Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN

PRATIKUM JARKOM 2

Disusun oleh

Disusun Oleh
FARDAN

201452039

UNIVERSITAS PAPUA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK KOMPUTER
MANOKWARI
2016

Modul 1

Langkah Langkah Setting MikroTIK Router bord 951-2N


Bahan
Mikrotik router bord 951-2N
1

buah leptop

1 kabel straight

1.
2.
3.
4.
5.

yang pertama reset mikrotik


Hubungkan kabel lan straight antara computer dan Router
Di sisi Mikrotik, kabel dicolokkan pada salah satu port (sembarang)
Komputer tidak harus diseting IP apa-apa
Pastikan kalau lampu Ethernet pada computer dan Router Mikrotik menyala yang

menandakan kalau secara kabel telah ok.


6. Jalan winbox
7. Ini tampilan winbox secara otomatis akan muncul Mac address

8.

Klik pada tombol Refresh seperti pada Gambar . nanti akan muncul berisi Mac Address, IP,
Identity, Versi dan Nama Board, klick pada mac address lalu pilih connek

9. Bila koneksi berhasil maka kita akan masuk ke dalam Router

Modul 2

Langkah Langkah configurasi Mikrotik

1. Mengkonfigurasi Router Agar Clien Mendapatkan ip Secara otomatis. Untuk mengatur IP


Address, langkahlangkah yang harus dilakukan.
a.

b.

Masuk ke Ip-->Addresses akan muncul address List yang Masi kosong

Klik
untuk

menambah IP Address baru, Masukan ip public 10.10.8.10/24. Interface ether1. Klik


Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara otomatis telah Benar,
Pada Window Address List telah bertambah 1 IP public

c.

Klik +
untuk menambah IP Address baru, Masukan ip local 192.168.1.1/24. Interface ether2.
Klik Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara otomatis telah
Benar, Pada Window Address List telah bertambah 2 IP public dan local.

2.

Membuat DHCP Server Yang Berfungsi Untuk Memberikan IP Secara Otomatis Kepada
Semua Computer Yang Terkoneksi Ke Router.
a. Masuk ke IP--> DHCP Server Pastikan kalau kosong.

b.

Buat DHCP
Server baru
dengan
menekan tombol DHCP Setup. Pilih ether2 untuk DHCP Server Interface. Klik Next

c. Cek kembali alamat network 192.168.1.0/24. Klik Next bila benar

d. Cek alamat gateway. Gateway untuk ether2 Klik Next bila benar

e. Tentukan besaran IP yang hendak diberikan. Pada kasus ini akan diberikan seluruh IP
yang tersisa dalam network ini, yaitu 192.168.1.2 192.168.1.254 (254 host). Klik Next

f. Masukkan dns server. DNS Adalah 10.10.48.1. Untuk menambah DNS baru, klik pada
Segitiga hitam yang mengarah ke bawah. Masukkan DNS Goolge 8.8.8.8. Klik Next

g. Tentukan Lease Time. Lease Time adalah lama waktu IP digunakan oleh user sebelum
direset oleh Server. Lease Time 3d 00:00:00 berarti setiap IP akan dibooking oleh user
selama 3 Hari sebelum IP tersebut boleh digunakan oleh user lain. Klik Next

e. Setup DHCP Server telah berhasil.


3. Secara Otomatis Saat Menghubungkan Kabel Lan Di Mikrotik Port2 Ke Letpop Maka Akan
Mendapatkan Ip Address Pada Gambar Di Bawah Ini

Modul 3
Langakah Langkah Menghubungkan 2 Microtik Dengan Ip Yang Berbeda

Gambar Skema Jaringan Yang Akan di Praktekkan


1. yang pertama reset mikrotik
2. Jalankan winbox
3. Ini tampilan winbox secara otomatis akan muncul Mac address

4. Klik pada tombol Refresh seperti pada Gambar . nanti akan muncul berisi Mac Address, IP,
Identity, Versi dan Nama Board, klick pada mac address lalu pilih connek

5. Bila koneksi berhasil maka kita akan masuk ke dalam Mikrotik. Selanjutnya kita Setting
dulu Mikrotik A

a.

Tambahkan Ip Address Pada Setiap Interface Ethernet Di Masing-Masing Router Seperti


Pada Gambar Di Bawah Ini

b.

Klik + untuk menambah


IP
Address
baru,
Masukan ip Gateway
router A 10.10.10.11/24.
Interface ether1. Klik
Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara otomatis telah Benar, Pada
Window Address List telah bertambah 1 IP .

c. Klik + untuk menambah IP Address baru, Masukan ip Router A 192.168.1.1/24.


Interface ether5. Klik Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara
otomatis telah Benar, Pada Window Address List telah bertambah 2 IP .

6. Membuat DHCP Server Pada Mikrotik A Yang Berfungsi Untuk Memberikan IP Secara
Otomatis Kepada Semua Computer Yang Terkoneksi Ke Router.

a. Buat DHCP Server baru dengan menekan tombol DHCP Setup. Pilih ether5 untuk
DHCP Server Interface. Klik Next

b. Cek kembali alamat network 192.168.1.0/24. Klik Next bila benar

c. Cek alamat gateway. Gateway untuk ether5 Klik Next bila benar

d. Tentukan besaran IP yang hendak diberikan. Pada kasus ini akan diberikan seluruh IP
yang tersisa dalam network ini, yaitu 192.168.1.2 192.168.1.254 (254 host). Klik
Next

e. Masukkan. DNS Server Adalah 8.8.8.8. Klik Next

f. Tentukan Lease Time. Lease Time adalah lama waktu IP digunakan oleh user sebelum
direset oleh Server. Lease Time 3d 00:00:00 berarti setiap IP akan dibooking oleh
user selama 3 Hari sebelum IP tersebut boleh digunakan oleh user lain. Klik Next

g. Setup DHCP Server Mikrotik A telah berhasil.

7.

Selanjutnya Kita Setting Router B, tambahkan ip address pada setiap interface ethernet di
masing-masing router seperti pada Gambar di bawah ini

a.

Klik + untuk
menambah IP Address baru, Masukan ip Gateway router B 10.10.10.12/24. Interface
ether1. Klik Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara otomatis
telah Benar, Pada Window
Address List telah bertambah 1
IP

b. Klik + untuk menambah IP Address baru, Masukan ip local 192.168.2.1/24. Interface


ether5. Klik Apply untuk memastikan bahwa network yang tampil secara otomatis
telah Benar, Pada Window Address List telah bertambah 2 IP public dan local.

8. Agar router A dan B bisa Saling Berkomunikasi kita Setting Pada router A terlebih dahulu
klik ip dan pilih Routes

a. Klik + Untuk Memasukan Dst.Address mikrotik B


a

b. Isi Dst. Address Mikrotik B dan Gatawaynya

c. Selanjutnya akan muncul sperti Gambar di bawah ini

d. Selanjut kita tes ping Dari mikrotik A Ke B dengan ip mikrotik B: 192.168.2.254

e. Berhasil.

9.

Selanjutnya kita Setting router B Agar bisa Saling Berkomunikasi Dengan Router A kita
Setting Pada router B terlebih dahulu klik ip dan pilih Routes

a.

Klik + Untuk
Memasukan Dst.Address mikrotik A

b.

Isi Dst. Address


Mikrotik A dan Gatawaynya

c.

Selesai
Selanjutnya kita tes ping dari mikrotik B ke A

d. Telah Berhasil ping dari router B ke Router A.


e. Selanjutnya dari clien B ping ke Router A