Anda di halaman 1dari 9

ARWIN HALOMOAN

6705154090
D3TT-39-05

OSILAYER
Pengertian OSI Layer
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan didalam jaringan komputer. Standar
itulah yang menyebabkan seluruh komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan.
Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi
dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan
ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke
dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for
Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses
komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri
komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada
proses komunikasi data.

Model Layer OSI dibagi dalam dua group: upper layer dan lower layer. Upper
layer fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer.
Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada lower
layer. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan
memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data.
Termasuk jen7. Aplication Layer :

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

7. Aplication Layer
Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan
berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini
bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program email, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer
lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan,
mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan
kesalahan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol )
Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web
browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar
klien dan server.
2. FTP (File Transfer Protokol)
Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk
mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.
3. NFS (Network File system)
Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk
menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan
lokal yang diaksesnya.
4. DNS (Domain Name System)
Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat
IP agar lebih mudah diingat.
5. POP3 (Post Office Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang
akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.
6. MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)
Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
7. SMB (Server Messange Block)
Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
8. NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara
otomatis.

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

6. Presentation Layer :
Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan
oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
Protokol yang berada dalam level ini :
1. TELNET
Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan
secara lain teks.
2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau
untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.
3. SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.

5. Session layer:
Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat,
dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. NETBIOS
Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan
tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan
menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan
perangkat lunak.
3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk
memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
4. PAP (Printer Access Protocol)
Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk
mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
5. SPDU (Session Protokol Data unit)
Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

6. RCP

4. Transport layer :
Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta
memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi
tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket
diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket
yang hilang di tengah jalan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. TCP (Trasmission Control Protocol)
Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
2. UDP (User Datagram Protocol)
Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port,
cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.

3. Network layer :
Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header
untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan
menggunakan router dan switch layer-3.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. IP (Internetworking Protocol)
Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam
paket yang disebut datagram.
2. ARP (Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari
sebuah komputer.
3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram
yang mengalami masalah pada hostnya.
5. IGMP (Internet Group Message Protocol)

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada
group penerima.

2. Data-link layer :
Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan
menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi
kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control
Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti
hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini
menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access
Control (MAC).
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. PPP (Point to Point Protocol)
Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.
2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

1. Physical layer :
Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode
pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring),
topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana
Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
Tidak mempunyai protokol yan spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses
data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik
antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.is-jenis protokol jaringan dan
metode transmisi.
Soal Dan Pembahasan :
1.

Media penghubung antara computer dengan computer lain atau dengan peralatan lain
yang digunakan untuk membentuk jaringan, disebut dengan ?
a. Workstation
b. Kabel dan Konektor
c. Hub/Switch
d. Server
Jawab : B

2. Untuk menghubungkan computer server dengan computer client, maka dapat


menggunakan ?

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

a. Kabel Tunggal
b. Kabel UTP
c. Kabel serabut
d. Konektor RJ45
Jawab : B
3. Beberapa karakteristik dari protokol TCP , Kecuali .....
a. Connection Oriented
b. Reliable ( Handal )
c. Connectionsless ( Tanpa Koneksi )
d. Full Duplex
e. Memiliki layanan Flow Control
Jawab : C
4. Macam macam protocol antara lain, Kecuali...
a.
Ethernet.
b. Token Ring.
c.
Internet
d.
FDDI
e. Apple Talk
Jawab : C
5. Pada dasarnya, arsitektur IPv4 menganut konsep...
a.
Classful Addressing
b.
Unicast Addresses
c.
Address Prefixes
d.
Experimental
e.
Classless Addressing
Jawab : A
6. Perangkat jaringan komputer yang menghubungkan host pada jaringan yang
berlainan adalah?
a.
Hub
b.
Repeater
c.
Access Point
d.
Router
e.
Switch
7. Komponen Jaringan yang bekerja pada lapisan 1 OSI adalah :
a.
Transceiver, Receiver, Modem, Switch
b.
Switch , Bridge, Access Point, NIC
c.
Switch, Router, Bridge, Telepon
d.
Hub, Repeater, Modem, NIC
e.
Router, Telepon, Bridge, Modem
Jawab : D

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

8. Apakah yang dilewatkan dan diteruskan oleh router :


a. Data
b. Segment
c. Packet
d. Frame
e. Bit
Jawab : C
9. Layer apakah yang memilih dan menentukan ketersediaan partner komunikasi,
termasuk sumber daya yang diperlukan untuk membuat koneksi, mengkoordinasikan
aplikasi pasangannya dan membentuk sebuah konsensu tentang prosedur untuk
mengendalikan integritas data pemulihan data (error recovery) ?
Jawab :
Layer Application bertanggung jawab untuk menemukan sumber daya jaringan
yang diperlukan oleh sebuah server dan menambah flow control dan error control.
10. Layer apakah yang bertanggung jawab untuk melakukan konversi paket data dari
layer data link menjadi sinyal-sinyal elektronik ?
Jawab :
Layer Physical, mengambil frame dari layer data link dan melakukan encode bit 1
dan 0 ke dalam sinyal digital untuk transmisi pada sebuah media jaringan.
11. Pada layer apa dijalan routing, memungkinkan koneksi dan memilih lintasan antara

dua buah sistem akhir ?


Jawab :
Layer network menyediakan routing melalui sebuah internetwork dan pengalamatan
logical.
12. Layer apakah yang mendefinisikan bagaimana data di format, dipresentasikan, diencode dan
dikonversi untuk digunakan di jaringan ?
Jawab :
Layer Presentation memastikan agar data dalam format yang bisa dibaca oleh application layer.

13. Layer apakah yang bertanggung jawab untuk menciptakan, mengolah dan mengakhiri session
antara aplikasi ?

Jawab :

Layer Session membuat, mempertahankan, dan mengakhiri session antara aplikasiaplikasi.


14. Layer apakah yang memastikan transmisi data yang dapat dipercaya melalui sebuah link
physical dan terutama menyangkut pengalaman physical, line discipline, topologi jaringan,
pemberitahuan error, pengiriman frame yang teratur dan flow control ?

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

Jawab :
PDU pada layer data link, disebut frame.
15. Layer apakah yang digunakan untuk komunikasi yang dapat diandalkan antar titiktitik ujung melalui jaringan dan menyediakan mekanisme untuk menetapkan,
mempertahankan dan mengakhiri rangkain virtual, pemulihan dan deteksi kesalahan
transprot dan mengendalikan aliran informasi ?
Jawab :
Layer Transport, menggunakan rangkaian virtual untuk menciptakan sebuah koneksi
yang dapat diandalkan antara dua host.
16. Layer apakah yang menyediakan pengalamatan logika yang digunakan rauter untuk
menentukan lintasan ?
Jawab :
Layer Network, menyediakan pengalamatan logical, yaitu pengalamatan IP dan
routing.
17. Layer apakah yang menspesifikasikan tengangan, laju kawat dan kabel-kabel pinout
dan juga mengerakan bit-bit antara peralatan jaringan ?
Jawab :
Layer Physical, bertanggung jawab untuk koneksi kelistrikan dan mekanik antara
peralatan jaringan.
18. Layer apakah yang menghubungkan bit-bit menjadi byte-byte menjadi frame
mengunakan pengalamatan MAC dan menyediakan deteksi error ?
Jawab :
Layer Data Link, bertanggung jawab untuk melakukan framing pada paket data.

Layer TCP/IP

ARWIN HALOMOAN
6705154090
D3TT-39-05

Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi
menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram di atas,
TCP/IP mengimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis.
Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model
referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model,
Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang
awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen
Pertahanan Amerika Serikat.
Berikut adalah macam-macam Layer TCP/IP , yaitu :
4. Application
Berfungsi menyediakan servis-servis terhadap software-software yang berjalan
pada komputer. Protokol-protokol yang beroperasi pada Application Layer: HTTP,
FTP, POP3, SMTP, dll.
3. Transport
Transport Layer berfungsi menyediakan servis yang akan digunakan oleh
Application Layer. Mempunyai 2 protokol utama yaitu TCP dan UDP.
2. Internet
Internet Layer memiliki fungsi sebagai penyedia fungsi IP Addressing,
routing, dan menentukan path terbaik. Internet Layer memiliki 1 protokol yaitu
TCP/IP.
1. Network Access
Berfungsi mendefinisikan protokol-protokol dan hardware-hardware yang
digunakan dalam pengiriman data. Pada layer ini terdapat protokol-protokol seperti
ethernet pada LAN, PPP pada WAN, dan juga Frame Relay.