Anda di halaman 1dari 1

STOP 5 dekat jembatan ke arah hulu (belakang gardu) + 200 m sebelum Kali

Gending
Plot K4-D2-15 dan K4-D2-16
Batas antara Waturanda dengan Panosogan
N66E/34

Stop 5 merupakan perbatasan antara Formasi Waturanda dengan Formasi


Panosogan. Formasi Waturanda merupakan perulangan perlapisan yang tebal
breksi dan batupasir. Breksi umumnya terdiri dari batuan volkanik. Formasi
Panosogan merupakan persilangan antara batupasr, batuempung, gampingan,
kalkarenit, napal-tufan, dan tuf.

Batupasir pada Formasi Waturanda dan Formasi Panosogan memiliki


perbedaanyang sangat jelas. Pada Formasi Waturanda batupasir tidak
menunjukkan reaksi ketika diteteskan HCl sedangkan pada Formasi Panosogan
menunjukkan reaksinya ketika diteteskan HCl. Hal ini berarti bahwa batupasir
pada Formasi Panosogan adalah batupasir karbonatan. Batupasir Waturanda
terbentuk pada lingkungan darat sedangkan batupasir Panosogan terbentuk
pada lingkungan laut.

Deskripsi lengkap batupasir pada Formasi Panosogan adalah batupasir sudah


lapuk, terdapat fragmen berupa hornblend, ukuran butir medium (1/2 mm 1/4
mm), porositatas bagus, kompak, dan ada sisipan napal.