Anda di halaman 1dari 6

BAB VII

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


7.1

Implementasi
N
o
1

Masalah
Pemisahan
sampah
belum
sesuai
standar

Plan of Action

Sosialisasi pembuangan
sampah sesuai
spesifikasinya

Memasang poster tentang


sampah

Pengadaan dan labeling


tempat sampah.

Tidak
1. Membuat daftar inventaris
adanya
ruangan
dokumentas
i inventaris
ruangan.

Waktu

Implementasi

Mingg
u ke-2

Evaluasi

Mensosialisasika
1. Sampah terbuang
n pembuangan
sesuai
sampah sesuai
spesifikasinya
spesifikasinya

Memasang
poster tentang
sampah

Pengadaan dan
labeling tempat
sampah.

Mingg
u ke-2 1. Terpasangnya
daftar inventaris
ruangan

2. Petugas
membuang
sampah sesuai
SPO
3. Tersedianya
tempat sampah
dan labeling
sampah

1. Tersedianya
inventarisasi
barang ruangan

WC pasien
rusak
(buntu dan
meluap)

1. Koordinasi untuk
penyedotan wc

Mingg
u ke-2

2. Mengadakan poster
3. Mengadakan tempat sampah

1. Melakukan
koordinasi
untuk
penyedotan wc
2. Mengadakan
poster
3. Mengadakan
tempat sampah

Adanya
Dokumentas 1. Membuat lembar balik
Askep standar NANDA, NIC
i rekam
dan NOC
medik
keperawata
n yang tidak
terisi
dengan
lengkap

Mingg
u ke-3

Pengguna
rumah sakit
tidak
mentaati
peraturan

Mingg
u ke-3

1. Melakukan teguran yang


secara santun
2. Pengadaan poster tentang
larangan

1. Membuat
lembar balik
Askep standar
NANDA, NIC
dan NOC

1. WC berfungsi
baik
2. Terpasangnya
poster
3. Tersedianya
tempat sampah

1. Tersedianya
lembar balik Askep
standar NANDA,
NIC dan NOC

1. Melakukan
1. Pengguna rumah
teguran yang
sakit mentaati
secara
peraturan
santun
2. Terpasangnya

2. Pengadaan
poster
tentang
larangan
6

Resiko Inos
o.k tidak
ada tirai
antar TT
pasien tidak
ada dan
kurang
pengetahua
n pengguna
rumah sakit
Ronde
keperawata
n belum
pernah
dilakukan

1. Mengajukan pengadaan
tirai

Mingg
u
ke-2

2. Melakukan penyuluhan

1. Mengajukan
pengadaan
tirai
2. Melakukan
penyuluhan
TB, Masker
dan cuci
tangan

1. Melakukan ronde
keperawatan dengan Ahli
Gizi, Psikolog dan CCM
dengan kasus dyspepsia
dan ansietas

Mingg
u ke-3

1. Melakukan
ronde
keperawatan
dengan Ahli
Gizi, Psikolog
dan CCM.

poster tentang
larangan

1. Pengajuan tirai
telah disetujui,
realisasi dalam
proses
2. Pengguna rumah
sakit sudah
menggunakan
masker dan
mencuci tangan
1. Terlaksananya
ronde
keperawatan.

7.2

Evaluasi
7.2.1 Penerapan MPKP
Mahasiswa mengikuti dan belajar MPKP di ruang Imam Bonjol
pada tanggal 4 23 Januari 2016. Jadwal MPKP sebagai berikut :
Hari pertama ketiga
Tanggal 4-6 Januari 2016
Hari empat
Tanggal 7 Januari 2016
Hari ke 8 18
Tanggal 8-22 Januari 2016

Pengkajian
Desiminasi Awal
Berperan
ruang,

sebagai

katim,

dan

kepala
perawat

pelaksana
Presentasi jurnal

Hari sembilan belas


Tanggal 19 Januari 2016
Hari kedua puluh
Tanggal 22 Januari 2016

Deseminasi akhir dan revisi

7.2.2 Penyuluhan TB Paru


Pada tanggal 16 Januari 2016 telah dilakukan penyuluhan TB
Paru, pentingnya pemakaian masker, dan pentingnya mencuci
tangan dengan baik dengan benar. Sasaran penyuluhan yaitu
pasien ruang paru, keluarga pasien dan pengunjung. Dengan
jumlah

peserta

penyuluhan

37

orang.

Setelah

penyuluhan,

dilakukan diobservasi selama 3 hari, dapat disimpulkan bahwa


semua keluarga pasien selalu menggunakan masker ketika masuk
ruang paru dan selalu mencuci tangan setelah kontak dengan
pasien.
7.2.3 Pengelolaan Sampah Infeksius dan Non-infeksius
Di ruang Imam Bonjol, ditemukan beberapa sampah benda
tajam di buang di sampah infeksius. Hal ini karena kurangnya
kesadaran perawat untuk membuang sampah infeksius dan non
infeksius sesuai tempatnya. Selain itu tempat sampah di ruangan
juga kurang memadai oleh karena itu perlu pengadaan tempat
sampah dan poster tentang penggolongan sampah infeksius dan
non infeksius di ruangan.

7.2.4 Pendokumentasi Inventaris


Pendokumentasian inventaris

ruangan

di

lakukan

pada

tanggal 15 Januari 2016. Hal tersebut dibuat untuk membantu


mendata inventaris disetiap ruangan dan mencegah kehilangan
fasilitas rumah sakit. Dan saat ini telah ada inventaris ruangan
disetiap ruang.
7.2.5 Kelengkapan Rekam Medis Pasien
Dalam rangka meningkatkan mutu

pelayanan

Asuhan

Keperawatan (askep) perawat harus mampu memberikan askep


dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian,
perencanaan,

implementasi

dari

perencanaan

dan

mampu

melaksanakan evaluasi serta rencana tindak lanjut kepada pasien


yang menjadi tanggungjawabnya. Untuk mewujudkan hal tersebut
diperlukan

pengetahuan

dokumentasi
menggunakan
Association)
(Nursing

asuhan

(North

(Nursing

Outcomes

perawatan

keperawatan

NANDA
NIC

dari

tentang

yang

American

Interventions

Classification)

dalam
Nursing

penerapan
hal

Diagnosis

Classification)

karena

lebih

ini
NOC

terstruktur

sehingga kinerja perawat lebih optimal dan membuat kepuasan


pelayanan yang dirasakan pasien akan meningkat. Untuk itu,
dibuat lembar balik dari berbagai macam penyakit yang dominan
di ruang Imam Bonjol. Pembuatan lembar balik tersebut bertujuan
untuk memudahkan perawat melengkapi rekam medis pasien
khususnya asuhan keperawatan sehingga tidak ada rekam medis
yang tidak terisi.
Pembuatan lembar balik ini berisi Diagnosa keperawatan yang
dominan di ruang Imam Bonjol beserta NOC dan NIC yang dibuat
sedemikian rupa agar mudah digunakan oleh perawat.
7.2.6 Pengelolaan Wc
Pada tanggal 11 Januari 2016, ditemukan semua wc di ruang
Imam Bonjol meluap kecuali wc di kamar mandi perawat. Hal

tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk


membuang

sampah

pada

tempatnya.

Kemudian

dilakukan

koordinasi untuk menyedot wc dan membuat beberapa poster


tentang pentingnya membuang sampah di tempat yang sudah
disediakan.