Anda di halaman 1dari 12

TUGAS DESAIN INSTALASI

STARTER MOTOR SLIP RING

KELOMPOK 4 :
INTAN AYU PERMATA

14

LUKMAN KHAKIM

15

MARETHA VELDIANNE

16

MUHAMMAD RIDWAN

17

PROGRAM STUDI SISTEM KELISTRIKAN


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2012

A. Tujuan
a. Mampu mengidentifikasi tanda terminal untuk motor rotor lilit (slip-ring)
b. Mampu menggambar dan membaca diagram sirkit daya dan sirkit kontrol
starter motor rotor lilit (slip ring)
c. Mampu memasang starter motor slip ring dengan pengontrol otomatis
d. Mampu mengoperasikan dan menjelaskan cara kerja starter motor slip
ring
B. Introduksi
Motor slip ring gambar 1 atau sering disebut motor rotor lilit termasuk
motor induksi 3 phasa dengan rotor belitan dan dilengkapi dengan slip ring
yang dihubungkan dengan sikat arang ke terminal. Motor dililit dengan lilitan
kawat berisolasi yang serupa dengan lilitan stator. Lilitan rotor dihubungkan
bintang (Y) dan diujung lilitan dihubungkan dengan resistansi luar melalui
cincin slip yang terpasang pada poros rotor. Pengontrol dengan variasi
resistansi dalam sirkit rotor adalah untuk mengontrol percepatan dan
kecepatan motor. Motor slip ring dirancang untuk daya besar.

Gambar 1. Bentuk Fisik Motor Induksi Rotor Slip Ring


Motor slip ring pada terminal box memiliki sembilan terminal, enam
terminal terhubung dengan tiga belitan stator masing-masing ujungnya (U1U2, V1-V2, dan W1-W2), tiga terminal (K-L-M) terhubung ke belitan rotor
melalui slip ring. Ada tiga cincin yang disebut slipring yang terhubung dengan
sikat arang. Sikat arang ini secara berkala harus diganti karena akan
memendek karena aus.
Pengasutan rotor lilit gambar 2 belitan rotor yang ujungnya terminal KL-M dihubungkan dengan resistor luar yang besarnya bisa diatur. Dengan

mengatur resistor luar berarti mengatur besarnya resistor total yang


merupakan jumlah resistansi rotor dan resistansi luar (Rrotor+ Rluar),
sehingga arus rotor

I2

dapat diatur.

Gambar 2. Belitan Stator dan Rotor Motor Slip Ring berikut Resistor
pada Rangkaian Rotor
Ketika resistor berharga maksimum, arus rotor yang mengalir minimum,
sekaligus memperbaiki faktor kerja motor. Kelebihan pengasutan rotor lilit
yaitu diperoleh torsi starting yang tinggi, dengan arus starting yang tetap
terkendali.
Data teknis motor rotor lilit dengan nampe plate gambar 3 menjelaskan
informasi :
Tegangan stator
Arus stator
Daya input
Faktor kerja
Putaran
Frekuensi
Tegangan rotor
Arus rotor
Indek proteksi
Klas isolasi

: 400 V
: 178 A
: 100 kW
: 0.89
: 1460 Rpm
: 50 HZ
: 245 V
: 248 A
: 44
:F

Gambar 3. Nameplate Motor

Induksi Jenis Slip Ring


Resistansi rotor luar dibuat bertahap gambar 4 dengan tujuh tahapan.
Saat tahap 1 nilai resistor maksimum kurva torsi terhadap slip, berikutnya
tahap 2, 3, 4, 5, 6 dan tahap 7. Antara tahap 1 sampai tahap 7 selisih slip
sebesar

s . Dengan demikian pengaturan resistor rotor juga berfungsi

mengatur putaran rotor dari putaran rendah saat tahap 1 menuju putaran
nominal pada tahap 7.

Gambar 4. Karakteristik Torsi Motor Slip Ring


Pengaturan resistor rotor dapat menggunakan kontaktor elektromagnet
gambar 5 dengan menggunakan 3 tahap. Kontaktor Q1 menghubung stator
dengan sumber daya listrik.

Gambar 5. Pengawatan Motor Slip Ring dengan Tiga Tahapan


Resistor

1. Ketika Q2, Q3, Q4 OFF resistansi rotor maksimum (


)
2. Saat Q2 ON resistansi luar
3. Ketika Q3 ON resistansi

R A =R1+ R2+ R3

R A =R2 + R3

R A =R3

saja

4. Ketika Q4 ON rotor kondisi terhubung singkat

R A =0

, motor

bekerja nominal
Grafik momen motor rotor lilit gambar 6 dengan empat tahapan. Tahap
pertama yang saat Q1 kondisi ON dan Q2+Q3+Q4 posisi OFF. Maka
rangkaian tahanan rotor besarnya maksimum, besarnya arus starting 1,5
In

sampai beberapa saat ke tahap kedua. Tahap kedua Q2 kondisi ON dan

Q3+Q4 posisi OFF, arus starting 1,5

In

menuju

In

sampai tahap ketiga.

Tahap Q3 kondisi ON dan Q4 posisi OFF, arus starting kembali ke posisi 1,5
In

dan terakhir posisi tahap keempat saat Q4 ON semua resistor

dihubungsingkatkan, dan motor slip ring bekerja kondisi nominal.

Gambar 6. Karakteristik Torsi dengan Tiga Tahapan


Pengasutan slip ring termasuk pengasutan dengan menambahkan
tahanan pada rangkaian rotornya, hanya bisa dilakukan pada motor 3 phasa

jenis rotor lilit. Dengan mengatur besaran tahanan rotor, arus dan torsi
starting dapat diatur besarnya.

D. Daftar Komponen
1. Kontaktor 3 pole (KM 1, KM 2, KM 3)

2.
3.
4.
5.

Block kontak bantu 2 NO 2 NC


Thermal Overload Relay
Kontaktor bantu
Timer on delay

3 buah

1 buah
1 buah
1 buah
2 buah

6. Push button station O/I

Keterangan : tombol stop (O) -

1 buah

S0

dan tombol start (I) -

7. Motor induksi slip ring 3 phasa (MV 121)

1 buah

S1

Keterangan :
Tegangan stator
Arus stator
Daya input
Faktor kerja
Putaran
Frekuensi
Tegangan rotor
Arus rotor
Indek proteksi
Klas isolasi

8. Pemutus daya magnetic GV2 L


9. MCB 1 pole
10. Kabel penghubung

1 buah
1 buah

: 380 V
: 65 A
: 368 W
: 0.8
: 2850 Rpm
: 50 HZ
: 380 V
: 0.75 A
: 44
:F

11. Papan rakit

E. Langkah Kerja
1. Siapkan komponen komponen yang akan digunakan dan pasang
komponen tersebut pada papan rakit (kit board)
2. Hubungkan sesuai dengan diagram sirkit. Pilih kabel penghubung yang
panjangnya sesuai untuk menghasilkan susunan sirkit yang rapih
3. Selesai memasang dan mengawati komponen, periksa hasil rakitan
4. Apabila pemasangan sudah benar, hubungkan rangkaian kontrol ke
sumber tegangan 1 phasa 220 volt 50 Hz. Operasikan, amati kerja
rangkaian dan catat hasilnya dalam Tabel 1, Tabel 2 dan Tabel 3
5. Selesai praktek simpan kembali semua komponen di tempat semula
F. Tabel Percobaan

Tabel 1
Langkah
1
2

Tindakan
Kondisi normal (belum
dioperasikan)
S0
Tekan
dan

S1

bersama dan lepas


S0
Tekan
dan lepas.
3

4
5
6
7

Tunggu kerja timer pada


KA1
Setelah waktu setting timer
KA1 habis (3-7 detik)
Setelah waktu setting timer
KM2 habis (1-3)
Selesai periode starting, trip
secara manual TOR
Setel kembali TOR dengan
menekan tombol reset

KM 1

KM 2

KM 3

H1

H2

G. Pertanyaan
1. Kontaktor mana yang bekerja pada saat awal start?
2. Kontaktor mana yang bekerja pada akhir periode start?
3. Terminal terminal motor mana yang dihubungkan dengan line L1, L2,
dan L3 dan terminal terminal motor mana yang dihubungkan dengan
resistansi luar?
4. Apa nama lain dari motor rotor lilit?
Catat data spesifikasi motor slip ring MV 121
Untuk tegangan 380 V line to line, belitan stator dihubungkan apa?
5. Jelaskan cara kerja starter motor slip ring sesuaikan dengan diagram
sirkit!
6. Tuliskan data spesifikasi motor slip ring yang anda gunakan dalam praktek
ini

Jawab:
1. Kontaktor yang bekerja pada saat start awal adalah KM1
2. Kontaktor yang bekerja pada saat terakhir adalah KM1 dan KM3
3. Terminal L1, L2 , dan L3 dihubungkan pada terminal U , V , dan W pada
motor induksi slipring 3~. Sedangkan terminal pada motor yang
dihubungkan dengan resistansi luar adalah K , L , dan M.
4. Motor slip ring