimbangan yang memadai dan membuat keputusan
secara efektif. Komponen yang tercakup dalam keahlian ini adalah:
1.
Bekerja dengan pihak lain dalam suatu proses konsultasi, untuk bertahan dan menyelesaikan
masalah
2.
Bekerja dalam tim
3.
Berinteraksi dengan individu yang berbeda secara cultural dan intelektual
4.
Menegosiasikan kesepakatan dan penyelesaian yang dapat diterima di dalam lingkungan profesi
5.
Bekerja secara efektif di dalam yang multicultural
6.
Menyajikan, mendiskusikan, melaporkan dan mempertahankan pendapat secara efektif melalui
komunikasi formal dan informal baik tertulisl maupun lisan.
7.
Mendengar dan membacaa secara efektif, termasuk kepekaan terhadap perbedaan budaya dan
bahasa.
Organizational and business management skills
Keahlian di bidang ini telah menjadi bagian yang semakin penting bagi sarjana akuntansi profesional. Sarjana
akuntansi dituntut untuk berperan lebih aktif dalam kegiatan operasional organisasi. Sebelumnya tugas

sarjana akuntansi mungkin hanya terbatas pada penyediaan data yang akan digunakan oleh pihak lain,
namun sekarang sarjana akuntansi sering menjadi bagian dari kelompok pembuat keputusan. Sebagai
konsekuensinya, sangatlah penting bagi seorang sarjana akuntansi untuk memahami seluruh aspek di dalam
pengelolaan organisasi. Oleh sebab itu, sarjana akuntansi profesional perlu untuk memiliki pengetahuan
bisnis, kesadaran politik dan pengetahuan global yang luas.
Keahlian di bidang ini mencakup:
1.
Perencanaan strategis, manajemen proyek, manajemen sumber daya manusia dan pengambilan
keputusan
2.
Kemampuan untuk mengatur dan mendelegasikan tugas, memotivasi dan mengembangkan sumber
daya manusia
3.
Kepemimpinan dan
4.
Pertimbangan dan kearifan profesional
ATTITUDE
Proses pendidikan sarjana akuntansi profesional harus mencakup nilai dan perilaku yang mengarah kepada
komitmen untuk :
1.
Kepentingan publik dan sensitifitas terhadap tanggung jawab sosial
2.
Pengembangan diri dan belajar terus menerus
3.
Dapat diandalkan, bertanggung jawab, tepat waktu dan saling menghargai
4.
Hukum dan peraturan yang berlaku
Pendekatan setiap program terkait dengan pembelajaran nilai nilai profesional, etika dan perilaku akan
mencerminkan tujuan, lingkungan budaya dan negara masing masing, setidaknya program tersebut harus
mencakup :
1.
Prinsip prinsip etika
2.
Perbedaan rincian peraturan, kerangka kerja dalam beretika serta kelebihan dan kekurangannya
3.
Penguasaan prinsip etika dasar dari integritas, objektifitas, komitmen atas kompetensi dan keahlian
profesi yang memadai dan mampu menjaga rahasia
4.
Perilaku profesional dan kepatuhan terhadap standar standar teknis.
5.
Konsep atas independensi, skeptisme, akuntabilitas dan harapan publik
6.
Etika dan tanggung jawab sosial profesi
7.
Etika dan hukum termasuk hubungan antara hukum, peraturan dan kepentingan umum
8.
Akibat dari perilaku tidak etis terhadap individu, profesi dan masyarakat luas
9.
Etika di dalam kegiatan bisnis dan good governance
10.
Etika dan profesionalisme akuntan ; whistle blowing, konflik kepentingan, dilema etika dan
resolusinya.
Prospek Kerja:
Lulusan Program Studi Sarjana Akuntansi dapat berkarir sebagai Junior Auditor di Kantor Akuntan Publik;
Analis sistem / proses bisnis dan Pengembang Sistem Informasi Akuntansi dan serta manajer tingkat pertama
di bidang Akuntansi, Perpajakan, dan Keuangan di berbagai perusahaan bisnis, maupun di instansi
pemerintahan, dapat pula berprofesi sebagai tenaga pendidik untuk mengajar ilmu akuntansi baik sebagai
guru maupun asisten dosen.